Lurah Muda Pasawahan Gandung Audi, Ukir Prestasi Gemilang : Sabet Juara 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com|| Di tengah gemerlap Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Selasa (30/12/2025) malam, sorak sorai kebahagiaan membahana ketika nama Kelurahan Pasawahan dipanggil sebagai pemenang ketiga dalam Anugerah Sri Baduga.

Gandung Audi, Lurah Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, naik panggung menerima penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2025.

Bukan sekadar penghargaan, tapi Kelurahan Pasawahan juga berhak menerima hadiah fantastis yakni uang hadiah sebesar Rp 6 miliar.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan langsung mahkota juara ketiga itu kepada Gandung, Lurah muda yang baru lima bulan menjabat. Meski terbilang pendatang baru, Gandung mampu membuktikan diri sebagai pemimpin visioner.

“Alhamdulillah, meski baru lima bulan menjadi Lurah Pasawahan, tapi kami sudah bisa berprestasi di tingkat Jawa Barat. Ini semua berkat kerja keras tim dan dukungan warga Pasawahan,” ujar Gandung dengan mata berbinar.

Tak lupa, Lurah milenial itu juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan jajaran Pemkab Bandung terutama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Dayeuhkolot serta kerja keras jajaran Pemerintahan Kelurahan Pasawahan dan dukungan semua warga Pasawahan.

“Bisa meraih juara di tingkat provinsi dan menyisihkan 645 kelurahan lain se-Jawa Barat adalah kebanggaan tersendiri,” tambahnya.

Menurutnya, penilaian penghargaan ini berdasarkan inovasi serta penilaian berbagai bidang. Namun bagi Pasawahan Dayeuhkolot, merupakan sebuah kebanggaan tersendiri di tengah permasalahan banjir, ternyata masih mampu meraih prestasi.

Di balik kebanggaan akan prestasi bergengsi tersebut, Lurah Gandung tak lupa akan tantangan yang dihadapi Kelurahan Pasawahan. Banjir dan sampah masih menjadi momok yang menghantui.

“Dana Rp 6 miliar ini rencananya akan kami gunakan untuk mengatasi masalah banjir dan sampah. Kami akan berkolaborasi dengan Pentahelix Dayeuhkolot. Ini adalah komitmen kami untuk Pasawahan yang lebih baik,” ungkap Gandung.

Prestasi Kelurahan Pasawahan ini menjadi bukti bahwa inovasi dan kolaborasi mampu membawa perubahan positif, bahkan di tengah keterbatasan.

Gandung berharap, keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi desa dan kelurahan lain di Jawa Barat untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Selain Kelurahan Pasawahan, untuk kategori desa, Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi juga berhasil menjadi Pinunjul Dua (Juara Kedua) Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar dan berhak mendapat hadiah Rp 7 miliar.

Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna mengatakan hadiah itu akan digunakan untuk modal percepatan pembangunan dan kemajuan desa ke depannya.

“Kami sangat bersyukur bisa mengharumkan nama Kecamatan Cileunyi dan Kabupaten Bandung di tingkat provinsi. Semua ini tidak mungkin tercapai tanpa dedikasi dari setiap anggota tim pemerintahan desa dan partisipasi aktif seluruh masyarakat yang selalu mendukung setiap program pembangunan yang kami laksanakan,” ucap Hadian.

Hadiah yang diberikan tidak hanya berupa bantuan keuangan, tetapi juga akan didukung dengan program pendampingan dan pembinaan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengoptimalkan potensi desa yang telah terbukti memiliki kapasitas unggul.

Program Gapura Sri Baduga bertujuan mendorong semangat kompetisi sehat antar desa dan kelurahan dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di tingkat desa/kellurahan sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar 2025 ini diikuti oleh ratusan desa dan kelurahan se-Jawa Barat. Penilaian dilakukan melalui serangkaian tahapan yang ketat dan objektif oleh tim dewan juri yang terdiri dari para ahli dan praktisi pembangunan dari berbagai bidang.

Pemenang dipilih berdasarkan capaian kinerja yang terukur, inovasi yang diterapkan, serta dampak positif.

 

 

Yans

Kelurahan Pasawahan Persembahkan Anugrah Penghargaan Gapura Sri Baduga untuk Kabupaten Bandung,Terus Berinovasi

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung meraih dua penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Terbaik Tingkat Jawa Barat 2025, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025 malam.

Pertama, penghargaan Desa Terbaik diraih oleh Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi sebagai Desa Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Kadua” (Juara Kedua).

Kemudian untuk kategori Kelurahan Terbaik diraih oleh Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot sebagai Kelurahan Berkinerja Terbaik dengan predikat “Pinunjul Katilu” (Juara Ketiga) Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Raihan prestasi ini membuktikan optimisme Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sebelumnya meyakini Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan bakal jadi juara tiga besar di Anugerah Gapura Sri Baduga Jabar.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu beralasan, Desa Cibiru Wetan sudah memiliki prestasi tingkat nasional dengan menyandang predikat Desa Percontohan Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Juni 2022.

Dengan penerapan sistem Keterbukaan Informasi Publik (KIP) melalui aplikasi Simpel Desa dan Balai Desa, Cibiru Wetan berhasil meraih penilaian dengan skor 96,16, yang menempatkannya pada Kategori Istimewa Desa Percontohan Antikorupsi KPK.

Oleh karena itu, Kang DS menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Cibiru Wetan maupun Kelurahan Pasawahan yang menjadi bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh elemen masyarakat Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan dalam membangun desa dan kelurahannya.

“Semoga juara kedua yang diraih Desa Cibiru Wetan dan juara ketiga yang diraih Kelurahan Pasawahan di Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung untuk terus berkarya, berinovasi, meningkatkan kualitas pembangunan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” harap Kang DS.

Lurah Pasawahan Gandung Audi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh semua pihak sehingga Kelurahan Pasawahan bisa meraih juara ketiga kelurahan terbaik tingkat Jawa Barat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung atas arahan dan bimbingannya, Camat Dayeuhkolot dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, serta seluruh masyarakat Kelurahan Pasawahan atas dukungan dan kerjasamanya,” ujar Lurah Gandung.

Menurutnya, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kelurahan Pasawahan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di seluruh wilayah Kelurahan Pasawahan.

“Kami tidak menyangka akan meraih juara ketiga kelurahan terbaik tingkat Jawa Barat. Ini adalah pencapaian luar biasa. Kami persembahan Anugerah ini untuk seluruh masyarakat Kelurahan Pasawahan,” kata Gandung Audi.

Anugerah Gapura Sri Baduga adalah penghargaan Pemprov Jabar untuk mengapresiasi kinerja pemerintahan desa dan kelurahan di Jawa Barat yang telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta membangun lingkungan yang bersih, maju, dan sejahtera.

Ada beberapa aspek yang dinilai dari setiap desa dan kelurahan pada ajang ini. Mulai dari tata kelola pemerintahan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial masyarakat, partisipasi warga, ketentraman dan ketertiban hingga masalah kebersihan.

Dengan diraihnya peringkat 3 besar Anugerah Gapura Sri Baduga, Desa Cibiru Wetan dan Kelurahan Pasawahan semakin membuktikan diri sebagai salah satu desa dan kelurahan terbaik di Provinsi Jawa Barat.

Prestasi bergengsi ni diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memotivasi desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bandung untuk terus meningkatkan pelayanan, pembangunan hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.(**)

 

Yans.

Melonjak Tajam, Pemkab Bandung Raih Peringkat 3 Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Jawa Barat 2025

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemkab Bandung meraih Juara Ketiga Kategori Badan Publik (Pemkab) Informatif di ajang Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025 yang digelar Komisi Informasi Jawa Barat, di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.

Bupati Bandung Dadang Supriatna selaku Pembina PPID Kabupaten Bandung mengaku sangat bangga dan bersyukur atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, capaian peringkat ketiga di ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Jawa Barat ini merupakan sebuah kebanggaan besar bagi Pemerintah Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Bandung dalam keterangan resminya.

Menurut bupati, llonjakan dari peringkat 11 ke peringkat 3 bukanlah hal yang mudah dan ini menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, serta komitmen seluruh jajaran dalam membangun keterbukaan informasi publik benar-benar membuahkan hasil yang nyata.

