Wartawan Jadi Korban, Malah Dikriminalisasi – Sidang Praperadilan Pengadilan Negeri Medan Persadaan Putra Sembiring Memanas

Yutelnews.com//

Medan – Aroma dugaan kriminalisasi kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Kota Medan. Seorang wartawan, Persadaan putra sembiring,yang sebelumnya menjadi korban pencurian di kawasan Pancur Batu, justru berbalik ditetapkan sebagai tersangka dan ketiga orang keluarganya oleh aparat kepolisian.

Kini, kasus tersebut memasuki babak krusial dalam sidang praperadilan lanjutan di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri Medan.
Permohonan praperadilan dengan nomor perkara 37/Pid.Pra/2026/PN Mdn resmi diajukan, menggugat Polrestabes Medan atas dugaan cacat prosedur dalam penetapan tersangka terhadap persadaan putra sembiring, Leo Sembiring dan pihak terkait.

Kuasa hukum korban, Ramses Butarbutar SH dan Syahputra Ambarita SH, mengungkap fakta yang dinilai janggal dan mencederai logika hukum. Klien mereka, yang semula membantu aparat dalam menangkap pelaku pencurian atas arahan penyidik Polsek Pancur Batu, justru berujung dijerat sebagai tersangka penganiayaan.

“Ini bukan sekadar janggal, ini absurd! Klien kami korban, membantu aparat, tapi malah dijadikan tersangka. Bahkan perkara ini sudah berdamai, tapi tetap dipaksakan berjalan. Ada apa sebenarnya?”, tegas kuasa hukum dengan nada keras usai persidangan.

Kasus ini langsung menyulut perhatian publik. Banyak pihak menilai peristiwa ini sebagai bentuk nyata ketidakprofesionalan aparat, bahkan berpotensi menjadi preseden buruk bagi perlindungan korban kejahatan di Indonesia.

Hingga saat ini, Polrestabes Medan belum memberikan penjelasan resmi, memicu spekulasi dan kecurigaan publik terhadap transparansi penanganan perkara ini.

Dalam sidang, turut dihadirkan saksi ahli pidana umum, Prof. Dr. Maidin Gultom SH, M.Hum, yang secara tegas mengkritik dasar hukum yang digunakan.

“Pasal yang diterapkan tidak relevan dan cenderung prematur. Penggunaan Pasal 170 junto 351 KUHP junto 55 tidak tepat, bahkan unsur-unsurnya tidak terpenuhi secara jelas. Secara hukum, kasus ini lemah dan layak dihentikan,” ungkapnya lugas di hadapan awak media.

Sementara itu, pihak Pengadilan Negeri Medan melalui Humas, Soniady Drajat Sadarisman, menyatakan bahwa proses hukum masih berjalan dan belum memasuki putusan.
Kasus ini kini menjadi simbol kegelisahan publik terhadap potensi penyimpangan proses hukum.

Masyarakat menuntut agar aparat penegak hukum tidak bermain-main dengan keadilan, terlebih terhadap korban yang seharusnya dilindungi, bukan malah dikorbankan.

Sorotan publik kian tajam: apakah hukum masih berpihak pada kebenaran, atau justru menjadi alat yang bisa dibolak-balik?
Harapan pun menguat—agar keadilan tidak sekadar slogan, melainkan benar-benar ditegakkan.

Dan bagi mereka yang tidak bersalah, sudah seharusnya dibebaskan dari jerat hukum yang dipaksakan oleh Penegak Hukum.
(Ade spt)

Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Nilai Penanganan Perkara Kejari Gowa Menunjukkan Progres Yang Baik 

Yutelnews.com//

Gowa – Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) yang dilakukan oleh lembaga legislatif (DPR RI) atau instansi pemerintahan memiliki karakteristik yang lebih terfokus pada satu isu, lokasi, atau proyek tertentu dibandingkan kunjungan kerja biasa.

Seperti yang dilakukan salah satu anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Kepala Kelompok Fraksi Partai Nasdem, melaksanakan kunjungan kerja spesifik ke Kantor Kejaksaan Negeri Gowa, Rabu (06/05/2026).

Melalui Kepala Seksi Intelejen Kejari Gowa dalam Siaran Persnya Andi Ardiaman, S.H. M.H menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menyerap aspirasi serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum di daerah, khususnya terkait pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum.

Dalam kunjungannya, Rudianto Lallo memberikan apresiasi terhadap kinerja Kejaksaan Negeri Gowa. Ia menilai penanganan perkara yang dilakukan menunjukkan progres yang baik serta mencerminkan komitmen kuat dalam penegakan hukum. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin dengan baik antara Kejaksaan, Kepolisian, serta dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa.

Dalam kesempatan tersebut, Rudianto Lallo juga menyampaikan harapan agar aparat penegak hukum, khususnya jajaran kejaksaan, melakukan pengkajian ulang terhadap implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru. Ia menekankan bahwa telah terjadi perubahan paradigma dalam sistem hukum pidana di Indonesia, dari pendekatan pembalasan (retributive justice) menuju pendekatan yang lebih mengedepankan perdamaian dan pemulihan (restorative justice).

Sehubungan dengan hal tersebut, ia mengharapkan agar para jaksa dalam menjalankan tugas dan kewenangannya tidak hanya berfokus pada penjatuhan sanksi pidana, tetapi juga mempertimbangkan aspek keadilan yang lebih luas, termasuk pemulihan korban, penyelesaian konflik secara damai, serta menjaga keseimbangan sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, Rudianto Lallo juga menyoroti pentingnya kecermatan dan kehati-hatian dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan kerugian negara. Ia menegaskan bahwa proses pembuktian harus dilakukan secara optimal guna menghindari adanya celah hukum yang berpotensi menyebabkan terdakwa diputus bebas atau lepas dari segala tuntutan hukum.

Oleh karena itu, setiap tahapan penanganan perkara harus didukung dengan alat bukti yang kuat, perhitungan kerugian negara yang akurat, serta koordinasi yang baik dengan instansi terkait, guna memastikan tercapainya kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Rudianto Lallo juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), serta memberikan apresiasi dan semangat kepada seluruh insan Adhyaksa untuk terus menjadi garda terdepan dalam penanganan tindak pidana korupsi serta penegakan hukum yang berintegritas.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Bambang Dwi Murcolono, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas perhatian dan kunjungan yang diberikan. Ia juga mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi jajaran Kejaksaan Negeri Gowa. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian yang diraih selama ini merupakan hasil kerja kolektif, dedikasi, dan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi III DPR RI dalam rangka memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel, khususnya di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Gowa, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
(Abu Algifari)

KDS Apresiasi Kahatek Siapkan Lahan 1,4 Hektare untuk Pembangunan Polder Banjir Sukamanah

Bandung – YUTELNEWS.com// Upaya Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk membuat polder retensi banjir di wilayah timur Kabupaten Bandung menghasilkan progres yang cukup menggembirakan.

Dalam kunjungan lapangan dalam rangka proses pengendalian banjir dan koordinasi lanjutan rencana pembangunan danau/polder banjir, di PT Kahatek Solokanjeruk, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mengungkapkan sudah ada kesepakatan antara Kahatex dan Pemkab Bandung sehingga pembangunan polder bisa lebih cepat terealisasi.

“Insya Allah, setelah pertemuan ini akan lebih cepat terealisasi untuk mulai dibangun konstruksinya di Desa Sukamanah kemungkinan di bulan Juli. Sehingga banjir di wilayah Solokanjeruk khususnya bisa ditekan,” kata KDS seusai pertemuan, pada Rabu (06/05/2026).

Sementara itu untuk progres normalisasi Sungai Cisunggalah, KDS menyebut ada 72 jembatan di sepanjang DAS Cisunggalah bakal dibongkar, diganti dengan 15 jembatan baru.

“Semua ini tentunya memerlukan biaya dan dengan kolaborasi pentahelix, insyaAllah semuanya akan teratasi. Doakan saja semoga lancar semua apa yang kita upayakan ini,” ucapnya.

Ia menyebut untuk pembangunan danau dengan total luas 11 hektare ini membutuhkan anggaran antara lain di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek sebesar Rp46 miliar dan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang juga Rp46 miliar. Sedangkan anggaran untuk normalisasi Sungai Cisunggalah sebesar Rp121 miliar.

“Alhamdulillah, pengajuan anggarannya ke Kementerian PU sudah disetujui,” ucapnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung, Ben Indra Agusta menandaskan, penyediaan lahan untuk danau retensi atau penampungan air sebagai upaya penanganan banjir sudah merupakan kewajiban perusahaan.

Kewajiban ini tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bandung, khususnya Pasal 63 Ayat 3 agar perusahaan bersedia untuk menyediakan 10% lahan dari total luas lahan atau lokasi yang digunakan perusahaan dan mendapatkan izin dari Pemkab Bandung .

“Respon PT Kahatex sudah bagus atas kewajiban mereka untuk menyediakan lahan seluas 1,46 hektare,” kata Ben.

Ditanya mengenai sanksi bagi perusahaan yang tidak dapat memenuhi kewajibannya, Ben menjawab pihaknya akan mengevaluasi perizinan lokasi yang telah diberikan Pemkab Bandung.

“Pemkab Bandung akan menertibkan perusahaan yang mengabaikan kewajiban ini. Bahkan sanksinya akan mengevaluasi perizinan yang sudah diberikan, sesuai tata ruang yang sudah ditetapkan perda,” tandas Ben.

Sementara itu Manajer Umum Bidang Humas dan Lingkungan di PT Kahatex, Luddy Sutedja menyatakan pihaknya siap mendukung upaya pembangunan polder retensi ini.

“Sesuai yang disampaikan pimpinan perusahaan, intinya kami kooperatif dan setuju ingin membantu penyediaan lahan untuk pembangunan polder banjir ini dengan menyiapkan lahan 1,4 hektare sesuai kewajiban yang ditetapkan di dalam perda,” kata Luddy.(*)

Yans.

