Bocah Hilang di Pulogadung Ditemukan Selamat: Ayah Ungkap Aksi Perempuan Misterius

Bocah 5 Tahun yang Hilang di Pulogadung Ditemukan, Terungkap Fakta di Balik Rekaman CCTV

Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun berinisial MAR, yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, akhirnya berhasil ditemukan. MAR ditemukan dalam kondisi selamat di kawasan Tanah Mas, Kayu Putih, Pulogadung. Hilangnya MAR sempat menimbulkan kepanikan keluarga dan warga sekitar, terutama setelah rekaman CCTV memperlihatkan MAR diajak berjalan kaki oleh seorang perempuan tak dikenal.

Kronologi Hilangnya MAR

Menurut penuturan ayah MAR, Slamet Widodo (41), peristiwa hilangnya sang anak bermula pada Kamis (4/6/2026) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, MAR bersama kakak laki-lakinya yang berinisial AN (7) pergi membeli jajanan di dekat rumah mereka, tepatnya di akses Jalan H. Mugeni II, Pisangan Timur. Lokasi tersebut berjarak sekitar 200 meter dari kediaman mereka.

“Kejadiannya sekira jam 10.00 WIB sebelum jam masuk PAUD, anak saya itu berdua abang-adik jajan ke (depan) sekolahan tuh,” ungkap Slamet di Pulogadung, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6/2026).

Setelah membeli jajanan, AN pulang lebih dulu ke rumah, sementara MAR dilaporkan menghilang. Kepanikan pun melanda keluarga. Mereka segera melakukan pencarian di sekitar wilayah RW 04.

Titik Terang dari Rekaman CCTV

Titik terang mengenai keberadaan MAR muncul setelah keluarga mendapatkan rekaman CCTV dari beberapa lokasi. Rekaman tersebut memperlihatkan momen MAR diajak berjalan kaki oleh seorang perempuan yang tidak dikenal. Dalam rekaman, perempuan tersebut terlihat memberikan isyarat tangan kepada MAR untuk mengikutinya. Keduanya kemudian berjalan menuju arah Jalan Pisangan Lama III, yang berlawanan dengan arah rumah MAR.

Rekaman CCTV tersebut juga menangkap momen di mana perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun itu menggandeng tangan MAR. Sesekali, perempuan tersebut tampak mengajak MAR berbicara.

“Kita dapat rekaman CCTV dari beberapa lokasi. Di CCTV yang ketiga itu (terlihat) digandeng, sudah digandeng. Berjalannya iring-iringan begitu sambil mengobrol sama anak saya,” jelas Slamet.

Identitas Perempuan dan Penelusuran

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, perempuan yang terlihat dalam rekaman CCTV tersebut diketahui pernah mengontrak di wilayah Kelurahan Pisangan Timur. Berbekal informasi ini, keluarga MAR bersama dengan bantuan warga berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut untuk menemukan perempuan tersebut dan keberadaan MAR.

Penemuan MAR dan Alasan Penyerahan

Setelah upaya pencarian yang intensif, MAR akhirnya ditemukan pada pukul 23.00 WIB di sebuah rumah warga di kawasan Tanah Mas, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung. Menurut keterangan warga sekitar, MAR dititipkan di rumah tersebut oleh perempuan yang terekam dalam CCTV.

Pihak keluarga belum mengetahui secara pasti motif perempuan tersebut membawa MAR hingga ke kawasan Tanah Mas, Kayu Putih. Warga yang menemukan MAR di rumah tersebut menyampaikan bahwa perempuan itu beralasan menitipkan MAR karena anaknya berlarian di gang.

“Anak ditaruh di situ (rumah orang). Di taruh salah satu rumah di situ katanya sih ya nitip apa katanya. Jadi katanya itu nemu, ditaruh karena lari-larian di gang begitu alasannya,” tutur salah seorang warga.

Hingga berita ini ditulis, perempuan yang diduga membawa MAR belum diketahui keberadaannya. Slamet, ayah MAR, menyatakan bahwa motif di balik tindakan perempuan tersebut masih menjadi misteri.

Kondisi MAR dan Penanganan Pihak Kepolisian

Meskipun sempat hilang, kondisi MAR dilaporkan dalam keadaan baik. Secara kasat mata, MAR tidak menunjukkan tanda-tanda ketakutan dan dapat berkomunikasi dengan baik.

“Karena datengnya tengah malem kita belum terlalu tahu (kondisi psikologi). Tapi kayaknya biasa saja, maksudnya kita ajak ngobrol ya ngobrol begitu. Enggak ada takutnya,” ujar Slamet.

Menindaklanjuti laporan hilangnya anak, jajaran Polsek Pulogadung menyatakan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah MAR benar-benar dibawa oleh perempuan sebagaimana terekam dalam CCTV.

Kanit Reskrim Polsek Pulogadung, AKP Dimas, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pihaknya belum menemukan indikasi adanya tindak penculikan dalam kasus ini. “Indikasi (penculikan) belum ada,” tegas AKP Dimas.

Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap motif sebenarnya di balik kejadian tersebut dan memastikan keselamatan anak-anak di wilayah Pulogadung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *