Respon Cepat Pemdes Mekarjaya Bersinergi Dengan Kapolsek, Donatur, dan Warga Perbaiki Rumah Ibu Reni Yang Rusak Berat

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat- Menanggapi pemberitaan Media Online beberapa waktu lalu mengenai kondisi rumah Ibu Reni di Kampung Bongkok RT 02/14, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Pemerintah Desa Mekarjaya bersinergi dengan Kapolsek Cikalongwetan, para donatur, dan warga sekitar dengan sigap memberikan bantuan dan bergotong royong memperbaiki rumah tersebut. Minggu, (14/09/2025).

Sebelumnya, rumah Ibu Reni mengalami kerusakan berat akibat terpaan angin beberapa bulan lalu. Ibu Reni, yang bekerja sebagai pekerja serabutan dan menjadi tulang punggung keluarga, tidak mampu memperbaiki rumahnya karena keterbatasan ekonomi.

Proses Pengiriman Barang Material ke Rumah Ibu Reni

Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna, S.IP, menyatakan, “Kami sangat prihatin dengan kondisi Ibu Reni dan keluarga. Setelah melihat berita tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Cikalongwetan, para donatur, dan mengajak warga untuk bergotong royong membantu memperbaiki rumah Ibu Reni.”Jelasnya.

Perbaikan rumah Ibu Reni dimulai pada hari ini, dengan ukuran rumah 4×7 meter. Proses perbaikan dilakukan secara bergotong royong oleh warga sekitar, dibantu oleh tim dari Pemerintah Desa, serta dukungan dari Kapolsek Cikalongwetan dan para donatur. Bantuan yang diberikan meliputi material bangunan, tenaga kerja, dan dukungan logistik lainnya.

Proses pengerjaan dikerjakan secara bergotong royong yang melibatkan unsur Pemerintah Desa, TNI-Polri dan masyarakat. 

“Semangat gotong royong ini sangat luar biasa. Kami melihat semua pihak bahu membahu membantu Ibu Reni. Ini adalah bukti bahwa kepedulian dan solidaritas di desa kami masih sangat kuat,” tambah Obar Sobarna.

Perwakilan dari Kapolsek Cikalongwetan juga menyampaikan, “Kami dari kepolisian sangat mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga. Kami akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini dan bersinergi dengan pemerintah desa serta masyarakat untuk membantu warga yang membutuhkan.”tegasnya.

Diharapkan, dengan adanya bantuan dan semangat gotong royong ini, Ibu Reni dan keluarga dapat segera kembali tinggal di rumah yang layak dan aman, serta merasakan kehangatan dan kepedulian dari seluruh masyarakat.

Cunarya

Ikut Rapat Kunker  Spesifik Komisi III DPR RI di Polda Sulsel,  Ini Usulan Kajati Sulsel

Yutelnews.com, sulsel – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) ikut dalam rapat kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI di Polda Sulsel pada Jumat, 12 September 2025. Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI, H. Rusdi Masse Mappasessu, ini bertujuan menjaring masukan dari aparat penegak hukum untuk penyusunan Rancangan Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP).

Kajati Sulsel didampingi Wakajati Robert M Tacoy, para asisten, Kajari Makassar, Gowa dan Maros. Kunjungan ini dihadiri oleh 14 anggota Komisi III DPR RI, serta perwakilan dari Kepolisian Daerah Sulsel, Kejati Sulsel, Pengadilan Tinggi Makassar, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Komisi III DPR RI, H. Rusdi Masse Mappasessu, menyampaikan bahwa kunjungan kerja spesifik ini dilakukan untuk menjaring masukan dan aspirasi dari praktisi hukum di Sulawesi Selatan. Aspirasi ini akan menjadi bahan kajian dan pertimbangan dalam penyusunan dan pembahasan RUU tentang Hukum Acara Pidana.

Menurut Rusdi, masukan dari jajaran aparat penegak hukum di daerah sangat penting karena mereka yang paling memahami permasalahan di lapangan. Tujuan utama revisi KUHAP adalah menciptakan sistem hukum acara pidana yang lebih modern, efektif, dan berkeadilan.

“RUU KUHAP yang baru dapat menjadi landasan hukum yang kuat untuk mewujudkan kepastian hukum, menjamin hak-hak warga negara, serta meningkatkan koordinasi dan sinergitas antarlembaga penegak hukum,” kata Rusdi Masse.

terhadap masukan yang disampaikan oleh Kejati Sulsel. Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, memuji gagasan penguatan peran jaksa untuk menghindari bolak-balik berkas perkara yang seringkali memakan waktu lama.

Hal ini selaras dengan masukan dari anggota DPR RI lainnya, Mangihut Sinaga, yang menyoroti kasus berkas perkara yang bolak-balik hingga bertahun-tahun. Mangihut menegaskan bahwa masukan ini akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan RUU KUHAP.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan kesepakatan bahwa semua masukan dari Kejati Sulsel dan aparat penegak hukum lainnya akan dijawab secara tertulis oleh Komisi III DPR RI sebagai bahan kajian lebih lanjut dalam perumusan RUU KUHAP.

