UMKM Kepulauan 3T Minta Perhatian Pemerintah, Perdagangan Digital Dinilai Gerus Ekonomi Daerah

NATUNAYUTELNEWS.COM ||
Perkembangan perdagangan digital melalui berbagai platform marketplace membawa perubahan besar terhadap pola belanja masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Natuna.

Kemudahan akses, harga yang kompetitif, serta beragam pilihan produk membuat platform digital semakin diminati masyarakat. Kondisi ini juga dirasakan oleh masyarakat di wilayah kepulauan yang kini semakin mudah mendapatkan berbagai kebutuhan tanpa harus bepergian ke kota besar.

Di satu sisi, kehadiran marketplace memberikan manfaat karena masyarakat dapat memperoleh barang dengan harga yang relatif lebih murah serta proses pembelian yang lebih praktis.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut mulai menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah kepulauan, khususnya wilayah kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Sebelum perkembangan marketplace begitu pesat, para pedagang lokal biasanya melakukan perjalanan ke kota-kota besar untuk membeli barang dagangan yang kemudian dijual kembali di daerahnya. Aktivitas tersebut menciptakan perputaran ekonomi lokal yang cukup kuat karena uang hasil belanja masyarakat tetap beredar di daerah yang sama.

Kini pola tersebut mulai berubah. Sebagian masyarakat memilih berbelanja langsung melalui marketplace karena faktor harga dan kemudahan. Akibatnya, sejumlah pelaku usaha lokal mengaku mengalami penurunan omzet, bahkan tidak sedikit yang terpaksa menghentikan usahanya karena kesulitan bersaing.

Salah seorang pelaku UMKM di wilayah kepulauan Kabupaten Natuna yang enggan disebutkan namanya mengaku perubahan pola belanja masyarakat sangat terasa dalam beberapa tahun terakhir.

“Sekarang masyarakat lebih banyak belanja lewat marketplace. Harga yang ditawarkan sering lebih murah karena barang langsung dari luar daerah. Sementara kami pedagang di sini harus menanggung biaya transportasi yang cukup besar untuk mendatangkan barang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat sejumlah pedagang kecil mulai kesulitan mempertahankan usahanya.

“Kalau keadaan seperti ini terus berlangsung tanpa ada dukungan atau kebijakan yang membantu UMKM daerah, dikhawatirkan banyak usaha kecil yang tidak mampu bertahan,” katanya.

Fenomena ini memunculkan kekhawatiran bahwa perputaran uang di daerah kepulauan semakin berkurang, karena sebagian transaksi ekonomi terjadi melalui platform digital yang pusat operasionalnya berada di luar daerah.

Meski demikian, secara regulasi pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk melarang keberadaan platform digital. Perdagangan elektronik merupakan bagian dari sistem ekonomi nasional yang diatur oleh pemerintah pusat melalui lembaga seperti Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Karena itu, sejumlah kalangan menilai solusi yang lebih realistis bukanlah melarang marketplace, melainkan mencari kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara perkembangan ekonomi digital dan keberlangsungan usaha masyarakat lokal.

Beberapa langkah yang dinilai dapat menjadi solusi antara lain memperkuat program digitalisasi UMKM, memberikan pelatihan pemasaran online bagi pedagang daerah, membantu pelaku usaha lokal masuk ke marketplace, serta memperbaiki sistem distribusi dan logistik di wilayah kepulauan agar produk lokal dapat bersaing dengan produk dari luar daerah.

Di tengah pesatnya perkembangan perdagangan digital, para pelaku usaha kecil di wilayah 3T juga menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat agar kondisi ekonomi masyarakat di daerah kepulauan turut menjadi perhatian.

Harapan tersebut disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar pemerintah dapat melihat secara langsung dampak perubahan pola perdagangan terhadap usaha kecil di wilayah terluar Indonesia.

Kondisi tersebut juga terlihat dari semakin berkurangnya aktivitas sejumlah kios dan toko kecil di beberapa wilayah di Kabupaten Natuna. Sejumlah pelaku usaha mengaku kini harus mencari cara baru untuk mempertahankan usahanya di tengah perubahan pola belanja masyarakat yang semakin beralih ke platform digital.

Para pelaku UMKM berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu melindungi dan memperkuat ekonomi masyarakat daerah, sehingga perkembangan platform digital tetap berjalan tanpa mengganggu keberlangsungan usaha kecil di daerah.

Bagi daerah kepulauan seperti Kabupaten Natuna, perputaran ekonomi lokal menjadi faktor penting bagi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, perhatian pemerintah pusat diharapkan mampu menghadirkan solusi yang adil dan berpihak pada penguatan ekonomi daerah 3T.

Dengan kebijakan yang tepat, masyarakat berharap kemajuan teknologi dan perdagangan digital dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal, sehingga daerah-daerah terdepan Indonesia tidak tertinggal dalam pembangunan dan kesejahteraan.

Para pelaku UMKM di daerah kepulauan juga berharap suara dan kondisi yang mereka alami dapat menjadi perhatian pemerintah pusat, sehingga kebijakan ekonomi nasional mampu memberikan ruang yang adil bagi pelaku usaha kecil di wilayah terdepan Indonesia.

(Editor: Darmansyah – Kabiro Natuna Yutelnews.com)

Bupati Bandung Sampaikan Kabar Gembira: SE Mendikdasmen Terbit, Honor Guru P3K PW Bisa Dibayar Lewat Dana BOSP

Bandung -YUTELNEWS.com//  Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna kembali menyampaikan kabar gembira bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) Guru dan Tenaga Kependidikan, setelah sebelumnya mehnyampaikan kabar baik bahwa (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026.

Kali ini kabar gembira yang disampaikan setelah dirinya menerima Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 6 tahun 2026 tentang Pelaksanaan Relaksasi Pembiayaan Komponen Honor Guru dan Tenaga Kependidikan Non Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026.

“Alhamdulillah, perjuangan meraih hasil. Turunnya SE Mendagri ini menjadi berkah buat seluruh kepala daerah se-Indonesia,” ucap Bupati Dadang Supriatna yang juga menjabat Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dalam keterangan resminya, Kami (12/3/2026).

Dengan turunnya SE Mendagri ini, kata bupati, maka honor untuk guru dan tenaga kependidikan Non ASN dapat dibiayai dari sumber Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tahun 2026.

“Dengan diizinkannya dana BOSP bisa digunakan untuk menghonor guru P3K PW, maka ini menjadi sebuah solusi yang kami perjuangkan sejak awal demi peningkatan kesejahteraan guru di Kabupaten Bandung. SE Mendagri ini menjadi pedoman untuk bisa menggaji guru P3K Pw dari dana BOSP,” imbuh Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Dengan dapat dibiayai dari BOSP, maka honorarium untuk guru tenaga P3K PW dan tenaga kependidikan tidak akan terlalu membebani APBD lagi. Bahkan dapat memungkinkan honor untuk guru P3K PW akan mengalami kenaikan dari yang saat ini sebesar Rp500 ribu.

“Setelah terbitnya SE Mendagri ini, kami akan segera mengajukan usulan relaksasi honor dengan penggunaan Dana BOSP untuk honor guru dan tenaga kependidikan P3KPW ke Kemendikdasmen,” ujar Kang DS.

Di dalam SE Mendagri tersebut dinyatakan, dalam rangka menjamin keberlangsungan layanan pendidikan pada satuan pendidikan serta memperhatikan kondisi fiskal Pemerintah Daerah yang belum sepenuhnya memungkinkan pengalokasian pembiayaan honor guru dan tenaga kependidikan ASN yang diangkat berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK PW melalui APBD secara optimal, maka diperlukan kebijakan relaksasi terbatas.

Terbatas dalam artian hanya berlaku untuk Tahun Anggaran 2026 saja, bersifat sementara dan tidak dimaksudkan sebagai kebijakan permanen. Kebijakan iin juga diberikan kepada Pemerintah Daerah yang menyampaikan pernyataan kondisi fiskal dan rencana penguatan penganggaran melalui APBD.

Pemerintah Daerah juga tetap berkewajiban mengalokasikan anggaran pendidik dan tenaga kependidikan melalui APBD sesuai kewenangannya.

Relaksasi ini diberikan untuk memastikan tidak terjadinya gangguan layanan pendidikan, dengan tetap menjaga prinsip akuntabilitas, kepatuhan hukum, dan penguatan tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam penganggaran pendidikan.

Surat Edaran Mendikdasmen ini dimaksudkan sebagai pedoman pemberian relaksasi penggunaan Dana BOSP untuk pembiayaan komponen honor guru dan tenaga kependidikan bagi ASN yang diangkat berdasarkan Keputusan Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang P3K PW.

“SE ini ditujukan guna menjamin keberlangsungan proses pembelajaran; dan memberikan kepastian administratif atas penggunaan Dana BOSP,” demikian isi SE Mendikdasmen.

Di Kabupaten Bandung sendiri ada 4.360 tenaga P3K PW yang terdiri dari 2.379 guru, 1.941 tenaga kependidikan, dan 40 tenaga administrasi di Disdik. Selama ini mereka berperan penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan, usulan penggunaan dana BOSP untuk honor guru P3KPW tersebut muncul di tengah kondisi fiskal daerah yang mengalami tekanan. Tahun ini, terjadi penurunan transfer dana pusat (TKD) hingga kurang lebih Rp1 triliun, sehingga ruang fiskal daerah menjadi lebih terbatas.

Sebelumnya, pembayaran honor guru dan tenaga kependidikan paruh waktu sepenuhnya harus ditanggung melalui APBD Kabupaten Bandung.

Pemkab Bandung mengalokasikan anggaran pembayaran selama 14 bulan, termasuk gaji ke-13 dan ke-14 dengan total Rp47,978 miliar. Rinciannya, bidang SD sebesar Rp37,415 miliar (3.479 orang) dan bidang SMP sebesar Rp10,563 miliar (841 orang). Skema yang diberlakukan saat ini menyesuaikan kemampuan fiskal daerah, di antaranya bagi guru yang sudah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan yang belum menerima TPG.

Selain itu, kebutuhan untuk jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan selama 12 bulan mencapai Rp8,891 miliar, sehingga total kebutuhan anggaran untuk pendidik dan tenaga kependidikan paruh waktu mencapai Rp56,869 miliar. Sementara itu, total ketersediaan anggaran di bidang SD dan SMP saat ini sebesar Rp46,368 miliar, sehingga terdapat selisih kebutuhan anggaran sekitar Rp10,501 miliar.

Sejak 2021, Pemkab Bandung juga telah memberikan sejumlah perlindungan bagi guru, antara lain melalui kepesertaan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan serta jaminan kematian.(*)

 

 

Yans.

Kodam III/Slw Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Perkuat Karakter Prajurit Menuju Indonesia Maju

Bandung, – YUTELNEWS.com// Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Slw Ny. Riri Kosasih menghadiri kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/ 2026 M yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Makodam III/Siliwangi Jl. Aceh No. 69 Kota Bandung, Kamis (12/03/2026).

Dengan mengusung tema “Dengan Ibadah Ramadhan dan Nuzulul Qur’an Membentuk Karakter Prajurit Prima Guna Menuju Indonesia Maju.” kegiatan dihadiri oleh jajaran pejabat, prajurit dan PNS Kodam III/Slw serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Slw.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah atau tausiyah yang disampaikan oleh KH. M.D. Ubaydillah AB, M.Pd, yang menyampaikan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada keluarga prajurit yang gugur dalam melaksanakan tugas negara. Santunan diberikan kepada Ny. Isyana Putri, istri dari Almarhum Mayor Ckm dr. Yanto, anggota Kesdam III/Siliwangi, yang gugur saat melaksanakan Satgas Operasi Tinombala Tahun 2016.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pembagian trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Gema Ramadhan, yang terselenggara atas kerja sama Kodam III/Slw dengan Yayasan Anak Indonesia Bermartabat dan Bank BJB. Lomba tersebut meliputi berbagai kategori, di antaranya lomba adzan anak, hafalan Al-Qur’an, kultum, esai, serta lomba mengaji Babinsa kategori murotal dan qori.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat semakin memperkuat karakter prajurit Kodam III/Siliwangi agar menjadi prajurit yang profesional, humanis dan berintegritas dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendam III/Siliwangi).

 

 

Yans.

Menag Serahkan Keppres Penetapan Anggota BAZNAS kepada Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni

Jakarta-YUTELNEWS.com//  Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyerahkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang penetapan anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni. Penyerahan tersebut menandai pengangkatan Fatoni sebagai anggota BAZNAS masa bakti 2026–2031.

Nasaruddin mengatakan, pemerintah berharap jajaran pimpinan dan anggota BAZNAS yang baru mampu memperkuat pengelolaan zakat nasional secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Menurut dia, potensi zakat di Indonesia sangat besar dan perlu dikelola secara optimal agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“BAZNAS memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Karena itu diperlukan figur yang memiliki integritas dan kapasitas dalam tata kelola keuangan,” kata Nasaruddin di Ruang Pelantikan Lantai 2 Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Menanggapi penetapan tersebut, Fatoni menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan memperkuat tata kelola lembaga serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran zakat.

“Ini merupakan amanah besar. Kami akan terus mendorong transparansi, akuntabilitas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar pengelolaan zakat semakin berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Susunan Pimpinan BAZNAS periode 2026–2031 terdiri dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. Dari unsur masyarakat yaitu Dikdik Sodik Mudjahid, Zainut Tauhid Sa’adi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, dan Neyla Saida Anwar. Sementara dari unsur pemerintah yaitu Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin.

Fatoni yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) tahun 1998 dan menjadi Mahasiswa Teladan IIP tahun 1999, saat ini sedang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan publik dan tata kelola pemerintahan daerah, termasuk sebagai kepala daerah.

Fatoni dikenal sebagai pejabat dengan rekam jejak cukup lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur di sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.

Dalam masa kepemimpinannya, Fatoni mendapatkan berbagai penghargaan dan apresiasi, termasuk dinobatkan sebagai Pj. Gubernur Terbaik berdasarkan penilaian Kemendagri bersama Tempo Media Group pada 30 Agustus 2024. Ia meraih dua kategori sekaligus, yakni total kinerja terbaik dan kinerja terbaik bidang ekonomi daerah. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari BAZNAS sebagai gubernur yang berhasil mendukung program BAZNAS di Papua.

Selain itu, yang terbaru, Fatoni juga meraih penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026, serta CNN Indonesia Awards 2024 kategori Most Inspiring Leader.

Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga meraih penghargaan Best Social Engagement dan Leading Public Infrastructure Management pada 9 Agustus 2024. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Pin Emas dari Kapolri tahun 2023 dan 2024.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Pihak Swasta Beri Bantuan Ambulans, Kasatgas Tito: Bukti Ketahanan Nasional dan Kepedulian Sosial

Jakarta – YUTELNEWS.com// Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan, bantuan ambulans dari pihak swasta melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuktikan kuatnya konsep ketahanan nasional dan kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam acara penyerahan bantuan ambulans kepada daerah terdampak bencana yang digelar di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Dalam kesempatan itu, sebanyak 31 mobil ambulans dan sejumlah alat kesehatan dari pihak swasta diserahkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah terdampak bencana.

Menurut Tito, dukungan dari sektor nonpemerintah menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan berbagai pihak lainnya mencerminkan kuatnya ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi bencana. “Karena kita menangani bencana yang besar ini dengan kekuatan nasional kita sendiri,” ujar Tito.

Ia menambahkan, keterlibatan dunia usaha dalam memberikan bantuan juga menunjukkan tingginya kepedulian sosial serta semangat gotong royong untuk membantu masyarakat terdampak. Adapun donatur yang memberikan bantuan mobil ambulans tersebut, yakni PT Astra International Tbk, PT Indomobil Trada Nasional, dan Yayasan Imeco Bhakti Nusa.

Di sisi lain, Tito mengapresiasi langkah cepat Kemenkes dalam memulihkan fasilitas kesehatan (faskes) di wilayah terdampak bencana. Ia menuturkan, sebagian besar rumah sakit dan Puskesmas telah kembali beroperasi dalam waktu relatif singkat setelah bencana terjadi. “Karena Pak Menkesnya turun langsung, kemudian juga mengirim relawan, relawannya saya ketemu banyak sekali, sampai di gunung-gunung, dan itu sangat membantu,” katanya.

Selain itu, pemerintah masih menargetkan penyelesaian pemulihan sejumlah faskes di tingkat desa. Berdasarkan data yang dihimpun, masih terdapat Puskesmas pembantu (pustu) yang tengah dalam proses penanganan.

Tak hanya fokus pada pemulihan faskes, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya percepatan penyaluran bantuan bagi nakes agar mereka dapat tetap fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Supaya nakes mau membantu masyarakat, dia enggak memikirkan diri sendiri, sudah selesai dengan diri sendiri [karena sudah mendapat bantuan], kira-kira begitu,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan jajaran Kemenkes, serta perwakilan dari para donatur maupun Pemda penerima bantuan.

Satgas PRR

 

 

Yans.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM M Faisal Undang Wakil Walikota Elzadaswarman Hadiri Kegiatan Pasar Murah Menjelang Idul Fitri

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ratusan warga Kota Payakumbuh menghadiri kegiatan pasar murah untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini diadakan oleh Pemko Payakumbuh melalui Koperasi dan UKM untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal didampingi Kabid Perdagangan Hayatil Mardhiyah mengatakan pelaksanaan pasar murah tersebut bekerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi serta sejumlah distributor lokal di Payakumbuh.

Antusiasme Warga sejak pagi, banyak ibu rumah tangga dan lansia mengantre untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok.

Upaya Walikota Payakumbuh Zulmaeta, melalui Elzadaswarman, menjelaskan bahwa pemerintah berusaha menjaga stabilitas harga dan memastikan semua masyarakat terpenuhi kebutuhannya,” ujarnya.

Program Pasar murah menawarkan sembako dengan subsidi 20 hingga 30 persen dari harga pasar. Contoh harga yang lebih murah termasuk beras, minyak goreng, gula, dan sayuran.

Elzadaswarman juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam kebutuhan pangan sebagai solusi untuk kelangkaan di masa depan,” ungkap Wakil Walikota Elzadaswarman.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disarankan untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan membeli dari pedagang dan petani setempat.

Persyaratan hanya warga Kota Payakumbuh yang dapat berbelanja dengan membawa fotokopi KTP sebagai syarat.

Kegiatan pasar murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran dengan harga yang terjangkau.

Warga berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkala untuk mendukung kebutuhan sehari-hari mereka.

Salah satu warga, Bunian Meri, menyatakan pentingnya pasar murah ini dan berharap agar program serupa dapat terus berlanjut,” canda Meri.

(MD)

Wamendagri Ahmad Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TBC

Bandung –YUTELNEWS.com//  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah (Pemda) mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC), terutama di sejumlah wilayah Jawa Barat dengan angka kasus yang masih tinggi. Langkah ini ditempuh melalui penguatan perencanaan dan penganggaran daerah.

Menurut Wiyagus, penanganan TBC merupakan bagian dari urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemda.

“Tuberculosis ini salah satu ya boleh dikatakan endemik yang memang harus mendapat perhatian khusus,” ujar Wiyagus saat Pertemuan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata dalam Upaya Percepatan Eliminasi TBC di Gedung Mohamad Toha Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan data kasus TBC agar strategi penanganan dapat dirumuskan secara lebih tepat. Dalam hal ini, Pemda diminta untuk tidak ragu menyampaikan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Kita jangan malu untuk mengekspos data yang sesungguhnya sekalipun itu besar dari segi angka, justru di sinilah nanti kita akan menentukan strategi yang tepat penanganannya,” katanya.

Selain itu, Wiyagus mengingatkan pentingnya kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga desa dalam upaya percepatan penanganan TBC. Peran camat, kepala desa, hingga kader masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

Ia menambahkan, penanganan TBC juga perlu memperhatikan berbagai faktor risiko, seperti kepadatan hunian, ventilasi rumah yang kurang baik, kemiskinan, hingga kondisi sanitasi yang tidak layak. Karena itu, upaya penanggulangan penyakit tersebut memerlukan kerja sama lintas sektor serta dukungan dari berbagai pihak.

Penanganan TBC yang terintegrasi diharapkan dapat menekan angka kasus sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari penguatan sumber daya nasional.

Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri.

 

 

Yans.

Dari Pelalawan ke Panggung Nasional, Sella Pitaloka Raih Women’s Night of Excellence 2026

JAKARTAYUTELNEWS.com || Lampu-lampu kristal di Ballroom Hotel Hilton Kemayoran, Jakarta, Ahad (8/3/2026) malam itu memancarkan cahaya hangat. Para tamu undangan berdiri menyambut satu per satu perempuan inspiratif yang dipanggil ke atas panggung dalam ajang Women’s Night of Excellence 2026, sebuah malam penghargaan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional.

Di antara nama-nama yang disebut, terselip sosok perempuan dari Riau, Sella Pitaloka. Anggota DPRD Provinsi Riau yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan itu melangkah mantap menuju panggung, menerima penghargaan sebagai perempuan berprestasi tahun 2026, sebuah pengakuan atas dedikasi dan kiprahnya dalam pemberdayaan masyarakat dan perempuan di daerah.

Penghargaan Women’s Night of Excellence diberikan kepada perempuan-perempuan yang dinilai memiliki kepemimpinan kuat, konsistensi dalam pengabdian, serta mampu memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya. Tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di daerah tempat mereka mengabdi.

Bagi Sella, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi pribadi. Ia menyebutnya sebagai hasil dari perjalanan panjang bersama masyarakat, terutama kaum perempuan yang selama ini menjadi bagian dari perjuangannya.

“Ini bukan hanya tentang saya. Ini tentang perempuan-perempuan di Riau, tentang ibu-ibu di desa, kader PKK, dan masyarakat yang terus bergerak bersama. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kerja kecil di daerah pun bisa memberi dampak besar,” ujarnya kepada awak media usai acara.

Selama menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau, Sella dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan keluarga, serta program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perannya sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan juga membuatnya banyak terlibat langsung dalam kegiatan yang menyentuh kehidupan perempuan dan anak-anak, mulai dari pendidikan keluarga, kesehatan, hingga ekonomi rumah tangga.

Baginya, peringatan Hari Perempuan Internasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam pembangunan.

“Perempuan hari ini harus berani tampil, berani mengambil peran, dan berani memimpin. Kita tidak boleh ragu untuk berkontribusi, karena bangsa ini membutuhkan energi perempuan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa perempuan di daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi, asalkan diberi ruang dan kesempatan yang sama.

Malam penghargaan itu menjadi bukti bahwa langkah dari daerah bisa sampai ke panggung nasional. Dari Pelalawan, nama Sella Pitaloka kini tercatat di antara deretan perempuan Indonesia yang dinilai mampu memberi inspirasi dan perubahan.

Dan bagi Sella, perjalanan itu belum selesai. Penghargaan tersebut justru menjadi pengingat bahwa pengabdian harus terus dilanjutkan, untuk masyarakat, untuk perempuan, dan untuk masa depan yang lebih baik.

(AS)

Kejari Gowa Bambang Dwi Murcolono S.H M.H Bersama IAD Perkuat Pertalian dengan Masyarakat Melalui Berbagi Takjil

GOWA, YUTELNEWS.COM —Kejaksaan Negeri Gowa, bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD), telah melaksanakan kegiatan berbagi takjil dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadan pada, Kamis (05/06/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kepedulian sosial serta memperkuat hubungan antara institusi kejaksaan dan masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan di depan Kantor Kejaksaan Negeri Gowa, di mana makanan dan minuman untuk berbuka puasa dibagikan kepada pengguna jalan yang lewat.

Para pegawai Kejari Gowa dan anggota IAD terlihat bersemangat membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas, termasuk pengendara roda dua dan roda empat.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan solidaritas, empati, dan kebersamaan di masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara kejaksaan dan komunitas setempat.

Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Kejari Gowa dan IAD.

Setelah membagikan takjil acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama di mana peserta mengikuti ceramah agama sebelum berbuka.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara Kejaksaan Negeri Gowa, masyarakat serta dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan kepedulian selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra humanis institusi kejaksaan sebagai penegak hukum yang berkontribusi positif dalam masyarakat.

(ABG AL)

Penyerahan Ambulans dan Komitmen PKB di Kabupaten Bandung 

KABUPATEN BANDUNG, YUTELNEWS.COM —Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal, baru saja menyerahkan 31 ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kabupaten Bandung pada, Rabu (04/03/2026).

Penyerahan ini dilakukan pada acara Silaturahmi Akbar PKB di Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin.

Cucun menyerahkan 31 ambulans multifungsi secara simbolis kepada Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna.

Ambulans ini akan beroperasi di 31 kecamatan dan bisa melayani masyarakat secara gratis 24 jam.

Cucun menekankan pentingnya kehadiran PKB di tengah masyarakat dan meminta kader PKB untuk selalu siap membantu dalam masalah kesehatan, pendidikan, dan sosial. Ia ingin PKB dikenal sebagai partai yang aktif sepanjang tahun, bukan hanya saat pemilu,” ujarnya.

Cucun mendorong 36 ribu kader PKB untuk menjadi solusi bagi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat dan membantu mereka dengan segala kemampuan yang ada. Ia menegaskan pentingnya solidaritas dan konsistensi dalam memberikan manfaat,” kata Cucun.

Dadang Supriatna mengapresiasi kerja keras kader PKB yang membuat partai ini menjadi yang terbesar di Kabupaten Bandung. Ia meminta kader untuk terus membantu masyarakat dan memperhatikan kondisi sekitar untuk mencegah masalah di lingkungan,” ungkap Dadang Supriatna.

Dadang juga menyampaikan terima kasih kepada Cucun atas kontribusinya dalam pembangunan di Kabupaten Bandung dan melaporkan berbagai capaian yang telah diraih meskipun menghadapi tantangan finansial,” ulasnya.

Penyerahan ambulans oleh Cucun menjadi simbol komitmen PKB untuk mendampingi masyarakat Kabupaten Bandung.

Kader PKB diharapkan untuk selalu aktif peduli dan memberikan solusi bagi problem masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

(YANS)

Virall ! Kabid Dinas Pendidikan Harneiti Lakukan Ajakan Dengan Riang Berbuka Puasa Bersama

LIMA PULUH KOTA, YUTELNEWS.COM Harnieti, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, mengajak para guru untuk berbuka puasa bersama selama bulan Ramadan.

Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar guru.

Untuk membangun komunikasi harmonis antara pembinaan ketenagaan dan tenaga pendidik.

Diharapkan menjadi ruang diskusi tentang tantangan dan program peningkatan pendidikan.

Sejumlah guru mendukung rencana ini sebagai cara memperkuat hubungan antara pembina dan pendidik.

Mengundang guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota.

Kegiatan berbuka puasa bersama diharapkan menumbuhkan komunikasi terbuka dan semangat kolektif demi kemajuan pendidikan di daerah tersebut.

(Yori BM)

Pemeriksaan Bahan Pokok oleh Tim Satgas Pangan di Banyuwangi 

BANYUWANGI, YUTELNEWS.COM —Tim Satgas Pangan Polresta Banyuwangi bersama Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan melakukan pengecekan bahan pokok di swalayan di Kabupaten Banyuwangi pada, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pengecekan dan Keamanan Pangan: Pengecekan dilakukan untuk mencegah peredaran makanan dan minuman kadaluwarsa.

Monitoring Kualitas dan Ketersediaan Fokus pada bahan pokok dan makanan ringan, dengan hasil yang menunjukkan tidak ada produk kedaluwarsa yang ditemukan.

Stok Bahan Pangan di Kabupaten Banyuwangi dinyatakan aman, meskipun ada beberapa yang mendekati expired. Pihak swalayan diperingatkan untuk menarik produk tersebut.

Rencana Tindak Lanjut jika pelanggaran tetap terjadi peringatan tertulis akan dikeluarkan diikuti oleh laporan hukum.

Pentingnya Komitmen untuk menjaga stabilitas stok dan menghindari penimbunan bahan pokok terus diperkuat dengan koordinasi antara instansi terkait.

AKP Prasetya menghimbau masyarakat untuk tetap tenang mengenai ketersediaan bahan pokok dan melaporkan jika ada penimbunan,” ucapnya.

Pihaknya berkomitmen untuk menjaga ketersediaan dan harga bahan pokok di Banyuwangi.

(Didik)

Kajati Dr. Didik Farkhan Alisyahdi Wujudkan Generasi Qurani Melalui Pelita Ramadhan 1447 H di Sulawesi Selatan 

SULAWESI SELATAN, YUTELNEWS.COM —Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan telah meluncurkan kegiatan Pelita Ramadhan 1447 H, yang merupakan ajang pemilihan DAI Cilik (Pildacil) di Sulawesi Selatan pada, Senin (02/03/2026).

Kegiatan ini diadakan di Masjid Baitul Adli dan bertujuan untuk mengembangkan karakter generasi muda.

Acara dibuka oleh Kajati Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, dan dihadiri oleh banyak pejabat Kejaksaan dan dewan juri profesional.

Kompetisi ini diikuti oleh 46 peserta dari 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, dibagi dalam dua kategori usia:

• Kategori A: Usia 6 – 10 tahun

• Kategori B: Usia 11 – 15 tahun

Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai 2 hingga 3 Maret 2026.

Akhmad Muhdhor, Ketua DKM Masjid Baitul Adli, berharap menemukan bakat muda dalam berbicara di depan umum yang dapat menjadi teladan.

Didik Farkhan mendorong peserta untuk percaya diri dan menyebut mereka sebagai “pelita” bagi daerah.

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk mendukung pengembangan karakter anak-anak bangsa melalui kegiatan seperti Pelita Ramadhan, dan acara penutupan diharapkan akan dihadiri oleh pejabat tinggi daerah.

(Abu Algifari)

Kebakaran di Aspol Pekanbaru: Dua Rumah Dinas Terbakar 

PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Kebakaran hebat terjadi di Asrama Polisi Polresta Pekanbaru, menghanguskan dua rumah dinas milik perwira menengah pada, Rabu (25/02/2026).

Kobaran api yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB diduga mulai dari sebuah kamar di rumah dan dengan cepat menyebar karena kondisi cuaca dan material bangunan.

Kebakaran melanda dua unit rumah dan sejumlah kendaraan mewah.

Mobil pemadam kebakaran yang datang sudah mengerahkan 10 unit, tetapi api baru padam pada pukul 16.00 WIB.

Kendaraan yang hangus terdiri dari 1 unit Toyota Hilux, 1 mobil listrik, dan 3 motor, sementara 2 kendaraan berhasil diselamatkan.

Dua rumah dalam keadaan kosong; pemilik pertama sedang beribadah umrah dan pemilik kedua dinas di Jakarta.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kapolresta Pekanbaru, Kombespol Muharman Arta, telah mengonfirmasi situasi dan mengamankan lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Total kerugian materiel masih dalam tahap pendataan.

(AS)

Tim lll Safari Ramadan Ketua DPRD Wirman Putra Berikan Bantuan hibah Rp25 Juta serta Dukungan Fasilitas Masjid 

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, memimpin Tim III Safari Ramadan yang memberikan bantuan hibah sebesar Rp25 juta kepada Masjid Baitul Inabah di Kelurahan Padang Karambia pada, Selasa (24/02/2026).

Penyerahan bantuan adalah wujud komitmen DPRD dan Pemko Payakumbuh untuk mendukung fasilitas ibadah.

Wirman menekankan pentingnya meningkatkan kualitas keimanan di bulan Ramadan dan memperkuat peran DPRD dalam penganggaran dan pengawasan pemerintahan,” ujar Wirman Putra.

Selanjutnya DPRD menyoroti pentingnya pengembalian pasar setelah kebakaran dan perencanaan pembangunan yang lebih baik untuk kawasan perdagangan.

DPRD juga berupaya menangani masalah persampahan dengan mendorong pengelolaan yang efektif dengan keterlibatan masyarakat.

Komitmen penguatan spiritual masyarakat melalui kebijakan hibah juga diungkapkan, termasuk dukungan untuk pembangunan Masjid Agung sebagai pusat kegiatan keagamaan.

Wirman menegaskan dukungan DPRD terhadap visi Pemko Payakumbuh untuk menciptakan kota yang maju. Kebijakan strategis akan dibahas terbuka agar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Wirman Putra.

(MD)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.