Kang DS, Lepas 700 Warga Mudik Gratis, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Masyarakat

Bandung – YUTELNEWS.com// Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti halaman Gedung Budaya Soreang, pada Selasa (17/3/2026) sore. Ratusan warga yang akan pulang ke kampung halaman tampak tak bisa menyembunyikan senyum mereka, saat Bupati Bandung, Kang DS, hadir langsung melepas keberangkatan program mudik gratis.

Dengan sapaan hangat dan gaya khasnya yang merakyat, Kang DS terlihat menyempatkan diri menyapa satu per satu peserta mudik. Ia berbincang ringan, menyalami, bahkan mendoakan warga agar perjalanan mereka lancar hingga tiba di kampung halaman.

Bagi Kang DS, program mudik gratis bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat. Ia memahami betul, momen pulang kampung adalah hal yang sangat dinanti, terutama bagi mereka yang harus berjuang di perantauan sepanjang tahun.

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bandung memberangkatkan 700 pemudik menggunakan 13 bus dengan tujuan Yogyakarta dan Solo. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 500 pemudik, dan ke depan direncanakan akan terus bertambah hingga 1.000 pemudik, termasuk perluasan rute ke wilayah Jawa Timur.

Pelepasan peserta mudik gratis dilakukan langsung oleh Kang DS dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Budaya Soreang. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan ratusan warga menuju kampung halaman dengan penuh harapan dan kebahagiaan.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Bank BJB yang turut membantu menyediakan dua unit bus guna memperkuat armada yang telah disiapkan pemerintah.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini begitu tinggi. Dalam waktu hanya 32 jam sejak pendaftaran dibuka, kuota 700 pemudik langsung terpenuhi. Hal ini menjadi bukti bahwa program mudik gratis benar-benar dinantikan dan menjadi solusi nyata bagi warga.

Selain memberikan kemudahan, program ini juga berdampak positif dalam mengurangi kemacetan lalu lintas. Jika diasumsikan para pemudik menggunakan sepeda motor, maka keberangkatan 700 orang ini setidaknya telah mengurangi sekitar 350 kendaraan roda dua di jalan selama arus mudik berlangsung.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyiapkan 12 pos pengamanan mudik di sejumlah titik strategis guna memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan terkendali.

“Semoga seluruh perjalanan ini selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan kelancaran, keselamatan, dan kesehatan hingga sampai ke kampung halaman. Jadikan momen mudik ini sebagai waktu untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan kembali dengan hati yang bersih. InsyaAllah, kebahagiaan yang dirasakan hari ini akan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar Kang DS dengan penuh ketulusan.****

 

 

Yans.

Wamendagri Ahmad Wiyagus: Musrenbang Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

Garut – YUTELNEWS.com//  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) memiliki peran penting dan strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2027 di Pendopo Garut, Jawa Barat (Jabar), pada Senin (16/03/2026).

Menurutnya, Musrenbang menjadi forum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan agar perencanaan yang dihasilkan lebih terarah dan efektif.

“Bapak-Ibu sekalian, sekali lagi bahwa Musrenbang ini penting, sangat penting dan sangat strategis karena dalam forum ini semua pemangku kepentingan ini akan melakukan penajaman, kemudian penyelarasan, kemudian juga klarifikasi program, kemudian juga kegiatan-kegiatan, sub-kegiatan yang diusulkan, kemudian disepakati oleh berbagai macam kepentingan sehingga pada tahun 2027 ini perencanaan pembangunan ini benar-benar jelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kualitas perencanaan sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, perencanaan yang baik dapat menentukan hingga sekitar 80 persen capaian tujuan pembangunan. Ia juga menilai dinamika yang muncul dalam proses Musrenbang merupakan hal yang wajar dan justru menjadi bagian penting dari proses perencanaan yang seharusnya berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus juga menekankan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan berbagai urusan pemerintahan berjalan dengan baik, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar bagi masyarakat.

“[Harapan kita] Musrenbang ini bisa berjalan sesuai dengan keinginan Pak Bupati tadi yang sudah dipaparkan secara detail. Sebenarnya itu adalah gambaran ketahanan daerah Kabupaten Garut yang terdiri dari berbagai macam aspek kehidupan dan cerminan dari amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terkait dengan urusan pemerintah,” katanya.

Wiyagus menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah juga ditopang oleh berbagai indikator kemajuan yang telah dicapai. Dalam hal ini, ia mengapresiasi capaian Kabupaten Garut yang dinilai memiliki tingkat daya saing daerah yang cukup tinggi, bahkan melampaui rata-rata indeks daya saing nasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Wiyagus juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar mampu memanfaatkan berbagai program strategis nasional yang telah disiapkan pemerintah pusat untuk memperkuat pembangunan daerah.

“Pemerintah pusat sudah memikirkan hal itu sebenarnya melalui beberapa program strategis nasional seperti MBG, kemudian Sekolah Rakyat, kemudian juga CKG, Cek Kesehatan Gratis, kemudian juga bagaimana meningkatkan pendapatan daerah, kemudian juga memperbanyak kesempatan bekerja bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa berbagai program tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh Pemda agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ini harus benar-benar ditangkap oleh kepala daerah untuk bisa memanfaatkan program strategis nasional ini ditarik ke Kabupaten Garut,” tandasnya.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Ali Syakieb Tinjau TKP Kanopi Pasar Soreang Ambruk, Sampaikan Duka dan Pastikan Penanganan Korban serta Pedagang

Bandung – YUTELNEWS.com// Bagian atap atau kanopi beton dari 13 kios di Pasar Soreang Blok III Penggilingan Tepung, Desa/Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, ambruk sekitar pukul 12.30 WIB, pada Senin (16/03/2026).

Akibatnya satu orang pria dilaporkan meninggal dunia tertimpa material reruntuhan, sementara tiga korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Soreang. Selain menimpa penjual dan pengunjung pasar, ada lima kendaraan roda dua dan satu roda empat yang tertimpa reruntuhan beton.

Petugas gabungan yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb yang langsung meninjau lokasi kejadian.

Wabup Bandung menyampaikan duka cita atas kejadian ini khususnya kepada korban yang tertimp reruntungan materail bangunan.

“Kami menyampaikan turut berduka cita. Karena ada satu pria meninggal dunia dan tiga warga pengunjung pasar lainnya luka-luka akibat tertimpa material bangunan yang runtuh,” kata Wabup Ali Syakieb kepada wartawan di TKP.

Ali Syakieb menyatakan setelah meninjau lokasi, dirinya segera menjenguk keempat korban yang sedang mendapat perawatan intensif Rumah Sakit Otto Iskandar Di Nata Soreang.

Terkait penyebab runtuhnya atap kanopi beton tersebut, Ali mengatakan masih dalam proses pemeriksaan Polresta Bandung apakah terdapat unsur kelalaian atau tidak. Namun dugaan sementara, kondisi bangunan sebenarnya masih layak, hanya saja sering mendapatkan getaran yang cukup kuat yang bersumber dari mesin penggilingan.

“Cuma, kalau kita lihat sekilas kelihatannya aman-aman saja karena dibangunnya pun tahun 2020. Tapi di situ ada beberapa kios yang mengoperasikan mesin penggilingan yang menimbulkan getaran cukup kuat. Untuk hasil pastinya kita menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian,” ungkap wabup.

Sementara dari Pemkab Bandung sendiri akan segera dilakukan kordinasi antara Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Rang (DPUTR) dan pengelola Pasar Soreang juga perwakilan pedagang pasar.

“Nanti dari DPUTR akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi bangunan pasar secara keseluruhan untuk memastikan kondisinya masih dalam keadaan baik atau layak. Jangan sampai dari ambruknya atap dari beberapa kios ini merembet ke kios-kios lainnya. Kejadian ini juga menadi peringatan bagi kita semua,” imbuh Ali.

Ditanya soal nasib 13 pedagang yang kiosnya tertimpa reruntuhan materal kanopi beton ambruk itu, Ali juga menjawab hal itu akan dikordinasikan lebih lanjut antara Disdagin, pengelola dan pedagang pasar.

“Setelah bangunannya dicek oleh DPUTR dan semua dikomunikasikan lebih lanjut, di situ kita akan melihat apakah perlu adanya relokasi untuk para pedagang yang kiosnya tertimpa reruntuhan materal bangunan,” kata Ali.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menjelaskan Polresta Bandung dibantu tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD Kabupaten Bandungn langsung melakukan upaya evakuasi dan menolong korban meninggal dan korban selamat. Termasuk mengevakuasi kendaraan roda dua dan empat yang tertimpa reruntuhan.

Selanjutnya, petugas Polresta Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan. “Korban meninggal dunia kita bawa ke rumah sakit untuk kita lakukan identifikasi kemudian akan kita autopsi penyebab meninggalnya,” ujar Kapolresta Bandung.

Sementara korban luka diketahui seorang perempuan bernama Cucu Cuningsih, warga Kampung Cipeundeuy RT 01 RW 21, Desa Soreang, dan dua anak lainnya, salah satu di antaranya di bawah umur.

Kapolresta menuturkan, petugas juga bakal mengecek kondisi kontruksi bangunan. Polresta Bandung telah berkoordinasi dengan Polda Jabar untuk ikut melakukan penyelidikan dengan pendekatan saintifik.

“Nanti kita hasil penyelidikan tentu dengan pemeriksaan ahli-ahli, ahli konstruksi dan sebagainya untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan atap kanopi beton ini,” tutur Kombes Pol Aldi.

Aldi mengatakan, penyidik akan menggandeng ahli untuk mengecek kondisi bangunan, termasuk mendengarkan keterangan para saksi.

Pihaknya mengimbau kepada pengelola pasar dan dinas terkait untuk mengidentifikasi bangunan yang rawan ambruk.

“Kami mengimbau agar diambil langkah-langkah apakah tutup sementara atau bagaimana. Jangan sampai timbul korban-korban berikutnya,” ucapnya.

“Oleh karena itu, saya minta segera ini pengelola pasar, dinas terkait yang mengambil langkah-langkah untuk mengecek kembali kondisi bangunan yang ada yang lainnya,” ujar Aldi.

Perwakilan dari pengelola Pasar Soreang, PT Bangunbina Persada, Aditia mengatakan pihaknya turut berduka atas insiden ini. Aditia menyatakan untuk sementara 13 kios yang terdampak reruntuhan tersebut akan ditutup sampai ada hasil dari proses pemeriksaan dari pihak kepolisian maupun DPUTR.

“Untuk kondisi konstruksi kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan terkait kelayakan bangunan demi keselamatan para pedagang dan pengunjung pasar. Tapi yang pasti kami akan melakukan segala sesuatunya untuk penyelesaian permasalahan ini, termasuk memperhatian hak-hak para pedagang yang meninggal maupun luka-luka,” ujar Aditia.(*)

 

Yans.

Hj Nia Purnakania SH.MKn: Jelang Buka Bersama Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah di Cafe Diagram.

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Hj Nia Purnakania SH, M.Kn melakukan kegiatan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah jelang pelaksanaan acara buka bersama yang akan digelar pada mendatang. Kegiatan pengawasan ini berlangsung di Cafe Diagram, Desa Sukapura,Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 16/03/2026.

Dalam kesempatan tersebut, Hj Nia Purnakania SH, mengungkapkan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap langkah penyelenggaraan pemerintah, termasuk yang terkait dengan acara buka bersama, berjalan sesuai dengan peraturan perundang -undangan yang berlaku, efisien, dan tepat sasaran. “Kita ingin memastikan bahwa setiap upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Jawa Barat, terutama dalam rangka menyambut momen buka bersama dengan baik di bulan ramadhan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penyelenggaraan, sehingga dana yang digunakan dapat terkelola dengan baik dan tidak terjadi penyalahgunaan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan berbagai pihak terkait guna mendengar masukan dan evaluasi terkait penyelenggaraan program pemerintah.

 

 

Yans.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Larang Aktivitas Penyapu Koin di Jembatan Sewo, Siapkan Kompensasi untuk warga.

Indramayu – YUTELNEWS.com// Aktivitas penyapu koin di kawasan Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Kabupaten Indramayu dan Subang menjadi sorotan serius menjelang arus mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Dedi Mulyadi secara tegas meminta agar kegiatan tersebut dihentikan karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kawasan yang kerap disebut “Jembatan Sewo” selama ini dikenal sebagai lokasi tempat sejumlah warga menyapu koin yang dilempar pengendara. Namun aktivitas tersebut dianggap berpotensi mengganggu kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas, khususnya saat lonjakan kendaraan pemudik menuju kampung halaman.

Melalui himbauannya, Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk segera melakukan pendataan terhadap para penyapu koin yang selama ini beraktivitas di sekitar jembatan tersebut. Pendataan itu nantinya menjadi dasar untuk penyaluran kompensasi atau bantuan agar mereka tidak lagi beroperasi di lokasi tersebut.

“Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas, terutama saat arus mudik Lebaran yang biasanya dipadati kendaraan,” demikian disampaikan dalam himbauan yang menjadi perhatian publik.

Menurut sejumlah pihak, keberadaan penyapu koin memang kerap menimbulkan risiko bagi pengendara. Selain membuat kendaraan melambat secara tiba-tiba, aktivitas tersebut juga memicu pengendara berhenti atau melempar koin yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat ini pun mendapat dukungan dari jajaran kepolisian, termasuk Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu yang menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga keselamatan para pemudik.

Polisi menilai, menjelang Lebaran intensitas kendaraan di jalur pantura dipastikan meningkat drastis. Karena itu, berbagai potensi gangguan lalu lintas, termasuk aktivitas penyapu koin di sekitar jembatan, perlu diantisipasi sejak dini.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan arus mudik di wilayah perbatasan Indramayu–Subang dapat berlangsung lebih aman dan lancar, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang kerap mengintai pengguna jalan di kawasan tersebut.

 

 

Yans.

Hj Nia Purnakani SH.M.Kn: Pererat Silahturohim Bersama Kader PDI Perjuangan, Jalan Sinerji Untuk Perjuangan Rakyat.

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Hj Nia Purnakania SH, M.Kn., menggelar acara silaturahmi bersama ratusan kader PDI Perjuangan Kabupaten Bandung berlangsung di Cafe Diagram, Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 16/03/2026. Acara yang bertemakan ” Ajang Silahturohim ” bukan hanya menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar kader, melainkan juga sebagai wadah untuk menyatukan pandangan dan langkah dalam menjalankan mandat perjuangan partai demi kesejahteraan rakyat.

Dalam sambutannya, Hj Nia Purnakania yang juga menjabat sebagai Wakil rakyat dari fraksi PDI Perjuangan Jawa Barat, menegaskan bahwa silaturahmi adalah salah satu pijakan utama dalam memperkuat kekuatan internal partai. “Kita sebagai kader PDI Perjuangan harus selalu menjaga tali silaturahmi, karena ini adalah jiwa dari perjuangan kita. Tanpa persatuan dan solidaritas yang kuat di antara kita, tidak mungkin kita bisa mewujudkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya rakyat Jawa Barat,” ujar Hj Nia dengan penuh semangat.

Acara yang dihadiri oleh para kader Pdi Perjuangan Kabupaten Bandung ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dan informasi terkait perkembangan program-program kerja partai yang sedang berjalan. ” Hj Nia Purnakania juga menyampaikan bahwa kedekatan antara legislator provinsi dengan kader akan mempermudah koordinasi dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan mengawal kebijakan pemerintah yang sesuai dengan aspirasi rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Hj Nia Purnakania juga mengulas beberapa program kerja yang telah dan akan dilaksanakan melalui perannya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. ia fokus pada pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan serta penguatan keluarga, Selain itu, penguatan keluarga juga menjadi prioritas kita, karena ini adalah pondasi untuk mencetak generasi muda yang berkualitas dan keluarga yang kuat,” jelasnya.

Hj Nia pun mengungkapkan bahwa program-program tersebut tidak bisa terlaksana dengan sendirinya, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh kader PDI Perjuangan di berbagai tingkatan. Ia mengajak kader Kabupaten Bandung untuk aktif berperan dalam mengawal implementasi program-program tersebut di tingkat daerah, serta menjadi ujung tombak dalam menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah provinsi.

Pada akhir acara, Hj Nia Purnakania bersama seluruh kader yang hadir melakukan deklarasi komitmen untuk terus memperkuat solidaritas internal partai, menjalankan mandat perjuangan dengan baik, dan selalu berada di sisi rakyat dalam memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan.

Kita harus selalu ingat bahwa perjuangan kita tidak pernah berhenti. Kita harus terus bergerak maju, berinovasi, dan bekerja keras untuk menjawab tantangan yang ada. Dengan persatuan dan solidaritas yang kuat, serta dukungan dari seluruh kader dan rakyat, saya yakin PDI Perjuangan akan terus menjadi kekuatan politik yang berpengaruh dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat dan Indonesia,” tutup Hj Nia dengan penuh keyakinan.

 

Yans.

Dalam Rangka Peringati Malam Seribu Bulan, KPJ Jabar Gelar Pementasan Musik oleh Seniman dan Penyair Ternama

Bandung – YUTELNEWS.com// Pementasan musik dalam rangka peringatan Malam Seribu Bulan (MSB) diisi oleh sejumlah seniman dan Penyair ternama asal kota Bandung, di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) jalan Naripan, kota Bandung, pada Minggu (15/03/2026).

Agenda tahunan milik Gelanggang Apresiasi dan KPJ Jawa Barat itu dilaksanakan sambil ngabuburit atau jelang berbuka puasa dengan tema “Bersih Hati-Bersih Diri”.

Ketua KPJ Jabar Martha Topeng didampingi Wanhat KPJ Jabar, Cepram, mengatakan sebagaimana biasa acara peringatan Malam Seribu Bulan (MSB) khas Gelanggang Apresiasi dan KPJ Jabar ini dilaksanakan pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Adapun para talent yang mengisi acara yakni anggota KPJ Jabar dan Seniman/ Penyair asal Jabar. Pada kesempatan itu, Panitia pun sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga acara berlangsung dengan sukses. “Kepada para pengisi acara kami menghaturkan terima kasih sehingga pementasan di atas panggung berlangsung semarak,” katanya.

Sementara itu penyair H Juniarso Ridwan yang tampil membacakan 3 buah puisi.
Pertama ,” Sajak Atas Nama” karya Mustopa Biarin dan dua puisi lainya yang telah dibukukan karya Juniarso Ridwan yakni Penggali Kubur dan Sajak Tentang Keluarga Badut.
Anggota DPRD Fraksi Golkar Kota Bandung ini mengatakan dalam kegiatan MSB pihaknya diundang oleh Ketua KPJ Jabar, Martha Topeng.
“Saya sampaikan bahwa ketiga puisi yang saya bacakan merupakan karya sendiri dan karya Mustopa Bisri,” katanya.

Sementara itu, pembaca puisi lainnya datang dari Kampus ISBI Bandung, yakni Profesor Ipit Dimyati dan Irwan Guntari. Dua dosen tersebut membacakan puisi karyanya yang ditampilkan dengan apik. Sehingga membuat suasana semakin riuh.

Adapun penampilan Kiayi Matdot, yang membacakan puisi berjudul MBG, membuat hadirin bertepuk tangan. “Karena MBG ini kan sedang hangat hangatnya, oleh karenanya saya membawakan puisi MBG ini,” ujarnya.

Judul puisi yang sama juga dibawakan oleh Gusjur Mahesa. Namun dia nemambahkan kata lain menjadi MBG dan Guru Honor.
Acara berakhir pada pukul 17.30 WIB oleh Iwan Palsu dan Tausiyah oleh Agus Ustad. Kemudian buka puasa bersama dilaksanakan penuh hidmat dengan menu spesial timbel komplit.

Sejumlah pemusik dari KPJ Jabar yang mengisi acara adalah Ato Sakral, Yusna Band, KPJ Sumedang, Iwan Pallsu, Abah Omtris, Agus Ustad, Viul and Friend dll. ()

 

Yans.

Safari Ramadhan KNPI Kabupaten Bandung Gelar Ajang Silahturohim Berdialog Bersama Pemuda.

Bandung – YUTELNEWS.com// Safari Ramadhan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan Silaturahmi Ramadhan bersama Pemuda berlangsung di Gedung Moh. Toha Soreang, pada Minggu (15/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus KNPI serta sejumlah organisasi kemasyarakatan pemuda dari berbagai latar belakang yang tergabung dalam wadah KNPI Kabupaten Bandung.

Sejumlah unsur pemerintah daerah juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas kepemudaan di Kabupaten Bandung.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan silaturahmi Ramadhan merupakan agenda yang rutin dilaksanakan KNPI sebagai ruang mempererat komunikasi antarorganisasi kepemudaan.

Menurutnya momentum Ramadhan juga dimanfaatkan sebagai waktu refleksi bagi organisasi untuk melihat berbagai kegiatan yang telah dilakukan sekaligus mengevaluasi program kepemudaan yang berjalan.

“Kegiatan silaturahmi ini menjadi ruang refleksi bagi kami untuk melihat apa yang sudah dilakukan, apa yang masih menjadi kekurangan, serta bagaimana meningkatkan aktivitas kepemudaan ke depan,” ujar Rifki Fauzi.

Selain kegiatan silaturahmi, acara tersebut juga diisi dengan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial para pemuda di Kabupaten Bandung.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga digelar dialog kepemudaan bertajuk Pemuda Ngobrol Ramadhan yang menghadirkan narasumber dari berbagai organisasi kepemudaan dan ormas Islam.

Beberapa narasumber yang hadir di antaranya Khoiril Anwar, kader Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung sekaligus anggota DPRD Kabupaten Bandung, Ridwan Rustandi, Sekretaris Umum PP Pemuda Persis, serta Feisal Kertapermana, Sekretaris DPD Muhammadiyah Kabupaten Bandung.

Salah satu narasumber, Khoiril Anwar, menilai forum dialog lintas organisasi tersebut menjadi ruang penting bagi pemuda untuk memperkuat persatuan dan saling memahami perbedaan yang ada.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ormas Islam di Kabupaten Bandung sebenarnya guyub dan rukun. Kita memiliki lebih banyak persamaan dibandingkan perbedaan,” ujar Khoiril Anwar.

Ia menilai dialog seperti ini penting dilakukan agar kalangan pemuda dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Dalam dialog tersebut para narasumber juga mendorong agar kalangan pemuda lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial, edukasi masyarakat, serta membangun komunikasi lintas organisasi.

Melalui forum diskusi seperti ini diharapkan pemuda dapat memperkuat nilai kebersamaan, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan Silaturahmi Ramadhan Pemuda KNPI Kabupaten Bandung tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama para peserta serta tamu undangan yang hadir.

 

Yans.

Menhub dan Gubernur Jabar Tinjau Kesiapan Mudik di Garut, Ratusan Kusir Delman dan Penarik Becak Terima Kompensasi

Kab. Garut – YUTELNEWS.com// Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut dalam rangka meninjau kesiapan jalur mudik sekaligus menyerahkan Kompensasi Bantuan Gubernur kepada pengemudi kendaraan tidak bermotor. Kegiatan ini dipusatkan di Mapolres Garut, Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (14/03/2026).

Langkah tersebut dilaksanakan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional dan provinsi yang kerap mengalami penyumbatan akibat aktivitas kendaraan tradisional saat puncak arus mudik Lebaran.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa selama masa puncak mudik, operasional delman dan becak di jalur utama akan diliburkan sementara. Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi sebesar Rp200.000,- per hari bagi setiap pengemudi.

Tercatat sebanyak 483 kendaraan tradisional yang terdiri dari 477 delman dan 6 becak yang biasa beroperasi di ruas jalan nasional dan provinsi wilayah Garut mendapatkan bantuan ini.

“Kegiatan ini bertujuan mempermudah dan memperlancar tugas dari kementerian Perhubungan dan Mabes Polri, sehingga jalur yang berpotensi menimbulan kamacetan bisa melintas dengan lancar. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak ekonomi karena ada uang yang berputar di masyarakat sekaligus memberikan dampak kebagiaan bagi mereka,” tutur Dedy Mulyadi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gubernur Jawa Barat tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya memperlancar mobilitas pemudik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para pelaku transportasi tradisional.

Disisi lain, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa wilayahnya telah siap menyambut lonjakan pemudik. Melalui koordinasi intensif bersama Kapolres Garut, seluruh instansi telah menjalankan fungsinya, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga penyiapan fasilitas kesehatan.

“Jalur mudik sudah sepenuhnya bisa dilewati, bahkan jalur alternatif yang berlubang telah selesai diperbaiki. Kamu juga sudah mempersiapkan Pos Terpadu di empat titik utama, yaitu Pamengpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong,” tegas Bupati Garut.

Bupati menambahkan bahwa momentum mudik ini harus dimanfaatkan sebagai ajang promosi daerah.

“Ini kesempatan langka. Warga Garut yang akan memberikan penilaian terhadap kondisi Garut sekarang. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin supaya mereka memberikan kesan _(impression)_ yang baik sehingga kedepan mereka mengajak teman mereka untuk berkunjung ke Garut,” tambahnya.

Detail Kesiapan Fasilitas di Jalur Mudik Garut Tahun 2026:

1. PUPR: Penuntasan perbaikan jalan berlubang di jalur utama dan alternatif.
2. Dishub: Pemasangan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan.
3. Dinas Kesehatan: Penyiagaan Puskesmas di sepanjang jalur mudik selama 24 jam.
4. Fasilitas Umum: Penyiapan rest area dan penjagaan kebersihan lingkungan secara masif.

 

Yans.

Gerak Cepat! Pulang Umrah, Kang DS Langsung Temui Warga Terdampak Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna langsung bergegas turun ke lapangan tinjau lokasi banjir bandang di Kampung Puja RT 03/RW 04 Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, pada Minggu (15/03/2026).

Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna, gerak cepat turun langsung ke lokasi banjir bandang ini sesaat usai melaksanakan ibadah umrah dari Tanah Suci Makkah dan Madinah Arab Saudi.

Bencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam bada magrib itu menyebabkan dinding tembok bangunan 4 rumah milik warga jebol dan mengalami kerusakan berat. Selain itu sebanyak 47 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat luapan Sungai Cisunggalah tersebut.

Bencana banjir bandang itu akibat jebolnya tanggul atau tembok penahan aliran air Sungai Cisunggalah sepanjang 4 meter dan tinggi 1 meter, sehingga luapan air sungai menerjang permukiman padat penduduk. Selain jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah, banjir bandang tersebut disebabkan karena dangkalnya aliran Sungai Cisunggalah. Sementara aliran air mengalir deras setiap terjadi turun hujan deras di hulu Sungai Cisunggalah tersebut.

Bupati Kang DS mengungkapkan bahwa setelah pulang dari melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah langsung berkunjung ke Kampung Puja Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, karena beberapa hari sebelumnya terjadi banjir bandang dari luapan Sungai Cisunggalah.

“Kondisi Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk yang berbatasan dengan Desa Bojong Kecamatan Majalaya ini kondisinya hampir mirip atau sama. Kalau tidak ada langkah-langkah strategis, saya yakin tidak akan ada penyelesaian dan akan tetap terjadi banjir bandang dan tetap ada rumah warga yang terkena atau terdampak,” tutur Kang DS di sela-sela kunjungannya.

Kang DS menegaskan kalau ini dibiarkan terus-menerus, artinya ada pembiaran. “Maka saya selaku Bupati menginstruksikan kepada Pak Kadis PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) untuk berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum,” katanya.

Bupati Kang DS menegaskan ada empat langkah yang akan dilakukan untuk menanggulangi ancaman banjir bandang yang kerap terjadi di Desa Panyadap dan Desa Bojong tersebut.

Pertama, melakukan pengerjaan menurunkan sedimentasi atau endapan tanah di aliran penampang Sungai Cisunggalah tersebut. Pengerjaannya akan dilakukan pasca-Lebaran atau satu Minggu setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Jangka pendeknya harus ada normalisasi Sungai Cisunggalah secara manual. Kalau menggunakan alat berat, saya pikir ini akan sulit untuk bermanuver back-hoe. Ini salah satu langkah yang harus ditangani dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Langkah kedua, kata Kang DS, berdasarkan rapat Musdes (Musyawarah Desa) Kepala Desa dengan warga sekitar, setelah ada laporan dari camat setempat.

“Hasil Musdes itu sudah ada kesepakatan dan setuju bahwa lebar aliran Sungai Cisunggalah kembali ke semula, yaitu 8 meter. Kalau seandainya di sini ada warga yang menggunakan lahan sungai, maka secara otomatis harus sadar diri dan jangan sampai kami mengambil langkah-langkah. Ini solusi yang kedua, sehingga normalisasi ini wajib untuk dilakukan,” ujarnya.

Dalam penataan aliran Sungai Cisunggalah ini ada keterkaitan APBD maupun APBN melalui BBWS Citarum, Kang DS minta kepada camat Minggu depan atau besok segera untuk rapat dengan warga yang ada di Kecamatan Solokanjeruk.

“Rapat tersebut untuk menunjuk orang yang dipercaya untuk melakukan program pentahelix. Karena memang kita tidak bisa menggunakan APBD sendiri, kadang-kadang harus segera dan sebagainya. Seperti wilayah-wilayah lainnya, kami sudah lakukan,” ujarnya.

Kang DS mencontohkan bahwa pihaknya sudah melaksanakan program pentahelix normalisasi Sungai Citarik di Kecamatan Cicalengka, dan Kecamatan Cikancung, kemudian normalisasi Sungai Cikeruh di Kecamatan Rancaekek sudah selesai.

“Rancaekek sekarang tidak banjir lagi. Dayeuhkolot, sekarang sudah berkurang. Cidawolong Majalaya sudah tidak banjir lagi,” ujarnya.

Untuk melaksanakan normalisasi Sungai Cisunggalah, Kang DS minta kekompakan tokoh masyarakat di Kecamatan Solokanjeruk.

“Dan saya kemarin ketemu dengan Kang Haji Cucun (Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal) di Saudi Arabia. Beliau akan fokus bersama-sama dengan masyarakat,” tuturnya.

Bupati Bedas menegaskan bahwa langkah pentahelix ini harus segera dilakukan. Seperti penanganan jembatan, kalau menggunakan APBD birokrasinya terlalu panjang.

“Tapi kalau pentahelix bisa dibongkar dan dipasang secara langsung, sehingga nantinya Pak Kades bisa koordinasi seperti apa. Teknis segala macamnya insya Allah saya akan berikan arahan. Tapi semuanya bisa terselesaikan dan tidak ada masalah. Program pentahelix ini adalah langkah ketiga,” ungkapnya.

Langkah keempat, kata Kang DS, jembatan di atas aliran Sungai Cisunggalah harus ditinggikan. “Kalau jembatan yang menuju permukiman warga tidak ditinggikan, ya tetap akhirnya jebol kembali lagi ke warga,” ucapnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa inti dari pelaksanaan kunjungan kerja ke lokasi banjir bandang itu, mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Panyadap untuk kerja sama.

“Bukan pemerintah saja. Tapi semua. Tidak mungkin ini diselesaikan oleh pemerintah saja. Karena ini harus bersama-sama, termasuk warga masyarakat kesadarannya. Jangan sampai kebiasaan atau rutin terjadi banjir bandang hingga rumah warga jebol dan sebagainya, kita diam,” tuturnya.

“Mudah-mudahan dengan hikmah bulan puasa Ramadan ini, dengan rasa kepekaan kita. Solidaritas kita. Dengan empati kita antar sesama, ini akan terus tumbuh dan terwujud dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Bupati Bandung pun memohon doanya kepada banyak pihak, dan penanggulangan banjir bandang di Desa Panyadap itu akan diselesaikan secara bersama-sama dengan BBWS Citarum.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada camat dan kepala desa setempat. Kang DS juga berharap kepada DPUTR, BPBD dan Kabag Kesra untuk terus mengawal. Dengan harapan para korban banjir bandang itu untuk segera dibantu.

Solusi lainnya bisa dengan cara revitalisasi total normalisasi Sungai Cisunggalah yang dilakukan pemerintah dengan dukungan dari masyarakat sekitar. Selain itu dengan cara melebarkan aliran sungai ke semula yaitu 8 meter, yang saat ini lebarnya rata-rata sekitar 3-4 meter sehingga debit air disaat mengalir deras tidak tertampung. Akibatnya, aliran air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga sekitar.

Tak hanya pelebaran penampang aliran sungai, juga harus segera dibarengi pengerjaan pengerukan endapan lumpur untuk memperlancar aliran air dan meminimalisir luapan air ke permukiman masyarakat. Mengingat saat ini, endapan lumpur di aliran sungai itu sudah mencapai sekitar 1,5 meter.

Peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang itu didampingi Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin, Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ruli Hadiana, Dinas Sosial, Dispakan, Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, dan jajaran perangkat daerah lainnya. BBWSC juga turut hadir dalam peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang tersebut. ***

 

 

Yans.

Di Hari ke-25 Ramadhan 1447 H, Hadiat dan Istri Berbagi Kasih dengan Anak Yatim dan Jompo

Di Hari ke-25 Ramadhan 1447 H, Hadiat dan Istri Berbagi Kasih dengan Anak Yatim dan Jompo

 

Bandung — YUTELNEWS.com// Tepat hari ke-25 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana penuh kehangatan dan haru terasa di kawasan 8 Park Cluster, Desa Parung Serab, Kecamatan Soreang, Minggu (15/3/2026). Di kediamannya, Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Hadiat, S.Pd.I., bersama keluarga menggelar kegiatan silaturahmi Ramadhan bertajuk “Berbagi Kasih di Bulan Suci.”

Kegiatan tersebut bukan sekadar acara buka puasa bersama. Di baliknya tersimpan pesan kepedulian yang mendalam tentang arti berbagi dan pentingnya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian serta kasih sayang, terutama di bulan suci yang penuh keberkahan ini.