(Abu Algifari)

Paripurna, Keputusan Pimpinan DRPD Terkiat Evakuasi Gubernur Terhadap Raperda Perubahan APBD 2025

SukabumiYUTELNEWS.com ,DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna agenda penyampaian keputusan pimpinan DPRD terkait hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Paripurna berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/9/2025).

Bupati Sukabumi, H Asep Japar, yang hadir langsung dalam rapat tersebut menegaskan bahwa seluruh proses penyempurnaan perubahan APBD telah melalui tahapan evaluasi gubernur. Menurutnya, penyempurnaan hasil evaluasi menjadi dasar penetapan Perubahan APBD 2025.

“Hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat tertuang dalam Keputusan Nomor 903/Kep.563-BPKAD/2025 dan telah dibahas serta disepakati bersama antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sukabumi atas kerja sama yang terjalin.

“Dengan adanya penyempurnaan ini, kita dapat segera menetapkan Perubahan APBD 2025 yang lebih sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah,” tambahnya.

Bupati menuturkan bahwa keputusan ini merupakan tahap akhir dari proses pembahasan perubahan anggaran, sekaligus memastikan bahwa kebijakan fiskal daerah tetap selaras dengan arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Bupati Agam Bungkam Saat Ditagih Janji Kampanye, Terkait Infastruktur Hingga Ke Pelosok Negeri.

Yutelnews.com – Kondisi jalan rusak di Jorong Lurah Dalam, Kenagarian Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Agam, sangat memprihatinkan, membuat masyarakat kesulitan beraktifitas.

“Semakin lama semakin bertambah rusak, coba bayangkan ketika ada warga yang sakit, kita mesti berobat ke Puskesmas yang jaraknya hampir 5KM dari Jorong Lurah Dalam,” ungkap beberapa warga.

Menurutnya, jarak tempuh ke Puskesmas yang lumayan jauh dengan kondisi jalan rusak, sangat membahayakan bagi warga yang ingin berobat.

Sementara, panjang jalan yang rusak mencapai 5KM kurang lebih, jalan ini, jalan satu-satunya akses warga keluar-masuk, jalan ini bukan kewenagan Pemerintah Nagari.

“Saat di komfirmasi ke Wali Nagari, jalan ini merupakan tanggung jawab dan kewenagan Pemerintah Agam,” katanya kepada awak media.

Sebelumnya, jalan ini sudah pernah di aspal tapi hanya sampai ke Jorong Kampuang Pasia, kami yang merupakan warga Jorong Lurah Dalam sangat kecewa, pengaspalan tidak sampai ke kampung kami.

“Pernah terjadi, seorang warga yang hendak mengantarkan istrinya melahirkan, karena kondisi jalan yang sangat rusak, istrinya mengalami pecah ketuban dijalan,” bebernya dengan nada kecewa kepada pemkab agam.

Saat di hubungi via whatsapp, sampai saat ini belum ada respon dari Bupati Agam, Benni Warlis.

“Bayu Ramadhan, merupakan warga Jorong Lurah Dalam, ia seorang Wartawan asal Payakumbuh yang kini sedang berusaha memperjuangkan hak-hak warga untuk mendapatkan Infastruktur lebih baik, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, jangan sampai memakan korban dulu baru ditanggapi Bupati,” katanya.

Ditambahkan, “Saya akan terus mendesak, menagih janji-janji kampanye Bupati Agam terkait Infastruktur hingga ke pelosok negeri,” tutupnya dengan nada bercampur emosi.

(Bayu Ramadhan)

Bedas Pisan|| Jalan Rusak di Sukabirus Jadi Mulus.Bukti Nyata Kepedulian Kang DS kepada Masyarakat.

BandungYUYELNEWS com|| Warga Kampung Sukabirus RW 13, Desa Citeureup, Kabupaten Bandung, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Bandung, Dadang Supriatna, atas terealisasinya pembangunan jalan di wilayah mereka. Pembangunan jalan sepanjang 50 meter dengan lebar 5 meter ini dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung.

Pembangunan tersebut dinilai sebagai bukti nyata dari keseriusan Pemkab Bandung dalam merealisasikan program unggulan BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), yang selama ini digaungkan oleh Bupati Dadang Supriatna—atau yang akrab disapa Kang DS.

“Kami sebagai warga Kampung Sukabirus merasa sangat senang dan bersyukur. Jalan ini sudah lama rusak, dan sekarang alhamdulillah sudah diperbaiki. Ini bukti nyata bahwa program Pak Bupati sangat terasa langsung di masyarakat,” ungkap salah satu warga RW 13 dengan penuh antusiasme, pada Kamis (11/09/2025).

Jalan yang baru dibangun ini bukan hanya akses lingkungan biasa. Letaknya yang strategis menjadikannya sebagai jalur vital bagi mobilitas warga, termasuk aktivitas ekonomi dan pendidikan.

“Banyak mahasiswa Universitas Telkom yang juga melewati jalan ini. Ini akses penting, tidak hanya bagi warga tapi juga bagi pendidikan. Perbaikan jalan ini benar-benar berdampak luas,” tambah warga lainnya.

Selain sebagai jalur utama bagi aktivitas masyarakat, keberadaan infrastruktur yang layak ini turut meningkatkan kualitas lingkungan dan keamanan pengguna jalan, terutama di musim hujan yang sebelumnya kerap menimbulkan genangan air dan kerusakan tambahan.

Program BEDAS yang digagas oleh Kang DS memang telah menunjukkan capaian konkret di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, infrastruktur, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi lokal. Pembangunan jalan di Sukabirus ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun dari bawah, mendengar aspirasi warga, dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Warga berharap agar program-program semacam ini terus dilanjutkan di masa mendatang.

“Semoga Pak Bupati dan jajaran tetap sehat, amanah, dan terus membangun Kabupaten Bandung agar semakin Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera—sesuai visi BEDAS yang menjadi kebanggaan kami semua,” tutup perwakilan warga RW 13.***

(Yans.)

Dari Sampah Jadi Batako, Bupati Kang DS Bakal Jadikan Motah Prototipe TPS3R di Semua Desa.

BandungYUTELNEWS com || Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengaku takjub saat meresmikan inovasi Mesin Incinerator Sampah (MOTAH), di TPS3R Bagja, Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Rabu 10 September 2025. Inovasi Motah ini bisa mengolah sampah sehingga menjadi batako.

Bupati Bandung menjelaskan, dari hasil pengolahan MOTAH, sampah yang sudah dipilah antara sampah organic dan anorganik.Kemudian sampah dibakar dengan suhu 1.000 derajat celcius, sehingga menghasilkan residu.

“Sampah yang dibakar Motah menghasilkan abu, kemudian abu ini dicampur dengan semen lalu dicetak sehingga manghasilkan batako. Ini inovasi luar biasa,” kata bupati kepada wartawan saat meresmikan Motah.

Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini menyatakan inovasi Motah ini menjadi prototype yang akan diterapkan di desa-desa lainnya di Kabupaten Bandung.

“Kalau Motah ini dipakai di semua desa/kelurahan, saya optimistis masalah sampah di Kabupaten Bandung bakal beres,” tandasnya.

Apalagi Motah ini mampu mengolah 8-10 ton sampah setiap harinya di mana dalam satu jam mengolah 1 ton sampah. Sementara tiap desa rata-rata menghasilkan 5-10 ton sampah setiap harinya.

Menariknya lagi, imbuh Kang DS, Motah ini sudah dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pemeritahan Desa Lengkong, sehingga ke depannya biaya operasional akan lebih terjamin dan untuk membayar upah pegawainya.

Lebih dari itu, Motah ini tidak terlalu berdampak terhadap lingkungan sebab sampah dibakar pada suhu 1.000 derajat celcius.

“Kalau dibakarnya masih di Bawah 500 derajat mungkin masih berdampak terhadap lingkungan polusinya,” tukasnya.

Yans.

Hadiri Sertijab Dandim 0624, Bupati Bandung Apresiasi Sinergitas yang Terjalin.

BANDUNGYUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri Lepas Sambut atau Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dandim 0624 Kabupaten Bandung di Makodim 0624 Kabupaten Bandung, Jalan Cipatik, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Selasa (9/9/2025).

Letkol Kav Samto Betah menggantikan Letkol Inf Tinton Amin Putra sebagai Dandim 0624 Kabupaten Bandung. Dandim sebelumnya, Letkol Tinton Amin Putra akan menempati jabatan baru sebagai Wakil Asisten Operasi (Asops) Kodam III/Siliwangi.

Hadir pula dalam acara Lepas Sambut Dandim 0624 tersebut yaitu jajaran Forkopimda yakni Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, Kajari Donny Haryono, Sekda Cakra Amiyana dan jajaran kepala OPD, camat, kepala desa dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna menyampaikan terima kasih kepada Letkol Inf Tinton Amin Putra yang selama ini telah menjalin sinergitas dan kolaborasi luar biasa dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung.

“Terima kasih kepada Pak Tinton atas pengabdiannya untuk Kabupaten Bandung. Banyak sekali inovasi dan perubahan signifikan yang beliau sudah lakukan,” ujar Bupati Dadang Supriatna dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengapresiasi berbagai inovasi dan terobosan Letkol Tinton diantaranya inovasi dalam program ketahanan pangan, pembangunan jalan-jalan baru serta sukses menjaga kondusifitas daerah dengan menjalin kolaborasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyebut, Kodim 0624 di bawah kepemimpinan Letkol Tinton sukses memanfaatkan lahan tidur dan tidak produktif menjadi lahan produktif dan menghasilkan padi organik maupun komoditi jagung.

“Apa yang sudah dilakukan Pak Tinton sangat luar biasa dan Pak Dandim selalu bersemangat. Semoga Pak Tinton makin sukses di tempat baru. Semoga karirnya juga terus menjanjak dan jadi jenderal,” ungkap Kang DS sambil tersenyum lebar.

Kepada Dandim baru, Kang DS secara terbuka mengucapkan selamat datang di Kabupaten Bandung. Ia berharap Dandim baru dapat meneruskan sinergitas dan kolaborasi yang telah dibangun Dandim sebelumnya bersama jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung.

“Saya mengharapkan kekompakan seperti yang sudah dibina Pak Dandim sebelumnya. Kita ingin kolaborasi terus dipertahankan, karena kolaborasi adalah kunci keberhasilan kita membangun Kabupaten Bandung,” tegas Kang DS.

Sementara itu, Danrem 0622 Tarumanegara Kolonel Inf Nurul Yakin mewakili Kodim 0624 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna yang selama ini memberikan perhatian besar terhadap Kodim 0624 Kabupaten Bandung maupun kepada para prajurit TNI.

Danrem menyebut Bupati Bandung Kang DS merupakan salah satu kepala daerah yang sangat dekat dan memberikan perhatian besar terhadap prajurit TNI. Salah satu bentuk perhatian besar yang diberikan Kang DS yakni membangun Kantor Koramil Baleendah dan membangun jalan di Yonif 330.

Tak hanya itu, Danrem juga mengapresiasi Kang DS karena selama ini memberikan perhatian besar kepada prajurit TNI di Kabupaten Bandung. Salah satunya dengan memberikan insentif setiap bulan bagi Danramil dan juga Babinsa se-Kabupaten Bandung.

“Saya mewakili TNI khususnya Angkatan Darat, menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati Dadang Supriatna. Beliau membangun Koramil Baleendah. Juga memberikan insentif bagi babinsa. Ini menunjukkan perhatian besar Pak Bupati terhadap TNI,” ungkap Danrem Kolonel Inf Nurul Yakin.

Nurul Yakin juga meminta kepada Dandim 0624 yang baru Letkol Kav Samto Betah untuk dapat meneruskan sinergi dan kolaborasi yang telah dijalin Dandim sebelumnya bersama Forkopimda Kabupaten Bandung.

“Saya melihat di Kabupaten Bandung ini ada kolaborasi dan kekompakan luar biasa. Ini menunjukkan sinergitas terjalin dengan bagus. Dandim yang baru tolong dipertahankan bahkan lebih ditingkatkan. Saya yakin Anda bisa, Anda mampu. Dandim baru sudah punya modal supel,” tuturnya.

Acara Lepas Sambut Dandim 0624 berlangsung meriah dengan pembukaan Tarian Sampurasun dari Dinas Budaya dan pemberian kenang-kenangan dari Letkol Tinton kepada jajaran Forkopimda maupun sebaliknya. (**)

 

Yans.

Kepala BGN Pantau Langsung Dapur Makan Bergizi Gratis di Pameumpeuk Kabupaten Bandung

BANDUNGYUTELNEWS com|| Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof Dadan Hindayana melakukan monitoring dan kunjungan ke Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Selasa (9/9/2025).

Pada monitoring dan kunjungan tersebut, Kepala BGN didampingi langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sekda Kabupaten Bandung Cakra Supriatna, Satgas MBG Kabupaten Bandung, sejumlah Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BGN mengapresiasi Bupati Bandung Dadang Supriatna yang dinilai sangat semangat dan proaktif dalam menyukseskan program strategis Presiden Prabowo Subianto yakni program MBG.

“Pak Bupati Dadang Supriatna ini semangatnya sangat luar biasa. Terus terang saya sangat mengapresiasi kepada kepala daerah yang proaktif dan begitu semangat seperti Pak Bupati Bandung,” ujar Kepala BGN dalam sambutannya.

Semangat Bupati Dadang Supriatna, lanjut Prof Dadan, terlihat dari progres jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi di Kabupaten Bandung. Ia optimistis seluruh dapur SPPG di Kabupaten Bandung akan siap beroperasi seluruhnya pada akhir November 2025.

Ia juga mengaku gembira karena dapur SPPG di Kabupaten Bandung merupakan salah satu yang terbaik dan memenuhi berbagai kriteria yang ditetapkan oleh BGN.

Sambil berkelakar, Prof Dadan mengaku menyebut kesuksesan Kabupaten Bandung dalam menyiapkan dapur MBG karena Bupati Bandung sangat proaktif menghubunginya hampir setiap hari.

“Bupati Bandung ini adalah salah satu kepala daerah yang paling bawel. Hampir tiap hari beliau WA saya. Telepon saya, dua sampai tiga kali sehari terus bertanya dan mendorong kesuksesan program MBG di Kabupaten Bandung. Saya sangat senang ada Bupati seperti ini, karena sebetulnya kita yang butuh dukungan Bupati,” tutur Kepala BGN.

Ia membandingkan, di beberapa daerah lain masih ada Dapur SPPG yang belum beroperasi. Sedangkan di Kabupaten Bandung, Dadan melihat Bupati Bandung terus melakukan percepatan agar 361 dapur SPPG seluruhnya segera beroperasi.

Saat ini, lanjut Prof Dadan, di Indonesia telah beroperasi 7.558 dapur SPPG yang telah melayani 26 juta penerima manfaat. Ia menargetkan akhir November 2025 dapur SPPG harus sudah selesai dibangun, agar awal 2026 seluruhnya dapat beroperasi dengan 82 juta penerima manfaat.

“Yang sudah beroperasi baru sepertiganya yaitu baru melayani 26 juta penerima manfaat. Tapi kalau di Australia, kita sudah bisa beri makan seluruh warga Australia. Kalau di Eropa, kita sudah setara memneri makan warga 4 negara Eropa,” ungkapnya sambil tersenyum.

Prof Dadan menjelaskan melalui program MBG ini, Presiden Prabowo ingin terjadi pertumbuhan ekonomi di desa-desa. Di Kabupaten Bandung saja, kata dia, program MBG akan mampu menghadirkan perputaran uang sekitar Rp 5 triliun per tahun.

“Satu SPPG akan menerima uang Rp 10 miliar setiap tahun dan 85 persen diperuntukkan untuk bahan baku. Bahan bakunya beli dari petani dan masyarakat setempat. Pasokan bahan baku untuk dapur MBG ini harus dikoordinir oleh Koperasi Merah Putih,” kata Kepala BGN.

Ia mencontohkan setiap dapur MBG membutuhkan 5 ton beras setiap bulan. Belum komoditi atau bahan baku lainnya seperti telur, daging ayam, ikan, pisang hingga bumbu.

“Artinya ini peluang ekonomi untuk masyarakat. Masyarakat harus digerakkan untuk menangkap peluang ini. Sayang kalau Rp 5 triliun malah dibelanjakan bahan baku dari daerah lain,” jelas Kepala BGN.

Namun ia berharap potensi ekonomi yang mencapai Rp 5 triliun per tahun ini harus diorkestrasi oleh pemerintah daerah melalui Koperasi Merah Putih yang ada di desa masing-masing agar secara signifikan dapat menggerakkan perekonomian daerah.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku sangat berterima kasih kepada Kepala BGN yang sangat responsif dalam membantu percepatan pembentukan dapur MBG di Kabupaten Bandung.

“Saya sangat berterima kasih karena Kepala BGN Prof Dadan ininsesibuk apapun selalu diangkat kalo saya telepon. Mohon maaf saya hanya ingin menyukseskan program Pak Presiden,” jelas Bupati Bandung.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu mengaku sangat siap dan bersemangat untuk menyukseskan program strategis Presiden Prabowo yakni program MBG di Kabupaten Bandung.

“Selain mendorong percepatan dapur SPPG, kami di Kabupaten Bandung juga membentuk pendamping Koperasi Merah Putih agar Koperasi Merah Putih ini dapat berjalan lancar dan sukses,” ujar Kang DS.

Dari 361 dapur MBG yang direncanakan berdiri di Kabupaten Bandung, Kang DS menyebut sudah 90 dapur SPPG yang telah beroperasi. Sisanya, Kang DS manargetkan akan beroperasi pada awal Desember 2025.

“Mari kita sukseskan program Pak Presiden ini. Semoga program ini terus berkelanjutan karena ini sangat bagus untuk menggerakkan perekonomian daerah dan manfaatnya untuk menyiapkan generasi emas dan pemimpin masa depan,” tegas Kang DS. (**)

 

Yans.

Kang DS, Kehadiran PMII Terbukti Memberikan akontribusi Nyata Bagi Bangsa.

BandungYUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si, dalam sangka memperingatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke-1447 Hijriah sekaligus doa bersama. Kegiatan ini digelar di Dome Aula MTs Al Falah, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Minggu (7/9/2025).

Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS menegaskan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang tetap konsisten menjaga semangat perjuangan mahasiswa Islam.

Kang DS, menekankan bahwa PMII memiliki peran strategis dalam sejarah bangsa. PMII tumbuh sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama (NU). Ia mengingatkan, NU dan Muhammadiyah berperan besar dalam perjuangan bangsa, bahkan mendorong Soekarno-Hatta membacakan Proklamasi Kemerdekaan.

“Kalau kita bicara sejarah, jangan pernah melupakan Jas Merah. NU dan Muhammadiyah terbukti memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Kehadiran PMI melanjutkan tradisi perjuangan itu,” kata Kang DS.

Lebih lanjut, ia mengajak PMII mengawal perjuangan mahasiswa Islam di tengah dinamika sosial. PMII, menurutnya, harus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mewujudkan visi pembangunan daerah.

Visi Kabupaten Bandung menekankan semangat bangkit, edukatif, dinamis, agamis, sejahtera, maju, dan berkelanjutan. Kang DS menilai visi tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“PMII harus bergerak bersama pemerintah daerah. Kita ingin membangun Kabupaten Bandung yang berdaya saing dan mampu menopang pencapaian Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Kang DS juga memaparkan hasil pembelajaran ketika mengikuti program Lemhannas di Singapura. Ia menyebut lima poin penting untuk menghadapi 2045. Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia profesional dan melek digital. Kedua, penguasaan big data. Ketiga, penguasaan recent development atau perkembangan terkini. Keempat, pembentukan organisasi yang kuat. Kelima, pengelolaan keuangan yang transparan.

Selain itu, ia menegaskan program strategis nasional yang dijalankan Presiden RI. Program tersebut meliputi penyediaan makanan gratis, pembentukan koperasi desa Merah Putih, dan pendirian sekolah rakyat. Menurutnya, sekolah rakyat terbagi dua, yaitu sekolah untuk masyarakat menengah ke bawah serta sekolah umum bagi masyarakat menengah ke atas.