Bupati Kang DS menegaskan, prestasi ini menjadi penyemangat sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik ke depan.

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus bergerak lebih maju,” tandasnya.

Kang DS berharap budaya keterbukaan, transparansi dan akuntabilitas dapat semakin mengakar di seluruh perangkat daerah demi meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PPID Kabupaten Bandung beserta seluruh jajaran PPID Pelaksana, sehingga proses monitoring dan evaluasi dapat dilalui dengan sangat baik dan membawa Kabupaten Bandung meraih peringkat 3 terbaik di Jawa Barat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PPID Kabupaten Bandung serta seluruh PPID pelaksana yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, disiplin dan semangat kolaborasi,” ucap Kang DS.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi selaku PPID Kabupaten Bandung menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian tersebut.

Menurutnya prestasi di bidang KIP ini membanggakan mengingat adanya peningkatan yang signifikan di mana pada KIP Jabar 2024, Pemkab Bandung berada di peringkat 11.

“Alhamdulillah, dengan peringkat ketiga di ajang penghargaan KIP Jabar 2025 ini artinya melesat dari tahun 2024 yang masih di peringkat 11,” ucap Teguh Purwayadi saat mendampingi Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menerima secara langsung penghargaan.

Teguh menyatakan capaian ini menjadi lompatan yang sangat berarti yang semakin menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik yang transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat bangga dengan capaian ini. Peringkat 3 merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras dan kesungguhan seluruh tim PPID dalam memenuhi setiap tahapan monitoring dan evaluasi. Ini membuktikan bahwa komitmen yang dijalankan secara konsisten tidak pernah mengkhianati hasil,” ungkapnya.

Kadiskominfo mengakui keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendampingan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat atas pendampingan, arahan dan evaluasi yang diberikan sepanjang proses monitoring dan evaluasi. Pembinaan ini sangat membantu kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan keterbukaan informasi publik,” ucapnya.

Secara khusus pihaknya pun memberikan apresiasi kepada pimpinan Komisi Informasi Jabar. “Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Bapak Husni Farhani Mubarak atas dukungan dan pembinaannya. Capaian ini menjadi pemicu semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik Kabupaten Bandung di masa yang akan datang,” tandas Teguh.

Prestasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Pemkab Bandung serta menjadi fondasi untuk peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik yang berkelanjutan.

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan hasil dari rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun 2025. Tahapan monev meliputi sosialisasi, pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ), verifikasi, visitasi dan uji publik, hingga penilaian akhir yang diumumkan melalui anugerah.

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator utama, antara lain pengumuman informasi publik, penyediaan dokumen informasi, pengembangan website, kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pengadaan barang dan jasa, serta aspek evaluasi seperti kualitas dan jenis informasi, komitmen organisasi dan digitalisasi layanan informasi.(*)

 

 

Yans

 

 

 

Yans.

Desa Pulosari Raih Predikat Desa Sadar Hukum Jabar 2025, Agus Rusman: Ini Hasil Kerja Bersama Warga

BANDUNG  – YUTELNEWS com|| Kepala Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Agus Rusman, menerima penghargaan Desa Sadar Hukum Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Provinsi Jawa Barat, Asep Sutandar, pada Senin (22/12/2025).

Dari 207 desa dan kelurahan se-Jawa Barat yang masuk nominasi, Desa Pulosari Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung terpilih sebagai salah satu desa yang dinilai konsisten menumbuhkan kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Agus Rusman, selaku Kepala Desa Pulosari mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban serta kepatuhan terhadap hukum.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi kami. Harapannya, masyarakat Desa Pulosari semakin sadar akan hukum, sehingga desa kami benar-benar bersih dari hal-hal yang berbenturan dengan hukum,” ujar Agus Rusman.

Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendorong edukasi hukum secara berkelanjutan, sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan desa yang aman, tertib, dan harmonis.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Barat, Asep Sutandar, dalam arahannya memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah serta pemerintah desa yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam pembinaan kesadaran hukum. Ia menyebutkan, pada tahun 2025 sebanyak 207 desa dan kelurahan di Jawa Barat telah ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum.

