Camat Somolo-Molo di Periksa di Polres Nias

YUTELNEWS.com | Seorang warga atas nama Syukur Anwar Lawolo protes pembangunan rabat beton yang melewati lahan atau kebun milik Kakeknya FULI’ARO LAWOLO Almarhum dan Bapaknya ASA’ARO LAWOLO Almarhum. tepat di Dusun I Desa Sisaratandrawa, Kecamatan Somolo-Molo, Kabupeten Nias, Provinsi Sumatera Utara dimana lahan tersebut belum pernah mereka hibahkan untuk pembangunan Jalan Desa. Kamis, 13/06/2024.

camat mengatakan yg menggugat rabat beton di Desa Sisara tandawa itu, bukan manusia, tetapi, ternyata Camat somolo-molo dalam pernyataan tersebut, di panggil di polres Nias bersama kepala Desa sisaratandawa. Rabu 12 juni 2024.

Pada tanggal Rabu, 12 juni 2024. Awak media konfirmasi ke pada. Camat somolo-molo setelah keluar dari ruang pemeriksaan. Namun Camat Somolo-molo menjawab kepada awak media, no comment.

B/Und-4546/XII/RES.1.2./2023/Reskrim. Undangan wawancara Klarifikasi perkara dan juga telah saya terima surat Nomor : B/139/XII/RES.1.2./2023/Reskrim Pemberitahuan Perkembangan hasil penelitian Laporan. “Tambah Syukur Anwar Lawolo, dalam wawancara saya dicecar beberapa pertanyaan oleh pihak penyidik diruang Kanit IV Tipiter Polres Nias,” Imbuh Syukur.

Terkait poin diatas tim media konfirmasi kepada Camat Somolo-Molo Abadi Halawa, SH beberapa hari lalu berhubung dengan surat berita acara pada pertemuan tanggal 28 Juli 2023, jawaban Camat iya, ”terkait dengan permasalahan itu sudah kita evaluasi dan kita menunggu hasil serta lanjutan tindakan bagi siapa yang keberatan untuk memastikan keabsahannya secara Hukum, di dalam berita acara tersebut sudah di cantumkan apa hasil pertemuan pada saat itu.

“Tambah Camat Somolo-Molo, pihak yang keberatan atas tanah hibah tersebut itu bukan Manusia, ucapan itu secara berulang-ulang disampaikan oleh Camat kepada awak media.

Dipertanyakan apa tujuan maksud Pak Camat mengatakan hal itu bahwa oknum yang keberatan bukan Manusia, Camat menjawab, udahlah Pak jangan dipersoalkan bahasa itu, ngak usah lagi dibahas, bila ada waktu orang bapak dari media silahkan masuk aja ke lokasi kita siap memfasilitasi kelapangan kata Camat Abdi Halawa melalui panggilan telepon selulernya.

Dengan adanya permintaan Camat awak media mendatangi Kantor Camat Somolo-Molo pada tanggal 11 Desember 2023 di ruang kerjanya. Hal yang sama juga disampaikan Camat bahwa penggugat lahan tersebut bukan Manusia bahkan dikatannya bukan hanya sekedar bukan Manusia itu orang Manusia Spiderman mafia besar,” kata Abdi Halawa

Dalam berita acara yang dimaksud pada tanggal 28 Juli 2023 ada delapan (8) poin kesepakatan bersama diduga Pemerintah Desa Sisaratandrawa dan Pemerintah Kecamatan Somolo-Molo melanggar kesempatan berita acara persetujuan bersama di Poin 3, 4, 5 dan 7 yaitu berikut.

Poin (3) : Pihak yang keberatan meminta tidak dilanjutkan pembangunan diatas jalan yang sedang dibangun oleh Pemerintah Desa Sisaratandrawa dari Dana Desa tahun anggaran 2023.

Poin (4) : Diharapkan kepada pihak yang keberatan atas nama Syukur Anwar Lawolo untuk memperjuangkan haknya sebagaimana yang diklaim melalui jalur Pengadilan.

Poin (5) : Bahwa jalan yang sudah dibangun Pemerintah Desa Sisaratandrawa, maka Pemerintah Desa Sisaratandrawa tidak akan melanjutkan pembangunan diatas tanah atau titik jalan yang sedang dipermasalahkan sampai memiliki keputusan Hukum yang tetap. Kepada pihak yang keberatan diberikan waktu selama 1 tahun terhitung sejak tanggal hari ini untuk melakukan upaya Hukum kepemilikan melalui Pengadilan dan apabila tidak ada keputusan s/d tanggal 28 Juli 2024 maka Pemerintah Desa Sisaratandrawa bisa melanjutkan pembangunan diatas tanah/jalan tersebut.

Poin (7) : Apa bila sudah ada kekuatan Hukum yang tetap terhadap kepemilikan tanah yang dipermasalahkan, dan apa bila Pengadilan mengatakan yang keberatan sebagai pemilik sah. Maka Pemerintah Desa Sisaratandrawa dan Pemerintah Kecamatan Somolo-Molo harus membongkar jalan yang sudah dibangun tersebut.

Berita acara tersebut turut ditanda tangani berikut :

Pihak yang keberatan/ Pelapor (Syukur Anwar Lawolo)

Pihak yang dilaporkan/tergugat atas nama Pemerintah Desa Sisaratandrawa Kades Sisaratandrawa (Hatisokhi Lawolo)

Unsur Forkopimka, Kapospol Somolo-Molo (Aipda T.N. Giawa Babinsa Kecamatan Somolo-Molo)

Pihak kelurga (Fatisama Lawolo)

(Praka Fitetrima Nazara)

(Samarudi Lawolo)

Mewakili Tokoh masyarakat (Fatisanolo Lawolo)

Pimpinan pertemuan Camat Somolo-Molo (Abadi Halawa, SH)

Tanggapan salah seorang tokoh masyarakat Desa Sisaratandrawa Kecamatan Somolo-Molo Kabupaten Nias yang tak mau di cantumkan identitasnya dalam pemberitaan media ini, menyampaikan bahwa sepengetahuan dia lahan/kebun tersebut memang benar milik Kekek/Leluhur Syukur Anwar Lawolo (penggugat) secara garis adat keturunan ahli waris tentu dia berhak sepenuhnya atas tanah/kebun tersebut setelah bapak dari mereka almarhum.

