Persoalan PT BDS, DPRD Kabupaten Bandung : Masalah Bisnis, Tak ada Kaitan dengan Bupati Bandung

YUTELNEWS.com | BANDUNG – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Faisal Radi Sukmana, angkat bicara soal polemik kasus gagal bayar PT Bandung Daya Santosa (BDS) kepada para vendor.

Politisi Partai Demokrat itu menyebut, sebagai Ketua Komisi B yang membidangi urusan Perekonomian dan BUMD, pihaknya secara serius mengikuti perkembangan kasus yang melibatkan PT BDS.

Pihaknya ikut menyoroti kasus ini, khususnya terkait hubungan transaksi keuangan perusahaan PT BDS dengan mitra usahanya, PT Cahaya Frozen serta para vendor.

“Perlu ditegaskan bahwa hingga saat ini, berdasarkan data yang kami peroleh, PT BDS memiliki piutang sebesar ±Rp125 miliar dari PT Cahaya Frozen, sementara di sisi lain, PT BDS memiliki kewajiban kepada para supplier sebesar ±Rp117 miliar,” jelas Faisal Radi kepada awak media, Kamis (31/07/2025).

Dengan demikian, lanjut dia, posisi PT BDS secara finansial juga merupakan pihak yang dirugikan akibat keterlambatan pembayaran PT Cahaya Frozen, bukan semata-mata sebagai pelaku wanprestasi.

Selain itu yang lebih penting, tegas Faisal Radi, seluruh relasi hukum dalam perkara ini terjadi dalam konteks business to business (B to B) dan sama sekali tidak ada keterlibatan langsung Bupati Bandung dalam pengambilan keputusan operasional, transaksi keuangan, maupun kontraktual.

“Dalam hal ini Bupati Bandung hanya menjalankan peran sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) yang bersifat strategis, bukan teknis operasional sebagaimana diatur dalam PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung itu menyebut tuduhan-tuduhan yang mengaitkan nama Bupati Bandung dengan perkara ini, apalagi dengan kepentingan politik pilkada, tidak mendasar.

“Saya menilai tuduhan-tuduhan yang mengaitkan nama Bupati sebagai langkah tidak berdasar dan justru dapat menimbulkan kegaduhan di ruang publik,” tegas Faisal Radi.

DPRD Kabupaten Bandung, kata dia, mendukung agar seluruh proses hukum, baik dalam aspek perdata maupun pidana, jika memang ada, diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku sesuai prinsip due process of law.

“Selesaikan menurut hukum yang berlaku, tidak boleh ada penggiringan opini, apalagi yang menyeret nama pejabat publik tanpa bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Faisal.

Ia memastikan Komisi B tetap berkomitmen untuk mengawasi dan mendampingi penyelesaian persoalan ini secara objektif, profesional, dan menjunjung tinggi asas keadilan serta akuntabilitas publik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi. Menurutnya, DPRD sangat concern dalam melakukan fungsi pengawasan, termasuk terhadap masalah yang sedang dihadapi salah satu BUMD, PT BDS.

“Kami DPRD melalui komisi B telah melakukan langkah-langkah, dan sebagaimana yang disampaikan Ketua Komisi B bahwa masalah BDS merupakan masalah bisnis to bisnis yang sedang berproses dalam penyelesaiannya. Bukan hanya urusan BDS dengan para vendor, tetapi juga urusan BDS dengan PT Cahaya Frozen,” tutur Renie.

Politisi PKB itu berharap semua pihak dapat menyikapi persoalan ini dengan bijak dan objektif. “Masyarakat harus hati-hati, jangan termakan mentah-mentah oleh penggiringan opini yang tidak benar. Kami berharap masalah BDS ini segera dapat diselesaikan demi masyarakat Kabupaten Bandung, ” tambahnya.

 

Yans

Bapenda Tutup Lebih Awal demi Event Wisata, Warga Bingung Urus Pajak

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Layanan pajak di Mall Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi mendadak tutup lebih awal, Kamis (31/7/2025). Hal ini lantaran sejumlah aparatur dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dikerahkan untuk mengikuti kegiatan Tour de Banyuwangi Ijen (TDBi) 2025. Akibatnya, pelayanan Pajak Daerah Lainnya (PDL) hanya beroperasi hingga pukul 11.00 WIB, membuat sejumlah warga kecewa karena tak bisa mengurus kewajiban perpajakan secara normal.

Tim investigasi media ini mendapatkan konfirmasi langsung dari petugas Perizinan Mall Pelayanan Publik Banyuwangi.
“Sebagian pelayanan pajak di Bapenda (pelayanan pajak daerah lainnya / PDL) tutup pukul 11.00, mengikuti kegiatan tim hore-hore Bapenda dalam rangka TDBi 2025 di rute hutan Erek-erek. Sedangkan pelayanan PBB tetap buka seperti biasa. Mohon maklum,” demikian informasi yang disampaikan petugas tersebut.

Situasi ini langsung menyulut reaksi publik, termasuk dari kalangan penggiat masyarakat sipil.
“Mobilisasi ASN… kudu onok sing ngurus pajak iku (harus ada yang urus pajak itu),” komentar pedas disampaikan Junjung Subowo dan Risky Kurniawan, aktivis senior Banyuwangi, menyentil kondisi layanan publik yang kosong karena prioritas diarahkan pada kegiatan non-pelayanan.

Menanggapi hal ini, Kepala Bapenda Banyuwangi, Syamsudin, memberikan klarifikasi bahwa layanan seharusnya tetap berjalan seperti biasa.
“Layanan tetap jalan, Pak. Tadi pagi saya instruksikan layanan tetap jalan. Hanya sebagian personil kantor yang ditugaskan naik ke Ijen,” ujar Syamsudin saat dikonfirmasi media ini.

Namun, fakta di lapangan menyebutkan sebaliknya. Warga menyaksikan pelayanan PDL benar-benar tidak aktif pasca pukul 11.00 WIB. Bahkan di tempat lain seperti Samsat Benculuk, pelayanan disebut sudah tutup lebih awal dengan alasan akhir bulan.

Situasi ini menimbulkan kritik tajam dari berbagai kalangan. Hakim Said, S.H., Ketua Rumah Advokasi Kebangsaan Banyuwangi, menyatakan bahwa keputusan menutup layanan demi kegiatan pariwisata adalah pelanggaran terhadap prinsip dasar pelayanan publik.

“Ini pelanggaran prinsip pelayanan publik sebagaimana diatur dalam UU No. 25 Tahun 2009. Pelayanan publik tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan promosi wisata atau seremoni. Apalagi kalau berdampak langsung ke hak-hak warga,” tegasnya.

Ia menambahkan, mobilisasi ASN tanpa dasar urgensi pelayanan publik bisa masuk kategori pelanggaran administratif dan etika birokrasi. “Bukan sekadar soal tutup lebih awal. Ini mencerminkan manajemen ASN kita masih mengabaikan pelayanan dasar rakyat. Pemkab harus evaluasi. Tidak semua event harus dikorbankan dengan meninggalkan meja pelayanan,” ujar Hakim.

Atas kejadian ini, Rumah Advokasi Kebangsaan mendesak Ombudsman RI dan DPRD Banyuwangi agar melakukan evaluasi dan audit terhadap sistem manajemen ASN, khususnya di perangkat strategis seperti Bapenda. “Urusan pajak itu serius. Kalau gara-gara ‘tim hore’, pelayanan berhenti, rakyat yang rugi. Ini harus segera ditertibkan,” pungkasnya.

 

(Red)

Masyarakat Telat Didenda, Samsat Tutup Lebih Awal Tanpa Sanksi

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Kritik keras kembali menghantam pelayanan publik di Banyuwangi. Kali ini, giliran Samsat Benculuk yang menjadi sorotan setelah diketahui menghentikan layanan lebih awal dari jam operasional. Pada Rabu pagi (31/7/2025), seorang warga melaporkan bahwa kantor tersebut sudah tidak lagi melayani masyarakat pada pukul 10.42 WIB, dengan alasan yang cukup mengejutkan: karena akhir bulan.

Informasi ini dibagikan oleh Nugroho, salah satu warga yang mengaku kecewa karena urusan administrasi kendaraan tidak bisa diselesaikan.

“Samsat Benculuk jam 10.42 sudah tutup pelayanan, alasan akhir bulan…,” tulisnya dalam pesan singkat yang tersebar di grup masyarakat dan pemerhati pelayanan publik.

Ungkapan kecewa juga ia tambahkan dengan sindiran tajam, “Beeh penakmen…” (enak bener…), menggambarkan betapa nyamannya pelayanan publik yang bisa tutup seenaknya.

Padahal, berdasarkan ketentuan pelayanan publik, kantor Samsat seharusnya tetap memberikan pelayanan hingga jam operasional berakhir, kecuali ada kondisi darurat atau pemberitahuan resmi sebelumnya.

Namun, Kasubnitlantas 2 Samsat Benculuk, Ipda Enita Dwi Rahayu, memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa penutupan lebih awal dilakukan karena petugas harus melaksanakan pelimpahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara melalui Bank BRI.

“Karena akhir bulan kami harus melaksanakan laporan pelimpahan PNBP ke kas negara melalui bank BRI. Itu menyesuaikan jam pelimpahan. Jika terlambat dari pukul 13.00, maka akan masuk ke bulan berikutnya, dan itu akan menjadi teguran bagi satuan kerja dari tingkat atas,” jelasnya melalui pesan tertulis, Rabu siang.

Ipda Enita juga berharap agar informasi tersebut disebarluaskan kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Tolong di-forward Pak, agar masyarakat yang belum paham menjadi mengerti kenapa.”

Meski begitu, Ketua Rumah Advokasi Kebangsaan Banyuwangi, Hakim Said, S.H., tetap menyayangkan proses pelayanan yang tidak disosialisasikan terlebih dahulu ke publik. Ia menilai, apapun alasannya, penghentian layanan sebelum waktunya tetap menyalahi semangat dan prinsip pelayanan publik yang tertuang dalam UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Alasan ‘akhir bulan’ tidak bisa dijadikan dasar hukum untuk menutup pelayanan sebelum waktunya. Ini bentuk kelalaian dan pengabaian terhadap kewajiban negara. Undang-undang dengan tegas menyatakan bahwa pelayanan kepada publik harus dijalankan selama jam kerja sebagaimana ditentukan,” tegasnya.

Hakim juga mengingatkan bahwa pelayanan yang tidak konsisten dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kewajiban finansial seperti pajak dan registrasi kendaraan.

“Jika ditemukan unsur kesengajaan atau pengabaian prosedur, harus ada sanksi administratif. Jangan sampai negara kalah disiplin dibanding masyarakat yang taat membayar,” tambahnya.

Warga berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang dan pihak berwenang melakukan evaluasi serta perbaikan manajemen pelayanan publik.

“Kalau rakyat telat bayar, kena denda. Tapi kalau petugas tutup layanan lebih awal, gak ada sanksi? Ini timpang dan tidak adil,” pungkas Nugroho.

 

(Red)

Dituding Beri Arahan dalam Kasus PT BDS, Kepala Inspektorat : Ketemu Saja Tidak Pernah

YUTELNEWS.com | BANDUNG – Kepala Inspektorat Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu, memberikan klarifikasi terkait pernyataan pengusaha dalam sebuah podcast tentang permasalahan gagal bayar PT BDS (Bandung Daya Sentosa) terhadap vendor.

Marlan membantah keras tudingan seorang pengusaha pada podcast tersebut yang mencatut namanya, di mana Marlan dituding memberikan arahan dan menawarkan proyek kepada vendor untuk mengganti kerugian.

“Perlu saya sampaikan bahwa yang menyebut dan mencatut nama saya mengusulkan pemberian proyek kepada vendor itu tidak benar dan tidak berdasar,” ujar Marlan kepada awak media, Kamis (31/7/2025).

“Saya ketemu saja tidak pernah dengan vendor-vendor tersebut. Jadi bagaimana bisa mengarahkan. Ketemu saja belum pernah,” tegasnya.

Menurutnya, secara pribadi dirinya tidak mengenal para pengusaha yang hadir dalam podcast tersebut. Ia mengaku baru mengetahui sosok para pengusaha yang menjadi vendor PT BDS setelah melihat tayangan podcast tersebut.

“Yang di podcast itu saya baru lihat kemarin saja itu, yang tiga orang itu. Belum pernah ketemu sekalipun. Jadi intinya itu saja, disebutkan nama saya itu, padahal enggak pernah ketemu mereka,” jelasnya.

Sebagai Kepala Inspektorat, kata dia, justru pihaknya mengeluarkan surat perintah audit terhadap PT BDS sesuai arahan pimpinan. Namun sepanjang proses audit berlangsung, pihaknya tidak pernah bertemu dengan pihak yang muncul dalam podcast.

Audit terhadap PT BDS, lanjut dia, bertujuan untuk memverifikasi klaim piutang dan utang perusahaan. Proses audit pun dilakukan secara menyeluruh, termasuk dengan mengundang para vendor yang memiliki hubungan kerjasama dengan PT BDS.

“Kami mengaudit PT BDS untuk memastikan PT BDS itu betul punya utang dan betul punya piutang. Dalam rangkaian pemeriksan tersebut kami panggil 19 vendor, namun yang hadir cuma 18 vendor sesuai dengan surat undangan dari Inspektorat,” ungkapnya.

Dari 18 vendor yang hadir, tidak satu pun dari mereka pernah bertatap muka langsung dengan Marlan. Ia menduga tiga orang yang hadir dalam podcast tersebut kemungkinan adalah bagian dari vendor yang hadir dalam proses audit.

“Proses audit yang dilakukan Inspektorat itu adalah bagian dari tugas pengawasan dan verifikasi yang bersifat administratif, bukan bentuk intervensi terhadap kebijakan internal BDS,” tegasnya.

 

Yans

Dukung Program Strategis Organisasi, Apkasi Perkuat Peran dan dan Fungsi Korwil

YUTELNEWS.com | Jakarta – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka penguatan peran dan fungsi Koordinator Wilayah (Korwil) Apkasi, di Kantor Sekretariat Apkasi, Jakarta, Rabu 30 Juli 2025.

Turut hadir dalam rakor Penasehat Khusus Apkasi Prof Ryaas Rasyid, yang ikut memberikan penguatan peran Korwil dengan menekankan bahwa Apkasi memiliki kedudukan sebagai mitra strategis pemerintah pusat.

“Jadi saat beraudiensi dengan pemerintah pusat, Pengurus Apkasi bukan dalam kapasitas atasan dan bawahan. Namun mitra diskusi yang sejajar kedudukannya, dan ini tidak bisa dilakukan kalau dia memposisikan diri sebagai bupati,” tandas Prof Ryaas.

Spirit atas peran strategis Apkasi inilah, yang menurut Ketua Harian Apkasi Dadang Supriatna perlu ditularkan ke semua anggota Apkasi.

“Setelah ini Korwil silahkan meneruskan hasil rakor ini ke wilayahnya masing-masing,” ujar Bupati Bandung Kang DS ini.

Sementara Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi dalam sambutannya menjelaskan, penguatan peran dan fungsi Korwil Apkasi in penting dalam rangka mendukung program strategis organisasi.

Karena itu Ketum mengapresiasi kehadiran para Korwil untuk bersama-sama membahas berbagai isu strategis nasional yang perlu disikapi oleh organisasi.

“Peran Korwil ini sangat penting karena ia sebagai kepanjangan tangan dalam meneruskan informasi dan melaksanakan program Apkasi di wilayahnya masing-masing,” kata Bursah Zarnubi yang juga Bupati Lahat ini.

Ia pun mengajak, para Korwil merapatkan barisan dan memberikan kontribusi aktif agar program organisasi bisa berjalan dengan baik.

“Mari jadikan Apkasi ini sebagai rumah bersama untuk memperjuangkan aspirasi daerah ke pusat,” serunya.

Sementara Direktur Eksekutif Sarman Simanjorang menyampaikan program Apkasi dalam waktu dekat yang perlu penguatan peran Korwil, yakni ajang tahunan Apkasi Otonomi Expo yang akan digelar pada 28-30 Agustus 2025 di ICE BSD.

 

Yans

PRIMA Lamajang Pentas Dukung Program Ketahanan Pangan Bantu Polsek Dayeuhkolot Tanam Jagung

YUTELNEWS.com | Bandung,- Dalam upaya mendukung program Pemerintah Pusat di sektor ketahanan pangan nasional, Perhimpunan Remaja Mesjid (PRIMA) Lamajang Peuntas, Desa Citereup, Kecamatan Dayeuhkolot, membantu persiapan Penanaman jagung yang akan dilaksanakan oleh Kapolsek Dayeuhkolot Polresta Bandung bersama jajaran yang akan di laksanakan pada hari jum’at pada tanggal 01 Agustus 2025.

Persiapan yang dilaksanakan oleh puluhan anggota PRIMA ini, meliputi pembersihan rumput sekaligus pencangkulan tanah pada lahan yang luasnya kurang lebih 1 (satu) hektaran. Lahan yang dimanfaatkan ini merupakan lahan milik salah satu Badan usaha yang saat ini tidak digunakan yang bertempat di wilayah Desa Citeureup.

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, S.I.K.,M.H., bersama jajaran, juga hadir tokoh masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto yang merupakan Koordinator PRIMA Lamajang Peuntas.

Dalam kesempatannya, Tri Rahmanto pun menyampaikan bahwa untuk mendukung program ketahanan pangan yang akan dilaksanakan oleh Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung, ” PRIMA sangat mendukung dan siap membantu pada kegiatan ini. Kita bersama seluruh anggota PRIMA akan bantu siapkan tanah tersebut yang akan dimanfaatkan sebagai area penanaman jagung nanti.

Tentunya dengan penanaman ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, dan mendukung program Swasembada Pangan. Upaya yang dilaksanakan Polsek Dayeuhkolot dan diharapkan dapat meningkatkan produksi komoditas jagung sebagai salah satu bahan pokok di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot,” ungkap Tri Kepada media saat dilokasi, Rabu (30/07/2025).

Lebih lanjut, Tri Rahmanto juga mengatakan yang saat ini melaksanakan aksi sosial di masyarakat terutama terhadap kepedulian lingkungan ini, dirinya berharap bahwa program Pemerintah yang bekerja sama dengan Kapolri dan lainnya yang akan dilaksanakan oleh Kapolsek Dayeuhkolot, ini bukan sekedar seremonial dan tentunya bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, agar kegiatan ini kedepannya akan menjadi bukti nyata dalam mendorong ketahanan pangan di setiap Kecamatan,”pungkasnya.

Jurnalis: Yans.

Desa Banuagea, Nias Utara Sukses Bentuk Tim Penyusun RKP Desa 2026

YUTELNEWS.com | Banuagea, Nias Utara,- Pemerintah Desa Banuagea, Kecamatan Banuagea, Kabupaten Nias Utara, telah berhasil melaksanakan kegiatan perencanaan pembangunan desa untuk tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di balai pertemuan desa ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, agama, LKD RT/RW, aparat desa, Ketua BPD Desa Banuagea, Pendamping Desa Lokal (PLD) Gideon E.K Gea, Pendamping Desa (PD) Yuliaman Zega, S.Pd, dan lainnya. Rabu, (30/07/2025).

Kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 tentang pedoman umum pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. PJ Kepala Desa Abadi Gea memimpin proses perencanaan tahunan dan pembentukan tim penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) 2026.

Beliau menghimbau seluruh masyarakat untuk aktif menyampaikan usulan pembangunan yang akan diintegrasikan ke dalam RKP Desa, yang nantinya akan diajukan ke tingkat kecamatan dan kabupaten. PJ Kades Abadi Gea menekankan bahwa usulan dalam RKP Desa belum tentu langsung direalisasikan, tergantung pada ketersediaan anggaran dan prioritas pemerintah.

Pendamping Desa (PD) Yuliaman Zega, S.Pd, memberikan arahan mengenai pemilihan anggota tim penyusun RKP Desa, mengacu pada Pasal 36 bagian d. Beliau menjelaskan pentingnya keterwakilan perempuan minimal 30% dalam tim yang beranggotakan 7-11 orang.

Seorang warga yang berpengalaman dalam penyusunan RKP Desa sebelumnya menyarankan agar tim yang terbentuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) dan adanya mekanisme pemberitahuan resmi terkait penggantian tim di tahun berikutnya.

PJ Kades Abadi Gea dan Kaur Pemerintahan Desa menjelaskan bahwa tim yang terbentuk saat ini akan otomatis bubar dan pemilihan tim baru akan dilakukan pada tahun berikutnya, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hasil rapat menetapkan Sarozatulo Gea sebagai Ketua Tim dan Selvister Hati Murni Zega sebagai Sekretaris, dengan anggota lainnya yang telah disepakati bersama.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan RKP Desa 2026 yang komprehensif dan mengakomodasi aspirasi seluruh masyarakat Desa Banuagea.

Emanuel Y. Gea

Disnaker Kabupaten Bandung, Siapkan Pelatihan Ketenagakerjaan dan Wirausaha,Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi

YUTELNEWS.com | Bandung, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali melaksanakan Job Fair Spirit Bedas 2025 di UPTD Balai Latihan Kerja Manggahang Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung, Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah, pada Rabu, (30/07/2025).

Job Fair tersebut untuk memfasilitasi 300 lowongan kerja (loker) di 10 perusahaan terbaik yang sudah bermitra dengan Disnaker Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas 2025 ini dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara, Camat Baleendah Eef Syarif Hidayatullah, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya Witarsa, Ketua KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi, perwakilan Disnakertrans Jawa Barat, PT Redy Indonesia, dan perwakilan 9 perusahaan serta 1 LPK terbaik di Kabupaten Bandung.

Ratusan pencari kerja pun terlihat hadir berburu lowongan kerja yang difasilitasi Disnaker Kabupaten Bandung bekerja sama dengan 10 perusahaan untuk 300 lowongan kerja.

Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara mengatakan bahwa pihaknya bersama para pengusaha di Kabupaten Bandung ingin membangun langkah-langkah konkrit dalam menciptakan lowongan kerja bagi para pencari kerja.

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat itu, Dadang sudah menyampaikannya kepada Anggota DPRD Kabupaten Bandung, bahwa setiap tahun ada musrembang. Sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan berusaha untuk memfasilitasi maupun membiayai pelaksanaan pelatihan-pelatihan keterampilan ketenagakerjaan.

“Baik yang nantinya akan diserap di dunia usaha maupun wirausaha. Problemnya adalah waktu kita melakukan penyusunan dokumen pelatihan, itu katanya beda dengan waktu mengeluarkan formasi baik kebutuhan kerja yang ada di masing-masing perusahaan. Program ini yang harus kita pecahkan,” kata Dadang dalam sambutannya.

Menurut informasi, lanjut Dadang, jadwal penyampaian formasi dari masing-masing perusahaan itu apakah bisa dilakukan bulan Oktober, apakah Nopember.

“Hal itu perlu kita ketahui oleh kami. Untuk dipersiapkan kegiatan pendidikan dan pelatihannya untuk melakukan berbagai langkah kedepan. Apabila memungkinkan prasarana sarana pelatihan keterampilan di perusahaan belum memadai untuk diperbaiki dan dibenahi bersama-sama,” tuturnya.

Pada prinsipnya pihaknya ingin membantu perusahaan dalam menyiapkan tenaga kerja dan pihak perusahaan menyiapkan formasi pegawainya, lanjutnya.

Kepala Disnaker berharap hal itu bisa disampaikan dalam pertemuan Forum HRD maupun Apindo. Sebab pada musrembang, formasi dipersiapkan pada bulan Januari 2026 mendatang untuk persiapan tahun 2027.

“Untuk tahun 2025 ini, apabila formasinya tidak terisi semua oleh kegiatan Job Fair. Bisa Sampaikan saja kebutuhannya supaya bisa dilengkapi nanti,” katanya.

Dadang pun berusaha untuk menyesuaikan jenis pelatihan yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan.

“Itu langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memastikan seluruh para pencari kerja bisa disalurkan. Tentu, sebelumnya mereka dibekali kompetensi maupun keahlian dan keterampilannya,” ungkapnya.

Ia pun mengajak kepada para pekerja untuk meningkatkan kemampuan, kualitas sumber daya manusia dan kompetensi dari masing-masing para pencari kerja.

“Kami akan mencoba untuk menyiapkan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker melalui berbagai keterampilan dan wirausaha,” katanya.

Dadang berharap kegiatan Job Fair ini terus ditingkatkan. Mudah-mudahan kedepan bisa dilakukan juga secara virtual, sehingga bisa dilaksanakan tiap waktu atau tiap bulan.

“Mengingat kebutuhan formasi di perusahaan bisa secara mendadak karena pekerja memasuki masa pensiun, meninggal dunia maupun kecelakaan kerja yang tidak bisa diteruskan jadi pekerja. Informasi ini terus dikomunikasikan dengan para pencari kerja.” Pungkasnya.

Yans

Disnaker Kabupaten Bandung,Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi dan Siapkan Pelatihan Ketenagakerjaan dan Wirausaha

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali melaksanakan Job Fair Spirit Bedas 2025 di UPTD Balai Latihan Kerja Manggahang Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung, Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah, pada Rabu, (30/07/2025).

Job Fair tersebut untuk memfasilitasi 300 lowongan kerja (loker) di 10 perusahaan terbaik yang sudah bermitra dengan Disnaker Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas 2025 ini dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara, Camat Baleendah Eef Syarif Hidayatullah, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya Witarsa, Ketua KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi, perwakilan Disnakertrans Jawa Barat, PT Redy Indonesia, dan perwakilan 9 perusahaan serta 1 LPK terbaik di Kabupaten Bandung.

Ratusan pencari kerja pun terlihat hadir berburu lowongan kerja yang difasilitasi Disnaker Kabupaten Bandung bekerja sama dengan 10 perusahaan untuk 300 lowongan kerja.

Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara mengatakan bahwa pihaknya bersama para pengusaha di Kabupaten Bandung ingin membangun langkah-langkah konkrit dalam menciptakan lowongan kerja bagi para pencari kerja.

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat itu, Dadang sudah menyampaikannya kepada Anggota DPRD Kabupaten Bandung, bahwa setiap tahun ada musrembang. Sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan berusaha untuk memfasilitasi maupun membiayai pelaksanaan pelatihan-pelatihan keterampilan Ketenagakerjaan.

“Baik yang nantinya akan diserap di dunia usaha maupun wirausaha. Problemnya adalah waktu kita melakukan penyusunan dokumen pelatihan, itu katanya beda dengan waktu mengeluarkan formasi baik kebutuhan kerja yang ada di masing-masing perusahaan. Program ini yang harus kita pecahkan,” kata Dadang dalam sambutannya.

Menurut informasi, lanjut Dadang, jadwal penyampaian formasi dari masing-masing perusahaan itu apakah bisa dilakukan bulan Oktober, apakah Nopember.

“Hal itu perlu kita ketahui oleh kami. Untuk dipersiapkan kegiatan pendidikan dan pelatihannya untuk melakukan berbagai langkah kedepan. Apabila memungkinkan prasarana sarana pelatihan keterampilan di perusahaan belum memadai untuk diperbaiki dan dibenahi bersama-sama,” tuturnya.

Pada prinsipnya pihaknya ingin membantu perusahaan dalam menyiapkan tenaga kerja dan pihak perusahaan menyiapkan formasi pegawainya, lanjutnya.

Kepala Disnaker berharap hal itu bisa disampaikan dalam pertemuan Forum HRD maupun Apindo. Sebab pada musrembang, formasi dipersiapkan pada bulan Januari 2026 mendatang untuk persiapan tahun 2027.

“Untuk tahun 2025 ini, apabila formasinya tidak terisi semua oleh kegiatan Job Fair. Bisa Sampaikan saja kebutuhannya supaya bisa dilengkapi nanti,” katanya.

Dadang pun berusaha untuk menyesuaikan jenis pelatihan yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan.

“Itu langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memastikan seluruh para pencari kerja bisa disalurkan. Tentu, sebelumnya mereka dibekali kompetensi maupun keahlian dan keterampilannya,” ungkapnya.

Ia pun mengajak kepada para pekerja untuk meningkatkan kemampuan, kualitas sumber daya manusia dan kompetensi dari masing-masing para pencari kerja.

“Kami akan mencoba untuk menyiapkan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker melalui berbagai keterampilan dan wirausaha,” katanya.

Dadang berharap kegiatan Job Fair ini terus ditingkatkan. Mudah-mudahan kedepan bisa dilakukan juga secara virtual, sehingga bisa dilaksanakan tiap waktu atau tiap bulan.

“Mengingat kebutuhan formasi di perusahaan bisa secara mendadak karena pekerja memasuki masa pensiun, meninggal dunia maupun kecelakaan kerja yang tidak bisa diteruskan jadi pekerja. Informasi ini terus dikomunikasikan dengan para pencari kerja,” ucapnya.

Yans.

Misteri Hilangnya Jhoelman Gea: SDN Dahniar Pastikan Siswa Kelas 4B Tak Pindah Sekolah, Orang Tua Minta Klarifikasi Akun Facebook

YUTELNEWS.com | Kehebohan melanda SDN Dahniar di Jalan Banda Sari No. 05 menyusul laporan kehilangan Jhoelman Gea, siswa kelas 4B. Orang tua Jhoelman melaporkan hilangnya anak mereka dari rumah tanpa pamit, meninggalkan keluarga dalam kepanikan. Pihak sekolah, melalui Ibu Ponti, petugas administrasi yang menangani data siswa masuk dan keluar, telah memastikan bahwa Jhoelman tidak terdaftar sebagai siswa yang pindah sekolah. Hal ini semakin memperumit misteri hilangnya siswa tersebut. Rabu, (30/07/2025).

“Kami telah memeriksa seluruh data siswa, baik yang aktif maupun yang telah pindah,” ujar Ibu Ponti dalam keterangan resminya. “Nama Jhoelman Gea tidak tercantum dalam daftar siswa yang pindah. Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan berharap Jhoelman segera ditemukan.”Tambahnya.

Wali kelas Jhoelman, yang enggan disebutkan namanya, turut mengungkapkan keprihatinannya. “Sebagai wali kelas, saya merasa sangat terpukul dengan kejadian ini. Jhoelman adalah anak yang baik dan rajin. Kami berharap agar keluarga segera menemukannya dan jika Jhoelman sudah ditemukan, kami siap membantu proses kembalinya ia ke sekolah atau membantu proses pindahannya ke sekolah lain,” tambahnya.

Namun, misteri hilangnya Jhoelman semakin pelik dengan munculnya informasi yang beredar di media sosial. S. Gea, orang tua Jhoelman, mengungkapkan kekesalannya terhadap akun Facebook CASA CASA yang diduga menyebarkan informasi tidak akurat mengenai sekolah tempat Jhoelman bersekolah. S. Gea mendesak akun tersebut untuk memberikan klarifikasi dan bukti yang mendukung klaimnya.

“Saya meminta CASA CASA untuk bertanggung jawab atas informasi yang disebarluaskan. Buktikan di mana anak saya bersekolah agar laporan polisi yang telah saya buat dapat diklarifikasi ke publik,” tegas S. Gea.

Kejadian ini pun telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian berharap agar masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Jhoelman Gea dapat segera menghubungi pihak berwajib.

D. Yoyo

Pemerintah Desa Mandalasari Tingkatkan Instruktur Jalan Lingkungan di RW 14, Kampung Ciraja Mekar

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Pemerintah Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), hari ini dengan bangga mengumumkan selesainya proyek peningkatan infrastruktur jalan lingkungan di RW 14, Kampung Ciraja Mekar. Proyek ini meliputi pengaspalan jalan sepanjang 320 meter dengan lebar 2,5 meter, dengan total anggaran sebesar 84 juta rupiah. Peningkatan ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat. Rabu, (30/07/2025).

Selama ini, kondisi jalan di RW 14 Kampung Ciraja Mekar cukup memprihatinkan, mengakibatkan kesulitan aksesibilitas bagi warga, khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat. Kondisi jalan yang buruk juga berdampak pada perekonomian warga, menambah biaya transportasi dan menghambat aktivitas ekonomi.

Dengan selesainya proyek pengaspalan ini, diharapkan aksesibilitas warga akan meningkat drastis. Jalan yang mulus dan nyaman akan memudahkan akses menuju berbagai fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan pasar. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, memudahkan aktivitas sehari-hari, dan meningkatkan perekonomian lokal.

Kepala Desa Mandalasari, Adey S.I.P., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselesaikannya proyek ini. Beliau menekankan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Desa Mandalasari dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Proyek ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam membangun Desa Mandalasari yang lebih maju dan sejahtera,”ujarnya.

“Kami berharap, dengan adanya jalan yang lebih baik ini, masyarakat dapat lebih mudah menjalankan aktivitasnya dan perekonomian di Kampung Ciraja Mekar dapat semakin berkembang.”Pungkasnya.

Proyek ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Pemerintah Desa Mandalasari dan warga RW 14 Kampung Ciraja Mekar.

Ke depan, Pemerintah Desa Mandalasari akan terus berupaya meningkatkan infrastruktur di berbagai wilayah di Desa Mandalasari untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat.

Dien Yoyo. 

DPRD Nias Utara Dukung Penuh Musrenbang RPJMD Kabupaten 2025-2029: Menyongsong Masa Depan Nias Utara yang Lebih Maju

YUTELNEWS.com | Gunungsitoli, Nias Utara,- Aula Pendopo Kabupaten Nias Utara menjadi saksi bisu atas komitmen bersama dalam membangun masa depan Nias Utara. Di tempat tersebut, Pemerintah Kabupaten Nias Utara menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nias Utara Tahun 2025-2029. Kehadiran Ketua, Wakil Ketua, dan anggota DPRD Kabupaten Nias Utara menjadi bukti nyata dukungan penuh legislatif terhadap perencanaan pembangunan daerah ini. Rabu, (30/7/2025).

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wakil Bupati Nias Utara beserta Ny. Wakil Bupati, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara (melalui zoom), Perencana Ahli Madya Ir. Robert Simanjuntak M.Si, anggota DPRD Kabupaten Nias Utara, Kabid Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau kecil M. Rizal Kurnia Lubis S.Pi,M.Si, Sekda Kabupaten Nias Utara, Staf Ahli Bupati, Asisten Bupati, Sekretaris Dewan, Kepala Perangkat Daerah, Pimpinan BUMN/BUMD, Kemenag Kabupaten Nias Utara, Camat se-Kabupaten Nias Utara, Kabag, Tim Penyusun RPJMD Kabupaten Nias Utara Tahun 2025-2029, ASN Lingkup Pemerintahan Kabupaten Nias Utara, dan tamu undangan lainnya.

Musrenbang yang berlangsung khidmat ini diawali dengan laporan dari Kabid P2EPD, Eben Fowaa Zisokhi Harefa, ST. Dalam laporannya, beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring masukan dan tanggapan konstruktif dari berbagai pihak terkait rancangan RPJMD Kabupaten Nias Utara tahun 2025-2029. Seluruh masukan berharga ini akan diintegrasikan ke dalam berita acara Musrenbang untuk selanjutnya menjadi pedoman dalam pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Musrenbang ini. Beliau menekankan pentingnya proses pembahasan yang transparan dan partisipatif untuk menghasilkan rencana pembangunan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Lebih jauh, beliau berharap agar RPJMD yang dihasilkan mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat dan selaras dengan program pembangunan pemerintah pusat dan provinsi Sumatera Utara.

“Perencanaan yang matang dan berorientasi pada perubahan yang lebih baik adalah kunci keberhasilan pembangunan di Nias Utara,” tegasnya.

Bupati Nias Utara, dalam arahannya, menegaskan bahwa Musrenbang ini memiliki peran krusial dalam pembangunan daerah. Sebagai forum yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Musrenbang menjadi wahana untuk menajamkan, menyelaraskan, dan mengklarifikasi rencana program pembangunan.

Beliau menekankan pentingnya penyelarasan program dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

“Melalui Musrenbang ini, kita bersama-sama merumuskan langkah strategis untuk mewujudkan visi-misi Pemerintah Kabupaten Nias Utara Tahun 2025-2029,” ujar Bupati.

Beliau juga mendorong sinergi yang kuat antara program pembangunan daerah dengan program pembangunan nasional dan provinsi, memastikan dukungan penuh pemerintah Kabupaten Nias Utara terhadap pencapaian sasaran pembangunan nasional dan provinsi.

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan BAPPENAS, Bapak Ir. Medrilzam M. Prof. Econ, PH. D, turut memberikan dukungan penuh melalui pembukaan resmi Musrenbang secara virtual melalui zoom meeting.

Kehadiran beliau semakin memperkuat komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Nias Utara.

K.Gea

Koramil 10/ Nagrak Kodim 0607/ Kota Sukabumi Melaksanakan Rapat Internal Bersama Kades Dan Staf Desa

YUTELNEWS.com | Nagarak,- Babinsa Koramil 10 / Nagrak Kodim 0607/ Kota Sukabumi Serka Soepryono Melaksanakan Rapat Internal Bersama Kades dan Staf Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Selasa, (30/7/2025).

Serka Soepryono Mengatakan Rapat ini memperkuat kerjasama antara Babinsa dan aparat desa dalam berbagai kegiatan, seperti pembangunan desa, keamanan, dan ketertiban.

Komsos (Komunikasi Sosial) yang dilakukan melalui rapat ini bertujuan untuk membangun hubungan harmonis dan kekeluargaan antara Babinsa dan aparat desa.

Rapat menjadi forum untuk membahas berbagai permasalahan desa, mencari solusi bersama, serta merencanakan program-program pembangunan desa.

Babinsa turut berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan desa, baik fisik maupun non-fisik, serta memberikan masukan dan saran yang konstruktif.

Rapat juga membahas upaya-upaya menjaga keamanan dan ketertiban desa, termasuk himbauan kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungannya,”Pungkasnya.

Mirna.

Dandim 0607/ Kota Sukabumi Ajak Media Bersinergi Dukung Program Strategis TNI dan Pemerintah

YUTELNEWS.com | Sukabumi,- Komandan Kodim (Dandim) 0607/ Kota Sukabumi, Letkol Czi Indra Gunawan,S.T.,M.M, menggelar silaturahmi bersama puluhan awak media dari Kota dan Kabupaten Sukabumi di Aula Makodim 0607,pada Rabu, (30/07/2025).

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Dandim menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat mengadakan pertemuan tersebut sejak bertugas di Sukabumi.

” Begitu tiba di Sukabumi, saya langsung disibukkan dengan berbagai kegiatan sebagai bagian dari Forkopimda dan pengamanan wilayah. Wilayah kerja Kodim 0607/Kota Sukabumi ini meliputi 13 Koramil di Kota dan Kabupaten Sukabumi,” ujar Letkol Czi Indra Gunawan, alumni Angkatan V Sekolah Perwira Prajurit Karier (SPPK) TNI.

Dandim menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dengan insan pers dalam pelaksanaan tugas pengamanan dan mensukseskan program strategis pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).

”Kami berharap data yang disampaikan kepada masyarakat bersumber dari fakta valid. Dukungan media sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan dan pengabdian,” ucapnya.

Meski berasal dari Cimahi, Bandung, Letkol Indra mengaku memiliki ikatan emosional dengan Sukabumi karena keluarganya banyak berdomisili di wilayah ini.

“Kodim 0607/ Kota Sukabumi bukan institusi tertutup. Kami terbuka kepada masyarakat dan media, termasuk menerima masukan untuk mendorong kolaborasi pencegahan dini dan pengabdian bersama mensejahterakan rakyat,” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, Dandim juga memaparkan sejumlah program Kodim 0607, seperti komunikasi sosial dengan masyarakat, pembinaan fisik (Binsik) untuk calon anggota TNI AD yang digelar setiap Rabu sore dan Sabtu pagi , serta suksesi program rekrutmen yang mengedepankan objektivitas dan transparansi.

”Saat ini ada 60 murid binaan. Rencana hari Jumat mendatang akan dilakukan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari persiapan seleksi menjadi prajurit TNI AD,” ujarnya.

Selain itu, program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) terus dilanjutkan berdasarkan data dari Babinsa, agar kebutuhan riil masyarakat bisa terserap dengan baik.

Sebagai penutup, Letkol Indra mengajak semua pihak, termasuk komunitas dan media, untuk terus bersinergi dalam kebaikan dan pengabdian membantu kesejahteraan rakyat.

”Mari kita terus bersatu dalam kebaikan. Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Kodim juga akan menggelar kegiatan kerakyatan di lingkungan Makodim 0607,” pungkasnya( Pendim 0607).

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Pisah Sambut Camat Bojong Soang Asep Kurniawan S.P Serahkan Tongkat Estafet Kepemimpinan kepada Kankan Taupik B.S.IP..

YUTELNEWS.com | Bandung – Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai acara pisah sambut Camat Bojongsoang yang digelar di Aula Kecamatan Bojong Soang pada rabu pagi. Dalam acara tersebut, Asep Kurniawan S.P resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Bojong soang dan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Camat definitif yang baru,Kankan Taupik B.S.IP, pada rabu 30/07/2025.

Dalam sambutannya, Asep Kurniawan S.P menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, serta semua pihak yang telah mendukungnya selama menjalankan tugas sebagai Plt Camat.

“Saya merasa terhormat pernah menjadi bagian dari Kecamatan Bojongsoang, walau dalam waktu yang singkat. Banyak pelajaran dan kebersamaan yang sangat berarti. Saya pamit dengan penuh rasa hormat dan saya yakin Pak Kankan Taupik akan membawa Kecamatan Bojongsoang ke arah yang lebih baik,” ujar Asep Kurniawan dengan suara bergetar menahan haru.

Sementara itu, Kankan Taupik B.S.IP, yang kini resmi menjabat sebagai Camat Bojongsoang, menyampaikan tekad dan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

Ini adalah amanah besar yang akan saya jaga sebaik-baiknya. Saya mengajak semua elemen, terutama para kepala desa, untuk terus bersinergi demi pembangunan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bojongsoang,” kata camat Kankan penuh semangat.

Ketua Apdesi Bojongsoang H Deden Galih,juga menyampaikan sambutannya mewakili para kepala desa se-Kecamatan Bojongsoang. Ia memberikan apresiasi kepada Pak Asep Kurniawan atas sinergi yang terjalin selama ini dan menyambut baik kehadiran Camat definitif.bapak Kankan Taupik B.S.IP.

Kami para kepala desa sangat merasakan kerja sama yang harmonis selama Pak Asep Kurniawan menjabat. Dan kini, kami siap bekerja bersama camat definitp bapak Kankan Taupik untuk terus menjaga semangat kolaboratif demi kemajuan wilayah. Apdesi siap menjadi mitra strategis camat dalam membangun Cimaung,” ujar H. Medi.

Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Bojongsoang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan. Hadir pula Kapolsek Bojongsoang Kompol Tugiman S.Sos,M.AP ,Danramil 2407 Dayeuhkolot Chb Asep Yohana, yang turut memberikan ucapan selamat dan dukungan kepada Camat yang baru.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pemberian cinderamata sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi bapak Asep Kurniawan S.P selama menjabat sebagai Plt Camat Bojongsoang.

 

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.