Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Gelar Job Fair: Siapkan 1.200 Loker

Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan melaksanakan Job Fair pada event Bandung Bedas Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung. pada Jum’at (17/04/2026).

Agenda rutin Job Fair ini dilaksanakan di Jalan Al Fathu Soreang Kabupaten Bandung selama dua hari hingga hari Sabtu (18/4/2026). Sedangkan hari Minggu (19/4/2026), Dinas Ketenagakerjaan melaksanakan Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital.

Job Fair yang diinisiasi oleh Dinas Ketenagakerjaan ini diserbu oleh masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya para pencari kerja yang terlihat antusias mendatangi sejumlah stand atau gerai perusahaan yang menyiapkan lowongan kerja.

Kehadiran Job Fair ini sebagai wujud nyata kepedulian Dinas Ketenagakerjaan terhadap masyarakat pencari kerja atau yang masih menganggur setelah lulus kuliah atau selesai sekolah.

Kegiatan Bandung Bedas Expo 2026 itu dibuka oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna. Ketua TP PKK Kabupaten Bandung sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Permanawati juga tampak hadir menemui masyarakat Kabupaten Bandung yang hadir di gerai Job Fair tersebut.

hj Emma Dety juga terlihat komunikasi dengan perwakilan perusahaan yang buka gerai atau stand bagi para pencari kerja. Termasuk ia juga berkomunikasi dengan sejumlah pencari kerja untuk memberikan semangat dalam meningkatkan taraf ekonomi setelah mereka mendapatkan pekerjaan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Dadang Komara mengatakan Job Fair 2026 ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (17-18/4/2026), dan plus satu hari tambahan Minggu (19/04/2026) untuk pelaksanaan Gerai Bursa Kerja Bedas Digital.

“Itu akan membuka loker atau lowongan kerja lebih kurang sekitar 1.200 lowongan kerja. Berharap kegiatan Job Fair ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Bandung,” kata Dadang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan mengatakan bahwa pelaksanaan GBK Bedas Digital ini masih terus berjalan pada setiap hari Senin dan Kamis, baik di MPP (Mall Pelayanan Publik) maupun di delapan kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Tentunya ini terus berproses dan bentuk layanannya stay di delapan kecamatan. Kita akan terus membangun ekosistem layanan GBK Bedas Digital,” katanya.

Terkait dengan program GBK Bedas Digital ini, Dadang berharap para pengusaha atau perusahaan pro aktif menyampaikan informasi lowongan kerja melalui Dinas Ketenagakerjaan.

“Dinas Ketenagakerjaan pun tidak akan membuka secara manual, tetapi berbasis digital. Ada aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan maupun platform-platform yang bisa dikembangkan melalui pusat siap kerja maupun Dinas Ketenagakerjaan plus yang ada di Kabupaten Bandung,” ucapnya.

Ia mengatakan dengan kesiapan tenaga kerja maupun para penyuluh tenaga kerja di lapangan, sudah siap mereka dan secara bertahap sedang menyiapkan atau menyusun dan membuat aturan main terkait layanan GBK Bedas Digital yang ada di wilayah.**

Yans.

Kepala Desa Usep Suhendar: SPPG Dapur Ciapus 04 Telah Resmi dibuka,Optimalisasi Pelayanan dan Komitmen Pentingnya Sinergi Wilayah

Bandung –YUTELNEWS.com// Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Ciapus 04 ,Yayasan Sapta Karya Bangsa Mandiri, resmi dibuka dan mulai beroperasi pada hari ini, pada sabtu 18/04/2026. Acara peresmian ini dipimpin langsung oleh Kepala SPPG Dapur Ciapus 04, Dendi Pranata Purba, dan dihadiri oleh Forkopimcam banjaran dan berbagai unsur pemerintahan serta mitra kerja.