Menurut Hadiat, berbagi dengan anak-anak yatim dan para jompo bukanlah kegiatan seremonial semata. Ia menyebut kegiatan tersebut sudah menjadi komitmen moral dirinya beserta istrinya, yang dijaga setiap Ramadhan sebagai wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar menghadirkan manfaat bagi sesama.

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah memasuki tahun keempat. Kami ingin menjadikan Ramadhan sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan para jompo. Insya Allah selama kami diberi kemampuan, kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap tahun,” ujar Hadiat.

Politisi yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PKB Kabupaten Bandung itu menilai bahwa kepedulian sosial harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Baginya, semangat berbagi yang lahir dari nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama harus menjadi budaya yang hidup, terutama di bulan suci Ramadhan.

Lebih jauh, Hadiat juga memiliki gagasan untuk membangun gerakan kepedulian yang lebih luas terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bandung melalui program orang tua asuh atau bapak asuh. Ia berharap kegiatan santunan seperti ini tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan.

“Saya punya keinginan sederhana, mudah-mudahan ke depan kita bisa mengajak saudara-saudara di PKB dan para donatur untuk menjadi orang tua asuh/bapak asuh bagi anak-anak yatim di Kabupaten Bandung. Kalau bisa satu orang tua asuh membina sekitar sepuluh anak yatim piatu atau juga para jompo, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang,” tutur Hadiat.

Hadiat menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbanyak amal dan menumbuhkan semangat berbakti kepada sesama. Ia menambahkan bahwa nilai kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam juga sejalan dengan semangat perjuangan PKB yang menempatkan kemanusiaan dan kebersamaan sebagai landasan perjuangan.

“Semangat inilah yang juga menjadi ruh perjuangan PKB, yaitu hadir di tengah masyarakat, merawat kepedulian, dan memastikan tidak ada saudara kita yang merasa sendirian dalam menghadapi kehidupan,” pungkasnya.***

 

Yans.

Kehadiran Tim Urai Motor Senyum Polda Jabar Dipuji Wakapolri, Layak Jadi Contoh Nasional

Karawang, Jabar – YUTELNEWS.com// Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah Jawa Barat atas berbagai inovasi yang dilakukan dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Melalui Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 tahun ini seperti kehadiran Tim urai motor senyum yang digagas Direktorat Lalulintas Polda Jabar.

Pujian tersebut disampaikan saat Wakapolri melakukan pengecekan langsung di Pos Terpadu KM 57 yang menjadi salah satu titik strategis pemantauan arus kendaraan.

Menurutnya, langkah-langkah yang diambil Polda Jawa Barat menunjukkan kesiapan dan kreativitas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri menilai berbagai inovasi yang diterapkan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia dalam menghadapi Operasi Ketupat.

Mulai dari kesiapan posko terpadu, sistem pemantauan arus kendaraan, hingga koordinasi antarinstansi yang berjalan dengan baik.

Ia menegaskan bahwa strategi yang dilakukan tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan humanis kepada para pemudik.

Terdapat 5 inovasi yang dihadirkan Polda Jabar mendukung layanan 110 dengan melakukan pemasangan spanduk Call Center 110 secara masif di seluruh Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), Pos Terpadu, serta di berbagai titik keramaian di 23 wilayah hukum Polda Jabar.

Selain itu, Polda Jabar juga menghadirkan Hotline Mudik Polda Jabar yang menyediakan berbagai informasi penting bagi pemudik, seperti update arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 H, akses CCTV lalu lintas di Kota Bandung dan jalur tol, informasi lokasi Posko Ketupat Lodaya 2026, hingga informasi BBM dan bengkel mobile.

Polda Jabar juga menyediakan berbagai fasilitas layanan mudik di pos-pos pengamanan dan pelayanan untuk membantu masyarakat selama perjalanan.

Selain itu, masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di kantor kepolisian.

Di sisi lain, seluruh Polres di wilayah Polda Jabar juga mendirikan pos tematik yang memberikan pelayanan khusus sesuai kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing, serta menghadirkan program layanan mudik gratis bagi masyarakat.

Inovasi lainnya adalah kehadiran Motor Senyum Polda Jabar, yaitu tim pengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur tol, arteri, maupun kawasan objek wisata.

Tim ini tidak hanya membantu mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan pelayanan tambahan kepada masyarakat, seperti membagikan takjil saat waktu berbuka puasa, menyalurkan BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar, serta mengantar montir apabila terdapat kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan.

Dengan berbagai inovasi tersebut, diharapkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar serta memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan humanis kepada masyarakat.

Yans.

Polsek Majalaya Hadir di Tengah Masyarakat Atasi Kemacetan Untuk Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas

Bandung – YUTELNEWS.com// Kapolsek Majalaya turun langsung beserta Personel Lalu Lintas Polsek Majalaya melaksanakan pengaturan arus lalu-lintas di beberapa titik rawan kepadatan pada minggu (15/03/2026), dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno S.Pdi.M.M beserta Kanit Lantas Polsek Majalaya IPDA Adike Yoga Sukmara Donari, S.Kom, dengan sasaran utama perempatan jalan, pasar tradisional, dan jalur protokol yang mengalami peningkatan volume kendaraan. Petugas membantu masyarakat menyeberang jalan, mengurai kemacetan, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tertib dan mengutamakan keselamatan.

Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno, S.Pdi., M.M., melalui Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H, S.I.K, M.H CPHR mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat. “Pengaturan lalu lintas ini merupakan wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama saat jam rawan kepadatan, kami berupaya memastikan arus lalu lintas di seputaran Majalaya tetap lancar dan aman, sehingga aktivitas warga tidak terganggu,” ujarnya.

Selain itu, Polsek Majalaya juga penertiban parkir, PKL jualan di bahu jalan dan telah menerapkan langkah lain seperti pemasangan puluhan CCTV sebagai bagian dari Program Majalaya, yang memungkinkan petugas untuk cepat merespons kemacetan begitu terdeteksi di layar, tanpa menunggu laporan dari masyarakat. Pengaturan lalu lintas rutin juga dilakukan setiap pagi dan sore hari oleh Unit Samapta Polsek Majalaya untuk antisipasi kemacetan dan kejadian kecelakaan lalu lintas.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, dan tidak melawan arus demi keselamatan bersama, karena ketaatan masyarakat adalah kunci utama dalam menekan angka kecelakaan.

 

Yans.

Polisi dan Awak Media Bersinergi Urai Padat Kemacetan Jalur Majalaya -Ciparay Jelang Magrib di Ciwalengke

Bandung – YUTELNEWS.com// Arus lalu lintas di jalur Majalaya–Ciparay, Kabupaten Bandung, mengalami kepadatan cukup signifikan pada Minggu (15/3/2026) sore menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kemacetan terpantau mengular dari kawasan Patrol hingga Pertigaan Ciwalengke, yang dikenal sebagai salah satu simpul lalu lintas tersibuk di wilayah Majalaya.

Lonjakan volume kendaraan didominasi sepeda motor dan kendaraan pribadi yang datang dari dua arah, baik dari Majalaya menuju Ciparay maupun sebaliknya.

Aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa, seperti pulang kerja, berburu takjil, hingga mobilitas warga yang meningkat selama Ramadan, menjadi faktor utama kepadatan arus kendaraan.

Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., melalui Kanit Lantas Polsek Majalaya Ipda Adike Yoga, turun langsung ke lapangan memimpin pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan di titik krusial tersebut.

Petugas kepolisian tampak berjaga di tengah padatnya kendaraan untuk mengatur pergerakan arus lalu lintas agar tetap berjalan serta mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang lebih parah.

Menariknya, pengamanan lalu lintas di lokasi juga mendapat dukungan dari sejumlah awak media yang berada di lapangan.

Selain melakukan peliputan, para jurnalis turut membantu menyampaikan informasi kondisi lalu lintas secara langsung kepada masyarakat.

Ipda Adike Yoga mengatakan, peningkatan volume kendaraan menjelang waktu berbuka puasa selama Ramadan merupakan fenomena yang rutin terjadi setiap tahun, khususnya di jalur dengan mobilitas tinggi seperti Majalaya–Ciparay.

“Menjelang waktu berbuka, mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan. Jalur ini memang menjadi salah satu titik dengan arus kendaraan tinggi, sehingga kami turun langsung melakukan pengaturan agar lalu lintas tetap bergerak dan masyarakat bisa melintas dengan aman,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan sempat mengular cukup panjang dari arah Patrol menuju Pertigaan Ciwalengke.

Namun berkat pengaturan intensif yang dilakukan aparat kepolisian, arus kendaraan perlahan dapat terurai meski kepadatan masih terjadi di beberapa titik.

Kehadiran aparat kepolisian bersama awak media di lapangan menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memberikan informasi cepat kepada masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas warga selama Ramadan 1447 Hijriah.

 

Yans

Bedas Pisan! Insan Pers Kolaborasi Dengan RW 04 Mulyasari Gandasari, Ngabuburit Bareng’ Si Cepot, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim.

Bandung – YUTELNEWS.com// Kampung Mulyasari RW 04 Desa Gandasari menggelar acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. di Lapangan Toktak Sebelah Mesjid Umar Bin Khattab.”Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kepedulian sosial, dihadiri oleh pengurus wilayah, tokoh masyarakat, serta para Ketua RT, Insan Pers.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua PWI Kabupaten Bandung H.Asep Syahrial yang diwakili Apih Igun yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu di lingkungan RW 04 Kampung Mulyasari, Desa Gandasari, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung . padab Sabtu (14/03/2026)

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua di bulan yang penuh rahmat ini,” ujar Apih Igun

Di tempat yang sama, Ketua RW 04, Dadang Ongky juga dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Karang taruna RW 04 dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Saya sangat bangga dengan semangat gotong royong warga RW 04, terutama Karang taruna yang terus aktif dalam kegiatan sosial. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ucapnya ketua Rw Dadang Ongky

Sementara Kades Gandasari Rizal Solihin, juga memberikan pernyataan mengenai pentingnya kolaborasi antara Karang taruna, Masyarakat dan pemerintah, awak media dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

“Sinergi antara Karang taruna, masyarakat pengurus wilayah, dan warga sangat penting untuk membangun lingkungan yang peduli dan solid. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya,” ujar Rizal Solihin.

Pada sore di kampung Mulyasari terasa berbeda. Menjelang waktu berbuka puasa, tawa dan tepuk tangan warga pecah saat tokoh wayang Cepot tampil dalam gelaran “Cepot Ngabuburit”,

Kegiatan yang digelar di Kampung Mulyasari RW 04 itu menjadi bagian dari penguatan Ekosistem budaya hiburan, pertunjukan tersebut memadukan seni, dakwah, dan refleksi spiritual Ramadhan.

Dalang Yuda Deden Kosasih Sunarya menghidupkan suasana lewat dialog khas Sunda yang sarat pesan moral. Materi pertunjukan mengangkat pentingnya budaya dan nilai-nilai Islam yang saling menguatkan dan melengkapi dalam kehidupan masyarakat.

Acara ini diakhiri dengan pembagian santunan kepada 28 anak yatim piatu se-Rw 04 serta Tausiyah bersama yang dipimpin oleh Ustad Jahrudin

Kehadiran para tokoh masyarakat dan pengurus wilayah menambah kekhidmatan acara ini, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.