Muhammad Ilham Laporkan ke Polres Labuhan Batu Tentang Pencemaran Nama Baik Terhadap Dirinya 

LABUHAN BATU, YUTELNEWS.COM —Muhammad Ilham, seorang wiraswasta berusia 35 tahun telah melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE ke Polres Labuhan batu pada, Rabu (10/12/2025).

Laporannya terdaftar dengan nomor LP/B/1544/XII/2025. Ia mendesak polisi agar segera mengambil tindakan hukum terhadap pelaku yang merusak reputasinya melalui media sosial,” kata Muhammad Ilham.

Kasus ini bermula dari sebuah postingan di TikTok oleh akun Rio Tan yang memposting rekaman percakapan serta menampilkan foto Muhammad Ilham, sambil mengaitkan dirinya dengan penuntutan uang kepada bandar narkoba.

Muhammad Ilham menyatakan bahwa informasi tersebut adalah fitnah yang merugikan namanya,” ucapnya.

Ia meminta,” Agar Polres Labuhan batu segera memproses laporan ini dan mengusut tuntas pelaku pencemaran nama baik tersebut,” pinta Muhammad Ilham.

( Anshori Pohan)

Puskesmas Rende dan Lintas Sektor Satukan Langkah untuk Kesehatan Warga Cikalongwetan

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat- Suasana hangat tampak memenuhi Aula Kantor Kecamatan Cikalongwetan ketika Puskesmas Rende menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral Triwulan IV Tahun 2025, Rabu (10/12/2025). Tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan di mana pemerintah, aparat kewilayahan, dan para pemangku kepentingan duduk bersama untuk meninjau perjalanan program kesehatan selama 2025 sekaligus merumuskan arah pembangunan kesehatan di tahun 2026.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas Rende Dr. Fariza Dono Prasetiyo, Sekretaris Kecamatan Cikalongwetan Dadang Romansyah, Danramil Cikalongwetan Kapten Inf. Yudi Komara, perwakilan Kapolsek, serta unsur lintas sektor lainnya. Kebersamaan lintas lembaga ini menegaskan bahwa pembangunan kesehatan adalah kerja kolektif.

Capaian Positif Berkat Kerja Bersama

Dalam pemaparannya, Puskesmas Rende mencatat berbagai kemajuan program kesehatan sepanjang tahun 2025. Layanan kesehatan ibu dan anak semakin baik, upaya pencegahan stunting menunjukkan peningkatan, surveilans penyakit menular lebih kuat, dan cakupan imunisasi terus berkembang.

Meski begitu, sejumlah tantangan masih membutuhkan perhatian bersama, seperti pemerataan akses layanan kesehatan hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat.

Kepala Puskesmas Rende, Dr. Fariza, menyampaikan bahwa setiap capaian tersebut merupakan hasil nyata dari gotong royong lintas sektor. “Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kecamatan, perangkat desa, kader kesehatan, mitra organisasi, dan seluruh elemen masyarakat. Semua pencapaian ini lahir dari kolaborasi yang kuat,” ujar Dr. Fariza.

Menatap 2026 dengan Semangat Baru

Memasuki tahun 2026, Puskesmas Rende menargetkan peningkatan mutu layanan dan penguatan jejaring kemitraan. Dr. Fariza menegaskan bahwa inovasi program akan disesuaikan dengan kebutuhan warga.

“Kami berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan respons cepat terhadap masalah kesehatan. Dengan optimalisasi sumber daya, kami ingin memastikan layanan semakin mudah diakses dan berkualitas,” ungkapnya.

Ia pun berharap kerja sama lintas sektor terus terjalin erat. “Keberhasilan program kesehatan tidak bisa dicapai oleh Puskesmas saja. Sinergi yang berkelanjutan akan membawa dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Menutup Tahun dengan Komitmen Bersama

Lokakarya diakhiri dengan penetapan langkah strategis yang akan menjadi dasar program kesehatan di tahun 2026. Semua peserta menyepakati pentingnya memperkuat koordinasi dan menjaga semangat gotong royong demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Cikalongwetan.

Dien Yoyo.

Legislator Toni Permana SH, Apresiasi Pelantikan 7.550 P3KPW Formasi 2025.

Bandung – YUTELNEWS com|| Pelantikan 7.550 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) formasi 2025 di Lapangan Upakarti Soreang, pada senin (08/12/2025), memicu antusiasme besar- besarran di lingkungan Kabupaten Bandung.

Acara tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik. Karena itu, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi NasDem, H. Toni Permana SH, memberi apresiasi langsung atas langkah strategis tersebut.

Sejak pagi, ribuan pegawai memadati area pelantikan. Mereka mengikuti keseluruhan rangkaian kegiatan yang Bupati Bandung pimpin secara langsung. Situasi itu memperkuat optimisme bahwa penambahan tenaga kerja baru mampu mempercepat penyelesaian berbagai urusan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Toni Permana juga mengucapkan selamat sekaligus memberikan pesan penting bagi seluruh pegawai baru.

