YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Budidaya melon premium berbasis greenhouse yang dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tenjoayu Sukses Mandiri, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan prospek positif sebagai salah satu penggerak ekonomi desa.
Inovasi pertanian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, saat menghadiri kegiatan panen melon di Tenjoayu Sukses Mandiri Farm, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Andreas mengapresiasi pengembangan usaha pertanian masyarakat yang dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus mengoptimalkan potensi desa.
Menurut Andreas, keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk mengembangkan potensi ekonomi desa selama didukung manajemen dan perencanaan bisnis yang profesional.
Ia juga mendorong adanya kerja sama antardesa agar Tenjoayu dapat berbagi pengetahuan, tenaga ahli, serta teknologi budidaya dengan wilayah lainnya.
“Ke depan, bukan tidak mungkin Cicurug dikenal dengan melon. Potensinya juga bisa dikembangkan untuk mendukung agrowisata dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri, Asep Angga Purnama, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah mengelola dua unit greenhouse dengan kapasitas sekitar 600 tanaman per unit.
Adapun varietas melon yang dibudidayakan terdiri dari melon Lavender asal Vietnam dan Dalmation. Kedua varietas tersebut menjadi produk unggulan yang dikembangkan melalui sistem pertanian berbasis greenhouse.
Pada panen pertama, usaha budidaya melon tersebut berhasil menghasilkan pendapatan sekitar Rp30 juta. Sementara untuk panen kedua, pengelola menargetkan pendapatan mencapai Rp45 juta.
Target peningkatan pendapatan tersebut dilakukan setelah pihak pengelola melakukan pembenahan manajemen serta penanganan hama guna meningkatkan kualitas dan hasil produksi.
Hasil panen melon premium tersebut saat ini dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Antusiasme pembeli terbilang tinggi, terbukti seluruh hasil panen habis terjual hanya dalam waktu dua hari.
Ke depan, BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri menargetkan peningkatan kapasitas produksi hingga mampu memenuhi standar minimal kebutuhan pasar ekspor sekitar 20 ton.
Namun, saat ini produksi dari dua unit greenhouse tersebut baru mencapai sekitar dua ton. Oleh karena itu, peningkatan produksi dan pengembangan pengelolaan usaha menjadi langkah penting untuk mencapai target tersebut.
Pengembangan budidaya melon premium ini diharapkan dapat menjadi percontohan usaha produktif desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
Melalui inovasi pertanian modern berbasis greenhouse, BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri diharapkan mampu terus berkembang, meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian lokal, serta membuka peluang bagi Desa Tenjoayu untuk menjadi salah satu sentra pengembangan melon premium yang memiliki daya saing hingga pasar ekspor.
Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )
















