YUTELNEWS.com, Batam | Heboh, Akibat dari adanya kegiatan Gelanggang Permainan (Gelper) Game Boy Zone (GBZ) di Ruko Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batu aji mulai membuat warga mengeluh, Cemas dan resah. Tetapi menjadi surga bagi para pelaku pemain.
Informasi yang didapatkan oleh tim media bahwa di permainan GBZ tersebut kadang ramai anak-anak Sekolah sehingga Ini yang sangat dikuatirkan. Tak ada batasan siapa yang boleh masuk. Gelanggang ketangkasan ini beroperasi dekat pemukiman warga dan rumah ibadah.
“Anak-anak bebas keluar masuk kesana,” ungkap salah satu sumber.
Lokasi gelper yang dikeluhkan warga ini berada di deretan depan ruko pasar Fanindo. Gelper ini ramai dengan pengunjung di malam hari. Lokasinya juga tidak jauh dari Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah. Masyarakat ingin ada penertiban dan pengawasan dari instansi pemerintah terkait agar keberadaan gelper ini tidak berdampak dengan lingkungan masyarakat sekitar.
Dari hasil investigasi (3/11/2024) sore hari, terpantau lokasi Gelper tersebut dijaga oleh beberapa orang yang tidak dikenal identitasnya. Terlihat sejumlah pemain Dewasa di Gelper tersebut sedang fokus untuk bertaruh menang atau kalah. Bahkan terlihat pemain yang telah menang mendapat kan tiket yang bisa di tukarkan dengan hadiah berupa barang barang seperti Rokok yang telah di sediakan pengelola dan di pajang di kasir untuk bisa di cairkan tukar kepada pengepul rokok menjadi uang tunai.
Salah satu pemain yang sering bermain judi dilokasi gelper game boy mengatakan bang rokoknya kalo mau ditukarkan disana, yang ada mobil terparkir itu. Untuk 1 slop rokok dihargai 250 ribu tapi ada potongan 10 ribu untuk 1 slop nya,” ujar pengunjung yang tidak mau menyebutkan identitasnya.
Terkait hadiah yang kemudian bisa ditukarkan menjadi uang tunai di luar lokasi arena Gelper GBZ ini dinilai menjadi modus operandi pengelola. Dari keterangan sejumlah pengunjung bahwa oknum ataupun petugas yang menampung hadiah rokok tersebut merupakan bagian dari pihak pengelola.
Sehingga aktifitas sarana perjudian yang difasilitasi atau menyediakan mesin gelper oleh GBZ jadi alasan warga merasa resah. Warga kuatir para suami,ibu rumah tangga dan anak-anak generasi muda yang menjadi harapan bangsa di kemudian hari terjerumus atau terpengaruh dengan aktivitas dalam arena gelper yang menjadi sarana tempat perjudian Karana telah menyediakan mesin judi tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat di Tanjunguncang berharap agar keberadaan permainan ketangkasan ini dapat ditertibkan atau diawasi agar tidak melakukan praktek perjudian.
“Kalau memang tak bisa ditertibkan, diawasi dengan ketat biar tak ada unsur perjudian. Gelper di Batam ini bukan rahasia umum lagi sebagai Sarana tempat judi. Tolong ini diperhatikan,” ujarnya.
Sampai berita ini diturunkan, tim media akan berupaya melakukan konfirmasi kepada Pengelola, APH, dan dinas Terkait. / Tim red
Bersambung…
Berita terkait




















