Pengajian Umum Bersama KH. Ahmad Marzuqi di Desa Kecapi

KEAGAMAAN51 Dilihat

YUTELNEWS.com | Pengurus Ranting NU Kecapi 1, Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Jum’at (10/11/2023) di Mushola Al Irsyad Rt. 01 / Rw. 01 Dukuh Karanganyar, menggelar acara Pengajian Umum dalam rangka Lailatul Ijtima’ dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan ini selain dihadiri oleh Jam’iyah NU, pimpinan dan pengurus ranting NU Desa Kecapi juga dihadiri oleh Ahmad Marzuqi, mantan Bupati Jepara serta Sukambali Petinggi Desa Kecapi.

Kegiatan bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2023 ini digelar pengajian umum oleh Jam’iyah Lailatul Ijtima’ yang merupakan salah satu kegiatan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Kecapi sebagai agenda pertemuan rutin Jam’iyah NU di waktu malam, yang diselenggarakan pada jangka waktu tertentu.

Pengajian Umum Bersama KH. Ahmad Marzuqi di Desa Kecapi

Esensi kegiatan ini untuk mempererat silaturrahmi, Nguri uri atau melestarikan Amaliyah-amaliyah oleh Jam’iyah Ahlussunnah wal Jama’ah serta terkandung Manfaat-manfaat lainnya.

Jam’iyah berharap semoga acara ini membawa keberkahan, kemanfaatan dan menambah rahmat Allah untuk ummat. Dan, untuk terus menghidupkan dan melestarikan kegiatan Lailatul Ijtima’ yang menjadi tradisi warga NU.

“Kegiatan tersebut dalam rangka mempererat tali silahturahmi,” ujar Sukambali Petinggi Desa Kecapi.

“Lailatul Ijtima’ ini adalah malam kita berkumpul untuk mendapatkan dan menghidupkan Sunnah Nabi Rasulullah SAW untuk bertukar ilmu dan menambah ilmu kita, supaya kita lebih dekat kepada Rasulullah,” tutur Ahmad Marzuqi mantan Bupati Jepara.

Dalam kesempatan yang sama Sukambali mengatakan pelaksanaan program Desa Kecapi mulai realisasi pajak PBB mencapai 60% dengan total Rp.281jt.

“Kemudian, perencanaan pembangunan di Desa Kecapi yang bersumber anggaran dari Bankab sebanyak 25 (dua puluh lima) titik pembangunan, sumber anggaran Banprov sebanyak 9 (sembilan) titik, dan dari Dana Desa atau DD sejumlah 11 (sebelas) titik. Jadi total rencana pembangunan peningkatan infrastruktur sejumlah 45 (empat puluh lima) titik,” terang Sukambali. “Yang belum cair masih ada 10 (sepuluh) titik,” ungkapnya.

Lalu Sukambali juga berpesan dan menghimbau agar warga Desa Kecapi menjelang Pemilu 2024 nanti, untuk bersama-sama menciptakan suasana Pemilu damai dengan menjaga kondusifitas lingkungan, demi keamanan menjelang Pemilu 2024.

“Boleh beda pilihan tetap saudara semua,” pungkas Sukambali kepada awak media.

(Slamet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *