Gelar Budaya dan Bakti Sosial Warnai Milangkala ke-5 Paguyuban Lalana Banten Kidul

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Paguyuban Lalana Banten Kidul memperingati Milangkala ke-5 dengan menggelar Gelar Budaya dan Bakti Sosial yang berlangsung pada Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen paguyuban dalam melestarikan Budaya Sunda dan budaya Banten sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Acara tersebut dihadiri tokoh Ketua Paguyuban Lalana Banten Kidul beserta jajarannya, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh budaya. Turut hadir Abah Usep dari Kesepuhan Cisungsang, sebagai tokoh adat yang dikenal konsisten menjaga nilai-nilai kearifan lokal Banten Kidul. Hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, yang memberikan dukungan langsung terhadap eksistensi paguyuban.

Dalam gelar budaya tersebut, berbagai kesenian tradisional bernuansa Budaya Sunda ditampilkan sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai kearifan lokal yang telah mengakar kuat di Kabupaten Sukabumi. Kehadiran tokoh adat Kesepuhan Cisungsang semakin menguatkan makna kegiatan sebagai upaya menjaga kesinambungan tradisi leluhur.

Dalam kesempatan itu, Teddy Setiadi menyampaikan bahwa lahirnya Paguyuban Lalana Banten Kidul berangkat dari berbagai permasalahan yang ada di wilayah unggulan Kabupaten Sukabumi, khususnya terkait minimnya ruang pelestarian budaya lokal, termasuk Budaya Sunda dan budaya Banten, agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa Paguyuban Lalana Banten Kidul berdiri secara resmi dengan legalitas yang jelas, sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai organisasi ilegal.

“Saya sendiri selaku pembina menegaskan bahwa Paguyuban Lalana Banten Kidul ini sah secara hukum, bukan ilegal dan bukan abal-abal. Legalitasnya jelas, dan SK lama yang ada di Bendungan telah dihapus serta disesuaikan,” ujar Teddy Setiadi.

Ia menambahkan, secara administratif Paguyuban Lalana Banten Kidul berkedudukan di wilayah Kecamatan Kabandungan.
Namun secara kekeluargaan dan organisatoris, paguyuban ini terbuka untuk berkembang dan memperluas jaringan pelestarian budaya.

“Paguyuban ini dapat menyebarluaskan dan menguatkan Budaya Sunda dan budaya Banten, agar jaringannya semakin luas di wilayah Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Selain gelar budaya, rangkaian bakti sosial juga menjadi bagian penting dalam peringatan milangkala tersebut. Bantuan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian sosial Paguyuban Lalana Banten Kidul.

Melalui momentum milangkala ke-5 ini, Paguyuban Lalana Banten Kidul diharapkan semakin solid, berdaya, dan mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga Budaya Sunda serta nilai-nilai adat Kesepuhan sebagai identitas lokal, sekaligus memperkuat kebersamaan sosial di Kabupaten Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Satu Abad NU di Sukabumi, PCNU Tegaskan Siap Kawal Pembangunan dan Perkuat Persatuan Umat

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat Kabupaten Sukabumi menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis NU sebagai mitra pemerintah sekaligus garda terdepan dalam menjaga persatuan umat dan mendukung pembangunan daerah.

Hal itu ditegaskan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi, KH. E.S.
Mubarok, saat menghadiri peringatan Satu Abad NU yang berlangsung di Sekretariat PCNU Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/1/2026). Acara tersebut turut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas.

“NU akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Kami siap mengawal, mendukung, dan menyukseskan visi-misi pembangunan Kabupaten Sukabumi,” tegas KH. E.S. Mubarok di hadapan para kader dan tamu undangan.

Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara merupakan kunci utama dalam menciptakan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan umat. Ia juga mengapresiasi kepemimpinan daerah yang dinilainya dekat dengan rakyat serta memiliki perhatian besar terhadap warga Nahdlatul Ulama.

“Kita bersyukur Kabupaten Sukabumi dipimpin oleh pemimpin yang selalu hadir di tengah masyarakat dan menunjukkan kecintaan kepada NU,” ujarnya.

Dalam rangkaian peringatan satu abad Nahdlatul Ulama, PCNU Kabupaten Sukabumi juga merencanakan acara akbar yang akan dipusatkan di Palabuhanratu. Kegiatan tersebut direncanakan menghadirkan ribuan kader NU dari seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Lebih dari seribu kader NU akan hadir dalam puncak peringatan Harlah Satu Abad NU di Palabuhanratu. Ini akan menjadi momentum konsolidasi dan kebangkitan NU di Sukabumi,” tambahnya.

Sementara itu, Katib Syuriah PCNU Kabupaten Sukabumi, KH. Sidik Suparman, menyampaikan bahwa satu abad NU bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan ajang muhasabah dan penguatan nilai-nilai ke-NU-an.
Ia menekankan pentingnya menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta merawat persatuan umat dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kader NU harus terus menjadi penjaga persatuan umat dan stabilitas bangsa, khususnya di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar NU dan para ulama dalam menjaga kondusivitas daerah.

Menurutnya, NU telah lama menjadi mitra strategis pemerintah, mulai dari pembangunan mental-spiritual masyarakat, pendidikan pesantren, hingga menjaga harmoni sosial.

“Peran PCNU dan ulama sangat krusial dalam membangun Sukabumi yang religius, damai, dan berdaya saing,” kata Bupati.

Kegiatan peringatan satu abad Nahdlatul Ulama tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim, sebagai wujud nyata kepedulian sosial NU terhadap masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Santunan Anak Yatim, Wujud Kepedulian Sosial Pemerintah Desa Pawenang

YUTELNEWS.com – Pawenang ,Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti kegiatan sosial yang digelar Pemerintah Desa Pawenang melalui program santunan anak yatim dan yatim piatu yang berlangsung di Aula Desa Pawenang, Mencrang, Jumat (30/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, puluhan anak yatim dan yatim piatu mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/sederajat yang berada di wilayah Desa Pawenang menerima santunan.

Program ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Pawenang dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini tidak sekadar penyaluran bantuan, melainkan juga menjadi sarana menghadirkan semangat, harapan, dan motivasi bagi anak-anak agar tetap optimis menatap masa depan.

“Kami ingin anak-anak merasa diperhatikan dan tidak sendiri. Semoga santunan ini dapat memberikan kebahagiaan serta menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Hilman Nulhakim.

Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Suasana kebersamaan terasa hangat, mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang terus dijaga di Desa Pawenang.

Pemerintah Desa Pawenang berharap kegiatan sosial ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua pihak, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.

Reporter: Mirna
(Kabiro Sukabumi)

Kepala Kemenag Sukabumi Resmikan Gedung PHTC Madrasah TA 2025

YUTELNEWS.com – Sukabumi,Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi, H. Dadang Ramdani, M.Si, secara resmi meresmikan Gedung Pusat Health Training Center (PHTC) Madrasah Tahun Anggaran 2025 di lingkungan Kemenag Kabupaten Sukabumi.Jum’at,( 30/1/2026 )

Seremoni peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat serta unsur strategis di lingkungan Kemenag Kabupaten Sukabumi. Turut hadir Kasubag Kemenag Kabupaten Sukabumi, H. Maman Hidayat, S.Ag., M.Si, Kasi Pendidikan Madrasah Kabupaten Sukabumi, Kepala KUA Kecamatan Cibadak, Pokjawas Kabupaten Sukabumi, Koordinator Pengawas (Korwas) Kabupaten Sukabumi, serta perwakilan KKMA, KKMTs, KKMI, dan KKRA Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, acara juga dihadiri para Kepala Madrasah Negeri jenjang MA, MTs, dan MI, salah satunya Nur Dahlan, S.Pd.I, serta guru madrasah penerima manfaat program PHTC.

Dalam sambutannya, H. Dadang Ramdani, M.Si menyampaikan bahwa pembangunan Gedung PHTC Madrasah merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat kualitas layanan dan peningkatan sumber daya manusia di lingkungan madrasah.

