YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Semangat kolaborasi antara Polri, Pemerintah Desa, dan generasi muda mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Hari Bhayangkara ke-80 dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapang Sepak Bola Benteng Katineung, Kampung Cikawung RT 01 RW 11, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (21/6/2026).
Turnamen yang diikuti 11 klub terbaik perwakilan RW se-Desa Mekarjaya tersebut menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar melalui kolaborasi antara Polsek Cikalongwetan Polres Cimahi, Pemerintah Desa Mekarjaya, dan Karang Taruna Maju Jaya Desa Mekarjaya.
Kegiatan pembukaan dihadiri Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., perwakilan Camat Cikalongwetan, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat Ahmad Fauji, S.Ag., Kepala Desa Mekarjaya Obar Sobarna, S.IP., Bhabinkamtibmas Aiptu Edi Heryanto, Babinsa Serka Hanjan, unsur BPD, MUI Desa Mekarjaya, Karang Taruna Maju Jaya yang dipimpin Cunarya, panitia pelaksana yang diketuai Ramdan, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Turnamen yang akan berlangsung hingga 17 Agustus 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga simbol kuatnya sinergitas antar lembaga dan elemen masyarakat dalam membangun ruang positif bagi generasi muda.
Ketua Panitia, Ramdan, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan turnamen tidak lepas dari dukungan semua pihak yang terlibat.
“Ini bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi hasil gotong royong bersama. Kami bersyukur Polsek Cikalongwetan, Pemerintah Desa, Karang Taruna, para tokoh masyarakat dan seluruh warga dapat bersatu mewujudkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga turnamen ini menjadi agenda tahunan yang terus berkembang,” ujarnya.
Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna, S.IP., menilai kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi contoh positif dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
“Turnamen ini lahir dari semangat kebersamaan. Pemerintah Desa sangat mengapresiasi dukungan Polsek Cikalongwetan dan Karang Taruna Maju Jaya yang bersama-sama menjadi motor penggerak kegiatan. Ketika pemerintah, aparat keamanan, dan pemuda berjalan beriringan, maka kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat akan lebih mudah terwujud,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Danramil Cikalongwetan melalui Babinsa Desa Mekarjaya Serka Hanhan menyebut olahraga mampu menjadi sarana pemersatu masyarakat sekaligus wadah pembinaan generasi muda.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mempererat hubungan antar warga dan memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan bakatnya. Kami mendukung penuh kegiatan yang dapat memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas wilayah,” ungkapnya.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya milik institusi Polri, tetapi juga momentum untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa menjaga keamanan dan membangun masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Polri membutuhkan dukungan pemerintah desa, pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Melalui turnamen sepak bola ini kami ingin mempererat silaturahmi, meningkatkan sinergitas, sekaligus memberikan ruang bagi lahirnya atlet-atlet sepak bola potensial dari Desa Mekarjaya,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan Ketua Karang Taruna Maju Jaya, Cunarya, para pemuda turut mengambil peran penting dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan aktif Karang Taruna menjadi bukti bahwa pemuda mampu menjadi garda terdepan dalam mendukung program pembangunan sosial dan kemasyarakatan di tingkat desa.
Dengan mengusung semangat sportivitas, persatuan, dan gotong royong, Turnamen Sepak Bola Hari Bhayangkara ke-80 dan HUT RI ke-81 diharapkan tidak hanya melahirkan juara di lapangan hijau, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara Polri, Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan masyarakat dalam menjaga harmoni serta kemajuan Desa Mekarjaya.
(Didin)











