Aplikasi SIPAKADES, Kang DS: Seluruh Siltap, Gaji dan Insentif RT dan RW Ditransfer Setiap Tanggal 1

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melaksanakan launching SIPAKADES atau Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Desa dan e-Siltap (Penghasilan Tetap) Non-Tunai di Hotel Sutan Raja Soreang, pada Rabu (26/11/2025).

Pada kesempatan itu, Bupati Bandung sekaligus melaksanakan Pembukaan Pelatihan SISKEUDES (Sistem Keuangan Desa) dan SIPAKADES serta Pembukaan Musyawarah Daerah Persatuan Perangkat Desa Indonesia Kabupaten Bandung Tahun 2025.

Kang DS, sapaan akrab HM Dadang Supriatna, melaksanakan launching SIPAKADES itu bersama-sama dengan Asisten Pemerintahdan Kesejahteraan Rakyat Erwin Rinaldi, Kepala Inspektorat Daerah Marlan Nirsyamsu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Yana Rosmiana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Supardian, dan Kepala Diskominfo Teguh Purwayadi.

Pelaksanaan launching Sipakades dan e-Siltap Non-Tunai juga turut disaksikan para camat, ratusan kepala desa, sekretaris desa, para perangkat desa, dan para anggota BPD, baik yang hadir langsung di Hotel Sutan Raja Soreang, maupun melalui zoom meeting di kantor desa masing-masing se-Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah hari ini dilaksanakan sosialisasi tentang SIPAKADES atau Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Desa. Ini aplikasi khusus untuk Kabupaten Bandung, yang nama dari pemerintah pusat itu ada SISKEUDES. Tapi di Kabupaten Bandung khusus ada SIPAKADES,” jelas Kang DS usai launching aplikasi SIPAKADES.

Bupati Kang DS mengatakan, tentu mulai tahun Januari 2026 pihaknya akan melaksanakan launching seluruh siltap, gaji dan juga insentif untuk RT, dan RW akan diberikan setiap tanggal 1 pada setiap bulannya mulai tahun 2026.

“Transfer keuangannya variatif, ada yang dari BPR dan ada juga dari Bank BJB. Intinya semua ditransfer non-tunai dalam rangka kedisiplinan,” kata Kang DS.

Melalui pelaksanaan sosialisasi aplikasi SIPAKADES, kata Bupati Bedas, dalam rangka meningkatkan taraf ekonomi masyarakat supaya keuangan bisa berputar di tingkat desa.

“Ini akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Dan nanti kita akan terus melakukan langkah-langkah, dan pada akhirnya juga para kepala desa cukup menyampaikan proposal itu tidak berupa hard copy, tapi soft copy melalui aplikasi sehingga tidak bertumpuk data ataupun arsip di DPMD,” tuturnya.

“Dan pada akhirnya ini lebih tertib lagi dan bisa terkontrol dan saya juga bisa melihat melalui dashboard. Desa mana yang sudah cair, dan desa mana yang belum cair. Kenapa belum cair? Nah ini harus kita lakukan kedisplinan, jangan sampai ada desa yang masih terlambat untuk mengusulkan, sehingga dengan pola aplikasi SIPAKADES ini akan lebih cepat, akurat, akuntabel, dan juga terintegritas dan lebih diprioritaskan,” pungkasnya.**

Yans.

Penambangan Pecah Batu di Batu Aji, APH Diminta ada Tindakan

YUTELNEWS.com | Kegiatan aktivitas pemecahan batu yang berada di lokasi Tanjung Uncang, Kec. Batu Aji, Kota Batam masih bebas melakukan kegiatan yang diduga ilegal. Di lokasi terpantau kegiatan dan mobil keluar masuk area, terpantau tiga alat berat dilokasi yang merusak lokasi tanpa ada teguran dari Polsek Batu Aji, Rabu (26/11/2025).

Lokasi pemecah batu sudah terbit beberapa media online masih saja kegiatan berjalan, dugaan mencuak pemain batu dari Oknum Brimob yang masih aktif. Apa harus di biarkan ????

Hasil Konfirmasi

Tim media melakukan konfirmasi untuk mempertanyakan kegiatan aktivitas yang di lakukan di wilayah Polsek Batu Aji pada, Selasa (25/11/2025) ketemu dengan Wakapolsek Batu Aji. Mengejutkan sekali, Wakapolsek Batu Aji seakan tidak ada wewenang untuk melakukan tugasnya sebagai Aparat Penegak Hukum di Wilayahnya,

“Itu bukan rana kami, walaupun itu Oknum yang melakukan aktivitas,” ucap Wakapolsek Ridho.

Tugas Polisi itu apa???

Patroli kita perhatikan mutar-mutar terus di jalan raya Batu Aji. Apa fungsi Patroli???

