Warga Desa Cukanggenteng Pasirjambu Sampaikan Pernyataan Sikap, Tolak Kekerasan dan Arogansi Kepala Desa

Bandung – YUTELNEWS com|| Dihadapan Muspika Kecamatan Pasirjambu Warga Desa Cukanggenteng, Kabupaten Bandung, secara tegas menyatakan sikap menolak segala bentuk kekerasan, penghinaan, dan arogansi kekuasaan yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa terhadap warga maupun aparatur desa.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan, warga juga menuntut klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka dari Kepala Desa terkait ucapan yang menyinggung Ketua RW 13 dan tindakan-tindakan yang dianggap meresahkan masyarakat. Jumat 10/10/2025.

Warga Desa Cukanggenteng juga mendesak Pemerintah Kabupaten Bandung dan Gubernur Jawa Barat untuk segera melakukan evaluasi kinerja serta pemeriksaan etika jabatan Kepala Desa.

Mereka meminta keterlibatan Inspektorat Kabupaten Bandung, DPRD Kabupaten Bandung, dan Ombudsman Republik Indonesia untuk melakukan audit investigatif terhadap proses tukar guling dan rencana penjualan lahan Carik Ciakar yang menjadi perhatian warga.

Selain itu, warga memohon agar aparat hukum dan pemerintah kabupaten melakukan pemeriksaan terkait praktik pergantian perangkat desa yang dinilai tidak transparan, kekosongan jabatan RT/RW, serta dugaan adanya double jabatan yang melanggar aturan.

Pernyataan sikap tersebut juga menuntut agar Bupati Bandung menegakkan Pasal 30 Undang-Undang Desa dan Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 dengan memberhentikan Kepala Desa apabila terbukti melanggar hukum dan etika pemerintahan.

Di akhir pernyataannya, warga sepakat memberikan mosi tidak percaya kepada Kepala Desa, Sdr. Rosiman, dan menuntut agar yang bersangkutan segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Pernyataan sikap ini merupakan bentuk kekecewaan dan aspirasi warga yang ingin terciptanya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel demi kemajuan Desa Cukanggenteng.***

 

Yans.

Kang DS Perkuat Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Bojongsoang sebagai Motor Ekonomi Desa

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi tulang punggung penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Kang DS dalam road show kunjungan kerja sekaligus rapat koordinasi KDMP yang digelar di Kecamatan Bojongsoang, pada Kamis (09/10/2025).

Dalam kegiatan bertajuk “Road Show Kunjungan Kerja Bupati Bandung: Rapat Koordinasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” Kang DS didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Didin Syahidin, Camat Bojongsoang Kankan Taufik, Camat Baleendah Eef Hidayatullah, para kepala desa, serta ketua-ketua KDMP dari berbagai wilayah.

Di hadapan para kepala desa dan pengurus koperasi, Kang DS menjelaskan bahwa pembentukan KDMP merupakan program nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“KDMP ini bukan koperasi biasa. Ini adalah gerakan ekonomi rakyat di tingkat desa yang menjadi fondasi kemandirian ekonomi nasional,” ujar Kang DS.

Bupati juga menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Program MBG untuk menolak kerja sama dengan KDMP, khususnya dalam pengadaan 29 jenis bahan pokok yang dibutuhkan untuk dapur MBG.

“Jika ada pihak, termasuk Sentra Pelayanan Pangan Gratis (SPPG) atau kepala desa, yang menghambat kerja sama dengan KDMP, kami tidak segan melaporkannya ke Kepala BGN Pusat,” tegasnya.

Menurut Kang DS, KDMP harus menjadi wadah produktif bagi masyarakat desa untuk meningkatkan taraf hidup melalui sinergi dengan SPPG, yang berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Ketua KDMP dan kepala desa harus jeli melihat peluang. KDMP bisa menjadi tempat warga berproduksi, berdagang, dan berdaya. Jika dikelola serius, koperasi ini bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa,” tambahnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya penataan administrasi yang rapi dan penguatan sumber daya manusia di lingkungan koperasi.

“KDMP harus dikelola dengan baik, tertib administrasi, dan memiliki SDM yang mumpuni. Jika manajemennya bagus dan harga produknya kompetitif, saya akan merekomendasikan kerja sama dengan SPPG,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS juga memberikan apresiasi atas aktivitas produktif KDMP di berbagai wilayah, namun mengingatkan agar setiap langkah tetap dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.

“Langkah KDMP sangat positif, tetapi jangan berjalan sendiri. Harus ada sinergi dengan pemerintah daerah supaya arah dan manfaatnya jelas untuk masyarakat,” ujarnya.

