Tak Terpengaruh Kondisi Anggaran, Pengurus PBFI Kabupaten Bandung Pererat Ajang Silahturohim Konsisten Bina Atlet Binaraga

Bandung -InfoNesia.me// Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kabupaten Bandung menggelar buka puasa bersama di sebuah rumah makan ternama di Bandung, pada Rabu (11/03/2026).

Dalam acara tersebut diikuti oleh atlet andalan yang merupakan atlet Pekan Olahraga Provinsi Jabar, baik yang lolos BK dengan mendulang medali ataupun peraih tiket Porprov XV Jabar.

Ketua PBFI Kabupaten Bandung H. Berry kepada wartawan di lokasi Bukber, meski di tengah efisiensi anggaran, para atlet tetap diberikan penyemangat yang tinggi.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut sekaligus sebagai ajang silaturahmi untuk menciptakan keakraban antara atlet dan pengurus. Bahkan yang paling utama, untuk menyampaikan arahan Ustad Persib selaku ketua umum KONI Kabupaten Bandung terkait dengan persiapan Porprov XV/2026 di Bogor.

“Insya Alloh atlet kami terus diberikan semangat agar tetap termotivasi menghadapi Porprov XV nanti. Kegiatan latihan rutin meskipun di bulan puasa, pemberian suplemen dan uang serta terus digenjot agar Raihan medali sesuai dengan yang ditargetkan tetap tercapai. Sebagaimana diketahui bahwa Porprov XV/2026 akan dilaksanakan 7-20 Nopember 2026 di Bogor. Jadi sebanyak 7 atlet kita yang lolos dalam babak kualifikasi (BK) Porprov XV/2026, masing-masing pada nomor binaraga dan body fitness. Seluruh atlet ini saat BK tahun lalu di kabupaten Garut tercatat ada 3 peraih medali serta 4 atlet lainnya masuk mengantongi tiket Porprov,” papar H. Berry.

Bukber yang digelar untuk lebih mempererat persaudaraan itu sekaligus jadi ajang monev cabor binaraga/fitness yang dipimpinnya. Pihaknya tidak segan – segan mengingatkan agar seluruh atletnya agar tetap melek dan tidak boleh kendor dalam berlatih.

“Mudah-mudahan perjuangan ini terus dipertahankan sehingga PBFI kabupaten Bandung tetap mendulang medali emas pada Porprov XV tahun 2026 di Bogor nanti,”harapnya.

Sementara itu Willy Ruspendi pelatih PBFI Kabupaten Bandung menjelaskan para atlet telah dipersiapkan matang untuk Porprov XV nanti. Pihaknya mengaku tidak ingin mengecewakan KONI kabupaten Bandung yang telah mendukung dengan memberikan anggaran pembinaan dan perlengkapan jelang Porprov nanti.

“Kami yakin dengan apa yang telah kami targetkan di Porprov nanti tidak muluk-muluk. Ini sudah disampaikan kepada KONI kabupaten Bandung, dalam rapat pleno terakhir pertengahan puasa lalu. Dengan begitu, doakan kami bisa kembali menjadi yang terbaik di mata KONI kabupaten Bandung terutama bapak bupati. PBFI Kabupaten Bandung tetap akan pertahankan raihan medali emas meskipun hanya satu,” tandas Willy.

Inilah atlet PBFI Kabupaten Bandung peraih tiket Porprov, yang lolos BK tahun lalu di kabupaten Garut.

1. Andri Serat (70 Kg)
2. Rusyana (70)
3. Arie Blade (75 Kg)
4. Ali Karna (85 Kg)
5. Ivhan F.G (85 plus Kg)
6. Iman Basri (Men’s Sport Physics over 170 cm)
7. Dani Tata (Men’s Athletic Physics -100+6Kg).

 

Yans.

Sinergi TNI dan Pemkab Bandung Wujudkan Pembangunan Desa Lewat TMMD ke-127 di Rancabali.

Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung mengapresiasi pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali yang resmi ditutup hari ini, pada Rabu (11/03/2026).

Penutupan kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb bersama jajaran TNI, perangkat daerah, serta unsur masyarakat.

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada TNI beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa.

“Pemerintah Kabupaten Bandung mengucapkan terima kasih kepada TNI dan seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam membangun desa melalui program TMMD ini. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena pembangunan desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa,” ujar Ali.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, di mana desa yang maju dan mandiri menjadi pilar penting bagi kemajuan negara.

“Kita semua memiliki keyakinan bahwa jika ingin menjadi negara yang maju dan kuat, maka pembangunan harus dimulai dari desa. Apa yang dilakukan melalui TMMD ini merupakan langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program TMMD dan karya bakti TNI melalui alokasi anggaran sekitar Rp9 miliar dari APBD. Dukungan tersebut dilaksanakan pada satu lokasi TMMD reguler dan delapan lokasi karya bakti lainnya.

Selain itu, berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung juga memberikan dukungan melalui kegiatan fisik maupun nonfisik dengan total anggaran sekitar Rp1,1 miliar.

Adapun sasaran pembangunan dalam kegiatan TMMD kali ini meliputi pembangunan jalan beton, rabat beton, tembok penahan tanah, serta drainase yang tersebar di delapan desa lokasi kegiatan.

Secara khusus di Kecamatan Rancabali, pembangunan difokuskan pada pembangunan jalan beton sepanjang 1.500 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Ali menilai program TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga semangat kolaborasi dalamv membangun Kabupaten Bandung yang BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) menuju daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Kami berharap hasil pembangunan melalui program TMMD ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, meningkatkan akses wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung,” tutupnya.

 

Yans.

Kolaborasi Tim Pentahelix Penangan Banjir Dayeuhkolot, Terus Percepat Benahi Titik Rawan Banjir Dayeuhkolot.

Bandung – YUTELNEWS.com//  Kolaborasi tim pentahelix penanganan banjir dayeuhkolot, terus bergerak aktip, untuk mempercepat berbagia upaya teknis penanggulangan banjir Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.Meskipun berada di tengah bulan suci Ramadhan. pada Rabu (11/03/2026).

Pantauan awak media, tim Pentahelix melakukan pendampingan terhadap pihak konsultan dari DPUTR Kabupaten Bandung melalui UPTD Das Ciwidey Aat Safari, Serta Dinas SDA Propinsi Jawa Barat Sidik Pramadia, dalam rangka pengukuran pintu jembatan yang akan digunakan untuk akses kendaraan roda dua di jalur rel kereta api yang berlokasi di wilayah Desa Citeureup. Selain itu, dilakukan pula pengukuran pintu jembatan untuk kendaraan roda empat di RW 01

Tidak hanya itu, tim juga mendampingi kegiatan Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dalam rangka pengukuran rencana peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT) di kawasan Pasawahan Dayeuhkolot. Pengukuran tersebut meliputi perencanaan pemasangan TPT baru sepanjang 87 meter yang membentang dari depan PT Daliatek, PT Metro Garmen hingga depan Bulog Dayeuhkolot.

Selain pemasangan baru, juga dilakukan pengukuran untuk peninggian TPT sepanjang sekitar 190 meter guna memperkuat sistem pengendalian air di kawasan tersebut yang selama ini kerap terdampak luapan air saat hujan deras.

Lebih lanjut, Tim juga melakukan pengukuran untuk rencana pembangunan enam titik pintu air yang dinilai strategis untuk mengatur sirkulasi dan pengendalian aliran air di kawasan rawan banjir yang berada di Crossing Jalan BBS, Crossing Jalan RW 03 Pasawahan, Jembatan Radio, Jembatan Sekegong (2 unit), Saluran Zhong Xin dan Cipal 1. ” Selain kegiatan pengukuran, Tim juga melakukan monitoring lanjutan terhadap proses normalisasi anak Sungai Cipalasari yang berada di kawasan pabrik Zhong Xin. Normalisasi tersebut bertujuan memperlancar aliran air dan mengurangi potensi sedimentasi yang kerap menjadi penyebab meluapnya air saat debit meningkat.

Di lokasi yang sama, tim juga memantau proses pembangunan kolam penampungan air yang berlokasi di RW 02 Kelurahan Pasawahan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu di wilayah tersebut.

Ketua Tim Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan tidak menjadi alasan untuk mengendurkan kerja lapangan dalam upaya mengatasi persoalan banjir.

Bulan Ramadhan bukan menjadi penghalang bagi kami untuk terus bergerak. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi. ” Tim Pentahelix bersama pemerintah daerah, provinsi, serta berbagai pihak terus berupaya agar penanganan banjir di Dayeuhkolot bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi dan pendampingan langsung di lapangan menjadi kunci agar setiap program penanganan banjir dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Yang kita lakukan hari ini adalah memastikan seluruh rencana teknis mulai dari TPT, pintu air hingga normalisasi saluran benar-benar terukur dengan baik. Harapannya, ketika pembangunan dilakukan, semuanya sudah matang dan mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan banjir di kawasan Dayeuhkolot,” tambahnya.

Tri Rahmanto pun mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta pemerintah untuk terus memperkuat kolaborasi dalam upaya penanganan banjir yang berkelanjutan.

“Penanganan banjir ini bukan hanya tugas pemerintah semata. Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pelaku industri, hingga pemangku kebijakan untuk bersama-sama serta aktif terlibat dalam upaya penanganan banjir. Jika kita bergerak bersama, insyaallah persoalan banjir di Dayeuhkolot bisa kita atasi secara bertahap,” tegasnya.

 

Yans.

Kepala Satpel SDA Cimahi Rudiman Bersama Dinas PUTR , Pentahelix Hadir Langsung Monitoring Kegiatan Normalisasi

Bandung –YUTELNEWS.com// Kegiatan normalisasi saluran air yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat melalui Satpel Cimahi Ciasem Hulu terus berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan fungsi drainase dan mengantisipasi potensi genangan dan banjir di wilayah Cisirung, Palasari ,Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.pada selasa (10/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Satpel Cimahi,Ciasem Hulu, Rudiman, turut hadir langsung melakukan monitoring dilokasi dan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai usulan Pentahelix dan standar teknis yang telah ditetapkan.

Monitoring dilakukan dengan meninjau kondisi saluran air yang tengah dinormalisasi bersama Dinas PUTR Kabupaten Bandung melalui UPTD Das Ciwidey serta Tim Pentahelix Dayeuhkolot dan tim teknis di lokasi pekerjaan.

Ketua Satpel Cimahi Rudiman menyampaikan bahwa normalisasi saluran ini merupakan bagian dari usulan Pentahelix dan upaya berkelanjutan dalam menjaga fungsi jaringan drainase agar tetap optimal, khususnya saat menghadapi musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses normalisasi berjalan dengan baik dan saluran air dapat berfungsi maksimal dalam mengalirkan debit air. Harapannya, upaya ini bisa membantu meminimalisir potensi genangan dan banjir di wilayah sekitar,” ujarnya dilokasi

Sementara itu, Ketua Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, DPUTR Kabupaten Bandung, serta unsur Pemerintah dan masyarakat dalam penanganan saluran air di wilayah Pasawahan.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting dalam upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan Dayeuhkolot.

Dalam penanganan banjir tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi semua unsur melalui konsep Pentahelix, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha hingga media. Kami sangat mengapresiasi langkah SDA Provinsi Jawa Barat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia pun berharap dalam kegiatan normalisasi saluran tersebut dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi genangan dan banjir yang selama ini menjadi persoalan di kawasan ini. upaya ini bisa memperlancar aliran air dan secara bertahap mengurangi potensi banjir yang sering dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

 

Yans.

Wamendagri Ahmad Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TBC

Bandung –YUTELNEWS.com//  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah (Pemda) mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC), terutama di sejumlah wilayah Jawa Barat dengan angka kasus yang masih tinggi. Langkah ini ditempuh melalui penguatan perencanaan dan penganggaran daerah.

Menurut Wiyagus, penanganan TBC merupakan bagian dari urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemda.

“Tuberculosis ini salah satu ya boleh dikatakan endemik yang memang harus mendapat perhatian khusus,” ujar Wiyagus saat Pertemuan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata dalam Upaya Percepatan Eliminasi TBC di Gedung Mohamad Toha Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan data kasus TBC agar strategi penanganan dapat dirumuskan secara lebih tepat. Dalam hal ini, Pemda diminta untuk tidak ragu menyampaikan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Kita jangan malu untuk mengekspos data yang sesungguhnya sekalipun itu besar dari segi angka, justru di sinilah nanti kita akan menentukan strategi yang tepat penanganannya,” katanya.

Selain itu, Wiyagus mengingatkan pentingnya kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga desa dalam upaya percepatan penanganan TBC. Peran camat, kepala desa, hingga kader masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

Ia menambahkan, penanganan TBC juga perlu memperhatikan berbagai faktor risiko, seperti kepadatan hunian, ventilasi rumah yang kurang baik, kemiskinan, hingga kondisi sanitasi yang tidak layak. Karena itu, upaya penanggulangan penyakit tersebut memerlukan kerja sama lintas sektor serta dukungan dari berbagai pihak.

Penanganan TBC yang terintegrasi diharapkan dapat menekan angka kasus sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari penguatan sumber daya nasional.

Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri.

 

 

Yans.

Pemkab Bandung Sosialisasikan Pengarusutamaan Gender kepada Aparat Penegak Hukum dan Unsur pentahelix

Bandung — YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung melalui bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk PPA) menyelenggarakan Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) bagi Aparat Penegak Hukum (APH) dan unsur pentahelix lainnya di Ruang Rapat Bapperida. pada Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat pemahaman lintas sektor mengenai pentingnya penerapan perspektif gender dalam kebijakan, pelayanan publik, serta proses penegakan hukum, sehingga tercipta pembangunan yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Kepala DALDUKPPA Kabupaten Bandung, dr. Mulja Munadjat, M.M., MH.Kes, menyampaikan bahwa pengarusutamaan gender merupakan strategi penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat yang setara bagi perempuan dan laki-laki.

“Pengarusutamaan gender bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat sinergi,” ujarnya.

Menurutnya, aparat penegak hukum memiliki peran strategis dalam memastikan proses penanganan kasus maupun pelayanan hukum dapat dilakukan secara adil, sensitif gender, dan berpihak pada perlindungan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai unsur pentahelix, yang meliputi pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta komunitas. Hadir di antaranya perwakilan dari Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Polresta Bandung, Pengadilan Agama Soreang, Kodim 0624 Kabupaten Bandung, Kementerian Agama Kabupaten Bandung, serta sejumlah organisasi masyarakat dan perguruan tinggi.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sektor swasta dan lembaga sosial seperti perusahaan, organisasi perempuan, dan yayasan yang memiliki perhatian terhadap isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memahami konsep dasar serta implementasi Pengarusutamaan Gender dalam tugas dan fungsi masing-masing, sehingga dapat mendorong lahirnya kebijakan, program, dan pelayanan yang lebih responsif gender serta mendukung terwujudnya Kabupaten Bandung yang inklusif dan berkeadilan.

DALDUKPPA Kabupaten Bandung berharap sinergi lintas sektor yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan daerah, khususnya dalam upaya mewujudkan perlindungan perempuan dan anak serta kesetaraan gender di Kabupaten Bandung. (**)

 

Yans.

Wabup Bandung Ali Syakieb Sambut Delegasi Lemhannas, Bahas Ketahanan Pangan dan Pembangunan Daerah

Bandung – YUTELNEWS.com// Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung,pada Senin (09/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan nasional di tingkat wilayah. Sebanyak 55 peserta dari berbagai instansi mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian studi lapangan tahun anggaran 2026.

Dalam kesempatan itu, Ali Syakieb menegaskan, kehadiran delegasi lintas instansi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga strategis negara dalam memetakan potensi wilayah.

Menurutnya, Kabupaten Bandung memiliki sejumlah sektor unggulan yang dapat menjadi contoh dalam mendukung ketahanan nasional, khususnya di bidang pangan dan ekonomi kerakyatan.

“Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah serta potensi wilayah yang dapat dikembangkan guna mendukung ketahanan nasional,” ujar Ali.

Dalam paparannya, ia menyoroti keunggulan sektor peternakan di kawasan Pangalengan yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi susu terbesar di Indonesia. Dari wilayah tersebut, produksi susu segar tercatat mencapai sekitar 75 ton per hari.

Produksi tersebut tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga pasokan pangan berbasis protein hewani bagi masyarakat luas.

Selain sektor peternakan, Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah pusat, salah satunya melalui implementasi program pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Ali menjelaskan, saat ini Kabupaten Bandung telah mengoperasikan sebanyak 331 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berfungsi mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bagi sekitar 1,2 juta penerima manfaat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah.

Di sisi lain, penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa juga terus didorong melalui pembentukan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini, sebanyak 278 koperasi telah aktif beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung.

Koperasi tersebut berperan penting dalam memutus rantai distribusi yang selama ini dikuasai oleh tengkulak, dengan cara menyerap langsung hasil pertanian dan peternakan masyarakat dengan harga yang lebih kompetitif.

Dengan sistem tersebut, petani dan peternak memperoleh kepastian pasar sekaligus harga jual yang lebih menguntungkan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua Rombongan SSDN P4N Angkatan 69, Roy Sinaga, menyampaikan apresiasi terhadap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bandung.

Roy mengungkapkan berdasarkan penilaian dari Gubernur Lemhannas, kinerja tata kelola pemerintahan daerah di Kabupaten Bandung dinilai berada di atas rata-rata nasional.

Menurut Roy, kegiatan studi strategis ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif terhadap berbagai aspek pembangunan daerah dengan menggunakan pendekatan Astagatra, yaitu konsep ketahanan nasional yang mencakup unsur geografi, sumber daya alam, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

“Tim yang terdiri dari berbagai instansi ini akan melakukan kajian komprehensif untuk melihat bagaimana kebijakan daerah dapat berkontribusi terhadap ketahanan nasional,” kata Roy.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta juga akan meninjau secara langsung sejumlah program yang telah berjalan di Kabupaten Bandung, termasuk integrasi pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik dan energi biogas di kawasan Kertasari.

Program tersebut dinilai sebagai salah satu inovasi yang tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, rombongan juga dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) yang berada di wilayah Pangalengan.

Koperasi tersebut dikenal sebagai salah satu koperasi peternakan terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam pengelolaan produksi susu dari para peternak lokal.

Kegiatan studi lapangan ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 Maret 2026 dengan berbagai agenda peninjauan langsung di sejumlah lokasi strategis.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para peserta dapat memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga strategis nasional ini juga diharapkan dapat melahirkan berbagai rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi pembangunan nasional ke depan.

Dengan potensi yang dimiliki, Kabupaten Bandung terus memantapkan posisinya sebagai salah satu daerah mitra strategis dalam mendukung stabilitas pangan nasional sekaligus menjaga iklim investasi yang kondusif.

