Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Kasatgas Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

Tapsel –YUTELNEWS.com//  Pemerintah secara resmi menyerahkan sebanyak 120 unit hunian tetap (huntap) tahap pertama kepada masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menilai pembangunan huntap di wilayah tersebut sebagai salah satu yang tercepat dalam penanganan bencana di Sumatera.

“Nah, ini termasuk gotong royong tercepat, tercepat saya sampaikan ini. Paling cepat,” ungkap Tito dalam acara Penyerahan Kunci Tahap Satu 120 Unit Hunian Tetap untuk Rakyat Korban Bencana di Kabupaten Tapsel, Sumut, Jumat (27/3/2026).

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa percepatan pembangunan huntap ditentukan oleh tiga tahapan utama. Tahap awal bergantung pada kemampuan pemerintah daerah (Pemda) dalam menyusun serta menyerahkan data korban secara rinci berbasis nama dan alamat (by name by address) beserta tingkat kerusakannya. Data tersebut kemudian diverifikasi di lapangan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sebelum dilanjutkan ke tahap pembangunan yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pihak nonpemerintah, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga mengapresiasi langkah Bupati Tapsel Gus Irawan yang dinilai sigap dalam menyampaikan data kerusakan secara lengkap dan cepat, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat. Kelengkapan dan kecepatan data ini turut mempercepat pencairan bantuan finansial berupa dana tunggu hunian (DTH) yang diberikan sekaligus untuk tiga bulan sebesar Rp1,8 juta bagi masyarakat selama masa pengungsian.

Selain itu, warga terdampak juga menerima berbagai bantuan lainnya, seperti bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial sebesar Rp15.000 per orang per hari, bantuan perabotan rumah tangga sebesar Rp3 juta, hingga dukungan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta.

“Itu juga karena data dari Pak Bupati [Tapsel yang diserahkan dengan cepat],” jelasnya.

Tito menekankan bahwa keberhasilan penanganan di Tapsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang terdampak. Pemerintah pun mendorong kepala daerah di wilayah terdampak lainnya untuk meniru kecepatan serta kelengkapan pendataan berbasis nama dan alamat seperti yang dilakukan di Tapsel.

Hal tersebut menjadi krusial mengingat bencana berdampak luas, mencakup 52 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Makin cepat kami terima, makin cepat BPS untuk melakukan verifikasi lapangan, makin cepat, maka BNPB bisa bergerak, Bang Ara, Menteri PKP segera akan bergerak juga,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam pembangunan huntap, pemerintah menyediakan tiga skema sesuai kondisi masyarakat, yakni huntap in situ yang dikerjakan oleh BNPB, huntap komunal yang dibangun oleh Kementerian PKP, serta relokasi mandiri.

Satgas PRR

 

 

Yans.

Kehadiran Bupati Bandung Kang DS, Disambut Hangat Pimpinan Pondok Pesantren Al. Burdah

Bandung – YUTELNEWS.com// Mengawali aktivitas pasca Idul Fitri 1447 H/2026, Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung menggelar program Jumat Keliling (Jumling) di Pondok Pesantren Al-Burdah, Kutawaringin, Soreang, pada Jumat (26/03/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat sektor keagamaan sebagai fondasi pembangunan.

Didampingi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kutawaringin dan Kepala Desa Pamentasan ikut mengiringi kedatangan rombongan Bupati Bandung tersebut.

Kehadiran Bupati disambut hangat juga oleh para santri, kyai, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dadang menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan pilar utama dalam membentuk karakter bangsa.

“Sejak sebelum kemerdekaan, pesantren sudah hadir dan berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini harus terus kita jaga dan perkuat,” tegasnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati juga menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah di periode keduanya, yakni fokus pada realisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), capaian program pembangunan Kabupaten Bandung telah mencapai 74 persen, menunjukkan progres signifikan dalam pelaksanaan visi dan misi daerah.

Salah satu komitmen yang kembali ditegaskan adalah keberlanjutan insentif guru ngaji. Pemerintah Kabupaten Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp109 miliar per tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap peran guru ngaji dalam membangun generasi berakhlak.

“Peran guru ngaji, kyai, dan ulama sangat vital. Tanpa mereka, pembangunan karakter masyarakat tidak akan berjalan optimal,” ujar Dadang.

Di sektor pendidikan, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung kini berada di angka 75,58 poin, dengan rata-rata lama sekolah mencapai 9,4 tahun. Pemerintah daerah pun terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui berbagai program strategis.

