YUTELNEWS.com — Keluarga Besar Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam, khususnya Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, atas kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya warga Flores yang terdampak bencana gempa.
Apresiasi tersebut disampaikan setelah digelarnya kegiatan “Semarak Kemerdekaan dan Peduli Bencana NTT” dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Batam, Jumat (21/8/2026).
Pengurus PK NTT Kota Batam bersama sejumlah tokoh masyarakat NTT yang hadir dalam kegiatan tersebut menyaksikan langsung dukungan Pemerintah Kota Batam bersama berbagai elemen masyarakat, dunia usaha dan lembaga lainnya untuk membantu masyarakat Flores yang tengah menghadapi musibah.
Gerakan Peduli Bencana Flores Terus Berjalan
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan bahwa gerakan Batam Peduli Bencana NTT akan terus dilakukan. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat NTT di Batam karena dinilai menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang berkelanjutan terhadap masyarakat terdampak bencana.
Ketua Umum PK NTT Kota Batam, Andi S. Mukhtar, mengatakan kepedulian Pemerintah Kota Batam merupakan wujud nyata persaudaraan antara masyarakat Batam dan NTT.
«“Kami dari Keluarga Besar PK NTT Kota Batam menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Ibu Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Pemerintah Kota Batam, serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kami di Flores. Bagi kami, kepedulian ini bukan hanya tentang bantuan, tetapi tentang persaudaraan dan rasa kemanusiaan,” ujar Andi.»
Menurutnya, PK NTT Kota Batam siap mendukung sekaligus ikut mengawal agar gerakan kemanusiaan tersebut memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang terdampak.
Donasi Rp2,3 Miliar Terkumpul
Dalam kegiatan Semarak Kemerdekaan dan Peduli Bencana NTT, sejumlah pihak turut memberikan donasi untuk membantu masyarakat terdampak bencana Flores.
Donasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi:
– BAZNAS Kota Batam sebesar Rp100 juta;
– PT Wasco Engineering Indonesia sebesar Rp900 juta;
– PT PLN sebesar Rp1 miliar;
– Gabungan pengusaha sebesar Rp300 juta.
Dengan demikian, total donasi yang terkumpul mencapai Rp2,3 miliar.
Sekretaris Umum PK NTT Kota Batam, Mohammad Agung Teibang, mengapresiasi kepedulian berbagai pihak yang mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan tersebut.
«“Donasi sebesar Rp2,3 miliar yang terkumpul malam ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa. Kami tentu sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan persaudaraan masih sangat kuat di Kota Batam,” ujarnya.»
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana di Flores.
Dorong Bantuan Disalurkan Tepat Sasaran
Ketua Himpunan Masyarakat Kota Kupang Batam, Siprianus Kuba, juga menyambut baik gerakan Peduli Bencana NTT yang dilakukan Pemerintah Kota Batam.
Menurutnya, bantuan yang terkumpul merupakan bentuk solidaritas yang sangat berarti. Namun, penyalurannya juga perlu dipastikan tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
«“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kota Batam dan seluruh masyarakat yang telah memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita di Flores. Harapan kami, gerakan ini terus berjalan dan bantuan yang terkumpul dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar terdampak,” kata Siprianus.»
Ia juga berharap koordinasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat NTT dan berbagai pihak terus diperkuat agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara terarah.
PK NTT Koordinasi dengan Pemprov NTT
Sebagai tindak lanjut gerakan Batam Peduli Bencana NTT, PK NTT Kota Batam akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk memperoleh data dan informasi yang lebih akurat mengenai wilayah yang terdampak bencana.
Koordinasi tersebut akan mencakup data wilayah terdampak, kondisi masyarakat, serta kebutuhan mendesak di masing-masing daerah.
Data tersebut nantinya menjadi bahan masukan bagi PK NTT Kota Batam untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Batam, sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sementara itu, Sekretaris Pemuda PK NTT, Emanuel Inguliman, menilai gerakan tersebut memiliki makna lebih luas karena tidak hanya berbicara mengenai bantuan materi, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kepedulian antarsesama.
«“Kita semua tentu berharap bencana ini segera berlalu dan masyarakat di Flores dapat bangkit kembali. Kepedulian yang ditunjukkan masyarakat Batam memberikan semangat bagi saudara-saudara kita di NTT. Ini adalah bukti bahwa dalam situasi sulit, kita masih memiliki kekuatan besar bernama persaudaraan dan gotong royong,” ujarnya.»
Ia berharap generasi muda NTT di Batam terus mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat di daerah asal.
Dari Batam untuk Flores, Dari Hati untuk NTT
PK NTT Kota Batam berharap gerakan Batam Peduli Bencana NTT dapat terus berjalan dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Bagi masyarakat NTT di Batam, gerakan tersebut bukan sekadar penggalangan donasi, melainkan wujud nyata solidaritas dan persaudaraan antara masyarakat Batam dan NTT.
PK NTT Kota Batam juga berharap seluruh bantuan yang terkumpul dapat dikelola dan disalurkan secara baik, transparan, serta tepat sasaran.
Kepedulian Pemerintah Kota Batam bersama masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen lainnya menjadi bukti bahwa jarak bukan penghalang untuk berbagi dan membantu sesama.
Dari Batam untuk Flores.
Dari hati untuk NTT.
Bersama dalam kepedulian, kuat dalam persaudaraan.
























