You Tell News

Polisi Buru Pelaku Lain Dalam Kasus Penggelapan Miliaran Rupiah di PT. Anugrah Berkat Anda-Depo Langsa

LangsaYutelnews.com —Sat Reskrim Polres Langsa mengungkap perkembangan terbaru dalam kasus penggelapan besar yang mengguncang PT. Anugrah Berkat Anda-Depo Langsa, distributor makanan dan minuman terkemuka di wilayah tersebut. Dalam kasus ini, dua tersangka utama M (34) dan BHS (42) telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Langsa bersama barang bukti dalam tahap II proses hukum.

Kapolres Langsa AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K., S.H., M.H, melalui Kasat Reskrim AKP Sumasdiono, S.H., Kamis (22/08/2024) menjelaskan, Kasus ini menjadi sorotan publik karena modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku terbilang cerdik dan merugikan perusahaan hingga Rp2 miliar M (34) Kepala Gudang dan BHS (42) Supervisor Sales, diduga bekerja sama menjual barang-barang dari gudang ke pasar-pasar di Kota Langsa Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Menurut keterangan Kasat Reskrim, hasil penjualan tersebut tidak pernah sampai ke kas perusahaan melainkan dipakai untuk kepentingan pribadi.

“Para pelaku juga menciptakan toko-toko fiktif sebagai kedok untuk menutupi jejak mereka,” ujar Kasat Reskrim. “Ini adalah tindakan yang sangat terorganisir dan kami tidak akan berhenti sampai semua pelaku berhasil ditangkap”.

Sat Reskrim Polres Langsa saat ini juga tengah memburu tiga tersangka lain yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO): Ikram Maulana, Aulia Murtadha, dan Reza Syah Mulia. Ketiganya adalah sales yang diduga kuat ikut membantu dalam penggelapan ini.

“Kami sudah menyebarkan informasi ke seluruh jajaran kepolisian di wilayah Aceh dan sekitarnya untuk mempercepat penangkapan mereka,” tambah Kasat Reskrim.

“Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan kasus ini dan memberikan keadilan bagi PT. Anugrah Berkat Anda-Depo Langsa”.

Kasus ini tidak hanya mencoreng nama perusahaan tetapi juga menimbulkan kerugian besar yang berdampak pada distribusi kebutuhan pokok di wilayah tersebut.

Dengan jumlah kerugian yang mencapai miliaran rupiah penyelesaian kasus ini menjadi prioritas utama bagi kepolisian setempat.

(Said Yan Rizal)

Judi Tembak Ikan Punya Akuang di Kota Baru Diduga Tidak Pernah Tersentuh Oleh Aparat Penegak Hukum

YUTELNEWS.com/

MEDAN – Perjudian jenis tembak ikan yang disinyalir punya Akuang yang berada di Komplek pertokoan kota Baru Jalan Platina Raya Kelurahan Titip Papan Kecamatan Medan Deli
belum digerebek aparat penegak hukum.

Sebab hingga kini, judi tembak ikan yang disinyalir punya Akuang tersebut masih bebas beroperasi.

Padahal sebelumnya, Kapolres Belawan akan menyelidiki bahkan segera menggerebek judi tembak ikan tersebut.

“Terimakasih informasinya dan akan kami lidik dan digerebek,” kata Janton saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WA Senin (12/8/2024) lalu.

Seperti diketahui, judi tembak ikan-ikan yang berada di Kota Baru disebut-sebut punya Akuang seperti kita tahu yang banyak peminatnya tembak ikan adalah kaum anak muda.

Mirisnya lagi, praktik perjudian tersebut diduga tidak pernah tersentuh oleh aparat penegak hukum (APH). Omset bandar judi ini mencapai puluhan juta rupiah setiap harinya .

Anehnya lagi, warga sekitar lokasi judi yang sudah menyampaikan kepada aparat terkait. Namun tidak pernah digubris. Warga sekitar lokasi perjudian pun merasa resah dan khawatir, takut keluarganya terimbas akibat maraknya perjudian di Kota Baru.

“Kami merasa resah dan khawatir akan maraknya perjudian di tempat kami,” kata warga sekitar bermarga Lubis, Kamis (22/8/2024).

Oleh karena itu, warga pun meminta kepada Kapolda Sumut yang baru saja menjabat, yakni Irjen Pol Whisnu Februanto untuk segera menggerebek lokasi perjudian tersebut yang sudah sangat meresahkan mereka.

“Kami minta kepada Bapak Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Februanto untuk segera menggerebek maraknya lokasi perjudian tersebut,” pintanya.

Padahal, sambungnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beserta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sudah dengan tegas menolak dan memberantas segala bentuk perjudian di NKRI ini.

Bahkan sudah membentuk Satgas Pemberantasan judi termasuk judi online. Namun apa yang terjadi di Kota Baru ini jelas-jelas telah menantang Presiden RI Jokowi beserta aparatur pemerintahnya dan telah menantang Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya.

(Red/Rizal)

Pj Walikota Buka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penggerak PKK Kota Langsa Tahun 2024

YUTELNEWS.com/

Langsa – Pj. Walikota Langsa Syaridin melalui Asisten I bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Suriyatno AP., MSP membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penggerak PKK Kota Langsa Tahun 2024, di Aula Sekretariat Daerah. Kamis (22/08/24).

Suriyatno mengatakan tim penggerak PKK memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program pembangunan baik kesehatan, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Kita pahami bersama peran Tim Penggerak PKK dalam pembangunan di tengah-tengah masyarakat sangatlah penting sebagai mitra strategis pemerintah,” katanya

Dengan asumsi tersebut ia pun memandang rapat koordinasi ini memiliki arti yang sangat penting karena melalui forum ini dapat menyatukan visi, misi, dan langkah-langkah strategis dalam menjalankan program-program PKK di berbagai tingkatan.

“Saya berharap, dalam rapat ini, kita dapat merumuskan langkah-langkah yang lebih inovatif dan efektif dalam memberdayakan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tercinta ini, terutama dalam upaya peningkatan kesehatan dan perekonomian keluarga”.

“Saya juga ingin menekankan bahwa dalam menghadapi era digitalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, Tim Penggerak PKK juga harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk memperluas jangkauan dan efektivitas program-programnya,” ujarnya lagi.

Pemanfaatan media sosial, platform online dan teknologi komunikasi yang lebih modern sangat penting untuk menjangkau masyarakat khususnya generasi muda dan kaum ibu yang semakin melek teknologi. Di sisi lain, juga tidak boleh melupakan nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini menjadi kekuatan dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.

Nilai-nilai gotong-royong, kekeluargaan dan kepedulian terhadap sesama harus terus dijaga dan wariskan kepada generasi berikutnya, karena inilah yang menjadi jati diri bangsa.

Selain itu, program-program yang terkait dengan kesehatan seperti peningkatan gizi keluarga, pemberantasan stunting serta kampanye hidup sehat dan bersih harus terus digalakkan.

Dikatakan, PKK memiliki peran sentral dalam mendampingi keluarga untuk menerapkan pola hidup yang sehat dan berkelanjutan dengan dukungan kaum hawa di yakini dapat menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan derajat kesehatan, dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.

“Saya juga mengharapkan agar koordinasi dan sinergi antara Tim Penggerak PKK dengan pemerintah daerah terus diperkuat. Kita perlu menjalin komunikasi yang lebih intensif agar semua program dapat berjalan selaras, efektif, dan tepat sasaran,” tandasnya.

Asisten I Pemko Langsa percaya dengan semangat kebersamaan ini bisa mencapai tujuan bersama yaitu mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

“Saya percaya dengan sinergi yang kuat, kita mampu mewujudkan perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat kita,” kata Suriyatno.

Pj Ketua TP PKK kota Langsa, Yunita SKM menambahkan rapat koordinasi ini merupakan momentum penting untuk menyamakan persepsi merumuskan strategi dan menyusun langkah-langkah konkret dalam pelaksanaan 10 program PKK di gampong-gampong.

Sebagai Pj Ketua TP PKK kota Langsa, Ia berharap kepada ketua PKK Gampong agar dapat mensupport dan mendampingi Pj Geuchik masing-masing agar PKK Gampong dapat aktif dan bersinergi dengan PKK kota Langsa dan pemerintah daerah.

“Semoga rapat ini menjadi wadah diskusi yang produktif. Mari kita tingkatkan sinergitas antara TP PKK, pemerintah Gampong serta seluruh lapisan masyarakat untuk dapat mewujudkan visi dan misi bersama dalam membangun Gampong yang mandiri, sejahtera dan berdaya saing,” kata Yunita.

Hadir dalam rapat koordinasi tim Penggerak PKK Kota Langsa Tahun 2024 ini diantaranya DPMG Kota Langsa, Al Azmi SSTP., MAP, Dinas Sosial Kota Langsa, Armia, SP, Kabag. Hukum Setda Kota Langsa
Meka Elizar, Para Kepala Puskesmas Dalam Wilayah Kota Langsa, Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, dan tamu undangan lainnya.

(Said Yan Rizal)

BP Batam Komitmen Tuntaskan Pengembangan Rempang sebagai Mesin Ekonomi Baru Indonesia

YUTELNEWS.com | BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran terhadap tujuh Kepala Keluarga (KK) yang terdampak rencana pembangunan Rempang Eco-City, Kamis (22/8/2024).

Jumlah tersebut menambah total warga Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara menjadi sebanyak 187 KK.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, pergeseran ini merupakan bentuk komitmen warga dalam mendukung proyek pengembangan Kawasan Rempang sebagai The New Engine of Indonesian’s Economic Growth.

“Sebagian warga mulai membuka diri terhadap rencana investasi di Rempang. Kami berharap, seluruh komponen daerah pun dapat mendukung realisasi proyek strategis nasional ini agar bisa berjalan lancar,” ujar Ariastuty dalam keterangan resminya.

Di samping itu, Ariastuty menyebut jika BP Batam masih terus berupaya maksimal untuk menggesa pengerjaan hunian baru yang berlokasi di Tanjung Banon.

Pihaknya menargetkan, sebanyak 100 hunian baru dapat terselesaikan hingga bulan September 2024 mendatang.

Dengan harapan, warga yang terdampak pembangunan pun bisa segera menempatinya dan menikmati fasilitasi yang ada di kawasan permukiman tersebut.

“Hingga saat ini, tim di lapangan masih terus bekerja keras agar hunian baru di Tanjung Banon bisa selesai tepat waktu,” tambah Ariastuty.

Ia juga menekankan bahwa BP Batam selalu berkomitmen untuk menuntaskan proyek pengembangan Kawasan Rempang sebagai mesin ekonomi baru di Indonesia.

Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan perekonomian daerah melalui terbukanya lapangan pekerjaan baru seiring industri yang berjalan di kawasan tersebut.

“Sejak awal, proyek strategis Rempang Eco-City memang bertujuan untuk memberikan nilai tambah terhadap pertumbuhan ekonomi Batam dan Provinsi Kepri,” pungkasnya. (Red)

22 Agustus 2024

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait

Website: bpbatam.go.id

Email: humas@bpbatam.go.id

Twitter: @bp_batam

Facebook: BIFZA

Instagram: BPBatam

Youtube: BPBatam

Pangdam IM Resmi Menutup RTLH TMMD Ke-121 Kodim 0106/Ateng

YUTELNEWS.com | Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han)., didampingi Ketua Persit KCK Daerah IM Ny. Eva Niko Fahrizal secara resmi menutup kegiatan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-121 Kodim 0106/Aceh Tengah yang berlangsung di Lap. Bola Kaki Ds. Gele Pulo, Kec. Bintang, Kab. Aceh Tengah, pada Kamis (22/08/24) pagi.

Kedatangan Pangdam IM dan Ketua Persit KCK Daerah IM disambut hangat oleh Dandim 0106/Ateng dan Forkopimda Kab. Aceh Tengah serta masyarakat sekitar Ds. Gele Pulo, Kec. Bintang, Kab Ateng kemudian dilanjutkan dengan pengalungan Syal, Peusijeuk, dan penyambutan Tari Guel Khas Gayo.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti oleh Pangdam IM, penyerahan sembako secara simbolis, dan meninjau beberapa posko yang tersedia diantaranya posko pengobatan massal, posko pelayanan KB, kegiatan donor darah, stand dan pasar murah dan UMKM binaan Kodim 0106/Ateng, kemudian melanjutkan peninjauan ke lokasi sasaran RTLH.

Dalam peninjauan lokasi RTLH tersebut Pangdam IM menyerahkan secara simbolis penyerahan Kunci Rumah kepada masyarakat Ds. Gele Pulo, dilanjutkan menuju sasaran lokasi TMMD Ke-121 Kodim Ateng dengan meninjau beberapa sasaran lokasi diantaranya meninjau pemeliharaan jalan yang terbentang sepanjang 4.500 meter, pembukaan jalan sepanjang 2.000 meter, rehab 1 unit jembatan kayu, dan meninjau 7 unit gorong-gorong.

Perlu diketahui, tujuan dari kegiatan TMMD ini adalah untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun non fisik dalam rangka memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat untuk menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh guna mendukung pembangunan Nasional di bidang pertahanan Negara.

Dalam kegiatan itu juga turut dilaksanakan program unggulan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), program tersebut meliputi kegiatan Manunggal Air, Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Ketahanan Pangan, dan Penurunan Stuntings serta Penanaman Pohon.

Penutupan kegiatan tersebut menandai berakhirnya Program TMMD Ke-121 yang dilaksanakan secara serentak di tiga Kabupaten di wilayah Kodam IM, yaitu di wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah, Kodim 0119/Bener Meriah, dan Kodim 0114/Aceh Jaya.

Dalam amanatnya Pangdam IM menyampaikan, Sejalan dengan tema TMMD kali ini, “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Di Wilayah”, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan semangat gotong-royong untuk membangun daerah masing-masing, sekaligus mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang ada di hadapan kita. Kemajuan teknologi serta tantangan bidang ekonomi dan sosial budaya menuntut partisipasi setiap anak bangsa untuk membina diri dan memajukan daerahnya. “Hal ini dapat dimulai dari tingkat Desa, Kelurahan, Kecamatan, dan Kabupaten/Kota. Kita sebagai anak bangsa dan bagian dari masyarakat harus membangun diri dan menunjukkan kontribusi kita dengan saling membantu dan bekerjasama. Ingatlah bahwa bangsa kita hanya dapat mencapai kemajuan bila kita saling membantu, Bersinergi di segala bidang, serta saling menguatkan mulai dari masyarakat di tingkat bawah”. Ujar Pangdam IM.

Mayjen TNI Niko Fahrizal mengukapkan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai salah satu wujud Operasi Bakti TNI yang merupakan program terpadu, lintas sektoral antara TNI, Polri, Kementerian/ Lembaga Pemerintah non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta Komponen Bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi/terpencil, daerah perbatasan, pulau-pulau terluar dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena akibat bencana.

Panglima menambahkan selama hampir satu bulan sejak kegiatan TMMD Ke-121 ini secara resmi dibuka pada 24 Juli 2024 yang lalu, para Prajurit TNI, anggota Kepolisian, Aparat Pemda, serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras, guna menyelesaikan Program TMMD Ke-121 ini. TNI Manunggal Membangun Desa yang diprogramkan dan telah dilaksanakan bertujuan membantu Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun non fisik dalam rangka mendukung aspek pertahanan darat guna menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh serta Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) wilayah pertahanan.

“Dengan Dengan telah berakhirnya TMMD Ke-121 ini, saya berpesan kepada kita semua, khususnya kepada anggota Satgas TMMD serta masyarakat agar terus menjaga kebersamaan sekaligus kemanunggalan antara TNI dengan rakyat guna mengembangkan potensi daerah kita masing-masing menjadi lebih maju, sehingga kita dapat bersaing dengan wilayah lainnya”.Tutur Myjen TNI Niko Fahrizal.

Menghakiri sambutanya Pangdam IM menyampaikan bahwa dirinya selaku Penanggungjawab Keberhasilan Operasi (PKO) TMMD menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama pemerintah daerah dan masyarakat, atas segala dukungannya, sehingga TMMD ini dapat berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asops Kasdam IM beserta istri, Aster Kasdam IM beserta istri, Asrendam IM beserta istri, Danrem 011/LW beserta Istri, Dandim Aceh Tengah beserta istri, Pj. Bupati Aceh Tengah dan Forkopimda Kab. Ateng, selain itu juga hadir para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh adat, Tokoh Pemuda dan para prajurit TNI serta segenap personel satgas TMMD dan masyarakat sekitar Ds. Gele Pulo.

(Said Yan Rizal)

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat PSN Rempang Eco-City.

YUTELNEWS.com | Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen untuk menuntaskan pemenuhan hak-hak warga yang terdampak pengembangan proyek strategis nasional Rempang Eco City.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait mengatakan, BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam dengan dukungan instansi terkait tengah berupaya maksimal untuk menuntaskan pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan tahap awal Rempang Eco-City.

“Warga yang telah mendaftar akan segera dipindahkan ke hunian sementara dan haknya meliputi uang sewa dan uang biaya hidup juga langsung diberikan,” kata Ariastuty, Kamis (22/8) pagi.

“Itu adalah bentuk komitmen BP Batam dalam menyelesaikan rencana investasi di Rempang,” sambungnya.

Dalam mendukung realisasi Rempang Eco-City, Ariastuty menyebut, jika BP Batam memiliki dua tugas penting. Pertama, menyelesaikan hak warga terdampak. Lalu, Kedua, menyediakan rumah baru.

Kedua tugas itu, dikatakan merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Adapun jumlah warga Rempang yang telah menempati hunian sementara hingga saat ini menjadi sebanyak 180 KK.

Ariastuty menyebut, masyarakat yang terdampak perlahan mulai membuka diri terhadap pengembangan Kawasan Rempang.

“Sejak awal, BP Batam selalu mengedepankan pendekatan dan komunikasi persuasif. Hal ini pula yang kemudian membuat sebagian besar warga di sana mulai menerima rencana investasi di kampung mereka,” sebutnya.

Tuty mengungkapkan jika warga meyakini, proyek strategis Rempang Eco-City memberikan secercah harapan untuk dapat meningkatkan taraf perekonomian mereka. Satu di antaranya adalah dengan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat tempatan.

“Proyek ini akan memberikan banyak manfaat ekonomi. Selain memiliki hunian baru, peluang kerja bagi masyarakat juga cukup besar apabila rencana investasi ini bisa terealisasi,” serunya.

Warga asal Desa Pasir Panjang, Indra Harahap berharap proyek Rempang Eco-City dapat memberikan manfaat ekonomi terhadap masyarakat.

“Semoga masyarakat tempatan menjadi prioritas dalam proyek di Rempang. Dengan begitu, ekonomi warga bisa lebih maju,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga Desa Mekar Sari Sembulang, Budi Yansyah juga mengapresiasi perhatian pemerintah melalui BP Batam yang telah membantu pergeseran terhadap keluarganya.

Budi mengaku, tidak ada intervensi ataupun paksaan dari pihak manapun terhadap keputusannya yang mendukung penuh pengembangan proyek Rempang Eco-City.

“Saya sudah tinggal di sini 15 tahun lamanya. Semoga dengan hadirnya proyek ini, ekonomi keluarga kami bisa sejahtera dan menjadikan kampung ini lebih maju,” imbuhnya. /Red

22 Agustus 2024

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait

Website: bpbatam.go.id

Email: humas@bpbatam.go.id

Twitter: @bp_batam

Facebook: BIFZA

Instagram: BPBatam

Youtube: BPBatam

Pemko Langsa Terima Peserta Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional dari Provinsi Lampung

YUTELNEWS.com | Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menerima Peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Tingkat II Angkatan XIX Provinsi Lampung yang berkunjung ke kota Langsa, bertempat di Aula Sekdakota Langsa, Kamis, (22/08/24).

Pj. Walikota Langsa Syaridin S.Pd, M.Pd, yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Suriyatno, AP, MSP, menyambut Staf Ahli Pemerintahan Provinsi Lampung Drs. Intizam, sebagai Kepala Rombongan serta para Widyaiswara, Ir. Taufik Hidayat, MM. M.EP, Dr. Edarwan, SE, M.Si, dan Soni Wicaksono beserta rombongan Peserta Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional.

Peserta Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional tersebut merupakan para Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) yang berasal dari Pemerintah Propinsi Lampung dan Kabupaten/ Kota yang ada di Propinsi Lampung.

Asisten I Pemko Langsa Suriyatno pada saat membuka acara menyampaikan, selamat datang di Kota Langsa, Pesona Pesisir Timur Aceh. “Suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, Pemerintah serta warga Kota Langsa, karena telah terpilih sebagai salah satu locus visitasi Kepemimpinan Nasional PKN Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Lampung”.

Kunjungan Bapak-Ibu tentu juga menjadi berkah bagi kami karena ada proses saling berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan OPD dan BUMD kami. Pengalaman dan pengetahuan yang Bapak-Ibu miliki yang sekiranya layak untuk dibagikan ke kami.

Demikian juga pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki, khususnya terkait pengembangan sektor pariwisata dan UMKM akan kami bagikan kepada Bapak dan Ibu sekalian. Jika ada yang mau diperdalam, silahkan tanyakan sedetail-detailnya kepada OPD dan BUMD terkait.

“Kota Langsa ini luasnya kurang lebih 282 KM persegi yang dibagi dalam 5 Kecamatan dan 66 Gampong (Desa) dengan jumlah penduduk menurut data BPS tahun 2022 sebanyak 192.630 jiwa”, ungkap Suriyatno memetakan Kota Langsa secara singkat.

Jika dilihat dari bentang alamnya Langsa ini terdiri dari kawasan pesisir yang terdiri dari hutan mangrove dan areal pertambakan, kawasan tengah yang menjadi kawasan pemukiman, pusat pemerintahan, layanan publik dan bisnis, serta kawasan perbukitan yang terdiri dari hutan lindung darat dan areal perkebunan serta pertanian, lanjutnya.

“Dari segi etnisitas Kota Langsa ini heterogen yang mayoritas suku Aceh dan Jawa, kemudian Melayu, Gayo, Batak, Thionghoa, selain beragam suku, penduduk Kota Langsa juga beragam agama, yakni Agama Islam menjadi agama yang diimani oleh mayoritas penduduk, kemudian ada Kristen, Budha, dan Khonghuchu”, papar Suriyatno.

Keberagaman suku dan agama tersebut menjadikan Kota Langsa penuh warna tetapi tetap rukun serta damai selalu. Hal itu yang menjadi salah satu daya tarik Kota Langsa sehingga banya pendatang dari berbagai daerah yang menuntut ilmu maupun bekerja di Kota Langsa. Bahkan banyak yang bekerja di kabupaten-kabupaten tetangga tetapi tinggalnya di Kota Langsa.

Dari sisi potensi SDA, Kota Langsa tidak mempunyai cadangan Minerba maupun Migas yang bernilai ekonomi tinggi, tetapi Kota Langsa mempunyai kawasan pesisir dengan hutan mangrove yang luasnya hampir 8.000 hektare dengan kondisi tutupan lahan yang masih sangat bagus sehingga Kota Langsa dikenal sebagai Kota dengan kawasan mangrove terluas di dunia.

Potensi tersebut yang terus kami kembangkan menjadi sumber pendapatan Kota Langsa dalam scenario pengembangan Green economy/ekonomi hijau, misalnya melalui ekowisata, silvofishery, dan perdagangan karbon. Prinsip yang kami anut adalah masyarakat sejahtera, lingkungan terjaga.

Lebih lanjut, Suriyatno juga memperkenalkan berbagai lokasi wisata yang banyak jadi buruan, baik wisata lokal maupun dari luar yang ada di Kota Langsa lengkap dari awal pembangunan hingga dengan sistem pengelolaan, manfaat dan keunggulan dari masing-masing wisata tersebut.

“Pada tahun 2019 ekowisata hutan mangrove Kuala Langsa mendapatkan 2 piala dalam Anugerah Pariwisata Indonesia (API Award) sebagai ekowisata terpopuler dan terfavorit dari semua kategori”, pungkasnya.

Pengembangan ekowisata juga kami lakukan dengan melakukan konversi sebagian lahan perkebunan kelapa sawit milik PTPN menjadi Taman Hutan Kota Langsa yang luasnya hampir 50 Ha.

”Taman Hutan Kota Langsa dikembangkan dalam konsep wisata LAMBADA yang memadukan wisata alam, wisata buatan, dan wisata budaya dalam satu paket dan menjadi sarana konservasi, rekreasi, dan edukasi, di sana pengunjung akan dimanjakan dengan sajian hutan alam, hutan buatan, taman satwa, rumah adat Aceh, dan berbagai wahana bermain”, kata Suriyatno.

Di luar keuntungan yang bersifat tangible/nyata, pengembangan sector pariwisata telah membuat Kota Langsa semakin dikenal luas dan warganya menjadi bangga akan kotanya. Keterkenalan tersebut secara otomatis juga akan berpengaruh pada peningkatan minat kunjungan wisatawan ke Kota Langsa yang dampaknya juga pada peningkatan perputaran ekonomi di Kota Langsa.

Seperti yang kami sampaikan di atas bahwa sector pariwisata berkonstribusi memunculkan bangkitan ekonomi baru di sector UMKM. Kota Langsa ini dikenal dengan julukan Kota Seribu Café karena banyaknya café, restaurant,maupun warung kopi. Menjamurnya warung kopi atau café tidak hanya di pusat kota tetapi telah merambah ke desa-desa.

“Dengan menjamurnya warung kopi dan café mendorong industry pengolahan makanan dan minuman skala rumah tangga berkembang pesat,”

Dari sisi kebijakan kami telah mengeluarkan peraturan untuk bela dan beli produk UMKM.

Berbagai event yang digelar oleh Pemko Langsa, instansi vertical, BUMN, BUMD, lembaga pendidikan wajib menggunakan produk hasil UMKM Kota Langsa jika barang atau jasa tersebut tersedia di Kota Langsa. Kami juga sering menggelar berbagai event untuk membantu mempromosikan dan memasarkan produk UMKM baik di level daerah maupun nasional.

Berbagai kegiatan tersebut tentu tergantung pada ketersediaan anggaran. Untuk itu Pemko Langsa selalu berusaha mempercepat realisasi anggaran agar perekonomian daerah berjalan lancar karena salah satu olipelumas perekonomian Kota Langsa adalah belanja Pemerintah. Alhamdulillah kinerja Pemko Langsa dibidang anggaran mendapatkan apresiasi dari KPPN Langsa baru-baru ini yakni ;

– Peringkat 1 Realisasi penyaluran DAK Fisikter cepat periode s/d Juni 2024

– Peringkat 1 Realisasi Penyaluran Dana Desa Tercepat Periode s. d. Juni 2024

– Peringkat 1 Realisasi Penyaluran Dana Desa Terbesar Periode s. d. Juni 2024

– Peringkat 2 Realisasi Penyaluran DAK Fisik Terbesar Periode s. d. Juni 2024

– Peringkat 3 Realisasi Realisasi Penyaluran Dana Transfer Ke Daerah Terbesar Periode s/d Juni 2024.

“Apresiasi tersebut berkat kerja sama antar OPD yang solid, komitmen yang kuat, kerja cerdas dan kerja keras pemerintah Desa hingga Pemerintah Kota Langsa untuk memberikan pelayanan terbaik dan tercepat kepada masyarakat”, tutup Suriyatno.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut mendampingi Asisten I Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli bidang Pemerintahan, Siti Zuriah, SH, astaf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan , Ir. Abdul Qaiyum, Kepala BKPSDM, Dewi Nursanti, SH,MH, Inspektur Kota Langsa, Syahrial, SE.Ak, kadis Perindagkop dan UKM, Mahlil, SH, Kadis Porapar, Aulia Syahputra, SSTP, MSP, Kepala Badan Kesbangpol, Drs. Zulhadisyah, S, MSP, Kadis Kominfo , Muzammil, SSTap, MSP, serta Para Kabid dan personil BKPSDM Kota Langsa.

