Jadi Pintu Masuk Narkotika Jalur Internasional, Polda Akan Perkuat Keamanan Perairan di Aceh

YUTELNEWS.com | Kapolda Aceh, Irjen Pol Achmad Kartiko, menegaskan komitmennya untuk memerangi peredaran narkoba di wilayahnya, Ia menyatakan bahwa Aceh menjadi salah satu pintu masuk utama narkoba di Indonesia, dibuktikan dengan pengungkapan kasus besar 2 ton narkoba yang diamankan di perairan Aceh.

Ia menyebutkan, kapal-kapal besar yang membawa narkotika di perairan Indonesia itu kemudian dijemput oleh kapal kecil yang menyamar sebagai nelayan.

“Kita tahu Aceh ini pintu masuk utama narkoba di Indonesia, dan ini harus diatasi agar bisa menyelamatkan generasi muda,” kata Kartiko dalam konferensi pers, Rabu (05/06/2024).

Ia menyebutkan, baru semester 1 ini saja sudah ada 31 kg narkotika jenis sabu diamankan di wilayah Aceh dan 10 kg di Langsa. “Ini baru di semester 1, pasti masih banyak lagi di semester kedua,” tambahnya.

Untuk menghadang peredaran narkoba, Kartiko mengatakan pihaknya akan memperkuat patroli laut. Ia menyebut, Polairud telah disurvei oleh tim Mabes Polri di wilayah Tamiang, Aceh Besar, dan Nagan Raya.

“Kita juga akan menambah beberapa Polres yang memiliki kemampuan Polairnya, lengkap dengan kapalnya untuk berpatroli,” ungkap Achmad Kartiko. Pihaknya juga akan bersinergi dengan BNN, Bea Cukai dan pemerintah daerah untuk mengatasi hal ini.

Selain itu, kepolisian juga akan menelusuri harta kekayaan para pelaku narkoba. Pihaknya akan melakukan tracking harta kekayaan penjahat narkotika yang ada di Aceh, dan menindaklanjuti dengan tindak pidana pencucian uang.

Upaya pemberantasan narkoba di Aceh ini diharapkan dapat menyelamatkan generasi muda Indonesia. Kartiko mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak berwajib.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN