Dinas SDA Jawa Barat Monitoring Normalisasi Saluran Irigasi Sungai Cipalasari, Himbau Masyarakat Jaga lingkungan

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Jawa Barat monitoring bersama dengan Pentahalik Dayeuhkolot berkomitmen penuh dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda kawasan Palasari Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 18/05/2026.

Melalui program Penanganan banjir di Kabupaten Bandung, sinergi dari kedua pihak kini tengah gencar melaksanakan kegiatan normalisasi saluran irigasi Sungai Cipalasari dan beberapa titik di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot.

Disampaikan Korwil DSDA Jawa barat, Iwan mengatakan bahwa normalisasi ini ditargetkan menyisir aliran irigasi sungai Cipalasari sepanjang kurang lebih 1,6 kilometer dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan juga manual.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang agar musibah banjir tidak kembali terulang di daerah Palasari dan sekitarnya, ujar Iwan Kepada awak media di saat monitoring diwilayah pabrik Alenatek.

​Aksi nyata ini dinilai sebagai momentum bersejarah bagi warga setempat. Pasalnya, menurut penuturan pihak terkait di lapangan, saluran irigasi Sungai Cipalasari tercatat belum pernah mendapatkan penanganan atau sentuhan normalisasi selama hampir 30 tahun.

“​Keberhasilan pelaksanaan pengerukan yang berada di kawasan industri Alenatek ini tidak terlepas dari dukungan penuh serta sinergi erat antara DSDA Jawa Barat, Pentahalik, pihak kecamatan, hingga aparat setempat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sidik Permadia sebagai perwakilan Satpel (Satuan Pelaksana) DSDA Jabar menambahkan, setelah menuntaskan titik pengerukan Cipalasari, tim rencananya akan melanjutkan penyisiran ke area dalam PT Inti dan bergeser ke area pinggir jalan untuk pembersihan sedimentasi yang akan langsung dibuang keluar.

​Dirinya berharap kolaborasi positif ini dapat terus berjalan secara solid dan berkelanjutan, tidak hanya terbatas pada penanganan sungai saja tetapi juga pada sektor pemeliharaan lingkungan lainnya,” ungkap Sidik.

​Diakhir wawancara, mewakili Dinas SDA Jawa Barat, dirinya memberikan imbauan tegas kepada masyarakat luas agar menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

Warga diminta dengan sangat untuk tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai demi mewujudkan lingkungan sungai yang bersih, bebas banjir, serta asri untuk dipandang,” pungkasnya.

Yans.

KDS Lepas Lebih Dari 500 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung Dapat Kadeudeuh untuk Bekal di Tanah Suci

KAB.BANDUNG — Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna melepas sebanyak 141 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung di Gedung Cenderawasih, Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, pada Senin (18/05/2026) pagi.

Pelepasan Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung Tahun 1447 H/2026 M ini merupakan keberangkatan Kloter 38 yang didominasi jemaah lanjut usia dengan rentang usia 64 hingga 94 tahun. Kloter ini pun disebut sebagai kloter “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” karena mayoritas pesertanya merupakan perempuan.

Dalam pelepasan kloter terakhir asal Kabupaten Bandung tersebut, Bupati Bandung yang akrab disapa KDS didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Detty Permanawati, Komandan Lanud Sulaiman, para asisten daerah, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bandung, serta perwakilan dari Perumda Air Minum Tirta Raharja.

Pada kesempatan itu, KDS juga memberikan uang “kadeudeuh” untuk bekal di Tanah Suci kepada 141 jemaah calon haji Kabupaten Bandung yang secara simbolis diterima para ketua rombongan.

Sebelumnya, KDS juga telah memberikan bantuan serupa kepada lebih dari 400 jemaah calon haji yang diberangkatkan pada kloter sebelumnya.

Dalam sambutannya, KDS menuturkan bahwa pada tahun ini kuota jemaah calon haji Kabupaten Bandung hanya sekitar 500 orang lebih. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 2.500 jemaah.

“Saya sebagai Bupati Bandung karena cinta kepada masyarakat Kabupaten Bandung, kuota haji tahun 2027 akan kita perjuangkan agar jumlahnya bertambah,” tegas KDS.

Tak hanya itu, KDS juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bandung direncanakan akan memiliki asrama haji pada tahun 2027 mendatang setelah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Anggota DPR RI, Romahurmuziy atau Romy.

KDS menegaskan pihaknya juga akan terus memantau kondisi para jemaah calon haji Kabupaten Bandung dengan mempersiapkan tim medis, mengingat banyak jemaah yang berusia di atas 64 tahun.

“Saya titip kepada seluruh petugas agar para jemaah lansia benar-q mendapat perhatian dan pelayanan maksimal selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Yans.

Jelang Nobar Persib vs PSM, Ngobrol Santai Karang Taruna Lembayung Sari Hadirkan Yayan Sundana untuk Berbagi Motivasi Sepak Bola.

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Suasana semakin meriah dan bermakna di lokasi kegiatan Nonton Bareng (Nobar) yang digelar Karang Taruna Lembayung Sari, Bojong Citepus, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada Sabtu (17/05/2026) malam. Menjelang dimulainya pertandingan seru antara Persib Bandung melawan PSM Makassar, karangtaruna menghadirkan momen istimewa melalui sesi ngobrol santai yang melibatkan mantan pemain kebanggaan Persib, Yayan Sundana.

Kehadiran legenda sepak bola tanah air ini langsung menjadi pusat perhatian warga bojong citepus dan para pendukung yang telah berkumpul sejak dini hari. Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, Yayan Sundana berbagi pengalaman, cerita perjuangan, serta wawasan seputar dunia sepak bola kepada hadirin, khususnya para pemuda dan pecinta bola di lingkungan tersebut. Ia menekankan pentingnya semangat juang, disiplin, serta rasa cinta yang tinggi terhadap olahraga dan tim kebanggaan daerah.

Ketua Karang Taruna Lembayung Sari Irvan Permana, mengungkapkan bahwa kehadiran Yayan Sundana merupakan bagian dari tujuan kegiatan ini yang tidak hanya sekadar hiburan. “Kami ingin memberikan nilai lebih. Selain menonton pertandingan, kami ingin anak muda mendapatkan motivasi langsung dari sosok yang pernah mengharumkan nama Persib. Semangat, kerja keras, dan sportivitas yang ditunjukkan beliau adalah teladan yang baik bagi kita semua,” ujarnya.

Para peserta tampak sangat antusias mendengarkan setiap penuturan Yayan Sundana. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung Persib dengan cara yang positif, tertib, dan sportif, baik saat tim meraih kemenangan maupun saat menghadapi tantangan. Sesi ngobrol santai ini pun berlangsung hangat, diakhiri dengan pesan kuat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan antarwarga, sembari menantikan aksi para pemain di lapangan hijau.