Hingga kini, Kabupaten Bandung telah membentuk 270 KDMP di desa dan 10 di kelurahan. Program ini dijalankan serentak dengan dukungan APBD Kabupaten Bandung, sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Menurut Kang DS, keberadaan KDMP di setiap desa diharapkan dapat memperkuat perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja.

“Kita tidak bisa menunggu. Ini perintah langsung dari Bapak Presiden. KDMP harus hadir di setiap desa sebagai penggerak ekonomi rakyat,” tegasnya.

Selain KDMP, Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus menjalankan program lain seperti Sekolah Rakyat dan Sentra Pelayanan Pangan Gratis (SPPG) yang terintegrasi dalam satu arah kebijakan. Program ini menyasar masyarakat kecil melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga bantuan modal usaha.

“Kalau orang tuanya tidak punya rumah, kita bantu rumah. Kalau belum punya kegiatan, kita latih. Kalau tidak punya modal, kita bantu modal. Semua ini bagian dari upaya membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” jelas Kang DS.

Menurutnya, KDMP menjadi wadah produksi rakyat, SPPG jalur distribusi, dan Sekolah Rakyat sarana pemberdayaan masyarakat desa.

“Ini bukan sekadar program, tapi gerakan besar membangun ekonomi rakyat dari bawah,” pungkas Kang DS.***

 

Yan

KPJ Jabar Gelar HUT Berlangsung Semarak Bersama Willy Preman Pensiun dan Resmi Jadi Anggota Kehormatan KPJ

Bandung – YUTELNEWS com Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Jawa Barat ke 35, berlangsung meriah di Sekretariat KPJ jalan Cikajang Raya Antapani, pada Rabu (08/10/2025) malam.

Acara tersebut menampilkan sejumlah artis ternama diantaranya Willy Preman Pensiun . Bahkan pada kesempatan itu Willy dinobatkan sebagai anggota Kehormatan KPJ dengan ditandai pemakaian Rompi Kebesaran KPJ.

Willy mengaku senang dapat bersikaturahami dengan keluarga besar KOJ Jabar “Terima kasih ketua KPJ Jabar yang telah mempercayai saya di KPJ. Saya bangga bisa menjadi bagian dari anggota kelompok penyanyi jalanan. Semoga KPJ terus eksis dan memajukan blantikan. Musik tanah air,” ungkap Willi.

Sementara itu KPJ Jabar juga mengedepankan penampilan spesialnya. Mereka adalah Ullydo, Iwan Palsu, Yusna Band dan Kelompok Topeng besutan Martha Topeng.

Tidak hanya seniman dan budayawan, KPJ Jabar juga mengundang sejumlah pejabat untuk hadir diantaranya anggota DPRD Jabar dari Komisi V, Untung, rekanan KPJ Jabar Imam Wahyudi. Adapun dosen ISBI masing-.masing Prof. Ipit, Irwan Guntari dan Tony Broer.

Selain itu para pengurus KPJ Jabar dan ketua KPJ se Bandung Raya juga turut hadir dalam acara tahunan itu.

Pantauan di lapangan, acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dipimpin Febby, yang dinyanyikan bersama sama dilanjutkan dengan lagu Kabar Damai, ciptaan Anto Baret, Presiden KPJ dan potong kue ulang tahun sambil menyanyikan lagu Ulang tahun milik Jamrud.

Ketua KPJ Jabar Martha Topeng mengucapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran seluruh undangan.

“Alhamdulillah saya bersyukur dan berterima kasih atas suksesnya acara yang didukung oleh seluruh para tamu undangan. Kami mohon maaf jika dalam penyajian dan konser musik KPJ Jabar, kurang begitu memuaskan,” ungkap Martha.

Senada dengan Wanhat KPJ Jabar CePram mengucapkan terima kasih atas apresiasi undangan terhadap pementasan KPJ Jabar. Dia yakin KPJ Jabar akan semakin maju dan berprestasi dan berkarya seiring dengan cita cita KPJ Jabar.
“Meskipun sederhana namun diharapkan memuaskan bagi undangan yang hadir hari ini terutama yang perform dengan menampilkan karyanya masing-masing. Sehingga dapat dikenal luas oleh seluruh undangan yang menyaksikannya,”kata CePram.

Perwakilan pengurus KPJ Sumedang Itce mengucapkan selamat atas undangan KPJ Jabar. Pihaknya sangat apresiasi acara tahunan KPJ Jabar yang berlangsung semarak itu.

“Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi dengan seluruh anggota KPJ SE Jabar. Apalagi hari ini ada bintang tamu Willy Preman Pensiun dan undangan lain yang berasal dari luar KPJ. Pokoknya sukses terus KPJ Jabar, semoga semakin solid,” beber Itce.

Panggung hiburan itu menampilkan band KPJ Kabupaten Bandung Feat Willy Preman Pensiun yang membawakan dua lagu andalannya. Dilanjutkan pembacaan puisi dari Gusdur Mahesa dan Dedi Koral. Grup band lainnya Iwan Palsu, KPJ Sumedang, Rumah Balada Indonesia pimpinan Bah Ocim, dan KPJ Bandung Potensial yang ketuai Babang Bosum. Sedangkan Mantri Kantr membawakan lagu ciptaannya Pingin Pipis dan Blukutiki. Adapun penampilan Deden Stones menyanyikan dua lagu mick Jagger, berjudul Dead Flower dan Honky Tonk Women.
Penampilan lainnya yang mengundang masa penasaran penonton ya adalah wayang golek kolaborasi Ki Dalang Dede Candra Sunarya Putu Giri Harja 2.
Khusus Yusna Band menampilkan lagu yang akan dilombakan di level nasional dengan judul Kong Kali Kong.

Yuyus Rusana vokalis Yusna Band mohon doa dan restu seluruh hadirin agar kagu yang dilantunkan ya itu mendapat perhatian dewan juri dari TV One dan KPK RI.

“Lagu ini berjudul Kong Kali Kong sengaja saya bawakan dalam HUT KPJ Jabar, semoga dapat dukungan semua hadir di sini. Lagu karya saya ini memang sengaja dibuatkan untuk lomba nanti dengan harapan dapat penilaian khusus dewan juri,”tandas H.Yuyus.

Diakhir acara Kelompok Topeng hadir membawakan sejumlah lagu andalan yang pernah mendapatkan penghargaan AMI Award berjudul “Matahariku”. lima lagu lainnya yakni “Lagu Satu”, Kabar Damai, Malam. Dua lagu milik Ullydo, Wayang Besi dan Pak Tua.

 

Yans.

Komitmen Nyata Lestarikan Seni Budaya, Pemkab Bandung Luncurkan 3 Inovasi Unggulan

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Bandung meluncurkan tiga inovasi unggulan dalam mendukung pemajuan dan pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Irvan Ahmad mengatakan tiga inovasi besar tersebut merupakan bagian dari program prioritas kebudayaan yang sesuai dengan visi misi Kabupaten Bandung dan bagian dari 57 rencana aksi Bupati Bandung.

Menurut Irvan, ketiga inovasi unggulan ini adalah jawaban atas tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat akan pelestarian serta pengembangan budaya yang adaptif.

“Kami sangat bangga dapat mempersembahkan tiga inovasi ini sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Bandung dalam memajukan dan melestarikan kebudayaan di Kabupaten Bandung. Insya Allah kita wujudkan di tahun 2026,” ujar Irvan kepada awak media di kantornya, pafa Kamis (09/10/2025).

Inovasi pertama yang diperkenalkan adalah Museum Digital Sejarah (MDS) Kabupaten Bandung. MDS hadir sebagai media edukasi sejarah yang inovatif, menggabungkan teknologi modern dengan nilai-nilai luhur sejarah Kabupaten Bandung.

“MDS ini adalah cara kami untuk mendekatkan sejarah serta kecintaan terhadap sejarah daerah kepada generasi muda. Kami ingin mereka belajar sejarah dengan cara yang menyenangkan yang relevan dengan perkembangan teknologi digital,” jelas Irvan.

Salah satunya yakni dengan pemanfaataan film sebagai media untuk pemajuan kebudayaan, pengembangan kreativitas dan industri digital di Kabupaten Bandung.

Tak hanya itu, di Museum Sejarah Digital ini masyarakat juga dapat menjelajahi situs-situs bersejarah di Kabupaten Bandung secara virtual lengkap dengan informasi dan foto-foto.

Inovasi kedua adalah Sistem Aplikasi Database Kebudayaan BEDAS (Sadaya Bedas). Program ini hadir sebagai instrumen penting untuk menjawab kebutuhan data kebudayaan yang akurat dan komprehensif.

Melalui pendataan yang sistematis, data yang terkumpul akan berfungsi sebagai big data kebudayaan. Big data kebudayaan ini nantinya dimanfaatkan sebagai dasar perumusan kebijakan, perencanaan program pemajuan dan pelestarian hingga pendidikan kebudayaan.

“Sadaya Bedas ini adalah fondasi dari semua program kebudayaan kami. Dengan data yang akurat, kami dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif dalam memajukan kebudayaan di Kabupaten Bandung,” kata Irvan Ahmad.

