Grand Opening Wigym Parungkuda, Alat Bersetandar Internasional Datang Langsung dari Luar Negri

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Semangat olahraga dan gaya hidup sehat kini makin tumbuh di Kabupaten Sukabumi. Hari ini, Rabu (13/05/2026), Wigym resmi dibuka secara besar-besaran di Jalan Sunda Wenang, wilayah Leuwi Orok, Kecamatan Parungkuda. Kehadiran tempat olahraga ini membawa kabar gembira bagi warga, karena menawarkan fasilitas dan peralatan berkualitas tinggi yang belum banyak tersedia di daerah. Rabu [13/5/2026].

Pemilik Wigym, Muhamad Yusup Alwi, S.M, BA (Hons), mengungkapkan bahwa tujuan utama didirikannya tempat ini adalah melahirkan atlet muda dan berbakat dari Kabupaten Sukabumi.

“Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan potensi generasi muda. Di sini tidak hanya tempat berolahraga, tapi ada pembimbing dan pelatih yang sudah berpengalaman serta terlatih dengan baik. Anggota kami datang dari berbagai wilayah, mulai dari Cibadak, Cicurug, hingga luar daerah,” ujarnya dengan antusias.

Lokasi yang strategis dekat pasar dan pemukiman warga menjadi keunggulan tersendiri, namun yang paling menjadi kebanggaan adalah peralatan olahraga yang digunakan.

“Seluruh alat yang ada di sini adalah produk impor langsung dari luar negeri. Kami memastikan standar kualitas dan keamanannya sudah teruji dan sesuai dengan standar internasional. Banyak jenis alat yang bahkan belum ada di pusat kota maupun tempat olahraga lain di Sukabumi, seperti alat latihan tangga dan alat penguat daya tarik yang fungsinya tidak hanya sebatas pemberian beban, melainkan melatih kemampuan tubuh secara menyeluruh,” jelaskan Yusup.

Konsep yang diusung Wigym ini diklaim eksklusif dan berbeda dari tempat olahraga lainnya. Bahkan ada fasilitas unik bernama Jungle yang jarang dimiliki oleh tempat kebugaran lain di wilayah ini. Selain itu, fasilitas pendukung juga disiapkan sebaik mungkin, mulai dari ruang ganti yang sama kualitasnya dengan tempat olahraga di Jakarta, sistem pendingin udara full AC yang membuat suasana nyaman, tidak panas dan tidak membuat pengunjung mudah berkeringat, hingga pelayanan yang ramah dan profesional.

Bagi mereka yang baru memulai dan masih awam berolahraga, Wigym membuka pintu seluas-luasnya. Tersedia pelatih pembantu yang berpengalaman untuk mengajarkan cara penggunaan alat, porsi latihan, hingga pengaturan asupan nutrisi yang tepat. Tersedia juga berbagai penawaran keanggotaan menarik, seperti paket 12 bulan ditambah 1 bulan gratis, serta keanggotaan SIF selama 6 bulan. Ke depannya, pihak pengelola juga berencana menambah fasilitas kelas latihan dan menetapkan syarat usia minimal 16 tahun demi keamanan dan kenyamanan semua pengunjung.

Sementara itu, Konsultan Manajemen Wigym, Jeffry Sjahatani, SE, MM, IFPA, menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas.

“Kami telah menyiapkan paket layanan lengkap, mulai dari pelayanan pelanggan hingga pengawasan keselamatan selama latihan. Kami juga menyediakan program khusus untuk anggota baru, lansia, maupun yang ingin berlatih dengan aman dan terarah agar tidak mengalami cedera akibat kesalahan penggunaan alat. Tersedia juga program pelatihan privat satu-satu dengan pelatih yang berkompeten, bernama Drive Training Program, yang dirancang untuk memberikan hasil latihan yang maksimal dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu,” ujarnya.

Hingga saat ini, Wigym yang mulai beroperasi sejak akhir Januari lalu sudah memiliki lebih dari 300 anggota. Tim pengelola juga memiliki tim khusus yang bertugas memastikan kenyamanan dan kepuasan seluruh pengunjung setiap harinya.

“Kunci kesuksesan kami adalah memberikan perhatian penuh baik dari segi fasilitas maupun pelayanan. Kami ingin warga Sukabumi tidak perlu jauh-jauh ke kota besar untuk mendapatkan fasilitas olahraga berkualitas internasional. Semoga keberadaan Wigym ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dan terus berkembang maju di masa depan,” tutup Yusup penuh harap.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tegas Menegakkan Aturan, Tetap Humanis Melayani Masyarakat: Pesan Keras Bupati Kepada Satpol Pp

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Bupati Kabupaten Sukabumi, H Asep Japar, kembali tegaskan standar kinerja tinggi bagi jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Seluruh personel diminta menjalankan tugas penegakan aturan dengan sikap tegas dan berani, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis serta santun di tengah masyarakat.