Kegiatan ini semakin menegaskan peran Karang Taruna Lembayung Sari dalam menghadirkan acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memotivasi generasi muda untuk berprestasi dan berkarakter.

Sementara itu dalam sesi berbagi tersebut, Yayan Sundana menyampaikan pesan-pesan motivasi yang menyentuh hati, khususnya bagi para pemuda dan calon pemain sepak bola muda di lingkungan sekitar. Ia menuturkan bahwa kesuksesan di dunia sepak bola tidak diraih dengan cara instan, melainkan melalui kerja keras, disiplin tinggi, serta tekad yang kuat untuk terus belajar dan berkembang.

“Menjadi bagian dari Persib bukan hanya soal mengenakan seragam kebanggaan, tapi soal memikul tanggung jawab besar dan cinta yang tulus dari masyarakat. Saya ingin mengingatkan teman-teman semua, apapun cita-cita kalian, termasuk di dunia sepak bola, jangan mudah menyerah saat menghadapi rintangan. Tetaplah berlatih, jaga semangat, dan utamakan sportivitas di atas segalanya,” ungkap Yayan dengan penuh semangat.

Ia juga menekankan bahwa bakat saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kedisiplinan dan akhlak yang baik. Menurutnya, nilai-nilai kejujuran, kerjasama tim, dan rasa hormat kepada sesama adalah kunci utama untuk menjadi atlet yang hebat sekaligus manusia yang berguna bagi lingkungan. Yayan pun berharap semangat juang yang selama ini menjadi ciri khas Persib dapat menular dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga, terutama generasi muda, untuk membangun lingkungan yang lebih maju dan bersatu.

Pesan mendalam ini disambut dengan tepuk tangan meriah dan sorakan antusias dari warga yang hadir. Bagi Karang Taruna Lembayung Sari, momen ini menjadi bekal berharga, di mana kehadiran mantan pemain Persib tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif yang kuat, menjadikan kegiatan nobar kali ini sebagai ajang pembinaan karakter yang berkesan.

Yans.

PDI Perjuangan Jawa Barat Gebyar Skuad ‘Banteng Jabar’ Seleksi Pemain U – 17 di Sukarno Cup 2026.

Bandung – YUTELNEWS.com// PDI Perjuangan Jawa Barat tidak main -main dalam urusan menggojlok talenta muda di lapangan hijau. Mengusung nama skuad ‘Banteng Jabar’, partai berlambang moncong putih ini resmi menabuh genderang seleksi pemain U-17 untuk bertarung di ajang bergengsi Soekarno Cup 2026.

​Tak tanggung-tanggung, perburuan talenta lapangan hijau ini digeber serentak di dua palagan utama: Stadion Si Jalak Harupat untuk menyisir bakat Bandung Raya, dan Stadion Patriot Bekasi guna menjaring jawara dari Bekasi Raya.

​Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar panggung politik musiman. Ini adalah komitmen konkret partainya dalam mengawal pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.

​”Soekarno Cup ini sejatinya adalah liga kampung U-17. Alhamdulillah, ini sudah memasuki tahun ketiga yang dilaksanakan PDI Perjuangan secara nasional,” ungkap Ono, usai membuka langsung seleksi Banteng Jabar di Stadion Si Jalak Harupat, pada Sabtu (16/05/2026).

​Menilik sejarah, Ono menyebut Bung Karno dulu berhasil menyatukan bangsa-bangsa lewat ajang Asian Games 1962 dan GANEFO. Spirit nation and character building itulah yang kini ditiupkan kembali lewat Soekarno Cup. Lewat si kulit bundar, anak-anak muda Jabar diajarkan arti sportivitas, kepemimpinan, dan yang paling utama: gotong royong.

​Kenapa harus sepak bola, Karena ini olahraganya rakyat. Akar sejarahnya kuat dan dicintai semua lapisan masyarakat. Kompetisi ini kita gulirkan dengan mengadopsi nilai-nilai luhur Bung Karno,” tegas politisi asal Indramayu tersebut.

​Bicara peta persaingan, Soekarno Cup punya cerita menarik. Edisi perdana tahun 2024 di Jakarta disabet oleh Bali. Setahun berikutnya, gantian Jawa Timur yang naik takhta di rumah sendiri.

​Nah, untuk edisi Agustus 2026 nanti, Jawa Timur kembali ditunjuk jadi tuan rumah yang bakal digoyang oleh kepungan 16 provinsi, termasuk Jawa Barat.

​Untuk menjinakkan turnamen nanti, Ono membeberkan formasi Banteng Jabar bakal diisi oleh 20 pemain U-17 dan disuntik 5 pemain senior. Syaratnya mutlak: wajib amatir dan murni belum terkontaminasi regulasi liga profesional.

​”Intinya semua pemain amatir. Kita ingin membangun kesadaran bahwa generasi muda itu butuh wadah pembinaan karakter, persatuan, dan sportivitas,” tambahnya.

​Antusiasme pun terbilang meledak. Hari pertama di Jalak Harupat, dari 100 pendaftar, 90 anak muda langsung unjuk gigi di lapangan. Besoknya, giliran wilayah Bekasi dan Bogor Raya yang dibidik dengan target 100 peserta. Total, ada 214 talenta yang siap berebut tempat.

​Bahkan, Ono sudah menyiapkan cetak biru (blueprint) jangka panjang. Tahun depan, PDI Perjuangan Jabar siap menghentak dengan kompetisi internal tingkat provinsi yang melibatkan 21 kabupaten/kota di bawah komando DPC masing-masing.

​”Targetnya jelas, kita ingin melahirkan atlet nasional. Bahkan, saya bermimpi panggung PDI Perjuangan Jabar ke depan punya klub bola sendiri yang manggung di liga nasional,” cetus Ono optimis.

​Senada dengan Ono, Manajer Tim Banteng Jabar, Hengky Kurniawan, menyebut fokus di usia 17 tahun adalah pilihan strategis. Sebab, di usia inilah masa depan sepak bola tanah air dipertaruhkan. Mantan Bupati Bandung Barat ini berharap anak asuhnya bisa mengharumkan nama Jawa Barat di kancah nasional.

​Bagi Hengky, partai politik punya tanggung jawab moral yang besar untuk ikut andil membangun masyarakat, termasuk lewat jalur olahraga.

​Kita ingin kasih ruang kreatif untuk anak-anak muda. Biar energinya tersalurkan ke hal positif dan jauh dari hal-hal negatif. Lewat sepak bola, kita bangun mentalitas yang sehat dan tangguh,” pungkas Hengky.

​Aksi seleksi pemain ini juga dihadiri oleh sederet tokoh penting PDI Perjuangan Jawa barat. Tampak hadir juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar Chaerul Rizky Mantini, serta barisan anggota legislatif muda seperti Bayu Satya Prawira, Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.HI dan Agung Yudaswara.