Sebagai contoh, Sadaya Bedas akan mencatat secara detail jumlah sanggar seni yang aktif di setiap kecamatan, jenis kesenian yang mereka geluti, jumlah anggota, hingga jadwal latihan.

Inovasi unggulan ketiga yang diluncurkan adalah Sapa Pesona Budaya BEDAS. Program ini dirancang untuk menghadirkan ruang ekspresi seni budaya bagi masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal di Kabupaten Bandung.

Melalui berbagai kegiatan seperti festival seni, pertunjukan budaya, dan workshop, masyarakat dapat aktif terlibat dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal.

“Sapa Pesona Budaya BEDAS adalah wadah bagi masyarakat untuk berkreasi dan berekspresi. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk menampilkan bakat dan potensi dalam bidang seni dan budaya,” tutur Irvan.

Dengan peluncuran tiga inovasi ini, Pemkab Bandung berharap dapat menciptakan ekosistem kebudayaan yang dinamis dan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memajukan dan mengembangkan seni dan budaya lokal Kabupaten Bandung.

“Ketiga inovasi yang akan diluncurkan ini memiliki tujuan yang berbeda, namun saling melengkapi dalam ekosistem kebudayaan yang kami bangun,” tambah Irvan. (**)

Yans.

FWK Dorong Reformasi Polri: Masyarakat Merindukan Polisi yang Mengayomi

Jakarta —YUTELNEWS com|| Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menyerap satu pesan kuat dari masyarakat: mereka merindukan polisi yang kembali mengayomi, bukan sekadar melindungi dan melayani. Kesimpulan itu mengemuka dalam diskusi FWK yang digelar di Kantor Biro Jakarta Harian Suara Merdeka, Rabu (8/10).

“Reformasi Polri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sangat tepat. Sudah lebih dari 20 tahun sejak UU Polri lahir, kini saatnya diperbarui sesuai perkembangan zaman,” ujar Koordinator FWK, Raja Parlindungan Pane.

Dalam forum itu, sejumlah wartawan senior mengkritisi perilaku aparat yang dinilai menjauh dari fungsi utamanya. Polisi dianggap tak lagi fokus mengayomi rakyat, pelayanan sering disertai pamrih, dan perlindungan kerap hanya slogan. Mereka menyinggung insiden demonstrasi Agustus lalu, ketika seorang peserta tewas terlindas, dan beberapa mahasiswa serta aktivis malah ditangkap saat menyuarakan aspirasi.

Pengamat kebijakan publik Agus Wahid sebagaimana dikutip dari VOI.id, mengatakan, data Global Corruption Barometer (GCB) Transparancy International menunjukkan lembaga kepolisian berada di urutan kelima paling korup di Indonesia, dengan tren kenaikan mencapai 65 persen dalam sepuluh tahun terakhir. “Perlakuan istimewa terhadap institusi ini justru memunculkan keberanian melakukan penyalahgunaan wewenang, termasuk korupsi,” ujarnya.

Koordinator Polkam FWK, Iqbal Irsyad yang juga Pemred VOI, menegaskan, “Masyarakat merindukan polisi yang tulus mengayomi rakyat. Tanpa pamrih. Tanpa kenal lelah.”

Sejak pemisahan Polri dari ABRI pada era Presiden Megawati Soekarnoputri, publik sempat berharap reformasi membawa perubahan. UU Nomor 2 Tahun 2002 memberi dasar bagi Polri untuk mandiri, profesional, dan modern. Namun, di lapangan banyak ditemukan hal-hal yang merusak nama baik polisi.

FWK menilai, seperti dikatakan Raja Parlindungan Pane, reformasi Polri harus mengembalikan ruh kepolisian sebagai pelindung rakyat, bukan penguasa. Polisi seharusnya hadir sebagai penegak hukum yang humanis dan menjadi sandaran terakhir masyarakat, bukan sumber ketakutan.

 

Yans

Amang Ester, Berharap Kepedulian Para Pentahilix Pada Peningkatan Infrastruktur Rutilahu

Bandung -YUTELNEWS com|| Patut dicontoh sebanyak 4 rumah warga Desa patengan Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung mendapat bantuan rehab rumah tidak layak huni (rutilahu).

Adapaun Program tersebut bersumber dari Bantuan Komunitas Bagong Mogok Yang diketuai Oleh Inspektur pada Inspektorat kabupaten Bandung H. Marlan Nirsyamsu, dengan pembina Bapak Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna yang dengan perhatian dan kepeduliaanya memberikan bantuan Rutilahu (Rumah tidak Layak Huni) Proses rehab rumah layak huni (rutilahu).

Diketahui bahwa hingga kini proses pengerjaan program tersebut sudah mencapai 85persen pengerjaannya, tidak lama lagi pembangunannya akan Rampung.

“Alhamdulillah, kami mendapat bantuan rehab rutilahu sebanyak 2 unit yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa patengang, dan Owner Dusun Strawbery H Uus” Jelas Kades Patengan.

Menurut Kades Patengan program Rutilahu tersebut yang semula hanya untuk Dua rumah ,Allhamdulilah menjadi 4 rumah dengan adanya penyertaan CSR dari wisata Dusun Strawbery, Ungkap Kades.

Program Rutilahu dilaksanakan di RW 12 walini , dari semuanya ada 4 rumah yang dapat bantuan, kata Kepala Desa Patengang Asep Kurniadi yang sering disapa Amang Ester, Selasa 07 Oktober 2025.

Proses rehab rutilahu itu, kata kades, dibagi dalam 2 tahap, Setiap tahap terdiri dari 2 rumah.sedangkan untuk pelaksana kegiatan rehab rutilahu dilakukan oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (PLM), Ujar Mang Ester.

Meskipun demikian pihak desa tetap melakukan pengawasan, ” Tentunya kami ingin memastikan proses rehab rutilahu berjalan lancar, sesuai mekanisme yang ada “. Dan alhamdulillah prosesnya sampai saat ini tidak ada kendala,” Jelas Amang Ester.

Selanjutnya rutilahu dilaksanakan di RW 7.8 rancasuni sebanyak 4 unit rumah masih menyertakan CSR nya dari wisata dusun strawbery dan dari donatur lainnya”tambahnya.

Kegiatan lain program Rutilahu dilaksanakan pula di :

Rutilahu di RW 3 rancabali 1 unit
Rutilahu di RW 10 cipanganten 1 unit
Rutilahu di RW 6 Rengganis 3 unit
Rutilahu di RW 11 Rahayu 2 unit

Selain rutilahu di RW 11 rahayu, ada juga rumah rumah yang ditempati karyawan perkebunan rancabali.

Alhamdulilah perkebunan Teh unit rancabali memberikan pula bantuan berupa bahan bahan kayunya” Sambung Amang Ester.

Kades Patengan berharap.semua wisata bisa berperan, pentahelik dalam menyelesaikan persoalan rumah tidak layak huni di wilayah Kecamatan Rancabali Pada umumnya, khususnya Desa Patengan, Pungkas Kades. ***

 

Yans

Genjot PAD, Bappenda Kabupaten Bandung,TNI/Polri, Kejaksaan,Dishub,Jasa Raharja Gelar Operasi Gabungan,

Bandung – YUTELNEWS com|| Kejar PAD Bapenda Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Jasa Raharja, Polresta Bandung, Dinas Perhubungan, satuan Polisi Militer, gelar Operasi Gabungan di Jalan Raya Katapang Soreang sebagai sinergi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.

“Operasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pengendara telah memenuhi kewajiban administrasi seperti pajak kendaraan bermotor dan memiliki dokumen berkendara yang lengkap.

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung H.Erwan Kusumah mengatakan, pertama salah satu kewajiban kita apa yang menjadi ketentuan, kedua kaitan kedisplinan penguna,Roda 2 dan Roda 4,Kita mendukung sesuai Pak Bupati , termasuk Pak Gubernur selaku pemangku yang berkaitan dengan pajak Daerah yang dimaksud kendaraan Bermotor dan PKB”ucapnya

” Jadwal ini sengaja tidak di share ke media,karena akan menjadi Operasi gabungan dan nanti banyak yang menghindar, bila bocor, “. Ungkap Erwan.

Di kabupaten Bandung baru satu kali ini dilaksanakan, tapi di Samsat Soreang dan Rancaekek sudah dahulu melakukan, Karena kitapun dikejar kewaktuan,sehingga atas dasar capaian yang dikatakan masih dibawah rata rata, sehingga kita harus melaksanakan Operasi gabungan yang didukung oleh Polresta Bandung, Kejaksaan,Dan Dishub” Turut Kepala Bappenda Kab. Bandung.

Target sekarang Alhamdulillah, untuk PKB ini dikisaran di bawah 70 persen,dan untuk BPNKB dibawah 65 persen, karena secara Real time Dashboard Bapenda khususnya di Pajak sudah realisasi per Tanggal hari ini.