Di antaranya, program PKBM yang menargetkan hingga 50 ribu warga per tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan kesetaraan, serta program beasiswa BESTI yang menyasar minimal 250 mahasiswa setiap tahun, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah desa, termasuk RT dan RW, untuk aktif menyosialisasikan program pendidikan tersebut agar menjangkau masyarakat secara luas.

Selain agenda utama, kegiatan Jumling juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, tradisi yang konsisten dilakukan dalam setiap kunjungan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Dengan mengawali pascale­baran melalui kegiatan berbasis keagamaan, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan kualitas sumber daya manusia.

Jumling ini sekaligus menjadi simbol kesinambungan komitmen pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Bandung yang religius, berdaya saing, dan berkelanjutan.***

 

Yans.

Camat Rancabali Memet Slamet Gelar Rakor dan Halal Bihalal, Tekankan Penanganan Sampah hingga Parkir Liar

Bandung–YUTELNEWS.com// Pemerintah Kecamatan Rancabali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Halal Bihalal di Aula Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada Jum’at (27/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di wilayah Rancabali.

Hadir dalam acara ini unsur Forkopimcam, para kepala desa, Ketua BPD, LPMD, Bumdes, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), MUI, pengelola wisata, kader PKK, serta jajaran OPD tingkat kecamatan.

Camat Rancabali, Mamet Slamet, menyampaikan bahwa rakor ini membahas berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Bandung yang harus dioptimalkan di tingkat kecamatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna, atas capaian 67 penghargaan yang diraih selama satu tahun masa jabatan periode kedua.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada seluruh kepala desa, tokoh masyarakat, dan pengelola wisata di Rancabali.

Namun demikian, Camat Mamet turut menyoroti sejumlah persoalan krusial yang muncul saat libur Hari Raya Idulfitri, terutama terkait penanganan sampah di pinggir jalan dan kawasan wisata.

Selain itu, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar juga menjadi perhatian serius karena berdampak pada kemacetan di sejumlah titik wisata unggulan di Rancabali.

“Saya mengajak seluruh kepala desa dan pengelola wisata untuk melaksanakan operasi bersih serentak pada Senin (30/03/2026) pagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat juga membahas persiapan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung yang diperingati setiap 20 April, serta Hari Jadi Kecamatan Rancabali.

Tak hanya itu, dukungan terhadap program strategis nasional juga menjadi fokus, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di Rancabali sendiri tercatat terdapat 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan rincian 7 unit telah beroperasi dan 2 lainnya masih dalam tahap persiapan.

Camat Mamet juga mengajak masyarakat untuk menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), termasuk pembangunan gerai dan gudang yang saat ini tengah berlangsung di Desa Alamendah.

Program strategis lainnya yang turut disorot adalah Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.

Di sisi lain, inovasi pelayanan publik melalui program KARASA (Kecamatan Ngantor di Wilayah Desa) akan terus dilanjutkan. Program ini dinilai efektif mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini mendapat apresiasi dari Bupati Bandung dengan meraih peringkat ketiga inovasi daerah. Setiap hari kami hadir di dua RW, dan antusiasme masyarakat sangat tinggi karena jarak ke kantor kecamatan cukup jauh,” jelasnya.

Menutup kegiatan tersebut, Camat Mamet Slamet menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam menjalankan tugas masih terdapat kekurangan.

Ia juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Taqobalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

 

Yans.

Kang DS Dorong PKK Jadi Garda Terdepan Pembangunan Masyarakat dan Peran Strategis Kader.

Bandung — YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna (Kang DS) menegaskan bahwa PKK dan Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Ketua TP PKK dan TP Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Bandung, Jumat (27/03/2026), di Gedung Dewi Sartika, Soreang.

“Tanpa dukungan PKK dan Posyandu, program pemerintah belum tentu bisa berjalan optimal. PKK juga dapat menjadi corong informasi dalam menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat,” ujar Kang DS.

Ia mengucapkan selamat kepada para Ketua TP PKK Kecamatan yang telah dan akan dilantik, serta berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Kang DS juga menyoroti pentingnya peran kader PKK yang jumlahnya mencapai sekitar 28 ribu orang di Kabupaten Bandung. Ia meminta seluruh kecamatan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh, termasuk memastikan keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Saya minta tidak ada kader PKK yang kepesertaan BPJS kesehatannya tidak aktif,” tegasnya.
Wa

Selain itu, ia menyampaikan rencana kehadiran Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada 14 April 2026 mendatang, terkait program bantuan rumah layak huni bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

“Insya Allah Kabupaten Bandung akan mendapatkan bantuan rumah layak huni sekitar 5.000 unit. Ini penting, karena keberhasilan program PKK juga ditunjang oleh ketersediaan rumah yang layak huni bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati menegaskan pentingnya peran strategis PKK dan Posyandu dalam mendukung program pembangunan pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Emma menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan amanat dari berbagai regulasi, di antaranya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 serta Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

“PKK dan Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan program-program prioritas pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa PKK dan Posyandu merupakan dua pilar utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Melalui 10 Program Pokok PKK, upaya peningkatan kualitas hidup keluarga terus didorong di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi hingga lingkungan hidup.

Sementara itu, Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum linmas), serta sosial.

Emma juga mengingatkan agar seluruh pengurus TP PKK dan TP Posyandu dapat menjalankan tugas dengan mengedepankan prinsip kemitraan, keswadayaan, serta semangat gotong-royong.

“Saya berharap seluruh potensi yang ada di Kabupaten Bandung dapat dioptimalkan, termasuk menjalin kemitraan dengan berbagai OPD dan lembaga untuk mendukung pelaksanaan program,” katanya.

Selain itu, ia mendorong agar dilakukan pemetaan terhadap program prioritas pemerintah, seperti ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, pemberian makanan bergizi bagi anak, serta peningkatan pelayanan sosial dasar.

Dalam kesempatan tersebut, Emma juga menegaskan pentingnya nilai integritas, kepedulian, keteladanan, dan semangat gotong royong bagi para Ketua TP PKK dan TP Posyandu dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

“Kita harus menjadi teladan dalam menggerakkan masyarakat serta selalu mendahulukan kepentingan bersama,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Emma mengajak seluruh pihak untuk bergerak bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih maju.

“Mari kita bergerak bersama untuk Bandung lebih Bedas,” tutupnya.

 

Yans.

Harumkan Nama Baik Kontingen Kabupaten Bandung , Raih Prestasi di Festival Dulag Istimewa 1447 H

Bandung – YUTELNEWS.com// Kontingen Kabupaten Bandung berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara Harapan 3 dalam ajang Festival Dulag Istimewa 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, baru-baru ini.

Meski belum menempati posisi juara utama, capaian tersebut tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bandung di tingkat Jawa Barat. Prestasi ini menunjukkan bahwa seni budaya religi daerah masih eksis dan mampu bersaing secara kompetitif.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Irvan Ahmad, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari penampilan atraktif serta harmonisasi irama yang ditampilkan oleh para peserta.

“Keberhasilan ini menjadi bukti kelestarian seni budaya religi di Kabupaten Bandung yang tetap eksis dan kompetitif,” ujarnya di Soreang, Kamis (26/03/2026).

Ia juga mengapresiasi kerja keras para seniman yang telah berkontribusi dalam mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

“Saya atas nama Dinas Kebudayaan mewakili Pemerintah Kabupaten Bandung mengapresiasi kerja keras para seniman yang telah mengharumkan nama daerah di panggung provinsi,” tambahnya.

Halal Bihalal 1447 Hijriah, Kang DS Ajak ASN Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Pelayanan
Dalam kesempatan tersebut, Irvan Ahmad hadir langsung menyaksikan jalannya festival.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan seni budaya .

 

Yans.

Sidak Pasca Usai Lebaran, Bupati Bandung Kang DS, Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah

Bandung – YUTELNEWS.com// Hari pertama masuk kerja usai libur dan cuti bersama Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, pada Rabu (25/03/2026), Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Wakil Bupati, Ali Syakieb dan Sekretaris Daerah, Cakra Amiyana melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung di Komplek Pemkab Bandung, Jalan Al Fathu, Soreang.

Dalam sidak tersebut, Bupati menerima paparan terkait capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga saat ini, PAD dari sektor pajak dan retribusi telah mencapai sekitar Rp1,2 triliun dari target sebesar Rp6,2 triliun.

Selain itu, dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat tercatat sekitar Rp770 miliar. Peningkatan aktivitas wisata selama libur Lebaran juga dinilai turut berkontribusi terhadap penerimaan daerah.

“Kita berharap dan optimistis dapat melaksanakan pembangunan di Kabupaten Bandung secara maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Bandung menargetkan alokasi sekitar Rp300 miliar dari PAD untuk pembangunan infrastruktur, terutama yang mendukung program strategis nasional, seperti akses jalan menuju objek wisata, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih.

Bupati yang akrab disapa Kang DS ini juga menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi.

