Anggota DPR RI Komisi II Dede Yusuf M. Turun Ke Majalaya Gelar Pangan Murah di Serbu Masyarakat

Bandung – YUTELNEWS.com// Ratusan warga berburu gerakan pangan murah atau GPM yang digelar di Kampung Budaya Pasir Garut Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, pada Minggu (10/05/2026).

Gerakan pangan murah ini diinisiasi oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf M. Effendi berkolaborasi dengan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Saeful Bachri dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Raindra M. Otto Muharam juga turut hadir di tengah-tengah masyarakat.

Gerakan pangan murah yang diburu oleh ibu-ibu rumah tangga ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kegiatan ini sebagai wujud nyata pemerintah membantu masyarakat terkait dengan gejolak harga. Dengan harapan harga stabil, dan bisa terkendali serta terjangkau oleh masyarakat.

Satkorcab Kabupaten Bandung
Oleh karena itu, Dede Yusuf bersama Saeful Bachri memberikan voucher kepada warga yang hendak berbelanja pangan murah tersebut. Meski harga pangan murah itu sudah disubsidi oleh pemerintah untuk memberikan keringanan kepada masyarakat. Berharap gerakan pangan murah ini terus digelorakan di Kabupaten Bandung, untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dede Yusuf mengatakan melaksanakan gerakan pangan murah ini menyusul kondisi negara sedang mengalami resesi. Tak hanya terjadi di negara Indonesia, juga dialami di seluruh dunia sebagai dampak dari perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

“Salah satu faktor yang menghambat perekonomian kita adalah BBM (ban bakar minyak) dan gas,” kata politisi Partai Demokrat ini kepada wartawan di sela-sela gerakan pangan murah.

Sebagaimana diketahui, kata Dede Yusuf, BBM dan gas berdampak langsung terhadap barang-barang atau harga, seperti sembako dan yang lainnya.

“Ada kenaikan harga sembako yang cukup signifikan di pasar. Oleh karena itu, saya mendapat dukungan dari DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan) Provinsi Jawa Barat untuk mendorong pelaksanaan pasar murah,” kata politisi Partai Demokrat asal Dapil Jabar II Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini.

Dede Yusuf mengatakan, gerakan pangan murah ini dilaksanakan di sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Salah satu contohnya di Desa Wangisagara ini. Antusias penduduk sangat besar karena mereka mendapatkan diskon Rp2000/kg dari Provinsi Jawa Barat dan ditambah lagi kami memberikan voucher Rp10.000. Kami sudah bagikan ribuan voucher saat ini. Habis langsung,” tuturnya.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini mengatakan dengan pemberian diskon dan voucher itu bisa mendorong ibu-ibu rumah tangga untuk berbelanja dengan harga yang lebih murah.

“Gerakan pangan murah ini dilaksanakan hampir sebulan sekali. Bulan depan kita bikin lagi, karena sebentar lagi kita menjelang Hari Raya Iduladha. Biasanya harga-harga merangkak naik. Menjelang Hari Raya Iduladha, harga sudah pasti lebih tinggi lagi. Kegiatan gerakan pangan ini kita akan lakukan di kecamatan lain,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri, menuturkan hal senada. Ia berharap gerakan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah di bawah harga pasar.

“Diharapkan dengan adanya gerakan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah di bawah harga pasar,” ujar Saeful.

Dalam pasar murah tersebut, disediakan beragam kebutuhan pokok. “Di sini disediakan beragam macam kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, telur, daging, sayuran, hingga buah-buahan,” pungkasnya.**

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.