Yans.

Puluhan Ribu Warga Jawa Barat Banjiri Kota Bandung Saksikan Puncak Milangkala Tatar Sunda

Kota Bandung – YUTELNEWS.com// Puluhan ribu warga dari berbagai daerah, tumpah ruah di Kota Bandung untuk menyaksikan puncak Milangkala Tatar Sunda yang dirangkaikan dengan Kirab Mahkota Binokasih, pada Sabtu (16/05/2026).Tujuan Wisata

Mereka rela berdesakan demi bisa menyaksikan lebih dekat kemegahan acara yang merupakan rangkaian terakhir dari Milangkala Tatar Sunda. Tak hanya dari Bandung, mereka juga datang dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Bahkan tak sedikit di antaranya datang dari luar Jabar.

Kiara Artha Park yang menjadi titik awal kirab budaya mulai dipenuhi penonton sejak siang. Bahkan menjelang pukul 17.30 WIB, area parkir di kawasan tersebut sudah penuh. Petugas terpaksa mengatur kendaraan untuk parkir di luar area.

Kehebohan mulai terjadi ketika Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai tampak didepan panggung utama yang disaksikan puluhan ribu pasang mata. Petugas keamanan pun mulai terlihat kewalahan menahan desakan penonton untuk dapat lebih dekat dengan idola mereka.

Tak berselang lama, suasana mulai terasa khidmat ketika Dedi Mulyadi duduk di tengah lintasan kirab diiringi alunan gamelan khas Sunda, menyambut kedatangan Mahkota Binokasih yang siap di kirab menuju Gedung Sate.

Namun tak lama suasana berubah kembali meriah ketika gubernur yang akrab disapa KDM itu mulai menaiki kuda putih yang berada di barisan paling depan dari sejumlah kereta kencana serta iring-iringan kesenian daerah.

Mahkota Binokasih yang menjadi simbol kejayaan Kerajaan Pajajaran mulai diarak menggunakan kereta kencana dengan pengawalan ketat mengikuti langkah KDM dengan kudanya.

Penonton semakin antusias saat iring-iringan mulai bergerak. Ribuan ponsel dengan kemera mode aktif menunjukkan tingginya semangat mereka mengabadikan momen yang jarang mereka temukan.

Diakui Indri, salah seorang penonton asal Cirebon, kedatangannya ke Bandung sengaja ia jadwalkan demi menyaksikan kirab Mahkota Binokasih dan KDM secara langsung.

“Makanya sengaja kita datang bareng -bareng kesini. Inginnya kita kebudayaan ini lebih rame lagi. Saya senang karena budaya kita yang hampir punah sekarang digali lagi, jadi bangga dengan acara seperti ini,” ujarnya.

Sementara penonton lainnya asal Kabupaten Garut bernama Ridwan mengaku tak menyangka acara di Kiara Artha Park itu akan semeriah malam itu. Baginya, itu menjadi pengalaman pertama menyaksikan acara yang menampilkan seni tradisional dengan penonton sangat banyak.

“Ini keren banget kalau menurut aku, sangat jarang kalau aku lihat acara tradisional tapi penontonnya membeludak begini. Berarti sebenarnya masyarakat sangat merindukan yang begini sebenarnya,” ucap nya ridwan.

Milangkala Tatar Sunda dengan mata acara utama Kirab Mahkota Binokasih, sebelumnya dimulai dari Kabupaten Sumedang, tempat mahkota tersebut disimpan, yakni di kerajaan Sumedang Larang.

Acara kemudian dilanjutkan secara beruntun di Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Bogor, Depok, Karawang, Cirebon, dan berakhir di Kota Bandung.

Yans.

Pentahelix Dayeuhkolot Lanjutan: Pengerukan Manual Fokus Tangani Penumpukan Sedimen

Bandung –YUTELNEWS.com// Sinergi lintas sektor atau pentahelix kembali lakukan dalam upaya penanganan lingkungan dan pengendalian banjir di wilayah ini.Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada tahap lanjutan yang berlangsung hari ini, pada sabtu (16/05/2026). kegiatan difokuskan pada pengerukan sedimen secara manual di sepanjang aliran air yang menjadi titik kritis penumpukan material lumpur dan endapan.

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, serta media massa yang bekerja bahu-membahu. “Berbeda dengan wilayah lain yang lebih banyak memanfaatkan alat berat, tahap ini memprioritaskan metode pengerukan manual, terutama di area-area sempit, berdekatan dengan pemukiman, atau lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh mesin alat berat. Fokus utamanya adalah mengangkat sedimen yang terbukti menjadi penyebab utama pendangkalan saluran air dan penyempitan aliran sungai.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto, menyampaikan bahwa penumpukan sedimen yang dibiarkan akan mengurangi kapasitas tampung air, sehingga meningkatkan risiko luapan saat curah hujan tinggi. “Melalui kerja sama ini, kami tidak hanya membersihkan saluran, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar aliran air agar tetap berfungsi maksimal,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik langkah lanjutan ini dan turut berpartisipasi aktif. Mereka berharap kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan agar masalah pendangkalan sungai dan risiko banjir di lingkungan mereka dapat teratasi secara tuntas. Kegiatan pentahelix ini direncanakan akan terus berlanjut ke titik-titik penanganan lainnya guna memastikan saluran air kembali dalam kondisi prima.

Yans.

Tokoh Masyarakat Apresiasi Percepatan Langkah Pentahelix Dayeuhkolot dalam Penanganan Banjir

Bandung, 16 Mei 2026 – YUTELNEWS.com// Upaya penanganan lingkungan dan pengendalian banjir yang digerakkan melalui sinergi pentahelix terus menuai apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk para tokoh masyarakat. Keterlibatan aktif dan langkah cepat yang diambil dalam serangkaian kegiatan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata yang sangat dibutuhkan warga, terutama dalam mengatasi permasalahan pendangkalan aliran air yang kerap memicu luapan.

Salah satu tokoh masyarakat Asep Sumirat menyampaikan rasa syukur dan penghargaannya atas percepatan pelaksanaan kegiatan yang berfokus pada pengerukan sedimen dan pembersihan saluran air tersebut. “Menurutnya, kehadiran kolaborasi lintas unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga media, membuktikan bahwa penanganan masalah banjir tidak lagi menjadi tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan dalam kegiatan ini. Masalah pendangkalan sungai, sudah lama kami rasakan dampaknya, dan dengan adanya gerakan ini yang berjalan makin dipercepat, kami berharap risiko banjir di lingkungan kami bisa berkurang secara signifikan,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi dan kecepatan kerja yang telah terjalin ini dapat terus dipertahankan dan berkelanjutan. Dukungan penuh dari masyarakat pun siap diberikan demi menjaga hasil kerja yang telah dicapai, agar saluran air tetap berfungsi maksimal dan lingkungan menjadi lebih aman dari ancaman bencana.

Yans.

Ketum MASDA Jabar H Anton Carliyan: Majalengka ” Langkung Sae ” Dalam Memajukan Budaya,Karna Pernah Berdirinya 3 Kerajaan Besar .

Majalengka – YUTELNEWS.com//
Ketua Umum Majelis Adat Sunda ( MASDA JABAR ) Irjen Pol Purn DR Drs H Anton Charliyan MPKN , Mantan Kapolda Jabar yang kini lebih dikenal akrab Abah Anton , Menghadiri Milangkala Paguyuban Budaya Dangiang Rundayan Talaga yang ke 1 di Talaga Banjaran Kabupaten Majalengka.pada rabu 13/05/2026. ” “Hadir dalam Acara tsb Bupati Majalengka H Eman Suherman , Kadis Parbud , Anggota DPRD Tk 2 Dapil 4 , utusan dari Keraton Kasepuhan Cirebon , Kanoman, Sumedang larang , Para Kepala desa , Kang Ohang Deni Mulyadi , Ceu Popon , Abah H Baya , Abah H Tatang , Ormas Pemuda Pancasila ,Manggala Garuda Putih Tasikmalaya , Cilogak Padakembang Tasikmalaya dll .

Dalam rangka Milangkala Pertama yang diadakan di komplek Wisata Gununglaya Argasari ini menampilkan berbagai Pagelaran budaya daerah Al : Silat , Debus , Tari jaipong dll ,
Dalam Sambutanya Bupati Kab Majalengka H Eman menyampaikan bahwa Pemajuan Budaya di Majalengka Harus LANGKUNG SAE ( Lebih Baik ) Bahkan harus SAE PISAN ,( Baik Sekali ) sejalan dengan Moto Pembangunan Kab Majalengka.

Adapun yang menjadi Kapital Sosial Bahwa Pemajuan budaya akan Langkung Sae adalah sbb :
Disini sudah berdiri Musium Talaga Manggung , Majalengka Kaya akan situs2 Budaya dan berbagai Kesenian daerah khas , termasuk Batik makanan kuliner khas Pituin Majalengka , Kontur wilayah Alam yang Indah yang betul2 di lingkari
Pegunungan , Adanya Danau dll , semua ini merupakan Aset Dasar yang luar biasa yang harus dikembangkan dg maksimal atau SAE PISAN , dan kapital sosial budaya kuat lainya bahwa setiap mengadakan Kegiatan Gelar budaya selalu di ikuti dengan antusias oleh masyarakat , bahkan 3 Bulan kedepan setelah Acara Pagelaran ini dilaksanakan , direncanakan pada Tgl 03 Agustus 2026 mendatang akan diadakan Pagelaran Budaya agi yakni Pagelaran Budaya Akbar yang akan mengerahkan seluruh kekuatan unsur budaya yg ada di Majalengka bahkan di tatar Sunda , yang Insya Allah akan dihadiri Gub Jabar KDM .

SAE juga bisa diartikan sbg SAHABAT AKANG EMAN . pungkas Bupati Majalengka dalam sambutanya .
Anton Charliyan selaku Ketum MASDA Jabar yang juga sekaligus sbg Ketua Dewan Penasihat Paguyuban Dangiang Rundayan Talaga menyampaikan : Bahwa Kab Majalengka dalam Pemajuan kebudayaan memang harus bisa LANGKUNG SAE bahkan Harus SAE PISAN Sesuai dg Harapan Bupati. karena Majalengka ini merupakan salah satu Pusat Perkembangan Budaya Sunda dimasa lalu.

Sebagai mana kita ketahui bersama bahwa di kabupaten Majalengka ini bukan hanya pernah berdiri 1 satu Kerajaan saja , tapi pernah ada dan Lahir 3 (tiga) Kerajaan besar Sunda sekaligus yakni : Kerajaan Talaga Manggung , Kerajaan Raja Galuh dan Kerajaan Sindangkasih sekitar Abah XV , yang mana di kab atau kota lain jangankan 3 Kerajaan sekaligus, Satupun belum tentu punya .

Hal ini membuktikan bahwa secara Historis sejak dulu memang wilayah Majalengka ini sudah punya Sistem Budaya dan Peradaban yang tinggi.
Sehingga punya potensi Yang luar biasa , maka dalam hal ini MASDA Jabar mendukung penuh, Kab Majalengka harus bisa langkung SAE di bidang Pemajuan Budaya. dari Kab dan kota lain yang ada di Jawa barat .
Sebagai Ketua Panitia Abah H Ujang Ketika diminta tanggapan oleh awak media kami dilapangan mengatakan : Alhamdulillah bahwa Acara Milangkala telah terlaksana dg lancar , dan dihadiri oleh Bupati , Ketua Umum MASDA Jabar, para pejabat Pemda , para anggota DPRD dll ,serta mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekaligus memohon. Maap bila dalam penyelenggaraan kurang maksimal dan Insya Allah utk kedepan akan lebih besar dan lebih baik Lagi.

Acara ditutup dengan Pemotongan tumpeng , photo bersama dan Isoma , botram makan siang di Cafe Argasari .

Yans.

Pengerjaan Manual Sepanjang Ratusan Meter,Pentahelix Dayeuhkolot Percepat Normalisasi Saluran Irigasi Cipalasari

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Semangat gotong royong dan keteguhan hati terus ditunjukkan oleh Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot dalam menyelesaikan pekerjaan normalisasi saluran irigasi di wilayah Cipalasari. Selain memanfaatkan dukungan alat berat dari Dinas Sumber Daya Air, tim Pentahelix berkolaborasi bersama Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) secara aktif menggenjot pengerjaan secara manual sepanjang 100 meter pada ruas yang sulit dijangkau kendaraan berat, demi memastikan seluruh aliran air dapat dibersihkan dan dikembalikan fungsinya secara sempurna, pada Jumat (15/05/2026).

Sebagaimana diketahui, saluran irigasi Cipalasari yang telah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan kini menjadi prioritas utama penanganan. Meskipun alat berat telah dikerahkan untuk mengeruk bagian utama yang luas dan mudah diakses, terdapat sejumlah ruas sempit, berkelok, serta berdekatan dengan pemukiman warga yang tidak dapat dijangkau oleh mesin. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menyurutkan langkah Pentahelix yang telah berkomitmen penuh menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto ,Tanpa menunggu bantuan tambahan, unsur Pentahelix yang terdiri dari perwakilan pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta akademisi,awak media langsung turun tangan secara fisik. Mereka membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, keranjang angkut, dan parang, lalu bahu-membahu membersihkan sedimen lumpur tebal, memotong semak belukar, mengangkat tumpukan sampah, serta meratakan dasar saluran sepanjang 100 meter tersebut.

Suasana kerja terlihat sangat akrab dan penuh semangat. Di bawah teriknya matahari, tak ada rasa lelah yang terlihat, melainkan kekompakan yang terjalin erat. Setiap orang memiliki peran dan tugasnya masing-masing, saling bergantian dan saling membantu, seolah-olah bekerja untuk kepentingan rumah tangga sendiri. Gerakan ini dilakukan dengan tujuan agar tidak ada satu pun titik saluran yang terlewatkan penanganannya, sehingga aliran air nantinya dapat berjalan lancar tanpa hambatan sekecil apa pun.

“Bagian ini memang sulit dimasuki alat berat, jadi kami putuskan, kami sendiri yang turun mengerjakannya secara manual sepanjang 100 meter ini. Bagi kami, tidak ada kata mundur apalagi berhenti sebelum semuanya selesai. Kami genjot terus, kerjakan dengan tenaga sendiri, agar pekerjaan ini tuntas, rapi, dan benar-benar berfungsi maksimal. Ini bukti keseriusan kami, bahwa kami tidak hanya mengajukan usulan, tapi juga ikut terjun langsung mengerjakannya,” tegas Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata semangat “Bedas” atau Bersama Membangun yang menjadi ciri khas kerja sama di Dayeuhkolot. Pengerjaan manual ini dinilai sangat penting, karena jika bagian yang sempit dibiarkan tetap tersumbat, maka seluruh pekerjaan yang sudah dilakukan pada ruas utama akan menjadi kurang maksimal dan risiko tersumbatnya aliran air bisa terulang kembali di masa mendatang.

“Kami ingin hasilnya benar-benar sempurna. Kalau satu bagian saja masih tersumbat, air tidak akan mengalir lancar. Oleh karena itu, kami genjot terus pengerjaan manual ini, meski terasa berat, tapi melihat kebutuhan warga yang sudah menunggu puluhan tahun, rasa lelah itu terbayarkan lunas. Kami pastikan 100 meter ini selesai dengan baik, sama bagusnya dengan bagian yang dikerjakan mesin,” tambahnya.

Upaya keras ini mendapat dukungan dan apresiasi yang sangat tinggi dari warga sekitar. Banyak warga yang melihat antusiasme tersebut turut bergabung, membawa minuman, makanan, hingga ikut membantu meringankan pekerjaan. Mereka mengaku sangat terharu melihat kesungguhan Pentahelix yang tidak segan-segan bekerja keras hingga ke titik yang paling sulit sekalipun.

“Kami tidak menyangka Bapak-bapak dari Pentahelix mau turun tangan mengerjakan bagian yang sulit ini. Sungguh luar biasa perhatiannya. Kalau bukan karena kesungguhan seperti ini, mungkin kami masih harus menunggu bertahun-tahun lagi. Kami doakan semoga pekerjaan ini lancar dan semuanya diberikan kesehatan,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu.

Dengan dikerjakannya bagian sepanjang 100 meter secara manual ini, kini total ruas saluran irigasi Cipalasari yang ditangani mencapai lebih dari 2 kilometer, semuanya dalam kondisi bersih, dalam, dan lebar sesuai fungsi semula. Pentahelix menargetkan dalam waktu dekat seluruh pekerjaan dapat dinyatakan selesai sepenuhnya, sehingga saluran irigasi ini segera dapat dimanfaatkan untuk mengairi sawah, melancarkan aliran air hujan, serta menghilangkan kekhawatiran genangan dan banjir yang selama ini menjadi momok warga Cipalasari.

Yans .

Pengerjaan Manual Sepanjang 100 Meter,Pentahelix Dayeuhkolot Percepat Normalisasi Saluran Irigasi Cipalasari

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Semangat gotong royong dan keteguhan hati terus ditunjukkan oleh Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot dalam menyelesaikan pekerjaan normalisasi saluran irigasi di wilayah Cipalasari. Selain memanfaatkan dukungan alat berat dari Dinas Sumber Daya Air, tim Pentahelix berkolaborasi bersama Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) secara aktif menggenjot pengerjaan secara manual sepanjang 100 meter pada ruas yang sulit dijangkau kendaraan berat, demi memastikan seluruh aliran air dapat dibersihkan dan dikembalikan fungsinya secara sempurna, pada Jumat (15/05/2026).

Sebagaimana diketahui, saluran irigasi Cipalasari yang telah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan kini menjadi prioritas utama penanganan. Meskipun alat berat telah dikerahkan untuk mengeruk bagian utama yang luas dan mudah diakses, terdapat sejumlah ruas sempit, berkelok, serta berdekatan dengan pemukiman warga yang tidak dapat dijangkau oleh mesin. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menyurutkan langkah Pentahelix yang telah berkomitmen penuh menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto ,Tanpa menunggu bantuan tambahan, unsur Pentahelix yang terdiri dari perwakilan pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta akademisi,awak media langsung turun tangan secara fisik. Mereka membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, keranjang angkut, dan parang, lalu bahu-membahu membersihkan sedimen lumpur tebal, memotong semak belukar, mengangkat tumpukan sampah, serta meratakan dasar saluran sepanjang 100 meter tersebut.

Suasana kerja terlihat sangat akrab dan penuh semangat. Di bawah teriknya matahari, tak ada rasa lelah yang terlihat, melainkan kekompakan yang terjalin erat. Setiap orang memiliki peran dan tugasnya masing-masing, saling bergantian dan saling membantu, seolah-olah bekerja untuk kepentingan rumah tangga sendiri. Gerakan ini dilakukan dengan tujuan agar tidak ada satu pun titik saluran yang terlewatkan penanganannya, sehingga aliran air nantinya dapat berjalan lancar tanpa hambatan sekecil apa pun.

“Bagian ini memang sulit dimasuki alat berat, jadi kami putuskan, kami sendiri yang turun mengerjakannya secara manual sepanjang 100 meter ini. Bagi kami, tidak ada kata mundur apalagi berhenti sebelum semuanya selesai. Kami genjot terus, kerjakan dengan tenaga sendiri, agar pekerjaan ini tuntas, rapi, dan benar-benar berfungsi maksimal. Ini bukti keseriusan kami, bahwa kami tidak hanya mengajukan usulan, tapi juga ikut terjun langsung mengerjakannya,” tegas Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata semangat “Bedas” atau Bersama Membangun yang menjadi ciri khas kerja sama di Dayeuhkolot. Pengerjaan manual ini dinilai sangat penting, karena jika bagian yang sempit dibiarkan tetap tersumbat, maka seluruh pekerjaan yang sudah dilakukan pada ruas utama akan menjadi kurang maksimal dan risiko tersumbatnya aliran air bisa terulang kembali di masa mendatang.

