PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

JAKARTA –YUTELNEWS.com// Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menegaskan pentingnya perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik dalam revisi Undang-Undang Hak Cipta yang saat ini tengah bergulir.

Hal tersebut disampaikan dalam forum penyerahan pokok-pokok pikiran Dewan Pers kepada Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada Kamis (23/04/2026).

Dalam kegiatan itu, PWI Pusat diwakili Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Aat Surya Safaat, yang hadir bersama unsur konstituen Dewan Pers lainnya.

PWI menilai, penguatan regulasi hak cipta terhadap karya jurnalistik menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan ekosistem media digital yang semakin kompleks. Perlindungan tersebut dinilai penting tidak hanya untuk menjamin hak ekonomi dan moral wartawan, tetapi juga menjaga kualitas dan integritas produk jurnalistik.

Forum tersebut diawali dengan penyerahan dokumen pemikiran oleh Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, yang menekankan bahwa karya jurnalistik memiliki nilai strategis bagi publik dan kehidupan demokrasi.

Diskusi yang menyusul penyerahan dokumen itu turut menghadirkan Menteri Hukum dan Ketua Dewan Pers, dengan moderator anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi.

Selain PWI, sejumlah organisasi pers dan perusahaan media juga hadir, di antaranya Aliansi Jurnalis Independen, Pewarta Foto Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Asosiasi Media Siber Indonesia, serta Serikat Perusahaan Pers.

PWI memandang, revisi UU Hak Cipta harus mampu menjawab tantangan maraknya pelanggaran penggunaan karya jurnalistik di ruang digital tanpa izin, yang selama ini merugikan wartawan dan perusahaan pers.

Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan dukungannya terhadap penguatan perlindungan karya jurnalistik dalam regulasi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan keberlanjutan industri media sekaligus menjamin hak publik atas informasi yang berkualitas.

Bagi PWI, momentum revisi Undang-Undang Hak Cipta menjadi peluang strategis untuk mempertegas posisi karya jurnalistik sebagai produk intelektual yang wajib dilindungi secara hukum dalam sistem nasional.

Caption: Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (tengah) dan Ketua Dewan Pers Prof Komaruddin Hidayat (kiri) saat berdiskusi tentang perlindungan karya jurnalistik dalam RUU Hak Cipta dengan moderator anggota Dewan Pers Dahlan Dahi (kanan) di Hall Dewan Pers.

Yans.

Menjelang Hari HUT Ke – 385 Kabupaten Bandung, UPT Dalduk PK Dayeuhkolot, Beroprasi Layani Warga KB Gratis di Dua Wilayah Sekaligus.

Kab. Bandung – YUTELNEWS.com// Dalam rangka memperingati Hari Jadi Hut ke-385 Kabupaten Bandung, UPT Dalduk PK Dayeuhkolot menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak serta gratis di dua wilayah, yakni Pkm Desa Dayeuhkolot dan Pkm Desa Cangkuangkulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada kamis (23/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah melalui Upt Dalduk Pk Dayeuhkolot dalam meningkatkan akses serta kualitas pelayanan KB gratis kepada masyarakat, sekaligus memperkuat dalam pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan kesejahteraan .

Pelayanan KB gratis yang diberikan meliputi berbagai metode kontrasepsi, mulai dari pelayanan KB jangka pendek hingga jangka panjang, yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Upt Dalduk PK Dayeuhkolot Hj Wahidatun Nikmah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385.

Pelayanan KB gratis ini tidak hanya menjadi simbol peringatan hari jadi, tetapi juga wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan reproduksi yang merata dan berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga.

Melalui momentum ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas, demi mewujudkan generasi yang unggul dan sejahtera di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga peserta pelayanan KB, Imas (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, “Alhamdulillah dengan adanya pelayanan KB gratis ini kami merasa sangat terbantu, apalagi lokasinya dekat dan pelayanannya cepat. semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, yang mengapresiasi dengan kemudahan akses layanan yang diberikan pemerintah daerah melalui Upt Dalduk PK dayeuhkolot, “Dengan diselenggarakannya pelayanan KB ini, kami jadi lebih mudah mendapatkan layanan tanpa harus jauh-jauh. Ini sangat membantu bagi kami para ibu,” ucapnya.

Dengan terselenggaranya kegitan ini, Upt Dalduk PK dayeuhkolot terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang berdampak nyata kepada masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung semakin “BEDAS” maju dan berkelanjutan menuju Indonesia emas.

Yans.

KDS Wujudkan Harapan Warga, Masjid Besar Paseh Mulai Dibangun

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung H Dadang Supriatna bernostalgia saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Paseh di Jalan Pejuang, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, pada Kamis (23/04/2026).

Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengenang momen dua tahun lalu saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Desa Cipaku. Saat itu, warga menyampaikan harapan agar Kecamatan Paseh memiliki sebuah masjid besar yang representatif sehingga masjid yang ada perlu direnovasi.

“Saya masih ingat waktu Jumling di sini. Waktu itu saya tanya ke Kepala Desa Cipaku, tapi ngakunya memang belum mampu untuk membangun masjid besar. Tapi kalau urusan masjid mah, geus teu kudu hariwang. Yuk urang sasarengan,” ujar KDS.

Pada kesempatan itu, KDS juga kut menyumbang dana pembangunan sebesar Rp50 juta dari kocek prbadinya. Ia pun kemudian mengukuhkan panitia pembangunan dan penyerahan sertifikat tanah masjid besar kepada KH Muhdlory selaku Ketua Yayasan Masjid Besar Paseh Bersahaja.

Menurutnya, pembangunan Masjid Besar Paseh ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan sarana ibadah masyarakat, sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah tersebut.

Ia berharap proses pembangunan masjid dapat berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama. Kang DS juga menegaskan siap membantu hingga pembangunan masjid tersebut tuntas.

“Insya Allah kita dorong bersama-sama, baik dari pemerintah daerah maupun dukungan masyarakat, supaya pembangunan masjid ini bisa segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga,” katanya.

Masjid Besar Paseh nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, termasuk pembinaan umat, kegiatan keislaman, serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Pembangunan masjid ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan, sejalan dengan salah satu visi Bandung Lebih Bedas yang agamis.

Dengan dimulainya pembangunan tersebut, harapan warga Paseh yang disampaikan sejak dua tahun lalu kini mulai terwujud secara nyata.(*)

Yans.

Air Bak Kontrol di Perampatan Palasari Keruh dan Berwarna Hitam, Warga Sangat Resah

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS.com// Warga di kawasan Perampatan Palasari, kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dikejutkan dengan kondisi air yang keluar dari bak kontrol di lokasi tersebut. Padahal biasanya air yang keluar berwarna jernih, namun belakangan ini air justru keruh bahkan berubah menjadi hitam pekat.pada rabu 22/04/2026.

Kondisi ini membuat warga sekitar merasa khawatir dan bertanya-tanya mengenai penyebab perubahan warna air tersebut. Selain itu, keberadaan bak kontrol ini juga menjadi sorotan masyarakat setempat, karena hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Beredar pula berbagai spekulasi di masyarakat, termasuk isu yang menyebutkan bahwa bak kontrol tersebut tidak memiliki pemilik secara fisik atau sering dikaitkan dengan isu “siluman”. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai sumber air dan penyebab perubahan warnanya tersebut.

Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan dan membersihkan saluran tersebut agar kembali normal dan tidak menimbulkan bau atau masalah kesehatan bagi lingkungan sekitar.

Yans.

Air Bak Kontrol di Perampatan Palasari Keruh dan Berwarna Hitam, Warga Sangat Resah

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS.com// Warga di kawasan Perampatan Palasari, kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dikejutkan dengan kondisi air yang keluar dari bak kontrol di lokasi tersebut. Padahal biasanya air yang keluar berwarna jernih, namun belakangan ini air justru keruh bahkan berubah menjadi hitam pekat.pada rabu 22/04/2026.

Kondisi ini membuat warga sekitar merasa khawatir dan bertanya-tanya mengenai penyebab perubahan warna air tersebut. Selain itu, keberadaan bak kontrol ini juga menjadi sorotan masyarakat setempat, karena hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapa pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.

Beredar pula berbagai spekulasi di masyarakat, termasuk isu yang menyebutkan bahwa bak kontrol tersebut tidak memiliki pemilik secara fisik atau sering dikaitkan dengan isu “siluman”. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai sumber air dan penyebab perubahan warnanya tersebut.

Warga berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan dan membersihkan saluran tersebut agar kembali normal dan tidak menimbulkan bau atau masalah kesehatan bagi lingkungan sekitar.

Yans.

Perkuat Sinergi Pentahelix, Banjaran Gelar Rapat Kordinasi Fokus Tangani Banjir Secara Terpadu

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Dalam upaya penanganan banjir di wilayah Banjaran, Kabupaten Bandung, Banjaran menggelar rapat kordinasi memperkuat melalui sinergi antar unsur pentahelix. Hal ini diwujudkan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. pada Kamis (23/04/2025).

Rapat penting tersebut dipimpin langsung oleh Camat Banjaran Kasta Wiguna A.M.p dan dihadiri oleh Fokopimcam Banjaran, Anggota DPRD serta sejumlah perwakilan dari berbagai instansi, di antaranya UPTD PUTR, Balai Besar Wilayah Sungai (BWS), PSDA, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan para kepala desa serta perwakilan perusahaan.

Dalam pertemuan itu, para peserta membahas sejumlah program strategis yang akan segera dijalankan, seperti pembangunan dan perbaikan drainase, normalisasi aliran sungai, serta pembuatan tanggul penahan banjir. Selain itu, sistem peringatan dini banjir dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana juga menjadi fokus utama.

Camat Banjaran Kasta Wiguna, menyampaikan bahwa keberhasilan penanganan banjir tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi kuat dari seluruh elemen pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

“Kita harus bekerja sama secara sinergis. Pemerintah memberikan dukungan kebijakan dan anggaran, akademisi menyumbangkan kajian ilmiah, sektor swasta berkontribusi melalui teknologi dan sumber daya, masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan, dan media menyampaikan informasi yang edukatif serta akurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat Banjaran Kasta pun menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia mendorong pengembangan platform informasi terpadu agar seluruh pihak dapat mempercepat respon dan koordinasi saat terjadi bencana.

Dengan semangat kolaborasi pentahelix, penanganan banjir di wilayah kecamatan banjaran diharapkan berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tuturnya.

Rapat koordinasi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama seluruh unsur dalam menghadapi tantangan bencana banjir dengan pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.

Yans.

Kang DS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna meninjau langsung progres normalisasi Sungai Cisunggalah hari ketiga yang dikerjakan secara penathelix, di Desa Cibodas Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis (23/4/2026).

Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyebut Sungai Cisunggalah ini melintasi empat desa sepanjang 5 kilometer. Antara lain Desa Bojong Kecamatan Majalaya, berlanjut ke Desa Panyadap, Padamukti dan Desa Cibodas Kecamatan Solokanjeruk.

“Sungai Cisunggalah ini bermuara di Sungai Citarik yang masuk ke Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang. Dalam normalisasi ini lebar sungai akan dikembalikan ke 8 meter,” jelas KDS.

Pihaknya menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kerja pentahelix ini sehingga normalisasi sungai berjalan lancar, termasuk dengan kehadiran dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

“Alhamdulillah normalisasi sungai secara pentahelix saat ini sudah berjalan. Ini merupakan hasil kerja semuanya secara pentahelix. Kita akan kembalikan lebar Sungai Cisunggalah ini menjadi 8 meter sepanjang 5 kilometer” ujarnya.

KDS juga mengungkapkan sudah bertemu dengan Menteri PUPR atas support dari Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, yang hasilnya disetujui terkait usulan penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, serta pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek.

“Saya yakin ini akan berhasil. Mudah-mudahan proses normalisasi terus berjalan lancar dengan kerjasama pentahelix ini karena turut terlibat pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten juga adanya swadaya masyarakat,” harap KDS.(*)

Yans.

Kepala Desa Ciapus Usep Suhendar Apresiasi Gercep Forkopimcam Gelar Rapat Koordinasi Pentahelix

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Kepala Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Usep Suhendar, menyampaikan mengapresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan Rapat Koordinasi terkait Pentahelix yang digelar oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Banjaran (Forkopimcam) setempat.pada kamis 23/04/2026.

Menurut Kades Usep Suhendar, kegiatan ini merupakan langkah yang sangat tepat dan strategis untuk memperkuat sinergi antar berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, aparat keamanan, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat. ” Melalui pendekatan pentahelix, berbagai permasalahan yang ada di wilayah dapat didiskusikan dan dicari solusinya secara bersama-sama, sehingga hasilnya akan lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Forkopimcam Banjaran yang menggelar rapat ini. Kolaborasi yang kuat antar semua elemen adalah kunci untuk memajukan desa dan kesejahteraan warga. Semoga apa yang dibahas dan disepakati dalam rapat ini dapat segera diwujudkan menjadi aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat Ciapus dan sekitarnya,” ujar Usep Suhendar.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah untuk menyatukan visi dan misi, serta merumuskan program -program kerja yang akan dilaksanakan secara terpadu. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang intensif, diharapkan pembangunan di wilayah dapat berjalan lebih lancar, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat

Yans.

Bedah Rumah Ibu Lesmana, Hadir Pemerintah Sinergi TNI-Polri dan Tuai Pujian Warga

Bandung – YUTELNEWS.com// Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dilaksanakan pada, di Kampung Cilebak, Rt 04 Rw14, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kqbupaten Bandung. terus menuai apresiasi dari berbagai unsur pimpinan wilayah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi TNI -Polri bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Camat Dayeuhkolot, Drs. Asep Suryadi, M.KP., menyampaikan apresiasi mendalam atas terlaksananya program tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat dibutuhkan dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat.pada Kamis(23/04/2026)

Program Rutilahu ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik semata, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan. ” Kami sangat mengapresiasi sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah desa, serta seluruh elemen yang terlibat. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berklanjutan dan menjangkau lebih banyak untuk warga, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 2407/Dayeuhkolot, Kapten Asep Yohana, juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam setiap kegiatan sosial untuk kemasyarakatan. “Kami dari jajaran Polri sangat mendukung penuh kegiatan seperti ini. Gotong royong adalah kekuatan utama bangsa kita, dan melalui program Rutilahu ini, kita bisa melihat bagaimana kebersamaan antara polri dengan masyarakat benar-benar terwujud. Ini adalah wujud nyata Polri terhadap dengan masyarakyat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Desa terpilih Cangkuang Kulon, Acep Koswara, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan dari berbagai pihak. “Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Polresta Bandung, Polsek Dayeuhkolot, Koramil, Kecamatan Dayeuhkolot, serta seluruh pihak yang telah membantu. ” Program ini sangat berarti bagi warga kami, khususnya Ibu Lesmana yang kini rumahnya sedang diperbaiki. Ini bukan hanya bantuan pembangunan, tapi juga memberikan harapan baru bagi masyarakat kami. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin ke depannya,” tuturnya.

Perbaikan rumah milik Ibu Lesmana yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni ini, kini tengah berjalan dengan semangat gotong royong. Keterlibatan dari berbagai unsur, termasuk Satpol PP dan Babinsa, serta partisipasi aktif warga menjadi cerminan kuatnya solidaritas sosial di wilayah tersebut.

Program Rutilahu ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang lebih layak huni sekaligus mempererat sinergitas antara aparat dan masyarakat di Kecamatan Dayeuhkolot***

Yans.

Sampah di TPS Warlob Setelah 3 Bulan Menumpuk, Ahir nya Baru Diangkut DLH

Bandung – YUTELNEWS.com// Penduduk RW 01 Warunglobak desa Gandasari kecamatan Katapang Kabupaten Bandung mengaku lega, setelah sampah di TPS Warlob, diangkut armada sampah dinas Lingkungan Hidup, Selasa (21/04/2026).

Sekitar 4 Dump Truck pengangkut sampah dipergunakan untuk membersihkan gunungan sampah di TPS Warlob. Sampah tersebut dikeruk dari TPS dengan menggunakan armada alat berat roader, dengan biaya tidak kurang dari Rp4 juta. Kini sampah di TPS Warlob sudah nyaris bersih karena upaya pihak RW setempat dan kecamatan Katapang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua RW 01 Anwar Abow, kepada wartawan di lokasi TPS Warlob. Dia menjelaskan
gunungan sampah tersebut selama tiga bulan lama nya tidak diangkut. Padahal pihakn ya selalu melakukan pembayaran kepada pihak DLH melalui UPT kebersihan. “Kesabaran kami ada batasnya, makanya kami pihak pengurus RW 01 melakukan langkah terbaik kepada pihak DLH dan kecamatan agar sampah segera diangkut. Jadi setelah kami lobi-lobi ke pihak kecamatan dan direspon bapak camat, akhirnya hari ini, Selasa, 21 April, baru ada aksi pihak DLH, mengakut sampah hingga bersih,” terang Anwar Abow.

Kekecewaan pihak pengurus RW sempat memuncak setelah pihaknya tidak diperhatikan DLH. Pengurus RW 01 bahkan menantang akan membayar berapapun yang diminta pihak DLH asalkan sampah di TPS itu diangkut.

“Terus terang kami tidak bosan walau keluhan yang disampaikan kepada pihak terkait dan tidak pernah digubris. Hal ini tidak membuat kami, pengurus RW patah arang apalagi frustasi. Kami terus berupaya melakukan langkah dan minta petunjuk kepada pihak desa dan kecamatan. Kami mendesak sampah segera diangkut, agar tidak semakin hari semakin menggunung.
Kalau sudah menggunung kan menimbulkan penyakit, ini berbahaya. Kami juga mulai khawatir karena warga terus mempertanyakan soal pengangkutan sampah ini, dikiranya iuran sampah warga tidak dialokasikan. Makanya kami sebelumnya sempat kecewa oleh DLH,” bebernya.

Pihaknya mengaku bersyukur karena akhirnya sampah diangkut, itupun setelah pihak RW dan DLH sepakat soal pembayaran armada.

Sementara itu Camat Katapang Rahmat Hidayat S.STP.,M.AP., mengatakan pihaknya selalu memberikan perhatian soal penanganan sampah di wilayah yang dipimpinnya. Bahkan sebelumnya dia melakukan upaya pengangkutan sampah yang berada di pinggir jalan Gandasari tepatnya jalan menuju RM. Kampung Sawah. Bersama aparat desa Gandasari, dan relawan kebersihan pihaknya mengangkut sampah di lokasi tersebut hingga bersih.

“Termasuk pengangkutan sampah di TPS Warlob ini, kami terus melakukan upaya kordinasi dengan UPT Kebersihan pada dinas Lingkungan Hidup. Dan akhirnya sampah di TPS ini diangkut. Kami bersyukur pihak RW melakukan langkah terbaik agar sampah di TPS segera diangkut karena sampah di lingkungan sekitar TPS telah menimbulkan bau tak sedap,” katanya.

Rahmat mengaku setelah mendapatkan keluhan dari ketua RW 01 pihaknya gercep melaksanakan upaya kordinasi. Selanjutnya kata Rahmat, pihak nya akan mengundang instansi terkait dan pengurus RW dan desa, agar TPS Warlob tidak lagi dijadikan lahan pembuangan sampah sementara. Pihak dinas akan didorong agar lokasi tersebut dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

“Ya ke depan lahan TPS ini akan diajukan untuk dibuat RTH sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah ke lokasi itu. Karenanya kita akan undangan yang berkepentingan untuk membicarakan Masalah lahan TPS menjadi RTH,” pungkasnya.

Yans.

Bupati Bandung Kang DS Temui Mentri PUTR, Usulkan Percepatan Terkait Solusi Banjir di Kabupaten Bandung, Disetujui .

BANDUNG –YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/4/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

Acep Koswara Kades Cangkuang Kulon Terpilih, Pro Rakyat Turun Langsung Eksekusi Rutilahu, Gandeng Disperkimtan, Kapolresta dan Kapolsek Dayeuhkolot

Bandung – YUTELNEWS.com// Meskipun Belum ada pelantikan , Kades terpilih Cangkuang Kulon Acep Koswara langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu waktu, program Rutilahu di RW 14, RT 04 langsung dieksekusi.

Aksi cepat ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan baru di Desa Cangkuang Kulon Acep Koswara, tidak ingin berlama-lama dalam wacana. Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) mulai direalisasikan pada Selasa (21/04/2026), menyasar warga yang membutuhkan hunian layak.

Pelaksanaan program ini melibatkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), serta didukung langsung oleh Kapolresta dan Kapolsek Dayeuhkolot, memperkuat sinergi dalam pelaksanaan di lapangan.

Bagi warga RW 14 RT 04, program ini bukan sekadar bantuan, tetapi harapan baru. Rumah yang sebelumnya tidak layak, kini mulai diperbaiki menjadi lebih sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali.

Kades terpilih Acep Koswara pun menegaskan, langkah cepat ini adalah bentuk komitmen kesimpulan nya, bahwa pembangunan harus langsung dirasakan masyarakat.
“Tidak ada alasan untuk menunda. Kebutuhan warga harus jadi prioritas dan segera diwujudkan,” tegasnya.

Program ini diharapkan menjadi awal dari gerakan pembangunan desa yang lebih responsif, kolaboratif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.” tukasnya.

Yans.

Legislator PKB Dadang Hemayana S.I.P,Mengapresiasi Langkah Bupati Kang DS Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Banjir di Kabupaten Bandung

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Hemayana S.I.P, mengapresiasi langkah gerak cepat Bupati Bandung, H Dadang Supriatna, dalam mencari solusi penanganan banjir dengan menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) RI di Jakarta, pada Selasa (21/04/2026).

Dadang Hemayana menilai, langkah yang dilakukan Bupati Bandung H Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.

Ini langkah konkret dan strategis. saya selaku anggota DPRD tentu memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan Bupati Bandung dalam mempercepat penanganan banjir,” kata Dadang Hemayana dalam keterangannya.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI, H Cucun Ahmad Syamsurijal, sebagai bagian dari upaya mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah .

Dalam pertemuan itu, Bupati Bandung Kang DS memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya rencana normalisasi aliran sungai Cisunggalah yang melintasi Kecamatan Majalaya dan Solokanjeruk, bojongsoang , kawasan yang kerap terdampak banjir di saat musim hujan.

Selain normalisasi aliran sungai, Pemkab Bandung juga mengusulkan pembangunan kolam retensi di titik strategis, yakni di kawasan Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, serta Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.
“Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menekan debit air berlebih sekaligus mengurangi potensi genangan.

Dadang Hemayana juga berharap, komunikasi intensif yang telah dibangun dengan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi berbagai program penanganan banjir di Kabupaten Bandung.

Persoalan banjir ini membutuhkan dukungan lintas sektor dan anggaran yang tidak sedikit. ” Karena itu, kolaborasi antara Bupati Bandung Kang DS dan wakil ketua H Cucun harus terus diperkuat agar solusi yang dihasilkan benar-benar berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana akan terus mengawal program penanganan banjir agar tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat segera direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Bandung.

Langkah jemput bola yang dilakukan Bupati Bandung Kang DS ke pemerintah pusat dinilai sebagai strategi efektif dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

Pemerintah daerah pun berharap, dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi guna mengatasi persoalan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Yans.

Kabar Gembira! Atensi Kang H Cucun Bawa Hasil, Menteri PU Setujui Normalisasi Cisungalah dan Dua Kolam Retensi

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/04/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

HUT ke-385 Kabupaten Bandung, KDS dan KDM Komitmen Atasi Banjir dan Tata Ruang Kabupaten Bandung

BANDUNG — YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah Bandung Raya sebagai kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi Kabupaten Bandung, khususnya banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang.

Hal tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, seperti anggota DPR RI Ahmad Heryawan, unsur DPRD Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Forkopimda, para kepala OPD, serta para camat.

Menurut KDS, kompleksitas persoalan di Kabupaten Bandung tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu daerah saja, mengingat keterkaitan historis dan geografis kawasan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang ini harus diselesaikan bersama. Kami siap berkolaborasi, termasuk menyiapkan dukungan anggaran,” tegasnya.

Ia menilai, semangat kebersamaan yang pernah menjadi kekuatan Kabupaten Bandung di masa lalu perlu kembali dihidupkan untuk menjawab tantangan pembangunan saat ini. Dengan sinergi antardaerah, diharapkan berbagai isu strategis dapat ditangani secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Di sisi lain, KDS juga memaparkan bahwa pembangunan daerah terus diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung menunjukkan tren positif, dari minus 7,5 persen pada 2021 menjadi 6,38 persen pada 2025, yang ditopang sektor industri, pertanian, pariwisata, dan UMKM.

Selain itu, Pemkab Bandung juga memperkuat fondasi pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, di antaranya melalui program beasiswa BESTI, penguatan tenaga kesehatan, serta dukungan terhadap program nasional seperti Sekolah Rakyat dan koperasi desa/kelurahan merah putih.

KDS juga menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Pangalengan dan Pacira. Ia menyebut, kondisi tersebut banyak dialami oleh pensiunan dengan penghasilan terbatas, sehingga membutuhkan intervensi kebijakan yang lebih komprehensif, termasuk dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa peran pemerintah provinsi adalah mengorkestrasi pembangunan antardaerah agar berjalan selaras. Ia juga menyoroti pentingnya mengembalikan konsep pembangunan berbasis lingkungan, khususnya dalam pengelolaan kawasan Bandung yang dikenal sebagai wilayah peradaban air.

“Kita harus benahi tata ruang. Jangan bangun bangunan di kawasan rawa atau sawah. Ini menjadi akar persoalan banjir yang terus berulang,” ujar KDM.

Ia juga mendorong penguatan sektor pertanian dan penghijauan di wilayah Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia juga mendorong kebijakan penghijauan di kawasan Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, dengan dukungan insentif bagi masyarakat. Selain itu, konsep pemberdayaan petani melalui pengembangan homestay dinilai dapat menjadi peluang ekonomi baru berbasis masyarakat pada sektor pariwisata.

“Kita akan bantu renovasi rutilahu para petani teh agar menjadi rumah panggung estetik yang didalamnya ada empat kamar, dua kamar untuk dia dan keluarganya, dua kamar lagi jadi homestay supaya mereka dapat penghasilan tambahan dari sana,” jelas KDM.

Dengan berbagai tantangan yang ada, sinergi antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi dinilai menjadi kunci untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Bandung Raya secara menyeluruh.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.