“Saya mengucapkan selamat kepada 7.550 P3KPW yang resmi menerima amanah ini. Pemerintah daerah kini mendapat energi baru untuk memperkuat layanan publik,” kata Toni. Ia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan SDM yang disiplin, terlatih dan siap menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat.

Setelah menyampaikan ucapan selamat, Toni juga menyoroti relevansi formasi P3KPW ini. Ia menilai kebijakan tersebut menjawab kebutuhan riil lapangan. Banyak sektor memerlukan tenaga tambahan agar pelayanan tidak melambat. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memantau kinerja para pegawai melalui mekanisme evaluasi berkala.

“Setiap pegawai perlu menunjukkan kinerja yang konsisten sejak hari pertama. Masyarakat menunggu percepatan layanan dan mereka berharap kehadiran P3KPW membawa perubahan nyata,” ujarnya. Toni pun kemudian menambahkan bahwa kecepatan pelayanan bergantung pada kesiapan individu dalam memahami tugas.

Transisi menuju pola birokrasi yang lebih responsif membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Toni meminta pemerintah daerah memperkuat pelatihan teknis dan nonteknis. Menurutnya, pembinaan akan menjaga kualitas kerja sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Ia juga mengingatkan para pegawai agar menjaga integritas di setiap langkah. “Jabatan ini amanah. Pegawai harus bekerja jujur, responsif, dan profesional. Tanpa integritas, kebijakan apa pun tidak menghasilkan manfaat besar,” ungkapnya. Dengan pesan tersebut, Toni berharap pegawai mampu melayani masyarakat secara langsung tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu.

Melalui pelantikan ini, Kabupaten Bandung memasuki fase baru dalam penyediaan layanan publik. Perpaduan antara kebijakan eksekutif dan dukungan legislatif menghadirkan peluang besar bagi peningkatan kualitas pembangunan. Karena itu, Toni tetap optimistis bahwa kehadiran 7.550 P3KPW akan memperkuat fondasi pelayanan pemerintah dan memberi dampak positif bagi masyarakat luas.” tukasnya.

Yans.

Pelantikan 7.550 P3K: Bupati Dadang Supriatna, Soroti Menipisnya ASN Kabupaten Bandung.

Kab. Bandung — YUTELNEWS.com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melantik 7.550 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) formasi tahun 2025 di Lapangan Upakarti, Soreang, pada Senin (08/12/2025).

Pelantikan massal ini disebut sebagai langkah strategis dalam penguatan birokrasi sekaligus upaya pemerintah daerah menutup kekurangan tenaga aparatur.

Dalam sambutannya, Dadang menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi bagian dari perencanaan besar untuk menyiapkan regenerasi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung.

Ia memastikan seluruh pegawai baru telah menerima Surat Keputusan (SK) dan langsung bergabung dengan unit kerja masing-masing.

“Kita melantik 7.550 orang untuk P3K paruh waktu. SK sudah diberikan, dan mulai hari ini mereka langsung bekerja. Namun perjuangan belum selesai. Saya tetap mendorong agar seluruh rencana formasi 3K bisa selesai sesuai target,” ujar Dadang.

Dalam kesempatan itu, Dadang juga menyampaikan kondisi mendesak terkait ketersediaan ASN di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, pemerintah daerah telah mengirimkan data kebutuhan aparatur kepada Kementerian PAN-RB dan PKN sebagai bagian dari advokasi jangka panjang.

Ia mengingatkan, jika dalam lima tahun ke depan tidak ada rekrutmen CPNS atau tidak ada kejelasan alur menuju PNS, jumlah ASN di Kabupaten Bandung bisa turun drastis.

“Jika tidak ada rekrutmen CPNS lima tahun ke depan, PNS kita bisa tinggal sekitar 650 orang. Ini kondisi yang sangat mengkhawatirkan karena akan melemahkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Bupati Bandung Yang di Sapa Akrab Kang DS juga menekankan bahwa regenerasi ASN bukan hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas.

Jabatan strategis di pemerintahan, menurutnya, tidak dapat diisi secara instan karena memerlukan pengalaman dan proses pembentukan kompetensi yang panjang.

“Menyiapkan pejabat strategis tidak bisa cepat. Saya sendiri menempuh perjalanan hampir 30 tahun sebelum memimpin Kabupaten Bandung. Setiap jabatan ada prosesnya dan itu harus kita hormati,” jelasnya.

Kepada para pegawai yang baru dilantik, Dadang memberikan arahan agar bekerja dengan disiplin, menjaga integritas, dan menunjukkan etos kerja tinggi. Menurutnya, efektivitas pelayanan publik sangat bergantung pada kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas.

“Saya berharap seluruh pegawai bekerja disiplin dan rajin. Itu pondasi utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ucapnya.

Pelantikan P3KPW ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat struktur organisasi pemerintahan. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah lanjutan melalui penataan formasi ASN dan advokasi kebutuhan aparatur ke pemerintah pusat.

Dengan strategi tersebut, Pemkab Bandung menargetkan peningkatan mutu birokrasi serta memastikan regenerasi aparatur berjalan stabil.***

 

Yans.

Air Sungai Kembali Naik di Palasari Kelurahan Pasawahan , Warga Diminta Tetap Siaga

Bandung — YUTELNEWS com|| Warga Palasari di wilayah Kelurahan Pasawahan , Kecamatan Dayeuhkolot , kembali dikejutkan dengan naiknya debit air sungai pada malam Sabtu (5/12/2025). Informasi awal disampaikan oleh seorang warga yang melaporkan bahwa ketinggian air meningkat cukup cepat sehingga membuat masyarakat di palasari kelurahan pasawahan dan di wilayah bantaran sungai mulai waspada.

“Malam ini air kembali naik, harap warga palasari tetap waspada,” ujar ketua pentahelix,sekaligus tokoh masyarakat dayeuhkolot Tri Rahmanto melalui pesan yang dibagikan ke grup komunikasi lapangan.

Menanggapi laporan tersebut, ketua pentahelix Tri Rahmanto, menghimbau warga wilayah kecamatan dayeuhkolot agar meningkatkan kewaspadaan.
“Mohon dihimbau kepada warga agar tetap siaga dan waspada,” tulisnya dalam pesan singkat.

Situasi diperkuat dengan laporan lanjutan dari warga yang menyebutkan bahwa wilayah palasari , kondisi yang berpotensi menambah debit air sungai.

Tri Rahmanto juga menyampaikan berharap informasi ini juga diteruskan ke grup-grup desa lainnya agar seluruh masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi sejak dini. “Kalau ada grup di desa, boleh dishare biar sama-sama siaga,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) terus memantau perkembangan debit air dan mengimbau warga di sepanjang bantaran sungai untuk tetap mengikuti informasi resmi dari petugas dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan.

 

Yans.

Lumpuh Total! Antrean Panjang Imbas Genangan, Petugas Polsek Dayeuhkolot Beri Imbauan di Parapatan Palasari

Bandung – YUTELNEWS com|| Genangan air yang terjadi di sekitar PT Metro Garment dan depan Ria Busana .pada Jumat pagi (05/12/2025) mengakibatkan antrean panjang kendaraan di jalan raya dayeuhkolot yang akan melintas di titik tersebut.

Kondisi ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak kamis sore hingga malam yang menyebabkan air belum sepenuhnya surut.

Melihat situasi tersebut, personel Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung langsung turun ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada para pengemudi di perempatan Palasari, Dayeuhkolot.

Petugas mengarahkan kendaraan agar tidak melintas sementara waktu karena kondisi jalan yang belum memungkinkan dilalui.

Sekitar satu jam setelah pengecekan awal, petugas kembali meninjau lokasi genangan. Dari hasil pantauan, volume air mulai surut sehingga kendaraan besar dipastikan dapat melintas kembali secara bertahap.

Petugas juga terus mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati saat melewati area yang masih tergenang guna mencegah terjadinya kendala maupun kerusakan kendaraan.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja menyampaikan bahwa personel akan terus melakukan pemantauan di titik-titik rawan genangan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar.

 

Yans.

Kapolres Labuhan Batu dan Satgas Inti Prabowo Berikan Bantuan untuk Korban Banjir di Sei Mencirim

DELI SERDANG, YUTELNEWS.COM —Banjir yang terjadi di Sei Mencirim, Desa Lalang, telah menyebabkan kerugian serius bagi warga. Kapolres Labuhan Batu dan Satgas Inti Prabowo segera memberikan bantuan.

Kapolres Labuhan Batu bekerja sama dengan Satgas Inti Prabowo, yang diketuai oleh Bunda Kumala, dalam menangani keadaan darurat ini.

Satgas mendirikan dapur umum dan menyalurkan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir.

Bantuan ini bertujuan tidak hanya untuk aspek material, tetapi juga untuk membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat.

Kehadiran dapur umum memberikan efek psikologis positif, membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan organisasi sosial dalam mengatasi bencana.

Bantuan yang diberikan memperkuat solidaritas sosial dan menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif dapat mengurangi dampak bencana.

(Redaksi Rizal Hsb)

Dinas PUTR Kabupaten Bandung,Gelar Pelatihan Untuk Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sanitasi, Masyarakat Harus Bereperan Aktip.

Bandung– YUTELNEWS com|| Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung, menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan (KPP) di Roemah Sadu, Jalan Raya Soreang -Ciwidey, pada Rabu (03/12/2025).

“Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat pengelolaan sanitasi berbasis masyarakat “.

Mewakili Kepala Dinas PUTR, Dr. Ir. H. Zeis Zultaqawa, M.M., IPU., Kepala Bidang Drainase Dudih Yuliandry, S.T., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas KPP merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan sanitasi yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Menurutnya, keberhasilan program sanitasi tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, namun juga pada kualitas pengelolaan pasca konstruksi. Di sinilah peran KPP dianggap sangat strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan fasilitas tetap berfungsi optimal.

