Panwaslu Kecamatan Arjasari Tegaskan Sikap Netralitas

YUTELNEWS.com | Bandung– Tahapan kampanye dalam pemilu serentak tahun 2024 yang dilaksanakan pada tanggal 28 November 2023 sampai dengan tanggal 10 Februari 2024, sebagaimana telah diatur dalam PKPU No 3 Tahun 2022 tentang tahapan pemilu serentak 2024,  merupakan salah satu tahapan yang mendapat perhatian ekstra dari pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan bersama jajaran di bawahnya yaitu salah satunya PKD.

Sebagaimana disampaikan Ketua Panwaslu Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Gunawan Nurdiansyah, sesuai tupoksi kami jajaran Panwas yaitu mengawasi mencegah dan menindak sesuai amanat undang-undang no 7 tahun 2017, karena dalam kegiatan kampanye banyak terjadi hal-hal yang menjurus pada bentuk pelanggaran baik itu pelanggaran administrasi maupun pelanggaran pidana.

Persiapan kami dalam mengawasi kegiatan kampanye adalah dengan meningkatkan koordinasi dengan para pihak terkait baik itu dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPIMCAM), para kepala desa, para PAC parpol se-kecamatan Arjasari maupun dengan rekan kerja kami sesama penyelenggara yaitu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Arjasari.” Ucapnya.

Selain itu juga kami melakukan pembinaan para jajaran panwas dan Panwaslu Kelurahan/ Desa (PKD) untuk meningkatkan kesiapan, kemampuan dan kompetensi jajaran panwas dan PKD.

Poin pengawasan kami dalam tahapan kampanye pemilu 2024 ini adalah yang pertama money politik yang dilakukan oleh para calon kepada konstituen di wilayah kampanye masing-masing.

Kedua terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang oleh para calon mengenai lokasinya apakah sesuai dengan lokasi pemasangan apk yang sudah ditetapkan oleh KPU Kab. Bandung atau tidak juga tempat-tempat yang tidak boleh digunakan kampanye atau dipasang alat peraga kampanye.

Ketiga yang menjadi poin pengawasan kami adalah perihal keterlibatan orang-orang yang tidak boleh ikut dalam kegiatan kampanye sebagimana telah di atur dalam UU no 7 tahun 2017 pasal 280 ayat 2 yang sebagian diantaranya Aparatur sipil Negara (ASN); Anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia; Kepala desa; Perangkat desa; Anggota badan permusyawaratan desa; dan Warga Negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih.

Maka salah satu cara ikhtiar kami dalam melakukan pencegahan yaitu tidak henti-hentinya kami menyampaikan perihal himbauan netralitas kepada kepala desa dan perangkatnya, para anggota BPD, TNI, Polri juga instansi-instansi pemerintah yang ada di wilayah Kecamatan Arjasari.

Demikian disampaikan Ketua Panwaslu Kecamatan Arjasari, kepada sejumlah awak media. (Minggu 10/12/23)

Rev. Yans.

Tim Relawan H.Huzrin Hood, Optimis Menang

YUTELNEWS.com | Salah satu tim Relawan H.Huzrin Hood, di Kecamatan Bunguran Barat. Saudara Rud(Nama panggilan) optimis bisa memenangkan jagoan nya.

Menurut Beliau (Bang Rud) akan bekerja se- maksimal mungkin Untuk mengantar jagoan Beliau Bapak H.Huzrin Hood, ke kursi DPR RI dari Partai PKB.

Bang Rud berharap dan memohon dukungan dari seluruh warga Kecamatan Bunguran Barat,untuk membantu Bapak H.Huzrin Hood, ke kursi DPR RI, dan tak kalah penting nya kata Bang Rud, Beliau ini orang baik dan taat beribadah.

Saat dihubungi oleh wartawan YUTELNEWS.com Bapak H.Huzrin Hood. Yang biasa dipanggil dengan sapaan Datok melalui sambungan telpon, Beliau sangat mengucapkan banyak terimakasih kepada para tim relawan yang sudah membantu beliau, menurut beliau (Pak Datol) semoga hasil nya nanti memuaskan, dan doa dukungan teman teman di lapangan terkabulkan.Aminn

BAHARULLAZI

Melihat Wajah Baru Alun-Alun Lembang yang Bisa jadi Daya Tarik Tambahan bagi Wisatawan

YUTELNEWS.com | Alun-alun Lembang di Kabupaten Bandung Barat (KBB), saat ini terlihat lebih cantik dari sebelumnya karena telah rampung direvitalisasi dengan anggaran Rp 6 miliar.

Kini Alun- alun Lembang memiliki wajah baru dengan fasilitas lengkap seperti taman beralas rumput sintetis, pelataran berisi landmark Lembang, playground, sarana olahraga, ring basket, dan skate park untuk bermain skateboard.

Alun- alun Lembang dengan wajah baru tersebut sudah bisa dinikmati masyarakat karena telah diresmikan oleh Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif, sehingga semua fasilitas yang ada pun bisa digunakan setiap hari.

Setelah peresmian tersebut, Pemkab Bandung Barat menyerahkan pengelolaan Alun-alun Lembang kepada pihak Kecamatan Lembang untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat banyak.

Pengelolaan oleh pihak kecamatan itu ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) dan sudah melalui berbagai pertimbangan serta diskusi yang panjang agar penggunaan dan perawatannya bisa dilakukan maksimal.

“Kami telah sepakat untuk menyerahkan pengelolaannya kepada Kecamatan Lembang dengan sumber anggaran tetap dari APBD Bandung Barat. Oleh karena itu, hari ini kami serahkan SK penggunaan ke kecamatan,” kata Arsan.

Atas hal tersebut, Arsan meminta pengunjung harus menjaga kebersihan dan segala fasilitas yang ada di Alun-alun Lembang yang sudah menjadi kebanggan bagi masyarakat di Kecamatan Lembang.

“Ini kebanggaan Lembang, jadi harus dijaga dengan baik.”

“Tidak ada yang merokok dan membuang sampah sembarangan, tidak mencorat-coret fasilitas di sini,” ucapnya.

Menurutnya, masyarakat menjaga kebersihan tersebut sangat penting, keberadaan Alun-alun Lembang ini bisa menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan dari berbagai daerah untuk kembali berkunjung ke Lembang.

“Apalagi Alun-alun Lembang ini merupakan salah satu area publik yang diinisiasi oleh para Kepala Daerah terdahulu yang merupakan kebanggaan masyarakat Bandung Barat, khususnya Kecamatan Lembang,” pungkas Arsan.

D.Yoyo

Daerah Wisata Lembang Kabupaten Bandung Barat menjadi Daerah Langganan Banjir saat Musim Penghujan

YUTELNEWS.com | Kawasan wisata Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB), menjadi daerah langganan banjir saat hujan turun.

Titik banjir paling parah terjadi di depan Pasar Panorama Lembang, karena genangan air di badan jalan berkisar antara 40-60 cm, kondisi ini tak jarang membuat arus lalu lintas utama lumpuh.

Bahkan, tempat usaha di sepanjang jalan raya pun tak luput dari genangan banjir, air banjir merendam sebuah Sekolah Dasar di Jalan Panorama sehingga mengganggu aktivitas belajar siswa.

Solusi normalisasi drainase yang sudah rampung sejak dua bulan terakhir bisa dianggap sia-sia lantaran banjir masih tetap terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif, mengklaim sudah memiliki solusi untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut, dirinya sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, agar segera memperbaiki nya.

“Sudah ada solusi, pokoknya sebelum natal dan tahun baru (Nataru) sudah selesai karena kita harus punya target, Nataru tidak ada banjir walaupun hujan,”kata Arsan.

Pihaknya, dalam waktu dekat bakal menggelar rapat khusus penanganan banjir Lembang, semua pihak akan diajak duduk bersama agar bisa ditemukan penanganan paling efektif dan segera.

“Saya akan rapatkan, paling tidak kita fokuskan memperbaiki drainase. Jangan sampai tahun baru ramai orang berwisata, tapi di sini banjir.” jelas Arsan.

Di ketahui, kawasan jalan di Pasar Panorama Lembang kerap diterjang banjir saat hujan deras, meski sebelumnya sudah dilakukan perbaikan saluran atau drainase.

Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengingatkan, wisatawan mewaspadai kondisi cuaca ekstrim saat libur Natal dan Tahun Baru.

Sebab, hujan dengan intensitas tinggi di musim peralihan ini bisa terjadi tiba-tiba, sehingga bisa memicu terjadinya bencana alam seperti tanah longsor, banjir, dan pohon tumbang.

Termasuk di kawasan wisata Lembang, KBB yang didominasi wisata alam dan jadi destinasi favorit pelancong untuk menghabiskan libur natal dan tahun baru.

“Kita nanti ada edaran atau imbauan supaya masyarakat khususnya wisatawan yang berkunjung ke KBB agar meningkatkan kewaspadaan,”kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD KBB Dedi Supriadi.

Dedi juga mengatakan, pihaknya saat ini bersama unsur kewilayahan sedang melakukan pemetaan potensi rawan bencana di kawasan destinasi wisata seperti di Lembang.

Selain itu, pihaknya juga meminta kewilayahan untuk meningkatkan kewaspadaan.

(D.yoyo/Wakaperwil)

Diduga Penginapan Villa Kapuas Dharma Pontianak Kalbar Menjadi Sarang Prostitusi

YUTELNEWS.com | Berdasarkan pantauan awak media di lapangan sekitar pukul 20.00 malam WIB di TKP terlihat aktivitas wanita dan pria hidung belang keluar masuk Penginapan Villa Kapuas Dharma (KD) yang terletak di jalan Imam Bonjol, Pontianak Selatan.

Menurut salah satu warga masyarakat berinisial RM yang engan disebutkan namanya pada saat itu berada di sekitar TKP menyampaikan bahwa” Informasi terkait aktifitas pria dan wanita lajang di penginapan tersebut memang diduga kuat sudah menjadi kebiasaan sarang prostitusi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, (Forkopimda) perlu meninjau kembali terkait ijin pembangunan Penginapan Villa Kapuas Dharma, dan peruntukannya,” kata RM Kepada media ini Jumat, 08/12/2023 Malam hari.

Sampai berita ini dilansirkan kemeja redaksi, pihak pengelola villa tersebut belum bisa di mintai klarifikasi.

(Musa)

Menhan Prabowo Beri Santunan Kepada Korban Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatra barat

YUTELNEWS.com | Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengunjungi posko tanggap bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (9/12/2023). Erupsi Gunung Marapi terjadi sekitar pukul 14.53 WIB, Minggu, 3 Desember 2023.

Sesampainya di posko, Menhan Prabowo langsung meninjau tenda pengungsi untuk bertemu, serta berkomunikasi secara langsung dengan warga yang menjadi korban terdampak erupsi Gunung Marapi. Menhan dalam kesempatan ini menyampaikan berbelasungkawa kepada para keluarga korban, serta memberikan santunan kepada ahli waris korban erupsi Gunung Merapi.

Selanjutnya, Menhan Prabowo melihat kondisi dapur umum dan Posko Pelayanan Kesehatan. Menhan ingin memastikan bahwa warga yang mengungsi tertangani dengan baik, dan terpenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan konsumsi, ketersediaan air bersih, fasilitas kesehatan, seperti obat-obatan dan tenaga kesehatan. Selain itu, keamanan relokasi pengungsian khususnya untuk anak-anak dan orang tua yang lanjut usia. Upaya ini merupakan bukti kecintaan dan kepedulian Menhan pada masyarakat Sumatera Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak baik instansi, Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Relawan, atas kerja sama yang erat dan kerja keras dalam membantu mengatasi bencana ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas nama pemerintah kepada semua petugas, semua pihak yang telah bekerja keras membantu menyelamatkan para korban, membawa jenazah dan yang masih terluka,” kata Menhan.

“Dengan kerja keras saudara-saudara dan rasa tanggung jawab semua pihak kita bisa mengatasi semua kesulitan,” sambungnya.

Tidak hanya meninjau, Menhan Prabowo juga menyerahkan bantuan 35 unit sepeda motor untuk prajurit TNI dan Polri.

Selama kunjungan, Menteri Pertahanan didamping Danrem 032/WBR, Wakapolda Sumbar, Kepala Basarnas Padang, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Kapolresta Bukittinggi, Kapolres Agam, Dandim 0304/Agam, Dandim 0307/TD, Kapolres Padang Panjang, Wali Nagari Batu Palano, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) Kota Padang, Walikota Bukittinggi, Bupati Tanah Datar, Bupati Agam, Danyon 131/BRS. (Sabtu 09/12/23)

Yans/Kabiro Kab.Bandung

Diduga Penginapan Villa Kapuas Dharma (KD) Pontianak Kalbar Menjadi Sarang Prostitusi

YUTELNEWS.com | Berdasarkan pantauan awak media di lapangan sekitar pukul 20.00 malam WIB di TKP terlihat aktivitas wanita dan pria hidung belang keluar masuk Penginapan Villa Kapuas Dharma (KD) yang terletak di jalan Imam Bonjol, Pontianak Selatan.

Menurut salah satu warga masyarakat berinisial RM yang enggan disebutkan namanya pada saat itu berada di sekitar TKP menyampaikan bahwa” Informasi terkait aktifitas pria dan wanita lajang di penginapan tersebut memang diduga kuat sudah menjadi kebiasaan sarang prostitusi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, (Forkopimda) perlu meninjau kembali terkait ijin pembangunan Penginapan Villa Kapuas Dharma, dan peruntukannya”,kata RM.
Kepada media ini
Jumat,08/12/2023
Malam.

Sampai berita ini dilansirkan ke meja redaksi ,pihak pengelola villa tersebut belum bisa di mintai klarifikasi.

(Musa)

Mahfud MD ke Bandung, Toko Sunda Beri Gelar Uwa

YUTELNEWS.com | Cawapres Mahfud MD mendapatkan gelar kehormatan dari toko Sunda pada Sabtu 9 Desember 2023. Setelah didaulat sebagai ‘Orang Sunda’, Mahfud mendapatkan panggilan Uwa atau Paman.

“Saya senang dengan dipanggil Uwa, kapan pun kita ketemu panggil saja saya Uwa,” kata Mahfud.

Secara simbolis, Mahfud juga diberikan hadiah berupa Iket Sunda yang dipasangkan langsung oleh salah satu tokoh sunda, Budi Dalton.

Di lokasi yang sama, Mahfud sempat berinteraksi dengan puluhan milenial. Dengan momentum Hari Anti Korupsi, Mahfud meminta pemuda yang hadir untuk terus mengobarkan spirit anti korupsi.

Mahfud mengakui bahwa, praktik-praktik korupsi yang terjadi di Indonesia telah merugikan ekonomi negara.

“Jika korupsi bisa dihabisi, tentu ekonomi bisa merata, ekonomi di Indonesia setara semua,” tegas Mahfud.

Mahfud juga meminta kepada generasi muda untuk terus menjaga momentum demi terciptanya Indonesia Emas di tahun 2045.

Menurutnya, dengan bonus demografi dan kualitas pemuda saat ini, misi untuk menciptakan Indonesia Emas 2045 akan semakin mudah. Apalagi, dengan meratakannya akses internet di seluruh penjuru tanah air akan dapat mengakselerasi kampuan digital warga Indonesia.

“Milenial harus terus melek digital, itu semua akan kita atur. Kecepatan internet kita rata-rata 24,1 Mbps, tetapi intervensi 86 persen, tidak akan butuh waktu lama untuk akses internet bagi milenial,” pungkasnya.

April Y. Zai/Wakabiro

Ditinggal Staf TU Tanpa Uang Bensin, Sejumlah Pelajar di Pangandaran Terlantar Setelah Mengambil Uang PIP

YUTELNEWS.com | Sebuah video yang menunjukkan sejumlah pelajar di Pangandaran telantar di Terminal Pangandaran, viral beredar di media sosial.

Para pelajar itu yang menyampaikan keluhan setelah mengambil uang bantuan dari satu perbankan.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 6 detik, terlihat sejumlah pelajar yang mengaku dari SMK Miftahul Ulum Cimerak Kabupaten Pangandaran kelas 11 TKJ 2, terlantar di Terminal Pangandaran.

“Saya ada keluhan, tadi saya di suruh (pihak sekolah) ke bank untuk mengambil uang bantuan,” ujar satu pelajar yang belum diketahui namanya, Sabtu (9/12/2023) siang.

Setelah membawa uang bantuan, ia bersama temannya mengaku sudah mengatakan membutuhkan uang untuk membeli BBM.

“Saat di bank, saya sudah mengatakan (butuh uang buat beli BBM), tapi pas keluar (dari bank) uang saya malah diambil oleh staf TU (Tata Usaha). Dan satu staf TU itu bilang beralibi, bahwa uang tersebut untuk biaya PKL (Praktek Kerja Lapangan),” katanya.

Padahal, lanjutnya, ia bersama temannya dari Cimerak ke Pangandaran membutuhkan bensin untuk kendaraan sepeda motornya.

“Sedangkan saya tidak membawa uang sedikit pun. Saya ingin meminta ke staf TU tapi malah menyelewengkan, malah bilang saya berbohong tentang itu (butuh uang untuk beli bensin),” ucap satu pelajar didampingi 5 temannya.

Setelah video tersebut beredar. Tim Saber Pungli Kabupaten Pangandaran pun langsung menelusuri ke SMK Miftahul Ulum Cimerak pada Rabu 06 Desember 2023.

Sementara itu anggota Satgas Penindakan Saber Pungli UPP Kabupaten Pangandaran, Subarnas, mengatakan bahwa saat video viral itu terjadi, petugas Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat bersama anggota Tim Saber Pungli kebetulan berada di sekitar terminal Pangandaran.

Kemudian langsung menghampiri pelajar yang sedang kebingungan dan menceritakan yang dialaminya kepada dua petugas tersebut.

Tidak lama kemudian keenam pelajar itu langsung pulang setelah diberi bantuan uang untuk transportasinya.

“Dari kejanggalan tersebut, kami langsung mendatangi dan meminta keterangan soal bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari pihak sekolah terkait,” ujarnya.

Menurut pengakuan pihak sekolah, kata Subarnas, dana bantuan dari Program Indonesia Pintar tersebut akan digunakan untuk keperluan siswa jika ada kegiatan yang memerlukan biaya seperti kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau prakerin.

Dari hasil klarifikasi dengan pihak SMK Miftahul Ulum Cimerak, kata Subarnas, dana bantuan PIP tersebut sebesar Rp108 Juta untuk 108 orang penerima.

Namun, baru Rp78 juta yang sudah dicairkan dan sementara sisanya Rp 30 juta lagi belum dicairkan.

“Kita tetapkan sebanyak tiga orang yang harus bertanggung jawab terkait masalah bantuan PIP tersebut,” kata Subarnas. (Sabtu 09/12/23)

April Y. Zai/Wakabiro

Lagi – Lagi! Ambulance Gratis H Mukhlis Jemput Pasien yang Melahirkan

YUTELNEWS.com | Sabtu siang (9/12/23) lagi-lagi ambulance bantuan H Mukhlis takabeya menjemput pulang pasien melahirkan dari rumah sakit di bireuen untuk di bawa pulang ke Gampong Calok kecamatan Simpang Mamplam kabupaten Bireuen.

Program ambulance gratis yang di pelopori oleh haji Mukhlis takabeya sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak di kawasan Bireuen, program ini sudah berjalan hampir 5 tahun tanpa pungutan biaya sedikit pun dari pihak masyarakat.

Semua yang menggunakan jasa ambulance semuanya gratis tidak ada biaya sebut salah satu warga Calok yang di antar pulang menggunakan ambulance tersebut.

“Iya memang benar, kami diantar pulang tadi mereka tidak meminta apapun dari kami”.ungkap Rahma.

Kronologi pemulangan di fasilitasi oleh nur adnaini salah satu caleg dari partai golongan karya (Golkar) Bireuen, pihak keluarga menghubungi nur adnaini kak nen akrab disapa oleh warga.

Lalu kak nen langsung menghubungi pihak ambulance kemudian pihak Ambulance merespon dengan baik sehingga tak lama berselang ambulance datang menjemput pasien untuk diantar pulang ke kerumah.

Kak nen ikut terlibat langsung mendatangi rumah pasien untuk menyambut ambulance datang membawa pulang pasien.

Pihak keluarga sangat terbantu dan berterima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu pemulangan keluarga kami yang melahirkan.

(AZ)

Pj Bupati Lahat Resmi Dilantik Pj Gubernur Sumsel 

YUTELNEWS.com | Penunjukkan Farid tertuang dalam Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.3 – 6242 Tahun 2023 tentang Pengangkatan Penjabat (PJ) Bupati Lahat Provinsi Sumsel. Diketahui, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Lahat, Cik Ujang dan Haryanto berakhir pada Sabtu (9/12/2023) Hari ini.

Direktur Integrasi Data Kependudukan Nasional (IDKN) Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Muhammad Farid ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Bupati Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Hari ini Sabtu 9/12/23 di Lantik Langsung Oleh PJ Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni Di Griya Agung Palembang.

Turut Hadir Para Pejabat Pemkab Lahat, DPC, Pro Jurnalis Siber Kab Lahat, Kominfo Lahat, Ormas Kab Lahat dan beberapa Ketua Organisasi wartawan Kab Lahat.

(Abdul Ujang)

Rembug Bedas di Kelurahan, Bupati Bandung Sosialisasikan PSPKB Rp 100 Juta Per RW

YUTELNEWS.com | Bupati Bandung Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan rutin Rembug Bedas ke-68 di Aula Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Sabtu (9/12/2023).

Masih di hari yang sama, Bupati Bandung didampingi Bunda Bedas Emma Dety Dadang Supriatna melanjutkan kegiatan serupa di Kelurahan Wargamekar (Rembug Bedas ke-69) dan Kelurahan Manggahang (Rembug Bedas ke-70) Kecamatan Baleendah. Sebelumnya, kegiatan Rembug Bedas dilaksanakan di Kelurahan Andir dan Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.

Para Asisten dan jajaran Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung turut hadir mendampingi Bupati Bandung.

Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana juga turut hadir. Pelaksanaan Rembug Bedas tersebut turut dihadiri para Ketua RT, RW, kader PKK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, guru ngaji, dan berbagai stakeholder.

Bupati Bandung didampingi Camat Baleendah Eef Syarif Hidayatullah turut menyerahkan bantuan kepada warga penerima manfaat dalam program penanganan stunting dan warga miskin ekstrem. Selain itu menyerahkan pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan kepada pelaku usaha dan hal lainnya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku bahagia bisa silaturahmi langsung dengan berbagai stakeholder yang hadir pada pelaksanaan Rembug Bedas tersebut.

“Di Kecamatan Baleendah, baru dua kelurahan mengadakan kegiatan Rembug Bedas, yaitu Kelurahan Baleendah dan Kelurahan Andir. Sekarang tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Jelekong, Kelurahan Warganegara dan Kelurahan Manggang dari 10 kelurahan di Kabupaten Bandung,” kata Bupati Bandung.

Di lingkungan kelurahan itu, baru pertama kali para stakeholder bertemu Bupati Bandung dalam giat Rembug Bedas.

Dadang Supriatna sempat membahas anggaran kelurahan dan desa sangat jomplang perbedaaannya, sehingga ia sempat mengadakan rapat dengan Asisten, Kabag Tapem dan pihak lainnya di lingkungan Pemkab Bandung.

“Dengan harapan anggaran yang digulirkan ke desa dan kelurahan walatra, keberpihakan dan berkeadilan,” kata Bupati Bandung.

Untuk mewujudkan keberpihakan dan berkeadilan itu, Bupati Bedas menggulirkan Program Sinergitas Pembangunan Kelurahan Bedas (PSPKB). Dengan dasar hukum Peraturan Bupati Bandung Nomor 249 tahun 2023 tentang Pelaksanaan PSPKB.

“Melalui program inovasi PSPKB ini, ditetapkan per RW sebesar Rp 100 juta di setiap kelurahan di 10 kelurahan di Kabupaten Bandung,” kata Bupati Dadang Supriatna.

Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung ini mengatakan bahwa program PSPKB ini diserahkan kepada masyarakat di masing-masing RW di kelurahan. Menurutnya, program PSPKB ini dengan anggaran Rp 17,6 miliar untuk 176 RW di 10 kelurahan di Kabupaten Bandung.

“Apakah teknisnya nanti dibagi rata di setiap RT, silahkan. PSPKB ini untuk insentif RT, RW, pembagunan sapras, pemberdayaan masyarakat dan lainnya. Dalam pelaksanannya melalui musyawarah kelurahan yang ada di masing-masing kelurahan. Setiap kelurahan juga dapat mobil pelayanan,” tutur Bupati Bedas.

Di hadapan para stakeholder, Kang DS yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung menyebutkan bahwa pada tahun 2024, setiap Ketua RT, RW, kader PKK, LPM diberikan BPJS Ketenagakerjaan.

Ia mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan Rembug Bedas ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Bandung yang meliputi 4.305 RW dan 17.791 RT.

“Pemimpin hadir di tengah-tengah masyarakat. Lurah juga harus hadir di masing-masing rumah warga, karena Lurah pelayan masyarakat. Sehingga lurah harus terjun ke lapangan,” katanya.

Bupati Bandung juga turut mendorong peningkatan pembangunan jalan maupun jalan gang. “Jangan sampai masih ada jalan tanah di kelurahan. Ayo kita bebenah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bandung menyampaikan 13 program prioritas, di antaranya insentif guru ngaji, kartu tani Sibedas, pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, Besti (Beasiswa ti Bupati) dan program prioritas lainnya.

Sejumlah warga juga turut menyampaikan aspirasinya kepada Bupati Bandung.

( Yans )

Kota Bandung Resmi Miliki Kampung Bersih Rentenir, untuk Cegah Dampak Buruk Pinjaman Ilegal

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan peresmian Kampung Bersih Rentenir (KBR) di RW 11 Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Peluncuran KBR ini menjadi salah satu upaya untuk memberantas dan mencegah berbagai praktik pinjaman ilegal di wilayah tersebut.

“Harus keroyokan menangani hal rentenir. Rentenir memang identiknya dengan persoalan keuangan. Tapi setelah itu, masyarakat harus berdaya. Maka dari itu butuh banyak stakeholder terkait untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna, Jumat 8 Desember 2023.

Ema Sumarna menegaskan upaya untuk menyelesaikan masalah jeratan rentenir harus dilakukan secara keroyokan dalam arti bukan hanya untuk membebaskan masyarakat terhadap jerat rentenir yang bisa membawa dampak buruk, tapi juga perlu melatih agar masyarakat punya kemampuan untuk memperbaiki kualitas hidup.

Ema mengibaratkan rentenir itu ibarat senja. Awalnya begitu menggoda seperti diberikan cahaya kehidupan berupa kemudahan meminjam uang secara ilegal ketika butuh dalam kondisi mendesak. Namun, seiring waktu, senja itu menjadi redup dan gelap karena bisa berdampak negatif bagi peminjam.

“Dari pinjam Rp3 juta, jadi hilang tempat tinggal karena harus bayar utang yang sudah berbunga sampai Rp500 juta. Bunganya menjerat hingga mematikan kehidupan orang. Ada kasus karena terjerat rentenir sampai mengakhiri hidup lebih cepat,” ungkap dia.

Menurut Ema, idealnya Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir ini ada di tiap kecamatan dengan berkolaborasi dari berbagai lini untuk menuntaskan permasalahan tersebut dengan memberdayakan masyarakat untuk berwirausaha untuk menopang kehidupan.

“Ada akademisi, lembaga keuangan yang backup, media yang terus mencerahkan. Kuncinya masyarakat harus berdaya, kalau tidak, maka akan kembali lagi ke bank emok (rentenir),” katanya.

Ema berharap acara peresmian KBR ini tak hanya dalam konteks seremonial. Ia tak ingin mendengar sebulan kemudian ternyata masyarakat terjerat rentenir lagi.

“Harus diberikan pelatihan yang baik. Contoh di Kelurahan Sukagalih dan Sukabungah Kecamatan Sukajadi telah berdaya secara ekonomi. Mereka jadi memiliki keterampilan untuk membuat makanan olahan seperti bakso dan nugget,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Atet Dedi Handiman menambahkan, tercatat sekitar 14.506 warga Kota Bandung mengajukan advokasi ke Satgas Anti Rentenir. Terlebih di tengah berkembangnya teknologi, permasalahan lebih kompleks dengan adanya pinjaman online (pinjol).

“Kami terus upayakan peningkatan ekonomi dan edukasi untuk akses pinjaman yang legal. Sampai saat ini sudah ada dua kecamatan yang memiliki KBR, yaitu Ujungberung dan Sukajadi,” kata Atet.

Menurut Atet, jumlah KBR di Kota Bandung akan terus ditambah. Targetnya tahun depan bisa mencapai sebanyak 30 kecamatan bersih dari rentenir.

“Tahun depan kita akan tambah ke Kecamatan Cicendo, Regol, Bojongloa Kaler, dan Cinambo,” bebernya. (Sabtu 09/12/23)

April Y. Zai/Wakabiro

Ganti Pipa yang Bocor, Perumdam TJM Nagrak Sukabumi Meningkatkan pelayanan Masyarakat

YUTELNEWS.com |Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumdam TJM) Cabang Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mengoptimalkan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.

Kepala Perumda AM TJM Cabang Nagrak, Neneng Kartika, menjelaskan pihaknya telah berupaya dengan mengganti pipa distribusi yang sebelumnya mengalami kebocoran di Kampung Sinagar, Desa Nagrak Utara.

“Tujuan lainnya adalah untuk lebih kuat, karena agak rawan juga kalau tidak diganti. Kami langsung melakukan penggantian pipa HDPE menjadi pipa GI,” ujarnya kepada Yutelnews.com

Dia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya fokus pada tahap duplikasi pipa yang sudah lama untuk memastikan distribusi air optimal bagi konsumen.