“Saya berharap Bapenda terus melakukan optimalisasi dan memaksimalkan peningkatan pendapatan daerah demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Bandung,” tegasnya.

Saat sidak di Bapenda, rombongan disambut Kepala Bapenda, Erwan Kusumah Hermawan beserta jajaran. Sementara di BKAD, rombongan diterima Kepala BKAD, Yana Rosmiana bersama para pejabat terkait.

Di BKAD, Kang DS menyoroti pentingnya pendataan aset daerah secara akurat, khususnya aset tanah dan bangunan yang jumlahnya mencapai ribuan titik.

“Jika ada tanah darat atau lahan terlantar, alangkah baiknya dimanfaatkan untuk menanam sayuran seperti wortel, tomat, cabai, dan lainnya guna mendukung program MBG,” ujarnya.

Selain itu, Kang DS juga mempertanyakan status aset tanah milik Pemkab Bandung di kawasan Arcamanik, Kota Bandung yang saat ini telah berkembang menjadi kawasan perumahan, lapangan golf, dan pacuan kuda.

“Saya akan menanyakan kepada Pemprov Jawa Barat terkait status tanah seluas 67,5 hektare milik Pemkab Bandung yang sebelumnya dititipkan. Jika sudah ada proses tukar guling atau lainnya, saya ingin mengetahui dokumen dan kejelasannya,” tegasnya.

Berdasarkan informasi, luas tanah di kawasan Arcamanik yang semula tercatat sekitar 100 hektare, kini tersisa kurang lebih 76,5 hektare.

Dengan capaian dan potensi yang ada, Kang DS optimistis pembangunan di Kabupaten Bandung akan tetap berjalan dengan baik, selama kondisi fiskal daerah tetap terjaga dan stabil.

 

Yans.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj.Renie Rahayu Fauzi S.H, Hadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Tekankan Kebersamaan dan Efisiensi Anggaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie Rahayu Fauzi S.H., menghadiri kegiatan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung di Dome Bale Rame,pada  Rabu (25/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bandung, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran anggota DPRD kabupaten bandung, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Momentum halal bihalal yang bertepatan dengan hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran ini berlangsung sederhana, namun penuh makna. Tanpa jamuan makan dan seremoni berlebihan, kegiatan difokuskan pada silaturahmi serta saling memaafkan antar sesama ASN.

Dalam keterangannya, Renie menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi moral sebelum kembali menjalankan tugas pelayanan publik.

“Alhamdulillah hari ini kita mulai kembali bekerja. Sebelum itu, kita bersilaturahmi dan saling memaafkan. Ini penting agar tidak ada lagi ganjalan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, usai menjalani ibadah Ramadan selama satu bulan penuh, momentum halal bihalal menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati sekaligus memperkuat sinergi kerja di lingkungan birokrasi.

Menariknya, pelaksanaan tahun ini mengedepankan prinsip efisiensi anggaran. Tidak disediakannya hidangan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Ini sangat sederhana, bahkan tanpa hidangan. Ini bentuk penghormatan terhadap efisiensi. Yang utama adalah nilai silaturahmi dan ketulusan untuk saling memaafkan,” tegasnya.

Renie juga mengapresiasi langkah pimpinan daerah yang turun langsung menyapa para ASN. Menurutnya, hal tersebut menjadi perubahan positif yang mencerminkan kepemimpinan yang lebih dekat dan humanis.

“Biasanya ASN yang datang ke pimpinan, sekarang justru pimpinan yang turun langsung. Ini bentuk keteladanan dan kedekatan yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa kesederhanaan tidak mengurangi esensi halal bihalal. Justru dengan pendekatan yang lebih substansial, semangat kebersamaan, integritas, dan komitmen pelayanan publik semakin diperkuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

 

 

Yans.

Yana Rosmiana, Defisit TKD Sebesar Rp975 Miliar, Untuk Menutup Kekurangan UPT Menjadi Motor Penggerak

Bandung – YUTELNEWS.com//  Pemerintah Kabupaten Bandung tengah melakukan langkah strategis untuk mengoptimalkan aset Daerah guna menutupi kekurangan pendapatan. Hal ini ditegaskan kepala BKAD, Yana Rosmiana, S.H.,,M.H, saat menerima kunjungan mendadak (sidak) Bupati Bandung ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk memantau realisasi pendapatan dan belanja daerah, Rabu 25 Maret 2026.


​Dalam kesempatanya tersebut, dirinya menjelaskan bahwa optimalisasi aset kini menjadi prioritas utama Bupati Bandung. Saat ini, terdapat sekitar 2.500 bidang aset milik pemerintah daerah yang rencananya akan dimaksimalkan pemanfaatannya.

​”Selain melalui proses sertifikasi, pemanfaatan aset ini akan kita optimalisasi dalam tahap-tahap rencana kerja kedepan,” ujar Yana Rosmiana.


Yana juga menyebutkan​Salah satu rencana kerja yang sedang digodok adalah pengadaan mobil listrik untuk operasional di area perkantoran. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah berencana membangun stasiun pengisian daya (charging station) di lingkungan kantor Pemkab Bandung, katanya.

​Terkait kendala di lapangan, kepala BKAD Yana Rosmiana mengakui masih ada ketidaksesuaian administrasi aset yang tercatat di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

​”Ada beberapa aset yang tercatat di SKPD, nanti kalau tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya (tupoksi), akan kita tarik. Kita sesuaikan dengan tata ruang dan kebutuhan agar pemanfaatannya maksimal,” tambahnya.

​Menutup Defisit TKD Sebesar Rp975 Miliar langkah agresif dalam mengelola aset ini dipicu oleh adanya pengurangan nilai Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) atau pendapatan daerah yang mencapai kurang lebih Rp975 miliar.

​Guna menambal kekurangan dana tersebut, pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemanfaatan Aset tengah diproses. UPT ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam menghasilkan dana tambahan melalui pengelolaan aset-aset yang selama ini belum tergarap optimal, ujar Yana.***

 

 

Yans.

Halal Bihalal Pemkab Bandung : Ribuan ASN Padati Dome Balerame, Bupati Tekankan Esensi Tanpa Seremoni

Bandung – YUTELNEWS.com//  Ribuan aparatur sipil negara (ASN) memadati Dome Balerame, kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, pada Rabu (25/03/2026), dalam gelaran halal bihalal pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

Kehadiran para pejabat dan ASN dari berbagai perangkat daerah itu memperlihatkan soliditas internal birokrasi, sekaligus menjadi momentum refleksi pelayanan publik.

Acara tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung, menegaskan kuatnya sinergi lintas lembaga di tingkat daerah dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sejak pagi, suasana Dome Balerame tampak tertib dan khidmat. Para ASN mengenakan pakaian serba putih dengan bawahan hitam, menciptakan pemandangan seragam yang mencerminkan kesederhanaan sekaligus kekompakan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan resmi Sekretariat Daerah bernomor 400.14.1.3/9402/0579A/UMUM tertanggal 17 Maret 2026 yang ditujukan kepada para kepala dinas, kepala badan, hingga pejabat struktural di lingkungan Setda.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa halal bihalal tahun ini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan.

Ia mengajak seluruh ASN untuk memaknai Idulfitri sebagai titik balik peningkatan integritas dan kualitas pelayanan publik.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bandung, kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin. Ibadah kita belum sempurna jika belum diakhiri dengan habluminannas, saling memaafkan,” ujar Dadang.

Ia juga mengungkapkan capaian penghimpunan zakat fitrah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di lingkungan Pemkab Bandung yang mencapai sekitar Rp90 miliar.

Menurutnya, angka tersebut mencerminkan meningkatnya kepedulian sosial sekaligus kesadaran spiritual para ASN.

Lebih jauh, Dadang menekankan bahwa sebagai pejabat publik, ASN dituntut untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas.

“Momentum Idulfitri ini harus menjadi penguat keimanan dan ketakwaan, yang diwujudkan dalam kinerja nyata. Kita adalah pelayan masyarakat, bukan sekadar aparatur administratif,” tegasnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan musafahah atau saling bersalaman antara pimpinan daerah, Forkopimda, dan para ASN.

Suasana hangat dan penuh keakraban pun terasa, menegaskan pesan utama yang ingin dibangun: menghapus sekat, mempererat silaturahmi, dan memperkuat komitmen pelayanan.

Dengan kemasan yang lebih sederhana namun sarat makna, halal bihalal tahun ini menjadi penegasan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berbicara soal sistem, tetapi juga tentang nilai—integritas, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada publik.***

 

 

Yans.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono Turun Langsung Urai di Jalan Wisata Pacira

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepadatan arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, pada Senin (23/03/2026) sore

Dalam pantauan di lokasi, Kapolresta terlihat berjalan kaki di tengah padatnya arus lalu lintas, didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang mengarah ke destinasi wisata. Kehadiran Kapolresta untuk memastikan penguraian kemacetan berjalan optimal.

Kepadatan arus ini dipicu meningkatnya mobilitas wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berkunjung ke kawasan Pacira, yang memang menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Bandung.

Akibat membludaknya wisatawan yang menuju Pacira, Satlantas Polresta Bandung pun memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way secara situasional hingga beberapa kali untuk mengurai kepadatan.

Petugas di lapangan tampak melakukan pengaturan arus secara manual, termasuk memberikan prioritas kendaraan dari arah tertentu guna mempercepat pergerakan lalu lintas. Sementara itu, personel lainnya berjaga di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menegaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas situasional dan penempatan personel di titik-titik krusial.

“Kami turun langsung untuk memastikan arus tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan total. Pengaturan dilakukan secara situasional melihat volume kendaraan di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada para pengendara untuk tetap mematuhi arahan petugas serta menjaga ketertiban selama perjalanan menuju kawasan wisata.

 

Yans.

Ratusan Warga Padati Open House H. Tri Rahmanto di Dayeuhkolot, Silaturahmi Lintas Kalangan Menguat di Momentum Lebaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Tradisi silaturahmi pasca-Idulfitri kembali memperlihatkan kekuatannya dalam menyatukan masyarakat. Hal itu tampak jelas dalam gelaran open house yang diselenggarakan tokoh masyarakat sekaligus pembina Prima, H. Tri Rahmanto, di kediamannya di kawasan Lamajang Pentas, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (22/03/2026).

Sejak pagi hingga siang hari, arus kedatangan tamu tidak pernah surut. Ratusan hingga mendekati ribuan warga dari berbagai latar belakang memadati lokasi.

Mulai dari tokoh masyarakat, pelaku usaha, insan pers, hingga warga sekitar hadir dalam suasana penuh kehangatan dan keakraban.

Open house ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang sosial yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang cair dan egaliter.

Tanpa sekat, semua tamu disambut hangat, mencerminkan nilai keterbukaan dan kebersamaan yang terus dijaga.

“Open house ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk rasa syukur kami sekaligus ruang untuk mempererat hubungan dengan masyarakat tanpa batas. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus dirawat,” ujar H. Tri Rahmanto.

Kehadiran insan pers dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi antara tokoh masyarakat dan media. Interaksi yang terjalin menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan konstruktif.

Tak hanya menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga berkembang menjadi ruang dialog informal. Sejumlah tamu terlihat memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi ringan hingga membahas isu-isu sosial di lingkungan sekitar.

Suasana Lebaran semakin terasa dengan sajian khas yang disuguhkan kepada para tamu. Namun lebih dari itu, nilai utama yang mencuat adalah semangat kebersamaan, inklusivitas, serta kepedulian sosial yang kian menguat.

Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan seperti ini memiliki makna strategis dalam menjaga kohesi sosial. Terlebih di wilayah Dayeuhkolot yang dikenal dengan keberagaman masyarakatnya.

Open house yang digelar H. Tri Rahmanto menjadi bukti nyata bahwa peran tokoh masyarakat tidak hanya hadir dalam ruang formal, tetapi juga aktif membangun kedekatan emosional dengan warga.

Momentum ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan terus tumbuh menjadi budaya sosial yang memperkuat persatuan dan harmoni masyarakat di Kabupaten Bandung.

(Yans)

Arus Mudik 2026 Melonjak Tajam, Polda Jabar Pastikan Lalu Lintas Tetap Terkendali

Bandung – YUTELNEWS.com// Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan. Peningkatan volume kendaraan mulai terlihat pada 17 hingga 18 Maret 2026, khususnya dari arah Jakarta menuju Karawang dan wilayah Jawa Barat lainnya, dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 8.000 unit per jam.

Meski terjadi peningkatan tajam, kondisi lalu lintas di jalur krusial, terutama dari Karawang hingga KM 70, terpantau tetap ramai lancar tanpa hambatan berarti hingga Kamis petang (19/03/2026).

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pergerakan pemudik sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 13 hingga 16 Maret 2026.

“Pada periode tersebut terjadi peningkatan volume kendaraan di jam-jam tertentu, seperti pukul 07.00–08.00 WIB dan 21.00–00.00 WIB, dengan fluktuasi sekitar 3.000 hingga 4.000 kendaraan.

Namun situasi masih terkendali sehingga belum diperlukan rekayasa lalu lintas secara masif,” ujarnya.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan langkah antisipatif secara cepat dan terukur untuk menghindari kepadatan lebih lanjut. Beberapa upaya yang telah dilakukan antara lain:

Pemberlakuan sistem contraflow hingga tiga lajur sejak dini hari 16 Maret, Penerapan one way nasional yang mulai diberlakukan sejak 17 Maret untuk mengurai kepadatan dari arah Bekasi menuju Karawang.

“Hingga pantauan terakhir pukul 17.36 WIB, arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat masih dalam kategori ramai lancar serta dalam kondisi aman dan terkendali,” lanjutnya.

Selain itu, Polda Jawa Barat memastikan selama periode arus mudik berlangsung tidak terdapat kejadian kecelakaan menonjol, baik di jalan tol maupun jalur arteri, yang menimbulkan korban jiwa.

Cepat Hadapi Puncak Mudik 2026
Hal ini menunjukkan optimalnya sinergi antarinstansi dalam pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Polda Jabar juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta memanfaatkan rest area dan pos pelayanan yang telah disediakan demi keselamatan bersama.

 

Yans.

Setelah Puluhan Tahun Vakum, Takbiran dan Pawai Obor Kembali Hidupkan Lamajang Pentas.

Bandung – YUTELNEWS.com// Ribuan warga Lamajang Pentas, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, memadati jalanan desa pada malam takbiran Idulfitri tahun ini.  Suasananya terasa berbeda lebih hidup, lebih hangat, dan penuh haru. Setelah puluhan tahun vakum, tradisi Gema Takbir yang dirangkaikan dengan pawai obor akhirnya kembali digelar.

Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Perhimpunan Remaja Masjid ( Prima) bersama masyarakat setempat.  Sejak selepas salat Isya, gema takbir mulai berkumandang, menyatu dengan langkah ratusan warga yang membawa obor menyusuri jalan desa.  Cahaya api yang berkelip bukan sekadar penerang malam, tapi juga simbol kebersamaan yang kembali menyala.

Ketua Prima Hendra menegaskan, kegiatan ini bukan hanya seremonial. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghidupkan kembali tradisi yang pernah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Pawai obor, kata dia, adalah simbol semangat, persatuan, dan cahaya keimanan yang sempat redup.

Antusiasme warga terlihat jelas. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah ikut dalam barisan.  Tidak hanya meramaikan malam takbiran, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai tradisi Islami yang sarat makna.

Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto pun memberikan apresiasi. Ia menilai inisiatif ini berhasil membangkitkan kembali semangat religius dan gotong royong warga. Harapannya sederhana tapi tegas: kegiatan seperti ini harus terus ada, bukan sekali lalu hilang.

Malam itu, Prima Lamajang Pentas tidak hanya merayakan kemenangan.  Mereka menyalakan kembali sesuatu yang lebih penting tradisi, kebersamaan, dan ingatan kolektif yang nyaris padam.

 

Yans.

Aksi Nyata Kepala Desa Bersama Pengurus Rw 12 Serta Para Ketua Rt, Perumahan Sanggar Mas Lestari, kompak tingkatkan Kamtibmas Siskamling.

Bandung – YUTELNEWS.com// Ronda malam yang di laksanakan di perumahan sanggar mas lestari Rt 03 Rw 12 Desa Tarajusari adalah kegiatan menjaga keamanan jelang hari Idul fitri 1447 hijriah yang di lakukan pengurus Rw bersama para ketua Rt setempat secara bergiliran bersama warga nya.

Ronda malam ini sebagai bentuk kegiatan gotong royong yg di lakukan masyarakat sanggar mas lestari untuk melakukan keamanan, ketertiban dan kondisivitas lingkungan dari berbagai ancaman, baik ancaman kejahatan seperti pencurian,perkelahian, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat( kamtibmas) lainnya.

Hal itu di ungkapkan oleh Kades Tarajusari , Kecamatan banjaran, Kabupaten Bandung, Uli mulia, usai keliling di perumahan sanggar mas lestari sekaligus pos penjagaan ronda Rt 03 ,Rw 12. pada kamis 19/03/2026.dini hari.

di katakan nya , kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat tali silahturohim sesama warganya.
untuk kegiatan ronda malam ini bertujuan menciptakan suasana pemukiman yang aman,nyaman dan tenteram. selain itu yang paling utama adalah untuk memperkuat tali silahturohmi sesama warga. dengan ronda malam , warga yang tidak kenal menjadi kenal, yang sudah kenal menjadi semakin akrab dan saling satu dengan yang lainnya,” ungkap kades Uli Mulia , yang di aminin sekretaris Rw dan para ketua Rt.

kades Uli Mulia juga menjelaskan, dalam ronda malam menjelang Idul Fitri tersebut, seluruh petugas ronda terlihat komplit, pengurus Rw beserta para ketua Rt di sanggar mas lestari, tiap Rt mengirim pengurus ronda , jadi tiap malam jadi terisi.

Lebih lanjut kades juga menjelaskan dengan kekompakan nya sangat terlihat, maka saya yakin keamanan lingkungan perumahan sanggar mas semakin meningkat, karenanya saya mohon yang jaga malam untuk ronda agar saling mengingatkan bahwa keamanan lingkungan harus di wujudkan di perumahan sanggar mas lestari Rt 03, Rw 12 ,” beber kades uli.

Sementara itu, Ketua Rt 03 Dani Ramdani pun menjelaskan, poin penting terkait tujuan ronda malam adalah meningkat kan keamanan, mencegah tindak kriminalitas, mulai dari pencurian motor, perampokan dan gangguan ketertiban lain nya, hususnya pada malam hari.

Ia juga sampaikan pula bahwa dengan ronda malam ini sebagai salah satu wujud solidaritas, yakni mempererat tali silahturohim,persaudaraan dan kepedulian sosial antarwarga,” tambah nya.

Bahkan lanjut nya, sinergi lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam siskamling untuk menjaga lingkungan tempat tinggal.
‘ Maka ronda malam ,warga bisa mendekteksi dini dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah masing2.

Pada intinya untuk kegiatan ronda malam adalah aktivitas keamanan yang di lakukan warga secara bergantian untuk menjaga dan memantau keamanan lingkungan sekitar., terutama pada malam hari.

Jadi di perumahan sanggar mas lestari Rt 03 Rw 12 ini, tidak hanya melibatkan pengurus Rw dan para ketua Rt saja. tetapi juga dari semua warga turut mensupot, ikut di libatkan jaga malam oleh pengurus rw dan ketua Rt. ” Saya selaku ketua Rt dan pengurus Rw , ucapkan terimakasih kepada kepala desa bapak Uli Mulia yang sudah memberikan kami arahan tur amanah jaga malam dengan sebaik baik nya kepada kami,” pungkasnya.

 

 

Yans.

Kapolsek Majalaya Pimpin Lansung Apel Gabungan, Siagakan Personel, Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H Diperketat

Bandung – YUTELNEWS.com// Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Majalaya menggelar apel gabungan lintas instansi guna memperkuat pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Jumat (20/03/2026) sore.

Apel yang berlangsung di wilayah Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung ini menjadi langkah strategis dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang Hari Raya.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimcam, TNI-Polri, Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta elemen masyarakat seperti Pokdar Kamtibmas, RAPI, hingga organisasi kemasyarakatan Islam.

Kapolsek Majalaya, Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., menegaskan bahwa apel gabungan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pengamanan malam takbiran menjadi prioritas kami. Melalui apel ini, kita satukan kekuatan agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan takbiran tahun ini difokuskan di masjid dan lingkungan masing-masing, tanpa adanya takbir keliling. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Walaupun takbir keliling tidak diperbolehkan, kami tetap melakukan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban,” tegasnya.

Selain itu, tingginya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan menjelang Lebaran juga menjadi perhatian serius aparat. Lonjakan pengunjung dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan.

“Masih banyak masyarakat berbelanja kebutuhan Lebaran. Ini menjadi potensi kerawanan, sehingga patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kami maksimalkan,” tambah Suyatno.

Pengamanan akan difokuskan pada pusat keramaian, jalur lalu lintas, serta lokasi ibadah. Personel gabungan juga disiagakan untuk mencegah tindak kriminalitas dan menjaga situasi tetap kondusif sepanjang malam takbiran.

Sementara itu, Danramil 2404/Majalaya Kapten Inf. Purwanto menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen dalam menjaga keamanan wilayah.

“Pengamanan ini bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Sinergi adalah kunci utama menciptakan situasi yang aman,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan potensi kerawanan yang kerap muncul saat malam takbiran, seperti kerumunan pemuda hingga aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Forkopimcam Majalaya memastikan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan pendekatan preventif dan humanis.

Seluruh personel akan disebar ke titik-titik strategis guna menjamin keamanan masyarakat.

Di akhir keterangannya, Kapolsek Majalaya turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada masyarakat.

“Atas nama pribadi dan institusi, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Dengan pengamanan yang terkoordinasi, diharapkan perayaan Idul Fitri di wilayah Majalaya dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.**

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.