BANDUNG – YUTELNEWS.com// Suasana penuh makna keagamaan dan kebersamaan menyelimuti kawasan Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada Rabu siang, 27 Mei 2026, pukul 10.34 WIB. Di lokasi tersebut, berlangsung prosesi pemotongan hewan kurban sumbangan langsung dari Presiden Republik Indonesia bapak Prabowo, yang disaksikan dan dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna, Kadistan, Ir Ina Dewi Kania, didampingi secara resmi oleh Camat Dayeuhkolot, Drs. Asep Suryadi, M.KP, beserta jajaran perangkat daerah dan tokoh masyarakat,tokoh agama.
Kedatangan Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna sapaan akrab Kang DS, disambut hangat oleh Camat Drs Asep Suryadi,M.KP yang telah mempersiapkan segala keperluan teknis dan keamanan acara agar berjalan tertib, aman, dan sesuai syariat agama. Hewan kurban berupa seekor sapi berukuran besar 1,3 ton ini merupakan wujud perhatian khusus Presiden RI bagi masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya warga citerep Dayeuhkolot dan sekitarnya, yang beberapa waktu lalu sempat terdampak luapan air dan banjir .
Dalam kesempatannya, Camat Drs. Asep Suryadi M.K.P menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas perhatian pemerintah pusat. “Kehadiran Bapak Bupati dan sumbangan kurban dari Bapak Presiden Prabowo adalah kebahagiaan sekaligus semangat besar bagi kami. Ini bukti nyata bahwa perhatian negara benar-benar hadir hingga ke tingkat desa dan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya mendampingi Bupati.
Bupati Bandung Kang DS dalam arahannya menegaskan bahwa daging kurban ini akan didistribusikan secara merata dan tepat sasaran, terutama kepada warga kurang mampu, korban terdampak bencana, dan keluarga yang membutuhkan di wilayah Citeurep dan se-Kecamatan Dayeuhkolot. Nilai berbagi dan pengorbanan Idul Adha ini diharapkan semakin mempererat persaudaraan serta memulihkan semangat warga pasca bencana.
Prosesi berlangsung khidmat dan tertib, dipantau langsung oleh petugas kesehatan hewan dan panitia setempat Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA). Kehadiran Camat bersama pimpinan daerah menjadi jaminan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai aturan dan nilai kemanusiaan. Momen ini menjadi bukti sinergi kuat antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan tokoh masyarakat dalam menjaga tradisi luhur serta mewujudkan kebersamaan yang kokoh di Kabupaten Bandung.
Yans.



