“Menurut pandangan saya dalam hal ini terlalu buru-buru Pemerintah Desa Sisaratandrawa dan Pemerintah Kecamatan Somolo-Molo mengambil keputusan dalam pembangunan rabat beton di Dusun I itu tanpa ada kejelasan Administrasi lengkap dari pemilik lahan yang dilewati pembangunan,” ucapnya.

Ketika awak media meminta tanggapan tokoh masyarakat itu, terkait ucapan Camat Somolo-Molo Abadi Halawa mengatakan bahwa penggugat lahan itu bukan Manusia, “Jawabannya sangat disayang bahasa seperti itu seorang Pejabat Kecamatan yang menjadi contoh ditengah-tengah masyarakat dan sebagai orang tua di dibeberapa Desa wilayah tugasnya malah berbahasa konyol tidak terpuji hal itu perlu dipertanyakan kepada Camat Somolo-Molo,” terlihat tokoh masyarakat itu kesal.

Lanjutnya, seumur hidupnya di Desa Sisaratandrawa Kecamatan Somolo-Molo Kabupaten Nias belum pernah melihat Manusia berupa binatang atau setan dan lainnya sebagainya seperti tujuan bahasa Camat Somolo-Molo Abadi Halawa menggugat lahan dan kebun miliknya, ini sudah sangat keliru menuai polemik baru bukan tambah redam permasalahan makin panas sangat disayangkan Camat bukan mencari solusi malah berkata aneh-aneh.

(Y,Z)

Masyarakat Kabupaten Bandung Sangat Mendukung Kebijakan 13 Program, Prioritas Kang DS, Dilanjutkan

YUTELNEWS.com | Banyak masyarakat yang mendukung kebijakan 13 program prioritas Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk dilanjutkan. Harapan masyarakat itu berkaitan dengan kepemimpinan Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna selalu memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat.

Hal itu terungkap pada berbagai kegiatan Bupati Bandung saat melaksanakan tatap muka atau silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Bandung. Baik pada kegiatan rutin Rembug Bedas, Bunga Desa maupun kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat banyak di setiap desa maupun kelurahan.

Banyak di antara masyarakat yang mengaku bersyukur alhamdulillah karena sebagai penerima manfaat langsung dari program prioritas Bupati Bandung tersebut.

Ucapan terima kasih kepada Kang DS, di antaranya terlontar dari sejumlah guru ngaji (ustad/ustadzah) sebagai penerima manfaat dari program insentif guru ngaji. Ungkapan serupa dari kader PKK, RT, RW, aparatur desa, BPD, LPM dan unsur lainnya, yang turut merasakan langsung kebijakan program prioritas Bupati Bandung.

Seorang guru ngaji di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung mengungkapkan, program prioritas Bupati Bandung, khususnya insentif guru ngaji sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Untuk itu, dia sangat mendukung program insentif guru ngaji dari 13 program prioritas itu untuk dilanjutkan. Para guru ngaji juga mengucapkan terima kasih karena program insentif guru ngaji sudah dirasakan manfaatnya.

“Program insentif guru ngaji, yang digulirkan Pak Bupati Bandung untuk dilanjutkan,” katanya.

Selain dilanjutkan, program insentif guru ngaji itu ada penambahan kuotanya. Karena masih banyak guru ngaji yang belum terakomodir. Bupati pun mendorong para kepala desa dan camat untuk mendata dan mengusulkannya, supaya semua guru ngaji terakomodir sebagai penerima manfaat program insentif guru ngaji.

Para guru ngaji tak hanya mengajar di sekolah SD dan SMP saja, mereka pun secara rutin mengajarkan anak-anak mengaji Al-Qur’an di masjid dan madrasah.

Tak hanya itu, mereka juga berharap program insentif guru ngaji untuk ditambah.

Lebih menarik lagi adalah para penerima manfaat 13 program prioritas Bupati Bandung itu mendukung orang nomor satu di Kabupaten Bandung tersebut untuk melanjutkannya pada periode kedua kepemimpinannya. Di hadapan Bupati Bandung, mereka pun secara lugas menyatakan dukungannya 100 persen kebijakan 13 program prioritas Bupati untuk dilanjutkan. “Saya perwakilan guru ngaji, 100 persen ngadukung Pak Bupati untuk melanjutkan program tersebut,” katanya.

Guru ngaji pun mengucapkan terima kasih atas kebaikan Bupati Bandung terkait program insentif guru ngaji. “Terima kasih adanya program insentif guru ngaji,” katanya.

Para penerima manfaat program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan pun meminta Bupati Bandung untuk melanjutkan program tersebut. Karena dengan adanya jaminan BPJS, para penerima manfaat sudah bisa merasakan manfaat dari program BPJS.

Di antaranya, kartu BPJS itu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dari rumah sakit secara gratis. Disaat meninggal dunia, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta.

Jika kepesertaannya sudah 3 tahun, maka ahli warisnya mendapatkan beasiswa sebesar Rp 174 juta untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Setelah program prioritas itu digulirkan Bupati Dadang Supriatna, pemerintah sudah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah kepada masyarakat selaku penerima manfaat.

(Yans)

Proyek Rehabilitasi Jalan Paving Rp 78 Juta di Gresik Diduga ada Pungli di warga sebesar Rp 25 Ribu/rumah

YUTELNEWS.com | Gresik (31/05/2024) Proyek rehabilitasi jalan paving Anggaran dana desa (ADD) tahun anggaran 2023 di Dusun Sumberrejo,Bureng, Sumberwaru, Desa SumberWaru Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik diduga ada Pungli ke Warga sebesar Rp 25 Ribu dan ditengarai tidak sesuai dengan rencana anggaran belanja (RAB) yang sudah ada.

Diduga hal ini sengaja dilakukan oleh oknum tertentu untuk meraup keuntungan besar dengan Menarik Pungli sebesar Rp 25 Ribu.

Pembangunan jalan dengan metode Rehab pemasangan paving blok di Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Gresik, di Duga Asal Pasang sehingga menyisakan kekhawatiran. Terlihat dalam pengerjaan kurang rapi, dan masih banyak paving blok yang pecah.

Selain itu, proyek ini tampaknya tidak memasang papan informasi nama proyeknya, memberikan kesan kurang transparan bagi masyarakat setempat.

Proyek pembangunan Rehab jalan ini menggunakan anggaran dari pemerintah daerah yaitu ADD, namun kualitas pemasangan dan bahan paving yang digunakan menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan infrastruktur tersebut.

Apakah masalah ini muncul akibat kurangnya pengawasan selama proses pembangunan ataukah ada niatan dari pihak dinas terkait untuk tidak mengawasi proyek ini dengan cermat.

Sebagai upaya untuk memastikan kualitas proyek infrastruktur yang dibiayai oleh dana publik, penting bagi pihak terkait, terutama dinas terkait, untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat.

Dengan adanya pengawasan yang efektif, diharapkan proyek-proyek seperti pembangunan jalan paving ini dapat memenuhi standar yang ditetapkan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat.

Transparansi dalam pelaksanaan proyek, seperti pemasangan papan informasi, juga menjadi kunci untuk membina kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dan proyek-proyek yang dilaksanakan.

pelaksanaan proyek Rehab Pavingisasi itu juga terindikasi telah melabrak Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Sebab dilokasi proyek tidak terpampang papan informasi.

Warga setempat, yang juga merupakan pemilik sawah di lokasi tersebut, memberikan penjelasan mengenai pembangunan jalan paving yang baru saja selesai. Namun, sayang, hasilnya terlihat kurang rapi dan banyak paving yang patah.

Sementara kepala desa SumberWaru Sohidin, menyebut proyek ini baru selesai, Pekerjaan pada waktu bulan Puasa Ramadhan tahun ini dan sistem pengerjaan dengan swadaya masyarakat sekitar dengan gaji atau upah Rp 120 RB / orang dengan pekerja berjumlah 5 orang.

hasil pengerjaanya bisa dilihat sendiri banyak yang rongga dan terdapat sejumlah paving pecah masih saja dipasang,” kata Sohidin saat dibalai desa.

Hingga saat ini, informasi terkait panjang, lebar, dan anggaran yang dialokasikan untuk proyek paving tersebut masih belum diketahui.

Sebab lanjut Deva Limbad, pengerjaan proyek tersebut ada ditemukan beberapa kejanggalan yang menjadi keluhan masyarakat diantaranya, ada penarikan Pungutan sebesar Rp 25 Ribu/ rumah, yang petugas penariknya ke rumah warga adalah Rukun Tetangga dengan disetorkan kepada kepala dusun yang bernama Sprn, sebagai bendahara penerima pengumpulan Dvd dari perangkat desa yang didalam struktur organisasi kepala desa sebagai Trantib, dengan disetujui Oleh Kades Shdn.

Sementara kepala desa Sumberwaru sohidin, saat dikonfirmasi diklarifikasi oleh tim awak media dan LSM LP KPK dan BPKP dikantor balai desa menjawab : bahwa beliau merasa bersalah terkait penarikan pungutan Rp 25 Ribu/rumah sebanyak kurang lebih 295 unit Rumah.

Dan aneh nya diwaktu klarifikasi selanjutnya, keterangan yang diterima pihak Lembaga dan tim media juga pengakuan dari Kades Shdn, bahwa tarikan Rp 25 Ribu itu adalah bukti kompensasi warga setempat disaat tidak ikut kerja bakti kena sanksi Rp 25 Ribu /rumah. Jadi keterangan Kades Sohidin terbilang mencla mencle.

adanya tarikan Pungutan ke warga sebesar nominal Rp 25.000 per unit rumah Warga oleh seorang oknum Kades SumberWaru, untuk oknum Kades dan Perangkat Desa yang terkait tarikan pungutan Rp 25000, wajib disangkakan Pasal 12 huruf e UU No. 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dan juncto Pasal 55 KUHP.

Kekurangan informasi ini menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat, yang seharusnya memiliki pemahaman yang jelas terkait proyek yang sedang berlangsung di lingkungan mereka.

Penting bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera merespons dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan agar pembangunan infrastruktur di Desa Sumberwaru dapat mencapai standar kualitas yang diharapkan.

Kades SHDN Desa Sumberwaru Kabupaten Gresik patut di curigai adanya dugaan korupsi dana desa sehingga saat dikonfirmasi rekan wartawan dan LSM enggan memberikan komentar.

Terkait dugaan tersebut diminta kepada pihak terkait Kejaksaan ada Kepolisian agar turun tangan melakukan audit, tegas Warga setempat.

(okik)

“Misteri Dugaan Jual Beli Jabatan: Kontroversi di Dusun Kedamean, Gresik”

YUTELNEWS.com |Di Dusun Kedamean, Gresik, masyarakat dikejutkan dengan dugaan praktik jual beli jabatan yang melibatkan sejumlah oknum. Kejadian ini terungkap dalam sebuah rapat mutasi yang hanya melibatkan Kepala Desa tanpa melibatkan Badan Perwakilan Desa (BPD), menimbulkan kecurigaan pemalsuan dokumen dan kekuasaan yang tidak sesuai prosedur.

Dalam surat yang di keluarkan oleh kepala desa kedamean nomor :141/260/437.110.05/2024 perihal pemberitahuan mutasi jabatan perangkat desa kedamean .berdasarkan pasal 7 ayat(5)Permendagri no 67 tahun 2017 tentang perubahan atas Permendagri nomor 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa ,yang berbunyipengisian perangkat desaharus dikonsultasikan dengan camat,,konsultasi dalam hal ini adalah “kepala desa berkonsultasi terkait rencana mutasi perangkat desa kepada camat dan mendapat rekomendasi “. Bahwa untuk melaksanakan ketentuan dalam pasal 6 ayat(2) peraturan bupati Gresik no 19 tahun 2017 tentang tata cara penjaringan ,penyaringan, pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa yang berbunyi “pengisian jabatan perangkat desa dapat dilakukan dengan cara mutasijabatan antar perangkat desa di lingkungan pemerintah desa”

Warga menuntut klarifikasi dari Camat mengenai persetujuan rapat dan kehadiran anggota BPD. Selain itu, mereka juga menyoroti ketidaksesuaian tugas yang diberikan kepada Kepala Dusun yang terpilih, serta berbagai isu seperti biaya pelantikan yang mencapai jumlah yang fantastis, kurangnya pemberian hak tanah, intimidasi terhadap Kasun, dan kekhawatiran warga dari dusun lain yang merasa terganggu dengan situasi ini.

(Boedi-yt)

Sat Reskrim Polsek Langsa Berhasil Ungkap dan Meringkus Seorang Pelaku Penganiayaan

YUTELNEWS.com | Unit Reskrim Polsek Langsa berhasil mengungkap dan menangkap seorang tersangka penganiayaan pada hari Selasa, 11 Juni 2024, sekitar pukul 21.00 WIB. Tersangka yang ditangkap adalah MK (23), seorang warga Lorong Sentosa, Dusun Mesjid, Desa Alur Berawe, Kecamatan Langsa Kota.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Rahmansyah, SIK, SH, MH, melalui Kapolsek Langsa, Iptu Mulyadi,SE,MH Kamis (13/06/24) menjelaskan, bahwa kejadian penganiayaan ini dilaporkan oleh korban, ZB, bersama saksi pada hari yang sama, sekitar pukul 20.00 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, penganiayaan terjadi pada pukul 15.00. WIB di halaman depan rumah korban di Dusun Teupin Bugeng, Desa Alur Berawe, Kecamatan Langsa Kota.

Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan yang terdaftar dengan nomor LP.B/10/VI/2024/SPKT/Polsek Langsa/Polres Langsa/Polda Aceh. Berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi, MK diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan tersebut.

Barang bukti yang diamankan adalah sebuah botol sirup Kurnia yang telah pecah, yang diduga digunakan pelaku dalam melakukan aksinya.

Setelah mengamankan tersangka, polisi melakukan interogasi di mana MK mengakui perbuatannya. Tersangka kini telah dibawa ke Polsek Langsa untuk proses hukum lebih lanjut sesuai dengan Pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan.

Proses pengungkapan dan penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Langsa untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, serta memberikan keadilan bagi korban tindak kriminal.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Pj Walikota Langsa Laksanakan Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Besar Nurul Qur’an

YUTELNEWS.com | Pj Walikota Langsa Syaridin melaksanakan peletakan batu pertama renovasi masjid besar Nurul Qur’an di Gampong Alue Pineung Timue, kecamatan Langsa Timur, Kamis (13/06/24).

Syaridin dalam sambutannya mengatakan mengaku senang dan bersyukur dapat diundang dalam pelaksanaan peusijuk dan peletakan batu pertama renovasi masjid Nurul Qur’an.

“Pembangunan tidak dapat dilakukan tanpa ada uluran tangan dari berbagai kalangan. Saya berdoa kita semua dapat memberikan perhatian mendukung pembangunan masjid ini,” ujarnya.

Bangunan yang begitu besar akan memakan waktu yang lama dan menghabiskan biaya yang besar sementara bantuan dana dari pemerintah itu sangat terbatas.

“Jika kita berharap dari pemerintah saja maka lima sampai sepuluh tahun belum tentu selesai tetapi siapapun yang diberikan kemudahan dari Allah SWT termasuk saya, mari sama-sama kita berpartisipasi membangun rumah Allah ini,” ucapnya.

Pengurus BKM Mesjid Nurul Qur’an Tgk Muhammad Jamil menjelaskan alasan masjid tersebut direnovasi karena tidak layak digunakan lagi apalagi kontruksi bangunan sangat memprihatinkan.

“Jadi itulah alasan pertama kami merenovasikan masjid Nurul Qur’an ini. Alasan kedua jamaah shalat khusunya pada hari Jum’at itu penuh para jama’ah sering tidak mendapatkan tempat karena masjid ini merupakan masjid raya ditingkatkan kecamatan beberapa Gampong,” Tgk Muhammad Jamil.

Hadir dalam peusijuk dan peletakan batu pertama Ketua MPU Kota Langsa, Ketua MAA Kota Langsa, Camat Langsa Timur, Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Baitul Maal Kota Langsa, Geuchik Gampong Alue Pineung Timue, Geuchik Gampong Alue Pineung, Danramil Langsa Timur, Kapolsek Langsa Timur dan tamu undangan lainnya.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

PDAM Kota Sekadau Tidak Profesional, dan Kurang Responsif Air Macet Dari Pagi Sampai Siang Kebutuhan Air Warga Kosong

YUTELNEWS.com | Beberapa warga Kota Sekadau mengeluhkan Air PDAM Macet. Dimana pasokan air bersih PDAM ke sejumlah pelanggan kawasan kota Sekadau mendapat sorotan dari sejumlah masyarakat.

“Pengunjung salah satu Caffe Shope Evo kota Sekadau yang namanya tidak mau disebutkan kepada Awak Media ini menyampaikan Saat ingin buang Air ke WC Caffe tersebut Air WC nya kosong, karyawan cofee juga menyampaikan PDAM dari pagi macet bang Sampai sekarang belum ada pasokan Air”,ucapnya. Kepada Awak Media ini Kamis,13/06/2024.

Atas hal tersebut pelanggan mengeluhkan serta mempertanyakan kinerja pelayanan PDAM kota Sekadau di anggap tidak responsif dan tidak profesional bang”,ucap Pelanggan.

“Warga berharap agar perusahaan PDAM lebih responsif dan profesional dalam pelayanan kepada masyarakat dan pelanggan.

Sementara itu pihak PDAM kota Sekadau belum dapat dikonfirmasi Media ini sampai berita ini dilansirkan kemeja redaksi.

(Musa)

Penyegaran Personil Dan Organisasi, Kajati Sulsel Lantik Wakajati Sulsel Serta Pejabat Eselon III

YUTELNEWS.com |  Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Agus Salim melantik Wakajati Sulsel Serta Pejabat Eselon III (2 Asisten dan 8 Kajari) dalam Rangkaian Upacara Pelantikan Pengambilan Sumpah Jabatan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi Menjelaskan dalam keterangan Persnya, bahwa  nama-nama pejabat yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor : KEP-IV-523/C/05/2024 Tanggal 21 MEI 2024 tentang pemindahan/pengangkatan dengan pangkat yang sama, diantaranya  :

Dr. Teuku Rahman, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat di Manokwari selanjutnya menduduki jabatan baru menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan di Makassar

Andi Sundari, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Makassar di Makassar selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Asisten Pembinaan pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan di Makassar;

Rizal Syah Nyaman, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng di Singaraja, selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan di Makassar;

Nauli Rahim Siregar, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Pengelolaan Barang Milik Negara pada Biro Perlengkapan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Makassar di Makassar;

Ikeu Bachtiar, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat di Mataram selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Palopo di Palopo;

Abdillah, S.H., MH. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung di Jakarta selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pare Pare di Pare Pare;

Muh Zulkifli Said, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar di Polewali selanjutnya menduduki jabatan baru menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Maros di Maros;

Budi Nugraha, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu di Bengkulu selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Timur di Malili;

Supardi, S.H. sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, saat ini di promosi dalam jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pangkajene Kepulauan di Pangkep.

Teuku Luftansya Adhyaksa Putra, S.H. sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Jambi di Jambi, saat ini di promosi dalam jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto di Jeneponto.

Syamsurezky, S.H., M.H. sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Maluku Utara di Sofifi, saat ini di promosi dalam jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Barru di Barru.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Agus Salim menyampaikan rotasi alih jabatan dilingkungan Kejaksaan adalah siklus yang dibutuhkan dalam rangka regenerasi sekaligus penyegaran personil dan organisasi, upaya penataan melalui pergantian dan penyegaran ini dipandang perlu sebagai ikhtiar kejaksaan untuk senantiasa menjadi tetap kuat, lebih solid, dan lebih siap guna menjawab tantangan tugas yang semakin dinamis dan kompleks, ujar Agus Salim.

Lanjut, Agus Salim juga mengatakan bahwa pejabat yang ditunjuk pimpinan tentulah merupakan insan terbaik adhyaksa karena sudah melalui proses kajian mendalam, pertimbangan matang serta penilaian obyektif untuk mengisi jabatan yang telah ditentukan dengan memperhatikan prinsip “The Right Man On The Right Place”.

Kemudian diiharapkan pejabat yang ditunjuk dapat melaksanakan amanah yang diberikan untuk kejayaan institusi, dengan cara : laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, komitmen sungguh-sungguh untuk bekerja keras serta cerdas, semangat Een En Ondeelbaar dan saling bahu membahu, harapanya.

Kajati Sulsel Agus Salim berpesan kepada para pejabat yang dilantik agar mengerahkan kemampuan terbaik saudara untuk menghadirkan kejaksaan tinggi sulawesi selatan yang kolaboratif, inovatif, transformatif, adaptif serta inklusif yang mampu memberikan pelayanan publik dengan rasa keadilan yang humanis bagi kemajuan masyarakat provinsi sulawesi selatan serta bangsa dan negara indonesia. dengan mempedomani dan melaksanakan 7 (tujuh) Perintah Harian Jaksa Agung Republik Indonesia Tahun 2023, yaitu :

Aktualisasikan pola hidup yang merefleksikan nilai tri krama adhyaksa baik dalam pelaksanaan tugas maupun bersosialisasi di tengah masyarakat.

Tingkatkan kepekaan sosial berinteraksi dan berkomunikasi dengan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas dan wewenang serta kehidupan bermasyarakat.

Wujudkan kesatuan pola analisis yuridis yang terstruktur dan terukur dalam setiap penyelesaian penanganan perkara.

Laksanakan penegakan hukum dan penyelesaian perkara secara prosedural dan tuntas.

Perkuat kemampuan manajerial dan administratif sebagai sarana pendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kejaksaan.

Optimalkan sinergi antar bidang guna mewujudkan keberhasilan capaian kerja institusi Jaga netralitas personel dalam menyongsong pemilu serentak tahun 2024.

Dan untuk menjaga serta meningkatkan public trust kepada kejaksaan, saya minta saudara cermati dan pedomani Instruksi Jaksa Agung Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Publikasi Kinerja Dan Pemberitaan Positif Mengenai Kejaksaan Di Media Massa Dan Media Sosial, dan wajib menjaga integritas dan marwah kejaksaan serta menjaga diri di dalam dan di luar kantor. Cermati dan pedomani juga Surat Jaksa Agung RI NOMOR: B-67/A/SUJA/03/2022 Tanggal 9 Maret 2022 yang berisi peringatan tegas untuk tidak melakukan perbuatan tercela berupa Intervensi aan/atau campur tangan mencari keuntungan dalam pengadaan barang/jasa atau meminta proyek, baik Di Kementerian/Lembaga Instansi, Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, dan BUMN/BUMD.

Kajati Sulsel Agus Salim mengingatkan dan menegaskan kembali tentang Peringatan Bapak Jaksa Agung RI, untuk senantiasa menerapkan pola hidup sederhana dan menghindari gaya hidup hedonis yang suka memamerkan harta benda dan kemewahan. Hentikan gaya hidup bermewah-mewahan, pimpinan tidak akan segan-segan mencopot jabatan saudara, hanya karena pola hidup hedonis. untuk itu Agus Salim juga meminta untuk Mencermati Dan Mempedomani Instruksi Jaksa Agung Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penerapan Pola Hidup Sederhana, antara lain :

Menghindari gaya hidup konsumtif dengan tidak membeli/memakai/memamerkan barang-barang mewah;

Menghindari timbulnya kesenjangan dan kecemburuan sosial dengan tidak mengunggah foto/video pada media sosial yang mempertontonkan gaya hidup yang berlebihan;

Menyesuaikan dan menyelaraskan perilaku sehari-hari berdasarkan norma hukum dan adat istiadat setempat;

Menyelenggarakan acara atau perayaan yang sifatnya pribadi dengan sederhana dan tidak berlebihan, Menghindari tempat tertentu yang dapat mencemarkan kehormatan dan/atau merendahkan martabat institusi seperti lokasi perjudian, diskotik, klub malam, atau tempat lain yang serupa, katanya.

Kajati Sulsel Agus Salim mengucapkan selamat bertugas kepada pejabat yang baru saja dilantik, selamat menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan tegak lurus terhadap tugas dan kewenangan

Agus Salim juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian serta kerjasama yang baik selama bertugas di lingkungan kejaksaan tinggi sulawesi selatan kepada pejabat yang lama serta berpesan semoga nantinya dapat melaksanakan tugas di tempat yang baru dengan lebih baik dari sebelumnya.

pejabat-pejabat sebelumnya, yaitu, Zuhandi, SH., MH. Sebagai Kepala Subdirektorat Sumber Daya Alam Dan Agraria/Tata Ruang Pada Direktorat Ekonomi Dan Keuangan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

Agus Riyanto, SH. Sebagai Kepala Subdirektorat Budaya Dan Kemasyarakatan Pada Direktorat Sosial, Budaya Dan Kemasyarakatan Pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

Nurul Wahida Rifai, SH., MH. Sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Dan Pimpinan Pada Biro Umum Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan.

Wahyudi Eko Husodo, SH., MH. Sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Taufiq Djalal, SH., MH. Sebagai Asisten Perdata Dan Tata Usaha Negara Pada Kejaksaan Tinggi Gorontalo. Susanto Gani, SH. Sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, Tutupnya.

(Abu Algifari Radja)

Polsek Purwosari Berhasil Menangkap Dua Pelaku Dan Barang Bukti Pencurian Kabel Listrik Di PT. Cimory

YUTELNEWS.com | Unit Reskrim Polsek Purwosari yang dipimpin oleh Kapolsek Purwosari AKP Sugiyanto, S.H. berhasil mengamankan 2 (dua) orang laki-laki pelaku pencurian kabel listrik di Gudang Squeeze PT. Cimory, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/06/2024).

Kedua pelaku tersebut yakni ES(36) warga Dusun Babatan, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari dan MM(31) warga Dusun Sidomulyo, Desa Kejayan, Kecamatan Kejayan.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Purwosari menjelaskan terkait kronologi kejadian bahwa berawal dari dalam gudang PT. Cimory, Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari sering mengalami kehilangan barang berupa kabel listrik untuk pemasangan instalasi kelistrikan yang sedang dikerjakan oleh PT. Karisma Perdana. Selanjutnya atas kejadian tersebut, Moh. Soyin yang merupakan Pensiunan TNI yang menjadi Danton Security di PT. Cimory melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Purwosari pada hari Selasa (11/06/2024).

“Menindaklanjuti laporan tersebut dan berbekal informasi dari karyawan kemudian pada hari Rabu (12/06/2024) pukul 15.50 WIB, Unit Reskrim Polsek Purwosari bersama dengan petugas Security PT. Cimory melakukan penggeledahan terhadap karyawan dan pekerja proyek, kemudian mendapati 2 (dua) orang laki-laki pekerja proyek keluar Pabrik dan selanjutnya dilakukan penggeledahan badan akhirnya berhasil ditemukan pada anggota badan 2 (dua) orang pelaku tersebut potongan kabel tembaga sebanyak 24 (dua puluh empat) potong yang disembunyikan dibalik celana panjang yang dikenakan pada bagian bawah dan di isolasi pada kakinya, selanjutnya dilakukan interogasi kepada pelaku perihal potongan kabel tersebut, dan kedua pelaku mengakui bahwa potongan kabel tersebut didapatkan dari mencuri di dalam gudang, atas adanya kejadian tersebut kemudian pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Purwosari untuk dilalukan penyidikan lebih lanjut,” jelas Kapolsek.

Dari hasil penangkapan kedua pelaku, ditemukan sejumlah barang bukti berupa 24 (dua puluh empat) potongan kabel tembaga dan 1 (satu) buah gunting besar atau pemotong kabel. Dari kejadian itu, PT. Cimory mengalami kerugian sebesar Rp. 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah).

“Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun,” ungkapnya.

(okik)

Tingkatkan Ketaqwaan Dan Kedisiplinan, Kapolres Pasuruan Gelar Binrohtal Bersama Anggota Dan Santunan Anak Yatim

YUTELNEWS.com | Dalam rangka meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT, Polres Pasuruan melaksanakan Pembinaan Rohani Dan Mental (Binrohtal) yang diikuti oleh seluruh Personil Polres Pasuruan, bertempat di Masjid Rofiqul Ummah Polres Pasuruan, Kamis (13/06/2024).

Kegiatan Binrohtal tersebut dihadiri oleh Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si., PJU Polres Pasuruan, Perwira, Bintara, serta ASN Polres Pasuruan. Adapun Tokoh agama Da’i yang memberikan taklim tausiyah kajian ilmu agama adalah KH. Syamsul Maarif, Sekertaris Majelis Ulama Indonesia wilayah kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan ketaqwaan dan ketetapan iman anggota Polres Pasuruan dalam menjalankan tugas di lapangan agar penuh dengan keihklasan, “anggota Polri setiap menjalankan tugas di lapangan, selalu didasari rasa ikhlas dalam hatinya dan hal itu merupakan bagian dari Ibadah, Selain meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, kegiatan pengajian rutin ini merupakan bentuk pembinaan mental dan rohani bagi personil Polres Pasuruan,” ucap Kapolres.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil, pembacaan Asmaul Husna serta tausiah dari Kyai Haji Syamsul Ma’arif dengan tema Ikhlas dan Taat, “Ikhlas dan taat itu tidak boleh ada unsur paksaan dari orang lain tetapi harus muncul dari hati kita masing masing, selain itu sikap Ta’at atau Disiplin juga harus selalu ada dalam diri kita untuk mendukung dan menguatkan rasa ikhlas yang ada dalam hati kita, kita mungkin masih belum menyadari bahwa jiwa Ta’at itu substansinya adalah berisi sifat Disiplin yang memberikan edukasi di dalam kegiatan rutinitas khusunya dalam tugas anggota polri sehingga mewujudkan konsep tepat waktu dalam menjalankan tugas sehari hari.” ucap Kyai Syamsul Ma’arif.

“Selain Ta’at dan Disiplin, kita harus berjiwa dermawan yang artinya jangan kikir tetapi lebih baik gemar sodaqoh karena sedekah yang kita lakukan untuk orang yang membutuhkan maka Allah akan mengganti dengan sepuluh kebaikan dan Allah akan menambah Rizqi bagi kita yang sering bersedekah,” ungkap Kyai Syamsul Ma’arif.

Usai pelaksanaan pengajian Binrohtal, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim yayasan Jalaluddin dari Kelurahan Pogar kecamatan Bangil yang membina dua puluh anak yatim juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, yang diberikan langsung oleh Kapolres Pasuruan yang didampingi Sekretaris MUI KH.Syamsul Ma’arif dan PJU Polres Pasuruan.

Muhammad Khotib salah satu pembina anak Yatim di Yayasan Jalaludin Pogar kecamatan Bangil mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pasuruan yang telah memberikan santunan kepada anak yatim binaannya.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Kapolres yang sudah memberikan santunan kepada anak anak yatim binaan kami, dan saya doakan semoga situasi Kamtibmas di wilayah Polres Pasuruan selalu tertib dan aman serta anggota polisinya mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, Aamiin,” ucap Muhammad Khotib.

(okik)

Pengaspalan Jalan Desa Mekarjaya, Meningkatkan Aksesibilitas dan Kesejahteraan Masyarakat

YUTELNEWS.com| Penyerapan anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2024 Pemerintah Desa Mekarjaya melaksanakan pembenahan infrastuktur, berupa perbaikan jalan dengan melakukan pengaspalan. Hal ini dilakukan untuk lebih bisa menunjang transportasi warga.

Kepala Desa Mekarjaya Obar Sobarna S.IP., mengatakan kepada awak media ini bahwa, pembenahan infrastruktur jalan kali ini menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2024, yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Pengaspalan jalan ini cukup penting, untuk menunjang transportasi warga dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga,” ujar Obar Sobarna

“Jalan yang di perbaiki ini termasuk akses utama, bagi para siswa-siswi SDN Lebak Leungsir dan juga menjadi akses Masyarakat, dalam menunjang Perekonomian Masyarakat, juga menjadi akses penghubung 3 desa, yaitu Desa Mekarjaya, Desa Campaka Mekar, dan Desa Nyalindung.

Dirinya juga menjelaskan, pembangunan infrastruktur ini menggunakan dana desa dan pengaspalan jalan ini dirasa sangat penting, karena merupakan kebutuhan orang banyak.

Terpantau oleh awak media ini, pengaspalan langsung di kawal kepala Desa, bahkan Obar Sobarna S.IP., turun langsung kelapangan berbaur dengan pekerja untuk pengaspalan jalan kampung leubak leungsir Rw 1O tersebut.

Sementara salah satu warga yang tak mau di sebutkan namanya sangat apresiasi dengan adanya pengaspalan jalan tersebut, dirinya bersyukur jalan leubak leungsir sudah di perbaiki, sehingga secara tidak langsung bisa membantu masyarakat, jalannya sudah ngeunaheuan,” katanya seraya senyum

“Semoga jalan–jalan lingkungan lain yang masih rusak yang ada di Desa Mekarjaya bisa segera dilakukan perbaikan sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” lanjutnya

“Terimakasih kepada Pak Kades, kami sebagai warga masyarakat sangat merasa terbantu dengan adanya akses jalan yang telah diperbaiki ini.” Pungkasnya

Didin Yoyo

Pj. Wako Suprayitno Mengungkapkan Ucapan Terimakasihnya kepada Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh

YUTELNEWS.com – Payakumbuh Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Suprayitno melakukan panen padi di sawah sekitar kawasan Batang Agam kelurahan Bulakan Balai Kandi Kecamatan Payakumbuh Barat, Rabu (12/6/2024).

Pada kegiatan tersebut, Pj Wako Suprayitno tampak didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri, Lurah Bulakan Balai Kandi, penyuluh pertanian, serta para anggota kelompok tani daerah setempat.

“Alhamdulillah, kami baru saja melaksanakan gerakan panen padi serentak, tepatnya di sawah Kelompok Tani Sikosan Kelurahan Bulakan Balai Kandi yang memiliki luas lebih kurang 20 hektar dengan produktifitas padinya 5,5 ton per hektar,” ujar Pj Wako Suprayitno saat ditemui awak media.

Dikatakan Suprayitno, hal ini merupakan bentuk upaya Pemko dan masyarakat untuk memastikan stok padi tersedia dengan aman sehingga dapat menekan angka inflasi di Payakumbuh.

“Gerakan seperti ini harus terus kita galakkan agar lahan persawahan dapat terus dikembangkan dan kelompok tani juga semakin aktif. Melalui sinergitas yang kuat, inflasi di Kota Payakumbuh dapat kita tanggulangi bersama,” katanya lagi.

Tak lupa, Suprayitno juga mengungkapkan ucapan terima kasihnya kepada Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh beserta jajaran, penyuluh, dan kelompok tani, yang selalu turun ke lapangan untuk memantau kondisi padi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra menegaskan bahwa ia beserta jajaran akan terus berkomitmen untuk meningkatkan produksi padi di Kota Payakumbuh.

“Produktifitas padi yang saat ini berada pada angka 5,5 ton per hektar tersebut bisa kita tingkatkan jika faktor benih, irigasi, dan pupuknya terpenuhi,” jelasnya.

Disampaikan Depi, sawah tadah hujan tersebut kini ditanami padi unggul lokal jenis banang pulau. Selain itu juga ada unggulan asli dari Payakumbuh, yaitu varietas marapulai yang akan terus dikembangkan kedepannya.

“Faktor cuaca yang acapkali berubah menjadi tantangan yang cukup berat. Namun, kami berharap pola tanam tetap dilakukan, jangan sampai lahan kita terlantar. Sejalan dengan yang disampaikan oleh Pak Pj Wali Kota tadi bahwa dengan menanam, inflasi dapat ditekan dan petani sejahtera,” pungkasnya.

( Mahwel )

Bupati Indramayu Nina Agustina Dampingi Kepala Bapanas RI Resmikan Rice Milling Plant

YUTELNEWS.com | Bupati Indramayu,  Nina Agustina,mendampingi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Arief Prasetyo Adi,meresmikan Rice Milling Plant(RMP) di desa Kalensari kecamatan Widasari, Selasa(11/06/2024).

RMP yang digagas oleh AB2TI bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat Indramayu.

Arief Prasetyo Adi menjelaskan, untuk mewujudkan ketahanan pangan di tengah-tengah masyarakat harus dilakukan penguatan ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir. Menurutnya,Kabupaten Indramayu sudah sangat siap untuk menjalankan hal tersebut karena semuanya ada di Indramayu.

“Di Indramayu ini sudah lengkap mulai dari pembenihan, pupuk, irigasi, pengolahan, hingga pemasaran pertanian harus dilakukan penguatan,” ungkap Arief.

Penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu yang merupakan daerah pertanian yang harus mendapatkan perhatian khusus adalah komoditas padi. Namun demikian, komoditas lainnya juga harus mendapatkan perhatian seperti halnya perikanan, peternakan, perkebunan, dan lainnya.

Indramayu itu sangat luar biasa, komitmen Bupati Nina Agustina sangat kuat sekali dalam mengembangkan sektor pertanian. Dibantu dengan jajaran TNI semoga cita-cita kita mewujudkan ketahanan pangan bisa terwujud,” tambahnya.

Arief menegaskan, dengan adanya RMP yang dimiliki oleh para petani kecil ini akan makin menguatkan ekosistem pertanian yang ada di Kabupaten Indramayu.

Bupati Indramayu ini adalah sahabat saya, sahabat yang mampu membawa Indramayu sebagai lumbung pangan nasional. Kita sekarang bersama-sama kembali membangun ketahanan pangan melalui ekosistem pertanian Indonesia berawal dari Kabupaten Indramayu,” kata Arief.

Sementara itu Bupati Nina Agustina menyampaikan, sangat dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pusat dalam menjalankan program dan kegiatan ketahanan pangan ini.

Terima kasih banyak kepada BPN yang terus mendukung dan memberikan support kepada Kabupaten Indramayu sebagai daerah pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Sinergitas dan penguatan ini harus terus kita lakukan,”ujarnya.

