Ketua DPRD Hj Reny Rahayu Fauzi SH, Ajak Semua Legislator Peduli Lingkungan Lewat Program Zero Waste

Bandung, – YUTELNEWS.com// Komitmen menjaga lingkungan dan menekan volume sampah terus digaungkan di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bandung.

Begitu pula dengan yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, dirinya menghimbau seluruh jajaran anggota DPRD beserta fraksi untuk aktif menerapkan strategi Zero Waste (Nol Sampah) dan Zero Food Waste pada tahun 2026.

Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menciptakan budaya peduli lingkungan yang dimulai dari lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, perubahan besar tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar, melainkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Saya tekankan kepada seluruh anggota DPRD agar membawa tempat makan dan tempat minum sendiri atau tumbler, guna meminimalisir tumpukan sampah anorganik berupa botol plastik maupun plastik bekas pembungkus makanan,” tegas Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie.

Ia menilai, kebiasaan penggunaan botol plastik sekali pakai dan kemasan makanan instan di lingkungan kantor selama ini menjadi salah satu penyumbang meningkatnya volume sampah anorganik. Karena itu, DPRD Kabupaten Bandung diharapkan mampu menjadi contoh nyata dalam membangun budaya ramah lingkungan.

“Saya juga menghimbau agar seluruh ruangan Fraksi, Komisi, serta unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bandung agar menyediakan dispenser beserta gelas guna mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan sekali pakai. Langkah sederhana ini merupakan bagian dari komitmen nyata dalam mendukung program Zero Waste dan membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan DPRD Kabupaten Bandung,” tegasnya

Renie juga berharap strategi ini supaya di terapkan seluruh ruangan OPD di lingkungan perkantoran pemerintah kabupaten Bandung, imbuh Renie.

Tak hanya persoalan sampah plastik, Renie juga menyoroti pentingnya pengendalian limbah makanan atau food waste yang kerap dianggap sepele. Menurutnya, masih banyak makanan yang terbuang percuma dalam berbagai kegiatan rapat maupun acara seremonial pemerintahan. Padahal, di sisi lain masih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Gerakan Zero Food Waste yang didorong DPRD Kabupaten Bandung diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran baru bahwa makanan bukan sekadar konsumsi, melainkan bentuk rasa syukur yang harus dihargai dan dimanfaatkan sebaik mungkin, Tuturnya.

Renie menegaskan, persoalan sampah saat ini telah menjadi isu serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai mengubah pola hidup konsumtif menjadi lebih bijak dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Lingkungan yang bersih bukan diwariskan oleh kata-kata, tetapi oleh kebiasaan dan keteladanan. Jika hari ini kita mampu menghargai makanan, mengurangi sampah, dan menjaga bumi dengan tindakan kecil, maka sesungguhnya kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita nanti,” pungkas Renie Rahayu Fauzi.

Yans.

Ketua DPRD Wirman Putra Berikan Dukungan Pengukuhan KORMI Periode 2026-2031 di Kota Payakumbuh 

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, memberikan dukungan penuh terhadap pengukuhan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Payakumbuh untuk periode 2026-2031 yang berlangsung di Balai Kota Payakumbuh pada, Minggu (10/05/2026).

Wirman menganggap KORMI sebagai langkah penting dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia mendukung visi Indonesia Emas 2045,” kata Wirman Putra.

Selanjutnya Ia mengatakan, Kesehatan masyarakat dianggap sebagai bekal utama untuk pembangunan daerah dan KORMI dapat berperan meningkatkan kebugaran melalui olahraga rekreasi,” ujarnya .

Sinergi antara KORMI, pemerintah daerah, dan masyarakat perlu diperkuat untuk efektivitas pembinaan olahraga di Payakumbuh.

Harapan Wirman kepada KORMI dapat menawarkan kegiatan olahraga yang mudah diakses semua kalangan membangun semangat kebersamaan dan memperluas pembinaan olahraga rekreasi di masyarakat,” ucapnya.

KORMI Kota Payakumbuh dengan susunan pengurus yang baru; Ketua Elzadaswarman, Ketua Harian Afrizal Jamal, Sekretaris Megi Efriater, Wakil Sekretaris Zainal Abidin, Bendahara Novelly Dewi, Wakil Bendahara Asrar Dt. Leloanso serta sejumlah pengurus bidang lainnya.

Dengan dukungan DPRD Kota Payakumbuh KORMI dapat mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai gaya hidup sehari-hari demi kesehatan dan produktivitas yang lebih baik.

(MD)

Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur Berikan Dukungan Terhadap 175 Jemaah Haji Kota Payakumbuh 

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Husrisna Jamhur, memberikan harapan dan dukungan kepada 175 jemaah calon haji dari Kota Payakumbuh yang berangkat menuju Tanah Suci pada, Kamis (07/05/2026).

Husrisna Jamhur berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur,” ujar Hurisna Jamhur.

Dia mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan dan fisik karena ibadah haji memerlukan stamina di cuaca panas,” ujarnya.

Jemaah diminta mengikuti arahan petugas rukun haji untuk kelancaran ibadah.

Selanjutnya wakil ketua DPRD Hurisna Jamhur menyampaikan, ” 175 Jemaah diharapkan menjaga sikap baik dan saling membantu, membawa nama baik Kota Payakumbuh,” ucap Hurisna Jamhur.

Dukungan terhadap pelayanan keberangkatan calon haji dari Pemerintah Kota Payakumbuh dan Kementerian Haji juga diapresiasi.

Husrisna Jamhur mengajak masyarakat Payakumbuh untuk berdoa bagi seluruh jemaah, berharap mereka mendapatkan keselamatan dan pulang dengan keberkahan,” ungkap wakil ketua DPRD Hurisna Jamhur.

(MD)

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Hadiri Pelantikan Ketua DPW PAN, Harapkan Semakin Eratkan Kebersamaan

BANDUNG – YUTRLNEWS.com// Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) turut hadir dan menjadi saksi dalam acara pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) beserta jajaran pengurus baru masa bakti periode terbaru, yang berlangsung diHotel sutan raja soreang,Kqbupaten Bandung, pada minggu (10/05/2026). Kehadiran Gubernur menandakan perhatian besar pemerintah daerah terhadap peran strategis partai politik dalam menjaga stabilitas dan kemajuan wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, secara resmi dikukuhkan Ahmad Najib Qodratullah sebagai Ketua DPW PAN Jawa Barat yang baru, didampingi oleh struktur kepengurusan lengkap yang akan memimpin organisasi partai untuk lima tahun ke depan. Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri para tokoh partai, pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta ribuan kader dan simpatisan dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Gubernur Dedi Mulyadi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus yang baru saja dilantik. Ia menekankan bahwa keberadaan partai politik merupakan mitra utama pemerintah dalam membangun daerah, menampung aspirasi rakyat, dan mewujudkan kesejahteraan bersama.

“Saya mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Ketua DPW PAN beserta seluruh jajaran yang telah resmi dilantik hari ini. Amanah yang diemban ini adalah tanggung jawab besar, bukan hanya untuk memimpin organisasi, tetapi juga membawa semangat perubahan dan kontribusi nyata bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut, Gubernur juga berharap kepemimpinan baru di tubuh DPW PAN Jawa Barat dapat semakin mempererat kebersamaan, persatuan, dan kekompakan antar seluruh elemen kader, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga ke akar rumput. Menurutnya, kekuatan utama sebuah organisasi terletak pada persaudaraan yang terjaga dengan baik, meskipun berbeda pendapat atau pandangan, namun tetap satu tujuan.

“Harapan saya sederhana, jadikan momen pelantikan ini sebagai titik tolak untuk semakin mempererat kebersamaan. Jaga persatuan, hindari perpecahan, dan satukan langkah untuk memajukan partai sekaligus memajukan Jawa Barat. Kebersamaan adalah kekuatan terbesar kita untuk menjawab berbagai tantangan dan memenangkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Dedi Mulyadi juga menegaskan kesiapan pemerintah provinsi untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan PAN dalam membangun Jawa Barat. Ia mengajak seluruh kader PAN untuk menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program-program pembangunan daerah, serta menjadi jembatan aspirasi rakyat yang paling dekat dan responsif.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan selalu membuka ruang kerja sama yang luas dengan seluruh partai politik, termasuk PAN. Mari kita bahu -membahu, bergandengan tangan, bekerja sama membangun provinsi ini menjadi lebih baik, lebih maju, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur berdoa agar DPW PAN Jawa Barat di bawah kepemimpinan baru dapat berjalan semakin kokoh, berkembang pesat, dan senantiasa menjadi kekuatan positif yang menjaga kondusivitas serta kedamaian di tengah masyarakat Jawa Barat.

Yans.

DPC PAN Dayeuhkolot Sampaikan Apresiasi & Ucapan Selamat atas Pelantikan Ketua DPW PAN Ahmad Najib Qodratullah

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menyampaikan apresiasi setinggi -tingginya sekaligus ucapan selamat resmi kepada Ahmad Najib Qodratullah atas pelantikan dan pengukuhan beliau sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat periode 2026 – 2029 masa bakti terbaru, pada Minggu (10/05/2026) .
“Momen bersejarah ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan kesiapan partai menghadapi dinamika politik ke depan, termasuk agenda besar Pemilihan Umum dan Pilpres 2029.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Ketua DPC PAN Dayeuhkolot Hendra Cargana didampingi sekretaris dan jajaran pengurus, disebutkan bahwa terpilih dan dilantiknya Ahmad Najib Qodratullah merupakan kebanggaan besar bagi seluruh kader PAN di wilayah Jawa Barat, termasuk di Kecamatan Dayeuhkolot. Beliau dinilai memiliki rekam jejak panjang, integritas tinggi, visi yang jelas, serta kemampuan memimpin yang sudah teruji, baik sebagai anggota legislatif maupun pengurus partai di berbagai tingkatan .

“Atas nama seluruh pengurus, kader, dan simpatisan PAN se-Dayeuhkolot, kami mengucapkan selamat dan sukses bertugas kepada Bapak Ahmad Najib Qodratullah. Pelantikan ini adalah amanah besar dan bukti kepercayaan penuh dari seluruh elemen partai. Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah dan visi beliau yang selalu mengutamakan persatuan, penguatan organisasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Ini menjadi semangat bagi kami di tingkat akar rumput untuk bekerja lebih giat lagi,” ujar Ketua DPC PAN Dayeuhkolot Hendra.

Dijelaskan lebih lanjut, kepemimpinan Ahmad Najib Qodratullah diharapkan mampu membawa PAN Jawa Barat semakin solid, kokoh, dan berperan signifikan dalam pembangunan daerah maupun nasional. Sosok beliau yang dikenal dekat dengan kader, responsif terhadap aspirasi, dan memiliki komitmen kuat menjaga nilai-nilai amanat nasional, menjadi modal utama untuk menyatukan langkah dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

“Kami sangat yakin, di bawah arahan Bapak Ahmad Najib Qodratullah, partai PAN Jawa Barat akan semakin maju, berkembang, dan mampu meraih kepercayaan masyarakat lebih luas lagi. Terutama kami di Dayeuhkolot, siap menjadi garda terdepan, mitra setia, dan pelaksana setia seluruh program, kebijakan, dan arahan dari DPW. Kami siap bergerak bersama, berkonsolidasi, dan memenangkan partai di setiap kontestasi ke depan,” tambahnya.

DPC PAN Dayeuhkolot juga menegaskan komitmen penuh untuk mempererat sinergitas vertikal maupun horizontal, memperkuat basis massa, meningkatkan kualitas kader, serta terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan wilayah. Mereka berharap kepemimpinan ini dapat membawa angin segar, membuka peluang kemitraan strategis, serta memperjuangkan aspirasi rakyat dan kader hingga terpenuhi sepenuhnya.

“Semoga Bapak Ahmad Najib Qodratullah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam memegang amanah ini. Semoga PAN Jawa Barat semakin jaya, semakin dipercaya, dan menjadi kekuatan politik yang menjaga kestabilan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat. Kami di Dayeuhkolot selalu siap mendukung dan berjuang bersama,” pungkasnya.

Yans.

DPC PAN Dayeuhkolot Sampaikan Apresiasi & Ucapan Selamat atas Pelantikan Ketua DPW PAN Ahmad Najib Qodratullah

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menyampaikan apresiasi setinggi -tingginya sekaligus ucapan selamat resmi kepada Ahmad Najib Qodratullah atas pelantikan dan pengukuhan beliau sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat periode 2026 – 2029 masa bakti terbaru, pada Minggu (10/05/2026) .
“Momen bersejarah ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan kesiapan partai menghadapi dinamika politik ke depan, termasuk agenda besar Pemilihan Umum dan Pilpres 2029.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Ketua DPC PAN Dayeuhkolot Hendra Cargana didampingi sekretaris dan jajaran pengurus, disebutkan bahwa terpilih dan dilantiknya Ahmad Najib Qodratullah merupakan kebanggaan besar bagi seluruh kader PAN di wilayah Jawa Barat, termasuk di Kecamatan Dayeuhkolot. Beliau dinilai memiliki rekam jejak panjang, integritas tinggi, visi yang jelas, serta kemampuan memimpin yang sudah teruji, baik sebagai anggota legislatif maupun pengurus partai di berbagai tingkatan .

“Atas nama seluruh pengurus, kader, dan simpatisan PAN se-Dayeuhkolot, kami mengucapkan selamat dan sukses bertugas kepada Bapak Ahmad Najib Qodratullah. Pelantikan ini adalah amanah besar dan bukti kepercayaan penuh dari seluruh elemen partai. Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah dan visi beliau yang selalu mengutamakan persatuan, penguatan organisasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Ini menjadi semangat bagi kami di tingkat akar rumput untuk bekerja lebih giat lagi,” ujar Ketua DPC PAN Dayeuhkolot Hendra.

Dijelaskan lebih lanjut, kepemimpinan Ahmad Najib Qodratullah diharapkan mampu membawa PAN Jawa Barat semakin solid, kokoh, dan berperan signifikan dalam pembangunan daerah maupun nasional. Sosok beliau yang dikenal dekat dengan kader, responsif terhadap aspirasi, dan memiliki komitmen kuat menjaga nilai-nilai amanat nasional, menjadi modal utama untuk menyatukan langkah dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

“Kami sangat yakin, di bawah arahan Bapak Ahmad Najib Qodratullah, partai PAN Jawa Barat akan semakin maju, berkembang, dan mampu meraih kepercayaan masyarakat lebih luas lagi. Terutama kami di Dayeuhkolot, siap menjadi garda terdepan, mitra setia, dan pelaksana setia seluruh program, kebijakan, dan arahan dari DPW. Kami siap bergerak bersama, berkonsolidasi, dan memenangkan partai di setiap kontestasi ke depan,” tambahnya.

DPC PAN Dayeuhkolot juga menegaskan komitmen penuh untuk mempererat sinergitas vertikal maupun horizontal, memperkuat basis massa, meningkatkan kualitas kader, serta terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan wilayah. Mereka berharap kepemimpinan ini dapat membawa angin segar, membuka peluang kemitraan strategis, serta memperjuangkan aspirasi rakyat dan kader hingga terpenuhi sepenuhnya.

“Semoga Bapak Ahmad Najib Qodratullah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam memegang amanah ini. Semoga PAN Jawa Barat semakin jaya, semakin dipercaya, dan menjadi kekuatan politik yang menjaga kestabilan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat. Kami di Dayeuhkolot selalu siap mendukung dan berjuang bersama,” pungkasnya.

Yans.

Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama Wartawan, Ketua Ikatan Jurnalis Pembaharuan (IJP) Agus Supriadi, Takziah Ke Rumah Duka

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Salah satu bentuk kepedulian Ketua Ikatan Jurnalis Pembaharuan (IJP) Agus Supriadi beserta jajaran terhadap sesama wartawan kabupaten bandung, yang mengalami musibah kematian yaitu di antaranya ikut melaksanakan takziah, menengok kerumah duka, menyolatkan dan memakamkannya.

Takziah diharapkan seorang Ketua IJP bisa lebih dekat dengan sesama wartawan dan bisa merasakan kesedihan yang terkena musibah. Seperti yang dilakukan oleh Ketua IJP Agus Supriadi beserta jajaran yang ikut melaksanakan takziah terhadap salah satu wartawan Kabupaten Bandung yang meninggal dunia,” pada senin (11/05/2026).

Dalam takziah ini, Ketua IJP Agus Supriadi melayat ke rumah duka wartawan yang meninggal dunia, yaitu Almarhum Bapak Heriyadi yang beralamat di Komplek Parken K1 Desa Pananjung , Kecamatan Cangkuang , Kabupaten Bandung.

Ketua IJP Agus Supriadi juga mengatakan, Takziah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama wartawan, selain memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan juga sebagai sarana untuk berinteraksi dengan warga sekitar.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, saya atas nama pribadi dan organisasi Ikatan Jurnalis Pembaharuan (IJP) turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Heriyadi , semoga almarhum diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT .” ujar Ketua Agus.

“Kepada Keluarga yang ditinggalkan agar tabah, ikhlas, berlapang dada, karena semua yang kita miliki akan kembali kepada sang khalik, semoga almarhum pergi dalam keadaan khusnul khotimah dan diterima segala amal ibadahnya.” lanjut Ketua.

Ia juga menghimbau kepada seluruh wartawan di kabupatena bandung yang mengenal almarhum agar dapat bersama-sama mendoakan almarhumah bapak Heriyadi, apabila terdapat salah kata maupun perbuatan selama almarhum bergaul mohon kiranya agar bersama-sama dapat dimaafkan.

Simpati yang ditunjukkan oleh Ketua IJP beserta jajaran tersebut mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari keluarganya, karena kepeduliannya dapat membangun komunikasi sosial dan kedekatan dengan para sesama wartawan nya.

Sementara keluarga Almarhum yang ngga mau disebutkan namanya, mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua Ikatan Jurnalis Pembaharuan(IJP) dan jajaran yang senantiasa peduli terhadap sesama wartawan yang telah sempatkan waktunya bertakziah langsung ke rumah duka yang meninggal dunia.

“Atas nama keluarga almarhum kami ucapkan banyak terima kasih kepada Paketua Ijp dan jajaran nya yang sudah bisa datang dan hadir di tengah tengah kami untuk Takziah ke Almarhum saudara kami yang meninggal dunia,” ucap keluarga Almarhum.

Yans.

Anggota DPR RI Komisi II Dede Yusuf M. Turun Ke Majalaya Gelar Pangan Murah di Serbu Masyarakat

Bandung – YUTELNEWS.com// Ratusan warga berburu gerakan pangan murah atau GPM yang digelar di Kampung Budaya Pasir Garut Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, pada Minggu (10/05/2026).

Gerakan pangan murah ini diinisiasi oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf M. Effendi berkolaborasi dengan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Saeful Bachri dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Raindra M. Otto Muharam juga turut hadir di tengah-tengah masyarakat.

Gerakan pangan murah yang diburu oleh ibu-ibu rumah tangga ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kegiatan ini sebagai wujud nyata pemerintah membantu masyarakat terkait dengan gejolak harga. Dengan harapan harga stabil, dan bisa terkendali serta terjangkau oleh masyarakat.

Satkorcab Kabupaten Bandung
Oleh karena itu, Dede Yusuf bersama Saeful Bachri memberikan voucher kepada warga yang hendak berbelanja pangan murah tersebut. Meski harga pangan murah itu sudah disubsidi oleh pemerintah untuk memberikan keringanan kepada masyarakat. Berharap gerakan pangan murah ini terus digelorakan di Kabupaten Bandung, untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dede Yusuf mengatakan melaksanakan gerakan pangan murah ini menyusul kondisi negara sedang mengalami resesi. Tak hanya terjadi di negara Indonesia, juga dialami di seluruh dunia sebagai dampak dari perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

“Salah satu faktor yang menghambat perekonomian kita adalah BBM (ban bakar minyak) dan gas,” kata politisi Partai Demokrat ini kepada wartawan di sela-sela gerakan pangan murah.

Sebagaimana diketahui, kata Dede Yusuf, BBM dan gas berdampak langsung terhadap barang-barang atau harga, seperti sembako dan yang lainnya.