“Kami ingin hasilnya benar-benar sempurna. Kalau satu bagian saja masih tersumbat, air tidak akan mengalir lancar. Oleh karena itu, kami genjot terus pengerjaan manual ini, meski terasa berat, tapi melihat kebutuhan warga yang sudah menunggu puluhan tahun, rasa lelah itu terbayarkan lunas. Kami pastikan 100 meter ini selesai dengan baik, sama bagusnya dengan bagian yang dikerjakan mesin,” tambahnya.

Upaya keras ini mendapat dukungan dan apresiasi yang sangat tinggi dari warga sekitar. Banyak warga yang melihat antusiasme tersebut turut bergabung, membawa minuman, makanan, hingga ikut membantu meringankan pekerjaan. Mereka mengaku sangat terharu melihat kesungguhan Pentahelix yang tidak segan-segan bekerja keras hingga ke titik yang paling sulit sekalipun.

“Kami tidak menyangka Bapak-bapak dari Pentahelix mau turun tangan mengerjakan bagian yang sulit ini. Sungguh luar biasa perhatiannya. Kalau bukan karena kesungguhan seperti ini, mungkin kami masih harus menunggu bertahun-tahun lagi. Kami doakan semoga pekerjaan ini lancar dan semuanya diberikan kesehatan,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu.

Dengan dikerjakannya bagian sepanjang 100 meter secara manual ini, kini total ruas saluran irigasi Cipalasari yang ditangani mencapai lebih dari 2 kilometer, semuanya dalam kondisi bersih, dalam, dan lebar sesuai fungsi semula. Pentahelix menargetkan dalam waktu dekat seluruh pekerjaan dapat dinyatakan selesai sepenuhnya, sehingga saluran irigasi ini segera dapat dimanfaatkan untuk mengairi sawah, melancarkan aliran air hujan, serta menghilangkan kekhawatiran genangan dan banjir yang selama ini menjadi momok warga Cipalasari.

Yans .

Puluhan Tahun Cipalasari Belum Pernah Dinormalisasi, SDA Propinsi Jabar Gerak Cepat Tindaklanjuti Ajuan Pentahelix Dayeuhkolot

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Keluhan warga yang menumpuk selama puluhan tahun akhirnya menemui titik terang. Kawasan aliran sungai dan saluran irigasi di wilayah Cipalasari, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, yang nyaris tak pernah tersentuh perbaikan atau normalisasi sejak puluhan tahun silam, akhirnya mendapat perhatian serius. Berkat upaya keras dan ajuan resmi yang disampaikan oleh Pentahelix Dayeuhkolot, Dinas Sumber Daya Air (SDA) propinsi Jawa barat langsung bergerak cepat menindaklanjuti permasalahan mendesak tersebut, pada Rabu (13/05/2026).

Selama lebih dari tiga dekade, kondisi aliran air di Cipalasari memang memprihatinkan. Saluran yang seharusnya berfungsi lancar sebagai penampung dan pengalir air hujan kini tertimbun sedimen lumpur tebal, ditumbuhi semak belukar lebat, serta tersumbat tumpukan sampah yang makin hari makin menumpuk. Akibatnya, setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat, air tak mampu mengalir sempurna dan meluap melampaui tanggul, menyebabkan genangan bahkan banjir yang merendam pemukiman warga, merusak pekarangan, hingga mengganggu jalan raya dan aktivitas ekonomi dan kesehatan lingkungan secara terus-menerus.

“Sudah puluhan tahun kami menanti. Sejak orang tua kami masih muda, saluran ini kondisinya begini-begini saja. Belum pernah sekalipun dikeruk atau dinormalisasi secara menyeluruh. Kalau hujan sedikit saja, rumah kami sudah tergenang. Kami takut jika hujan deras, bisa masuk ke dalam rumah. Sudah banyak keluhan disampaikan, tapi baru kali ini benar-benar ada tanggapan nyata,” ungkap salah satu warga yang telah puluhan tahun bermukim di Cipalasari dengan nada lega.

Melihat kondisi yang sangat mendesak dan sudah mengancam keselamatan serta kenyamanan ratusan kepala keluarga, Pentahelix Dayeuhkolot yang menggabungkan unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan awak media segera turun tangan. Melalui pengamatan langsung ke lapangan, rapat koordinasi, hingga penyusunan laporan teknis, pentahelix ini mengajukan permohonan resmi kepada Dinas Sumber Daya Air untuk segera memprioritaskan lokasi Cipalasari sebagai titik penanganan utama.

Ajuan tersebut ternyata mendapat respon yang sangat cepat dan positif. Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air propinsi jawa barat Endang stap SDA, menyatakan bahwa pihaknya langsung memprioritaskan lokasi ini begitu menerima usulan dan bukti kondisi riil yang disampaikan oleh Pentahelix Dayeuhkolot.

“Kami sangat mengapresiasi kerja nyata Pentahelix Dayeuhkolot yang tanggap dan peduli terhadap lingkungan warganya. Mendengar bahwa wilayah ini belum pernah dinormalisasi selama puluhan tahun dan menjadi langganan banjir, kami langsung bergerak cepat. Ini adalah kondisi darurat yang tidak bisa ditunda lagi. Hari ini kami turunkan tim teknis untuk langsung pekerjaan fisik normalisasi akan segera dimulai,” tegas perwakilan Dinas SDA.

Normalisasi yang akan dilaksanakan mencakup rangkaian pekerjaan menyeluruh: pengerukan sedimen lumpur hingga kedalaman semula, pembersihan seluruh tumbuhan liar dan sampah yang menyumbat aliran, perbaikan dan penguatan tanggul, hingga pelebaran sebagian ruas saluran agar daya tampung air kembali maksimal. Dengan selesainya pekerjaan ini, diharapkan risiko genangan dan banjir di wilayah Cipalasari dapat ditekan hingga mendekati nol persen.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto menyatakan bahwa keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan sinergi yang solid dan semangat gotong royong, persoalan yang terpendam puluhan tahun pun akhirnya dapat dipecahkan. Ia pun berharap langkah cepat yang ditunjukkan oleh Dinas SDA propinsi jabar ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap suara masyarakat akar rumput.

“Ini adalah kemenangan bersama. Selama puluhan tahun terlantar, akhirnya saluran irigasi cipalasari akan dibenahi. ” Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Dinas SDA propinsi yang tanggap dan cepat bertindak. Semoga pekerjaan ini selesai tepat waktu, hasilnya maksimal, dan benar-benar membawa manfaat nyata bagi warga dayeuhkolot agar hidup lebih tenang, aman, dan sejahtera,” ujar Ketua Pentahelix.

Yans.

