KDS Dan Serikat Buruh Konsisten Galakan Gerakan Tanam 12 Ribu Pohon, Mentri LH Berikan Apresiasi.

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS atas konsistensinya dalam menggalakan gerakan penanaman pohon guna menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana alam.

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri LH saat menghadiri Peringatan Puncak Hari Buruh Internasional Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026 di halaman Kantor BP3KSDMT Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, pada Minggu (10/05/2026).

Dalam kesempatan itu, Menteri LH bersama KDS turut melakukan penanaman pohon secara simbolis.

Di hadapan Menteri LH, KDS melaporkan bahwa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional tingkat Kabupaten Bandung, sebanyak 90 ribu buruh yang tergabung dalam serikat pekerja turut berpartisipasi mengumpulkan 12 ribu bibit pohon.

“Bibit pohon tersebut ditanam oleh para buruh di halaman rumah, kawasan hutan, hingga lahan-lahan kosong. Ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara buruh dan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjaga dan menghijaukan lingkungan di Kabupaten Bandung,” ujar KDS.

Sementara itu, Menteri LH yang baru dilantik pada 27 April 2026 tersebut melakukan kunjungan strategis ke wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, Jawa Barat, untuk mengevaluasi sekaligus menyusun strategi percepatan penanganan sampah.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam melakukan audit lingkungan serta pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Saya mendapatkan tugas dan amanah dari Bapak Presiden untuk menangani persoalan sampah di tanah air dalam waktu dua tahun,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan bergerak bersama seluruh elemen daerah untuk membenahi sistem penanganan sampah di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Yans.

Apresiasi Keseriusan KDS Tangani Darurat Sampah, Menteri LH Dorong Percepatan Realisasi TPST Oxbow Cicukang Menjadi PSEL

Bandung – YUTELNEWS.com// Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mendorong segera terealisasinya pengembangan PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Oxbow Cicukang.

Hal itu disampaikan Menteri LH saat meninjau TPST Oxbow Cicukang, di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, pada Minggu 10 Mei 2026.

Menurut menteri, TPST Cicukang dipersiapkan untuk mengolah sampah menjadi energi dengan kapasitas pasokan sampah 1.000 ton per hari.

“Jadi, kita akan bawa ini ke rapat kordinasi terbatas (rakortas). Apabila kemudian nanti sudah diputuskan, maka lelang TPST waste to energy akan dipercepat,” jelas Jumhur Hidayat.

Namun selagi menunggu terealisasinya TPST Cicukang untuk menjadi PSEL, menurutnya masih ada beberapa fasilitas yang ada seperti incenerator dan bisa didayagunakan dalam penanggulangan sampah khususnya di Kabuapten Bandung.

“Jadi, kita upayakan bisa dipercepat agar masalah sampah ini tidak sampai berlarut-larut,” tandas Jumhur.

Ditanya berapa waktu yang dibutuhkan untuk realisasi pembangunan PSEL itu, Jumhur menjawab antara satu sampai dua tahun, mulai dari proses lelang sampai penunjukan pemenang.

“Ya, harusnya setahun itu sudah jadi. Bisa dipercepat karena ini sudah perintah langsung dari Pak Presiden. Pokoknya sambil proses pembangunan berjalan ini manfaatkan dulu fasilitas yang ada,” kata dia.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menambahkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berkomitmen permasalahan sampah menjadi salah satu prioritas pihaknya.

“Kami bersama-sama berkomitmen menyelesaikan sampah di Bandung Raya mulai dari hulu ke hilir. Jangan hanya mengandalkan hilir. Alhamdulillah, Pak Bupati Bandung juga sangat consern dan kita akan gaspol dengan melibatkan semua komponen,” ungkap Herman.

Bupat Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri LH dan Sekda Jabar di TPST Cicukang yang menunjukkan keseriusan dalam penaggulangan sampah di Bandung Raya, khususnya di Kabupaten Bandung.

Dengan rencana pembangunan PSEL ini, kata KDS, ke depan TPST Cicukang akan lebih representatif dalam penanggulangan sampah di Kabupaten Bandung.

“Kabupaten Bandung sendiri memang saat ini sedang darurat sampah karena ada keterbatasan kuota sampah hanya 280 ton per hari ke TPA Sarimukti, sementara produksi sampah Kabupaten Bandung sendiri mencapai 1.800 ton perhari,” kata Bupati KDS.

Akibat darurat sampah ini, KDS mengakui pemerintah daerah kerap menjadi sasaran keluhan warga. Namun ia berharap timbulnya kesadaran warga bahwa urusan sampah urusan kita semua dan bukan pemerintah saja.

“Mari kita mulai apik menangangi sampah dari rumah dulu atau hulunya, untuk dipilah dipilih terlebih dahulu, karena nanti kita juga ada beberapa inovasi seperti bank sampah yang ditempatkn di tiap-tiap desa dan bekerjasama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” seru KDS.(*)

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.