Pj. Wako Suprayitno Melakukan Penanaman Cabai kopay yang Merupakan Cabai Asli dari Lamposi Tigo Nagori

YUTELNEWS.com | Payakumbuh Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemko Payakumbuh untuk menahan laju inflasi. Salah satunya adalah Penanaman Cabai di Kelurahan Parik Muko Aia, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Rabu (12/6/2024) pagi.

“Pagi ini kita menanam cabai di Kelompok Tani Mekar Sari Kelurahan Parik Muko Aia. Harapannya ini tidak hanya sekedar ditanam, tetapi juga dirawat dengan baik hingga masa panen nantinya,” ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Suprayitno dalam sambutannya.

Dikatakan Suprayitno, penanaman cabai ini dilakukan dalam rangka menahan laju inflasi yang ditengarai tengah bergejolak pada dua komoditi, yaitu cabai dan beras.

“Upaya penanaman cabai secara berkelompok dan mandiri mesti digalakkan sedari sekarang. Terlebih, harga bahan pangan biasanya akan mengalami kenaikan menjelang perayaan hari-hari besar, yang terdekat adalah Hari Raya Idul Adha,” ungkapnya.

Suprayitno menegaskan, ia bersama jajaran terus berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk mencapai kestabilan harga bahan pokok.

“Harga yang kita inginkan adalah harga yang seimbang, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Keadilan harga pangan mesti dirasakan oleh masyarakat kita yang berperan sebagai produsen maupun konsumen,” tegasnya.

Kemudian, Suprayitno juga mengingatkan masyarakat tentang persoalan sampah yang masih dan akan terus menjadi perhatian bersama.

“Kami berharap, bapak dan ibu dapat melakukan pemilahan sampah anorganik dan organik secara mandiri. Adapun sampah organik dapat dimanfaatkan untuk menjadi pupuk bagi tanaman cabai yang baru saja kita tanam,” katanya.

Menurut Suprayitno, hal ini mesti dilakukan bersama secara masif dan serius hingga produktifitasnya bagus.

“Mari kita bangun bersama Kota Payakumbuh melalui pertaniannya. Saya optimis daerah kita mampu melaju ke tingkat nasional bahkan internasional, asal kita semua memiliki visi dan semangat yang sama untuk membangun Payakumbuh,” ujarnya optimis.

Selanjutnya, Pj Wako Suprayitno melakukan penanaman cabai kopay yang merupakan cabai asli dari Lamposi Tigo Nagori di lahan Kelompok Tani Mekarsari dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra Lamposi Tigo Nagori Diki Engla, Lurah dan Bhabinkamtibmas Parik Muko Aia, serta disaksikan oleh masyarakat setempat.

(MAHWEL)

Pemko Payakumbuh Menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Kantor Camat Lamposi Tigo Nagori 

YUTELNEWS.com | Payakumbuh Jaga laju inflasi tetap stabil menjelang peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 2024, Pemko Payakumbuh menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Camat Lamposi Tigo Nagori, Rabu (12/06/2024).

“Kita (pemerintah – red) hadir disini, membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, jauh dari harga pasar,” kata Pj. Wali Kota Payakumbuh Suprayitno.

Ia mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan harga pangan tetap stabil. Dengan tujuan menekan laju inflasi di Payakumbuh menjelang Idul Adha 1445 Hijriah.

“Kita ingin mengatasi kelangkaan dan kenaikan harga di Payakumbuh, apalagi jelang Idul Adha ini kebutuhan masyarakat cenderung meningkat dan harga-harga naik. Makanya GPM hadir untuk menjawab itu semua,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Pj. Suprayitno memberikan apresiasi kepada instansi, BUMN, BUMD dan pelaku UMKM Kota Payakumbuh dalam mewujudkan program Presiden RI agar kebutuhan pokok masyarakat bisa terpenuhi.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas kebersamaan ini, mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan dengan optimal dan membantu melengkapi kebutuhan masyarakat kita dan laju inflasi tetap stabil di Payakumbuh,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda menyebut dalam pelaksanaan GPM ini, pihaknya menggaet pelaku UMKM seperti kelompok tani, KWT, peternak, pedagang pasar Ibuh dan pelaku usaha ritel.

“Untuk tahun depan kita akan hadir di setiap kecamatan. Ini adalah langkah nyata untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan untuk menekan laju inflasi di Payakumbuh,” ucapnya.

Pada pelaksanaan GPM ini, Pemko Payakumbuh memberikan subsidi harga pangan untuk beras premium lokal 10 kg harga 160ribu rupiah disubsidi menjadi 145ribu rupiah, gula pasir dari 18ribu rupiah dijual dengan harga 14ribu rupiah.

Sedangkan untuk bawang merah per kilonya dengan harga 45ribu rupiah bisa didapatkan dengan harga 42ribu rupiah. Bawang putih disubsidi 3ribu rupiah menjadi 33ribu rupiah dan telur ayam dijual kembali dengan harga 43ribu rupiah per traynya.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan juga bekerjasama dengan Bulog cabang Bukittinggi untuk komoditi pangan beras medium SPHP 5 kg dijual dengan harga Rp. 65.500 (HET), minyak goreng minyak kita 1 liter 14ribu dan 2 liter 28ribu rupiah.

(MAHWEL)

Kapolres Langsa Berikan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran dan Tukang Becak dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-78

YUTELNEWS.com/

Langsa – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-78, Kapolres Langsa, AKBP Andy Rahmansyah, SIK, SH, MH, mengadakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada keluarga korban kebakaran dan para tukang becak.

Kegiatan ini berlangsung di Dusun Jati, Gang Bithai, Gampong Tualang Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, pada Rabu (12/06/2024) sekitar pukul 16.30 WIB.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Langsa menyampaikan bahwa paket sembako yang diberikan terdiri dari Beras, Susu, Teh, gula, dan minyak Goreng. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah, terutama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-78,” ujar AKBP Andy Rahmansyah.

Kebakaran yang terjadi di Dusun Jati telah menghanguskan empat rumah warga, menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi para korban. Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan dapat meringankan beban mereka yang terdampak.

Adapun jumlah sembako yang diserahkan sebanyak 52 paket sembako, dengan sasaran kumpulan tukang becak seputaran Polres Langsa, kumpulan tukang becak seputaran Tugu Lantas, kumpulan tukang becak seputaran RSUD Langsa, serta keluarga korban kebakaran rumah di Dusun Jati, Gang Bithai, Gampong Tualang Teungoh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol Dheny Firmandika, S.Ab, SIK, Para Kabag, Kasat Lantas, Kasi Propam, dan Kasi Humas. Kehadiran para petinggi Polres Langsa ini menunjukkan dukungan penuh dan kepedulian mereka terhadap warga yang sedang dalam kesulitan.

Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi instansi lainnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Semangat gotong royong dan kebersamaan diharapkan semakin kuat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-78 ini. Kegiatan tersebut berakhir sekitar pukul 17.30 WIB, berjalan dengan aman dan lancar.

Semoga bantuan yang telah diberikan dapat meringankan beban bagi para korban kebakaran maupun masyarakat penerima baksos.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna Dorong Pembangunan GOR Desa Sukamenak

YUTELNEWS.com | Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mendorong pembangunan gedung olahraga (GOR) yang bisa digunakan menjadi gedung serba guna, di Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu,Kabupaten Bandung.

Bupati mengaku beberapa kali kunjungannya ke Desa Sukamenak, dirinya belum pernah menghadiri pertemuan di gedung yang tertutup, kebanyakan hanya di tanah lapang yang dipasangi tenda.

“Ternyata memang benar, Desa Sukamenak belum punya GOR. Karena itu saya mendorong agar Desa Sukamenak punya GOR mulai tahun depan,” kata Bupati Bandung disambut applause warga, saat Rembug Desa di lapang RW 09 Desa Sukamenak, Rabu (12/06/2024).

Bupati Dr HM Dadang Supriatna menyarankan agar rencana pembangunan GOR desa tersebut diusulkan dalam musyawarah desa. Dari situ pelaksanaannya bisa dimusyawarahkan apakah bisa sekaligus atau secara bertahap.

Mengenai sumber dana, kata dia, Pemdesa Sukamenak bisa memanfaatkan dana dari APB Desa. Apalagi hingga tahun 2023 Pemerintahan Desa Sukamenak menurutnya sudah mendapatkan alokasi dana lebih dari Rp3 miliar per tahun. Dana sebesar itu bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp1,2 miliar, Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) Rp1,2 miliar, Bantuan Keuangan Kabupaten (BKK) Rp370 miliar dan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp130 juta.

“Jadi silahkan diusulkan di musdes, bikin kajiannya, nanti Pemkab Bandung juga bantu dalam pelaksanaannya, termasuk pendanaannya melalui dinas terkait. Saya ingin tahun depan kalau ada pertemuan lagi sudah bisa di dalam gedung tertutup dan tidak di tenda lagi,” ungkap Kang DS, sapaan akrab bupati.

Menangapi dorongan bupati ini, Kepala Desa Sukamenak Taufik sangat mengapresiasi Bupati Bandung yang sudah memberikan perhatian yang luar biasa ke warga Desa Sukamenak. Khususnya rencana program pembangunan GOR, selain program-program laiinnya yang sudah direalisasikan Bupati Bandung ke Desa Sukamenak.

Taufik mengatakan rencana pembangunan GOR memang sudah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

“Sudah masuk ke dalam program RPJMDesa. Rencanannya GOR dibangun di lahan carik desa yang baru selesai dilakukan pengurukan. Tinggal langkah selanjutnya, perlu di follow up dengan dikomunikasikan ke pihak Pemda,” kata Taufik.

Namun pihaknya berharap pembangunan GOR ini bisa mendapatkan bantuan anggaran dari Pemkab Bandung atau APBD. Mengingat selama dana APBDes lebih banyak diserap untuk operasional desa, pelaksanaan program-program dari pemerintah pusat dan pelaksanaan program desa.

(Yans)

Kajati Sulsel Agus Salim Turut Mengukuti Dua Kasus Pengajuan Restorative Justice

YUTELNEWS.com | Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Agus Salim, SH.,MH mengikuti pemaparan 2 (dua) ekspose perkara penganiayaan untuk dimohonkan persetujuan Restorative Justice (RJ) yaitu dari Kejari Makassar dan Kejari Jeneponto.Rabu (12/06/2024) bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan,

Melalui Kasi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi menjelaskan dalam keerangan Persnya bahwa ” Ekspose Perkara untuk Penghentian Penuntutan perkara Penganiayaan tersebut dilakukan secara virtual yang dihadiri oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum Asep Nana Mulyana, Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda, Nanang Ibrahim Sholeh, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Agus Salim, S.H,M.H., Plt Aspidum Kejati Sulsel DR Jabal Nur, Para Kasi pada Bidang Tindak Pidana Umum Kejati Sulsel, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar dan Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto beserta jajaran “.

Adapun Perkara Tindak Pidana yang dimohonkan Restorative Justice (RJ), yaitu :

Perkara Tindak Pidana Penganiayaan dari Kejaksaan Negeri Makassar, melanggar Pasal 351 Pasal (1) KUHPidana, Perbuatan tersebut dilakukan oleh tersangka La Ode Julkifli Als Jul Bin La Ode Yamdi (30 tahun) terhadap korban atas nama Nugriyani Als Yani (20 tahun).

Perbuatan penganiayaan dilakukan tersangka dengan cara memaksa korban untuk masuk kedalam kios namun korban menolak sehingga tersangka emosi dan memukul pinggang bagian kanan korban menggunakan tangannya mengakibatkan korban merasa kesakitan lalu tersangka memukul pipi kanan korban hingga mengalami luka memar. Adapun alasan permohonan RJ oleh pihak Kejaksaan Negeri Makassar karena Tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, Tindak pidana yang disangkakan terhadap tersangka, diancam dengan pidana penjara tidak lebih dari 5 (lima) Tahun, Luka yang diderita oleh korban kondisinya sudah pulih dan sembuh ketika dilakukan proses RJ, Telah ada perdamaian kedua belah pihak dan Masyarakat merespon positif.

Perkara Tindak Pidana Penganiayaan dari Kejaksaan Negeri Jeneponto melanggar Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 76 c Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Perbuatan tersebut dilakukan oleh Tersangka Nurbaeti S.Sos Binti Kamaji Nuhung (44 tahun) terhadap Anak Korban atas nama Muh. Faiz Fawwas Annur Bin Nurdin (14 tahun). Perbuatan tersebut dilakukan tersangka dilatar belakangi emosi. Kejadian tersebut bermula ketika anak tersangka bermain bersama korban hingga secara tidak sengaja menyebabkan mata anak tersangka menjadi merah, atas kejadian tersebut maka tersangka mendatangi anak korban lalu menampar pipi kiri dan pipi kanan lalu tersangka meninju anak korban pada bagian muka.

Adapun alasan permohonan RJ oleh pihak Kejaksaan Negeri Jeneponto karena Tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, Telah ada perdamaian kedua belah pihak, bahwa Tindak Pidana Penganiayaan yang dilakukan oleh Tersangka sebagaimana diatur dalam Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 76C Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak memiliki ancaman pidana maksimal 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan penjara atau pidana penjara tidak lebih dari 5 (lima) Tahun serta masyarakat merespon positif Tindakan Restorative Justice ini.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Agus Salim berpesan agar Upaya yang telah dilakukan semua pihak untuk Restorative Justice (RJ) harus dihormati sebagai penegakan hukum sebab “keadilan restoratif merupakan penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan”, Pungkasnya.

(Abu Algifari Hefrawan)

Kang DS Selama Jadi Bupati Bandung, Bakal Melanjutkan 13 Program Salah Satu Insentif Guru Ngaji

YUTELNEWS.com | Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama para asisten, jajaran kepala dinas maupun kepala badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan tatap muka atau patepang wajah dengan masyarakat melalui kegiatan rutin Rembug Bedas.

Pada Rabu (12/06/2024) ini, orang nomor satu di Kabupaten Bandung melaksanakan Rembug Bedas di tiga desa, yakni Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkokot (Rembug Bedas ke-132), Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu (Rembug Bedas ke-133) dan Desa Mekar Rahayu Kecamatan Margaasih (Rembug Bedas ke-134).

Selain melaksanakan Rembug Bedas, Bupati Bandung juga secara rutin melaksanakan Bunga Desa, yang sudah dilaksanakan di 26 desa. Namun pada pelaksanaan Bunga Desa, Dadang Supriatna bersama Bunda Bedas Emma Dety Dadang Supriatna menginap di rumah warga dengan kondisi rumah sudah tidak layak huni.

Sehingga usai menginap, Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, pada esoknya secara simbolis melaksanakan bedah rumah tersebut. Dengan harapan rumah tersebut layak huni.

“Alhamdulillah, setiap tahun dalam program perbaikan rumah tidak layak huni, dari progres setiap tahunnya 7.000 rumah. Realisasinya dalam tiga tahun ini, pada tahun pertama 2021 bisa menuntaskan 7.300 rumah, tahun kedua 2022 sebanyak 7.400 rumah dan tahun ketiga 2023 sebanyak 7.500 rumah lebih,” kata Bupati saat melaksanakan Rembug Bedas di Desa Dayeuhkolot.

Kang DS mengatakan menjadi Bupati Bandung itu merupakan amanah. Sehingga ia melaksanakan Rembug Bedas ini, ingin melihat kondisi riil di lapangan berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat.

Ia pun turut mengungkapkan 13 program prioritas, yang secara umum sudah direalisasikan di masyarakat Kabupaten Bandung. Di antaranya memberikan insentif guru ngaji untuk 17.000 guru ngaji di Kabupaten Bandung dengan anggaran Rp109 miliar.

“Ini anggaran terbesar di Indonesia. Bagi yang belum terakomodir, silahkan untuk didata oleh Pak Kades untuk diusulkan mendapatkan program insentif guru ngaji,” ujarnya.

Di hadapan masyarakat, Bupati Bedas ini menyampaikan program Besti (Beasiswa Ti Bupati) untuk masyarakat berprestasi yang berasal dari keluarga yang perlu mendapatkan bantuan jika dilihat dari kondisi ekonominya.

“Tahun 2022 sebanyak 80 orang, tahun 2023 sebanyak 125 orang dan tahun 2024 ini dinaikkan 100 persen untuk 250 orang calon mahasiswa. Tahun depan 2025 untuk 500 calon mahasiswa,” tuturnya.

Ia mengatakan program Besti itu untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang ingin melanjutkan kuliah. Bahkan selama Kang DS menjadi Bupati Bandung, pihaknya akan terus berusaha memperjuangkan program Besti ini.

Apalagi menghadapi Indonesia Emas 2924, katanya, ada lima hal yang harus dipersiapkan. Pertama peningkatan sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi.

“Kalau tak paham hal ini akan ketinggalan. Karena tantangan masa depan akan semakin berat,” katanya.

Kang DS pun mengungkapkan tiga muatan lokal di sekolah TK, SD dan SMP. Pertama pendidikan Pancasila dan UUD 1945. Kedua, pendidikan bahasa Sunda dan budaya Sunda, ketiga pendidikan mengaji dan menghafal Al-Qur’an.

“Dengan adanya pendidkan muatan lokal ini, guru ngaji datang ke sekolah dalam rangka membentuk anak bangsa kita di masa yang akan datang yang berkarakter dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Kang DS pun berjanji bahwa 13 program prioritas itu, di antaranya program insentif guru ngaji akan terus dilanjutkan selama dirinya jadi Bupati Bandung.

Pada pelaksanaan Rembug Bedas itu, Bupati Bandung langsung merespon apa yang menjadi aspirasi masyarakat, di antaranya terkait penataan atau pembangunan jalan di desa tersebut.

“Penataan atau pemeliharaan jalan bisa dianggarkan dari APBD Perubahan,” harapnya.

Ia pun menjelaskan manfaat program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Disaat mengalami kecelakaan, untuk biaya perawatan bisa dicover oleh BPJS. Demikian pula disaat meninggal dunia, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta.

“Kalau sudah tiga tahun keanggotaan BPJS-nya, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 174 juta untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya atau kuliah,” katanya.

Selama tiga tahun jadi Bupati, katanya, sudah mengeluarkan 250.000 BPJS Ketenagakerjaan. Penerima manfaat BPJS itu, yakni para guru ngaji, kader PKK, RT, RW, Linmas, perangkat desa, LPMD, BPD dan pihak lainnya.

“87.000 petani juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Tak hanya itu, ia pun mensosialisasikan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan anggaran Rp 70 miliar.

“Anggaran sebesar itu dititipkan di BJB sebesar Rp 20 miliar dan di BPR Kerta Raharja Rp 50 miliar,” katanya.

Menurutnya, program ini untuk membantu masyarakat supaya tidak terjerat oleh bank emok. “Bank emok merusak karakter masyarakat,” katanya.

(Yans)

PJ Cangkul Agus Ali SE : 13 Program Unggulan Bupati Bandung Merupakan Komitmen Hadirnya Pemerintah Dalam Mensejahterakan warga

YUTELNEWS.com | Kab .Bandung – Pj.Kepala Desa Cangkuang Kulon Agus Ali SE, , berikan apresiasi Pada acara Rembug Bedas Yang berlangsung di desa Dayeuh Kolot Kecamatan Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung, yang berlangsung di Aula Penampungan Banjir Desa Dayeuh Kolot, Rabu (12/06/2024).

Sebagai kepala desa Cangkuang kulon Agus Ali SE, menyambut baik kedatangan Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna di Desa Dayeuh Kolot dalam kegiatan Rembug Bedas.

” Saya sangat mengapresiasi dan diperlukan sekali bagi warga masyarakat maupun pemerintah Desa Rembug Bedas di Desa ini hadir. Selain untuk Bersilaturahmi, kegiatan ini merupakan dalam rangka menyampaikan program-program Kabupaten Bandung dan sekaligus menjaring aspirasi dari warga masyarakat yang ada di desa ini,” ungkap Agus Ali, pada awak media.

Lebih lanjut Agus Ali mengatakan, dengan adanya 13 program unggulan dari Pemerintahan Kabupaten Bandung dalam hal ini merupakan kebijakan dari Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna, tentunya program ini sangat membantu bagi masyarakat dan Pemerintah desa. khusunya untuk Desa Dayeuh Kolot seperti halnya insentif Guru ngaji, RT dan RW , perangkat Desa serta pemberian BPJS,UMKM.

” Program ini merupakan bentuk kehadiran dari Pemerintah Kabupaten Bandung dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberikan kesejahteraan pada warganya, karena program yang ada ini tentunya sangat di rasakan yang mana sebelumya program yang saat ini berjalan belum pernah ada dan hanya di kepempimpinan Bupati HM Dadang Supriatna program ini hadir,” katanya.

Saya sangat mendukung dan terus mensupport 13 program unggulan yang saat ini telah berjalan. Mudah-mudahan ke depannya program ini bisa berlanjut dan tentunya saya bersama masyarakat Dayeuh Kolot akan terus mendukung kembali HM.Dadang Supriatna menjadi Bupati dalam periode berikutnya,” pungkasnya Agus Ali.

Yans.

Kang DS : Jangan Main-main Pastikan Gas Elpiji 3 Kg SPBE dan Agen Gas Nakal Akan Dicabut Izinnya 

YUTELNEWS.com| Kab.Bandung – Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung melakukan pengawasan lapangan gas elpiji 3 kg di SPBE PT Sampurna Gas, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (12/06/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bandung didampingi Kepala Disperdagin Dicky Anugerah, Asisten Perekonomian Kawaludin, Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas dan Badan Metrologi untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan langsung pengisian gas elpiji 3 kg untuk wilayah Kabupaten Bandung.

Mereka memeriksa kondisi tabung gas, proses pengisian, serta penyimpanan gas untuk memastikan bahwa semua proses dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Dadang Supriatna, selaku Bupati Bandung, menyampaikan pihaknya sengaja melakukan pengawasan langsung ke lapangan guna memastikan bahwa pengisian gas elpiji 3 kg di SPBE-SPBE dilakukan sesuai aturan dan tidak ada kecurangan dalam takaran.

“Saya tadi melihat langsung bagaimana proses pengisian tabung gas elpiji ini. Saya melihat tidak ada yang kecurangan. Pengisian dilakukan sesuai aturan. Tadi tabungnya di kilo dulu sebelum diisi, lalu di kilo kembali setelah diisi. Dan isinya pas 3 kg,” kata Bupati Dadang Supriatna usai sidak.

Bupati yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu berharap kegiatan sidak ini dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat seiring viralnya cuitan di media sosial terkait dugaan kecurangan isi gas melon.

“Kami punya kewajiban memberikan ketenangan kepada masyarakat. Bahwa yang diisukan terjadi kecurangan dalam hal isi gas 3 kg ini tidak benar. Kalau ada kekurangan sedikit mungkin itu bocor atau apa. Masyarakat jangan mudah percaya hoax. Insya Allah di Kabupaten Bandung aman,” tutur Kang DS, sapaan akrabnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menekankan pentingnya transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam pengisian dan penyaluran gas elpiji guna memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini menunjukkan komitmen Bupati Bandung dalam memastikan bahwa gas elpiji 3 kg yang tersedia di wilayah Kabupaten Bandung memenuhi standar kualitas, kuantitas dan keamanan yang ditetapkan.

Oleh karena itu, pihaknya telah menugaskan Kepala Disperdagin dan Asisten Perekonomian untuk melakukan pengawasan ke 8 SPBE lain di Kabupaten Bandung. Pengawasan dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas dan Direktorat Metrologi.

“Saya juga memastikan jika ada SPBE atau Agen yang berbuat curang di Kabupaten Bandung, saya akan memberikan teguran dan mencabut izinnya. Jangan main-main,” tegas Kang DS.

Kang DS juga mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan gas elpiji 3 kg ini dengan bijak. Ia meminta agar masyarakat menengah ke atas tidak memaksakan menggunakan gas elpiji 3 kg yang memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

“Gas elpiji 3 kg ini kan gas bersubsidi dan diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah. Saya titip, tolong kepada masyarakat menengah ke atas, pengusaha, dan perusahaan tidak boleh menggunakan gas 3 kg ini. Gas elpiji 3 kg ini untuk masyarakat miskin,” ujarnya.

Asisten Perekonomian Kawaludin didampingi Kepala Disperdagin Dicky Anugerah menambahkan pihaknya telah melakukan pengawasan pengisian gas elpiji 3 kg di 8 dari 12 SPBE yang tersebar di Kabupaten Bandung.

“Insya Allah semua SPBE yang kami awasi, semua melakukan pengisian sesuai standar dan prosedur yang berlaku. Insya Allah aman. Stok gas untuk Kabupaten Bandung juga insya Allah aman. Rata-rata kapasitas produksinya 30 ribu tabung per hari, jadi sangat aman,” ungkap Kawaludin.

Yans.

Kepala Desa Taman Sari Cikidang Semoga Sukses dan Bisa Selalu Amanah dan Membawa Desa Bumisari Semakin Maju 

YUTELNEWS.com | Sukabumi, Kepala Desa Bumisari Sholihudin Kecamatan Cikidang kembali dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Sukabumi dikarenakan telah disahkannya Undang-Undang Desa Nomor 3 Tahun 2024 tentang Tambahan Masa Jabatan,bertempat di GOR Cisaat, Sukabumi,Jawa Barat,Selasa ( 11/06/2024).

Berdasarkan informasi yang dihimpun,sebanyak 378 Kepala Desa dari 381 Desa yang ada di Kabupaten Sukabumi kemarin kembali dikukuhkan dan dilantik langsung oleh Bupati Sukabumi Drs.H.Marwan Hamami.MM ,paska berlakunya undang-undang nomor 3 tahun 2024 tentang desa yang secara langsung mengamanatkan kepada para kepala desa dalam sambutannya agar bisa lebih mengoptimalkan perannya di wilayah,terutama dalam membantu masyarakat agar bisa berkembang,Baik secara ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

Kepada Desa Bumisari Sholihudin Kecamatan Cikidang kepada awak media mengatakan bahwa dirinya mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan berterimakasih kepada semua Warga Desa Tamansari beserta semua unsur lembaga,tokoh masyarakat dan tokoh agama,dan semoga dirinya bisa lebih amanah,lebih baik lagi dalam pengabdian menjadi kepala desa dan bisa sesuai amanat undang-undang serta membawa Tamansari semakin maju dalam pembangunan nya.

” Terimakasih buat semuanya,semoga Amanah ini bisa selalu terjaga dan sesuai dengan yang diharapkan,minta doa nya saja dari semua,karena dirinya menjabat dari tahun 2022 sampai tahun 2030 mendatang ” Pungkasnya.

Reporter : Idam

Gelar Perpisahan Sekaligus Pengantar Tugas Kajari Bupati Rohil Berterima Kasih ke Yuliarni Appy

YUTELNEWS.com | Rohil– Setelah menjabat selama 3 tahun 4 bulan, Kajari Rokan Hilir (Rohil) Yuliarni Appy SH MH akhirnya mendapat amanah baru sebagai Kajari Langkat, Sumatera Utara.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Rohil menggelar acara perpisahan sekaligus pengantar tugas terhadap mantan Kajari Rohil Yuliarni Appy SHh MH yang dipusatkan di Gedung Misran Rais, Selasa (11/6/2024) malam.

Acara tersebut secara langsung dihadiri Bupati Rohil Afrizal Sintong bersama ketua PKK, wakil Bupati Rohil H Sulaiman, Sekda Rohil H Fauzi Efrizal, ketua DPRD Rohil Maston, Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, Kapolres Rohil AKBP Adrian Pramudianto, Wadanramil 01/Bangko Kapten Arh Simson Siregar, ketua PKK Sanimar Afrizal, para asisten, para kepala OPD, OKP serta berbagai unsur lainnya.

Yuliarni Appy SH MH dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya telah menjabat sebagai Kajari Rohil selama 3 tahun 4 bulan dan diamanahkan jabatan baru sebagai Kajari Langkat Sumatera Utara.

“Selama 3 tahun 4 bulan saya menjabat sebagai Kajari Rohil, banyak kenangan yang saya rasakan baik suka maupun duka. Selama bertugas saya diterima dengan baik oleh seluruh elemen yang ada di kabupaten Rohil,” kata Yuliarni.

Apalagi sebut Yuliarni, Forkopimda yang ada di Kabupaten Rohil juga sangat membatu dirinya dalam menjalankan tugas sebagai Kajari.

“Terimakasih kepada Pemda dan Forkopimda yang telah mendukung kerja saya di kabupaten Rohil selama ini,” sebutnya.

Rohil lanjutnya, sangat berarti bagi dirinya. Sebab, Yuliarni mengatakan bahwa ia pertama kali diberikan kepercayaan sebagai Kepala Kejaksaan dan di tempatkan di Kejari Rohil.

“Rohil cukup berarti bagi saya karena saya pertama sekali jadi Kajari di Kejari Rohil. Disini saya ditempah menjadi pemimpin dan mendapatkan support dari semua pihak,” terangnya.

Dalam kesempatan itu Yuliarni juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen yang ada di Kabupaten Rohil jika selama menjabat ada kesalahan maupun kesilapan.

“Saya juga menyampaikan permohonan maaf jika selama ini ada kesalahan yang diperbuat. Sebagai manusia biasa tentunya saya tidak terlepas dari sebuah kesalahan,” katanya.

Selain itu, Yuliarni juga berpesan agar Pemda, Forkopimda dan seluruh elemen agar senantiasa menerima kejaksaan sebagai mitra, teman khususnya dalam penegakan hukum.

Sementara itu, Bupati Rohil Afrizal Sintong dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Yuliarni Appy SH MH atas kerjasamanya selama menjabat sebagai Kajari Rohil.

“Sebelum saya dilantik sebagai bupati, ibu Kajari sudah terlebih dahulu menjabat 4 bulan. Selama ini saya bersama OPD selalu menjalin komunikasi dan meminta pendamping hukum kepada beliau,” kata Bupati.

Bupati mengaku banyak belajar dari Kajari Rohil Yuliarni Appy terutama dalam persoalan hukum serta pendamping hukum.

“Selama Kajari bertugas di Rohil kami merasa sangat terbantu. Untuk itu mewakili masyarakat Rohil mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru dan semakin sukses. Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika selama bergaul ada kesalahan dan kesilapan selama ini,” pungkasnya.

 Kabiro Panca Sitepu.

Serka Iswanto Babinsa Koramil 02/Lgs Gelar Rembuk Stunting di Gampong Tengoh

YUTELNEWS.com | Langsa – Serka Iswanto, Babinsa Koramil 02/Lgs, Kodim 0104/Aceh Timur mendampingi kegiatan rembuk stunting dengan fokus pada pencegahan rawan gizi dan pemberian pangan untuk menambah gizi masyarakat yang tidak mampu. Acara ini berlangsung di Gampong Tengoh, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Rabu (12/06/2024).

Dalam upaya mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan di wilayah tersebut, Serka Iswanto bersama para pemangku kepentingan setempat melakukan diskusi dan perumusan strategi efektif. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat termasuk tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan perwakilan dari instansi terkait.

“Salah satu fokus utama kita adalah memastikan setiap anak di Gampong Tengoh mendapatkan asupan gizi yang cukup, terutama bagi keluarga yang kurang mampu,” ungkap Serka Iswanto dalam sambutannya.

Selain diskusi, dalam acara ini juga dilakukan pemberian paket pangan bergizi kepada beberapa keluarga yang teridentifikasi rawan gizi. Paket tersebut berisi berbagai bahan makanan bernutrisi seperti susu, telur, dan makanan pokok lainnya.

“Kami berharap dengan adanya rembuk stunting dan bantuan pangan ini, dapat mencegah kasus stunting di wilayah kita serta meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Gampong Tengoh,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dan kesehatan anak semakin meningkat, serta terjalin kerjasama yang solid antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mengatasi masalah stunting.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Satgas Pamtas Yonif 111/KB Hadiri Peresmian Dermaga CPO Tersus PT. Bio Inti Agrindo Papua Selatan

YUTELNEWS.com | Boven Digoel ~ Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB Yang bertugas diwilayah Kolakops Korem 174/Anim Ti Waninggap melalui Binter terus mendukung pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan diwilayah Perbatasan Papua Selatan, Rabu (12/06/2024).

Dansatgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB bersama Perwira Staf menghadiri kegiatan peresmian Dermaga CPO Tersus PT. Bio Inti Agrindo bertempat di Pelabuhan Asiki Distrik Jair Kabupaten Boven Digoel Perbatasan Papua Selatan,

Dengan diresmikannya Dermaga ini nantinya akan mempermudah proses pendistribusian CPO, melalui kapal pengangkut yang telah disiapkan oleh PT.Bio Inti Agrindo,

Dermaga CPO Tersus tersebut diresmikan oleh Presdir PT.BIA dihadiri oleh Dansatgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB, Manager Respresentative Office Merauke, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Bade, Petugas Kesyahbandar Merauke, Beacukai Merauke, DPKPLHP Boven Digoel, Dinas Perhubungan, Balai Karantina Merauke, Navigasi Merauke, Koramil 1711-13/GTR, SAT Pol Airud Merauke,

Semoga dengan diresmikan Dermaga ini dapat mempercepat peningkatan perekonomian Nasional, Serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitarnya,

Sumber: Kodim 0104/Atim.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Beberapa Ekor Sapi Tidak Eartag, Team Libas DPW Kepri Datangi Balai Karantina 

YUTELNEWS.com | Team Light Independent Bersatu (Team LIBAS) DPW Kepri kunjungi Balai Karantina melaporkan penampungan atau pemasukkan hewan dari Luar yang masuk ke Batam. Selasa 11/6/2024.

Di beberapa titik seperti di Nongsa ditemukan penampungan Sapi yang belum tentu ada sertifikasinya dari Karantina dan Dinas terkait. Diduga juga beberapa Ekor sapi tidak eartag.

Dalam kunjungan tersebut Bagian Fungsional Dokter karantina Ibu Betha bahwa ada beberapa titik Pemasukkan hewan yang ditetapkan salah satunya Melalui Pelabuhan Punggur.

