Dokter Diteror Listrik, Mobil Dirampok di Bali: Teriakan Korban Panggil Massa

Upaya Perampokan Mobil dengan Setrum di Denpasar Berakhir Tragis Bagi Pelaku

Sebuah insiden yang nyaris berujung petaka terjadi di Jalan Tukad Barito Timur, Panjer, Denpasar Selatan. Seorang pria berinisial AF (37), asal Bondowoso, Jawa Timur, nekat melakukan percobaan pencurian mobil dengan modus yang mengejutkan: menyetrum korbannya. Targetnya adalah seorang dokter wanita muda berinisial JRR (25). Peristiwa dramatis ini terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026, sekitar pukul 13.00 WITA, di depan sebuah toko kacamata.

Saat pelaku melancarkan aksinya, korban yang sempat tersadar meski dalam kondisi lemah akibat sengatan listrik, berhasil berteriak meminta tolong. Teriakan tersebut segera menarik perhatian warga sekitar yang sigap memberikan pertolongan dan berhasil mengamankan pelaku sebelum pihak kepolisian tiba di lokasi.

Kronologi Kejadian yang Mengerikan

Menurut penjelasan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, modus operandi pelaku ini tergolong nekat dan terencana. Awal mula kejadian pada pukul 12.30 WITA, ketika korban JRR tiba di toko kacamata dengan mengendarai mobil sedan berwarna merah. Setelah selesai memilih dan membeli kacamata, korban kembali ke dalam kendaraannya dan menyalakan mesin mobil.

“Korban sudah berada di dalam mobil dan menyalakan kendaraannya, namun korban belum mengunci pintu mobil dari dalam. Kelalaian ini yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya,” ungkap Iptu Azel Arisandi.

Melihat celah keamanan yang terbuka, pelaku AF yang saat itu sedang berjalan kaki, langsung mendekati mobil korban. Tanpa ragu, pelaku membuka pintu mobil korban yang tidak terkunci. Aksi kejutan dilancarkan seketika. Pelaku langsung mengeluarkan alat penyengat listrik yang telah disiapkannya dan mengarahkannya langsung ke bagian dada korban.

“Pelaku membuka pintu mobil korban, kemudian mengeluarkan alat setrum dan menyetrumkannya langsung ke bagian dada korban. Setelah korban lemas akibat sengatan listrik, pelaku menarik korban keluar dari mobil dan pelaku langsung masuk ke dalam untuk menguasai kendaraan,” jelas Iptu Azel Arisandi, menggambarkan detik-detik mengerikan tersebut.

Teriakan Korban Menyelamatkan Diri dan Menjerat Pelaku

Meskipun dalam kondisi syok dan menahan rasa sakit yang luar biasa akibat sengatan listrik, naluri korban untuk bertahan hidup mendorongnya untuk berteriak sekuat tenaga. Teriakan histeris korban JRR yang memohon pertolongan ternyata terdengar jelas oleh warga di sekitar Jalan Tukad Barito Timur.

Respon cepat warga patut diacungi jempol. Mendengar teriakan minta tolong tersebut, warga segera bergerak serentak menuju sumber suara. Mereka berhasil mengepung mobil korban dan mencegah pelaku untuk melarikan diri. Dalam kepanikan karena dikerumuni massa, pelaku AF tidak berdaya dan berhasil diamankan di lokasi kejadian. Upaya pelaku untuk membawa kabur mobil sedan merah tersebut pun gagal total.

Tak lama setelah kejadian, Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kedatangan petugas kepolisian disambut lega oleh warga yang telah berhasil mengamankan pelaku. Polisi kemudian mengambil alih penanganan pelaku dari amukan massa yang lebih besar.

Barang Bukti yang Mengindikasikan Perencanaan Matang

Dalam penggeledahan terhadap pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang menunjukkan bahwa aksi percobaan pencurian ini telah direncanakan dengan matang oleh AF. Selain alat setrum yang menjadi senjata utamanya, petugas juga menemukan barang-barang lain yang diduga akan digunakan untuk memuluskan aksinya.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:
* Satu buah alat penyengat listrik (setrum)
* Satu buah gunting
* Satu buah tang
* Lakban
* Dua buah tali
* Beberapa buah tali tis
* Sepasang sarung tangan

“Saat ini pelaku AF beserta seluruh barang bukti berupa alat setrum, gunting, tang, lakban, tali, tali tis, dan sarung tangan sudah kami amankan di Mapolsek untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Azel Arisandi.

Penangkapan pelaku ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan lainnya dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan pribadi, terutama saat berada di dalam kendaraan. Pihak kepolisian terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Denpasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *