BURU, YUTELNEWS.com – Transformasi Posyandu menuju pusat pelayanan terpadu berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi langkah baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perubahan tersebut ditandai dengan keterlibatan enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Buru, Muhammad Iksan Al-Bram, S.T., usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Transformasi Posyandu Era Baru yang juga dihadiri Ibu Gubernur, Kamis (30/7/2026).
Menurut Iksan, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada penimbangan balita dan pelayanan kesehatan dasar. Dengan konsep baru, Posyandu menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk sektor perumahan.
Ia menjelaskan bahwa kondisi rumah tinggal memiliki pengaruh besar terhadap derajat kesehatan masyarakat. Rumah yang tidak layak huni dan tidak memenuhi standar kesehatan berpotensi menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit.
«”Kami hadir untuk membantu membenahi rumah-rumah warga agar kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat. Selama ini tugas pokok dan fungsi SPM kami lebih banyak berfokus pada penanganan pascabencana, bukan pada penanganan rumah tidak layak huni,” ujar Iksan.»
Meski demikian, seiring adanya kebijakan baru yang mengintegrasikan Dinas Perumahan ke dalam transformasi Posyandu, pihaknya menyatakan siap melaksanakan pelayanan di bidang perumahan, khususnya dalam penanganan rumah tidak layak huni.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Iksan berharap adanya dukungan anggaran yang memadai pada perencanaan program pemerintah ke depan.
«”Kami berharap tersedia alokasi anggaran bagi pengadaan maupun perbaikan rumah layak huni sehingga kami dapat bersinergi secara optimal dengan OPD lainnya dalam mewujudkan tujuan transformasi Posyandu,” katanya.»
Transformasi Posyandu Era Baru diharapkan mampu memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya meningkatkan kesehatan ibu dan anak, program ini juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan layak sehingga kualitas hidup keluarga dapat meningkat secara menyeluruh.
Kontributor: Danni S. (Ambon)





















