YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Semangat membangun desa tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Pemerintah Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, menunjukkan komitmennya dengan menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong melaksanakan pengecoran bahu jalan di Kedusunan Pasirhuni, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat dimulai dari kepedulian, kebersamaan, serta keterlibatan langsung masyarakat. Melalui budaya gotong royong, pemerintah desa bersama warga berupaya menciptakan lingkungan yang lebih baik sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
Sejumlah warga tampak turun langsung membantu proses pengecoran bahu jalan di sisi kiri dan kanan. Dengan semangat kebersamaan, mereka bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan demi mendukung perbaikan infrastruktur lingkungan agar lebih tertata, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, yang akrab disapa Iing, menegaskan bahwa gotong royong merupakan salah satu kekuatan utama dalam mendorong kemajuan desa. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat perlu terus dipelihara agar pembangunan tidak hanya menghasilkan perubahan fisik, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial.
“Gotong royong ini bukan sekadar kegiatan kerja bakti, tetapi menjadi bukti bahwa ketika pemerintah desa dan masyarakat bergerak bersama, pekerjaan yang berat bisa terasa lebih ringan. Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki agar masyarakat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan,” ujar Iing.
Ia juga mengajak seluruh ketua RT dan RW serta masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan di lingkungan masing-masing. Partisipasi warga, menurutnya, tidak boleh berhenti ketika pekerjaan selesai, tetapi harus berlanjut melalui upaya menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun bersama.
Iing menilai, keberhasilan pembangunan desa tidak semata-mata diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun. Lebih dari itu, kemajuan desa juga tercermin dari kuatnya persatuan, tingginya kepedulian sosial, serta keterlibatan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.
“Harapan kami, semangat gotong royong ini terus hidup, bukan hanya hari ini. Mari kita bangun Pawenang bersama-sama, mulai dari lingkungan sendiri. Kalau masyarakat kompak dan saling peduli, insyaallah cita-cita menuju Pawenang Mencang bisa kita wujudkan,” tambahnya.
Pawenang Mencang, Bukan Sekadar Slogan
Pengecoran bahu jalan di Kedusunan Pasirhuni menjadi salah satu wujud nyata upaya Pemerintah Desa Pawenang dalam mendorong pembangunan berbasis kebersamaan. Semangat Pawenang Mencang, yang mengusung nilai maju, berdaya, cerdas, mandiri, dan sejahtera, diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui program dan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Gotong royong juga menjadi pengingat bahwa membangun dan merawat desa merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa berperan sebagai penggerak pembangunan, sementara partisipasi masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan tersebut.
Melalui kebersamaan yang terus dipupuk, Desa Pawenang diharapkan semakin berkembang, memiliki infrastruktur lingkungan yang lebih baik, serta mampu memperkuat budaya gotong royong sebagai modal sosial dalam mewujudkan desa yang maju dan sejahtera.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Kedusunan Pasirhuni menjadi gambaran bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana. Ketika pemerintah desa dan masyarakat berjalan beriringan, pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan bersama demi masa depan desa yang lebih baik.
Reporter: Mirna (Kabiro Sukabumi)





