Pertukaran gagasan dalam forum ini diharapkan mampu menghasilkan pemikiran yang kontributif bagi arah kebijakan pembangunan Indonesia di masa mendatang agar semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.(*)

 

Yans.

Hadir di Rapat Paripurna DPRD, Wabup Ali Syakieb Tekankan Pentingnya Regulasi Komprehensif Pengelolaan Aset Daerah

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna diwakili Wakil Bupati (Wabup) Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, pada Senin (09/03/2026).

Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung mengusulkan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) untuk dibahas pada tahun 2026.

Ali Syakieb menyebutkan usulan tersebut dinilai penting sebagai langkah penyesuaian terhadap terbitnya regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 mengenai pedoman pengelolaan barang milik daerah.

“Regulasi daerah yang saat ini berlaku, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 3 Tahun 2017, sudah tidak sepenuhnya selaras dengan ketentuan terbaru dari pemerintah pusat, sehingga perlu dilakukan penyesuaian melalui pembentukan peraturan daerah yang lebih relevan dengan perkembangan kebijakan nasional dan kebutuhan pengelolaan aset daerah saat ini,” tuturnya.**

 

Yans.

PSDA Propinsi Dorong Penanganan Normalisasi Wilayah Dayeuhkolot dengan Gerak Cepat

Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pengendalian Banjir dan Tata Air Daerah (PSDA) memprioritaskan percepatan penanganan normalisasi sungai serta wilayah rawan banjir di kawasan Cisirung Rt 01/ Rw 02, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 09/03/2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi musim hujan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat setempat.

Kepala Dinas SDA Provinsi Jawa Barat di wakili satpel cimahi Ciasem hulu Sidik Permadia , menyampaikan bahwa proses normalisasi akan mencakup beberapa tahapan utama. Pertama, pembersihan saluran air dari sampah dan endapan sedimen yang menyumbat aliran sungai. Kedua, pembangunan dan pemeliharaan tanggul serta bendungan kecil untuk mengatur debit air. Ketiga, pendataan dan pemetaan wilayah rawan genangan untuk menyusun langkah mitigasi yang tepat sasaran.

“Kawasan kelurahan Pasawahan memiliki peran penting dalam sistem drainase wilayah bagian selatan Jawa Barat. ” Dengan gerak cepat dalam penanganan normalisasi, kami berharap dapat meminimalkan risiko banjir dan meningkatkan fungsi ekosistem sungai,” ujarnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten Dis PUTR, Pentahelix, yang memiliki wilayah di Pasawahan, masyarakat lokal, serta pihak swasta Prima sebagai mitra kerja sama. Selain itu, dilakukan juga sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran air dan tidak membangun bangunan liar di zona rawan banjir.

Dalam tahap awal, kegiatan fokus pada sungai-sungai utama yang menjadi sumber aliran genangan di wilayah tersebut. Tim teknis telah melakukan survei lokasi dan menyusun rencana kerja yang terjadwal secara rinci, dengan target penyelesaian sebagian besar pekerjaan sebelum memasuki musim penghujan tahun depan.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung melalui Uptd Das Ciwidey Aat Safari, mengeluarkan apresiasi atas kecepatan penyelenggaraan program normalisasi Sumber Daya Air (SDA) yang digagas oleh Provinsi Jawa Barat di kawasan Pasawahan. Dukungan ini juga mendapatkan ucapan terima kasih dari berbagai komponen Pentahelik yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

Bahwa percepatan proses normalisasi memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Bandung yang memiliki wilayah di kawasan Pasawahan. “Kami sangat mengapresiasi langkah proaktif Provinsi Jawa Barat yang mendorong gerak cepat dalam penanganan normalisasi SDA. Hal ini akan membantu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas infrastruktur drainase di wilayah kami,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pentahelik Tri Rahmanto ,yang meliputi pemerintah daerah, akademisi, bisnis dan industri, masyarakat sipil, serta media massa ,menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak SDA Provinsi Jawa Barat. Perwakilan masyarakat sipil menyebutkan bahwa kolaborasi yang terbangun melalui program ini menjadi contoh baik dalam penanganan masalah sumber daya air yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas komitmen Dinas SDA Provinsi Jawa Barat. Melalui kerja sama Pentahelik, kami yakin program normalisasi ini tidak hanya akan selesai tepat waktu namun juga berkelanjutan,” ungkap Tri Rahmanto.

Pihak Dinas PUTR Aat Safari, juga menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program Pentahelix, mulai dari pendataan lokasi hingga pengawasan pelaksanaan pekerjaan di lapangan, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga hasil dari normalisasi yang telah dilakukan.

 

Yans.

Kang DS, Undang Insan Jurnalis Di Kediaman Dinas Bupati Bandung

BANDUNG –YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk kalangan jurnalis, melalui program pemberdayaan ekonomi sektor peternakan secara Profesional

Dalam sebuah pertemuan silaturahmi yang hangat bersama ratusan Pers Kab.Bandung yang berlangsung di pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS mengajak para awak media untuk terlibat aktif dalam usaha ternak ayam petelur sebagai langkah nyata meningkatkan taraf hidup dan menguatkan Swasembada telur atau Protein di Kabupaten Bandung.

​Bupati Kabupaten Bandung Dr HM.Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya sekadar memberikan wacana atau “janji kosong” (PHP) kepada masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bandung sebagai bukti nyata dari kebijakan yang ia ambil, pada Sabtu 07/03/2026.

​Dalam kesempatan tersebut, kang DS memaparkan beberapa poin penting rencana ke depan seperti halnya daam ​Pemberdayaan Peternakan.

Kang DS menargetkan penciptaan 700.000 ekor ayam petelur di Kabupaten Bandung untuk mendukung swasembada protein.

Rekan-rekan pers diajak untuk mulai berwirausaha peternakan, mulai dari skala kecil (50-100 ekor) hingga skala besar (1.000 ekor) yang akan dikoordinasikan nantinya.

​Dalam kesempatanya tersebut, kang DS juga menyampaikan ​pesan persatuan dan Silaturahmi ​menjelang Idul Fitri, dirinya menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dan profesionalisme antara pemerintah dan media. Ia berharap tidak ada dendam atau miskomunikasi yang diperbesar, melainkan saling memaafkan sebagai sesama manusia.

​”Mari kita transformasikan ekonomi ini bersama. Saya tidak mau hanya wacana, mari kita duduk bersama, hitung biayanya, dan laksanakan,” ujar Bupati Bandung Kang DS di hadapan para jurnalis.

​Pertemuan ditutup dengan harapan agar bulan Ramadan menjadi momentum untuk menyucikan hati dan memperkuat sinergi demi kemajuan Kabupaten Bandung.***

 

Yans.

Ketua Wn 88 Sub Unit 02 Bogor Raya,Rian Herdiansyah Bersama Jajaran Gelar Aksi Berbagi 500 Takjil untuk Pengguna Jalan di Dr. Semeru

Kota Bogor — YUTELNEWS.com// Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan WN 88 Sub Unit 02 Bogor Raya untuk menebar kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan berbagi takjil di Jalan Dr. Semeru, tepatnya di depan Alfamart Ruko 9C RT 04 RW 08, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Minggu (08/03/2026).

Dalam kegiatan sosial tersebut, sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Sasaran pembagian takjil meliputi pengendara sepeda motor, mobil, serta masyarakat sekitar yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka hampir tiba.

Aksi berbagi ini dipimpin langsung oleh Ketua WN 88 Sub Unit 02 Bogor Raya, Rian, bersama para anggota yang turut terlibat secara langsung dalam membagikan paket takjil kepada masyarakat.

Rian pun menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan,” ujar Rian kepada awak media.

Ia juga mengajak berbagai komunitas dan elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial selama Ramadhan, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari semangat berbagi.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah rekan media yang hadir melakukan peliputan, di antaranya Media Siber 88, Topline, TNI-Polri, Global Hukum Indonesia, dan Fokus Update.

Para penerima takjil tampak antusias dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Bagi sebagian pengendara yang masih berada di perjalanan, pembagian takjil ini dinilai sangat membantu untuk sekadar membatalkan puasa sebelum tiba di rumah.

Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat solidaritas antaranggota WN 88 Sub Unit 02 Bogor Raya serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan budaya berbagi di bulan Ramadan dapat terus tumbuh serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk melakukan kegiatan serupa di tengah masyarakat.

 

Yans.

Inovasi Pertanian Metode TIPAK Jadi Terobosan Baru Pertanian Desa

Kab. Bandung – YUTELNEWS com||Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Ahmad Riza Patria melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung pengembangan inovasi pertanian metode TIPAK, sebuah sistem tanam padi yang memungkinkan satu kali tanam menghasilkan empat kali panen dalam satu tahun,wilayah desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada rabu (07/01/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Thara Jaya Niaga, Diyan Angraeni, yang selama ini konsisten mengembangkan metode tersebut di berbagai daerah.

Ahmad Riza Patria menjelaskan bahwa inovasi TIPAK lahir melalui proses riset panjang dan pendampingan akademis, melibatkan para profesor dari Universitas Gadjah Mada serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Ia menilai metode ini memiliki keunggulan nyata dibandingkan sistem tanam padi konvensional, terutama dari sisi produktivitas dan efisiensi.

“Hasil di lapangan menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan,” katanya.

Ia berharap ke depan program TIPAK dapat dikelola bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh Indonesia. Dengan dukungan benih dan pupuk yang telah disiapkan secara terintegrasi, petani cukup melakukan satu kali tanam untuk memperoleh panen hingga empat kali dalam setahun.

Skema tersebut dinilai mampu menekan biaya sekaligus meningkatkan hasil usaha tani.

Lebih jauh, Ahmad Riza Patria menekankan pentingnya peran BUMDes dalam tata kelola pertanian desa. Melalui sistem manajemen yang baik dan mekanisme bagi hasil yang adil, petani tidak lagi bergantung pada tengkulak.

“Keuntungan akan lebih besar dan berkelanjutan, baik bagi petani maupun desa,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan metode TIPAK sejalan dengan arah kebijakan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun ekonomi dari desa untuk mendorong pemerataan dan pengentasan kemiskinan. Selain itu, inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.

“Insyaallah, jika diterapkan luas, kesejahteraan petani akan meningkat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Thara Jaya Niaga Diyan Angraeni menuturkan bahwa TIPAK merupakan hasil kerja berkelanjutan selama lima tahun terakhir. Hingga kini, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan 11 universitas di Indonesia. Program tersebut telah berjalan di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Bandung, Banyumas, Cirebon, dan Yogyakarta, serta mulai dikembangkan di luar Pulau Jawa.

“Kami optimistis TIPAK siap didorong menjadi program berskala nasional,” ujarnya. ***

 

Yans.

Aksi Nyata, Pemdes Cibeurem Madep Gelar Berkolaborasi Penanaman Seribu Pohon di Kaki Gunung , Kepedulian Bikin Lingkungan Asri.

Kab. Bandung – YUTELNEWS com|| Dalam rangka memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan mencegah potensi bencana alam di wilayah Desa Cibeurem, Pemdes Cibeurem Kabupaten Bandung, berkolaborasi menggelar aksi nyata penanaman seribu pohon di lahan kritis di Kaki Gunung wilayah,
Desa Cibeurem, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Pada selasa 06/01/2025.

Kegiatan tersebut yang diisi oleh Kepala Desa Cibeurem, Muspika, Forum Pencinta Alam Kab.Bandung, DLH, Ferum Jasa Tirta,Babinsa, Bhabinkamtibmas,ratusan warga lokal, dan tokoh masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian ekosistem dan kesejahteraan warga.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Desa Atep Syarif Hidayat, yang menyampaikan bahwa aksi nyata penanaman pohon merupakan wujud komitmen Pemdes Cibeurem terhadap program dalam menjaga lingkungan. “Kita sadar betapa pentingnya pohon bagi kehidupan kita. Selain menyediakan oksigen, pohon juga berperan sebagai penyerap air hujan, mencegah longsor, dan menyejukkan udara. Oleh karena itu, Pemdes Cibeurem ini ingin memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan ini,” ujarnya kades Atep dalam penyampaian ke awak media

Selain itu, Kades Atep Ahmad juga mengajak seluruh warga untuk terlibat aktif dalam pemeliharaan pohon yang telah ditanam. “Penanaman pohon bukan hanya sekadar ritual, tapi juga harus diikuti dengan perawatan yang baik. Kita harap warga sekitar dapat membantu menjaga pohon-pohon ini agar tumbuh dengan sehat dan memberikan manfaat maksimal,” tambahnya.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak seribu bibit pohon berbagai jenis ditanam, antara lain pohon kayu manis, jabon,Nangka, beringin,sirsak,Jenis pohon yang dipilih disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan masyarakat, sehingga selain berfungsi sebagai pelindung lingkungan, juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga di masa depan.

Proses penanaman diikuti dengan antusias oleh semua peserta. Mereka bekerja sama membuka lubang, menanam bibit, menimbun tanah, dan menyiram air. Beberapa peserta juga membawa alat bantu sendiri, seperti cangkul dan ember, untuk mempercepat proses penanaman.

Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan yang disampaikan oleh Kades Atep . ” Kades Atep pun menjelaskan tentang dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan manusia dan langkah – langkah yang dapat diambil untuk mencegahnya. Peserta juga diajarkan cara merawat pohon dengan benar, sehingga pohon dapat tumbuh dengan sehat.

Sekcam Kertasari, yang juga turut berpartisipasi dalam kegiatan, menyampaikan terima kasih kepada pemdes Cibeurem dan beberapa elemen atas inisiatifnya. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas aksi penanaman pohon yang dilakukan oleh pemdes di lahan di kaki Gunung wilayah desa cibeurem, memang sebagian besar merupakan lahan kritis yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan penanaman pohon ini, diharapkan dapat mengurangi potensi bencana dan meningkatkan kualitas lingkungan di desa kami,” ujarnya.

Warga lokal juga menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini. Siti, seorang warga Desa cibeurem, mengatakan bahwa dia senang melihat banyak orang yang terlibat dalam penanaman pohon. “Kita harap pohon-pohon ini tumbuh dengan cepat dan dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Selain itu, kegiatan ini juga membuat kita lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan,” katanya.

Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat menjadi awal dari serangkaian upaya pelestarian lingkungan yang akan dilakukan oleh pemdes di wilayah lain. ” Kades Atep Ahmad , menyampaikan bahwa pemdes cibeurem akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara, terutama dalam bidang lingkungan. “Kita akan terus melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk pelestarian lingkungan. Semoga dengan adanya upaya ini, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan sejahtera untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

 

 

Yans.

Siraman Rohani Pemkab Bandung, Kang DS ,Tekankan Penting nya ASN Harus Seimbang Kesehatan Spiritual dan Materi

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna berdoa agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bandung selalu dalam keadaan sehat secara spiritual dan sehat secara materi di tahun 2026. Menurutnya, jika kedua hal tersebut terjaga, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin maksimal.

Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan sambutan dalam kegiatan Siraman Rohani di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung yang digelar di Gedung Mohammad Toha, Soreang, Selasa (06/01/2026) pagi, di hadapan ratusan ASN dan kepala perangkat daerah.

Penceramah dalam kegiatan Siraman Rohani tersebut adalah pimpinan Pondok Pesantren Asyifa, Sumedang, Jawa Barat.

“ASN di Kabupaten Bandung berjumlah sekitar 19 ribu orang. Jika mereka sehat secara spiritual dan sehat secara materi, maka pelayanan kepada masyarakat akan maksimal. Pagi ini saya mengajak pak kiyai untuk mendoakan agar ASN Kabupaten Bandung senantiasa sehat secara spiritual dan sehat secara materi,” ujar Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS.

Kang DS juga menegaskan, salah satu upaya meningkatkan spiritualitas di lingkungan ASN Kabupaten Bandung adalah melalui program pesantren kilat. Dalam waktu dekat, ASN di lingkungan eselon dua dan tiga akan diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Bagi ASN di lingkungan eselon dua dan tiga, dalam waktu dekat akan diberangkatkan untuk mengikuti pesantren kilat,” kata Kang DS.

 

Yans.

Kang DS Sidak Awal Tahun Dinas Pendidikan, Tegaskan Budaya Disiplin, ASN Kunci Peningkatan Mutu Sekolah

KAB. BANDUNG — Bupati Bandung,Dr HM Dadang Supriatna (Kang DS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. pada Senin (05/01/2026). Sidak tersebut dilakukan sebagai langkah awal tahun kerja untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Kang DS menegaskan bahwa disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan. Selain menyoroti kedisiplinan, Kang DS juga melakukan peninjauan terhadap mutu kurikulum serta mengevaluasi kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajar sebagai unsur penting dalam sistem pembelajaran.

“Disiplin itu bukan hanya soal hadir tepat waktu, tapi juga tentang tanggung jawab, komitmen, dan keteladanan. Kalau aparatur dan pendidik sudah disiplin, maka kualitas pendidikan pasti akan meningkat,” tegas Kang DS.

Kang DS menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan guru sebagai teladan di lingkungan pendidikan. Ia mengingatkan agar para pendidik hadir lebih awal sebelum siswa datang ke sekolah. Menurutnya, hal tersebut bukan hanya berkaitan dengan disiplin, tetapi juga bertujuan membangun hubungan emosional yang positif antara guru dan peserta didik.

“Guru dan kepala sekolah harus menjadi contoh. Datang lebih awal, menyambut siswa dengan ramah, memberi rasa aman dan nyaman sejak mereka melangkah ke sekolah,” ujarnya.

Salah satu upaya sederhana namun bermakna yang ditekankan Kang DS adalah membiasakan guru menyambut siswa dengan salaman sebelum memasuki kelas. Pendekatan humanis tersebut diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Hal kecil seperti menyambut siswa dan bersalaman bisa membangun ikatan emosional yang kuat. Ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat,” kata Kang DS.

Lebih lanjut, Kang DS menyampaikan bahwa suasana sekolah yang hangat dan penuh perhatian juga menjadi langkah preventif dalam meminimalisasi kasus perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang tumbuh yang sehat, bebas dari rasa takut, dan penuh dengan nilai-nilai saling menghargai.

Dalam sidak tersebut, Kang DS juga berdialog langsung dengan jajaran Dinas Pendidikan untuk menyerap berbagai masukan terkait tantangan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bandung, mulai dari pemerataan kualitas guru, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga penguatan manajemen sekolah agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Kang DS menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan sektor pendidikan secara berkelanjutan, baik melalui peningkatan kualitas SDM, pembaruan sistem pembelajaran, maupun penguatan karakter peserta didik sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Melalui sidak ini, Kang DS berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung terus meningkat seiring dengan penguatan disiplin, profesionalisme, inovasi, serta keteladanan seluruh insan pendidikan demi mewujudkan generasi Bandung yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.