“Pembangunan fisik memang pondasinya, namun keberlanjutannya ada di tangan masyarakat. KPP berperan memastikan fasilitas sanitasi dapat dirawat, dijaga, dan dimanfaatkan secara jangka panjang,” ujar Dudih.

Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga poin utama yang harus dimiliki peserta pelatihan: kemampuan melakukan pemeliharaan fasilitas secara benar, kemampuan mengelola biaya operasional dengan transparan dan akuntabel, serta kemampuan membangun kesadaran masyarakat untuk turut menjaga fasilitas sanitasi yang ada.

Dudih, juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta yang hadir dan berkomitmen mengikuti pelatihan dari awal hingga selesai.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas sanitasi yang telah dibangun. Bukan hanya memahami cara merawat, tetapi juga menanamkan budaya menjaga kebersihan dan akuntabilitas dalam pengelolaannya. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat memastikan manfaat sanitasi yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Mari bersama mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, lebih tertata, dan menjadikan Kabupaten Bandung benar-benar lebih BEDAS.” tegasnya.

Dudih pun menambahkan dan menjelaskan bahwa Kegiatan peningkatan kapasitas KPP ini menjadi salah satu komitmen Dinas PUTR Kabupaten Bandung, dalam memperkuat layanan sanitasi yang layak, aman, dan berkelanjutan, demi terciptanya kabupaten Bandung yang lebih bersih dan sehat sehingga menjadi kabupaten Bandung yang lebih BEDAS lagi,” pungkasnya.

 

Yans.

Bandung Surga Wisata Yang Menjadi Kota Termacet di Indonesia

Bandung – YUTELNEWS com|| Bandung merupakan ibukota Jawa Barat sekaligus kota ketiga terbesar se-Indonesia. Bandung Juga merupakan salah satu kota wisata yang sangat populer di Indonesia.

Banyaknya variasi
tempat wisata di Bandung, banyak wisatawan lokal maupun internasional yang datang ke Bandung. Contohnya, Lembang dan Ciwidey.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, jumlah wisatawan yang berkunjung ke
Bandung bertambah menjadi mencapai 6,5 juta orang per Agustus 2025, meningkat drastis jika
dibandingkan dengan semester I tahun 2025 yang berjumlah 3,53 juta orang. Selain itu, Bandung dinilai mempunyai vibes-nya sendiri karena banyaknya bangunan zaman penjajahan
Belanda di Bandung. Orang-orang juga menyebutkan bahwa Bandung merupakan kota yang romantis dan banyak kenangannya.

-​Transisi Pembahasan Masalah
Meningkatnya wisatawan yang datang ke Bandung secara bersamaan menjadi boomerang
karena Bandung menjadi kota termacet se-Indonesia per tahun 2025. Menurut perusahaan
perangkat navigasi TomTom, untuk mencapai 10 kilometer berkendara di Bandung, membutuhkan waktu 32 menit 37 detik mengalahkan Jakarta, Surabaya, dan Medan. Tidak hanya wisatawan yang terkena dampaknya, penduduk lokal Bandung juga terkena dampak dari kemacetannya. Selain volume kendaraan yang banyak, Kota Bandung sendiri juga masih kurang dalam memanfaatkan transportasi umum yang disediakan pemerintah karena sedikitnya pilihan transportasi umum di Kota Bandung.

-​Pembahasan Masalah
Ada beberapa hal penting yang menyebabkan Bandung menjadi kota termacet di Indonesia.

1.​Kurang maksimalnya penggunaan transportasi umum yang sudah disediakan pemerintah Kota Bandung memang sudah banyak tersedia layanan transportasi umum, seperti Trans Metro Bandung (TMB), Metro Jabar Trans (MJT), hingga Angkutan Kota (Angkot). Namun,
penggunaannya masih dinilai minim oleh masyarakat Kota Bandung. Kurang dari 20 persen
masyarakat Kota Bandung yang menggunakan transportasi umum. Kesadaran menggunakan
transportasi umum juga masih rendah dibandingkan di Jakarta dan Surabaya. Kita ambil contoh kecil, halte bus di Jakarta dan Surabaya sudah banyak yang dibangun dengan layak, sedangkan di Bandung halte bus banyak yang tidak digunakan dan dibiarkan begitu saja.

2.​Infrastruktur Kota Bandung
Jalan-jalan yang berada di Bandung memiliki ukuran yang kecil dan sempit. Selain jalannya yang sempit, untuk mencapai ke suatu lokasi, pengendara harus sedikit berputar-putar. Akses
menuju Bandung juga hanya tersedia sedikit opsi, kendaraan darat saja, mobil, motor, dan kereta, sehingga pertambahan volume kendaraan menjadi bertambah dengan datangnya wisatawan yang hendak berlibur di Bandung. Ditambah lagi kurangnya lahan parkir yang disediakan oleh pemerintah menyebabkan banyaknya orang memarkirkan kendaraannya di
pinggir jalan yang menyebabkan kemacetan semakin parah.

Parkir Liar seperti yang sudah disebutkan, jalanan Kota Bandung bisa dibilang sempit dan berliku-liku.
Jalanan yang sudah sempit tersebut dipenuhi parkir liat yang sering ditemui di sejumlah titik di Kota Bandung. Banyak tempat yang belum menyediakan lahan parkir. Sehingga, kendaraan tersebut harus diparkirkan di pinggir jalan yang sempit tersebut. Kondisi tersebut sering ditemui
di pusat Kota Bandung.

3. Hal di atas menjadi faktor terbesar penyebab yang membuat Bandung menjadi kota termacet di Indonesia. Di luar dari faktor tersebut, ada faktor-faktor lainnya yang berdampak
m emperburuk kemacetan yang ada.

* Solusi yang sudah dilakukan pemerintah Pemerintah Kota Bandung tidak tinggal diam untuk permasalahan di kotanya. Sudah ada beberapa hal yang dilakukan. Salah satunya memperbanyak transportasi umum di Bandung. Transportasi umum tersebut seperti angkutan kota (angkot), Trans Metro Bandung, dan Metro
Jabar Trans.

Pemerintah juga membuka kembali bandara husein sastranegara yang berada di pusat kota. Alasan bandara tersebut kembali dibuka adalah untuk menurunkan volume mobil yang akan berkunjung ke Bandung dan memperbanyak variasi akses menuju Bandung. Akan tetapi, usaha tersebut masih dibilang kecil dalam skala keberhasilannya. Masyarakat Kota
Bandung masih belum melek terhadap permasalahan yang ada. Banyaknya fasilitas transportasi yang diberikan oleh pemerintah, masyarakat Bandung lebih memilih menggunakan
kendara pribadi untuk bergiatan, ke sekolah, kantor, dan untuk berlibur di akhir pekan.

Di 2025, pemerintah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan peraturan untuk masyarakat Jawa Barat untuk mengurangi volume kendaraan di Jawa Barat, terutama di Kota Bandung. Pelajar di Jawa Barat dilarang membawa kendaraan bermotor ke sekolah masing-masing. Pertaturan tersebut diatur dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA tentang 9
Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya, yang ditetapkan pada 6 Mei 2025. Pelajar di Jawa Barat diminta menggunakan transportasi umum yang sudah disediakan untuk berangkat ke sekolah. (***)

Yans.

Jalan Pabeyan -Darwati Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Bupati Kang DS dan DPUTR Kabipaten Bandung.

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur Jalan yang ada diwilayah Kabupaten Bandung.

Dalam setiap moment dan kesempatan Dadang Supriatna baik saat pertemua dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur Jalan, dan Gang gang serta bangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Pabeyan Desa Cipaku Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj Renie atas terealisasinya pembangunan jalan Pabeyan -Darwati.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Warga Pabeyan setempat melalui spanduk bertuliskan “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan jalan Pabeyan -Darwati.Rabu(03/12/2025)

Disampaikan pula kepada jajajaran DPUT Kabupaten Bandung pasalnya Pembangunan jalan tersebut disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan yang rusak menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

” Dengan adanya perbaikan, warga berharap akses antar Pabeyan -Darwati menjadi lebih lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi, “.

Salah satu warga Desa Cipaku mengatakan, pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini khususnya masyarakat di kampung Pabeyan akan lebih berkembang lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan jalan Pabeyan -Darwati di Desa Cipaku ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kami akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh Kabupaten Bandung

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan Pabeyan -Darwati ini, masyarakat Desa Cipaku optimistis aktivitas ekonomi, sosial, dan pendidikan di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.(***)

 

Yans.

Tri Rahmanto Tegaskan Kolaborasi Pentahelix Kunci Atasi Banjir Dayeuhkolot, APBD Siap Dimulai Januari 2026.

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Penanganan banjiir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung akan resmi dimulai pada Januari 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot di Wellgrow Kafe, Kecamatan Baleendah,Kabupaten Bandung, pada Senin (01/12/2026).

Dalam Rakor Pentahelix tersebut hadir pula Dinas Bina Marga Provinsi Supriatno, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sidik Pramadia, Dinas PUTR Kabupaten Bandung H Irrman, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kasubag UPT PPS Budi Setiawan S.P, perwakilan perusahaan Metro Garmen Kevin Evanjelis , PT Daliatex Tajudin SE, serta perwakilan akademisi dari Telkom University Maulana dan jajaran panitia Pentahelix.

Ketua Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto mengatakan Rakor Pentahelix tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektoral dalam merumuskan strategi dan langkah konkret penanganan banjir Dayeuhkolot.

“Pada rakor pentahelix ini, kami berupaya menyamakan visi sekaligus memperkuat komitmen untuk bersama-sama berkolaborasi dan bekerja keras untuk menyelesaikan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot,” ujar Tri Rahmanto di sela-sela acara.

Berbagai permasalahan di lapangan dibedah tuntas dalam kegiatan rakor tersebut. Tak hanya itu, berbagai instansi juga menyampaikan berbagai masukan dan solusi konkret untuk mengurangi dan mengatasi resiko banjir di Dayeuhkolot.