Jika belum ada yang melakukan proses pembayaran kita sediakan pelayanan ke samsatan,karena secara operasional teknis tentu ada di Samsat”tukasnya

Sementara Wakalantas Polresta Bandung AKP Agus Budi Santoso S.Ip Selama operasi, Agus Budi Santoso selaku penanggung jawab Polresta Bandung bersama tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan seperti Surat Tanda Naik Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), serta pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Para petugas juga memberikan edukasi kepada pengendara terkait pentingnya perlindungan asuransi yang dikelola Jasa Raharja dalam mendukung keselamatan berlalu lintas.”imbuhnya

Lanjut Waka, Alhamdulillah hari ini banyak kegiatan dari jam 08.00 Wib sampai 10.00 Wib, Target kurang lebih 100 yang sudah terjaring oleh kita,dan polisi tidak mengadakan tilang hanya teguran ,kita khusus prioritaskan rekan rekan yang tidak membayar pajak.

Alhamdulillah dari 100 yang terjaring,ada yang langsung bayar pajak,dan diberikan surat agar kedepannya diingatkan kembali membayar pajak” Ujarnya.

Salah Seorang Petugas Fungsional Penguji Drajat Wijaya S. Sos menjelaskan bahwa dalam Operasi yang digelar kami Jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung berkewajiban untuk mensosialisasikan kepada masyarakat diantaranya.

1 Masa Uji Berkala
2. Angkutan Melebihi Batas Muatan
3. Regulasi teknis keselamatan

Dikatakannya, bahwa Operasi yang digelar akan dilaksanakan estapet wilayah Selatan dan Timur dalam kurun waktu 1 Minggu.

Perlu pula Masyarakar ketahui bahwa berdasarkan UU. NO. 1 /2022 Tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah, diantaranya Uji Ulang Kendaraan Gratis Per 1 Januari 2024 berlaku di seluruh wilayah Indonesia, Ungkapnya.

Ditegaskan Sudrajat, dalam Operasi Gabungan yang digelar ada 58 kendaraan tentang pemeriksaan taat pajak. Sosialisasi yang bayar pajak 11 kendaraan. penyampaian odol 6 kendaraan. sisanya hanya penyampaian kaitan regulasi kir gratis,over dimensi,dan keselamatan berkendaraan,” Pungkasnya **

 

Yans.

Kades Karyalaksana, Semoga Peningkatan Infrastruktur Jalan Dapat Memberikan Inpus Bagi Peningkatan Perekonomian Masyarakat.

Kades Karyalaksana, Semoga Peningkatan

BANDUNG -Yutelnews com|| Pemerintah Desa Karyalaksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung merealisasikan anggaran dari program produksi panas bumi untuk peningkatan kualitas pembangunan jalan gang dan jalan desa dengan cara dihotmix di desa tersebut.

“Alhamdulillah, anggaran dari produksi panas bumi sudah direalisasikan melalui pemanfaatan peningkatan pembangunan jalan gang dan jalan desa sepanjang 3.500 meter,” kata Kepala Desa Karyalaksana Aep Juli Kartika Nugraha, pada Minggu (05/10/2025).

Aep mengatakan realisasi pemanfaatan anggaran dari sumber produksi panas bumi sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam peningkatan pembangunan. Tujuan dari pembangunan itu adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Masyarakat sangat menyambut baik dengan adanya program produksi panas bumi ini, khususnya di Desa Karyalaksana dengan adanya realisasi peningkatan pembangunan jalan,” ujarnya.

Kepala Desa Karyalaksana mengatakan dengan adanya peningkatan pembangunan jalan gang maupun jalan desa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Terlebih lagi pembangunan jalan gang itu berada di kawasan permukiman pendudukan, selain di kawasan lahan pertanian padi,” katanya.

Warga setempat pun turut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah merealisasikan peningkatan pembangunan jalan gang maupun jalan desa dalam upaya mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.**

 

Yans.

Universitas Garut Rancang Mikrohidro di Curug 7 Cimanganten, Selain Inovasi Energi Bersih juga Wisata Edukatif

EdukatifGarut —YUTELNEWS com|| Universitas Garut melalui Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPM), berhasil menghadirkan inovasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di kawasan Curug 7 Cimanganten, Desa Padamulya, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut.

Kegiatan ini merupakan program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) melalui skema BIMA yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Tim PKM yang melaksanakan kegiatan ini diketuai Ir. Ade Rukmana, M.T., dengan anggota Helfy Susilawati, M.T., dan Dani Adiatma, S.Par., MM.Par., serta melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Garut oleh Ardi Fadillah, Arip Budiman, Farhan Wahyu Nugraha dan M.Ihsan.

Menurut Ade Rukmana, Inovasi ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi aliran air dari tujuh air terjun alami sebagai sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan, sekaligus mendukung pengembangan wisata edukatif berbasis konservasi.

