SEDANAU – NATUNA, YITELNEWS.COM ||Kondisi tiga ruas jalan di kawasan pelantar laut Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, kembali mendapat sorotan sejumlah warga. Jalan Pattimura, Gang Pemda 1, dan Gang Pemda 2 yang sebelumnya telah diberitakan, hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat karena kondisinya dinilai semakin mengkhawatirkan.
Pada Minggu (20/9/2026), sekitar pukul 14.30 WIB, awak YutelNews.Com kembali mengonfirmasi Raja Agustiawan selaku anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Natuna terkait keluhan warga dan perkembangan penanganan ketiga ruas jalan tersebut.
Raja Agustiawan membenarkan bahwa keluhan masyarakat masih terus disampaikan, termasuk pertanyaan mengenai realisasi perbaikan jalan yang dinilai sangat vital bagi aktivitas warga.
“Memang benar, beberapa warga masih terus menanyakan kepada kami selaku Tim TP2D terkait kondisi ketiga ruas jalan tersebut. Harapan masyarakat, penanganannya dapat segera direalisasikan pada tahun 2027 melalui rencana anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK),” ungkap Raja Agustiawan.
Ia menjelaskan, Gang Pemda 1 memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas bongkar muat barang antarpulau, termasuk distribusi hasil tangkapan nelayan. Sementara itu, Gang Pemda 2 dan Jalan Pattimura juga menjadi akses yang saling terhubung dan terus digunakan masyarakat setiap hari.
“Ketiga ruas jalan ini sangat vital, terutama Gang Pemda 1 yang aktivitas bongkar muat barang antarpulau dan hasil tangkapan nelayan masih berlangsung. Kondisi Gang Pemda 2 dan Jalan Pattimura juga sangat rawan. Ketiganya saling terhubung dan menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Menurut Raja Agustiawan, masyarakat tetap memanfaatkan akses tersebut meskipun kondisi konstruksi jalan sudah memprihatinkan. Pada sejumlah bagian, jalan beton yang rusak masih mengandalkan topangan kayu sebagai penyangga. Warga pun terus mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati demi menghindari risiko kecelakaan.
“Harapan warga, tahun 2027 penanganan jalan ini segera terealisasi. Jalan tersebut sangat penting bagi nelayan, aktivitas ekonomi masyarakat, dan angkutan barang antarpulau,” imbuh Raja Agustiawan.
Warga berharap aspirasi yang telah berulang kali disampaikan melalui TP2D kepada Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan realisasi pembangunan sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Hingga berita lanjutan ini diterbitkan, awak YutelNews.Com masih berupaya memperoleh keterangan dari instansi teknis terkait mengenai tahapan dan kepastian penanganan ketiga ruas jalan tersebut.
(Red: Darmansyah, Kepala Biro Natuna YutelNews.Com)





