“Program ini menjadi langkah besar pemerintah pusat untuk mengurangi kesenjangan sosial. Pemerintah daerah wajib menyesuaikan diri dan mendukung penuh,” jelas Kang DS.

Menutup sambutan, Bupati Bandung menyampaikan apresiasi kepada PMII atas berbagai masukan. Ia berjanji menjadikan setiap gagasan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kebijakan.

“Terima kasih PMII yang selalu hadir memberi ide. Mari kita bersatu demi kemajuan Kabupaten Bandung dan kejayaan NKRI,” pungkasnya.***

Yans.

BEDAS RUN 2025, Untuk Pertama Kalinya Digelar: Peserta Ada Yang Dari Luar Provinsi Jabar dan Dari Luar Negeri

YUTELNEWS.com | Bandung- Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung gelar Bedas Run 2025, di Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Minggu 7 September 2025 sejak pukul 05.00 WIB sampai dengan selesai.

BEDAS RUN yang diikuti 2.903 peserta, dihadiri langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS. Ketua KORMI Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati mengatakan Bandung Bedas Run 2025 ini untuk pertama kali diadakan dan mendapat antusiasme luar biasa dari para runners.

” Kita mengadakan Bandung Bedas Run dalam rangka menyambut Hari Olahraga Nasional ( HAORNAS). KORMI Kabupaten Bandung bersyukur Bandung Bedas Run Antusiasmenya peserta sangat luar biasa “.

Bukan masyarakat Kabupaten Bandung saja yang mengikuti BEDAS RUN 2025, Ada dari Sumatera, Kalimantan, dan tentunya dari Pulau Jawa ada banyak juga,” kata Emma kepada awak media, Minggu 7 September 2025.

” Tak hanya dari Tanah Air, lanjut dia, peserta Bandung Bedas Run 2025 juga ada yang berasal dari luar negeri, “.

“Dan yang paling kerennya, ini diikuti oleh 8 peserta dari luar negeri. Dan ini menjadi satu kebanggaan, karena kami baru pertama kali mengadakan dan diikuti oleh peserta luar negeri. Sponsornya juga luar biasa banyak banget, dan ini jadi kebanggaan bersama KORMI Kabupaten Bandung,” Tegas Emma Dety.

Peserta Bandung BEDAS Run tercatat 2.903 orang seluruhnya untuk nomor 5k (jarak 5 Kilometer) dan nomor 10k (jarak 10 Kilometer).

“Dan tentunya yang 10 k ini menjadi tantangan yang luar biasa. Karena memiliki spot jalur yang begitu indah dan tidak biasa. Dan memang ada track yang lumayan mengadu tenaga, dan ini menjadi tantangan khususnya yang 10k,” Kata Emma lagi.

Bandung Bedas Run 2025 ini, Dikatakan Emma, KORMI Kabupaten Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk berolahraga guna meningkatan kebahagiaan, Imbaunya.

“Dan tentunya olahraga ini selain memiliki stamina yang sehat dan sehat, olahraga bikin bahagia dan gembira, itu yang paling utama, supaya indeks kebahagiaan di Kabupaten Bandung meningkat,” Pungkasnya.

Yans.

Kang DS.Duka Mendalam Serta Instruksikan Camat dan Kades Lebih Peduli dan Lakukan Pendataan Warga Rentan.

BandungYUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikam rasa prihatin dan duka cita mendalam atas kejadian tragis dugaan bunuh diri seorang ibu dan dua anaknya di Kecamatan Banjaran pada Jumat (5/9/2025) kemarin.

“Saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam sekaligus rasa prihatin atas peristiwa tragis yang menimpa satu keluarga di Banjaran,” ujar Bupati Dadang Supriatna melalui akun instagram pribadinya @dadangsupriatna, Sabtu (6/9/2025).

Menurutnya, kejadian tragis tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak, bahwa tanpa disadari masih ada warga yang menanggung beban hidup berat di lingkungan kita semua.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan mengetahui secara persis apa yang sedang terjadi dan dibutuhkan oleh warganya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu dalam berbagai kesempatan seringkali menginstruksikan kepada para camat, kepala desa, Ketua RW dan para Ketua RT agar lebih peka terhadap lingkungan dan mengetahui keadaan warganya.

Yang terbaru, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyampaikan hal tersebut dalam acara Do’a Bersama untuk Kedamaian NKRI dan Keberkahan Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati yang juga diikuti secara daring oleh pemerintah kecamatan dan desa di 31 kecamatan, pada Kamis (4/9/2025) lalu atau sebelum ada kejadian dugaan bunuh diri di Banjaran.

Kang DS seringkali meminta para camat dan kepala desa, Ketua RW hingga Ketua RT berkeliling untuk memastikan masyarakatnya jangan sampai ada yang tak bisa makan atau tidak memiliki beras di rumahnya.

Sebab menurutnya, pemerintah harus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Termasuk memastikan dan mendata warganya yang menderita sakit, stunting dan menderita kesulitan lainnya.