Menurut Bupati, tugas utama aparat bukan sekadar menindak, melainkan hadir sebagai pelindung dan pengayom warga. Kehadiran Satpol PP harus memberi rasa aman dan nyaman, bukan menimbulkan ketakutan atau kekhawatiran. Pesan strategis ini disampaikan langsung H Asep Japar saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5/2026).

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa keberadaan Satpol PP sangat penting untuk menjaga ketertiban umum. Namun demikian, cara bertugas harus tetap beretika dan mengutamakan pendekatan persuasif.

“Satpol PP harus hadir di tengah masyarakat dengan sikap yang membuat warga merasa welcome. Tegas itu wajib, agar aturan berjalan. Tapi tetap harus humanis, karena kita abdi negara dan abdi rakyat,” tegas Bupati di hadapan ratusan personel yang berbaris.

Lebih jauh, Bupati juga mengingatkan pentingnya penguasaan peraturan perundang-undangan. Setiap anggota wajib paham betul isi Peraturan Daerah (Perda) serta prosedur baku saat turun operasi ke lapangan. Pengetahuan aturan yang baik akan membuat penindakan berjalan akurat dan tidak melanggar hukum.

Saat ini, ada dua isu utama yang jadi fokus utama penertiban pemerintah daerah. Yakni maraknya pendirian bangunan tanpa izin resmi, serta dugaan peredaran obat terlarang yang dijual bebas di sejumlah warung warga. Terkait hal ini, Bupati minta Satpol PP bertindak tegas sesuai koridor hukum yang berlaku.

Selain itu, Bupati juga beri apresiasi tinggi atas keberhasilan operasi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan beberapa waktu lalu. Bersama Wakil Bupati, tim Satpol PP sukses melakukan pengawasan dan pemeriksaan usaha perhotelan di kawasan Palabuhanratu.

“Kegiatan itu sangat baik dan berjalan sukses. Saya minta kegiatan serupa terus digencarkan, dan jangkauannya diperluas ke wilayah-wilayah lain, agar ketertiban dan keamanan benar-benar terjaga di seluruh Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Acara apel pagi tersebut ditutup dengan kegiatan pembinaan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Hadir sebagai narasumber, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, yang memberikan materi peningkatan kedisiplinan dan kualitas kinerja pegawai pemerintah daerah.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi Guncang Jakarta, Sabet Gelar Terbaik Nasional 2026

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Sebuah sejarah gemilang kembali ditorehkan oleh putra terbaik tanah Priangan. DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi berhasil membuktikan diri sebagai yang terkuat dan terpilih menjadi nomor satu se-Indonesia. Prestasi membanggakan ini diraih dalam ajang puncak GRIB Jaya Awards 2026 yang digelar sangat megah dan meriah di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (10 Mei 2026).

Momen bersejarah ini bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-15 Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya). Ribuan kader, pengurus dan simpatisan dari 38 provinsi se-Indonesia berkumpul menjadi satu, namun sorotan utama malam itu jatuh sepenuhnya kepada delegasi dari Kabupaten Sukabumi. Mereka berhasil mengungguli ratusan DPC lain dan membawa pulang penghargaan paling bergengsi yaitu predikat DPC Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2026.

Penghargaan tinggi ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rozario Marshal. Di hadapan panggung utama yang penuh sesak, nama Sukabumi dikumandangkan bergema seluruh ruangan. Ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kinerja nyata dan dedikasi tinggi yang dilakukan selama ini mendapat pengakuan tertinggi di tingkat pusat.

Acara akbar ini berlangsung sangat aman dan tertib. Pihak kepolisian Polda Metro Jaya bahkan mengerahkan sebanyak 480 personel gabungan, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman dan kondusif hingga selesai. Suasana penuh semangat nasionalisme terasa kental, diiringi yel-yel kebanggaan dari setiap daerah yang hadir.

Keberhasilan besar ini tidak lepas dari arahan dan kerja sama solid seluruh elemen organisasi di bawah pimpinan Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi, H. Muhammad Hermawan atau yang akrab disapa H. Bram.

Usai menerima penghargaan bergengsi tersebut, H. Bram mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan yang luar biasa. Ia menyampaikan bahwa penghargaan ini bukanlah milik pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar GRIB Jaya Sukabumi.

“Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Sukabumi akhirnya buktikan kita bisa berada di barisan terdepan. Penghargaan emas ini adalah hasil keringat seluruh kader yang bekerja siang malam, bersatu padu dan saling mendukung tanpa henti,” ujar H. Bram dengan suara lantang dan penuh haru.

Ia juga menegaskan, gelar terbaik ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar.

“Ini amanah berat yang harus kami jaga. Ke depan, kami akan semakin gencar hadir di tengah masyarakat, menyalurkan aspirasi rakyat, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa Indonesia. Kami janji tidak akan mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan,” tambahnya.

Kini nama Kabupaten Sukabumi terukir emas di kancah nasional. DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi semakin kokoh berdiri, menjadi teladan bagi daerah lain, dan siap terus bergerak maju untuk Indonesia yang lebih baik.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Lapas Kelas IIA Warungkiara Gelar Razia dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Bebas Halinar

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Aparat penegak hukum bersama jajaran pemasyarakatan mengikuti kegiatan Apel Ikrar dan razia gabungan di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas Halinar, yakni handphone, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, mengatakan apel ikrar dilaksanakan serentak secara nasional sebagai bentuk penguatan integritas jajaran pemasyarakatan.

“Pada hari ini, tepatnya tanggal 8 Mei 2026, kami seluruh warga pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melaksanakan Apel Ikrar seluruh Indonesia terkait Halinar, yaitu bebas pungli, handphone, dan narkoba,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihak lapas bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Warungkiara serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sukabumi melakukan razia di sejumlah blok hunian warga binaan. Razia dilakukan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas.

Panji menegaskan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melarang keras adanya penyelundupan handphone, peredaran narkoba, pungutan liar, maupun praktik penipuan di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Ini diharapkan baik petugas maupun warga binaan dapat saling bersinergi, khususnya bersama aparat penegak hukum, untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan,” katanya.

Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian, di antaranya sendok stainless, alat cukur jenggot, cangkir stainless, botol, dan kartu.

Selain razia, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine yang melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten terhadap petugas maupun warga binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

“Hasilnya Alhamdulillah dinyatakan negatif semua,” pungkas Panji.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Warga Pasir Jengjing Akhirnya Nikmati Jalan Mulus! Dana Desa 2026 Digunakan Bangun Akses Vital di Babakan Panjang

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Semangat gotong royong dan pembangunan desa kembali terlihat di Kampung Pasir Jengjing RT 01/RW 09, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Pemerintah Desa Babakan Panjang mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan melalui program Dana Desa Tahun 2026.jum`at ( 8/5/2026 )

Pembangunan jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat itu disambut antusias warga. Akses yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kini mulai diperbaiki demi menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama untuk akses pertanian dan mobilitas warga.

Kepala Desa Babakan Panjang, Sepuloh, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran.

“Alhamdulillah, Dana Desa Tahun 2026 bisa kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jalan ini sangat penting untuk menunjang aktivitas warga dan perekonomian masyarakat Kampung Pasir Jengjing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Pasir Jengjing, Dae Robi, mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup memprihatinkan dan sering dikeluhkan warga.

“Warga sangat senang karena jalan ini memang sudah lama membutuhkan perbaikan. Dengan adanya pembangunan ini, kami berharap aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar dan nyaman,” katanya.

Di lokasi kegiatan tampak warga ikut membantu proses pekerjaan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan desa. Suasana gotong royong pun terlihat kental di tengah proses pengerjaan jalan tersebut.

Program pembangunan infrastruktur berbasis Dana Desa ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan di wilayah Kecamatan Nagrak.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

‎Bupati Asep Japar Tinjau Gedung MUI Cikembang, Target Dua Minggu Rampung dan Segera Digunakan

YUTELNEWS.com | SUKABUMI – Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas, Ketua MUI, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) meninjau langsung progres pembangunan Gedung MUI di wilayah Cikembang, Kamis (7/5/2026).

‎Peninjauan tersebut dilakukan menyusul ramainya perbincangan di media sosial terkait kondisi pembangunan gedung yang sempat menjadi sorotan publik. Namun setelah melihat langsung ke lokasi, Bupati memastikan pembangunan gedung kini hampir selesai dan siap digunakan dalam waktu dekat.

‎“Alhamdulillah hari ini saya bersama Pak Wakil Bupati, Ketua MUI dan FKUB melihat langsung kondisi gedung MUI. Ternyata progresnya hampir selesai,” ujar Asep Japar kepada awak media.

‎Menurutnya, gedung tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan umat dan masyarakat Kabupaten Sukabumi. Ia pun meminta masyarakat tidak lagi khawatir terhadap pembangunan yang sebelumnya ramai diperbincangkan.

‎“Yang kemarin ramai di media sosial, kenyataannya sekarang sudah terlihat jelas. Insya Allah target dua minggu lagi selesai dan bisa segera digunakan,” katanya.

‎Asep Japar menambahkan, keberadaan gedung MUI bukan hanya untuk kepentingan satu golongan, tetapi menjadi fasilitas bersama bagi seluruh masyarakat Sukabumi.

‎“Gedung MUI ini adalah gedung untuk semua masyarakat Sukabumi. Harapannya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat dan masyarakat ke depan,” tambahnya.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Andreas menyampaikan optimismenya bahwa pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga segera dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas keagamaan dan kemasyarakatan.

‎Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi bangunan sudah berdiri kokoh dengan pengerjaan bagian dalam yang terus dikebut agar sesuai target penyelesaian dalam dua pekan mendatang.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

‎Word Hand Hygiene Day, RSUD Sekarwangi Adakan Lomba Tari Cuci Tangan Antar Nakes Se- Kabupaten Sukabumi. ‎

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Dalam rangka Word Hand Hygiene Day 2026, RSUD Sekarwangi mengadakan Lomba Tari Daerah antar Puskesmas dan Rumah Sakit Se-Kabupaten sukabumi yang di gelar Rabu (06/05/2026) di Aula RSUD Sekarwangi.

‎Sejumlah peserta menampilkan berbagai tari daerah penjuru Nusantara yang dibalut dengan gerakan cuci tangan, hal ini sekaligus menyampaikan melalui tari bahwa pentingnya cuci tangan untuk menunjang kesehatan.

‎Hal itu juga disampaikan oleh Dirut RSUD Sekarwangi Dr. Asep Suherman selaku penyelenggara, dirinya menegaskan penting bagi tenaga kesehatan untuk tenaga kesehatan, sebelum dan sesudah menangani pasien.

‎”Nakes untuk septi menjaga untuk tidak tertular kuman dan tidak menularkan kuman, jadi harus cuci tangan baik sebelum dan sesudah menangani pasien”Ujar Dirut RSUD Sekarwangi kepada Wartawan.

‎Asep juga menegaskan hal ini juga bukan sekedar lomba, tapi ini adalah sebuah promosi pentingnya cuci tangan, jika tidak dilakukan berpotensi penyebaran kuman.

‎”Mengkampanyekan pentingnya cuci tangan, saya berharap kepada peserta untuk mensosialisasikan di tempat kerja Masing-masing, nakes harus menjadi tauladan untuk nantinya diikuti oleh masyarakat “tambah Asep.

‎Sementara itu di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Masykur Alawi, mengapresiasi kepada RSUD Sekarwangi yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan.

‎”Dalam momen hari cuci tangan sedunia, Rumah Sakit Sekarwangi menyelenggarakan lomba Hand Dance atau Tari cuci tangan, ini sebenarnya yang lebih pentingnya bukan lombanya tapi bagai mana nanti pembiasaan cuci tangan terutama bagi nakes-nakes baik itu puskesmas rumah sakit ataupun klinik juga bagi masyarakat ” Jelas Masykur.

‎Kegiatan ini berharap berdampak baik bagi masyarakat, untuk lebih peduli terhadap kebiasaan sehat, bahwa cuci tangan begitu pentingnya untuk lakukan setiap hari.

‎Reporter : Mirna

( Kabiro Sukabumi )

Gratis Dilatih, Siap Kerja! MTU Cetak Tenaga Terampil Tata Boga & Tata Rias — Alumni Dilirik Hotel Bintang 5 dan Dunia Usaha

YUTELNEWS.com | Cibubur ,Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja gratis berbasis kompetensi. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui Mobile Training Unit (MTU) yang menghadirkan pelatihan langsung ke tengah masyarakat dengan fasilitas lengkap dan metode praktik intensif. Rabu (6/5/2026).

Program ini menawarkan dua bidang keterampilan unggulan yang memiliki peluang besar di dunia kerja maupun usaha mandiri, yakni tata boga (pembuatan roti dan pastry) serta tata rias (makeup profesional dan penataan rambut). Kedua bidang tersebut dipilih karena memiliki permintaan tinggi di pasar dan mampu menjadi pintu masuk bagi peserta untuk berkarier maupun berwirausaha.

Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Cibubur, Nurhasanah, SKM., M.Kes, yang memberikan motivasi langsung kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya keterampilan sebagai modal utama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Pelatihan ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi membuka peluang nyata untuk masa depan. Gunakan kesempatan ini untuk menjadi tenaga kerja yang siap pakai atau bahkan menciptakan usaha sendiri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar program pelatihan seperti ini dapat terus hadir dan menjangkau lebih luas masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas.

“Harapannya MTU bisa kembali berkunjung ke wilayah Kelurahan Cibubur. Dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk Ciracas yang besar, masyarakat sangat membutuhkan keterampilan seperti yang diberikan oleh PPKD. Apalagi pelatihan ini gratis dan ada penyaluran kerja,” ungkapnya.

Pelatihan MTU ini berlangsung selama 20 hari kerja, dengan penutupan kegiatan dijadwalkan pada hari Senin sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian pelatihan sekaligus momen evaluasi dan penyerahan sertifikat kepada para peserta.

Program MTU tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga membuka akses nyata ke dunia kerja. Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) diketahui telah menjalin kerja sama (MoU) dengan berbagai sektor, mulai dari perhotelan, UMKM, hingga industri jasa. Bahkan, banyak hotel berbintang dan pelaku usaha yang secara langsung meminta tenaga kerja dari alumni pelatihan karena dinilai telah memiliki kompetensi dan siap kerja.

Dengan konsep pelatihan gratis, fasilitas modern, serta dukungan jaringan penyaluran kerja yang luas, MTU menjadi solusi konkret dalam mencetak tenaga kerja terampil, produktif, dan siap bersaing di dunia industri.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membuka akses pelatihan yang merata serta menghadirkan peluang kerja nyata bagi masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.

Reporter : Mirna
(Kabiro Sukabumi)

Gratis Dilatih, Siap Kerja! MTU Cetak Tenaga Terampil Tata Boga & Tata Rias — Alumni Langsung Dilirik Hotel Bintang 5 dan Dunia Usaha

YUTELNEWS.com | Cibubur ,Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja gratis berbasis kompetensi. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui Mobile Training Unit (MTU) yang menghadirkan pelatihan langsung ke tengah masyarakat dengan fasilitas lengkap dan metode praktik intensif. Rabu ( 6/5/2026 )

Program ini menawarkan dua bidang keterampilan unggulan yang memiliki peluang besar di dunia kerja maupun usaha mandiri, yakni tata boga (pembuatan roti dan pastry) serta tata rias (makeup profesional dan penataan rambut). Kedua bidang tersebut dipilih karena memiliki permintaan tinggi di pasar dan mampu menjadi pintu masuk bagi peserta untuk berkarier maupun berwirausaha.

Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri oleh Sekretaris kelurahan Cibubur Nurhasanah, SKM., M.Kes yang memberikan motivasi langsung kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya keterampilan sebagai modal utama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Pelatihan ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi membuka peluang nyata untuk masa depan. Gunakan kesempatan ini untuk menjadi tenaga kerja yang siap pakai atau bahkan menciptakan usaha sendiri,” ujarnya.

Turut hadir pula sosok inspiratif Ci Bubur yang memberikan semangat kepada peserta. Kehadirannya mampu mendorong rasa percaya diri peserta untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan, baik di bidang kuliner maupun kecantikan.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Pada bidang tata boga, mereka diajarkan mulai dari teknik dasar pengolahan bahan, proses pembuatan roti dan pastry, hingga pengemasan produk agar memiliki nilai jual tinggi. Sementara pada bidang tata rias, peserta dibekali keterampilan mulai dari teknik dasar makeup, koreksi wajah, hingga penataan rambut sesuai tren industri kecantikan.

Tidak hanya fokus pada pelatihan, program MTU juga memiliki keunggulan dalam hal penyaluran kerja. Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) diketahui telah menjalin kerja sama (MoU) dengan berbagai pelaku usaha, termasuk sektor perhotelan, UMKM, hingga industri jasa.

“Banyak hotel berbintang empat dan lima serta pengusaha di Jakarta yang meminta tenaga kerja dari alumni pelatihan PPKD. Mereka percaya karena lulusan sudah memiliki keterampilan dan siap kerja,” ungkap perwakilan penyelenggara.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa program pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka akses nyata ke dunia kerja. Bahkan, banyak alumni yang langsung terserap oleh industri setelah menyelesaikan pelatihan.

Di sisi lain, harapan besar disampaikan agar program MTU dapat terus menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk Kelurahan Cibubur. Wilayah ini dikenal sebagai yang terluas di Kecamatan Ciracas dengan jumlah penduduk paling banyak, sehingga kebutuhan akan pelatihan keterampilan dinilai sangat tinggi.

“Harapannya MTU bisa kembali berkunjung ke wilayah Kelurahan Cibubur. Dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk ciracas yang besar, masyarakat sangat membutuhkan keterampilan seperti yang diberikan oleh PPKD. Apalagi pelatihan ini gratis dan ada penyaluran kerja,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa PPKD selama ini telah menjalin banyak kerja sama ke berbagai sektor, bahkan hingga ke hotel-hotel berbintang. Banyak pihak dari dunia usaha secara langsung meminta tenaga kerja dari alumni pelatihan PPKD karena dinilai sudah memiliki keahlian dan siap bekerja.

“PPKD sudah bekerja sama ke mana-mana, termasuk ke sektor perhotelan dan dunia usaha. Banyak yang meminta tenaga kerja dari alumni karena mereka sudah dilatih dan siap ditempatkan,” tambahnya.

Dengan konsep pelatihan gratis, fasilitas modern, serta jaringan penyaluran kerja yang luas, program MTU menjadi solusi nyata dalam mencetak tenaga kerja terampil, produktif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membuka akses pelatihan yang merata, serta menghadirkan peluang kerja nyata bagi masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Kakanwil Ditjenpas Jabar Turun Tangan! Bedah Rumah di Warungkiara Jadi Penyelamat Warga Kurang Mampu

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Barat, Kusnali, turun langsung meninjau pelaksanaan program bedah rumah di wilayah Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Selasa (05/05/2026). Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam membantu masyarakat kurang mampu.

Dalam kegiatan tersebut, Kusnali didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, bersama jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), di antaranya Kalapas Kelas IIB Sukabumi dan Kalapas Kelas IIB Cianjur, serta pejabat struktural dan staf Lapas Warungkiara.

Rombongan meninjau langsung kondisi rumah yang menjadi sasaran program. Tak hanya melihat progres pembangunan, Kusnali juga berdialog hangat dengan keluarga penerima manfaat untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan.

Dalam keterangannya, Kusnali menegaskan bahwa program bedah rumah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk aksi nyata kepedulian sosial dari jajaran pemasyarakatan.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami berharap program bedah rumah ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta mempererat hubungan antara pemasyarakatan dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami akan terus menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat sekitar,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Interaksi langsung antara jajaran pemasyarakatan dan warga menjadi penutup kegiatan, sekaligus memperkuat pendekatan humanis yang terus dibangun oleh Ditjenpas di tengah masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Musyawarah APEKKASI Kabupaten Sukabumi 2026–2029 Digelar, Perkuat Soliditas dan Sinergitas Perangkat Kecamatan Kabupaten

YUTELNEWS.com | Sukabumi  ,Asosiasi Perangkat Kecamatan Seluruh Indonesia (APEKKASI) Kabupaten Sukabumi menggelar musyawarah dalam rangka pemilihan Ketua APEKKASI masa bakti 2026–2029, Selasa (5/5). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas, sinergitas, serta arah kebijakan organisasi perangkat kecamatan dalam mendukung pembangunan daerah.

Musyawarah yang berlangsung dengan suasana tertib dan khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para camat dan perangkat kecamatan dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya peran APEKKASI sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antar perangkat kecamatan.
Mengusung tema


“Memperkuat Soliditas dan Sinergitas dalam Mewujudkan Sukabumi Mubarokah”, kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan, doa bersama, serta sambutan dari sejumlah pejabat. Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menekankan bahwa kecamatan memiliki posisi vital sebagai ujung tombak pelayanan publik dan pelaksanaan program pemerintah di tingkat wilayah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari peran aktif perangkat kecamatan dalam mengimplementasikan kebijakan, menjaga stabilitas wilayah, serta menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

“APEKKASI harus menjadi organisasi yang solid, mampu menjembatani komunikasi antar kecamatan, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan di lapangan,” ungkapnya.

Ia juga berharap, melalui musyawarah ini dapat terpilih pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial yang baik, tetapi juga mampu membawa semangat inovasi, kolaborasi, dan profesionalisme dalam tubuh organisasi.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi dalam arahannya mengapresiasi kinerja para camat dan perangkat kecamatan yang selama ini dinilai telah bekerja maksimal dalam mendukung program pembangunan, mulai dari pelayanan administrasi, penanganan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

“Ke depan, tantangan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan sinergitas yang kuat, komunikasi yang efektif, serta kepemimpinan yang adaptif agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Selain sambutan, agenda musyawarah juga diisi dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, evaluasi program kerja, serta forum diskusi yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran demi kemajuan organisasi.

Puncak kegiatan ditandai dengan proses pemilihan Ketua APEKKASI Kabupaten Sukabumi masa bakti 2026–2029 yang dilaksanakan secara musyawarah mufakat.
Proses ini berlangsung secara demokratis dengan mengedepankan asas kebersamaan dan kekeluargaan.

Ketua terpilih nantinya diharapkan mampu membawa APEKKASI menjadi organisasi yang lebih progresif, responsif terhadap perkembangan zaman, serta mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi perangkat kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.

Dengan terselenggaranya musyawarah ini, APEKKASI Kabupaten Sukabumi diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah koordinasi yang efektif, sekaligus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang prima, serta pembangunan daerah yang merata dan berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen seluruh peserta untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan sinergitas demi terwujudnya Sukabumi yang maju, unggul, dan penuh keberkahan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

MTQ ke-47 Sukabumi Menggema, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sampaikan Ucapan Selamat dan Dorong Penguatan Nilai Religius Masyarakat

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi kian menggema dan menjadi sorotan berbagai kalangan. Kegiatan keagamaan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga dinilai sebagai momentum strategis dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat. Senin ( 4/5/2026 )

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ ke-47. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini harus dimaknai lebih luas, bukan sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an, melainkan sebagai gerakan moral dalam membangun generasi Qur’ani yang unggul.

“Selamat dan sukses atas pelaksanaan MTQ ke-47 Kabupaten Sukabumi. Ini bukan hanya ajang lomba, tetapi momentum besar untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Teddy Setiadi.

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, tantangan terhadap nilai-nilai moral dan spiritual juga semakin kompleks. Oleh karena itu, MTQ diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan yang efektif dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.

Ia menekankan bahwa Al-Qur’an harus dijadikan sebagai pedoman hidup dalam setiap aspek kehidupan. Dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan, masyarakat diyakini akan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman dengan lebih bijak dan berintegritas.

“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir qari dan qariah terbaik yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Teddy Setiadi

juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, tokoh agama, dan generasi muda, untuk terus mendukung dan menghidupkan kegiatan keagamaan seperti MTQ. Ia menilai, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari pelaksanaannya, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“MTQ jangan hanya berhenti pada seremoni tahunan. Harus ada keberlanjutan dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an agar benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sukabumi,” tegasnya.

Antusiasme masyarakat dalam menyambut MTQ ke-47 pun terlihat begitu tinggi. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana syiar Islam yang mampu memperkuat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

Dengan semangat MTQ ke-47, Kabupaten Sukabumi diharapkan tidak hanya melahirkan para juara dalam ajang tilawah, tetapi juga mencetak generasi Qur’ani yang menjadi pilar masa depan daerah—generasi yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing tinggi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Panen Raya Bawang Merah BUMDes Cijalingan Sukses Besar! Hanya 60 Hari, Kini Jadi Harapan Baru Kebangkitan Ekonomi Warga

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Keseriusan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cijalingan dalam membangun sektor pertanian akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Program budidaya bawang merah yang dikembangkan secara mandiri bersama masyarakat sukses menggelar panen raya dengan hasil melimpah hanya dalam waktu sekitar 60 hari masa tanam. Minggu ( 3/4/2026 )

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa desa mampu berkembang dan mandiri melalui pengelolaan potensi lokal yang tepat sasaran. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih penuh tantangan, hadirnya program pertanian produktif ini menjadi angin segar sekaligus harapan baru bagi warga.

Hamparan lahan pertanian bawang merah yang sebelumnya digarap bersama masyarakat kini berubah menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan.

Saat panen raya berlangsung, suasana penuh semangat terlihat jelas dari para petani dan warga yang turun langsung ke lahan untuk memanen hasil kerja keras mereka selama dua bulan terakhir.

Bawang merah hasil panen terlihat tumbuh subur dengan kualitas yang baik.
Hasil tersebut dinilai cukup memuaskan dan berpotensi memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat maupun pengelola BUMDes.

Tidak sedikit warga yang mengaku bangga karena program yang dijalankan desa mampu menghasilkan sesuatu yang nyata dan bermanfaat.

Pengelola BUMDes Cijalingan menyampaikan bahwa program budidaya bawang merah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan desa sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hasil panen kali ini sangat menggembirakan.
Ini membuktikan bahwa pertanian masih menjadi sektor yang sangat potensial jika dikelola dengan serius dan melibatkan masyarakat secara langsung. Kami berharap program ini bisa terus berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi baru bagi desa,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan panen raya tersebut tidak didapat secara instan.Mulai dari proses pengolahan lahan, pemilihan bibit, perawatan tanaman hingga masa panen dilakukan dengan penuh keseriusan dan kerja sama seluruh pihak.

Semangat gotong royong masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang membuat program tersebut berhasil.

Selain menghasilkan komoditas pertanian, program ini juga dinilai mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Banyak warga terlibat langsung dalam proses penanaman dan perawatan bawang merah sehingga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi desa.

Program pertanian yang dijalankan BUMDes Cijalingan pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut menjadi bukti bahwa desa bisa maju apabila memiliki program yang jelas dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan hanya soal panen bawang merah, tetapi tentang bagaimana desa bisa bangkit dan masyarakat punya harapan ekonomi yang nyata,” ungkap salah seorang warga.

Keberhasilan panen raya bawang merah tersebut kini mulai menjadi perhatian karena dianggap mampu menjadi contoh pengembangan ekonomi desa berbasis pertanian produktif. Banyak pihak berharap program seperti ini dapat terus dikembangkan agar desa-desa lain juga mampu memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki.
BUMDes Cijalingan sendiri dikabarkan tidak akan berhenti sampai di sini.

Setelah sukses dengan budidaya bawang merah, pengelola berencana memperluas pengembangan sektor pertanian lainnya untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa desa tidak hanya mampu menjadi penonton dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga bisa tampil sebagai pelaku utama yang menciptakan perubahan nyata bagi masyarakatnya.

Panen raya bawang merah ini akhirnya menjadi simbol keberhasilan kerja keras, kebersamaan, dan semangat membangun desa. Dari lahan pertanian sederhana, kini tumbuh harapan besar untuk masa depan ekonomi masyarakat yang lebih baik, mandiri, dan sejahtera.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Bukit Panenjoan Tenjojaya Meledak di Media Sosial, Jadi Buruan Wisatawan dan Konten Kreator Pemburu Citylight Sukabumi

YUTELNEWS.com | CIBADAK ,Kabupaten Sukabumi kembali memiliki destinasi wisata yang tengah viral dan ramai diperbincangkan di media sosial. Bukit Panenjoan yang berada di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, kini menjadi magnet baru bagi wisatawan hingga para konten kreator yang berburu panorama citylight Sukabumi dari atas ketinggian, Sabtu (02/05/2026).