Selain meresmikan RMP di Desa Kalensari Kecamatan Widasari, pada kesempatan itu Kepala Bapanas dan Bupati Indramayu mengunjungi Pabrik Gula Jatitujuh Kabupaten Majalengka.

Kunjungan mereka untuk melihat langsung proses produksi gula dan proses tanam padi serta sistem irigasi di Kecamatan Ciasem,”pungkasnya.

Yans.

Warga Rohil Kecewa Pelayanan Petugas Rumah Sakit Sansani Pekanbaru

YUTELNEWS.com – Ibu Sri Rezeki (56) berasal dari Kepenghuluan Sintong kilo meter 4, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, sangat kecewa dengan pelayanan petugas rumah sakit Sansani Pekanbaru.

Pasalnya setelah anak Sri Rezeki bernama Sri Rahayu Sundari (17) melakukan operasi dibagian perut penyakit usus buntu, kista dan indung telur ternyata dua hari dari ruangan Intensive Care Unit (ICU) sudah di suruh pulang.

Padahal kondisi pasien belum cukup pulih atau membaik.

Parahnya lagi pesien masih butuh perawatan insentif malah pihak rumah sakit Sensasi Pekanbaru memaksa untuk menyuruh pesien pulang.

Namun apa lah daya sang ibu pun terpaksa membawa anaknya pulang kerumah untuk dirawat.

Sesampainya di rumah anak ibu Sri atau pesien mengalami sakit kembali karena jahitan yang ada di perut pesien tersebut terasa sakit.

Lalu sang ibu membawa anaknya ke rumah sakit awal Bros Bagan Batu. dirumah sakit itu pihak rumah sakit juga mengaku bahwa penyakit yang ada di perut pesien belum sembuh, bahkan bisa mengalami sakit lagi.

Kemudian sang ibu juga membawa anaknya berobat di rumah sakit yang ada di Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Pihak rumah sakit juga mengatakan bahwa penyakit anak ibu Sri itu belum cukup membaik justru akan terjadi kembali operasi.

” Padahal anak saya masih butuh di rawat tapi sudah di suruh pulang terpaksa saya harus mondar mandir kontrol ke rumah sakit terdekat, kan bikin kasian anak saya,” ujarnya kepada media ini Rabu 12 Juni 2024.

Ironisnya kata ibu Sri baru pulang dari rumah sakit bekas jahitan perut anaknya semakin parah dan sudah berlobang.

Menurutnya akibat operasi tersebut penyakit anaknya semakin parah karena ibu Sri terus membawa anaknya kesana dan kemari untuk melakukan perobatan.

”Anak saya baru tamat SMK di Tanah Putih, jadi harapan kita kedepannya pihak rumah sakit Sansani Pekanbaru layanilah pesien sebagai mestinya, baik itu melalui BPJS gratis maupun BPJS bayar karena orang sakit itu butuh perawatan,” tutupnya sembari kesal.

Sementara itu media ini belum melakukan konfirmasi kepihak rumah sakit Sansani Pekanbaru, terkait apa yang dialami terhadap pelayanan pesien dari Kabupaten Rokan Hilir, sehingga narasi ini di terbitkan.

Kabiro Panca Sitepu.

Pj. Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno hadir di Posyandu Binaan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini

YUTELNEWS.com/

Payakumbuh- Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno terlihat hadir di Posyandu Binaan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) daerah Kota Payakumbuh, yakni Posyandu Belimbing 2 Bulakan Balai Kandi, Rabu (12/6/2024) pagi. Selain didampingi kepala dinas kesehatan Wawan Sofianto, Suprayitno juga turut didampingi Pj. Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman, kepala Puskesmas Payolansek Muhammad Faldy, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri, dan lurah Bulakan Balai Kandi Eki Oktavia.

Kehadiran orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh itu untuk melihat langsung kelancaran dalam proses untuk pencegahan Stunting bagi balita di kota Payakumbuh melalui kegiatan intervensi serentak pencegahan Stunting yang berlangsung se-Indonesia.

Sembari melihat suasana proses skrening terhadap balita guna mencegah Stunting, Suprayitno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesehatan calon pengantin, ibu hamil, dan bayi, terutama yang berusia di bawah dua tahun atau berada dalam masa 1000 hari pertama kehidupan.

“Akan tetapi yang paling penting dari kegiatan ini yakni pencanangan untuk pengukuran dan intervensi serentak yang dipusatkan di seluruh Posyandu,” ujar Pj. Wali Kota Payakumbuh itu.

Suprayitno mengatakan bahwa kuncinya adalah bagaimana masyarakat, khususnya calon pengantin, kemudian ibu hamil, serta ibu yang memiliki anak, dibawa ke posyandu untuk dilakukan pengukuran dan penimbangan.

Menurutnya, kesehatan calon pengantin sangat penting untuk memastikan bahwa mereka layak dan sehat untuk memiliki anak.

“Jika calon pengantin sehat, maka mereka diizinkan untuk memperoleh anak. Kemudian, ibu hamil dipastikan kesehatannya agar melahirkan anak yang sehat pula,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suprayitno menekankan pentingnya kesehatan bayi dalam dua tahun pertama kehidupan mereka.

“Bayi, terutama yang berusia dua tahun ke bawah, perlu dipastikan sehat karena periode ini sangat kritis dalam 1000 hari pertama kehidupan mereka,” jelasnya.

Berada di bawah naungan Puskesmas Payolansek, diketahui Posyandu Balita Belimbing 2 kelurahan Balai Kandi terdapat sebanyak 105 anak yang terdaftar pada Posyandu Belimbing 2, yang terbagi pada 88 orang balita dan 17 orang bayi, serta di tambah 9 orang ibu hamil, 1 orang calon pengantin.

“Dan terdapat satu orang anak yang terindikasi Stunting dengan usia 1 tahun 8 bulan,” beber Muhammad Fadly Kepala Puskesmas Payolansek.

Secara keseluruhan, Kepala Puskesmas Payolansek membeberkan jika sampai saat ini terdapat sebanyak 1.132 orang balita yang terdata di Puskesmas Payolansek, dan yang terindikasi Stunting terdapat 27 orang anak.

Terlihat dalam kesempatan tersebut, Pj. Wali Kota Payakumbuh bersama rombongan turut memberikan bantuan kepada balita dan anak yang hadir mengikuti kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di Posyandu Belimbing 2.

( MAHWEL )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.