“Saya minta para kepala OPD, para camat, para kepala desa laksanakanlah pelayanan yang terbaik, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Saya titip, dan juga saya berpesan pada Kepala Desa, para Ketua RT dan Ketua RW harus peka terhadap lingkungan,” tutur Kang DS saat memberikan sambutan pada acara Doa Bersama, Kamis (4/9/2025) lalu.

Kasus ibu yang diduga bunuh diri bersama kedua anaknya di Banjaran tersebut, lanjut Bupati, menjadi ‘warning’ baik bagi pemerintah maupun masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungannya dan saling menjaga satu sama lain.

Bahkan Kang DS memberi intruksi khusus kepada para kepala desa untuk bersinergi dengan para Ketua RW dan Ketua RT guna meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial serta mendata warganya yang tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sinergi di tingkat bawah inilah yang akan memastikan setiap warga tetap terpantau. Tidak ada yang mengalami kesulitan tanpa pendampingan, dan setiap masalah bisa cepat dicarikan jalan keluarnya,” kata Kang DS menegaskan.

Ia juga secara minta kepada aparat di tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan untuk segera mendata masyarakat yang memang benar-benar kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

“Saya juga menegaskan agar camat hingga perangkat desa mendata warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Jika dana APBDes terbatas, segera laporkan kepada pemerintah daerah. Kami akan menyalurkan bantuan, termasuk melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT) yang memang dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak masyarakat,” tutur Bupati Bandung.

Kang DS menegaskan, dalam Surat Edaran Mendagri dijelaskan bahwa pos BTT dalam APBD bukan hanya untuk kebutuhan bencana saja, namun bisa juga untuk memenuhi kepentingan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, termasuk dampak inflasi.

“Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, kita pastikan tidak ada satu pun warga Kabupaten Bandung yang terabaikan,” kata Kang DS,” tegasnya. (**)

 

Yans.

Dua Desa di Cikalong Wetan Bersatu dalam “Cisomang Barat & Tenjolaut Bersholawat”

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW mewarnai peringatan Maulid Nabi 1447 H di Kecamatan Cikalong Wetan. Desa Cisomang Barat dan Desa Tenjolaut berkolaborasi menggelar acara “Cisomang Barat & Tenjolaut Bersholawat” yang dipusatkan di halaman kantor Desa Cisomang Barat pada hari Jumat, (08/08/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (Fraksi PAN) Ali Rafli Rafsanjani, Camat Cikalongwetan H. Dadang A Sapardan, M.PD., KP., Danramil Cikalongwetan/perwakilan, Kapolsek Cikalongwetan/perwakilan, Kepala Desa Cisomang Barat Mohamad Rizwan, Kepala Desa Tenjolaut Budi Permana, perangkat desa, tokoh agama, ratusan warga dari kedua desa dan tamu undangan lainnya.

Kepala Desa Cisomang Barat, Mohamad Rizwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud syukur dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. “Kami ingin meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan ini kami isi dengan berbagai kegiatan positif, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Hadroh, ceramah agama, sholawat bersama, dan doa,” jelasnya.

Selain kegiatan keagamaan, acara ini juga menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan. Kurang lebih 1000 anak yatim, lansia, dan penyandang disabilitas dari Desa Cisomang Barat dan Desa Tenjolaut menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Anggota DPRD Bandung Barat, Ali Rafli Rafsanjani, mengapresiasi inisiatif kedua desa dalam menyelenggarakan acara ini. “Kegiatan ini sangat positif karena dapat mempererat tali silaturahmi antar warga dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya meneladani sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Dengan mengusung motto “Jelas, Inovatif, Harmonis, Agamis”, acara “Cisomang Barat & Tenjolaut Bersholawat” diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta sosial di wilayah Cikalong Wetan.

Dien Yoyo

Bupati Nias Utara Menghadiri Deklarasi Menolak Anarkisme di Kepulauan Nias

YUTELNEWS.com | Nias Utara- Bupati Nias Utara S.Pd., M.IP., Menghadiri Kegiatan Koordinator Forum Kepala Daerah (FORKADA) Kepulauan Nias, acara Doa Lintas Agama Bersama sekaligus “Deklarasi Menolak Anarkisme” se-Kepulauan Nias. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat lantai II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Kamis (04/09/2025).

Pada kegiatan penandatanganan simbolis “Deklarasi Menolak Anarkisme” oleh para Kepala Daerah Kepulauan Nias bersama perwakilan masyarakat sebagai wujud komitmen menjaga keamanan dan kedamaian. Selanjutnya, dilaksanakan doa lintas agama yang dipimpin Pdt. Dr. Tuhoni Telaumbanua, M.Si., bersama para pemimpin agama, memohon agar masyarakat Indonesia terkhususnya Kepulauan Nias senantiasa hidup rukun, terhindar dari perpecahan, serta kuat menolak segala bentuk anarkisme.

“Ujar Bupati Nias Utara bahwa Penyampaian Pendapat di Muka Umum boleh , tapi kita menjaga ketertiban umum, kita prihatin atas maraknya demonstrasi anarkis di Indonesia yang mengakibatkan kerusakan fasilitas umum, penjarahan, hingga korban jiwa. Beliau mengajak masyarakat Kepulauan Nias untuk tidak terprovokasi, tetap menjaga persatuan dan Kesatuan serta menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai, mencontoh aksi mahasiswa di Nias yang berlangsung aman tanpa kekerasan.

“Melalui doa bersama dan deklarasi damai anti anarkis ini, saya menegaskan pentingnya komitmen kita menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan. Mari kita doakan bangsa dan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, agar senantiasa diberi hikmat dalam setiap kebijakan. Terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi, semoga semangat kebersamaan ini terus terpelihara demi Nias yang damai dan Indonesia yang kita cintai,” Ujar Bupati Nias Utara.

Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Nias, Bupati Nias Utara, Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, Danlanal Nias, Kajari Kota Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Ketua DPRD Kabupaten Nias, Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Pj. Sekda Kota Gunungsitoli, Sekda Kabupaten Nias, Sekda Kabupaten Nias Utara, para pimpinan OPD se-Kota Gunungsitoli, anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Rektor Universitas Nias (UNIAS).

Kepala Cabang Dispen Wilayah 13 Sumut, serta para tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh lintas agama, pemimpin organisasi kemasyarakatan, dan undangan lainnya.

Kharisman Gea

Deklarasi Menolak Anarkisme di Kepulauan Nias

YUTELNEWS.com | Gunungsitoli- Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., selaku Koordinator Forum Kepala Daerah (FORKADA) se-Kepulauan Nias, menghadiri acara Doa Lintas Agama Bersama sekaligus “Deklarasi Menolak Anarkisme” se-Kepulauan Nias. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat lantai II Kantor Wali Kota Gunungsitoli. Kamis (04/09/2025).

Kegiatan penandatanganan simbolis “Deklarasi Menolak Anarkisme” oleh para Kepala Daerah se-Kepulauan Nias bersama perwakilan masyarakat sebagai wujud komitmen menjaga keamanan dan kedamaian. Selanjutnya, dilaksanakan doa lintas agama yang dipimpin Pdt. Dr. Tuhoni Telaumbanua, M.Si., bersama para pemimpin agama, memohon agar masyarakat Indonesia terkhususnya Kepulauan Nias senantiasa hidup rukun, terhindar dari perpecahan, serta kuat menolak segala bentuk anarkisme.

“Ujar Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyampaikan keprihatinan atas maraknya demonstrasi anarkis di Indonesia yang mengakibatkan kerusakan fasilitas umum, penjarahan, hingga korban jiwa. Beliau mengajak masyarakat Kepulauan Nias untuk tidak terprovokasi, tetap menjaga persatuan, serta menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai, mencontoh aksi mahasiswa di Nias yang berlangsung aman tanpa kekerasan.

“Melalui doa bersama dan deklarasi damai anti anarkis ini, saya menegaskan pentingnya komitmen kita menjaga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan. Mari kita doakan bangsa dan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, agar senantiasa diberi hikmat dalam setiap kebijakan. Terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi, semoga semangat kebersamaan ini terus terpelihara demi Nias yang damai dan Indonesia yang kita cintai,” ujar Wali Kota Gunungsitoli.

Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Nias, Bupati Nias Utara, Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, Danlanal Nias, Kajari Kota Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Ketua DPRD Kabupaten Nias, Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara.

Pj. Sekda Kota Gunungsitoli, Sekda Kabupaten Nias, Sekda Kabupaten Nias Utara, para pimpinan OPD se-Kota Gunungsitoli, anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Rektor Universitas Nias (UNIAS), Kepala Cabang Dispen Wilayah 13 Sumut, serta para tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh lintas agama, pemimpin organisasi kemasyarakatan, dan undangan lainnya.

Kharisman Gea

Pj. Sekda Kota Gunungsitoli Buka Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen BBNKB

YUTELNEWS.com | Gunungsitoli-  Kegiatan Pj. Sekretaris Daerah Meiman Kristian Harefa, S.Sos., MSP., mewakili Wali Kota Gunungsitoli, membuka Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), bertempat di ruang rapat lantai II Kota Gunungsitoli, Rabu (04/09/2025).

“Kata sambutan Pj. Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah di wilayah kerja UPTD Pependa Gunungsitoli, Bapeda Provinsi Sumatera Utara, yang telah memilih Gunungsitoli sebagai lokasi sosialisasi pajak daerah.

Pj. Sekretaris Daerah juga menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut kerja sama pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota untuk memperkuat sinergi pemungutan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Melalui inovasi, digitalisasi, serta kolaborasi semua pihak, diharapkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sehingga Pendapatan Asli Daerah dapat bertumbuh dan mendorong pembangunan di Kepulauan Nias.

Hadir, mewakili Bupati Nias, mewakili Bupati Nias Utara, mewakili Bupati Nias Barat, mewakili Kapolres Nias, Kepala Bapeda Provinsi Sumatera Utara, para Pimpinan OPD se-Kota Gunungsitoli, Kepala Kantor Jasa Rahaja Cabang Kota Gunungsitoli, Kepala UPTD Pengelola Pendapatan Gunungsitoli, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara, Unsur/Perwakilan Camat/Kepala Desa dari Pemerintah Kabupaten Nias, Nias Utara dan Nias Barat, Kepala Desa se-Kota Gunungsitoli.

Kharisman Gea

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.