“Ada kenaikan harga sembako yang cukup signifikan di pasar. Oleh karena itu, saya mendapat dukungan dari DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan) Provinsi Jawa Barat untuk mendorong pelaksanaan pasar murah,” kata politisi Partai Demokrat asal Dapil Jabar II Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini.

Dede Yusuf mengatakan, gerakan pangan murah ini dilaksanakan di sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Salah satu contohnya di Desa Wangisagara ini. Antusias penduduk sangat besar karena mereka mendapatkan diskon Rp2000/kg dari Provinsi Jawa Barat dan ditambah lagi kami memberikan voucher Rp10.000. Kami sudah bagikan ribuan voucher saat ini. Habis langsung,” tuturnya.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini mengatakan dengan pemberian diskon dan voucher itu bisa mendorong ibu-ibu rumah tangga untuk berbelanja dengan harga yang lebih murah.

“Gerakan pangan murah ini dilaksanakan hampir sebulan sekali. Bulan depan kita bikin lagi, karena sebentar lagi kita menjelang Hari Raya Iduladha. Biasanya harga-harga merangkak naik. Menjelang Hari Raya Iduladha, harga sudah pasti lebih tinggi lagi. Kegiatan gerakan pangan ini kita akan lakukan di kecamatan lain,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri, menuturkan hal senada. Ia berharap gerakan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah di bawah harga pasar.

“Diharapkan dengan adanya gerakan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah di bawah harga pasar,” ujar Saeful.

Dalam pasar murah tersebut, disediakan beragam kebutuhan pokok. “Di sini disediakan beragam macam kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, telur, daging, sayuran, hingga buah-buahan,” pungkasnya.**

Yans

Tim Masda Jabar Dalam Rapat DPRD Kabupaten Garut, Berikan Pemahaman Terkait Adanya Tuduhan dan Menyudutkan Tentang Pelaksanaan Kirab Mahkota Binokasih.

Garut, Jabar – YUTELNEWS.com//
Tim Majelis Adat Sunda Jabar ( MASDA Jabar ) yang Mendapat Undangan Mendadak malam hari Tgl 07 Mei 2026 jam 22.00 dari komisi IV DPRD Garut Untuk bisa ikut Menghadiri Rapat Besok nya hari Jumat tgl 08 Mei 2026 jam 13.00 WIB Sehubungan adanya Pertanyaan yang agak Menyudutkan dari Kelompok Masyarakat Yang tergabung dalam Pemuda Akhir Zaman Tentang Kirab Mahkota Binokasih,
MASDA Jabar alhamdulilah bisa Hadir di wakili Tim RANCAGE MASDAJabar koord Kab Garut : Kang Oos Supyadin SE MM , Yang dikenal juga sebagai aktifis Pemerhati Kesejarahan & Budaya terutama di Garut Selatan

Hadir pada acara audiensi di Gedung DPRD Kabupaten Garut tsb al : Pimpinan dan anggota Komisi IV, perwakilan MUI Garut, tokoh pondok pesantren, perwakilan Disparbud Garut, dewan kebudayaan, dewan kesenian, dewan adat, ormas islam dan Organisasi Pemuda Akhir Jaman selaku Pemohon.

Ada dua hal yang dipertanyakan oleh kelompok Organisasi Pemuda Ahir jaman yakni :

1. Tata Cara Penghormatan Gubernur Jabar KDM kepada Kareta Kencana yang berisi Mahkota Binokasih, yang mengangkat tangan didada sambil duduk dan berdiri dipandang berlebihan sehingga dikhawatir timbul tuduhan menabrak ajaran Agama Islam
2. Penampilan arak-arakan patung , yang berbentuk Kepala Buta raksasa atau seperti Jurig yang menyeramkan identik dengan Berhala dipandang tidak mencerminkan budaya Sunda malah kesannya seperti budaya Bali.

Menyikapi dua pertanyaan diatas MASDA JABAR ketika diberikan kesempatan berbicara menyampaikan beberapa poin antara lain memberi Penjelasan Sbb :

1. Bahwa kerajaan Pakuan Pajajaran atau kerajaan Sunda pernah ada itu adalah fakta sejarah yang harus diketahui sebagai wawasan dan pengetahuan umum masyarakat Sunda. Dan salah bukti sejarah tersebut adalah masih tersimpan dan terawatnya Mahkota Binokasih di Museum Sumedang Larang, sebagai Mahkota yang pernah dipakai Raja-Raja Sunda Galuh, bahkan historis perjalanan penyelamatan Mahkota tersebut erat kaitannya dengan Garut, Karena di Garut saat itu sekitar Pertengahan abad ke XVI Berdiri Kerajaan Timbang Anten dg ratunya Ratu Inten Dewata ( yang konon Keturunan langsung istri Sribaduga Maharaja ). Sbg Penyangga kedua setelah Sumedang larang. Bahkan dekrit Amanat terakhir ketika Sumedang larang runtuh diberikan Kpd Kerajaan Timbang Anten yang ada dijaki Gunung Guntur Garut, agar bisa menyelamatkan Marwah Pajajaran & Keturunanya dari Keruntuhan. Akhirnya Timbang Antenpun dalam keadaan Darurat mengeluarkan Piagam Tembaga yang disampaikan Panglima Wangsa Dikarya Kepada Eyang Singaparana utk Mengambil Tindakan Penyelamat Kerajaan Sunda Pajajaran. karena itulah alasan di Garut diselenggarakan Kirab Napak Tilas Pajajaran, karena dalam perencanaan awal Garut tidak kesebut sbg tempat tujuan Karnaval.
2. Bahwa Gubernur KDM melakukan penghormatan yang menurut sebagian pihak dipandang berlebih, justru menurut kami masyarakat adat Sunda bahkan Jawa sekalipun, Tata cara tersebut yakni menyilangkan kedua Tangan didada dg cara berdiri & membungkuk serta kadang-kadang Dalam posisi Duduk, masih dianggap wajar sebagai salah satu bentuk penghormatan tertentu , seperti halnya militer menghormat Simbol Bendera Duaja Masing-masing Batalion atau bendera Kebangsaan Negara dengan cara Penghormatan angkat tangan di atas Kepala atau dahi . Orang jepang Menghormat dengan cara Membungkukan Badan , dan Orang Sunda termasuk KDM dg cara Duduk atau berdiri dengan menyilangkan tangan didada sbg wujud nyuhun buhun alias menghormati kepada Simbol peninggalan leluhur dalam bentuk apapun, apalagi dlm bentuk MAHKOTA BINOKASIH yang merupakan sesuatu yang sangat dihormati dan dihargai oleh seluruh masyarakat Sunda karena merupakan legitimasi Kekuasaan raja Sunda Galuh Pajajaran pada Masa nya. Oleh karena itu sebagai pribadi muslim kita harus selalu ditanamkan akhlaqul kharimah dan berpikir positif alias husnudzon bukan Suudzon karena hal inipun bukan merupakan sesuatu tindakan penghormatan yang berlebihan apalagi bukan merupakan salah satu syariat tata cara Ibadah umat Islam yang diwajibkan dalam agama. Ataukah tata cara menyilangkan Kedua Tangan sambil duduk tsb Merupakan sesuatu Tata Cara yang berlebihan yang diharamkan Agama Islam ? Mohon hal tsb disampaikan dalil hadist dan ayatnya jika ada sehingga masyarakat Sunda bisa faham akan hal tsb.
3. Bahwa terkait arak-arakan patung yang dianggap Sbg BERHALA atau jurig ( Syetan) dalam pandangan kami Hal itu semata2 Sbg Karya Seni yang diakui sebagai kearifan lokal di daerahnya Masing2 , seperti Patung ONDEL2 di Betawi , Sisingaan di Subang , Patung Buraq & Maung di Cirebon, bahkan WAYANG GOLEK di Seluruh Tanah Sunda berbentuk patung kayu dll .sehingga semua itu menjadi bagian kejayaan budaya di daerahnya masing2.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Seni itu universal, mari kita pahami bahwa Seni budaya dlm bentuk Patung tersebut semata2 wujud Kreativitas dalam kemampuan Berkarya seni, jangan diseret dalam kontek pehaman yang sempit apalagi tuduhan yang menyesatkan. sebagai BERHALA.

Lebih jauh disampaikan oleh Abah Anton Charliyan selaku Ketua Umum Masda Jabar yang pernah menjabat sebagai Kapolwil Priangan di Wilayah Garut tentang Pemahaman Patung sbg Berhala yang ditanyakan masyarakat Garut : di wilayah Garut ini memang Banyak golongan Agamis yang agak Extrim dan radikal, ketika berdinas di Jawa Barat , dua kali Saya mengalami dan menangani , Ada kelompok Tertentu yang mendeklarasikan diri Sebagai negara Islam Indonesia ( NII) Di Wil Garut, Bahkan ada kelompok tertentu sampai hari ini , yang tinggal di beberapa desa di wilayah Garut terutama Garut Selatan . Mengharamkan untuk Menghormat Bendera Merah Putih karena penghormatan thd lambang atau benda dianggap Sebagai Berhala , jadi wajar jika Pertanyaan tsb muncul di wilayah Garut.

“Menurut kami apapun akan jadi Berhala ketika Benda tsb Disembah dan dianggap Sbg Tuhan.atau Dipuja Gusti dalam bahasa Sundanya, namun Ketika hanya dipajang, dihormati dan dirawat atau di mumule sbg sebuah Karya Seni , hal tsb sebenarnya tidak perlu terlalu dipermasalahkan, seperti hal nya Patung Patung Para Pahlawan , atau Patung Maung Lodaya dan Maung Siliwangi di TNI dan Polri yg ada di setiap kantor di Wilayah Jawa barat. Apakah itu semua Berhala ?

ketika Patung tsb tidak dijadikan sesembahan , saya kira tidak perlu di cap sbg Berhala. Sekalipun diarak dalam sebuah Karnaval. Namun jika Kelompok tertentu punya keyakinan lain menurut syariat agamanya memang agak sulit menterjemahkanya , Tetapi apapun juga masalahnya
Bahwa pelajaran berharga dari permasalahan ini, pada kesempatan yang baik ini, mengingatkan kepada semua pihak , mungkin seyogianya
Baik pemerintah maupun masyarakat sebai pelaku kegiatan budaya dan adat agar dalam setiap kegiatannya untuk terlebih dahulu membuat NARASI atas apa yang akan ditampilkan dalam kegiatan adat atau budaya tersebut. khawatir adanya perbedaan pandangan dari pihak tertentu , seperti misalnya akan ada Hajat Gunung , Hajat bumi Ruwat Jagat dll, jika dilakukan di masyarakat umum. bahkan dalam agama muslim saja Peringatan Maulid, Rajaban dan Tahlilan ketika ada orang meninggal di permasalahkan oleh kelompok muslim tertentu .
namun yang lebih penting dari semua itu bahwa dengan adanya narasi akan menjadi Sarana Sosialisasi & transformasi budaya, sehingga pemahaman dan peningkatan wawasan serta pengetahuan akan Adat & budaya semakin meningkat dan lebih baik.

Kondisi kurangnya Sosialisasi inilah yang menurut pandangan kami semua , menjadikan sebagian masyarakat tertentu menjadi penyebab jauhnya rasa memiliki alias sense of belonging atas budaya, adat dan tradisinya sebagai warisan para leluhurnya.
Hal lain yang lebih utama dlm kehidupan bermasyarakat ini kita harus Tetap saling menghargai Perbedaan satu sama lain , baik dalam kegiatan agama maupun kegiatan Adat Budaya. Jangan sampai main hakim sendiri atau menyebar Fitnah & Hoak , lebih baik ditanyakan ditabayunkan kepada yang berhak sebagaimana yg telah di lakukan di Kab Garut ini sehingga tidak terjadi salah faham satu sama lainya , sebagai mana Nasihat warisan leluhur kita , Hayu urang silih hormati , silih bagi Pangarti, silih angkat darajat, silih simbeuhan kabisa , silih asih ,silih asah Jeung silih asuh . itulah sesungguhnya nilai adat tradisi budaya Kasundaan, yang mengedepan Rasa Welas asih Rahman dan rahim , warisan para leluhur kita dimanapun kita berada, sesungguhnya bila kita renungkan lebih jauh tidak ada perbedaan antara agama dan budaya semuanya berlandaskan pada prinsip yang sama dimulai dari rasa Asih Asuh Rahman dan rahim .
Demikian Penjelasan yang disampaikan Tim MASDA Jabar dalam rapat di ruang DPRD komisi IV Garut , mudah2 an masyarakat Bisa Memahami apa yang menjadi Pertanyaan diatas tadi .

Yans.

KDS Lepas 445 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bandung

BANDUNG – YUTELNEWS.com/_ Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) melepas sebanyak 445 calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung yang tergabung dalam Kloter 24 KJT (Kertajati). Pelepasan dilaksanakan di Gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/5/2026) siang.

Sebanyak 445 calon jemaah haji tersebut diberangkatkan pada musim haji tahun 2026 melalui kloter yang ditangani Kementerian Agama.

Pada kesempatan itu, KDS memberikan bantuan uang “kadedeuh” kepada seluruh calon jemaah haji yang secara simbolis diterima para pimpinan rombongan.

KDS juga memberikan arahan kepada para jemaah agar tidak khawatir selama berada di Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten Bandung, kata dia, akan terus memantau kondisi para jemaah, mulai dari kesehatan, pelayanan medis, hingga ketersediaan makanan.

