Perpisahan Nil Maizar dengan Sumsel United: Langkah Baru Menuju Semen Padang FC
Sumsel United, klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan, secara resmi mengakhiri kerja samanya dengan pelatih kepala Nil Maizar setelah satu musim memimpin “Laskar Juaro”. Keputusan ini tak terlepas dari pengumuman Nil Maizar yang akan mengambil alih kemudi Semen Padang FC untuk kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Kepulangan pelatih asal Sumatera Barat ke klub yang dijuluki “Kabau Sirah” ini sekaligus menandai berakhirnya episode kiprahnya bersama Sumsel United.
“Sejauh bangau terbang, pasti akan kembali ke rumah juga,” ujar Nil Maizar, mengibaratkan keputusannya untuk kembali ke tanah kelahirannya. Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu, Juni 2026, mengkonfirmasi transisi kariernya.
Presiden klub Semen Padang FC, Andre Rosiade, secara langsung mengumumkan penunjukan Nil Maizar sebagai pelatih baru. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami umumkan pelatih baru untuk Semen Padang FC mengarungi Liga 2 musim 2026/2027 adalah Coach Nil Maizar,” kata Andre Rosiade dalam sebuah pernyataan resmi.
Nil Maizar bukanlah nama baru dalam kancah sepak bola nasional. Pengalamannya yang luas di kompetisi kasta kedua Indonesia menjadi salah satu faktor kunci yang membuat Semen Padang menjatuhkan kepercayaan untuk mengisi kursi kepelatihan. Pengalaman ini diharapkan dapat membawa “Kabau Sirah” kembali ke jalur kejayaan.
Perjalanan Bersama Sumsel United
Selama menukangi Sumsel United di musim 2025/2026, Nil Maizar berhasil mengukir prestasi dengan membawa tim finis di peringkat keempat Liga Championship. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan taktis dan kepemimpinannya dalam meracik strategi tim.
Selain itu, peran Nil Maizar juga signifikan dalam mendatangkan sejumlah pemain berkualitas yang memperkuat skuad “Laskar Juaro” di Palembang. Beberapa nama yang patut disorot antara lain:
-
Diego Piress Dall Oca: Gelandang asal Brasil ini menjadi motor serangan tim di lini tengah, mengatur alur bola dan mendistribusikan umpan-umpan krusial. Kehadirannya memberikan dimensi baru dalam permainan Sumsel United.
-
Juninho Cabral: Striker asal Brasil ini membuktikan ketajamannya di lini depan. Ia tampil produktif sepanjang musim dan berhasil menjadi top skor bagi Sumsel United, menjadi andalan dalam urusan mencetak gol.
Motivasi di Balik Keputusan
Meskipun meninggalkan Sumsel United, Nil Maizar menekankan bahwa keputusannya bukanlah sekadar perpisahan, melainkan sebuah langkah baru untuk mengabdikan diri kepada daerah kelahirannya. “Ini sebuah keputusan yang tidak mudah diambil. Namun tanah kelahiran tidak bisa dilupakan,” ungkapnya, menunjukkan ikatan emosional yang kuat dengan Sumatera Barat.
Ia memiliki harapan besar untuk membawa Semen Padang FC kembali berjaya dan bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Degradasi ke Liga 2 menjadi cambuk bagi klub asal Sumatera Barat ini, dan Nil Maizar diharapkan menjadi nahkoda yang mampu mengembalikan kejayaan mereka.
Sebelum mengakhiri pernyataannya, Nil Maizar juga tak lupa menyampaikan salam hangat kepada insan media di Sumatera Selatan. Ia mengapresiasi dukungan yang telah diberikan selama perjalanan kariernya bersama Sumsel United. “Salam buat teman-teman, kita akan bertemu lagi di tempat yang sama,” tutupnya, menyiratkan optimisme untuk kembali bertemu dalam kapasitas yang berbeda di masa depan.
Perpisahan ini menjadi babak baru bagi Sumsel United dan Nil Maizar. Bagi Sumsel United, ini menjadi tantangan untuk mencari sosok pelatih baru yang mampu melanjutkan estafet kepelatihan. Sementara bagi Nil Maizar, ini adalah kesempatan untuk membuktikan kembali kapasitasnya di klub yang memiliki sejarah panjang dalam persepakbolaan Indonesia.
Kiprah Nil Maizar di kancah sepak bola Indonesia telah lama dikenal. Sebelum membesut Sumsel United, ia pernah melatih beberapa klub besar seperti Semen Padang FC sendiri di masa lalu, Persib Bandung, Mitra Kukar, dan Persela Lamongan. Pengalamannya ini tentu menjadi modal berharga saat kembali menukangi Semen Padang FC.
Liga 2 musim 2026/2027 diprediksi akan semakin panas dengan kehadiran pelatih-pelatih berpengalaman seperti Nil Maizar. Persaingan untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 akan semakin ketat, dan Semen Padang FC dengan pelatih barunya dipastikan akan menjadi salah satu penantang serius.
Harapan besar disematkan oleh para pendukung Semen Padang FC agar Nil Maizar dapat mengembalikan “Kabau Sirah” ke kasta tertinggi. Perjalanan masih panjang, namun dengan pengalaman dan motivasi yang dimiliki, optimisme menyelimuti kubu Semen Padang FC menyambut musim baru.


