(Said Yan Rizal)

Pangdam IM Jadi Inspektur Upacara Penutupan TMMD ke 121, Kodim 0106/Aceh Tengah

YUTELNEWS.com | Takengon – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Niko Fahrizal M.Tr.,(Han), kamis pagi (22/24/24), secara resmi menutup TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) ke 121 di wilayah Kodim 0106/ Ateng

dengan tema “Dharma Bakti Mewujudkan Percepatan Pembangunan Diwilayah” bertempat

di lapangan bola kaki Kp. Gele Pulo kec, bintang Kab, Aceh Tengah.

Sebelum penutupan Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), disambut oleh Dandim 0106/Ateng Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo SE.M.,Han dan Forkopimda Aceh Tengah dilanjutkan dengan pengalungan sal kerawang gayo dan tari menalo gelar kegiatan tersebut sebagai Inspektur Upacara oleh Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), Komandan upacara oleh Danyon Arhanud 5/CSBY, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., dan Perwira Upacara oleh Kasdim 0106/Aceh Tengah, Mayor Inf Peka Aswan, S.Or, M.Pd, AIFO,

Dalam amanat Inspektur Upacara, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han) menyampaikan Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, tuhan yang maha esa, karena atas rahmat dan karunia-nya, kita dapat menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 ta 2024 di wilayah kodam iskandar muda ini, dalam keadaan aman dan lancar.

Upacara penutupan ini menandai berakhirnya program TMMD ke-121 yang dilaksanakan serentak di 3 (tiga) Kabupaten di wilayah Kodam Iskandar Muda, yaitu diwilayah Kodim 0106/Aceh Tengah, Kodim 0114/Aceh Jaya dan Kodim 0119/Bener Meriah.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai salah satu wujud operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu, lintas sektoral antara TNI, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi/terpencil, daerah perbatasan, pulau-pulau terluar dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena akibat bencana.

Selama hampir satu bulan sejak kegiatan TMMD ke-121 ini secara resmi dibuka pada 24 juli 2024 yang lalu, para prajurit TNI, anggota kepolisian, aparat pemda serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras guna menyelesaikan program TMMD ke-121 ini.

TNI Manunggal Membangun Desa yang diprogramkan dan telah dilaksanakan bertujuan membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun non fisik dalam rangka mendukung aspek pertahanan darat guna merupakan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh serta Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) wilayah pertahanan.

Sejalan dengan tema TMMD kali ini, “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Diwilayah”, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan semangat gotong-royong untuk membangun daerah masing-masing, sekaligus mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang ada di hadapan kita.

Dengan telah berakhirnya TMMD ke-121 ini, saya berpesan kepada kita semua khususnya kepada anggota satgas TMMD serta masyarakat agar terus menjaga kebersamaan sekaligus kemanunggalan antara TNI dengan rakyat guna mengembangkan potensi daerah kita masing-masing menjadi lebih maju, sehingga kita dapat bersaing dengan wilayah lainnya” Tutup Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han).

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal M.Tr.Han beserta Istri, Asrendam Kasdam IM Kolonel inf Agus Setiandar beserta Istri, Aster Kasdam IM Kolonel Inf Budi Rahmawan Beserta istri, Danrem 011/LW, Kolonel Inf Ali Imran

Dandim 0106/Ateng, Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo, SE. M, Han, Pj. Bupati Aceh Tengah, Subhandy, AP, M. Si, Kepala Kejaksaan negeri Takengon, Andi. Hendrajaya. SH. MH, Wakil Ketua ll DPRK Aceh Tengah, Edi Kurniawan, SH dan tamu.

(Said Yan Rizal)

Tandon Air di Dusun Sumber Manggis Desa Barurejo Kecamatan Pesanggaran Kab, Banyuwangi Ternyata Bantuan Pemerintah

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Teka teki adanya tandon besar di dusun Sumber Manggis itu akhirnya terjawab. Siapa yang membangun tandon air akhirnya diketahui, yang membangun adalah Pemerintah. Hal itu diketahui setelah media ini menelusuri dan menggali informasi dari warga maka akhirnya terkuaklah kalau tandon air itu sebenarnya dibangun dari anggaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Minggu 18/08/2024.

Media ini mengalami kesulitan mengidentifikasi lantaran memang tidak ada tulisannya. Biasanya tulisan itu berupa prasasti atau tulisan biasa yang menempel dibangunan proyek. Lah ini nggak ada sama sekali, maka tidak salah kalau dikatakan proyek ini proyek siluman atau proyek misterius.
Adalah Dua dusun di wilayah Desa Barurejo yang rawan kekeringan dan kelangkaan air yaitu adalah dusun Sumber Manggis dan dusun Sumber Urip. Karena itu dibangun Tandon Air besar oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi senilai Rp. 5,5 Milyar yang diturunkan dua tahap , yaitu tahap pertama tahun 2014 diturunkan senilai Rp. 2,5 Milyar dan tahun 2019 diturunkan lagi kurang lebih Rp. 3 Milyar dalam lokasi yang sama.

Selanjutnya mengenai pengelolaan Air ditangani oleh Hipam. Tapi pengelolaan proyek bantuan pemerintah ini tidak dilaksanakan murni sosial. lebih dari itu pengelolaannya terkesan mengarah ke komersial.

Ketika media YutelNews mengkonfirmasi kepada ketua Hipam bernama Hartoni media ini menanyakan apakah warga pemakai air ditarik dana, maka Hartoni menyatakan ” Ya memang ada biaya pemasangan sebesar Rp. 600 ribu, tapi itupun ada yang ngutang mas”. ” Selain itu iuran bulanannya juga ada yang besarnya bervariasi tergantung volume pemakaian airnya”
Selain itu yang menjadi pertanyaan media ini adalah kenapa satu wilayah yang hanya dua dusun dibutuhkan bantuan dana yang besar sekali sampai 5,5 Milyar loh ? Padahal perkiraannya itu tidak sampai segitu, mungkin 2 Milyaran sudah cukup.

Kalau sebesar itu tentu ini dana yang sangat besar. Wajarlah kalau ini kemudian menimbulkan tanda tanya bagi kalangan media dan lembaga swadaya masyarakat sebagai fungsi kontrol. Ditanyakan ke pihak pengelola yaitu Ketua Hipam terkait kenapa sampai 5,5 Milyar dana bantuannya, Pihak pengelola menyatakan tidak tahu. Tapi mungkin karena proyek ini jangkauannya jauh sampai menjangkau ke rumahnya Pak Anas.

Maksudnya jangkauan pipanisasi ini tidak hanya melingkupi dua dusun di Desa Barurejo saja, tidak hanya dusun Sumber Manggis dan Sumber Urip saja. Tetapi menurut ketua Hipam jalur pipa itu sampai ke rumahnya Pak Anas mantan Bupati Banyuwangi dan juga suami Bu Ipuk Bupati Banyuwangi yang sekarang . Sementara jarak tandon ke rumah Pak Anas tentu saja sangat jauh. Pertanyaannya kenapa harus sampai ke rumah Pak Anas yang berada diluar Desa Barurejo melainkan sudah masuk Desa Karangdoro yang jaraknya cukup jauh. Kata Hartoni ” yang jelas yang kami tahu pipa ini sampai ke pondoknya Pak Anas, tetapi masalah besaran anggaran kami tidak tahu kenapa sebesar itu”.

Fenomena tersebut mendapat tanggapan BCW (Banyuwangi Corruption Watch) dengan pernyataan Masruri sebagai ketua BCW adalah sebagai berikut ” Besarnya anggaran pipanisasi tersebut memang agak mengherankan masalahnya sampai Rp. 5,5 Milyar ? Ini kelihatan kurang wajar “, ” dan kita mengharap dengan pipanisasi hendaknya bisa melayani masyarakat yang rawan terkena kekeringan di wilayah tersebut, Dan jangan ada unsur membisniskan aset bantuan pemerintah” pungkas Masruri.

(Tim Red)

Dosen Fakultas Pertanian Unimal Melaksanakan Kegiatan Pengabdian di Kecamatan Sawang Aceh Utara

YUTELNEWS.com | Aceh Utara- 22 Agustus 2024 – Dosen Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal) yang didukung oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Lhokseumawe mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan peningkatan kemampuan petani dalam perbanyakan bibit tanaman durian.

Kegiatan ini berlangsung di Dusun Cot Rawatu, Desa Jurong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Rabu (21/8/2024).

Dana kegiatan pengabdian ini bersumber dari PNBP Unimal tahun 2024. Kegiatan pengabdian ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Pertanian Unimal dengan BNN Provinsi Aceh dan juga perjanjian kerja sama (PKS) antara Fakultas Pertanian dengan BNN Kota Lhokseumawe.

Kegiatan pengabdian ini dalam rangka mengoptimasi hasil pertanian, khususnya tanaman durian di Kecamatan Sawang Aceh Utara guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka penanganan kawasan kultivasi tanaman ganja di Aceh.

Pada kegiatan ini petani diajarkan dan dilatih tentang teknik perbanyakan bibit durian dengan benar. Materi pelatihan mencakup pemilihan bibit unggul, teknik penyambungan, perawatan bibit, hingga penanaman tanaman durian.

Pada akhir kegiatan, petani mempraktekkan cara perbanyakan bibit durian melalui sistem sambung (grafting).

Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang petani melibatkan empat orang dosen Fakultas Pertanian Unimal yakni Dr. Ismadi yang merangkap sebagai ketua pelaksana, Dr. Rd Selvy Handayani, Dr. Lukman, M. Rafli, M.P. dan Dr. Nelly Fridayanti masing-masing sebagai anggota.

Kegiatan pengabdian ini juga dikuti oleh lima orang mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian yakni Hibrizi Fawwat Siregar, Izzhun Nazhif Sy Nst, Eric Erdiyansyah Putra, Julia Maharani, dan Putri Eliza. Disamping itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan BNN Lhokseumawe yakni M. Thaib, S.Sos. dan M. Budiman serta Louis Plottel, mahasiswa program doktoral dari University of Toronto, Kanada yang sedang meneliti tentang penyalahgunaan narkoba di Aceh.

Geuchiek Gampong Jurong, Nurbafri, menyambut baik kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dan berharap dapat terus dilakukan pada masa yang akan datang. “Budidaya tanaman durian sangat cocok dilakukan di Desa Jorong karena kondisi tanah dan iklim sangat mendukung, dan juga lahan yang belum dimanfaatkan masih masih sangat luas,” ucap Nurbafri.

Sementara itu Kepala BNN Kota Lhokseumawe AKBP. Werdha Susetyoe, S.E. yang diwakili oleh M. Thaib, S.Sos. menyatakan bahwa, “Pihak BNN menyambut baik partisipasi aktif Fakultas Pertanian dalam pembinaan petani, khususnya petani durian. Semoga sinergitas yang telah terbangun selama ini dapat terus berlanjut sehingga lebih memudahkan dalam mengalihkan petani dari kultivasi ganja ke tanaman durian atau tanaman lainnya.”

Dr. Ismadi selaku ketua tim pelaksana pengabdian dari Fakultas Pertanian Unimal menyatakan, “Kecamatan Sawang dikenal sebagai sentra produksi durian di Aceh Utara dan durian Sawang dikenal dengan rasanya yang enak. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini semoga ke depan produksi durian Sawang akan semakin baik karena petani sudah mampu memproduksi bibit sendiri, khususnya bibit lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan durian unggul dari daerah lain.”

Pada kegiatan ini, petani juga diberikan 60 batang bibit durian unggul dari daerah lain di Indonesia seperti bowor dan ochee. Tujuannya adalah sebagai pembanding antara bibit durian lokal dengan bibit durian dari daerah lain bagi petani.

Azhari

Cegah Stunting. Babinsa Laksanakan Kegiatan Pendampingan Monitoring 

YUTELNEWS.com | Ciambar- Babinsa Desa cibunarjaya Anggota koramil 0607-10 Nagrak Sertu Yusuf dwi p melaksanakan kegiatan pendampingan monitoring pencegahan stunting dan 1000 Hari pertama kehidupan dalam memaparkan kehamilan yang sehat di kantor dalduk kecamatan ciambar,kabupaten sukabumi,kamis, (22-8-2024) .

Babinsa menyampaikan, tujuan kegiatan ini adalah mengecek secara langsung kepada anak terutama balita yang terganggu perkembangannya,untuk diberikan asupan gizi dan pelayanan kesehatan yang baik agar tidak berlarut-larut sehingga tidak berakibat Stunting ” ucap Sertu yusuf dwi p

Dan babinsa cibunarjaya yusuf dwi p juga menambahkan ” untuk mencegah stunting perlu di adakannya sosialisasi kembali terutama kepada ibu-ibu hamil,karena stunting sendiri bukan berdasarkan faktor keturunan tapi adanya kekurangan asupan gizi sejak bayi di dalam kandungan ” ungkapnya.

Ditempat berbeda kades cibunarjaya mengatakan ” kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa koramil nagrak 0607-10 karena telah datang langsung mengecek balita yang perkembangannya tidak sesuai dengan usianya agar tidak berakibat Stunting, semoga di wilayah desa cibunarjaya anak-anak balita dapat berkembang dan tumbuh secara sehat ” Pungkasnya.

Reporter : mirna

Bakal Calon Dua Gunawan Bupati dan Wakil Bupati Luncurkan Warna Pakaian Khas dan Logo Di Pilkada 2024

YUTELNEWS.com | Kab.Bandung –  Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung, meluncurkan warna pakaian yang akan digunakan H Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan selama masa kampanye pemilihan kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024 mendatang.

Selain meluncurkan warna pakaian khas yang akan digunakan tersebut, Dua Gunawan juga meluncurkan logo pasangan bakal calon (Balon) Bupati Bandung Periode 2024-2029 yang akan menjadi ciri khas.

Kemeja biru langit akan menjadi ciri khas paslon Bupati dan wakil bupati Bandung Sahrul Gunawan dan Gun Gun Gunawan dan logo induk jari dalam lingkaran dengan warna merah akan menjadi tanda kekuatan untuk menuju perubahan Kabupaten Bandung ke depan.

“biru langit mencerminkan asli yang akan menanungi seluruh isi alam dan semua mahluk hidup yang ada di dunia,” kata Sahrul saat ditemui wartawan di Soreang, 22 Agustus 2024.