Meski anggaran baru tersedia di Tahun Anggaran 2026, Panitia Pentahelix telah menyiapkan berbagai solusi jangka pendek untuk mengatasi banjir diantaranya penyediaan mesin pompa penyedot banjir, pengerukan drainase hingga penertiban bangunan liar di sisi sungai.

Tri Rahmanto pun mengaku gembira karena instansi terkait seperti Dinas Bina Marga, Dinas SDA, Dina PUTR dan Dinas LH memastikan telah mengalokasikan anggaran khusus untuk menangani permasalahan banjir Dayeuhkolot di APBD 2026.

“Hanya saja, kami sangat kecewa karena BBWS yang memiliki kewenangan penuh terhadap sungai -sungai, justru tidak hadir dan tidak seorang pun perwakilannya yang hadir. Padahal sebelumnya menyatakan akan hadir,” tegas Tri.

Panitia Pentahelix, lanjut Tri, berencana akan mendatangi langsung pihak BBWS untuk melakukan koordinasi dan membahas berbagai solusi penanganan banjir Dayeuhkolot terutama yang menjadi kewenangan BBWS.

“Tapi kalau tidak ada kejelasan mengenai kesanggupan mereka (BBWS), kami akan tetap jalan, tidak perlu melihat kewenangan siapa. Kami berharap kita tidak mengedepankan ego sektoral,” tambahnya.

Meski pekerjaan besar penanganan banjir Dayeuhkolot baru akan dimulai pada Januari 2026, kata dia, Panitia Pentahelix terus bergerak untuk mengidentifikasi dan memetakan masalah sekaligus merumuskan strategi dan solusi penanganan banjir Dayeuhkolot.

Tri Rahmanto yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot menegaskan bahwa kolaborasi pentahelix ini menjadi kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan banjir Dayeuhkolot.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak dapat berkolaborasi serta berkontribusi dalam upaya mengurangi dan menyelesaikan banjir Dayeuhkolot. Sebab, kata dia, persoalan banjir tidak akan selesai bila hanya mengandalkan pemerintah.

“Kami juga mengajak semua pihak termasuk pihak swasta untuk berkontribusi menyelesaikan banjir Dayeuhkolot ini. Alhamdulillah tadi Telkom University juga siap membantu dan berkolaborasi,” jelas Tri.

Walau bukan hal mudah, Ketua pentahelix Tri Rahmanto pun optimistis banjir yang sudah puluhan tahun menggenangi Kecamatan Dayeuhkolot akan dapat diatasi dengan adanya kolaborasi pentahelix mulai dari pemerintah, pihak swasta, masyarakat (komunitas), akademisi, dan media.

“Dengan kolaborasi pentahelix dan komitmen yang kita bangun bersama, kami punya keyakinan kita semua akan mampu menyelesaikan permasalahan banjir Dayeuhkolot. Walau tidak mudah, kita harus optimis pasti bisa,” tutur Tri. (**)

 

Yans.

Bencana Sumatera: FWK Soroti Dugaan Kejahatan Manusia di Balik Banjir dan Longsor ,Tekan Pemerintah Bertindak

JAKARTA — YUTELNEWS com || Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mendesak pemerintah mengusut tuntas dugaan kejahatan lingkungan yang diduga menjadi pemicu utama Bencana Sumatera berupa banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam enam hari terakhir.

Koordinator Nasional Forum Wartawan Kebangsaan Raja Parlindungan Pane menilai kerusakan hutan, penebangan liar, dan deforestasi tidak boleh ditutupi oleh faktor alam seperti hujan ekstrem dan siklon tropis Senyar.

“Sumber kedua ini harus diusut tuntas. Banyak korban meninggal. Pelakunya orang, bahkan bisa korporasi,” ujar Raja usai Rakernas FWK di Bogor, Minggu (30/11).

Raja mengingatkan pemerintah bertanggung jawab melindungi rakyat. Ia menilai aparat di daerah harus mengetahui aktivitas ilegal yang merusak lingkungan. “Jangan tutup mata saat truk kayu gelondongan lewat. Periksa legal atau ilegal,” katanya.

Bencana di tiga provinsi kini memasuki hari keenam. Basarnas mengevakuasi 35.813 warga, sementara 188 orang meninggal dan 167 masih hilang. Jembatan ambruk, jalan nasional putus, dan beberapa ruas Tol Binjai–Langsa terendam banjir. Banyak kawasan masih terisolasi karena jaringan listrik dan seluler terputus.

BNPB, BPBA, BPBD, TNI–Polri, dan tim SAR telah dikerahkan. Namun FWK menilai “tim cepat tanggap darurat harus diperbanyak.”

Di Aceh, BPBA mencatat 119.988 warga terdampak dan 20.759 mengungsi di 16 kabupaten/kota.
Di Sumatera Barat, BPBD melaporkan 9 korban meninggal di Padang, Agam, dan Pasaman Barat. Sementara di Sumatera Utara, 43 orang meninggal dan 88 hilang di 12 kabupaten/kota.

Raja menegaskan penyebab bencana dari manusia harus diselidiki serius. “Kalau pemerintah tidak tindak pelaku perusakan alam, di mana tanggung jawab negara?” ujarnya.***

 

Yans.

Anggota Dewan Teddi Setiadi Hadiri Milad ke-14 BPRP, Ajak Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Teddi Setiadi, menghadiri acara Milad ke-14 Barisan Benteng Raya Padjajaran (BPRP) yang digelar di Banten, Minggu (30/11/2025). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial organisasi.

Acara yang berlangsung di area panggung terbuka itu disambut antusias para anggota BPRP. Spanduk besar bertema “Atas Berkat Rahmat Allah SWT” menghiasi panggung utama tempat Teddi Setiadi menyampaikan sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Teddi Setiadi menyampaikan apresiasi atas kontribusi BPRP dalam menjaga keamanan lingkungan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta kedekatannya dengan masyarakat.

Milad ke-14 ini harus menjadi momentum memperkuat persatuan. Saya mengapresiasi BPRP yang terus hadir dalam kegiatan sosial dan ikut menjaga kondusivitas. Semoga ke depan semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Teddi di hadapan para anggota dan tamu undangan.

Selain sambutan, rangkaian kegiatan juga meliputi doa bersama, pemotongan tumpeng, serta pemberian santunan kepada anak yatim yang hadir. Kehadiran Teddi Setiadi semakin menambah semangat peserta dan menjadi bentuk dukungan kepada organisasi yang sudah berdiri lebih dari satu dekade tersebut.

Pihak panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran serta perhatian yang diberikan oleh Anggota Dewan Teddi Setiadi dalam peringatan Milad kali ini.

 

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

309 Kepala Sekolah Resmi Dilantik, Bupati Dadang Supriatna: Jam 06.30 Sudah Harus Ada di Sekolah, Tekankan Disiplin Keteladanan!

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna, melantik 309 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bandung. Pelantikan digelar di Gedung Moch. Toha, Komplek Pemda Soreang, pada Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Dadang yang akrab disapa Kang DS mengatakan pelantikan ini dilakukan lebih cepat karena banyak sekolah yang mengalami kekosongan kepala sekolah. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu proses belajar mengajar.

“Kami mempercepat pelantikan karena banyak sekolah yang mengalami kekosongan kepala sekolah. Jangan sampai kegiatan pembelajaran terganggu,” kata Kang DS.

Ia menjelaskan, Pemkab Bandung sebelumnya mengusulkan hampir 500 calon kepala sekolah kepada Kementerian PAN-RB, BKN, dan Kemendagri. Namun baru 309 orang yang telah memperoleh persetujuan dan dapat dilantik. Sisanya masih menunggu penyelesaian administrasi di tingkat kementerian.

Dalam arahannya, Kang DS menegaskan pentingnya keteladanan dan kedisiplinan bagi para kepala sekolah. Ia meminta kepala sekolah dan guru hadir di sekolah mulai pukul 06.30 WIB.

“Saya ingin kepala sekolah memberi contoh. Jam setengah tujuh sudah ada di sekolah. Guru juga begitu. Biasakan ada salam dan interaksi, supaya terbangun kekompakan,” ujarnya.

Menurut Kang DS, kedisiplinan tersebut penting agar siswa memiliki figur yang bisa ditiru dalam aktivitas belajar maupun perilaku sehari-hari.

Ia juga meminta kepala sekolah aktif menyukseskan berbagai program pendidikan, termasuk program BKN. Kepala sekolah diminta terus berkomunikasi dengan pengawas sekolah, SPBG, dan pihak terkait lainnya.

“Jangan sampai ada siswa yang tertinggal program. Informasi harus sampai,” tegasnya.

Kang DS menambahkan, sekolah harus mampu menjalankan seluruh program dari pemerintah pusat maupun daerah. Adapun calon kepala sekolah yang belum dilantik masih menunggu rekomendasi teknis dari BKN dan akan menyusul pada gelombang berikutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk mengisi kekosongan jabatan yang cukup banyak.

“Alhamdulillah, Pak Bupati telah melantik 309 kepala sekolah. Ini kebijakan strategis karena memang banyak posisi yang kosong dan harus segera terisi,” ujar Asep.

Ia menjelaskan bahwa proses administrasi sudah dilakukan bersama Kemendikdasmen, MENPAN, hingga BKN. Namun beberapa jabatan masih menunggu persetujuan teknis sehingga belum dapat dilantik.

Asep mengatakan, kepala sekolah yang baru dilantik kini memikul dua tugas pokok: sebagai pemimpin pembelajaran dan sebagai manajer satuan pendidikan. Kedua peran itu harus dijalankan secara optimal.

“Perencanaan pendidikan harus matang. Kepala sekolah juga harus memahami aturan dana BOS, revitalisasi, dan lainnya. Kalau aturan dijalankan dengan baik, program akan berjalan lancar,” tuturnya.

Asep mengungkapkan, pelantikan ini juga bertujuan mengurangi sekolah yang sebelumnya dikelola satu kepala sekolah untuk dua lembaga. Meski begitu, masih ada beberapa posisi yang akan segera diisi setelah proses administrasi selesai.

Bupati Dadang menyimpulkan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kepemimpinan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung.***

 

Yans.

Siapkan 4 Skema Pendanaan, Bupati Bandung Percepat Libatkan Semua Pihak dari Dinas Hingga Pengusaha Penanganan Banjir Sapan Tegalluar

BANDUNG – Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menunjukkan keseriusannya untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang kerap menggenangi beberapa wilayah di Kabupaten Bandung.

Setelah sukses mengatasi banjir di kawasan Cidawolong Kecamatan Majalaya, Solokanjeruk, Rancaekek, dan membentuk panitia pentahelix penanganan banjir Dayeuhkolot, kali ini Bupati Dadang Supriatna fokus untuk menangani banjir yang kerap menerjang kawasan Sapan Tegalluar Kecamatan Bojongsoang.

Keseriusan dan komitmen Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut dibuktikan dengan menggelar kegiatan Sosialisasi Penanganan Banjir wilayah Sapan Tegalluar dengan cara Pentahelix di Kantor Desa Tegalluar, pada Kamis (27/11/2025).

Dalam sosialisasi tersebut hadir pula Kepala Dinas PUTR, Perkimtam, DLH, Camat Bojongsoang, DPMTSP, Kepala Desa Tegalluar, perwakilan perusahaan dan tamu undangan lainya.

“Hari ini kita kumpulkan para pengusaha dan berbagai stakeholder di kawasan Tegalluar. Kita ingin bersama-sama menyelesaikan banjir yang kerap menerjang kawasan Sapan Tegalluar,” ujar Kang DS usai kegiatan sosialisasi pentahelix.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sengaja mengundang seluruh pengusaha di kawasan Kota Baru Tegalluar karena menurutnya, penyelesaian banjir Sapan Tegalluar tidak akan selesai tanpa kolaborasi dengan para pengusaha.

Ia menyebut para pengusaha wajib terlibat dalam penyelesaian banjir Tegalluar. Sebab, satu-satunya cara untuk mengatasi banjir Tegalluar adalah dengan cara pembuatan embung, folder atau danau-danau penampung air hujan dan banjir.

“Pada prinsipnya para pemilik lahan sudah setuju dan siap, tinggal ditindaklanjuti secara teknis, entah itu bikin penyataan atau hibah dan segala macamnya sehingga nanti aman,” jelas Kang DS.

Bupati mengaku sangat bersyukur karena sudah ada beberapa perusahaan yang siap menghibahkan lahannya untuk pelebaran selokan maupun pembuatan folder untuk menampung air banjir.

“Dan alhamdulilah ada beberapa perusahaan yang sudah siap,” kata Bupati.

Dalam upaya mengurangi resiko banjir, Pemkab Bandung memulai program pelebaran solokan terutama di titik-titik kritis. Rencana pelebaran saluran ditargetkan mencapai 2 hingga 3 meter, menyesuaikan debit air dan kebutuhan teknis.

Kang DS juga mengungkapkan bahwa normalisasi beberapa aliran sungai dan saluran irigasi sedang dipersiapkan, termasuk Sungai Cipangkolan Lama dan sejumlah solokan yang kondisinya telah dangkal.

“Banyak selokan yang sudah hampir rata dengan sawah. Semua itu akan kita perbaiki bertahap,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bedas menjelaskan bahwa kawasan Kota Baru Tegalluar yang mencakup kurang lebih 3.500 hektare memiliki aturan tegas terkait kewajiban pengusaha dalam penyediaan ruang terbuka khususnya untuk folder, danau penampungan, serta area keselamatan banjir.

“Dalam Peraturan Daerah, khususnya Pasal 63 Ayat 3, sudah jelas bahwa setiap pemohon izin wajib menghibahkan 10 persen dari lahan yang diusulkan untuk kebutuhan penanganan banjir. Ini aturan yang harus dipatuhi,” tegas Bupati.

“Jadi jangan sampai izin sudah keluar, tapi lupa kepada kewajiban. Jangan sampai nanti pemerintah yang memaksa, tapi saya berharap ada kesadaran dari seluruh pengusaha di kawasan Tegalluar. Tanpa diminta pun dapat memberikan kewajiban,” tegasnya.

Untuk mempercepat realisasi program penanganan banjir, Pemkab Bandung menyiapkan skema pendanaan dari empat sumber, yaitu dari APBD Kabupaten Bandung, BBWS, APBD Provinsi dan dari sumber pentahelix. Artinya dari partisipasi masyarakat dan para pelaku usaha di kawasan Tegalluar.

Bupati Bandung kembali mengajak agar seluruh pengusaha di kawasan Tegalluar menunjukkan komitmen dan kesadaran tanpa harus menunggu tindakan tegas.

“Ini bukan soal memaksa. Ini kewajiban yang sudah diatur dalam Perda. Jangan sampai izin usaha berjalan, tapi kewajibannya dilupakan. Pemerintah akan memastikan semuanya taat aturan demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.(*)

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.