“Kami menangkap potensi yang bisa dikembangkan dari Curug 7 Cimanganten, salah satunya adalah pemanfaatan air terjun untuk pembangkit listrik mikrohidro. Curug 7 Cimanganten memiliki debit air yang stabil sepanjang tahun, sehingga menjadikannya lokasi ideal untuk penerapan teknologi mikrohidro,” kata Ade Rukmana.

Sistem PLTMH yang dirancang menggunakan turbin buatan dengan variasi diameter, menurut Ade mampu menghasilkan tegangan 220V dengan daya maksimum yang dihasilkan bisa mencapai 0,5kW.

Ade mengatakan bahwa energi yang dihasilkan akan digunakan untuk penerangan jalur wisata, fasilitas umum, dan kebutuhan listrik masyarakat sekitar.

DIAWALI SURVEI

Pelaksanaan program tersebut, lanjut Ade, dimulai dengan survei lokasi, sosialiasi program, implementasi mikrohidro sebagai eduwisata di 7 Curug Cimanganten, pelatihan serta pendampingan dan evaluasi.

Melalui pendekatan partisipatif ini, kata Ade, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap energi bersih dan konservasi lingkungan.

Di sisi lain, lanjutnya, perangkat desa setempat juga berharap bahwa wisata 7 curug cimanganten dapat berkembang menjadi lebih pesat lagi salah satunya melalui eduwisata yang digagas untuk 7 curug cimanganten.

Ade bersyukur bahwa Kemendiktisaintek memberikan dukungan penuh terhadap program ini sebagai bagian dari komitmen nasional dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan dan pencapaian target net zero emission.

LPM Universitas Garut berperan sebagai penggerak utama dalam pengembangan teknologi sederhana, advokasi kebijakan, dan pendampingan berkelanjutan.

Menurut Ade, PLTMH Curug 7 Cimanganten menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara ilmu pengetahuan, riset terapan, dan pengabdian masyarakat dapat menghasilkan solusi konkret bagi tantangan energi dan lingkungan.

Inovasi ini, kata Ade Rukmana, diharapkan dapat direplikasi di daerah lain yang memiliki potensi sumber daya air, menuju masa depan yang lebih hijau, mandiri, dan berkelanjutan. ***

 

Yans.

H Asep Ikhsan Anggota DPRD : Partai Demokrat Adalah Partai Yang Terbuka Milik Semua Warga

BANDUNG – Yutelnews com|| Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung. H. Asep Ikhsan, SE., S.Pd., MM., menegaskan bahwa partai Demokrat merupakan partai yang terbuka milik semua warga masyarakat. Hal tersebut diungkapkanya kepada wartawan usai mendampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandug, H. Saeful Bachri saat menerima tim penilai verifikasi DPC Kabupaten/Kota Tergiat se-Provinsi Jawa Barat oleh DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Markas DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung. Jl Puradinata 1 Baleendah Kabupaten Bandung. pada Sabtu (04/10/2025)

Acara yang dihadiri seluruh pimpinan DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung beserta Jajaran Pengurus, Para Ketua DPAC Partai Demokrat se-Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan menyampaikan optimismenya bila DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung yang dinahkodai H. Saeful Bachri bisa meraih gelar partai Tergiat antar DPC se-Jawa Barat, dengan beberapa indikasi keberhasilan yang telah dicapai oleh DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, yang diantaranya telah mendongkrak jumlah kursi anggota Dewan di DPRD Kabupaten Bandung menjadi 7 kursi dari yang semula hanya 5 kursi.

Lebih jauh Asep Ikhsan menuturkan bahwa pada hari ini kita kedatangan tim verifikasi penilaian DPC Tergiat dari DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, yang akan melaksanakan verifikasi kantor DPC Partai Demokrat.

“Harapan kami selaku kader Demokrat mudah-mudahan dengan verifikasi ini partai demokrat Kabupaten Bandung menjadi DPC yang terbaik di Jawa Barat, dan tentunya saya kira hal itu tidak akan sulit dicapai manakala seluruh unsur maupun seluruh jajaran memilki tanggung jawab agar bagaimana kedepan DPC Kabupaten Bandung ini semakin baik dan semakin solid,” Tuturnya.

Asep Ikhsan meyakini harapanya, DPC Kabupaten Bandung dapat menjadi yang terbaik dan bisa dijadikan modal dasar sebagai perjuangan politik yang Insya Allah sesuau dengan cita-cita kita bersama bahwa partai demokrat akan menjadi partai pemenang di Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah sekarang ada 7 kursi ada peningkatan yang tahun sebelumnya 5 kursi yang mudah-mudahan dengan penilaian verifikasi ini adalah sebagai modal dasar perjuangan kedepan, sehingga dari 7 kursi menjadi 9 kursi atau lebih.” Dan saya kira dari mimpi ini bukanlah suatu hal yang mustahil karena bagaimanapun juga kita pernah menjadi partai pemenang di Kabupaten Bandung,” tandas Asep Ikhsan.