Keindahan panorama alam yang disuguhkan Bukit Panenjoan sukses mencuri perhatian publik. Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati hamparan permukiman warga, jalur utama Sukabumi Utara, hingga lalu lalang kendaraan yang terlihat begitu indah saat malam mulai tiba.

Gemerlap lampu kendaraan dan cahaya rumah warga menciptakan panorama citylight memukau yang kini menjadi daya tarik utama lokasi wisata tersebut. Tak heran jika Bukit Panenjoan mulai dipadati pengunjung, terutama kalangan anak muda dan para konten kreator yang sengaja datang untuk membuat konten foto maupun video estetik.

Ramainya unggahan di TikTok, Instagram, Facebook, hingga platform digital lainnya membuat nama Bukit Panenjoan Tenjojaya semakin viral dan dikenal luas masyarakat. Banyak konten kreator memanfaatkan panorama alam dari atas bukit sebagai latar video cinematic, fotografi, hingga konten wisata yang menarik perhatian warganet.

Selain panorama alam yang indah, suasana sejuk khas perbukitan juga menjadi alasan banyak wisatawan betah berlama-lama di lokasi tersebut. Pengunjung dapat menikmati momen matahari terbenam, udara malam yang dingin, hingga suasana tenang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Tak hanya menjadi tempat wisata favorit, Bukit Panenjoan kini juga dikenal sebagai salah satu kemping ground hits di Sukabumi.

Area terbuka yang luas membuat banyak wisatawan memilih bermalam sambil mendirikan tenda dan menikmati panorama citylight dari atas bukit.

Menjelang malam, suasana di kawasan tersebut semakin ramai dipenuhi pengunjung dan komunitas camping. Banyak wisatawan berkumpul sambil menikmati kopi hangat, bersantai bersama sahabat, hingga membuat konten media sosial dengan latar gemerlap lampu Sukabumi.

“Tempatnya keren banget buat camping dan bikin konten. View malamnya luar biasa, citylight-nya bagus dan suasananya adem,” ujar salah seorang konten kreator yang datang ke lokasi.

Perlahan namun pasti, Bukit Panenjoan Tenjojaya kini menjelma menjadi destinasi wisata alternatif yang tengah naik daun di Kabupaten Sukabumi.

Keberadaan wisata tersebut diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dengan panorama alam memukau, suasana sejuk, serta pesona citylight yang viral di media sosial, Bukit Panenjoan Tenjojaya diprediksi akan terus menjadi salah satu destinasi wisata dan kemping ground favorit di Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Pemkab Sukabumi Berikan Beasiswa di Momentum Hardiknas 2026, Bupati Asep Japar: Wujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Pemerintah Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing melalui pemberian beasiswa kepada para siswa berprestasi pada momentum Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5/2026).

Penyerahan beasiswa dilakukan langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar usai Upacara Peringatan Hardiknas yang digelar di Lapang Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar.

Berdasarkan data yang dihimpun, penerima beasiswa terdiri dari siswa tingkat SD dan SMP yang memiliki prestasi di bidang keagamaan, khususnya para penghafal Al-Qur’an (hafiz dan hafizah).

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa program beasiswa merupakan bagian nyata dari visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik melalui pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan.

“Peningkatan SDM menjadi salah satu prioritas kami. Karena itu pemerintah daerah terus menghadirkan program beasiswa di berbagai jenjang pendidikan,” ujar Bupati.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menggulirkan berbagai program bantuan pendidikan untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat agar dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Pemda memberikan banyak beasiswa, baik untuk hafiz Al-Qur’an maupun program pendidikan lainnya. Bahkan sampai beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan kemudahan akses pendidikan bagi seluruh anak-anak Kabupaten Sukabumi.

“Kami ingin membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri Kabupaten Sukabumi untuk mendapatkan ilmu dan pendidikan terbaik demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang penerima beasiswa hafiz Al-Qur’an, Azizah Noor Fitriani, mengaku bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Siswi kelas IX SMPN 1 Cikembar tersebut mengatakan, beasiswa yang diterimanya merupakan hasil dari proses seleksi yang cukup panjang dan penuh perjuangan.

“Alhamdulillah sangat senang bisa mendapatkan beasiswa ini. Prosesnya cukup panjang dan penuh perjuangan,” ujarnya.

Azizah mengungkapkan, dirinya telah menekuni hafalan Al-Qur’an sejak lama melalui pengajian rutin di lingkungan rumahnya. Berkat ketekunan tersebut, kini dirinya telah menghafal sekitar lima juz Al-Qur’an.

“Sudah cukup lama belajar menghafal Al-Qur’an di pengajian rumah. Insya Allah sekarang hafal lima juz,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.