FPKN Resmi Kirim Surat ke Kapolda Jabar, Minta Penyidik Kasus Rp82,5 M Diberi Penghargaan

Bandung -YUTELNEWS.com // Forum Pengamat Kasus Nasional (FPKN) secara resmi melayangkan surat permohonan pemberian penghargaan (reward) kepada Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar).

Langkah hukum dan kelembagaan ini diambil sebagai bentuk apresiasi konkret atas kinerja luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar dalam menangani kasus dugaan penipuan dan penggelapan berskala besar. 

Kasus yang tengah bergulir intensif ini melibatkan kerugian finansial fantastis mencapai Rp82.500.000.000 (82,5 miliar rupiah) dengan korban atas nama Edward Suteja. Adapun pihak terlapor dalam perkara ini adalah Yudi Gunawan dkk.

Berkat penanganan yang profesional, kasus bernilai jumbo ini dinilai berjalan di jalur yang tepat dan penuh transparansi. 

Ketua Umum FPKN sekaligus pelapor dalam kasus tersebut, M. Rizky Firmansyah, menyatakan bahwa dedikasi serta integritas yang ditunjukkan oleh penyidik Unit 1 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Jabar, Bripda Luhut Romulus Sinaga, sangat patut menjadi percontohan (role model) bagi seluruh personel kepolisian di Indonesia. 

Menurutnya, pelayanan prima serta profesionalisme yang diberikan di lapangan telah melampaui standar baku pelayanan public “Kami telah mengirimkan surat resmi dengan nomor 197/B/FPKN/V/2026 yang ditujukan langsung ke meja Bapak Kapolda Jabar” ujar M. Rizky Firmansyah.

Kami meminta dan mendesak secara khusus agar institusi memberikan penghargaan tertinggi kepada Bripda Luhut Romulus Sinaga. Beliau telah membuktikan bahwa penegakan hukum di Polda Jabar tidak hanya tajam dan profesional, tetapi juga sangat transparan, ramah, sopan, dan santun dalam melayani masyarakat pencari keadilan,” tegas M. Rizky Firmansyah saat memberikan keterangan pers di markas FPKN, Komplek DPR Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (14/5/2026). 

Rizky memaparkan lebih jauh bahwa dalam menangani kasus tindak pidana tertentu dengan nominal kerugian mencapai puluhan miliar rupiah bukanlah perkara mudah. Diperlukan keteguhan sikap, moralitas tinggi, serta transparansi yang kuat agar proses penyidikan bebas dari intervensi pihak luar.

Kehadiran penyidik yang komunikatif seperti Bripda Luhut dinilai berhasil menghapus stigma kaku pada proses penegakan hukum hukum pidana korporasi dan finansial. 

“Sebagai lembaga pengamat hukum nasional, kami sangat bahagia dan puas. Rasa aman dan kepastian hukum benar-benar kami rasakan. Sikap humanis yang dipadukan dengan ketegasan hukum seperti inilah yang menjadi inti dari program Polri Presisi yang dicanangkan oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,”

lanjut Rizky. di samping mendorong pemberian penghargaan kepada pimpinan tertinggi Polda Jabar, FPKN juga menegaskan akan terus mengawal jalannya perkara ini hingga tuntas saat berproses di pengadilan.

FPKN secara konsisten mendesak tim penyidik Ditreskrimsus untuk segera menerapkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) kepada Yudi Gunawan dkk, langkah ini dinilai sangat krusial sebagai instrumen hukum untuk melacak aliran dana, memiskinkan pelaku kejahatan, serta melakukan penyitaan aset demi memulihkan kerugian (asset recovery) milik korban Edward Suteja. 

“Penghargaan dari Bapak Kapolda Jabar nanti tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi individu penyidik, melainkan juga menjadi suntikan motivasi bagi seluruh jajaran Ditreskrimsus Polda Jabar agar terus konsisten berada di jalur yang bersih, berkeadilan, dan dicintai oleh masyarakat luas,” tambah Rizky.

Sebagai penutup, M. Rizky Firmansyah menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk berdiri bersama kepolisian yang berintegritas. 

“Kami di FPKN tidak akan pernah berhenti mendukung dan menyuarakan kebaikan serta prestasi yang ditunjukkan oleh institusi Polri. Namun, sebaliknya, kami juga akan menjadi garda terdepan dalam mengoreksi apabila ada penyimpangan.

Penegakan hukum dalam kasus Yudi Gunawan dkk ini harus menjadi potret ideal penegakan hukum nasional yang transparan, tuntas, dan berpihak pada kebenaran. 

Kami percaya di bawah kepemimpinan Bapak Kapolda Jabar dan Bapak Kapolri, keadilan yang hakiki bagi korban Edward Suteja akan segera terwujud,” pungkas Rizky menutup wawancara dengan awak media.

Yans.

Aliansi BEM dan OKP Kabupaten OKI Gelar Aksi, Desak DPRD Realisasikan Kepentingan Masyarakat

KayuagungYutelnews.com || Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten OKI, Rabu (12/05/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap berbagai persoalan sosial, pendidikan, ketenagakerjaan, pertanian, serta pembangunan daerah.

Aksi yang diikuti sekitar 120 massa tersebut berlangsung tertib dengan membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan kepada DPRD Kabupaten OKI.

Aliansi ini terdiri dari BEM IAIN As-Shiddiqiyah, BEM Universitas Muhammadiyah Lempuing, BEM IAI Hasyim Asy’ari, serta organisasi kepemudaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dan Ikatan Pemuda Desa.

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Setiawan Jordison selaku koordinator aksi dan Abdul Jalil selaku jendral lapangan.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan delapan tuntutan kepada DPRD Kabupaten OKI agar lebih serius memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Massa aksi menilai masih banyak persoalan yang belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah daerah maupun legislatif.

Adapun tuntutan yang disampaikan oleh aliansi mahasiswa dan pemuda tersebut, yaitu:
– Menuntut anggota DPRD OKI untuk melahirkan regulasi bagi perusahaan sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2017 yang memperhatikan masyarakat lokal.

– Mendesak DPRD OKI untuk mengoptimalkan penyaluran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi para buruh.

– Menuntut DPRD OKI membuat regulasi bagi industri agar beroperasi dan terafiliasi dengan desa-desa di sekitar wilayah perusahaan.

– Mendesak DPRD OKI untuk memperhatikan kestabilan harga dan ketersediaan pupuk subsidi maupun non-subsidi di Kabupaten OKI.

– Mendesak DPRD OKI mempertimbangkan kembali kebijakan terkait larangan guru honorer mengajar di sekolah negeri.

– Menuntut DPRD OKI mengawal realisasi janji politik bupati dan wakil bupati terkait pemberian seragam gratis bagi pelajar.