“Insyaallah Pemkab Bandung akan terus memantau kondisi jemaah selama berada di Tanah Suci, termasuk pelayanan kesehatan dan kebutuhan lainnya,” ujar KDS.

KDS mengungkapkan, dari total 445 calon jemaah haji, jemaah termuda berusia 14 tahun. Sementara mayoritas jemaah berusia 64 tahun ke atas dan didominasi perempuan. Jumlah jemaah lansia tercatat sekitar 80 orang.

“Karena mayoritas lansia dan perempuan, kloter ini bisa disebut kloter lansia dan perempuan,” katanya.

KDS berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji, khususnya saat menjalani puncak ibadah di Arafah. Ia juga meminta doa agar masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bandung selalu diberikan kesehatan, kesejahteraan, dan kondisi daerah yang kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, KDS juga menyampaikan keprihatinannya terkait kuota haji Kabupaten Bandung tahun 2026 yang hanya mencapai 547 orang. Jumlah itu menurun dibanding tahun 2025 yang mencapai sekitar 2.500 orang.
“Mudah-mudahan tahun depan saya akan perjuangkan agar kuota haji Kabupaten Bandung kembali mendapatkan tambahan,” ujar KDS.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, KH Sofyan Yahya, anggota DPRD Kabupaten Bandung, Forkopimda, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung.***

Yans.

Pentahelix Lanjutkan Normalisasi di Wilayah Dayeuhkolot , Targetkan Masalah Banjir Segera Teratasi

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com//Komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman terus ditunjukkan oleh Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot. Kali ini, seluruh elemen masyarakat bersatu padu melanjutkan kegiatan normalisasi saluran air dan drainase di gang-gang wilayah dayeuhkolot dengan target utama agar permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut dapat segera teratasi sepenuhnya, pada Kamis (07/05/2026).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari normalisasi sebelumnya yang telah berjalan sukses dan mendapatkan respon positif dari masyarakat. Menyadari bahwa penanganan masalah tata air tidak bisa dilakukan secara instan, Pentahelix Dayeuhkolot hadir secara konsisten turun tangan langsung ke lapangan untuk memastikan aliran air berjalan maksimal.

Dalam kesempatannya Ketua Pentahelix Tri Rahmanto, kegiatan menyampaikan bahwa normalisasi yang dilakukan mencakup pengerukan sedimen lumpur yang menumpuk, pembersihan sampah yang menyumbat saluran, hingga perbaikan badan drainase agar debit air dapat mengalir dengan lancar menuju sungai utama.

“Kami tidak berhenti sampai di sini. Masalah banjir dan genangan ini menjadi perhatian utama kami. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, Pentahelix Dayeuhkolot terus bergerak melanjutkan normalisasi ini. Target kami sangat jelas dan tegas, yaitu agar masalah banjir ini bisa tuntas dan tidak lagi menjadi beban bagi warga,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, keberhasilan penanganan banjir ini sangat bergantung pada kerjasama semua pihak. Sinergi antara unsur pemerintahan, keamanan, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan akademisi terbukti menjadi kunci kekuatan dalam menyelesaikan persoalan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Kami melihat sendiri bagaimana saluran air ini tertutup lumpur dan sampah, sehingga saat hujan turun air tidak bisa mengalir dengan cepat. Dengan adanya pengerukan dan normalisasi ini, kami optimis kapasitas saluran air akan kembali maksimal, sehingga risiko banjir bisa kita tekan hingga nol persen atau minimal diminimalisir,” tambahnya.

Warga setempat pun menyambut baik kelanjutan kegiatan ini. Mereka berharap upaya keras yang dilakukan oleh Pentahelix di bawah naungan bapak Tri Rahmanto dapat segera membuahkan hasil, sehingga aktivitas ekonomi dan kenyamanan tinggal masyarakat dapat kembali normal tanpa harus khawatir dengan ancaman banjir.

Diharapkan, dengan selesainya program normalisasi ini, Kecamatan Dayeuhkolot menjadi wilayah yang lebih tertata, bersih, dan bebas dari genangan air. Pentahelix juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan normalisasi ini demi kesejahteraan bersama.

Yans.

Kirab Mahkota Binokasih di Tasikmalaya, Simbol Amanah Leluhur dan Penguat Identitas Sunda

Tasikmalaya – YUTELNEWS.com// Kirab budaya Napak Tilas Pajajaran yang mengusung Mahkota Binokasih kembali digelar dalam rangka Milangkala Tatar Sunda ke-3 di Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan nilai-nilai budaya Sunda sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Jawa Barat.

Acara yang mengangkat tema “Nyuhun Buhun Nata Nagara” tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Sumedang dan Kawali Astana Gede, Ciamis.

Ribuan masyarakat tampak antusias mengikuti kirab yang dipusatkan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jajaran Forkopimda, tokoh adat, budayawan, serta unsur pemerintah daerah.

Pada hari ketiga pelaksanaan, kirab yang semula direncanakan berakhir di Kampung Naga, Kecamatan Salawu, dialihkan ke Gedung Pendopo Kabupaten Tasikmalaya. Keputusan tersebut diambil guna mengantisipasi kemacetan di jalur menuju kawasan adat tersebut.

Prosesi kirab diawali dengan pertunjukan seni tradisional, iring-iringan pasukan berkuda, hingga kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih—simbol legitimasi dan eksistensi masyarakat Sunda di masa lalu.

Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi perwakilan seni budaya dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Mengusung subtema “Nyukcruk Galur Galunggung”, kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Iendra Sofyan, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga amanah leluhur dalam kehidupan masyarakat. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam pelayanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur.

“Naon nu dilakonan hiji amanah ti karuhun, kudu deudeuhan, welasan, asihan. Ulah aya rakyat nu gering teu kaubaran, ulah aya nu teu bisa sakola,” ujar Dedi.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kirab budaya ini menjadi wujud nyata kolaborasi dalam melestarikan warisan budaya Sunda.

Sementara itu, Ketua Majelis Adat Sunda (MASDA) Jawa Barat, Abah Anton Charliyan, menyebut kirab Mahkota Binokasih sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan nilai luhur budaya Sunda, khususnya dalam mengenang kejayaan Pajajaran.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi memiliki nilai strategis dalam memperkuat nasionalisme, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Mahkota Binokasih memiliki makna filosofis “penuh kasih sayang” yang mencerminkan harapan agar pemimpin menjalankan pemerintahan dengan kebijaksanaan, cinta kasih, serta mengedepankan nilai asih, asah, dan asuh.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin didampingi Abah Anton Charliyan menyerahkan Naskah Amanat Galunggung kepada Gubernur Jawa Barat.

Penyerahan ini menjadi simbol estafet kepemimpinan dan pengingat akan pesan leluhur dari Prabu Darmasiksa.

Amanat tersebut mengandung pesan filosofis, di antaranya “Hana Nguni Hana Mangke, Tan Hana Nguni Tan Hana Mangke” yang bermakna pentingnya menjaga kesinambungan sejarah sebagai dasar kehidupan masa kini.

