Momen Perpisahan dan Harapan untuk Generasi Tangguh dari SMP YPPK Santo Don Bosco Sorong
Sorong, Juni 2026 – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Graha Lux Oriente, Kampung Baru, Kota Sorong, pada Selasa (2/6/2026). Perhelatan akbar tahunan ini menandai pelepasan 119 siswa kelas IX SMP YPPK Santo Don Bosco untuk tahun pelajaran 2025/2026. Dengan mengusung tema “Tangguh dan Menginspirasi untuk Masa Depan”, acara perpisahan ini menjadi saksi bisu perjalanan penuh dedikasi para siswa selama menempuh pendidikan di jenjang SMP.
Acara khidmat ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari orang tua murid yang turut berbahagia sekaligus cemas melepas buah hati mereka, jajaran dewan guru yang telah mencurahkan ilmu dan kasih sayang, hingga para tamu undangan yang memberikan dukungan moral. Kehadiran Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sorong, James Burung, semakin menambah semarak sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kualitas pendidikan di Kota Sorong.
Apresiasi Mendalam untuk Para Pendidik
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran pimpinan, guru, dan staf administrasi SMP YPPK Santo Don Bosco. Ia mengakui betapa besar peran mereka dalam mendidik dan membentuk karakter 119 siswa yang dilepas hari itu. Dedikasi yang tak kenal lelah dan kesabaran luar biasa selama tiga tahun masa pembelajaran menjadi modal berharga bagi para siswa.
“Sekolah ini telah berhasil mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berintegritas. Ini adalah pencapaian yang patut kita banggakan bersama,” ujar Anshar Karim. Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap pendidikan.
Pesan Inspiratif untuk Langkah Selanjutnya
Anshar Karim tidak lupa memberikan pesan-pesan berharga kepada para lulusan. Ia menekankan pentingnya semangat belajar yang tak pernah padam. “Jangan pernah berhenti belajar dan teruslah meningkatkan kemampuan diri. Dunia terus berkembang, dan kalian harus siap untuk terus beradaptasi dan berinovasi,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia berpesan agar para siswa senantiasa menjaga nama baik almamater mereka. Disiplin, kasih, dan integritas adalah kunci utama dalam membangun reputasi diri dan institusi. Pesan yang tak kalah penting adalah rasa hormat kepada orang tua dan guru. “Yang terpenting, hormati orang tua serta guru yang telah mengantarkan kalian hingga tahap ini. Tanpa bimbingan dan pengorbanan mereka, kalian tidak akan berada di titik ini,” tegas Anshar Karim.
Ia juga menegaskan visi besar Kota Sorong untuk masa depan. “Kota Sorong membutuhkan generasi muda yang cerdas, kreatif, inovatif, dan takut akan Tuhan. Kalian adalah aset berharga yang akan membangun Papua Barat Daya menjadi wilayah yang maju dan sejahtera,” pungkasnya, memberikan semangat optimisme bagi para lulusan.
Menghargai Proses, Meraih Mimpi
Kepala SMP YPPK Santo Don Bosco, Suster Elvarina, turut memberikan pesan perpisahan yang menyentuh hati. Ia mengingatkan para lulusan untuk selalu menghargai setiap proses pendidikan yang telah mereka lalui. Pengalaman belajar, suka duka, dan segala bentuk bimbingan serta teguran dari para guru, menurut Suster Elvarina, semuanya dilandasi oleh rasa kasih sayang yang tulus.
“Sekeras apa pun guru mendidik dan menegur, semuanya lahir dari kepedulian agar kalian tumbuh menjadi pribadi yang baik dan siap menghadapi tantangan masa depan. Jangan pernah melupakan pelajaran berharga ini,” ujar Suster Elvarina. Ia menekankan bahwa masa SMP adalah fondasi penting sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Ia juga mengajak para lulusan untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan kesempatan yang telah diberikan. Menjaga nama baik sekolah dan keluarga di jenjang pendidikan berikutnya adalah sebuah tanggung jawab moral yang harus diemban.
Acara perpisahan ini semakin berkesan dengan adanya penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi dan momen salam perpisahan yang penuh haru. Kehadiran Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sorong, Mahfud Kelibarin, dan tokoh Don Bosco, Simon Ishak Mendopma, turut menambah makna pentingnya acara ini sebagai jembatan transisi.
Perpisahan ini bukan akhir dari segalanya, melainkan sebuah gerbang baru. Bagi 119 siswa kelas IX SMP YPPK Santo Don Bosco, momen ini menandai berakhirnya masa SMP dan menjadi awal dari babak baru dalam perjalanan pendidikan mereka menuju jenjang SMA/SMK. Dengan bekal ilmu, karakter, dan semangat yang telah tertanam, diharapkan mereka dapat terus menjadi pribadi yang tangguh dan menginspirasi, membawa nama baik almamater serta berkontribusi positif bagi kemajuan Kota Sorong dan Papua Barat Daya.



