“Saya katakan tadi tidak sulit dicapai manakala seluruh jajaran baik dari segi manajemen sarana prasarana termasuk juga rekan-rekan di lapangan akan senantiasa selalu membangun kebersamaan, sehingga cita-cita tadi menjadi partai mayoritas di Kabupaten Bandung tidak akan sulit dicapai, dan tentunya itu harapan kami selaku kader dari Partai Demokrat,” ujarnya.

Menjelang 2029, Asep Ikhsan berharap Partai Demokrat ini adalah partai yang terbuka dan menjadi partai pemenang, untuk ini tentunya diharapkan bagaimana agar seluruh pengurus ini bisa menjaring calon-calon yang dianggap potensi dan mumpuni yang siap bersaing baik di tingkat Kabupaten, tingkat provinsi maupun di tingkat DPR RI.

Semoga pengurus dari jajaran DPC ini akan senantiasa selalu mendorong dan mensupport bagi mereka yang memiliki kans untuk maju, sehingga partai demokrat memiliki kursi yang cukup banyak di setiap tingkatan.

“Dan mudah-mudahan partai demokrat ini menjadi partai yang terbuka jangan ada istilah bahwa partai ini milik seseorang. Bahwa partai demokrat ini adalah partai terbuka dan milik masyarakat kabupaten bandung, siapapun orangnya dari mana datangnya, kalau mereka sudah memiliilki brand, memiliki kemampuan kompentensi, mereka memiliki keahlian dalam bidangnya, saya kira itu tidak sulit lah dalam menjaring orang-orang yang mempunyai kompentensi dan potensi,” pungkasnya.**

Yans

Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Gelar Kemah Bakti, Santuni Anak Yatim dan Teguhkan Komitmen Hadir untuk Masyarakat

Bandung, – YUTELNEWS com|| Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bandung melaksanakan Kemah Bakti dan Doa Bersama di Dusun Strawberi, Kecamatan Rancabali, pada Jumat–Sabtu (12–13 September 2025). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, penguatan kebersamaan, sekaligus wujud syukur dan kepedulian sosial.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung turut memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Kehadiran mereka bukan hanya simbol kepedulian, melainkan juga upaya meneguhkan peran PKB agar selalu dekat dengan masyarakat.BPJS Ketenagakerjaan

Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung, H. Hadiat, yang juga Bendahara DPC PKB, hadir mendampingi Bupati Bandung sekaligus Ketua DPC PKB, HM. Dadang Supriatna, bersama seluruh anggota fraksi lainnya.

Hadiat menekankan pentingnya kebersamaan antaranggota fraksi untuk memperkuat semangat perjuangan, gotong royong, dan pengabdian dalam membangun Kabupaten Bandung.BPJS Ketenagakerjaan

Kita harus selalu kompak dan bekerja keras untuk tetap hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, kita juga harus terus menyerap aspirasi dari masyarakat, dengan harapan apa yang menjadi aspirasi warga bisa direalisasikan dengan baik,” ungkap Hadiat.

Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung berharap, kegiatan kemah bakti ini dapat mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat komitmen perjuangan politik yang berpihak kepada rakyat.***

 

Yans

Hj. Emma Dety Dorong Kader PKK Jadi Garda Terdepan Mewujudkan Keluarga Berkualitas

YUTELNEWS.com |  Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Ketua TP PKK Kecamatan serta Ketua TP PKK Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bandung di Grand Sunshine Convention. Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan pemahaman dan keterampilan kader dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK yang menjadi dasar gerakan pemberdayaan keluarga.

Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati menegaskan bahwa 10 Program Pokok PKK merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pendidikan dan keterampilan, pengembangan kehidupan berkoperasi, hingga kesehatan, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, serta lingkungan hidup.

“Bimtek ini kami selenggarakan agar seluruh Ketua TP PKK memahami prinsip dasar dan strategi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara lebih efektif, sesuai kebutuhan zaman,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa tantangan era digital, perubahan sosial, dan kebutuhan data menuntut PKK untuk lebih adaptif. Melalui penguatan kapasitas kader, diharapkan implementasi 10 Program Pokok PKK dapat semakin berdampak nyata bagi keluarga dan masyarakat.

“PKK adalah mitra strategis pemerintah daerah. Sepuluh program pokok ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi pedoman kerja nyata yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Dengan adanya Bimtek ini, Emma berharap kader PKK Kabupaten Bandung siap menjadi garda terdepan dalam mendorong keluarga berkualitas, mandiri, dan berdaya saing. /Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.