AJPLH Surati Kapolres Pelalawan, Soroti Lambannya Penanganan 2 Laporan Sejak 2025

Yutelnews.com//

Pelalawan — Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup (AJPLH) secara resmi menyurati Kapolres Pelalawan terkait lambannya penanganan laporan yang telah mereka ajukan sejak tahun 2025 hingga memasuki 2026 tanpa kejelasan berarti.

Surat bernomor 09/DPP-AJPLH/INFORMASI/V/2026 tersebut berisi desakan kepada pihak kepolisian agar memberikan kepastian hukum atas laporan dugaan penguasaan kawasan hutan produksi oleh Jimmy Fujianto serta dugaan tindakan provokator oleh EW dan rekannya dalam sidang pemeriksaan setempat perkara lingkungan hidup No. 69/Pdt.Sus-LH/2025/PN.Plw di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan.

Ketua Umum AJPLH, Soni, S.H., M.H., M.Ling., C.Md., C.Ca., C.LA, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima perkembangan signifikan atas laporan yang telah diterima pihak Polres Pelalawan.

“Kami mempertanyakan keseriusan Polres Pelalawan. Laporan yang kami sampaikan bukan laporan biasa. Dugaan provokator itu terjadi langsung di hadapan Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan, hakim anggota, panitera, serta pihak penggugat dari AJPLH saat sidang pemeriksaan setempat. Ini bukan isu kecil, ini menyangkut wibawa hukum,” tegasnya.

AJPLH menilai lambannya penanganan ini berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum, terlebih peristiwa yang dilaporkan terjadi secara terbuka dan disaksikan aparat peradilan.

Sebagai bentuk kontrol sosial, AJPLH bersama puluhan media lokal dan nasional turut mengawal kasus ini guna memastikan transparansi serta kepastian hukum.

“Ini bukan hanya suara AJPLH, tetapi juga sosial kontrol sejumlah media yang mengawal kasus ini demi trasparansi dan kepastian hukum,” lanjut Soni.

Melalui surat tersebut, AJPLH mendesak Kapolres Pelalawan untuk segera memberikan penjelasan terbuka terkait perkembangan penanganan laporan, serta mengambil langkah tegas agar proses hukum tidak berlarut-larut.

“Jangan sampai publik menilai ada pembiaran. Kami menuntut ketegasan. Jika tidak ada perkembangan, kami akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.

Lanjutnya mengatakan bahwa kasus dilaporkan ini adalah dugaan menduduki, menguasai kawasan hutan tanpa izin, dan yang kedua dugaan provokator yang dilakukan EW dan rekannya pada saat sidang lapangan, sehingga aktivitas untuk melakukan sidang lapangan menjadi terganggu. Kita minta kepada Kapolres Pelalawan hasil perkembangan penyelidikan yang di lakukan oleh pihak Polres.

Hasil Konfirmasi kepada Pihak Polres Pelalawan melalui Kanit I Erwin Naibaho menyampaikan bahwa  laporan AJPLH segera ditindaklanjuti.

“Akan didisposisikan kepada anggota untuk ditindaklanjuti,” jelasnya. Selasa (5/5/2026).||

TIM

Warga Desak Pemerintah dan APH Labusel Usut Dugaan Penggelapan Pajak & Korupsi Perkebunan Sawit 200 Hektar Aliogo Tanjung Mulia

Yutelnews.com//

Labuhan batu selatan – Temuan mengejutkan kembali muncul terkait tata kelola lahan perkebunan kelapa sawit di wilayah Kabupaten Labuhan batu Selatan. Selasa (06/05/2026)

Sebuah hamparan lahan perkebunan kelapa sawit yang dikenal luas oleh masyarakat dengan nama Perkebunan Aliogo, yang terletak di Dusun Sei Sholat, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, kini menjadi sorotan tajam.

Berdasarkan investigasi di lapangan dan peta yang terdokumentasi dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional lahan tersebut diperkirakan memiliki luas kurang lebih 200 hektar. Namun, status kepemilikan lahan tersebut diduga sengaja dipecah-pecah menggunakan surat hak milik pribadi dengan nama yang berbeda-beda, meskipun secara de facto dikelola sebagai satu kesatuan perkebunan besar.

Praktik memecah surat kepemilikan pada hamparan lahan yang luas seringkali diduga sebagai modus untuk menghindari kewajiban hukum yang lebih besar.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian, setiap lahan perkebunan di atas 25 hektar wajib memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan berstatus Badan Hukum.

Dengan status “surat terpisah” atau hak milik pribadi dalam skala total 200 hektar, perkebunan ini berpotensi menghindari:

1. Kewajiban Pajak: PBB Sektor Perkebunan yang tarifnya jauh lebih tinggi dibandingkan PBB pedesaan biasa.

2. Kewajiban Plasma: Kewajiban memfasilitasi kebun masyarakat sekitar (Plasma) sebesar 20%.

3. Retribusi Daerah: Potensi kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak alat berat maupun pajak penghasilan badan.

Masyarakat dan pemerhati kebijakan publik di Labuhanbatu Selatan mendesak dinas terkait, termasuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Perizinan, untuk segera turun ke lapangan melakukan audit terhadap Perkebunan Aliogo di Dusun Sei Sholat tersebut.

“Jika benar luasnya mencapai 200 hektar namun suratnya dipecah-pecah agar terlihat seperti milik rakyat biasa, maka ini adalah tindakan yang merugikan daerah. Pajak yang seharusnya masuk ke kas daerah untuk pembangunan Labuhan batu Selatan jadi hilang,” ujar salah satu aktivis sosial di Desa Tanjung Mulia.

Warga juga mendesak agar Polres Labuhan batu Selatan dan Kejaksaan Negeri Labuhan batu Selatan tidak tinggal diam melihat praktik penguasaan lahan skala besar yang diduga menggunakan modus pemecahan surat hak milik untuk menghindari kewajiban negara.

Masyarakat meminta langkah konkret dari dua instansi penegak hukum utama:

1. Polres Labuhan batu Selatan: Diminta segera melakukan penyelidikan terkait aspek Tindak Pidana Perpajakan dan pelanggaran izin usaha perkebunan. Jika benar terdapat unsur kesengajaan memanipulasi data untuk menghindari pajak, hal tersebut merupakan pelanggaran hukum yang dapat dipidanakan.

2. Kejaksaan Negeri Labuhan batu Selatan: Diminta meneliti adanya Delik Korupsi. Praktik pemecahan surat pada satu hamparan luas yang dikelola secara korporasi diduga kuat merupakan upaya memperkaya diri sendiri dengan cara merugikan keuangan negara, terutama dari hilangnya potensi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perkebunan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami meminta Bapak Kapolres Labusel dan Bapak Kajari Labusel untuk segera memanggil pemilik atau pengelola Perkebunan Aliogo. Ini bukan sekadar soal kebun, tapi soal keadilan. Mengapa lahan 200 hektar bisa memiliki surat yang terpisah-pisah seperti lahan masyarakat kecil? Ini jelas merugikan negara dan daerah kami,” tegas salah seorang tokoh masyarakat Desa Tanjung Mulia.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Perkebunan Aliogo belum dapat dikonfirmasi terkait legalitas penggabungan lahan dan sistem pembayaran pajak yang dilakukan selama ini.

Masyarakat berharap pemerintah dan APH tegas dalam menertibkan administrasi pertanahan agar tidak ada “perkebunan raksasa berwajah lahan rakyat” di wilayah Hukumnya terkhususnya di Desa Tanjung Mulia.

 

Anshori Pohan

Musyawarah LPM Medan Helvetia Tuntas, Arya Syahputra Nahkodai Periode 2026–2031

Yutelnews.com//

Medan – Musyawarah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Medan Helvetia periode 2026–2031 sukses digelar pada Selasa, 5 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Medan Helvetia ini menjadi ajang konsolidasi penting dalam menentukan arah baru pemberdayaan masyarakat berbasis partisipasi.

Dalam forum tersebut, Arya Syahputra resmi dipercaya sebagai Ketua LPM Kecamatan Medan Helvetia. Penetapan ini bukan sekadar formalitas, melainkan titik awal bagi penguatan peran LPM sebagai garda terdepan dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

Kehadiran berbagai unsur lintas sektoral dan undangan mencerminkan satu pesan kuat: pembangunan tidak bisa berjalan sendiri.

Dibutuhkan sinergi, transparansi, dan akuntabilitas yang nyata, bukan sekadar jargon.
LPM dinilai memiliki posisi strategis dan krusial dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput.

Oleh karena itu, kepemimpinan yang amanah dan responsif bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Ketua terpilih, Arya Syahputra, menegaskan komitmennya untuk membawa LPM menjadi lebih progresif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Saya berharap kepengurusan ini mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta membangun sinergi yang kuat dengan seluruh elemen,” tegas Arya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas wilayah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan.

Lebih lanjut, Arya menekankan bahwa tantangan ke depan tidak ringan. Ketimpangan pembangunan, kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan kapasitas sosial menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar wacana.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam musyawarah ini, LPM Kecamatan Medan Helvetia diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan yang konkret, menghadirkan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, serta memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
(Ade Saputra)

‎Word Hand Hygiene Day, RSUD Sekarwangi Adakan Lomba Tari Cuci Tangan Antar Nakes Se- Kabupaten Sukabumi. ‎

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Dalam rangka Word Hand Hygiene Day 2026, RSUD Sekarwangi mengadakan Lomba Tari Daerah antar Puskesmas dan Rumah Sakit Se-Kabupaten sukabumi yang di gelar Rabu (06/05/2026) di Aula RSUD Sekarwangi.

‎Sejumlah peserta menampilkan berbagai tari daerah penjuru Nusantara yang dibalut dengan gerakan cuci tangan, hal ini sekaligus menyampaikan melalui tari bahwa pentingnya cuci tangan untuk menunjang kesehatan.

‎Hal itu juga disampaikan oleh Dirut RSUD Sekarwangi Dr. Asep Suherman selaku penyelenggara, dirinya menegaskan penting bagi tenaga kesehatan untuk tenaga kesehatan, sebelum dan sesudah menangani pasien.

‎”Nakes untuk septi menjaga untuk tidak tertular kuman dan tidak menularkan kuman, jadi harus cuci tangan baik sebelum dan sesudah menangani pasien”Ujar Dirut RSUD Sekarwangi kepada Wartawan.

‎Asep juga menegaskan hal ini juga bukan sekedar lomba, tapi ini adalah sebuah promosi pentingnya cuci tangan, jika tidak dilakukan berpotensi penyebaran kuman.

‎”Mengkampanyekan pentingnya cuci tangan, saya berharap kepada peserta untuk mensosialisasikan di tempat kerja Masing-masing, nakes harus menjadi tauladan untuk nantinya diikuti oleh masyarakat “tambah Asep.

‎Sementara itu di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Masykur Alawi, mengapresiasi kepada RSUD Sekarwangi yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan.

‎”Dalam momen hari cuci tangan sedunia, Rumah Sakit Sekarwangi menyelenggarakan lomba Hand Dance atau Tari cuci tangan, ini sebenarnya yang lebih pentingnya bukan lombanya tapi bagai mana nanti pembiasaan cuci tangan terutama bagi nakes-nakes baik itu puskesmas rumah sakit ataupun klinik juga bagi masyarakat ” Jelas Masykur.

‎Kegiatan ini berharap berdampak baik bagi masyarakat, untuk lebih peduli terhadap kebiasaan sehat, bahwa cuci tangan begitu pentingnya untuk lakukan setiap hari.

‎Reporter : Mirna

( Kabiro Sukabumi )

Semangat Bedas! Pentahelix Dayeuhkolot Kebut Laksanakan Normalisasi dan Pengerukan Drainase diTiga Wilayah RW Dayeuhkolot.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Semangat gotong royong dan kebersamaan atau yang dikenal dengan semangat “Bedas” kembali ditunjukkan oleh Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot. Kali ini, seluruh elemen bersatu padu merespon cepat kebutuhan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan normalisasi dan pengerukan saluran drainase di tiga wilayah RW, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.pada Rabu (06/05/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya yang menyoroti kondisi saluran air yang sudah tertimbun lumpur dan sampah. “Dengan semangat Bedas yang menjadi ciri khas kebersamaan di pentahelix Dayeuhkolot, seluruh pihak sepakat untuk bahu-membahu memastikan aliran air kembali lancar dan lingkungan menjadi lebih sehat.

“Kami mengusung semangat Bedas (Bersama Membangun) dalam setiap kegiatan. Melalui sinergi Pentahelix, kita hadir langsung menjawab keluhan masyarakat terkait masalah drainase di tiga RW ini. Pengerukan dan normalisasi ini sangat penting dilakukan agar tidak terjadi genangan air yang mengganggu aktivitas warga,” ujar salah satu penggagas kegiatan pentahelix.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa keterlibatan berbagai unsur mulai dari pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat hingga menjadi kunci keberhasilan program ini. Diharapkan dengan adanya perbaikan saluran air ini, risiko banjir dapat diminimalisir dan kenyamanan warga dapat terjaga.

“Semoga dengan semangat kebersamaan ini, pekerjaan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat luas di Dayeuhkolot,” tambahnya.

Kegiatan fisik pengerukan aliran dranase ini dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi aktif warga setempat.

Yans.

KDS Buka LKBB Linmas, Tegaskan Pentingnya Kesiapsiagaan dan Soliditas

KAB.BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna menghadiri sekaligus membuka Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Linmas se-Kabupaten Bandung memperebutkan Piala Dandim 0624/Kabupaten Bandung Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Makodim 0624/Kabupaten Bandung, Rabu (6/5/2026), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-6 Kodim 0624/Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa KDS tersebut menyampaikan bahwa Linmas memiliki peran strategis sebagai unsur pendukung keamanan masyarakat sekaligus garda terdepan, terutama dalam menghadapi bencana, menjaga ketertiban lingkungan, hingga membantu kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, melalui lomba baris berbaris ini, tidak hanya melatih kesiapan fisik, tetapi juga membangun kekuatan mental serta solidaritas antaranggota.

“Baris berbaris mengajarkan filosofi kehidupan. Setiap langkah harus selaras, setiap gerakan harus kompak, dan setiap komando harus dijalankan. Ini adalah nilai penting yang harus dimiliki oleh seluruh anggota Linmas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Linmas merupakan bagian dari bela negara yang berperan aktif bersama kepala desa dan lurah dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. Ia juga mengingatkan bahwa sesuai arahan pemerintah pusat, Linmas memiliki peran penting dalam mendukung penanganan berbagai persoalan di masyarakat, termasuk pengelolaan persampahan.

KDS pun meminta seluruh anggota Linmas di Kabupaten Bandung untuk terus mengawal para kepala desa dan lurah, khususnya dalam kegiatan pengamanan, penanggulangan bencana, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Linmas atas dedikasinya dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kondisi keamanan yang kondusif turut berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung.

“Keamanan dan kenyamanan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, KDS juga berpesan agar Linmas tidak hanya hadir saat dibutuhkan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan, kepedulian, serta semangat gotong-royong di tengah masyarakat. Ia juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan Linmas melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jika PAD meningkat, insyaallah insentif Linmas juga akan kita tingkatkan. Ini menjadi komitmen yang terus kita upayakan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, KDS mengajak seluruh peserta lomba untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Ia menekankan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan proses dalam membentuk karakter, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari Linmas Kabupaten Bandung.

Yans.

Gratis Dilatih, Siap Kerja! MTU Cetak Tenaga Terampil Tata Boga & Tata Rias — Alumni Dilirik Hotel Bintang 5 dan Dunia Usaha

YUTELNEWS.com | Cibubur ,Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja gratis berbasis kompetensi. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui Mobile Training Unit (MTU) yang menghadirkan pelatihan langsung ke tengah masyarakat dengan fasilitas lengkap dan metode praktik intensif. Rabu (6/5/2026).

Program ini menawarkan dua bidang keterampilan unggulan yang memiliki peluang besar di dunia kerja maupun usaha mandiri, yakni tata boga (pembuatan roti dan pastry) serta tata rias (makeup profesional dan penataan rambut). Kedua bidang tersebut dipilih karena memiliki permintaan tinggi di pasar dan mampu menjadi pintu masuk bagi peserta untuk berkarier maupun berwirausaha.

Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Cibubur, Nurhasanah, SKM., M.Kes, yang memberikan motivasi langsung kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya keterampilan sebagai modal utama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Pelatihan ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi membuka peluang nyata untuk masa depan. Gunakan kesempatan ini untuk menjadi tenaga kerja yang siap pakai atau bahkan menciptakan usaha sendiri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar program pelatihan seperti ini dapat terus hadir dan menjangkau lebih luas masyarakat, khususnya di wilayah Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas.

“Harapannya MTU bisa kembali berkunjung ke wilayah Kelurahan Cibubur. Dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk Ciracas yang besar, masyarakat sangat membutuhkan keterampilan seperti yang diberikan oleh PPKD. Apalagi pelatihan ini gratis dan ada penyaluran kerja,” ungkapnya.

Pelatihan MTU ini berlangsung selama 20 hari kerja, dengan penutupan kegiatan dijadwalkan pada hari Senin sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian pelatihan sekaligus momen evaluasi dan penyerahan sertifikat kepada para peserta.

Program MTU tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga membuka akses nyata ke dunia kerja. Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) diketahui telah menjalin kerja sama (MoU) dengan berbagai sektor, mulai dari perhotelan, UMKM, hingga industri jasa. Bahkan, banyak hotel berbintang dan pelaku usaha yang secara langsung meminta tenaga kerja dari alumni pelatihan karena dinilai telah memiliki kompetensi dan siap kerja.

Dengan konsep pelatihan gratis, fasilitas modern, serta dukungan jaringan penyaluran kerja yang luas, MTU menjadi solusi konkret dalam mencetak tenaga kerja terampil, produktif, dan siap bersaing di dunia industri.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membuka akses pelatihan yang merata serta menghadirkan peluang kerja nyata bagi masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.

Reporter : Mirna
(Kabiro Sukabumi)

Gratis Dilatih, Siap Kerja! MTU Cetak Tenaga Terampil Tata Boga & Tata Rias — Alumni Langsung Dilirik Hotel Bintang 5 dan Dunia Usaha

YUTELNEWS.com | Cibubur ,Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja gratis berbasis kompetensi. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui Mobile Training Unit (MTU) yang menghadirkan pelatihan langsung ke tengah masyarakat dengan fasilitas lengkap dan metode praktik intensif. Rabu ( 6/5/2026 )

Program ini menawarkan dua bidang keterampilan unggulan yang memiliki peluang besar di dunia kerja maupun usaha mandiri, yakni tata boga (pembuatan roti dan pastry) serta tata rias (makeup profesional dan penataan rambut). Kedua bidang tersebut dipilih karena memiliki permintaan tinggi di pasar dan mampu menjadi pintu masuk bagi peserta untuk berkarier maupun berwirausaha.

Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri oleh Sekretaris kelurahan Cibubur Nurhasanah, SKM., M.Kes yang memberikan motivasi langsung kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya keterampilan sebagai modal utama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Pelatihan ini bukan hanya menambah ilmu, tetapi membuka peluang nyata untuk masa depan. Gunakan kesempatan ini untuk menjadi tenaga kerja yang siap pakai atau bahkan menciptakan usaha sendiri,” ujarnya.

Turut hadir pula sosok inspiratif Ci Bubur yang memberikan semangat kepada peserta. Kehadirannya mampu mendorong rasa percaya diri peserta untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan, baik di bidang kuliner maupun kecantikan.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Pada bidang tata boga, mereka diajarkan mulai dari teknik dasar pengolahan bahan, proses pembuatan roti dan pastry, hingga pengemasan produk agar memiliki nilai jual tinggi. Sementara pada bidang tata rias, peserta dibekali keterampilan mulai dari teknik dasar makeup, koreksi wajah, hingga penataan rambut sesuai tren industri kecantikan.

Tidak hanya fokus pada pelatihan, program MTU juga memiliki keunggulan dalam hal penyaluran kerja. Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) diketahui telah menjalin kerja sama (MoU) dengan berbagai pelaku usaha, termasuk sektor perhotelan, UMKM, hingga industri jasa.

“Banyak hotel berbintang empat dan lima serta pengusaha di Jakarta yang meminta tenaga kerja dari alumni pelatihan PPKD. Mereka percaya karena lulusan sudah memiliki keterampilan dan siap kerja,” ungkap perwakilan penyelenggara.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa program pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka akses nyata ke dunia kerja. Bahkan, banyak alumni yang langsung terserap oleh industri setelah menyelesaikan pelatihan.

Di sisi lain, harapan besar disampaikan agar program MTU dapat terus menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk Kelurahan Cibubur. Wilayah ini dikenal sebagai yang terluas di Kecamatan Ciracas dengan jumlah penduduk paling banyak, sehingga kebutuhan akan pelatihan keterampilan dinilai sangat tinggi.

“Harapannya MTU bisa kembali berkunjung ke wilayah Kelurahan Cibubur. Dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk ciracas yang besar, masyarakat sangat membutuhkan keterampilan seperti yang diberikan oleh PPKD. Apalagi pelatihan ini gratis dan ada penyaluran kerja,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa PPKD selama ini telah menjalin banyak kerja sama ke berbagai sektor, bahkan hingga ke hotel-hotel berbintang. Banyak pihak dari dunia usaha secara langsung meminta tenaga kerja dari alumni pelatihan PPKD karena dinilai sudah memiliki keahlian dan siap bekerja.

“PPKD sudah bekerja sama ke mana-mana, termasuk ke sektor perhotelan dan dunia usaha. Banyak yang meminta tenaga kerja dari alumni karena mereka sudah dilatih dan siap ditempatkan,” tambahnya.

Dengan konsep pelatihan gratis, fasilitas modern, serta jaringan penyaluran kerja yang luas, program MTU menjadi solusi nyata dalam mencetak tenaga kerja terampil, produktif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam membuka akses pelatihan yang merata, serta menghadirkan peluang kerja nyata bagi masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Anggota Polsek Dayeuhkolot Beri Apresiasi dan Ucap Terima Kasih kepada AKP Triyono Raharja

Bandung – YUTELNEWS.com// Seluruh jajaran anggota Polsek Dayeuhkolot menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada mantan Kapolsek, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., usai mengakhiri masa pengabdiannya di wilayah tersebut, pada selasa (05/05/2026).

Kepergian AKP Triyono Raharja untuk menempati jabatan baru disambut dengan haru dan rasa bangga oleh seluruh personel. Selama memimpin, beliau dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan anak buah, tegas namun penuh kekeluargaan, serta selalu memberikan arahan dan motivasi dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dalam kesempatannya, perwakilan para anggota polsek dayeuhkolot, Kanit Intel Ipda Asep Aan M.S.H ,menyampaikan bahwa keberhasilan Polsek Dayeuhkolot dalam menjaga keamanan dan ketertiban tidak lepas dari visi dan kepemimpinan yang luar biasa dari AKP Triyono.

“Kami seluruh anggota Polsek Dayeuhkolot mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak AKP Triyono Raharja. Selama memimpin, Bapak telah memberikan teladan yang baik, membimbing kami dengan sabar, dan menciptakan suasana kerja yang solid serta harmonis,” ujar perwakilan para anggota.

Lebih lanjut, mereka juga menegaskan komitmen untuk tetap bekerja maksimal dan memberikan dukungan penuh kepada pimpinan yang baru demi kemajuan institusi.

“Semoga apa yang telah Bapak bangun bersama kami menjadi amal ibadah dan berkah. Kami juga berdoa agar karir Bapak semakin sukses dan cemerlang di tempat tugas yang baru,” tambahnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan tukar menukar cenderamata sebagai kenang -kenangan atas terjalinnya persaudaraan yang erat selama ini.

Yans.

Polsek Dayeuhkolot Gelar Pisah Sambut, Akp Triyono Raharja S.I.K., M.H. Serahterimakan Jabatan ke Akp Rudi Sudaryono S.S.I.K., M.M.

Bandung – YUTELNEWS.com// Polsek Dayeuhkolot menggelar acara pisah sambut Kepala Polsek, pada Selasa (05/05/2026). Acara ini menjadi momen bersejarah sekaligus simbolisasi serah terima tanggung jawab kepemimpinan dari pejabat lama, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., kepada pejabat baru, AKP Rudi Sudaryono, S.S.I.K., M.M.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan di lingkungan Polsek Dayeuhkolot. Dalam kesempatannya, AKP Triyono Raharja menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran personel Polsek Dayeuhkolot, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah bekerja sama dengan solid selama masa pengabdiannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan personel dan masyarakat Dayeuhkolot atas dukungan dan kerjasamanya selama ini. Semoga apa yang telah kita bangun bersama dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh pimpinan yang baru demi keamanan dan ketertiban wilayah yang lebih baik,” ujar AKP Triyono.

Sementara itu, Kapolsek yang baru, AKP Rudi Sudaryono, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang sudah berjalan baik dan berinovasi demi meningkatkan pelayanan serta menjaga kondusivitas wilayah. Ia juga berharap dapat menerima dukungan penuh dari seluruh pihak.

“Saya siap melaksanakan tugas dan amanah ini. Mari kita terus bekerja sama dengan sinergi yang kuat, menjaga keamanan, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Dayeuhkolot. Saya juga memohon doa dan dukungan dari semua pihak,” tegas AKP Rudi.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan tukar menukar cenderamata sebagai tanda persaudaraan. Diharapkan dengan kepemimpinan baru, Polsek Dayeuhkolot semakin solid dan mampu memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat

Yans.

Kepala Desa Dayeuhkolot Y.Setiana A.md, Terima Kunjungan Kerja Kabid Dinsos dan Perwakilan Kemenos, Brin.

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Kepala Desa Dayeuhkolot Y Setiana A.md menerima kunjungan kerja dari Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial (Dinsos) beserta jajaran, serta perwakilan dari Kementerian Sosial (Kemensos) serta Brin . Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan peninjauan program kesejahteraan sosial yang berjalan di wilayah tersebut, pada Selasa (05/05/2026).

Kedatangan rombongan Dinsos kabupaten bandung, Kemensos dan Brin disambut langsung oleh Kepala Desa Dayeuhkolot beserta perangkat desa. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai hal terkait penanganan masalah sosial, penyaluran bantuan sosial, serta upaya pemenuhan hak-hak masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan penanganan khusus.

Kepala Desa Dayeuhkolot Y Setiana A.md menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bandung maupun Kementerian Sosial serta Brin terhadap masyarakat desanya. Ia juga berharap kunjungan ini dapat mempererat koordinasi sehingga berbagai program bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan tepat waktu.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Kabid Dinsos dan tim Kementerian Sosial, Brin hari ini. Sinergi yang baik antara pemerintah desa dengan instansi terkait sangat penting demi memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan pelayanan dan perlindungan sosial yang maksimal,” ujar Kades Dayeuhkolot yayan.

Sementara itu, Kabid Dinsos Jajang Priatna dalam kesempatannya menyampaikan bahwa dari dinsos kabupaten bandung untuk pendampingan kunjungan kemensos dan Brin di dua titik soreang dan dayeuhkolot , dan kunjungan ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi serta melihat langsung kondisi di lapangan. Hal ini dilakukan agar kebijakan dan program yang dirancang ke depannya dapat lebih sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dinas sosial Kabupaten Bandung juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penanganan masalah sosial di daerah, termasuk memastikan data penerima manfaat selalu akurat dan terbarukan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif, diakhiri dengan harapan agar kerjasama yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan bersama.

Yans.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Desa Dayeuhkolot Y Setiana A.md menerima kunjungan kerja dari Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial (Dinsos) beserta jajaran, serta perwakilan dari Kementerian Sosial (Kemensos) serta Brin . Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan peninjauan program kesejahteraan sosial yang berjalan di wilayah tersebut, pada Selasa (05/05/2026).

Kedatangan rombongan Dinsos kabupaten bandung, Kemensos dan Brin disambut langsung oleh Kepala Desa Dayeuhkolot beserta perangkat desa. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai hal terkait penanganan masalah sosial, penyaluran bantuan sosial, serta upaya pemenuhan hak-hak masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan penanganan khusus.

Kepala Desa Dayeuhkolot Y Setiana A.md menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bandung maupun Kementerian Sosial serta Brin terhadap masyarakat desanya. Ia juga berharap kunjungan ini dapat mempererat koordinasi sehingga berbagai program bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan tepat waktu.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Kabid Dinsos dan tim Kementerian Sosial, Brin hari ini. Sinergi yang baik antara pemerintah desa dengan instansi terkait sangat penting demi memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan pelayanan dan perlindungan sosial yang maksimal,” ujar Kades Dayeuhkolot yayan.

Sementara itu, Kabid Dinsos Jajang Priatna dalam kesempatannya menyampaikan bahwa dari dinsos kabupaten bandung untuk pendampingan kunjungan kemensos dan Brin di dua titik soreang dan dayeuhkolot , dan kunjungan ini juga bertujuan untuk menyerap aspirasi serta melihat langsung kondisi di lapangan. Hal ini dilakukan agar kebijakan dan program yang dirancang ke depannya dapat lebih sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Dinas sosial Kabupaten Bandung juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penanganan masalah sosial di daerah, termasuk memastikan data penerima manfaat selalu akurat dan terbarukan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif, diakhiri dengan harapan agar kerjasama yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan bersama.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.