YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Harapan masyarakat Kampung Cipanas dan Kampung Bojong Koneng, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, akhirnya terwujud. Jembatan Gantung Garuda Merah Putih sepanjang 32 meter dengan lebar 1,5 meter resmi dibuka untuk umum melalui prosesi pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Sukabumi Andreas bersama Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf. Beny Syafri, Senin (27/7/2026).
Jembatan yang menghubungkan wilayah RT 001/RW 003 dan RT 002/RW 023 itu diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan pendidikan, perekonomian, hingga kelancaran mobilitas warga setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi Andreas menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih merupakan bentuk perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap masyarakat, khususnya di daerah yang membutuhkan akses penghubung antarwilayah.
“Jembatan Gantung Garuda ini adalah salah satu bentuk kecintaan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat Indonesia. Alhamdulillah, pelaksanaannya berjalan sesuai rencana dan kualitasnya sangat memuaskan,” ujar Andreas.

Sementara itu, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf. Beny Syafri mengatakan bahwa jembatan di Cibadak merupakan jembatan keempat yang telah rampung dibangun dari total enam jembatan yang sedang dikerjakan oleh jajaran Kodim 0607/Kota Sukabumi.
Menurutnya, empat jembatan yang telah selesai berada di Kecamatan Cikembar, Cisaat, Parungkuda, dan Cibadak. Sedangkan dua jembatan lainnya masih dalam tahap pembangunan di wilayah Kecamatan Sukaraja, tepatnya di Desa Kebonpedes dan Desa Bojong Asih.
Beny menjelaskan, pembangunan Jembatan Gantung Garuda Merah Putih di Cibadak diselesaikan dalam waktu sekitar 50 hingga 60 hari melalui sinergi erat antara unsur TNI, Pemerintah Daerah, Polri, serta dukungan penuh dan partisipasi aktif masyarakat setempat.

“Dengan kerja sama, kekompakan, dan semangat gotong royong, seluruh kesulitan dapat diselesaikan. Mudah-mudahan jembatan ini memberikan manfaat besar bagi pendidikan, perekonomian, dan seluruh kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar tetap aman, kokoh, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang demi kepentingan bersama.
Tak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga tampil mencolok dengan balutan warna merah putih. Menurut Beny, pemilihan warna itu bukan sekadar menyambut momen Hari Kemerdekaan, melainkan menjadi simbol semangat nasionalisme dan kecintaan yang mendalam kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Seluruh jembatan yang kami bangun kami gunakan warna merah putih. Itu adalah simbol kecintaan kita kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Dengan diresmikannya Jembatan Gantung Garuda Merah Putih ini, masyarakat Cibadak kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan nyaman. Keberadaan jembatan ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun daerah.
Reporter: Mirna
( Kabiro Sukabumi )









