“Gedung PHTC Madrasah ini diharapkan menjadi pusat pelatihan, pembinaan, dan penguatan kompetensi guru madrasah, sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Sementara itu, Nur Dahlan, S.Pd.I menyambut baik diresmikannya Gedung PHTC Madrasah tersebut. Ia menilai keberadaan fasilitas ini sangat penting dalam menunjang peningkatan kapasitas guru serta kualitas layanan pendidikan madrasah.

Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas yang tersedia di Gedung PHTC Madrasah.

Program PHTC Madrasah Tahun Anggaran 2025 ini memberikan bantuan kepada beberapa satuan pendidikan madrasah di Kabupaten Sukabumi, di antaranya MIN 2 Kabupaten Sukabumi, MIN 4 Kabupaten Sukabumi, MI Ciater, MI Malingut, serta MTs Az-Zain.

Dengan diresmikannya Gedung PHTC Madrasah TA 2025 ini, Kemenag Kabupaten Sukabumi berharap dapat menghadirkan layanan pendidikan madrasah yang lebih representatif, berkualitas, dan berkelanjutan, seiring dengan tuntutan peningkatan mutu pendidikan di masa mendatang.

Reporter: Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Polsek Cikembar Taman Jagung Di Lahan 1 Hektar Swasebada Pangan

YUTELNEWS.com – CIKEMBAR ,Dukungan terhadap program swasembada pangan nasional tak hanya berhenti di meja rapat. Jajaran Polsek Cikembar membuktikannya dengan turun langsung ke lahan, menanam benih jagung di area seluas 1 hektare di Kampung Sedamukti, Desa Bojongraharja, Kamis (29/1/2027).

Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi lintas sektor antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani lokal dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.

Penanaman jagung tersebut dihadiri Camat Cikembar, perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), jajaran Polsek Cikembar, serta para petani setempat. Kolaborasi ini dinilai penting di tengah tantangan krisis pangan global dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Kapolsek Cikembar, IPTU Yadi Supriadi, S.H., M.Si., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program strategis pemerintah.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif mendukung ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung ini diharapkan mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan di wilayah Cikembar,” ujarnya.

Menurutnya, langkah konkret seperti ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan produktif, sekaligus membangun kesadaran bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, penanaman jagung ini diharapkan menjadi awal dari penguatan sektor pertanian lokal yang berkelanjutan, sekaligus bukti bahwa swasembada pangan dimulai dari desa,” Pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Rutan Kelas II A Batam Ikuti Zoom Meeting Pengarahan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan, Persiapan NATARU serta Program Aksi Tahun 2026

YITELNEWS.com /Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Batam mengikuti kegiatan Zoom Meeting pengarahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait tugas dan fungsi pemasyarakatan, persiapan Natal dan Tahun Baru (NATARU), serta Program Aksi Tahun 2026, yang diselenggarakan pada Senin (22/12).

Kepala Rutan Kelas II A Batam, Fajar Teguh Wibowo bersam jajaran pada kesempatan yang sama mengikuti pengarahan kegiatan Zoom Meeting di Rutan Kelas II A Batam secara virtual.

Kegiatan ini bertujuan untuk menegaskan kembali komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia turut mengikuti kegiatan ini secara daring.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan bahwa dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, poin ke-enam hingga ke-tiga belas merupakan program yang berkaitan langsung dengan pemasyarakatan. Selain itu, disampaikan pula terkait tata kelola penyediaan bahan makanan (BAMA) Tahun Anggaran 2026 agar dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Makanan di UPT Pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan juga menekankan pentingnya kesiapan UPT Pemasyarakatan dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (NATARU). Pelayanan kunjungan keluarga warga binaan serta pemberian remisi khusus Natal diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal dengan tetap berpedoman pada SOP. Pengamanan selama perayaan NATARU dapat melibatkan sinergi dengan pihak Kepolisian dan TNI, serta dukungan dari Balai Pemasyarakatan dalam perbantuan pengamanan layanan kunjungan.

Melalui pengarahan kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran rutan kelas IIA dapat menyamakan persepsi dan mengimplementasikan arahan pimpinan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kemasyarakatan guna meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, humanis dan berorientasi pada pembinaan. /Red

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.