Aa Sahrul sapaan akrab bakal calon bupati bandung yang diusung partai Golkar dan PKS, menjelaskan, dirinya bersama kang Gun Gun berkomitmen untuk lebih memperbaiki tatanan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bandung.

Selain itu, Aa sahrul juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat dengan berbagai program sektor perekonomian, salah satunya peningkatan peran pelaku usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM). ”pasti, warna kemeja yang kami kenakan akan menjadi ciri khas pasangan ‘Alus Pisan’ sebagai pengingat untuk menaungi seluruh masyarakat kabupaten bandung,” jelasnya.

Lebih lanjut Aa Sahrul mengatakan, warna biru kemeja yang kami kenakan melambangkan kedamaian, kesuburan dan kehidupan. Hal itu, menjadi motivasi pasangan ‘Alus Pisan’ untuk menggunakan kemeja tersebut.

“Sesuai dengan kesepakatan koalisi Alus Pisan, kami akan mengenakan kemeja warna biru selama masa kampanye pilkada nanti. Biru, melambangkan kedamaian, kesuburan dan kehidupan yang lebih baik,” akunya.

Hal yang sama dikatakan balon wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan, menurutnya, dengan mengenakan warna biru sebagai seragam yang digunakan filosofinya adalah menciptakan kedamaian seluruh masyarakat, kesuburan isi alam dan kehidupan yang lebih untuk semua warga Kabupaten Bandung.

Selain itu, tambah Gun Gun, pihaknya juga akan meluncurkan loga pasangan Alus Pisan dengan lingkaran merah di dalamnya jempol tangan menandakan kebaikan akan tumbuh ketika kekuatan semua pihak menyatu.

“itu lambang kekuatan dan kebersamaan untuk membangun kebaikan dan kemajuan yang lebih baik untuk kemajuan kabupaten Bandung dan kesejahteraan seluruh masyarakat,” akunya.

Pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati Bandung tersebut, sangat dinantikan masyarakat, karena selain memiliki raut muka yang ganteng, juga memiliki karakter jiwa yang sholeh dan murah senyum kepada semua orang.

YS.

Terkesan Sembunyikan Pencairan Dana Saham PT. MCG, Lembaga BCW Pertanyakan Ke Pejabat Banyuwangi

YUTELNEWS.com | Banyuwangi- Persoalan saham dari penambang emas di Gunung Tumpang Pitu Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi kembali disoal oleh Lembaga Swadaya Masyarakat dibawah bendera BCW (Banyuwangi Corruption Watch) dikarenakan adanya praktek penjualan saham yang terkesan ditutup-tutupi. Dengan bukti yang ditunjukkan Masruri ketua BCW berupa laporan keuangan Bupati ” Lihat tahun ini tahun 2020 saham dijual dengan meraup dana sebesar Rp.300 milyar, dan di jual lagi tahun 2022 meraup dana Rp.88 milyar, mana bukti fisik pemanfaatan dana-dana itu untuk apa saja?”.

Perlu di ketahui bahwa di Banyuwangi sejak tahun 2013 telah resmi di lakukan proyek eksploitasi penambangan emas yang lokasinya di Gunung Tumpang Pitu kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi. Pada awalnya sempat terjadi gonjang- ganjing karena terjadi penolakan warga atas penambangan yang dilakukan perusahaan PT. BSI.

Namun karena kelihaian Bupati Anas waktu itu dimanfaatkan lah silang sengketa masyarakat untuk meminta saham ke perusahaan tambang. Awalnya Anas meminta 20% saham, namun akhirnya melalui negosiasi disepakati 10%. Itulah sejarah kemunculan hibah saham 10% untuk Pemda Banyuwangi yang di kenal dengan Golden Share. Bupati Banyuwangi waktu itu dipegang Abdullah Azwar Anas resmi mendatangani perjanjian Golden Share dengan perusahaan tambang emas. PT Merdeka Cooper Gold atau disebut PT. MCG.

Adalah merupakan perusahaan penambangan emas yang berkantor di Jakarta, sedangkan anak perusahaan yang beroperasi di lapangan bernama PT. Banyuwangi Sukses Info (PT. BSI). Namun belakangan setelah berjalannya waktu ternyata kompensasi 10% itu tidak selamanya, alias bisa turun. Awalnya dijanjikan 10% tetapi akhirnya 10 % delusi (menurun). Maka tidaklah heran kalau kompensasi Golden Share terus bergerak turun hingga saat ini tinggal 4%. Lebih celaka lagi saham yang ada sebesar 10% saham yang ada sebesar 10% delusi itu pun rakyat juga tak pernah merasakan buah manisnya saham. Itu di sebabkan bagi hasil laba perusahaan (Deviden) tidak pernah ada sampai sekarang. Padahal umumnya aturan yang berlaku ada saham pasti ada deviden, terlebih lagi untung perusahaan tambang ini bukan main-main, tapi sudah mencapai triliunan pertahun. Masak iya Banyuwangi tidak dapat apa-apa.

Sampai akhirnya saham milik Pemda Banyuwangi dijual pada tahun 2020 (yaitu saat pilkada naik istrinya Pak Anas Ipuk Festiandani menjadi Bupati Banyuwangi). Disini rakyat juga tidak menikmati hasil penjualan saham yang meraup angka nominal Rp 300 milyar. Tidak hanya berhenti disitu, setelah istrinya pak Anas ini menjabat Bupati Banyuwangi secara diam-diam pada tahu 2022 mendapat gelontoran dana dari PT. MCG sebesar 88 milyar lebih.Tetapi lagi-lagi tidak ada yang di rasakan rakyat Banyuwangi, jangankan dirasakan mengetahui saja tidak.

Maka oleh karena itu oleh lembaga BCW (Banyuwangi Corruption Watch ) angkat bicara dan menyampaikan kritikan. Karena pada dasarnya saham dari tambang itu untuk rakyat dan manfaatnya harus di rasakan oleh rakyat. Faktanya dana-dana saham itu rakyat hanya tahu angka-angka saja. (Bersambung).

(Tim Red)

FPI Kota Binjai Angkat Bicara Terkait Aksi Demo FUI-SU Amanar, Ini Katanya !!

BinjaiYutelnews.com — Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Binjai Angkat Bicara terkait aksi FUI-SU AMANAR Kota Binjai ke Pondok Pesantren Ma’rifatulloh Kolo Saketi, pada Rabu (21/08/2024).

Aksi demontrasi yang di lakukan Forum Umat Islam Sumatera Utara (FUI-SU) Amar Ma’aruf Nahi Munkar (Amanar) kota Binjai ke Pondok Pesantren Ma’rifatulloh Kolo Saketi di jl. Danau Sentani lingkungan 6 Kelurahan Tunggurono, pada Selasa (13/08/2024) lalu, dinilai sarat atas kepentingan.

Laskar Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Binjai Welandri angkat bicara terkait aksi yang di lakukan FUI-SU Amanar Kota Binjai.

Welandri menerangkan, kepada awak media prihal aksi yang di lakukan FUI-SU Amanar Kota Binjai ke Pondok Pesantren Ma’rifatulloh Kolo Saketi menyalahi aturan dan pengiringan publik ke arah yang tidak benar, Digiring ke arah pemecahan umat Islam dan dinilai tidak sah dalam kebenaran hukumnya, karena belum ada kebenaran rilisan dari kepolisian tentang foto tersebut apakah itu benar adanya atau sebuah editan saja .

