YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (K-SPPG) Mandalamukti 3 memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan ketidaksesuaian dalam operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut K-SPPG, sejumlah informasi yang beredar tidak menggambarkan kondisi sebenarnya dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat apabila tidak disertai fakta yang utuh.
“Kami perlu meluruskan informasi yang berkembang karena sebagian besar tidak sesuai dengan kondisi operasional yang sebenarnya di lapangan,” ujar K-SPPG Mandalamukti 3 dalam keterangan tertulis yang diterima media, Senin (15/6/2026).
Sebelumnya, sebuah unggahan di media sosial memuat berbagai tudingan terkait operasional SPPG Mandalamukti 3. Beberapa di antaranya menyangkut keberadaan kepala dapur, tenaga ahli gizi, hingga persoalan pembayaran gaji.
Menanggapi hal tersebut, K-SPPG menjelaskan bahwa pihak yang menyampaikan informasi tersebut merupakan mantan relawan yang sudah tidak lagi terlibat dalam kegiatan SPPG Mandalamukti 3.
“Yang bersangkutan telah diberhentikan berdasarkan hasil evaluasi internal dan saat ini tidak memiliki kewenangan maupun keterlibatan dalam kegiatan operasional SPPG Mandalamukti 3,” jelasnya.
K-SPPG menegaskan bahwa pelayanan kepada para penerima manfaat Program MBG tetap berlangsung normal dan sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh proses operasional, kata dia, dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan serta berada dalam pengawasan pihak terkait.
Ia juga membantah adanya dugaan penyimpangan sebagaimana yang disampaikan dalam unggahan tersebut. Menurutnya, manajemen SPPG selalu melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan kualitas pelayanan terus meningkat.
“Setiap program tentu memiliki ruang evaluasi. Namun evaluasi tersebut dilakukan melalui mekanisme resmi dan bertanggung jawab, bukan berdasarkan asumsi atau informasi yang tidak terverifikasi,” katanya.
Lebih lanjut, K-SPPG mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia mengimbau agar masyarakat melakukan verifikasi kepada sumber yang kompeten sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan suatu informasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan prinsip tabayyun serta memperoleh informasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, K-SPPG menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Mandalamukti. Pihaknya memastikan komitmen untuk terus memberikan pelayanan secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat. Kepercayaan ini akan terus kami jaga dengan menjalankan program secara optimal demi memberikan manfaat terbaik bagi para penerima manfaat,” tutupnya.
(Didin)





















