Dapur MBG Jadi Petaka! Rp2 Miliar Raib, Tanah Diam-Diam Berpindah Tangan

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Niat mulia berujung petaka. Siti Eni Nuraeni (40), warga Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, harus menelan kenyataan pahit setelah diduga menjadi korban penipuan dalam transaksi jual beli tanah oleh rekan bisnisnya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, pada Jumat (17/4/2026), saat korban tengah merintis pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Alih-alih mewujudkan program sosial, ia justru kehilangan uang hingga Rp2 miliar, termasuk aset bangunan yang telah berdiri di atas lahan tersebut.

Kasus ini kini telah resmi dilaporkan ke Polres Sukabumi dengan nomor laporan STTLP/B/184/IV/2026/SPKT dan tengah dalam proses penyelidikan.

“Saya sudah bangun toko material di atas lahan itu, rencananya mau dijadikan dapur MBG. Tapi tiba-tiba saya tahu tanahnya sudah dijual lagi ke orang lain,” ungkap Siti dengan nada kecewa.

Menurut keterangan, korban awalnya membeli lahan dari terlapor berinisial YW dengan harga Rp300 juta. Ia kemudian kembali mengeluarkan dana sekitar Rp280 juta untuk pengurusan sertifikat serta biaya operasional lainnya.
Namun tanpa sepengetahuan korban, tanah tersebut diduga telah dialihkan kepada pihak lain berinisial R pada Februari 2026.

Tak hanya itu, korban juga mencurigai adanya keterlibatan pihak lain. Ia menduga seorang oknum Ketua Yayasan yang sebelumnya menjadi mitra dalam rencana pembangunan dapur MBG turut berperan dalam dugaan praktik tersebut.

“Saya merasa dijebak. Mereka seolah-olah mendukung rencana usaha saya, tapi ternyata tanahnya sudah dijual diam-diam,” tegasnya.

Akibat kejadian ini, korban tidak hanya kehilangan uang dalam jumlah besar, tetapi juga bangunan rumah dan toko seluas 557 meter persegi yang telah ia dirikan di atas lahan tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan atau praktik mafia tanah yang melibatkan lebih dari satu pihak.

Terlapor YW dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan perbuatan curang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kini, harapan korban hanya satu: keadilan dapat ditegakkan dan haknya bisa kembali.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Lapas Warungkiara Kembangkan Pertanian Produktif, Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Jum’at ( 17/4/2026 )

Pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan lapas kini ditanami berbagai komoditas pangan, mulai dari buah-buahan hingga sayuran hortikultura.

Program ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomis.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, mengungkapkan bahwa sejumlah komoditas unggulan yang tengah dibudidayakan di antaranya Pisang Raja Bulu sebanyak 2.500 pohon, Pisang Tanduk 1.000 pohon, Terong Bulat 4.000 pohon, Terong Ungu 4.000 pohon, serta Cabai Rawit 4.000 pohon. Selain itu, terdapat pula tanaman timun, kacang panjang, pakcoy, kangkung, caisim, daun bawang, seledri, hingga nanas.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam mendukung program ketahanan pangan, serta bagian dari 13 program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Panji,

Lebih lanjut, Panji menambahkan bahwa Lapas Warungkiara ditargetkan menjadi percontohan (pilot project) sebagai penyuplai komoditas pisang di wilayah Jawa Barat.

Seluruh aktivitas pertanian dan peternakan di dalam lapas melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program pemberdayaan. Melalui kegiatan ini, para warga binaan dibekali keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.

“Seluruh kegiatan
pemberdayaan ini kami fokuskan kepada warga binaan, dengan tetap berkolaborasi bersama masyarakat sekitar. Saat ini, lahan pertanian juga terus kami perluas,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Lapas Warungkiara tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Sinergi Pemkab Sukabumi dan Lapas Warungkiara Kian Kuat, Jalan Menuju SAE Kini Makin Optimal

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara terus diperkuat. Hal ini terlihat dari kunjungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi ke Lapas Warungkiara pada kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan menuju Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), yang sebelumnya telah dilakukan pengerasan menggunakan hot mix. Jalan tersebut menjadi akses utama dalam menunjang aktivitas pembinaan warga binaan di lingkungan lapas.

Dalam peninjauan itu, tim Disperkim bersama jajaran Lapas Warungkiara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas jalan, mulai dari kondisi fisik hingga aspek keberlanjutan infrastruktur. Hal ini dilakukan guna memastikan jalan tetap layak digunakan dan mampu mendukung kegiatan pembinaan secara optimal.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan menuju SAE merupakan langkah strategis dalam memperkuat program pembinaan berbasis kemandirian.

“Dengan akses jalan yang baik, kegiatan pembinaan di lahan SAE bisa berjalan lebih maksimal. Ini sangat membantu kami dalam menciptakan warga binaan yang mandiri dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Disperkim Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang berdampak luas, termasuk bagi lembaga pemasyarakatan.

Peninjauan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada masyarakat umum, tetapi juga menyentuh sektor pembinaan sebagai bagian penting dalam sistem pemasyarakatan nasional.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan hubungan antara Pemkab Sukabumi dan Lapas Warungkiara semakin solid, serta mampu menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan memberikan manfaat nyata di masa depan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Langkah Tegas! Puskesmas Cicantayan Kebut Pendataan Balita Rawan Stunting

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan. Kali ini, Puskesmas Kecamatan Cicantayan menggelar kegiatan screening dan pendataan bagi anak-anak yang masuk kategori rawan stunting sebagai langkah awal sebelum penyaluran bantuan Pangan Makanan Tambahan (PMT) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kegiatan screening ini merupakan rangkaian pemeriksaan medis untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan, faktor risiko, hingga potensi gangguan tumbuh kembang pada anak, bahkan sebelum muncul gejala klinis.

Program ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap di delapan desa wilayah kerja Puskesmas Cicantayan, yakni Desa Cicantayan, Sukadamai, Hegarmanah, Cimanggis, Cimahi, Cisande, Cijalingan, dan Lembur Sawah. Masing-masing desa menjadi lokasi kegiatan selama delapan hari.
Pada Kamis (16/4/2026), kegiatan dipusatkan di Aula Kantor Desa Sukadamai.

Tercatat lebih dari 80 balita mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, serta indikator tumbuh kembang lainnya.

Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar berkat kolaborasi tim medis Puskesmas Cicantayan bersama kader Posyandu, serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Sukadamai yang dipimpin Kepala Desa Rudi Hartono.
Para balita tampak mengikuti proses pemeriksaan secara bergiliran di bawah pengawasan tenaga medis, sementara para orang tua turut mendampingi dengan antusias.

Bidan Risma dari tim medis Puskesmas Cicantayan menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum bantuan disalurkan.

“Screening ini bertujuan untuk mendapatkan data yang akurat. Nantinya, data tersebut menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan PMT dari Kemenkes agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan PMT akan disalurkan melalui Pokja IV dan kader Posyandu di masing-masing desa, sehingga distribusinya lebih efektif dan tepat guna.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadamai, Rudi Hartono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Desa Sukadamai mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Dengan adanya screening ini, balita yang rawan stunting dapat terdata dengan baik dan selanjutnya mendapatkan bantuan PMT melalui Puskesmas yang disalurkan oleh kader Posyandu. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena sangat membantu dalam meningkatkan kesehatan anak dan mengurangi jumlah balita yang berisiko stunting,” ungkapnya.

Melalui langkah terstruktur ini, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kecamatan Cicantayan semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi)

Dijanjikan Waterboom, Kini Batal! Warga Fitra Pratama Residence Layangkan Somasi

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Kekecewaan mendalam dirasakan warga Perumahan Fitra Pratama Residence, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Janji pembangunan fasilitas umum berupa kolam renang (waterboom) dan aula yang sempat menjadi daya tarik utama saat pemasaran, hingga kini tak kunjung direalisasikan oleh pihak pengembang. Kamis ( 16/4/2026 )

Ketua lingkungan, Roni Melias, mengungkapkan bahwa sejak awal, developer menjanjikan pembangunan fasilitas tersebut sebagai bagian dari sarana dan prasarana (fasos dan fasum) perumahan. Namun, setelah sebagian besar unit hunian terjual, rencana tersebut justru dibatalkan.

“Awalnya dijanjikan akan dibangun waterboom. Tapi setelah kami datangi kantor developer dan menggelar pertemuan, pihak manajemen justru menyatakan tidak akan membangunnya. Ini tentu sangat mengecewakan warga,” ujar Roni.

Merasa dirugikan, warga telah menempuh berbagai upaya, mulai dari komunikasi langsung hingga rapat bersama pihak pengembang. Namun karena tidak membuahkan hasil, warga akhirnya melayangkan surat somasi pada 17 Maret 2026 sebagai bentuk peringatan resmi.

“Somasi sudah kami kirimkan, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan ataupun komitmen dari developer. Padahal fasilitas itu menjadi salah satu alasan utama warga membeli rumah di sini,” tambahnya.

Selain waterboom, warga juga menuntut realisasi pembangunan aula sebagai fasilitas penunjang kegiatan sosial dan kemasyarakatan di lingkungan perumahan. Ketiadaan fasilitas tersebut dinilai mengurangi hak konsumen yang seharusnya dipenuhi oleh pengembang.

Warga berharap pihak developer dapat segera memberikan kejelasan dan bertanggung jawab atas janji yang telah disampaikan di awal pemasaran.

“Kami hanya menuntut apa yang sudah dijanjikan. Jangan sampai konsumen merasa dirugikan karena janji yang tidak ditepati,” tegas Roni.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak developer Fitra Pratama Residence belum memberikan keterangan resmi terkait somasi dan tuntutan warga tersebut.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Terungkap! Dugaan Penipuan Tanah di Sukabumi, Sertifikat Tak Kunjung Terbit hingga Lahan Diduga Dijual Ganda

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Dugaan praktik penipuan dalam transaksi jual beli tanah kembali mencuat di Kabupaten Sukabumi. Kasus yang terjadi di kawasan Angga Yuda, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak ini kini tengah menjadi sorotan, setelah korban melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Senin ( 13/4/2026 )

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTPL) tertanggal 9 April 2026, kasus ini bermula dari transaksi jual beli tanah pada 20 Maret 2019. Pelapor, Siti Eni Nuraeni, mengaku membeli sebidang tanah dari terlapor Yudistra Wahyudin dengan nilai Rp300 juta.

Namun sejak awal, status tanah tersebut diketahui masih dalam jaminan bank. Kondisi ini seharusnya menjadi penghalang dalam proses transaksi, mengingat secara hukum tanah yang masih diagunkan tidak dapat diperjualbelikan secara bebas sebelum dilakukan pelunasan.

Alih-alih membatalkan transaksi, korban justru diminta untuk memberikan sejumlah uang tambahan dengan alasan pengurusan sertifikat. Dalam proses yang berlangsung bertahap, total dana yang telah diserahkan mencapai sekitar Rp280 juta, yang disebut-sebut digunakan untuk menebus sertifikat dari pihak bank serta biaya administrasi lainnya.

Kejanggalan semakin terlihat ketika korban diperbolehkan menguasai lahan bahkan membangun di atasnya, meski sertifikat belum berpindah tangan. Di atas tanah tersebut, kini telah berdiri sebuah rumah dan bangunan toko. Praktik ini dinilai tidak lazim dan diduga menjadi bagian dari upaya meyakinkan korban agar tetap percaya.

Selama hampir tujuh tahun, kepastian hukum atas kepemilikan tanah tersebut tak kunjung terealisasi. Setiap kali ditanyakan, pelapor hanya menerima jawaban normatif, mulai dari alasan proses belum selesai hingga permintaan tambahan dana.

Puncak persoalan terjadi pada Februari 2026. Korban mengaku baru mengetahui bahwa tanah yang telah dibelinya diduga telah dialihkan kepada pihak lain.

Lahan tersebut kini disebut berada dalam penguasaan seseorang bernama Roni.
Temuan ini memunculkan dugaan kuat adanya praktik penjualan ganda (double selling), bahkan mengarah pada indikasi unsur kesengajaan dalam rangkaian transaksi tersebut.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang tidak sedikit. Selain nilai pembelian tanah dan biaya tambahan, kerugian juga mencakup pembangunan fisik di atas lahan, dengan total ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Cibadak Kompol I. Djubaedi, SH., menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu dan mengawal proses hukum yang sedang berjalan di tingkat Polres Sukabumi.

“Kami mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum. Laporan sudah diterima dan saat ini dalam penanganan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian membuka ruang bagi seluruh pihak yang terkait untuk memberikan klarifikasi guna mengungkap fakta secara terang.

“Silakan pihak-pihak yang bersangkutan hadir memberikan keterangan. Semua akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kasus ini pun memunculkan pertanyaan serius terkait lemahnya pengawasan dalam transaksi pertanahan. Bagaimana mungkin tanah yang masih berstatus jaminan bank dapat diperjualbelikan hingga terjadi penguasaan fisik oleh pembeli?

Sejumlah praktisi hukum menilai, apabila dugaan ini terbukti, maka perbuatan tersebut berpotensi melanggar hukum dan dapat dijerat dengan pasal penipuan dan/atau penggelapan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor belum memberikan keterangan resmi. Publik pun kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengungkap secara tuntas kasus yang dinilai sarat kejanggalan ini.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam melakukan transaksi properti. Memastikan legalitas dokumen serta melibatkan notaris atau PPAT menjadi langkah penting guna menghindari potensi sengketa di kemudian hari.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

GRIB Jaya Resmi Kukuhkan PAC Cibadak, Santuni 100 Anak Yatim Piatu

 YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Suasana penuh semangat dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus Anak Cabang (PAC) GRIB Jaya Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang digelar di Lapangan Desa Warnajati, Minggu ( 12/4/2026 )

 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penguatan organisasi, tetapi juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada 100 anak yatim piatu, yang semakin menambah nilai kemanusiaan dalam acara tersebut.

Ketua GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi, H. Muhammad Hermawan yang akrab disapa H. Bram, menegaskan bahwa penyerahan SK ini merupakan bentuk legitimasi resmi bagi kepengurusan PAC Cibadak agar dapat bergerak secara terarah dan terstruktur.

“Ini adalah langkah awal untuk memperkuat organisasi di tingkat kecamatan. Saya tekankan kepada PAC yang sudah dilantik agar mampu bersinergi dengan unsur Muspika, ormas lain, serta masyarakat. Kebersamaan adalah kunci,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan GRIB Jaya di Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan tren positif. Dari total 47 kecamatan, seluruhnya telah terbentuk kepengurusan, meski baru dua kecamatan yang menerima SK definitif, yakni Tegalbuleud dan Cibadak.

“Yang lain masih berstatus SK sementara dan akan segera menyusul. Dalam waktu dekat, wilayah dapil Palabuhanratu juga akan dilakukan pengukuhan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PAC GRIB Jaya Kecamatan Cibadak, Ferdi Ferdiansyah, menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi lebih aktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. GRIB Jaya Cibadak harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai organisasi, tapi juga sebagai solusi,” ujarnya.

Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah, dihadiri oleh pengurus DPC, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut menyaksikan prosesi pengukuhan dan penyerahan santunan.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang tidak hanya fokus pada penguatan internal, tetapi juga aktif berkontribusi bagi masyarakat luas.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Dirgahayu ke-80 TNI AU: Haji Boy dan SPPG Cibadak Batununggal Kompak Gaungkan Semangat Pertahanan Udara

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air kembali digaungkan dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara. Keluarga besar SPPG Cibadak Sukabumi Batununggal bersama tokoh masyarakat, H. Boy (Haji Boy), turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa terbaik bagi kejayaan TNI Angkatan Udara. Sabtu ( 11/4/2026 )

Dalam kesempatan tersebut, H. Boy menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian TNI AU yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.

“Dirgahayu ke-80 TNI Angkatan Udara. Semoga semakin profesional, modern, dan tangguh dalam menjaga langit Nusantara, serta selalu menjadi kebanggaan rakyat Indonesia,” ungkap H. Boy.

Menurutnya, di tengah tantangan global yang semakin kompleks, peran TNI AU kian strategis dalam menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dukungan dari masyarakat pun dinilai menjadi energi tambahan bagi para prajurit dalam menjalankan tugas negara.

Keluarga besar SPPG Cibadak Batununggal juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung TNI AU sebagai benteng pertahanan udara bangsa. Momentum HUT ke-80 ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang pengabdian, sekaligus pijakan untuk terus melangkah lebih kuat, modern, dan profesional.

Dengan semangat Dirgahayu ke-80, harapan besar disematkan agar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara semakin solid, unggul dalam teknologi, dan siap menghadapi berbagai tantangan demi menjaga kedaulatan langit Nusantara.

Dirgahayu ke-80 TNI Angkatan Udara Jaya di Udara, Perkasa Menjaga Nusantara!

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Rumah Nyaris Roboh, Harapan Kembali Tumbuh! Gotong Royong Warga Batununggal Bangunkan Hunian Layak untuk Lansia 69 Tahun

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Semangat kebersamaan kembali hidup di tengah masyarakat Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, pada Jumat (10/04/2026). Warga bersama pemerintah kecamatan dan desa kompak melaksanakan gotong royong membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik seorang lansia, Ibu Neni (69), yang tinggal di Kampung Selamanjah RT 004/007.

Sejak pagi hari, suasana penuh kehangatan dan kepedulian tampak jelas di lokasi. Rumah sederhana milik Ibu Neni yang sebelumnya nyaris roboh mulai dibongkar sebagai tahap awal pembangunan ulang, demi mewujudkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.

Camat Cibadak, Mulyadi, yang turun langsung ke lokasi, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kekompakan semua pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama Kepala Desa Batununggal dan masyarakat Kampung Selamanjah melaksanakan gotong royong pembongkaran rumah Ibu Neni. Insya Allah akan segera kita bangun kembali. Terima kasih kepada para donatur, semoga menjadi amal ibadah. Kita ingin menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batununggal juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya Camat Cibadak yang turut mendorong terlaksananya kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih, khususnya kepada Bapak Camat yang telah menggerakkan kegiatan ini, sehingga pembangunan rumah Ibu Neni dapat segera terlaksana. Ini merupakan bukti nyata kepedulian dan kebersamaan kita semua,” ungkapnya.

Program RTLH ini menjadi cerminan bahwa nilai solidaritas sosial masih terjaga kuat di tengah masyarakat. Tanpa harus menunggu bantuan besar, warga bersama pemerintah mampu bergerak cepat memberikan bantuan kepada sesama yang membutuhkan.

Reporter: Mirna
Kabiro Sukabumi

Rumah Nyaris Roboh, Harapan Kembali Tumbuh! Gotong Royong Warga Batununggal Bangunkan Hunian Layak untuk Lansia 69 Tahun

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Semangat kebersamaan kembali hidup di tengah masyarakat Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, pada Jumat (10/04/2026). Warga bersama pemerintah kecamatan dan desa kompak melaksanakan gotong royong membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik seorang lansia, Ibu Neni (69), yang tinggal di Kampung Selamanjah RT 004/007.

Sejak pagi hari, suasana penuh kehangatan dan kepedulian tampak jelas di lokasi. Rumah sederhana milik Ibu Neni yang sebelumnya nyaris roboh mulai dibongkar sebagai tahap awal pembangunan ulang, demi mewujudkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.

Camat Cibadak, Mulyadi, yang turun langsung ke lokasi, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kekompakan semua pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah hari ini saya bersama Kepala Desa Batununggal dan masyarakat Kampung Selamanjah melaksanakan gotong royong pembongkaran rumah Ibu Neni. Insya Allah akan segera kita bangun kembali. Terima kasih kepada para donatur, semoga menjadi amal ibadah. Kita ingin menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batununggal juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya Camat Cibadak yang turut mendorong terlaksananya kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih, khususnya kepada Bapak Camat yang telah menggerakkan kegiatan ini, sehingga pembangunan rumah Ibu Neni dapat segera terlaksana. Ini merupakan bukti nyata kepedulian dan kebersamaan kita semua,” ungkapnya.

Program RTLH ini menjadi cerminan bahwa nilai solidaritas sosial masih terjaga kuat di tengah masyarakat. Tanpa harus menunggu bantuan besar, warga bersama pemerintah mampu bergerak cepat memberikan bantuan kepada sesama yang membutuhkan.

Reporter: Mirna
Kabiro Sukabumi

Petugas PDAM Cibadak Kebutan Perbaikan Pipa hingga Malam Demi Kelancaran Distribusi Air

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Upaya meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat terus dilakukan Perumda PT Tirta Jaya Mandiri (TJM)/PDAM Cabang Cibadak. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mempercepat pekerjaan pemasangan serta perbaikan jaringan pipa yang dilakukan hingga malam hari di kawasan simpang tiga Pelabuhan Ratu–Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/4/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah petugas masih berjibaku menyelesaikan pekerjaan meskipun waktu telah memasuki malam. Dengan dukungan peralatan kerja dan penerangan yang memadai, proses pemasangan serta perbaikan jaringan pipa terus dipacu agar distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Pengerjaan hingga malam hari ini dilakukan sebagai bagian dari strategi percepatan penyelesaian proyek. Selain itu, langkah tersebut juga dimaksudkan untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas yang biasanya lebih padat pada siang hari.

Melalui pengerjaan yang dipercepat, diharapkan proses perbaikan jaringan dapat segera rampung sehingga pelayanan air bersih kepada pelanggan dapat kembali normal tanpa kendala.

Pihak Perumda TJM Cabang Cibadak juga mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar area pekerjaan agar tetap berhati-hati. Dukungan dan pengertian warga dinilai sangat membantu kelancaran proses perbaikan yang tengah berlangsung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Perumda TJM dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi air bersih bagi warga Cibadak dan sekitarnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Lapangan Jaya Gumbira Ditutup Sementara, Pemdes Pawenang Lakukan Pembenahan Fasilitas

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Pemerintah Desa Pawenang resmi menutup sementara Lapangan Sepak Bola Jaya Gumbira untuk seluruh aktivitas masyarakat.
Penutupan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembenahan dan peningkatan fasilitas agar lapangan menjadi lebih layak, aman, dan nyaman digunakan. Selasa ( 7/4/2026 )

Langkah tersebut langsung mendapat perhatian dari warga, khususnya kalangan pemuda yang selama ini memanfaatkan lapangan sebagai pusat kegiatan olahraga.

Kepala Desa Pawenang, Aa Hilman Nul Hakim (Aa Iing), menyampaikan bahwa keputusan ini diambil demi kepentingan jangka panjang masyarakat serta peningkatan kualitas sarana olahraga di desa.

“Kami memahami ini menjadi hal yang cukup berat bagi masyarakat, terutama anak-anak dan pemuda. Namun ini langkah penting agar ke depan Lapangan Jaya Gumbira bisa lebih baik, lebih nyaman, dan menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat diminta untuk tidak menggunakan area lapangan demi menjaga keselamatan serta kelancaran pekerjaan.

“Kami mohon kerja sama seluruh warga untuk mematuhi kebijakan ini dan tidak melakukan aktivitas di lokasi selama proses perbaikan berlangsung,” tambahnya.

Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar area pembangunan serta menghormati keputusan yang telah ditetapkan.

Meski sempat menuai beragam tanggapan, langkah ini mulai dipahami sebagai bagian dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas fasilitas olahraga bagi masyarakat.

Diharapkan, setelah proses pembenahan selesai, Lapangan Jaya Gumbira dapat kembali dimanfaatkan dengan kondisi yang lebih baik dan menjadi kebanggaan warga Desa Pawenang.

Reporter: Mirna
(Kabiro Sukabumi)

Komitmen tegas wujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas penyalahgunaan narkotika

YUTELNEWS.com| SUKABUMI ,Komitmen memberantas narkoba kembali ditegaskan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara. Melalui tes urine massal terhadap petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2026, Senin (06/04/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, di lingkungan Lapas Warungkiara.

Pelaksanaan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa tes urine ini merupakan langkah nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan Lapas Warungkiara benar-benar bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi siapa pun, baik petugas maupun warga binaan,” tegasnya.

Sebanyak 86 petugas dari berbagai bidang mengikuti tes, mulai dari pejabat struktural, regu pengamanan, staf KPLP, Kamtib, Binadik, Tata Usaha, hingga CPNS. Selain itu, 60 WBP juga turut menjalani tes urine yang dilakukan secara acak.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif, menjadi indikator kuat bahwa lingkungan Lapas Warungkiara dalam kondisi bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Kurnia menambahkan, hasil ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan.

“Kami tidak akan lengah. Lingkungan yang bersih dari narkoba harus terus dijaga demi keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.

Tes urine ini juga menjadi bagian dari langkah deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan dan peredaran gelap narkotika di dalam lapas.

Selain itu, kegiatan ini merupakan implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus mendukung program “BersiNAR” (Bersih dari Narkoba) sebagai pilot project nasional dalam upaya P4GN.

Dengan hasil yang seluruhnya negatif, Lapas Warungkiara kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba.

Reporter: Mirna
Kabiro Sukabumi

Sertijab Danyonif 310/Kidang Kencana Tongkat Komando Berpindah, Semangat Baru untuk Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Suasana khidmat sekaligus penuh semangat mewarnai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri 310/Kidang Kencana, Brigade Infanteri 15/Kujang II, di Cikembar. Tongkat komando resmi berpindah dari Letkol Inf. Beny Syafri, SH., M.HAM kepada Letkol Angga Sukma, S.IP., M.Tr.Mil. bertempat di Mako batalyon 310 Cikembar, kabupaten Sukabumi Senin [6/4/2026].

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari melalui upacara militer, dilanjutkan dengan prosesi sertijab dan acara penyambutan komandan baru. Momentum ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi menjadi simbol keberlanjutan dan dinamika organisasi yang sehat di tubuh TNI AD.

Letkol Angga Sukma dalam pernyataannya menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah dirintis pendahulunya. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan tugas di lingkungan Yonif 310.

“Pada prinsipnya saya akan melanjutkan program yang sudah berjalan dan berupaya melaksanakannya dengan lebih baik. Kami siap menjalankan tugas-tugas Yonif 310 secara maksimal,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada tugas tempur, Letkol Angga juga menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Hal ini terlihat dari kehadiran unsur Forkopimda dalam acara tersebut, termasuk Wali Kota Sukabumi dan Wakil Bupati Sukabumi.

“Kami tidak hanya menjalankan fungsi tempur, tapi juga hadir di tengah masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah akan terus kami perkuat demi mendukung pembangunan di Kota dan Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Ia pun memberikan pesan tegas kepada seluruh prajurit Yonif 310/Kidang Kencana agar terus menjaga disiplin dan profesionalisme.

“Pergantian jabatan ini menunjukkan organisasi yang dinamis. Saya berharap seluruh prajurit tetap menjaga kehormatan, disiplin, dan profesionalitas agar menjadi kebanggaan TNI AD dan masyarakat Sukabumi,” tegasnya.

Sementara itu, Letkol Inf. Beny Syafri mengungkapkan kesan mendalam selama kurang lebih 361 hari memimpin Yonif 310. Ia menilai sinergitas antara TNI, Polri, serta instansi pemerintah di wilayah Sukabumi telah terjalin sangat baik.

“Banyak kesan selama saya bertugas di sini. Sinergitas TNI-Polri dan seluruh instansi berjalan sangat baik. Harapan saya, hal-hal positif yang sudah dibangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia pun berharap wilayah Sukabumi ke depan semakin aman, tentram, dan sejahtera.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi energi baru bagi Yonif 310/Kidang Kencana untuk semakin solid, profesional, dan terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan di Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Gebrakan Silaturahmi! Ketua Fraksi Gerindra Teddy Setiadi Hadiri Anniversary ke-35 Oakley Community

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Nuansa hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa dalam perayaan Anniversary ke-35 Oakley Community yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal, Kehadiran Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, menjadi energi tersendiri yang memperkuat semangat silaturahmi dalam acara tersebut. Sabtu, ( 4/4/2026 )

Mengusung tema kebersamaan dan kepedulian sosial, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antaranggota, tetapi juga diisi dengan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Teddy Setiadi menyampaikan pesan yang menggugah tentang pentingnya menjaga hubungan silaturahmi.

“Walaupun tangan tidak selalu bisa berjabat, namun ikatan silaturahmi tidak boleh terputus demi mencapai kebahagiaan bersama. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keselamatan dalam berkendara bagi seluruh anggota komunitas.

“Komunitas harus menjadi contoh yang baik di masyarakat. Tetap solid, namun juga harus disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Oakley Community, Endang Kusnadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan yang diberikan.

“Kehadiran beliau menjadi semangat bagi kami. Dukungan ini sangat berarti sehingga acara dapat berjalan lancar dan penuh makna,” ungkapnya.

Acara berlangsung meriah, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai kebersamaan.
Diharapkan, Oakley Community terus tumbuh menjadi komunitas yang solid, inspiratif, serta konsisten memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Reporter: Mirna
(Kabiro Sukabumi)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.