Foto yang telah mereka sebarkan itu kan belum tau orangnya (wanitanya) mana dan dimana dapat foto nya dari mana & apakah, atau katanya dari Instagram, dan orang tersebut sudah membuat laporan atau tidak. Apakah keberatan dari pihak keluarga ataupun suaminya ?

Dan ini sudah dijadikan penggiringan publik. Karena orang yang tidak tahu seakan akan itu adalah foto dari EA istri nya TT khan, yang sekarang ini sedang berproses di Polres Binjai.

Hal senada  juga di sampaikan  Ketua FPI Kota Binjai, Bapak Derian Putra menanggapi persoalan ini dari WhatsApp pribadi nya. Beliau sangat menyayangkan karena itu bisa merusak statement dan paradigma masyarakat tentang Kiyai Amar selaku pendidik yang berfokus tentang pengajaran agama Islam di Kota Binjai. Yang notabene nya foto itu belum jelas kebenaran nya dan kenapa harus di sebarkan kepada masyarakat. Ini akan menjadi acuan kegaduhan umat.

Dan belum ada bukti forensik dari pihak berwajib apakah itu memang benar Kiyai Amar atau oknum yang sengaja menyudutkan.
Jikalau pun itu benar adanya tidak bisa juga di sebar luaskan ke masyarakat.
Karena barang bukti dari penegak hukum tidak bisa untuk di sebar luaskan ke masyarakat.

Dan bukan sembarangan untuk menyebar luaskan foto tersebut karena bisa terjadi fitnah kepada Kiyai Amar.

Tempat terpisah awak media mencoba untuk mengkonfirmasi kepada ustadz M. Nuh melalui handphonenya, pada Rabu (14/08/24) yang lalu, Beliau merupakan salah seorang yang melakukan orasi pada saat aksi berlangsung.

Beliau menegaskan kalau di dalam foto tersebut bukanlah foto EN istri dari TT khan, dan beliau juga dengan tegas mengatakan kepada awak media kalau ia tidak tau menahu tentang kebenaran foto tersebut.

Tanggapan dari ustadz M Nuh sontak mengagetkan Kuasa Hukum Kiyai Amar MHD Alfiansyah Lubis SH . Setelah dikonfirmasi kembali oleh awak media. Karena dengan jelas pada saat melakukan aksi dan orasi beliau sempat menyinggung tentang foto tersebut. Dan sempat mengatakan kalau Kiyai Amar seorang ustadz cabul.

Berarti ada dugaan aksi tersebut di tunggangi karena adanya proses Hukum yang sedang berjalan di Polres Binjai.
Yang melakukan aksi dan berorasi saja tidak mengetahui kebenaran akan foto dan berita sebenarnya, bagaimana bisa orasi seenaknya.

Ada dugaan indikasi hanya penggiringan publik saja,MHD Alfiansyah Lubis SH menyayangkan atas aksi yang dilakukan FUI Amanar Kota Binjai. Aksi demontrasi tersebut di nilai kearah pengiringan publik yang mengakibatkan perpecahan umat Islam yang ada di Kota Binjai dan sekitarnya.

Karena belum terbukti kebenarannya tentang foto yang di sebarkan ke masyarakat, Apakah wanita yang di dalam foto tersebut keberatan dengan fotonya disebarkan atau tidak. Dan apakah benar yang di dalam foto tersebut adalah Kiyai Amar atau sebuah editan saja.

Alfiansyah juga mengatakan, kalau aksi tersebut diduga sebuah titipan atau di tunggangi oleh oknum tertentu.
Karena sekarang ini Kiyai Amar sedang menjalani proses hukum yang ada di Polres Binjai.

Aksi tersebut di nilai agar Polres Binjai bisa bertindak cepat dalam mengambil keputusan tentang proses Hukum Kiyai Amar, Sedangkan laporan yang kita buat di Polres Binjai tidak bergerak sama sekali, “ungkapnya kepada awak media.

Seperti laporan No STPL / B /378/Vll/ 2024/SPKT/Polres Binjai/ Polda Sumatra Utara. A/ N Muhammad Alpan Daulay, S.SI.,Laporan penyerangan & memasuki pekarangan tanpa ijin, No.STPL/384/Vll/2024/SPKT/Polres Binjai/ Polda Sumut, Juga atas nama Muhammad Alpan Daulay, S.SI., laporan dugaan penganiayaan yang dialami ustadz Alpan dalam rumah atau pesantrennya.

Dan juga laporan STPL/B/380/Vll/2024/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumut Atas nama Ade Nazli Putra, laporan dugaan pelanggaran UU ITE terhadap akun Juli Oong Al Rasyid.

Alfiansyah Lubis juga meminta kepada Polres Binjai agar menaati peraturan dan hukum yang ada di negara kita .
Hukum itu jangan tajam kebawah dan tumpul keatas.
Jangan di buat seakan-akan di duga sarat akan kepentingan. Ada apa? Kenapa 3 laporan kita kurang ditanggapi tetapi laporan pihak pelapor bisa cepat terus berjalan bahkan dipaksakan naik ke tingkat sidik.

“Dan dalam waktu dekat ini saya akan membuat laporan atas aksi yang di lakukan pihak FUISU Amanar ke Polres Binjai, Tentang dugaan fitnah dan provokasi umat Islam khususnya kepada Kiyai Amar dan Pondok Pesantren Ma’rifatulloh Kolo seketi,” Tutupnya.

(Rizal hsb)

Kondisi Jalan Menuju ke Pondok Pesantren Darul Muhyi Memprihatinkan, ini Kata Pj Walikota Subulussalam Azhari, S.Ag, M.Si

YUTELNEWS.com | Subulussalam – Dengan keprihatinan mendalam, Pj Walikota Subulussalam, Azhari, S.Ag, M.Si, menanggapi kondisi jalan yang memprihatinkan menuju Pondok Pesantren Darul Muhyi di Desa Binanga Kecamatan Runding.

“Tidak hanya infrastruktur jalan, kondisi pembangunan sarana dan prasarana lainnya, seperti MCK, juga menjadi perhatian serius.

Pada hari rabu (21/8-2024), Pj Walikota Subulussalam Azhari melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada wartawan Suluh Nusantara News, menyatakan komitmennya untuk segera menangani permasalahan tersebut. saya akan perintahkan dinas terkait, untuk meninjau langsung ke Pondok Pesantren Darul Muhyi.

Kita akan pastikan kondisi ini mendapat perhatian khusus dan segera ditangani demi kenyamanan dan kelancaran aktivitas pendidikan di sana,”ujar beliau Azhari.

“Pernyataan ini mencerminkan dedikasi dan tanggung jawab seorang pemimpin yang tidak hanya memperhatikan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas hidup dan pendidikan masyarakatnya.

Harapan besar terpancar dari langkah-langkah yang diambil untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas yang ada, demi menciptakan lingkungan yang lebih layak dan mendukung bagi para santri dan tenaga pengajar di Pondok Pesantren Darul Muhyi.

(Jalaludin Barat)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.