Selain itu, terdapat pula pesan sakral tentang pentingnya menjaga tanah leluhur (kabuyutan) agar tidak dikuasai pihak asing, serta menanamkan nilai cinta tanah air dan nasionalisme sejak dini.

Kirab Mahkota Binokasih dimulai dari Kampus Universitas Cipasung dan berakhir di Gedung Pendopo Kabupaten Tasikmalaya. Sepanjang rute, masyarakat memadati jalan untuk menyaksikan prosesi budaya yang berlangsung meriah dan penuh khidmat.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat identitas dan karakter masyarakat Jawa Barat di tengah arus modernisasi.**

Penulis : Yans

Organisasi GEMA KDM Resmi Terbentuk di Bandung, Siap Hadapi Dinamika Politik Jelang Pilpres 2029

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Organisasi masyarakat yang bernama GEMA KDM secara resmi dideklarasikan dan terbentuk di wilayah Bandung. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapan dalam menyambut dinamika politik tanah air, khususnya dalam mempersiapkan diri menjelang kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2029, pada Rabu (06/05/2026).

Pembentukan organisasi ini disambut antusias oleh para pendiri dan simpatisan yang hadir dalam acara deklarasi. “GEMA KDM” hadir dengan visi untuk mempererat persatuan, menjaga kerukunan, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa melalui jalur politik yang sehat, demokratis, dan berintegritas.

Dalam kesempatannya, Leni Rosmayani pengurus pusat menyampaikan komitmen bahwa organisasi ini akan berperan aktif dalam melakukan edukasi politik kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin cerdas dalam memilih pemimpin yang amanah dan berkapasitas.

“Kami sangat bersyukur karena hari ini GEMA KDM resmi berdiri di Bandung. Kehadiran kami bukan hanya sekadar organisasi, melainkan wadah untuk bersatu dan bersiap menghadapi tahun politik 2029 dengan semangat persaudaraan,” ujar salah satu tokoh pendiri.

Lebih lanjut ,Leni juga menyampaikan , GEMA KDM siap bekerja keras melakukan konsolidasi dan penjaringan kader-kader terbaik yang memiliki visi misi sama demi kemajuan daerah maupun negara. Mereka juga menegaskan komitmen untuk selalu menjaga kondusivitas dan kedamaian dalam setiap kegiatan organisasi.

“Dengan terbentuknya GEMA KDM, kami siap bergerak solid, menyatukan visi, dan memberikan kontribusi nyata demi terwujudnya pemimpin nasional yang mampu membawa perubahan dan kesejahteraan bagi rakyat,” tambahnya.

Deklarasi ini ditandai dengan pembacaan deklarasi, pengukuhan pengurus, serta doa bersama agar organisasi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi banyak pihak.

Yans.

KDS: Pembangunan Jembatan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Pacet

KAB. BANDUNG -YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna resmikan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Sukarame dan Desa Cikitu Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, pada Rabu (06/05/2026).

Sebelumnya, warga maupun anak-anak sekolah yang hendak pergi dan pulang sekolah harus basah-basahan karena harus melewati derasnya aliran Sungai Citarum. Saat ini, masyarakat maupun anak-anak sekolah di Desa Sukarame maupun Desa Cikitu Kecamatan Pacet bisa memanfaatkan jembatan gantung “Merah Putih” tersebut.

Pembangunan jembatan gantung perintis garuda ini dibangun sepanjang 50 meter dan lebar 1,2 meter. Jembatan ini diperuntukan untuk penyeberangan orang dan melintasi kendaraan roda dua.

Pembangunannya selama 3,5 bulan melalui metode padat karya dengan melibatkan jajaran TNI bersama masyarakat. Masyarakat juga antusias sama-sama membangun jembatan tersebut, karena sebelumnya mereka menggunakan jembatan bambu untuk menyeberangi aliran Sungai Citarum. Terkadang jembatan bambu itu hanyut terbawa derasnya aliran air sungai, sehingga warga tidak bisa menyebrangi aliran sungai.

Bupati Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah beserta jajaran TNI AD yang begitu fokus dalam mewujudkan pembangunan jembatan gantung perintis garuda yang dapat dilalui dengan sempurna.

“Di Kabupaten Bandung memang masih banyak lokasi yang kita bantu. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden, Pak Panglima, Pak KASAD, Pak Pangdam, Pak Dandim, pembangunan jembatan gantung ini sangat bermanfaat terutama bagi para petani maupun masyarakat di Desa Sukarame dan Desa Cikitu,” tutur KDS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna saat meresmikan pembangunan jembatan gantung perintis garuda.

Pembangunan jembatan ini, lanjut Bupati KDS, yaitu hadiah bagi masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Pacet.

KDS menegaskan bahwa dengan terwujudnya pembangunan jembatan itu, hari ini TNI hadir di tengah-tengah masyarakat. Terwujudnya pembangunan jembatan ini sebagai wujud harapan dan dambaan masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya warga Desa Sukarame dan Desa Cikitu.

“Saya atas nama Pemkab Bandung mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, pembangunan jembatan gantung ini penghubung Desa Sukarame dan Desa Cikitu dan ini sangat bermanfaat,” tuturnya.

Sebagai wujud kepedulian Bupati KDS atas pembangunan jembatan gantung itu, ia pun secara pribadi dengan spontan memberikan bantuan uang tunai untuk pembangunan fisik akses jalan desa atau jalan lingkungan di dua desa tersebut yang melintasi jembatan gantung. Masing-masing desa diberikan bantuan Rp10 juta untuk membeli semen dan pasir untuk pembangunan jalan gang atau jalan lingkungan.

“Saya mendengar langsung dari Pak Dandim, masih ada jalan setapak yang perlu diperbaiki. Maka secara spontanitas saya membantu langsung secara pribadi. Rp10 juta untuk Desa Cikitu dan Rp10 juta untuk Desa Sukarame,” tuturnya.

KDS mengajak masyarakat untuk sama-sama menumbuhkan semangat gorong royong, sehingga seluruh masyarakat merasa memiliki. Memang bukan hanya di dua desa tersebut, katanya, tetapi ada di sejumlah titik lainnya yang perlu sama-sama dibantu dalam peningkatan pembangunan.

“Saya titip ke pak kades jembatan ini untuk dipelihara dan warga sekitar untuk membantunya. Jadi kedepan tidak ada lagi anak-anak sekolah berangkat sekolah basah-basahan karena harus melintasi sungai,” tuturnya.

Lebih lanjut KDS mengatakan pembangunan jembatan ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Cikitu dan Desa Sukarame.

Selain memberikan bantuan untuk pembangunan jalan lingkungan, KDS juga memberikan perhatian khusus untuk pembangunan atau perbaikan rehab rumah warga melalui program rutilahu atau rumah tidak layak huni.

“Di Desa Cikitu 3 unit dan Desa Sukarame 3 unit. Nanti kita bantu melalui perwakilan di DPR RI, karena ada sekitar 45 ribu unit rumah lagi di Kabupaten Bandung yang harus dibantu melalui program rutilahu tersebut. Alhamdulillah, tahun ini ada sekitar 1.200 unit dari program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya). Nanti juga akan ditambah lagi dari APBD Kabupaten Bandung,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengatakan pembangunan jembatan ini sangat urgent dan penting keberadaannya. Pembangunan jembatan ini program Presiden melalui jajaran TNI AD untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam transfortasi, khususnya melewati aliran sungai.

“Sebelumnya aktivitas masyarakat basah-basah melewati sungai. Termasuk anak-anak sekolah. Itu membuat pak presiden hatinya tersentuh. Pak Presiden tidak menginginkan lagi anak-anak sekolah berangkat sekolah basah-basahan lagi. Aktivitas warga menyeberangi sungai harus basah-basahan,” kata Letkol Kav Samto Betah.

Dandim mengatakan bahwa sebelum jembatan gantung dibangun, anak-anak sekolah ketika berangkat dan pulang sekolah harus basah-basahan karena harus melewati aliran Sungai Citarum.

“Pak Presiden memerintahkan TNI untuk membangun jembatan yang dibutuhkan. Sehingga tidak ada lagi anak-anak sekolah berangkat sekolah basah-basahan,” tuturnya.

“Alhamdulillah saat ini bisa diwujudkan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda untuk memfasilitasi aktivitas warga. Hari ini, pembangunan jembatan yang merupakan program Pak Presiden sudah diresmikan oleh Pak Bupati Bandung,” imbuh Letkol Kav Samto Betah.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat, karena pembangunan jembatan berjalan lancar. Ucapan yang sama disampaikan kepada masyarakat karena turut membantu dalam memperlancar kegiatan, sehingga jembatan bisa diresmikan hari ini.

“Jembatan ini untuk dirawat dan dijaga. Jembatan ini bukan punya pemerintah, bukan punya TNI, jembatan ini punya masyarakat, silahkan gunakan sebaik-baiknya, silahkan dirawat sebaik-baiknya,” pesan Dandim.

Tokoh Masyarakat Desa Sukarame Tatang Abdulah mengucapkan terima kasih kepada Dandim dan jajaran TNI AD yang sudah jerih payah membangun jembatan. Pembangunan jembatan ini menghubungkan Kampung Rumbia Desa Sukarame dan Kampung Ciputat Desa Cikitu Kecamatan Pacet.

“Pembangunan jembatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena mempermudah masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari,” katanya sambil mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bandung dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung.

Di hadapan Bupati KDS, ia sempat mengungkapkan bahwa kondisi jalan lingkungan masih dalam bentuk tanah, sehingga disaat turun hujan kondisinya becek.

“Sudah ada swadaya dari masyarakat untuk menata jalan lingkungan, namun baru beberapa meter. Sehingga memerlukan bantuan Pak Bupati dan dinas terkait untuk memperlancar petani anak sekolah dan warga atau ibu ibu yang akan berangkat ke pasar dan ke sawah,” tuturnya.**

Yans.

Bupati KDS Hadiahkan Rumah Baru untuk Keluarga Ato dan Desi

KAB BANDUNG – YUTELNEWS.com// Wajah haru bercampur senyum bahagia terpancar dari pasangan suami istri, Ato Suharto (35) dan Desi Novianti (22), warga Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. pada Rabu 06/05/2026.

Setelah mengalami musibah yang sangat berat, kini mereka mendapatkan anugerah baru berupa hunian layak yang diserahkan langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS).

Peristiwa pilu tersebut bermula pada bencana longsor yang melanda wilayah tersebut pada bulan awal Februari lalu. Dalam kejadian naas itu, Ato dan Desi harus merelakan dua buah hati mereka, Aldi Alfarik yang berusia tiga bulan dan anak perempuannya Rere Revania, berusia lima tahun meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan tanah dan bangunan.

Tidak hanya kehilangan keluarga tercinta, rumah tempat mereka bernaung juga hancur tak bersisa, membuat mereka kehilangan tempat tinggal.

Mendengar dan melihat langsung kondisi yang memilukan tersebut, Bupati Dadang Supriatna tergerak hatinya untuk membantu. Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu memutuskan untuk membantu membangunkan kembali kehidupan keluarga muda tersebut.

Yang menjadi istimewa, Bupati KDS rela mengeluarkan uang dari kantong saku pribadinya untuk membeli sepetak tanah untuk kemudian dibangunkan rumah bagi keluarga Ato dan Desi. Sementara proses pembangunannya dikerjakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkimtan) Kabupaten Bandung.

“Setelah kejadian ternyata Pak Ato ini belum memiliki rumah sendiri, waktu itu masih ngontrak. Maka saya belikan tanah dan langsung dibangun rumahnya. Semoga bermanfaat dan bisa betah di rumah baru ini,” ujar Bupati KDS usai menyerahkan secara sombolis kunci rumah dan sertifikat tanah untuk keluarga Ato.

Tak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak dan nyaman, Bupati KDS juga memikirkan keberlangsungan ekonomi keluarga korban longsor tersebut dengan memberikan bantuan modal usaha kepada Ibu Desi melalui fasilitasi Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Bandung agar dapat berjualan di halaman rumah barunya tersebut.

KDS berharap keluarga Ato dapat bangkit kembali dan memiliki penghasilan yang mandiri. “Bu Desi katanya ingin berjualan di sini, mungkin bisa buka Warmindo atau apa. Semoga usahanya berjalan lancar dan berkah. Saya juga do’akan semoga segera punya anak lagi biar lebih semangat” tambah KDS sambil tersenyum.

Saat menerima kunci rumah dan sertifikat, mata Ato dan Desi tampak berkaca-kaca. Mereka mengaku tak menyangka akan mendapatkan perhatian sebesar ini dari Bupati KDS. Air mata haru bercampur rasa syukur seolah melepas beban yang selama ini mereka rasakan.

“Terima kasih banyak Pak Bupati. Kami tidak tahu harus berkata apa lagi. Rumah ini sangat berarti bagi kami. Saya tidak menyangka akan dikasih rumah sama Pak Bupati. Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan,” ucap Desi dengan suara terbata-bata.

Desi mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan Bupati KDS, jajaran Pemkab Bandung hingga pemerintah kecamatan dan desa yang selama ini mendampingi keluarga mereka dari sejak kejadian longsor hingga saat ini.

“Terima kasih juga kepada Pak Camat sama Pak Kades serta jajarannya yang selama ini banyak membantu keluarga kami. Semoga kebaikan semuanya dibalas oleh Allah SWT,” ucap Desi sambil berkaca-kaca. (**)

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.