“Kita lebih kepada pemeliharaan secara berkala. Kalaupun ada kendala, kita langsung tangani, dan prosesnya cepat, karena kerusakan biasanya tidak terlalu berat,” jelasnya.

Perumdam TJM Nagrak juga aktif dalam berkoordinasi dengan pelanggan terkait perbaikan atau pemeliharaan rutin. Juga soal pemadaman listrik yang sering terjadi di wilayah tersebut.

“Kalau di sini seringnya pemadaman listrik, apalagi di Desa Pawenang, kita sering mendapatkan pemeliharaan dari PLN untuk daerah sana, tapi pihak PLN juga memberikan kabar, bilamana ada pemadaman,” tuturnya.

Dampak dari pemadaman listrik tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga oleh Perumdam TJM Nagrak. Pihaknya juga menjelaskan bahwa sumber mata air Citangkalak dan sumber air sumur dalam yang berada di Pasir Beuntik menggunakan listrik.

“Tapi alhamdulillah, sekarang tidak begitu sering mati listrik, meskipun saat hujan intensitas tinggi agak resah karena masih banyak pohon besar yang rawan terkena bencana, menyebabkan pemadaman listrik,” jelasnya.

Meski demikian, masyarakat di Nagrak memahami kondisi tersebut, terutama saat terjadi pemadaman sementara. Neneng Kartika menekankan komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

“Walaupun terjadi pemadaman, kami ingin memberikan pelayanan terbaik, seperti yang terjadi di Nagrak Selatan dan Nagrak Tengah, yang kini mendapatkan air lebih baik setelah adanya perbaikan dan pemeliharaan rutin,” katanya. (ADV)

(Idam)

Rumah Zakat Berkolaborasi dengan BPKH Wujudkan UMKM yang Mandiri dan Berdaya Saing

YUTELNEWS.com | Rumah Zakat bersama BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) gelar pelatihan program pemberdayaan UMKM dan usaha fried Chicken berlangsung di gedung ormas Soreang kabupaten Bandung Senin (9/12//2023).

Kegiatan pelatihan program pemberdayaan UMKM dihadiri langsung wakil ketua komisi VIII DPR RI Fraksi partai Golkar Dr.H.TB.Ace Hasan Syadzily, M.Si dan CPO Rumah Zakat pak Sobirin dan di ikuti pelaku UMKM dari Kab.Bandung dan Bandung Barat.

Dalam kesempatannya ketua pelaksana kegiatan mas Ali menyampaikan, potensi masyarakat yang melaksanakan kegiatan di bidang UMKM yang ada di kabupaten Bandung dan Bandung Barat itu sangat banyak, jadi dengan adanya pengusaha-pengusaha yang ada tadi tentunya kita berupaya untuk mengupgrade mereka dengan melaksanakan kegiatan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini kita berharap bisa memberikan motivasi memberikan ilmu juga menambah pengalaman supaya kedepannya bisa bisa update, mandiri dan lebih maju lagi sehingga mereka bisa mengembangkan pengetahuan di bidang usahanya masing-masing, ungkap Ali pada awak media di sela-sela acara.

Ali menjelaskan materi yang disampaikan pada pelatihan ini yaitu kita memberikan terkait pondasi bisnis yang mana ini merupakan dasar-dasar ilmu terkait bisnis agar mereka tidak salah di saat mereka menjalankan usahanya dan sehingga mereka bisa menguasai pondasi yang kuat. Selain itu kita juga berikan terkait manajemen bisnis dan juga inovasi bisnis supaya bisa memperluas jaringan.

“UMKM tentunya harus bisa melek teknologi beradaptasi dengan lingkungan dan bisa mengikuti tren masa kini agar mereka tidak kalah saing,” ujarnya.

Kami rumah Zakat selaku mitra kemaslahatan tentunya berupaya ingin memberikan hal yang positif buat masyarakat bersama dengan BPKH di mana BPKH yang mempunyai kewenangan me-manage keseluruhan program kemaslahatan, kami selaku penyelenggara dari mitra kemaslahatan BPKH dengan pelatihan yang saat ini dilaksanakan bahwa UMKM bisa berkembang dan beradaptasi dengan lingkungan dan kemajuan teknologi yang sudah ada sehingga mereka benar-benar bisa menyerap seluruh pengetahuan dan ilmu yang kita berikan,” pungkasnya.

(Yans)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.