Asep menekankan bahwa penetapan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi titik awal bagi desa untuk terus mengembangkan edukasi hukum dan memperkuat kelembagaan hukum di tingkat masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya peran kepala desa sebagai garda terdepan dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui penyelesaian persoalan secara musyawarah dan non-litigasi.

Kemenkum Jawa Barat, lanjut Asep, terus mendorong optimalisasi Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan guna memberikan layanan konsultasi dan pendampingan hukum, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Agus Rusman kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga predikat Desa Sadar Hukum yang telah diraih.

“Kami tidak ingin penghargaan ini hanya menjadi simbol. Ini adalah amanah untuk terus mengedukasi masyarakat, memperkuat budaya taat hukum, dan menjaga Desa Pulosari tetap kondusif,terhindar dari praktik praktik yang dapat mengakibatkan permasalahan hukum,” pungkasnya.****

 

 

Yans

Kang DS Fokus Arahkan Pada Pelayanan dan Ekonomi Lokal, Strategi Pembangunan di 2026

KAB. BANDUNG –YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya mengoptimalkan potensi daerah untuk memperkuat perekonomian lokal dan mempertahankan kinerja pemerintahan yang baik. Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan pentingnya menjaga integritas dan keberlanjutan pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang ada.

Dalam rapat koordinasi bulanan yang diadakan pada Jumat (19/12/2025) Bupati Dadang mengapresiasi pencapaian Kabupaten Bandung yang berhasil mempertahankan predikat zero corruption menurut Survei Pengendalian Internal (SPI) KPK.

“Kami harus terus menjaga ini. Jangan sampai ada celah untuk korupsi, karena jika satu orang terjerat, itu bisa membuka pintu bagi yang lainnya. Kabupaten Bandung harus tetap menjadi contoh dalam hal integritas dan transparansi,” ujar Kang DS, sapaan akrab bupati.

Prestasi lainnya yang membanggakan adalah peringkat MCP KPK Kabupaten Bandung yang kini berada di posisi ke-4 secara nasional dengan angka 94% dan menduduki ranking ke-1 di Jawa Barat.

“Ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya berharap semua OPD tetap menjaga kinerja tinggi ini, agar kita terus berada di jalur yang benar,” tambah Kang DS.

Namun, di tengah prestasi yang telah diraih, Kang DS mengingatkan pentingnya fokus pada pelayanan publik yang berkualitas dan pengelolaan keuangan daerah yang optimal. Meski pendapatan daerah mengalami tantangan di akhir tahun 2025, Kang DS optimistis bahwa upaya maksimal dari semua pihak akan memastikan Kabupaten Bandung tetap mencapai predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk 10 tahun berturut-turut.

“Jangan sampai ada gagal bayar atau kas defisit. Saya akan memantau terus hingga detik-detik terakhir akhir tahun ini,” tegas Kang DS.

Rapat koordinasi tersebut diadakan di Rumah Dinas Bupati, Soreang dengan dihadiri oleh seluruh kepala OPD dan camat se-Kabupaten Bandung. Dalam rapat ini, Kang DS juga mengingatkan bahwa meskipun ada tantangan, kerja keras semua pihak akan memastikan pencapaian visi-misi pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

“Mari kita semua terus bekerja dengan penuh dedikasi, fokus pada pelayanan publik yang terbaik, dan tetap menjaga integritas dalam setiap langkah kita,” ajak Kang DS.

Sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi daerah, Kang DS juga mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan sebagai peluang usaha baru bagi masyarakat pada awal tahun 2026.

“Kita akan membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi peternak ayam petelur serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan halaman rumah mereka untuk berkebun dan menanam sayuran. Ini adalah langkah kecil yang bisa berdampak besar bagi ketahanan pangan dan perekonomian lokal kita,” ujar Kang DS.

Sementara itu, Cakra Amiyana, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, dalam rapat koordinasi tersebut menekankan pentingnya memastikan kas daerah aman, terutama terkait dengan Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum sepenuhnya diterima dari pusat dan provinsi. Cakra juga mengingatkan agar target pajak daerah seperti pajak restoran, pajak perhotelan, dan pajak lainnya dapat segera dipenuhi untuk menghindari defisit anggaran.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.