Beberapa Ekor Sapi Tidak Eartag, Team Libas DPW Kepri Datangi Balai Karantina 

Drh. Betha sihaloho mengatakan kepada Team Libas bahwa untuk mengetahui Legalitas pemasukan hewan tersebut dapat dilihat dari Sertifikat Karantina.

Selanjutnya dari keterangannya untuk mengetahui secara Elektronik belum terdaftar/ dipersiapkan. Segala Peraturan atau izin tersebut bisa di lihat dari Dinas Pertanian, Ketahanan pangan. Pemesan Hewan juga tidak dibatasi selama memenuhi syarat atau prosedur.

“Tidak ada pembatasan Pemasukkan hewan, selama terpenuhi syarat-syaratnya, data penerima dan pengirim hewan tersebut ada di sertifikat Karantina, ” ucap Bu Betha.

Jony Ketua Team Libas DPW Kepri meminta pemeriksaan di wilayah Batam termasuk Nongsa, dan sekitarnya .

“Kami meminta pihak Balai Karantina Lakukan Pemeriksaan terkait penampungan atau pemasukan Hewan tersebut. Karena dari pantauan di lapangan beberapa Sapi tidak ada tanda/ eartag,” Tegas Jony.

Part 1

(Red)

Dukung Program Pemerintah, Babinsa Koramil 0819/20 Gempol Panen Padi bersama Petani

YUTELNEWS.com/

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0819/20 Gempol Koptu Umarman
bersama dengan para petani setempat, melaksanakan kegiatan panen padi di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Selasa (11/6/24)
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan.

Babinsa Koramil 0819/20 Gempol, Koptu Umarman menyatakan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada petani dalam meningkatkan produksi pangan. “Kami berharap dengan adanya pendampingan ini, petani bisa lebih termotivasi dan hasil panen bisa lebih maksimal. Ini juga sebagai bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Panen padi kali ini dilakukan di lahan seluas 4600 m yang merupakan bagian dari lahan pertanian milik Bapak Mulyadi. Para petani mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa, baik dalam hal pendampingan teknis budidaya maupun dalam proses panen.

Salah satu petani, Bapak Suyono, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Babinsa yang telah banyak membantu sejak masa tanam hingga panen. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Mereka tidak hanya memberikan semangat, tapi juga ikut turun langsung membantu kami. Ini sangat berarti bagi kami,” kata Suyono.

Dengan adanya kolaborasi antara TNI dan petani ini, diharapkan dapat tercipta swasembada pangan yang kuat serta ketahanan pangan yang berkelanjutan. Selain itu, diharapkan kegiatan ini juga dapat menginspirasi wilayah lain untuk melakukan hal serupa demi tercapainya ketahanan pangan nasional yang tangguh.

(okik)

Rendra Bos Mafia BBM Solar Digulung Mabes Polri Diduga Truck Tanki PT PEN

YUTELNEWS.com/

Surabaya- Maraknya mafia komplotan pelaku bisnis BBM solar ilegal yang menghindari pajak negara dalam memanipulasi pengambilan BBM dari Minyak Gunung maupun BBM bersubsidi di wilayah gresik, Jawa Timur. Pasalnya, dugaan kuat Truk Tangki bewarna biru putih berlogo Putra Energi Niaga (PT. PEN) diduga bebas mengirim BBM solar ilegal diwilayah Kabupaten Gresik Jawa Timur.

Berdasarkan informasi, truk tangki biru putih berlogokan PT PEN yang diduga milik Rendra anak dari pemain lama BBM ini sering mengangkut BBM solar dari wilayah Blora Jawa Tengah. Informasi IN (48) yang juga merupakan pemain BBM menyampaikan, kemarin Senin 10 Juni 2024 katanya (Dugaan) Rendra ketangkap Mabes Polri terkait BBM. “Rendra ini ketangkap di rumahnya mas. Informasinya hasil pengembangan sih” kata IN singkat, Selasa (11/6/2024)

Masih IN, mabes sebelumnya sudah melakukan panggilan dua (2) kali terhadap Rendra, tetapi diabaikan. “Dipanggil sudah 2x mas, tapi tidak di gubris. Dia ditangkap di rumah garasinya, truknya di bawa kok,” imbuh IN Diduga modus yang sering digunakan, berdasarkan pemberitaan media nasional dan lokal dari keterangan driver ini menyebutkan bahwa pengambilan BBM solar diambil dari wilayah Blora Jawa tengah dan akan dikirimkan ke PT. HUMMING yang berada di Pelabuhan JIIPE manyar Gresik Jawa Timur.

Dalam kelengkapan dokumen tangki PT. PEN, driver tidak membawa dokumen Loading Order (LO), sehingga driver tersebut tidak dapat menunjukan dokumen pengambilan asal usul BBM solar yang di ambil, dari sini diduga PT. PEN mendapatkan BBM solar ilegal yang dugaanya dari lapak atau gudang penimbunan BBM solar ilegal.

(OKik)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.