Dasar Hukum dan Kewenangan APH

1. Tugas Pokok Polri: Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, tugas pokok Polri mencakup memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam kasus tindak pidana pertambangan.

2. Undang-Undang Pertambangan: Aktivitas penambangan tanpa izin merupakan tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020.

3. Kewenangan Penyidikan: Kepolisian, termasuk Polsek, berwenang melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap semua tindak pidana, termasuk tindak pidana pertambangan ilegal.

4. Tindakan di Lapangan: Polsek sering kali menjadi garda terdepan yang menindaklanjuti laporan atau informasi dari masyarakat mengenai adanya kegiatan penambangan ilegal di daerah mereka. Mereka dapat melakukan tindakan preventif (himbauan) maupun represif (penindakan, penyitaan alat, dan proses hukum).

Pelaku penambangan tanpa izin dapat dikenakan sanksi pidana berupa pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar sesuai Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020.

Wakapolsek Batu Aji sepertinya tidak tau fungsinya sebagai Wakapolsek di lokasinya. Sedangkan pemberitaan yang terbit di setiap daerah. Pak Kapolri Listyo Sigit Prabowo lagi gercep memerintahkan penutupan Pemain penambang Ilegal.

Ancaman Pidana bagi Penambang Ilegal

Berdasarkan Pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020, setiap orang yang melakukan kegiatan penambangan tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), atau Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dapat dipidana:

Pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun; dan

Denda paling banyak Rp 100.000.000.000 (seratus miliar rupiah).

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan melakukan konfirmasi kepada pengelola, Polda dan Dinas terkait. /Red

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede AKP Slamet Haryadi SH Gerak Cepat Ringkus Dua Pelaku Pembobol Klinik Kecantikan Evorieheal Tcare.

Yutelnews.com//

Bekasi kota – Aksi pencurian yang menyasar Klinik Kecantikan Evorieheal Tcare akhirnya berhasil diungkap dengan cepat oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Pondok Gede. Dua pelaku berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah laporan diterima, 26 November 2025.

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiarto, SH., MH, bersama Kanit Reskrim AKP Slamet Hariyadi, SH, memastikan kasus ini ditangani serius karena meresahkan masyarakat, terlebih lokasi kejadian berada di area pelayanan publik.

Kronologi Kejadian

Pada pukul 09.00 WIB, pelapor tiba di Klinik Evorieheal Tcare dan mendapati rolling door depan sudah dalam keadaan terbuka. Saat memeriksa bagian dalam, ia terkejut melihat sejumlah barang elektronik hilang, di antaranya:

1 unit handphone Reno 5

1 unit laptop Axio

1 unit TV 32 inch

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melapor ke Polsek Pondok Gede.

Penangkapan Para Pelaku

Menindaklanjuti laporan, tim opsnal yang dipimpin AKP Slamet Hariyadi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasil pengembangan mengarah ke kawasan Kampung Melayu, diduga sebagai tempat persembunyian pelaku.

Tidak lama berselang, tim berhasil menangkap dua tersangka:

1. TEKAD, 48 tahun, buruh, warga Desa Tulung Rejo, Pare, Kediri – Jawa Timur.

2. KASTONO, pedagang, warga Rusun Cibesit Blok D, Cipinang Besar Utara, Jatinegara – Jakarta Timur.

Keduanya langsung diamankan beserta barang bukti yang digunakan saat melakukan aksi pencurian.

Barang Bukti yang Diamankan

2 buah linggis

2 buah obeng

3 buah kunci L

1 unit sepeda motor Honda Vario warna hitam

Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 8.000.000.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap laporan warga guna menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Pondok Gede.

Wowo

Kejati Sulsel Tangani Dugaan Korupsi Bibit Nanas Rp.60 Miliar, Penggeledahan Sampai Ke Bogor

Yutelnews.com//

Sulsel– Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) terus menunjukkan keseriusan dalam menindaklanjuti penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadaan Bibit Nanas senilai Rp.60 miliar pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2024.

Sebagai bagian dari pengembangan penyidikan, Tim Penyidik Pidsus Kejati Sulsel telah melaksanakan kegiatan penggeledahan dan penyitaan dokumen penting di luar wilayah Sulawesi Selatan.

Kegiatan penggeledahan dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025, bertempat di Kantor PT C, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Rachmat Supriady, didampingi Kasi Penyidikan beserta Tim Penyidik pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

“Kami bergerak cepat mengikuti jejak digital dan alur anggaran, yang membawa kami hingga ke Kabupaten Bogor,” ujar Aspidsus Rachmat Supriady.

“Penggeledahan ini untuk memastikan seluruh bukti bukti terkait PT C sebagai salah satu penyedia terkumpul, guna memperjelas konstruksi hukum dan kerugian negara dalam proyek pengadaan bibit nanas senilai Rp60 Miliar ini,” sambung Rachmat.

Dari hasil penggeledahan di Kantor PT C, Tim Penyidik berhasil menyita beberapa dokumen penting yang sangat relevan dengan pengadaan bibit nanas tersebut, meliputi:

* Dokumen Penawaran Kontrak

* Dokumen Transaksi keuangan

* Dokumen Invoice (Faktur)

* Dokumen Surat Jalan terkait pengadaan bibit.

Pelaksanaan penggeledahan berlangsung secara tertib dan transparan dengan disaksikan oleh pihak-pihak terkait, diantaranya staf Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Sekretaris Desa, Babinsa, dan Linmas di Desa tempat Kantor PT C berlokasi di Kabupaten Bogor.

Sebelumnya pada hari Jumat, tanggal 21 November telah dilakukan penggeledahan dan penyitaan di 3 titik. Masing-masing sebuah rumah di Kabupaten Gowa, Kantor Dinas TPHBun Sulsel dan Kantor BKAD di kompleks Kantor Gubernur Sulsel.

Kegiatan penyidikan ini merupakan komitmen Kajati Sulsel, Dr Didik Farkhan Alisyahdi bersama jajaran untuk membongkar tuntas dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara atau daerah, dengan pengembangan penyidikan hingga ke pihak-pihak penyedia di luar wilayah Sulawesi Selatan.
( Abu Algifari).

Mahasiswa Binus Bandung, Lakukan Workshop, Dizital Business Innovation, Pengelolaan Musim Tanam di Era Modern.

Bandung – YUTELNEWS com|| Panenku, platform digital yang berfokus pada edukasi dan pencatatan budidaya pertanian, Tim Dizital business innovation, Mochamad Iqbal Mutaqin, mohamad Yunus, Muhamad Naufal Divadha, menggelar workshop bertajuk “Digital Farming: Cara Cerdas Mengatur Musim Tanam” berlangsung di Bandung. pada minggu 23/11/2025.

Kegiatan ini menghadirkan peserta dari kalangan mahasiswa.
Dalam workshop ini, Panenku memperkenalkan konsep Digital Farming, sebuah pendekatan yang memanfaatkan teknologi untuk membantu petani mengatur jadwal tanam, memprediksi musim, mencatat pertumbuhan tanaman,? serta melakukan perawatan secara lebih terukur.

Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi solusi dari berbagai tantangan pertanian saat ini, seperti musim yang sulit diprediksi, keputusan budidaya yang masih mengandalkan intuisi, dan minimnya akses informasi modern.

Para peserta workshop mendapatkan pemahaman mendalam dari tim ,mengenai empat fitur utama Panenku, yaitu:
1,Kalender Tanam dan Panen Digital
2.Pengingat Jadwal Perawatan
3.Artikel Edukasi Pertanian dan Perikanan
4.Konsultasi Tanaman & Ikan melalui WhatsApp

Ketua tim workshop ,Mochamad Iqbal Mutaqin, pun menyampaikan bahwa teknologi ini, bukan untuk menggantikan petani, namun justru untuk memperkuat kemampuan petani dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan efisien.

Dengan adanya digital farming, petani dan pemula kini bisa merencanakan penanaman sampai pemanenan dengan lebih pasti, Workshop ini merupakan langkah awal Panenku untuk memperkenalkan cara baru bertani yang modern, mudah dan tetap ramah bagi pemula,” ujar Mochamad Iqbal Mutaqin.

Melalui kegiatan workshop , Panenku ini berharap semakin banyak para generasi muda di Jawa Barat yang tertarik mengadopsi teknologi dalam dunia pertanian, sehingga produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian dapat terus lebih meningkat,” pungkasnya.

 

Yans.

Panggung UMKM Anak Muda Binus Bandung Hadir Meriahkan di Little Twinkle Market 2025.

Bandung – YUTELNEWS com|| Little Twinkle Market 2025 menghadirkan suasana meriah dengan rangkaian tenant kreatif yangdikurasi dari berbagai kategori, mulai dari fashion, kuliner, hingga handmade crafts.

Deretan tenantnya cukup lengkap dan representatif terhadap kreativitas anak muda Bandung, dimulai dari By Reina sebagai tenant fashion, diikuti oleh Eat Humb dengan menu burger khasnya, Maneflo yang membawa fresh bouquet flower, Bunny Tale dengan koleksi crochet lucu, The Men U yang menyajikan dessert manis, Pouchie yang menawarkan beragam pouch unik, ChunckleChow sebagai pilihan dessert tambahan,

Crearuff Studio dengan produk art & craft seperti keychain anime, Miuka Blooms yang membawa sentuhan florist modern, hingga Pineda Cavelinyang menghadirkan koleksi fashion dan women footwear. Kombinasi tenant-tenant ini membuat para pengunjung punya banyak pilihan untuk eksplor belanja, sekaligus menikmati karya kreator muda lokal.

Selain bazaar, Little Twinkle Market 2025 juga diperkaya dengan rangkaian workshop dan sharing session yang dirancang untuk membuka wawasan sekaligus memberi pengalaman langsung bagi para peserta. Workshop diisi oleh berbagai brand dan komunitas, termasuk dua Media yang berkolaborasi dengan Verrohaus yang membahas raw denim dan jeans, Limbous dengan materi kreatif khas mereka, serta Panenku yang membawa edukasi seputar brand-building dan sustainability.

Kehadiran workshop ini bikin acara nggak cuma jadi tempat belanja, tetapi juga ruang belajar yang relevan buat mahasiswa dan pelaku UMKM muda. Dukungan sponsor ini turut membantu menghidupkan acara, mulai dari bank BJB, Emina, Kisera,Aloysnack, hingga Maneflo. Berbagai aktivitas seperti mini games, promo, dan menjadi diskon spesial membuat suasana pasar kreatif ini makin engaging, terutama bagi mahasiswa Binus Bandung angkatan B26 yang menjadi mayoritas pengunjung.

Meski sempat diterpa hujan deras, acara tersebut tetap berjalan kondusif dengan antusiasme para pengunjung yang konsisten. Dengan kolaborasi tenant yang beragam, workshop yang insightful, dan partisipasi komunitas muda, Little Twinkle Market 2025 ini, berhasil menjadikan ruang berkumpul yang hangat bagi UMKM dan kreator lokal.

Event ini tidak hanya menampilkan produk, tapi juga menunjukkan semangat kolaborasi, kreativitas, dan energi positif dari generasi muda Bandung yang terus berkembang di dunia industri kreativ.” pungkasnya.

Yans.

Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Perpustakaan, Pj Kepala Desa Tanjung Selamat Diduga ‘Sunat’ Anggaran Rp 23 Juta

Labuhanbatu Selatan- Yutelnews.com Aroma tak sedap tercium dari pengelolaan Dana Desa di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Penjabat (Pj) Kepala Desa Tanjung Selamat, Ika Trisnawati S.Keb, Bd, diduga kuat terlibat dalam penyelewengan dana pengadaan buku perpustakaan desa. Senin (24/11/2025)

​Berdasarkan data yang dihimpun, pada Tahap 1 Tahun Anggaran 2025, Desa Tanjung Selamat mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp33.195.000,untuk pengadaan buku perpustakaan.

​Namun, hasil investigasi lapangan menemukan disparitas yang mencolok. Kuat dugaan, realisasi fisik pengadaan buku hanya mencapai tidak sampai Rp10.000.000. Pj Kepala Desa Ika Trisnawati S.Keb, Bd diduga telah “menyunat” atau mengemplang dana pembangunan desa sebesar Rp 23.000.000,00. Lebih.

​Bukti Lapangan dan hasil konfirmasi ke Bendahara Desa mengatakan hanya menerima satu kali pengiriman buku sekitar seratus eksemplar,jumlah yang jauh dari proporsional untuk anggaran Rp 33 juta.

Dibandingkan Desa tetangga dengan jumlah buku yang sama hanya menganggarkan Rp 10.000.000,00, memperkuat dugaan bahwa harga buku di Tanjung Selamat telah digelembungkan (mark-up).

​”Ini bukan sekadar kerugian uang negara, tetapi perampasan hak anak-anak desa untuk mendapatkan akses pendidikan dan pengetahuan. Dugaan mark-up hingga Rp 23 juta ini harus diusut tuntas,” ujar salah seoarang warga

​kejaksaan dan kepolisian diminta untuk melanjutkan proses hukum pidana korupsi ini, bahkan jika uang telah dikembalikan, ​Hal tersebut sesuai dengan prinsip hukum antikorupsi di Indonesia, yang tertuang jelas dalam ​Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 (UU Tipikor), ​Pasal 4 UU Tipikor secara eksplisit menyatakan ​”Pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3.”

​Dengan dasar hukum ini, Pj Kepala Desa Ika Trisnawati dan pihak terkait harus menghadapi konsekuensi hukum pidana atas dugaan perbuatannya. Sesuai komitmen Presiden Prabowo Subianto yang telah berulang kali memperingatkan bahwa koruptor akan ditindak tanpa pandang bulu dan akan menertibkan maling-maling yang mencuri uang rakyat.

​Inspektorat Daerah juga didesak segera melakukan audit khusus, namun proses hukum pidana harus menjadi prioritas utama. Kasus ini harus menjadi contoh bahwa korupsi dana desa, sekecil apa pun, akan disikat habis.

AP

Warga Sidomulyo Sei Toras Desak Polres Labusel Tangkap SAN alias Sa*pri Diduga Bandar Narkoba

​Labuhanbatu SelatanYutelnews.com Kekhawatiran kembali menyelimuti warga Dusun Sidomulyo (Sei Toras), Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, terkait dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu-sabu. Senin (24/11/2025)

Dalam beberapa hari terakhir, desas-desus yang beredar kencang di kalangan masyarakat mengaitkan dugaan peredaran barang haram tersebut dengan nama SAN alias Sa*pri.

​Dugaan ini muncul berdasarkan laporan dan keluhan dari sejumlah warga setempat yang mengaku resah dengan adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Masyarakat mengungkapkan kekhawatiran mendalam bahwa jika peredaran narkoba ini tidak segera ditangani, dampaknya akan meluas dan berpotensi merusak masa depan generasi muda di dusun tersebut.

​”Kami sudah sering mendengar nama (Sapri Andika Nasution) dikaitkan dengan peredaran narkoba di sini. Kondisi lingkungan menjadi tidak aman, dan kami sangat khawatir anak-anak kami akan terjerumus,” tutur seorang warga yang memilih untuk tidak menyebutkan namanya.

​Masyarakat Desa Tanjung Mulia, khususnya Dusun Sidomulyo Sei Toras, kini menaruh harapan besar agar aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Labuhanbatu Selatan Khususnya Polsek Kampung Rakyat, segera menindaklanjuti dugaan serius ini.

Mereka meminta agar kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam dan segera mengambil tindakan tegas, termasuk penangkapan, apabila dugaan peredaran narkoba tersebut terbukti kebenarannya, demi menjaga ketentraman dan keselamatan lingkungan.

BAR/AP

Ratusan Warga Baloi Kolam Padati Kantor Pos Batam Center

YUTELNEWS.com – Ratusan Warga Bengkong kolam calon Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) ramai padati kantor pos Batam Center. Senin (24/11/25).

Dari informasi di lokasi salah satu warga menyampaikan keluhannya.

“Dari pagi hingga sore ini antrian, mencapai 900 warga, saya antrian nomor 400 masih lama mungkin sampai jam 6 sore ini baru selesai, capek nunggunya,” ujar salah satu warga penerima BLT.

Ia juga mengatakan bahwa masih ada beberapa warga yang belum menerima BLT tersebut.

“Aneh, namanya ada di link di daftar tapi disini tak ada, kenapa ya?,” tanyanya.

Diminta Penyelenggara/Penyalur BLT tersebut agar sesuai dan transparan tanpa ada yang memanipulasi data.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan melakukan konfirmasi kepada Kantor Pos, Warga dan Dinas terkait.

Panitia Pentahelix Identifikasi Masalah dan Cari Solusi ,Pengerukan Sungai dan Drainase Jadi Langkah Mendesak Tangani Banjir Dayeuhkolot

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Panitia Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot melaksanakan kegiatan survei dan pemantauan ke sejumlah lokasi rawan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung , pada Senin (24/11/2025).

Monitoring dilakukan bersama tim UPTD Daerah Aliran Sungai (DAS) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung dan PRIMA Citeureup ke dua titik rawan banjir yakni wilayah Palasari dan Jalan Mengger, Kelurahan Pasawahan.

Ketua Panitia Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto mengatakan monitoring kali ini difokuskan untuk melihat langsung kondisi Sungai Cipalasari dan saluran drainase atau selokan di sepanjang Jalan Mengger dan Palasari.

Selain itu, survei lapangan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi masalah yang kemudian akan menjadi dasar untuk merumuskan langkah-langkah Panitia Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot.

“Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, ternyata terjadi pendangkalan di Sungai Cipalasari maupun saluran drainase di kawasan industri Jalan akibat sedimentasi lumpur. Alhasil, jika turun hujan, air sering meluap ke jalan dan pemukiman warga,” jelas Tri Rahmanto di sela-sela pemantauan lapangan.

Luapan Sungai Cipalasari maupun saluran drainase akibat sedimentasi lumpur dan sampah seringkali menyebabkan sepanjang Jalan Dayeuhkolot-Moh Toha serta kawasan Jalan Industri Mengger tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa.

Akibatnya, antrean kendaraan pun seringkali tak terhindarkan karena terjebak banjir di dua jalan tersebut, terutama ketika intensitas curah hujan tinggi.

“Dari hasil pemetaan dan diskusi dengan PUTR, solusinya harus segera ada normalisasi sungai maupun drainase dengan cara pengerukan. Kalau sudah dikeruk dan sedimentasinya berkurang, insya Allah air tidak akan meluap lagi ke jalan,” ungkap Tri.

Bahkan sehari sebelumnya, Tri Rahmanto dan PRIMA Citeureup sengaja turun ke beberapa titik rawan banjir ketika banjir sedang terjadi.
Tri juga melakukan pengukuran dan pemeriksaan volume sedimentasi untuk mengetahui dan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) upaya normalisasi.

“Kami sengaja turun hampir setiap hari karena kami banyak sekali mendapatkan laporan dari masyarakat terdampak. Alhamdulillah masyarakat menyambut baik adanya Panitia Pentahelix ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, Tri dan timnya juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk menangani banjir Dayeuhkolot diantaranya dengan pengadaan pompa 1.500 liter per detik maupun pembuatan folder untuk penampungan banjir.

Pada kesempatan tersebut, Tri Rahmanto berharap semua pihak dapat mendukung dan berkontribusi dalam upaya penanganan banjir Dayeuhkolot tersebut, tak terkecuali para pemilik pabrik.

“Kami berharap beberapa pemilik pabrik bisa bekerjasama dan legowo untuk membongkar beberapa bangunan atau jembatan yang justru menjadi penyumbat saluran air. Syukur-syukur mereka dapat membongkar sendiri infrastruktur yang menjadi penyebab banjir,” tuturnya.

“Kalau banjir kan bukan hanya masyarakat yang merasakan. Perusahaan-perusahaan juga kena dampaknya,” tambah Tri.

Dengan dukungan dari semua pihak, Tri yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot itu mengaku optimistis permasalahan banjir Dayeuhkolot dapat segera diselesaikan dengan konsep kolaborasi pentahelix.

“Dengan kolaborasi pentahelix ini, kami siap membuat sejarah untuk menyelesaikan banjir di Dayeuhkolot, ya minimal kita bisa mengurangi banjir di Dayeuhkolot. Insya Allah kami optimistis bisa,” ujar Tri. (**)

 

Yans.

Hadiri ALFI Convex 2025, BP Batam Dorong Penguatan Sektor Logistik

Yutelnews.com – BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang, Irjen Pol. Ruslan Aspan, menghadiri ALFI Conference and Exhibition (Convex) 2025 di ICE BSD Tangerang Selatan, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini merupakan forum strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, asosiasi, investor guna mendorong transformasi sektor logistik dan rantai pasok nasional.

Ruslan menjelaskan bahwa ALFI Convex 2025 bertujuan untuk memperkuat ekosistem logistik yang efisien, terintegrasi, dan berdaya saing global.

Melalui forum ini, BP Batam bersama pelaku industri membahas empat aspek penting sebagai arah strategis dalam mempercepat penguatan sektor logistik nasional, yaitu:
1. Penguatan infrastruktur backbone dan sarana penunjang logistik;
2. Integrasi dan digitalisasi layanan logistik;
3. Peningkatan kualitas SDM dan daya saing penyedia jasa logistik;
4. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Sebagai negara maritim, kelancaran arus barang menjadi kunci daya saing. BP Batam pun berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur, digitalisasi layanan, dan pengembangan SDM agar sektor logistik bisa tumbuh efisien dan kompetitif,” ujar Ruslan.

Ia mengatakan, daya saing logistik memang perlu mendapat perhatian penuh. Di antaranya pembenahan infrastruktur dan sektor pendukung lainnya sebagai sarana dan prasarana logistik.

Percepatan transformasi logistik ini, lanjut Ruslan, akan memberi dampak signifikan terhadap pertum ekonomi Batam sebagai gerbang investasi nasional.

“Pemerintah juga perlu melibatkan banyak sektor termasuk pihak swasta. Jadikan momentum ini sebagai semangat gotong royong dalam mendorong daya saing industri,” tambahnya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, menilai forum seperti ALFI CONVEX menjadi wadah penting bagi dialog antara pemerintah dan pelaku industri. Tujuannya untuk mengetahui kendala dan tantangan sektor logistik selama ini.

“Masih ada tantangan yang mesti kita benahi dan selesaikan. Perlu kerja nyata dan kerja sama lintas sektor serta komitmen bersama untuk menyelesaikannya,” tegas AHY.

Pemerintah juga telah menyiapkan Rancangan Peraturan Presiden tentang Penguatan Logistik Nasional. Rancangan regulasi ini mendorong keterpaduan antarinstansi dan mengefisienkan rantai pasok, terutama melalui tiga langkah utama. Peningkatan konektivitas infrastruktur, digitalisasi layanan logistik, dan pengembangan sumber daya manusia.

Upaya ini juga dapat menciptakan sistem logistik yang lebih cepat, murah, dan mudah.

“Sektor logistik adalah urat nadi perdagangan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha akan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global,” jelas Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri

BP Batam Dorong Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian

Yutelnews.com – Direktorat Pengendalian Pengusahaan BP Batam melaksanakan pembukaan Konsinyering Penggunaan Dashboard Pengendalian Pengusahaan (Dash B-I dan B-Legal) pada Kamis (13/11/2025) di Hotel Kimaya Braga, Bandung.

Kegiatan ini dihelat selama dua hari, yakni Kamis-Jumat tanggal 13–14 November 2025, diikuti oleh para pimpinan hingga pegawai di lingkungan BP Batam.

Konsinyering ini digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan pengusahaan, terutama dalam pengelolaan dokumen perjanjian kerja sama dan pemantauan kinerja badan usaha.

Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Pengendalian Pengusahaan BP Batam, Asep Lili Holilulloh, menyampaikan bahwa optimalisasi fungsi pengawasan dan pengendalian memerlukan dukungan data yang tertib, terintegrasi, dan mudah diakses.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan bagian dari reformasi tata kelola yang perlu diterapkan secara menyeluruh di lingkungan BP Batam.

“Dashboard Pengendalian ini merupakan instrumen penting bagi kita semua. Tidak hanya untuk efisiensi penyimpanan dokumen dan data, tetapi juga untuk memastikan setiap perjanjian, program, dan kinerja badan usaha dapat dipantau secara tepat, terukur, dan akuntabel,” ujarnya.

Asep turut mengapresiasi kolaborasi lintas unit dalam penyempurnaan data, serta menekankan pentingnya konsistensi setiap PIC dalam memastikan kelengkapan dan ketepatan informasi yang diinput sesuai ketentuan.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai latar belakang pengembangan Dashboard Monev Perjanjian Kerja Sama (B-Legal) dan Dashboard Monitoring Kinerja Badan Usaha (Dash B-I).

Asep juga memaparkan berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan perjanjian kerja sama, seperti:
1. Proses pengajuan dan evaluasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang masih dilakukan secara manual
2. ⁠Dokumen perjanjian yang tersebar dan belum terpusat
3. ⁠Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya monitoring PKS
4. ⁠Lamanya proses pencarian dokumen PKS dan dokumen pendukung.

“Melalui B-Legal, BP Batam berupaya memusatkan seluruh dokumen perjanjian kerja sama dalam satu platform yang mudah ditelusuri dan dapat dimanfaatkan untuk monitoring secara real-time,”

Sedangkan Dash B-I dikembangkan sebagai dashboard berbasis web yang mampu menampilkan kinerja badan usaha secara menyeluruh, mencakup aspek keuangan, produksi, aset, hingga indeks kepuasan pengguna layanan.

Kehadiran platform ini diharapkan dapat menjadi alat bantu penting dalam proses pengambilan keputusan berbasis data.

Sepanjang kegiatan, para peserta terlibat aktif dalam proses inventarisasi, penataan, verifikasi, dan penginputan dokumen perjanjian kerja sama beserta data pendukung lainnya.

Melalui konsinyering ini, BP Batam berharap pemanfaatan Dashboard Pengendalian dapat berjalan secara optimal, sehingga proses monitoring, evaluasi, dan pengendalian kegiatan pengusahaan dapat dilakukan dengan lebih cepat, transparan, dan terintegrasi./ red

Beri Kemudahan Layanan Perizinan, BP Batam Raih Penghargaan Bhumandala Ariti

Yutelnews.com – BP Batam menerima penghargaan Bhumandala Ariti dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk kategori Kementerian/Lembaga, atas inovasi Land Managemen System (LMS) BP Batam, Selasa (18/11/2025).

LMS merupakan sebuah platform digital yang dikembangkan oleh BP Batam dalam memudahkan proses pengurusan dan perizinan pertanahan di kawasan Batam

Penghargaan atas inovasi LMS ini diterima oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad yang diwakili oleh Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, pada gelaran Anugerah Bhumandala Award 2025 di Auditorium Sukarman, Perpustakaan Nasional RI.

Ditemui usai menerima penghargaan, Alexander Zulkarnain mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan di BP Batam.

“Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat penghargaan Bhumandala Ariti,” ujar Alexander Zulkarnain.

“LMS ini kami harapkan tidak hanya menang dalam award, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga dapat menjadi semangat BP Batam dalam rangka meningkatkan kinerja dan efisiensi,” kata Alexander.

Land Management System (LMS) merupakan inovasi pelayanan dalam pengurusan perizinan pertanahan. Dengan adanya layanan LMS ini, para pemohon perizinan pertanahan dapat mengurus segala administrasi dengan lebih mudah dan efisien.

Melalui layanan ini, pemohon perizinan dapat mengakses informasi terkait regulasi, persyaratan, dan prosedur pengurusan perizinan tanah secara cepat dan transparan.

Pemohon hanya perlu mengisi formulir secara daring dan melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Setelah itu, permohonan akan diproses secara elektronik, sehingga meminimalisir adanya kesalahan atau kekeliruan dalam proses pengurusan perizinan.

LMS ini juga memiliki peran penting dalam memudahkan investasi di Batam. Dalam sektor pertanahan, investasi sangatlah vital untuk mengembangkan sebuah kawasan.

Dengan adanya LMS, proses perizinan pertanahan menjadi lebih efisien dan cepat, sehingga pelaku investasi yang masuk dapat dengan mudah memulai sebuah proyek tanpa terkendala oleh birokrasi yang panjang dan rumit./ Red

 

Jaga Kualitas Air, BP Batam bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Waduk

Yutelnews.com – Dalam rangka menjaga kelestarian daerah tangkapan air, BP Batam mengadakan kegiatan gotong royong di waduk Duriangkang pada Sabtu (22/11/2025) pagi.

Sebanyak ratusan voluntir dari pecinta lingkungan, Komunitas Batam Hikers, Persatuan Masyarakat Nelayan Air Tawar Duriangkang dan karyawan Agung Toyota membersihkan eceng gondok yang memenuhi waduk.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait bersama jajaran dari unit SPAM, Pengling, Ditpam dan Lahan serta Duta Investasi BP Batam.

“Hari ini untuk kali kedua kita membersihkan waduk Duriangkang. BP Batam mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang bersama-sama ikut dalam kegiatan hari ini,” kata Ariastuty disela kegiatan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan waduk menjadi aset vital yang menjadi sumber air bersih di Kota Batam. Sehingga, kegiatan pembersihan rutin menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan waduk tetap terjaga secara ekologis.

“Tentu hal ini kita lakukan agar waduk tetap terjaga dan terawat guna guna memastikan kualitas air di Kota Batam,” ujarnya.

Sementara, Alex selaku masyarakat menyebutkan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap agar kegiatan serupa rutin dilakukan.

“Kami senang bisa membantu membersihkan waduk ini karena ini demi kita dan masyarakat Batam. Saya berharap kegiatan ini kedepan tetap berlangsung agar waduk kita bisa lebih bersih lagi,” ucap Alex yang juga Ketua Komunitas Batam Hikers.

Dukungan dan partisipasi serupa juga datang dari pihak swasta, Turman Simangunsong selaku Supervisor Penjualan Agung Toyota area Batam Centre memberikan apresiasi kepada BP Batam atas aksi dalam melestarikan lingkungan.

“Kegiatan ini sangat positif ya, dari kita untuk kita. Dengan kita berkontribusi maka kita juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar dan juga sosial,” tuturnya.
Baca juga Bersama Para Menteri, Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Resmikan Gold Coast International Ferry Terminal di Bengkong

Melalui kegiatan sederhana ini, BP Batam ingin mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan peduli akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan utamanya waduk sebagai sumber air bersih di Kota Batam./ Red

Kepala BP Batam Tekankan Jaga Integritas kepada Tim Verifikator Perizinan

Yutelnews.com – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad melaksanakan tatap muka bersama Tim Verifikator Perizinan di Marketing Centre, Kamis (13/11/2025) sore.
Amsakar Achmad hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran Deputi.

Amsakar Achmad selaku pimpinan tertinggi dalam kesempatan tersebut memberikan arahan dan motivasi kepada tim untuk tetap menjaga integritas.
Menurutnya, Tim ini menjadi garda terdepan sejak terbitnya PP 25 dan PP 28 Tahun 2025 yang memberikan kewenangan BP Batam untuk menerbitkan perizinan meliputi PKKPRL, PPKH, Perizinan Lingkungan; Perizinan Berusaha; dan PB UMKU di wilayah KPBPB Batam.

Oleh karena itu, Ia menekankan dan meminta agar tim perizinan bekerja sesuai norma, standar, prosedur dan kriteria dalam memberikan pelayanan yang optimal.

“Saya ingin membangun spirit kolektivitas kita semua supaya bergerak tegak lurus dalam konteks melakukan yang terbaik bagi Batam karena saat ini kewenangan yang diberikan begitu luar biasa,” ujar Amsakar.

Ia pun berharap dengan BP Batam menjadi otoritas satu pintu bagi seluruh persetujuan investasi di KPBPB Batam atas kebijakan tersebut, dapat mendorong akselerasi pertumbuhan investasi dan ekonomi di Kawasan strategis Batam serta mampu berkontribusi terhadap target ekonomi Indonesia 8 persen.
“Kami ingin pelayanan perizinan berjalan baik dan cepat sesuai dengan simplifikasi yang telah disusun,” harap Amsakar.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.