– Menuntut DPRD OKI mengawal realisasi pemekaran wilayah dan pemerataan pembangunan di Kabupaten OKI.

– Menuntut DPRD OKI mengawasi optimalisasi keamanan serta penindakan kasus oleh Polres OKI demi kenyamanan masyarakat.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa dan pemuda terhadap jalannya pemerintahan daerah. Mereka berharap DPRD Kabupaten OKI tidak hanya menjadi lembaga formal, tetapi benar-benar hadir sebagai penyambung aspirasi rakyat.

“Mahasiswa dan pemuda hadir untuk memastikan kebijakan pemerintah berpihak kepada masyarakat kecil. Kami ingin DPRD OKI serius mengawal seluruh persoalan yang hari ini dirasakan masyarakat,” ujar
salah satu perwakilan massa aksi dalam orasinya.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa aksi juga meminta DPRD OKI segera memberikan langkah konkret terhadap seluruh tuntutan yang telah disampaikan.

(fendi SB)

Apel Satgas Anti Narkoba Pelalawan Bersatu Lawan Narkoba 2026

Pelalawanyutelnews.com ||
Polres Pelalawan dan Pemerintah Kabupaten Pelalawan nyalakan perang terhadap narkoba. Rabu 13 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba dan Pelantikan Duta Anti Narkoba 2026 digelar di Lapangan Apel Kantor Bupati Pelalawan.

Apel dipimpin Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M didampingi Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K. Hadir Ketua DPRD H. Syafrizal, S.E, Wadir Krimsus Polda Riau AKBP Basa Emden Banjarnahor, S.I.K, M.H, Kepala PN Andry Simbolon, S.H., M.H, Kajari diwakili Kasi BB Firman Junaidi, S.E, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Agama Ali Muhtarom, S.H.I., M.HI, Pabung Kodim 0313/KPR Mayor Inf Lilik Haryono, Kepala BNNK AKBP Kukuh Widodo, Wakapolres KOMPOL Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M, para PJU dan Kapolsek jajaran, Ketua MUI M. Iswadi Yazid, Lc., M.A, Ketua LAMR H. Jasfar, S.H, camat se-Pelalawan, ormas, OKP, aliansi mahasiswa, serta pelajar SMA dan SMP se-Pkl Kerinci.

Rangkaian kegiatan meliputi penghormatan pasukan, laporan komandan apel, pemasangan rompi Satgas dan selempang Duta Anti Narkoba, amanat Bupati, pembacaan doa, hingga penandatanganan Deklarasi Anti Narkoba 2026 bersama Forkopimda. Seluruh rangkaian selesai pukul 08.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Bupati H. Zukri, S.M sampaikan apresiasi kepada Polda Riau dan Polres Pelalawan. “Pembentukan Satgas dan pengukuhan Duta Anti Narkoba adalah bukti keseriusan Pemkab bersinergi dengan Forkopimda untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan,” tegas Bupati.

Bupati menekankan narkoba ancaman serius bagi generasi muda dan stabilitas daerah. “Diperlukan langkah bersama melalui deteksi dini, pengawasan, dan sosialisasi masif. Ini tanggung jawab kita semua. Saya harap Polres terus bangun sinergi dengan TNI, BNNK, tokoh masyarakat, adat, dan dunia pendidikan untuk wujudkan Pelalawan bersih narkoba,” ujar Zukri.

Bupati juga titip pesan kepada Duta Anti Narkoba yang baru dilantik. “Generasi muda adalah agen perubahan. Jadilah pelopor edukasi bahaya narkoba di lingkungan masing-masing, terutama di kalangan pelajar. Sampaikan pemahaman agar teman-teman kalian menjauhi penyalahgunaan narkoba,” pesannya.

Pembentukan Satgas dan Duta Anti Narkoba ini jadi langkah nyata sinergi Forkopimda dan masyarakat Pelalawan. Dengan deklarasi bersama, diharapkan deteksi dini dan pencegahan bisa menyentuh seluruh lapisan, sehingga Pelalawan 2026 benar-benar bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.|| TIM

Pemberian Biaya Operasional Cabor di Porprov Jabar Berdasar Prestasi, KDS: Supaya Lebih Fair

Bandung – YUTELNEWS.com// Di tengah kondisi efisiensi anggaran, KONI Kabupaten Bandung hanya akan memberangkatkan dan mendanai atlet dari cabang olahraga (cabor) yang berpotensi meraih medali emas di ajang Porprov XV Jawa Barat. pada November 2026.

Hal itu dikatakan Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna saat koordinasi bersama cabor terkait Persiapan Penyelenggaraan Porprov Jabar di Kantor Dispora Kabupaten Bandung. pada Selasa 12/05/2026.

Pada kesempatan itu Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) berkoordinasi dengan 65 cabor pasca Babak Kualifikasi (BK) Porprov di mana atelet Kabupaten Bandung meraih 69 medali emas dan 112 perak.

Menurutnya, dari 69 medali emas yang diraih di BK Porprov, ini sudah merupakan angin segar dari target 100 medali emas di Porprov nanti.

“Mengingat kondisi keuangan saat ini di mana Pemkab Bandung ada pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) hampir Rp1 triliun, setelah saya berkordinasi maka saya lebih mengedepankan dari 65 cabor untuk diberangkatkan dan minimal setiap cabor mencapai target satu medali emas di Porprov nanti,” kata KDS.

Jika target setiap cabor mampu meraih medali emas, imbuh KDS, maka kita akan evaluasi lagi untuk memberikan atau bahkan menambah bantuan operasional bagi cabor setiap tahunnya.

“Jangan sampai seluruh cabor menerima biaya operasional dari KONI, tapi tidak ada target-targetan. Sebaliknya bagi cabor-cabor yang berprestasi mungkin kita evaluasi untuk bisa memberikan reward atau kadeudeuh dan ada penambahan biaya operasional setiap tahunnya. Ini kan lebih fair,” jelas KDS.

Pihaknya juga tengah memformulasikan bentuk kadeudeuh dari Pemkab Bandung bagi atlet berprestasi di Porprov Jabar 2026, apakah dalam berupa uang tunai atau dikonversikan ke dalam paket umroh maupun beasiswa atlet.

Kendati kondisi keuangan yang terbatas, tukasnya, namun Pemkab Bandung melalui KONI akan terus mendorong agar Kabupaten Bandung bisa mejadi juara umum di Porprov 2026.

“Walaupun dalam keikutsertaan kontingen Kabupaten Bandung di Porprov ini terlaksana dengan menggunakan paket hemat dengan kebutuhan total sekitar Rp16 miliar. Nah, kondisi seperti ini kan harus kita pikirkan,” ujar KDS.

Ia berpesan kepada para atlet untuk tetap bersemangat dan menjaga kesehatan menjelang Porprov 2026.(*)

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.