Tuduhan terhadap TNI di Gunung Botak Dinilai Rekayasa: Tidak Berdasar, Ciptakan Gaduh Demi Kepentingan Sendiri

NAMLEA, YUTELNEWS.COM —”Pemberitaan yang beredar luas dengan narasi menuduh seluruh jajaran TNI yang bertugas di kawasan Gunung Botak dinilai sangat tidak berdasar, mengada‑ada, dan sengaja dirancang untuk memicu kegaduhan di tengah masyarakat serta mencoreng nama baik institusi TNI pada, Senin, (27/07/2026).

Narasi yang disebarkan itu murni permainan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab, semata‑mata demi kepentingan kelompok sendiri.

Padahal fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya: belakangan terungkap perilaku oknum mahasiswa yang kerap mendatangi warga maupun penambang lokal untuk meminta uang.

Apabila permintaan tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menggelar aksi demonstrasi, sekaligus memutarbalikkan fakta untuk menuduh anggota TNI yang sedang berjaga menjaga keamanan wilayah.

Perbuatan pungutan liar serta intimidasi dengan ancaman demo ini sungguh sangat disayangkan, merusak wibawa kaum intelektual, dan berusaha mengalihkan perhatian dari kesalahan sendiri dengan menyalahgunakan nama institusi keprajuritan.

Padahal TNI hadir di sana untuk menjaga ketertiban, melindungi rakyat, dan menjaga kedaulatan wilayah, bukan untuk kepentingan perorangan atau kelompok tertentu.

Menuduh secara membabi buta tanpa bukti yang sah adalah tindakan provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan dan merusak kepercayaan masyarakat.

Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi berita rekayasa.

Jika benar ada indikasi pelanggaran, laporkan secara resmi lengkap dengan bukti yang sah, dan biarkan hukum yang berbicara secara adil dan transparan.

Jangan biarkan kebenaran dikalahkan oleh kebohongan yang disebarkan hanya demi keuntungan sesaat dan menyusahkan rakyat banyak.

(Tim, A,1)

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

NEWS FEED