Kepala Desa Ciapus Usep Suhendar, menegaskan dukungan penuh seluruh unsur pemerintahan desa dan perangkat tingkat Kecamatan Banjaran terhadap program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. Program yang merupakan bagian dari visi misi pasangan Prabowo-Gibran ini disambut baik sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kades Usep pun mengatakan dalam sambutannya, pada acara peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Ciapus 04, Kades Usep Suhendar memberikan catatan penting terkait operasional di lapangan. Ia menekankan bahwa keberadaan dapur umum harus senantiasa berjalan beriringan dan selalu bersinergi erat dengan struktur pemerintahan wilayah setempat, mulai dari tingkat RT, RW, hingga Pemerintah Desa.

Kami juga sangat mendukung program dapur umum ini harus selalu bersinergi dengan pemerintahan wilayah, terutama Rt, Rw dan desa. Jangan sampai keberadaan dapur ini justru memicu masalah baru di tengah masyarakat,” ujar kades Usep Suhendar.

Pernyataan ini guna untuk memastikan bahwa implementasi program berjalan lancar, tertib administrasi, serta tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Camat Banjaran Kasta Wiguna pun dalam sambutannya mengatakan dan memberikan arahan strategis agar pengelolaan SPPG tidak hanya berorientasi pada bisnis semata, melainkan juga mampu mengemban amanah negara dengan sebaik-baiknya.

Dapur SPPG ini jangan hanya memikirkan bisnis saja, tapi harus betul-betul dapat mengemban amanat yang diberikan oleh Pemerintah agar dapat menjaga stabilitas, kualitas, dan sinergitas dengan lingkungan agar tercipta situasi dan kondisi yang aman dan nyaman,” tegasnya camat Kasta Wiguna.

Camat Kasta Wiguna juga menekankan bahwa keberlangsungan operasional SPPG sangat bergantung pada pemeliharaan kualitas dan kelestarian lingkungan. Pengelolaan limbah dan sampah dapur menjadi perhatian khusus agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

“Jika dapur SPPG ini harus tetap berlanjut, maka harus tetap dapat menjaga kualitas dan stabilitas lingkungan. Limbah dan sampah dapur harus betul-betul dapat dijaga agar tidak berdampak negatif. Ia juga ingatkan tolong jalankan amanah ini dengan sebaik mungkin agar menjadi berkah bagi orang banyak, sehingga mendapat banyak doa yang baik bagi kita,” tambahnya.

Usai penyampaian arahan dan sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi simbolis pembukaan berupa pemotongan pita yang dilakukan oleh Camat Banjaran Kasta Wiguna dan ditanda tangani prasasti dan gunting pita tersebut, secara resmi bahwa SPPG Dapur Ciapus 04 dinyatakan mulai beroperasi dan melayani masyarakat,” tukasnya.

Yans.

KDS Tegaskan Program Pentahelix Bisa Mengantisipasi Masalah Kebencanaan Banjir

Bandung -YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna pimpin rapat koordinasi (rakor) forum pentahelix penanganan banjir Sungai Cisunggalah di Aula Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Sabtu (18/4/2026). Pelaksanaan rakor ini sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam penanganan banjir di Kabupaten Bandung.

Rakor forum pentahelix ini dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung serta Forkopimcam Solokanjeruk, para kepala desa se-Kecamatan Solokanjeruk dan 23 perwakilan perusahaan dari 57 perusahaan yang ada di Kecamatan Solokanjeruk.

Dari hasil rakor forum pentahelix itu, sebesar sekitar Rp150 juta berhasil dikumpulkan untuk penanganan banjir yang disebabkan banjir luapan Sungai Cisunggalah.

Anggaran yang terkumpul itu berasal dari bantuan spontanitas pribadi masing-masing atau swadaya Bupati Dadang Supriatna, para pimpinan OPD, para kepala desa, anggota dewan, dan Forkopimcam Solokanjeruk. Termasuk dari beberapa perusahaan yang dengan spontanitas hadir pada forum pentahelix tersebut.

Program pentahelix Sungai Cisunggalah ini membutuhkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pembangunan 15 jembatan dan pembongkaran 56 jembatan. Sedangkan untuk pembangunan TPT saluran Sungai Cisunggalah sepanjang 5 km dari mulai Desa Bojong sampai Desa Cibodas membutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar dengan anggaran yang bersumber dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC). BBWS Citarum pun sudah siap menurunkan alat berat untuk penanganan banjir Sungai Cisunggalah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa program pentahelix ini sengaja dibuat karena berdasarkan pengalaman yang sudah berjalan dalam penanganan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung. Ia pun akan terus memantau program pentahelix penanganan banjir Sungai Cisunggalah tersebut.

“Pertama saya itu sukses dalam program pentahelix di Kecamatan Rancaekek, Cicalengka dan Cikancung sepanjang 12 km aliran Sungai Citarik dan Sungai Cikeruh. Itu selesai dalam program 100 hari kerja (Bupati dan Wakil Bupati Bandung),” kata KDS, sapaan akrab Dadang Supriatna usai melaksanakan rapat koordinasi forum pentahelix penanganan banjir Sungai Cisunggalah.

KDS berharap penanganan banjir Sungai Cisunggalah di Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk dan Desa Bojong Kecamatan Majalaya harus dilaksanakan seperti sebelumnya melalui program pentahelix sewaktu dilaksanakan di Rancaekek, Cicalengka dan Cikancung.

“Insya Allah saya optimis dengan hadirnya para pengusaha, walaupun diwakili tetapi pasti akan disampaikan hasilnya kepada pemilik perusahaan. Nantinya pak camat bersama Tim Pentahelix akan silaturahmi dengan para pengusaha. Tadi secara spontanitas sudah terkumpul sekitar Rp150 juta,” jelasnya.

KDS bersama Kang Haji Cucun, sapaan akrab Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal sepakat akan mendorong penyelesaian penanganan banjir Sungai Cisunggalah melalui program pentahelix. Pada kesempatan rakor forum pentahelix, KDS sempat menghubungi Kang Haji Cucun melalui sambungan video call untuk membahas penanganan banjir Sungai Cisunggalah. Kang Haji Cucun pun sama-sama sepakat untuk penanganan banjir tersebut.

“Kang Haji Cucun dengan saya itu bukan hanya mendorong secara material saja secara langsung pribadinya. Tetapi mendorong dari kebijakan pemerintah pusat. Nanti hari Selasa (21/4/2026) saya diundang dan dipersiapkan waktu oleh Pak Menteri Pekerjaan Umum RI untuk membahas Sungai Cisunggalah dan lain-lainnya,” tuturnya.

Menurutnya, bukan hanya Sungai Cisunggalah saja, tetapi ada beberapa kecamatan yang harus didorong dalam penanganan banjir di Kabupaten Bandung.

“Tentu ini salah satu peluang dan momen waktu yang tepat menurut pendapat saya dengan adanya rakor forum pentahelix ini karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sudah rutin terkena bencana,” katanya.

KDS juga berencana melaksanakan penanganan banjir di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang dan Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek, yaitu melalui pengerjaan normalisasi sungai dan termasuk pembangunan embung-embung.

“Di Desa Sukamanah akan dibangun embung-embung pada lahan seluas 1,5 hektare, termasuk di Desa Tegalluar seluas 3,5 hektare akan dibangun embung-embung untuk penanganan banjir di wilayah tersebut,” jelasnya.

KDS berharap melalui gerakan program pentahelix dalam penanganan banjir itu bisa memperlancar aliran air. “Melalui program pentahelix ini diharapkan bisa mengantisipasi masalah kebencanaan banjir di wilayah Solokanjeruk dan Majalaya,” ungkapnya.

Terkait dengan rumah-rumah yang harus dibongkar dalam penanganan banjir Sungai Cisunggalah, Bupati KDS menegaskan, hari ini Satgas sudah turun ke lapangan.

“Pertama membuat surat peringatan dulu, kalau surat peringatan tidak diindahkan, mungkin nanti satgas akan melakukan pembongkaran secara langsung. Tentu kami dengan Disperkimtan akan meng-asesmen berapa rumah yang kira-kira perlu diperbaiki. Ini juga memerlukan APBD yang harus kita dorong untuk perbaikan,” ungkapnya.

KDS menegaskan dalam pembongkaran rumah atau bangunan yang berdiri di atas badan atau sepadan Sungai Cisunggalah tidak ada kompensasi atau ganti rugi.

“Enggak ada (kompensasi atau ganti rugi) karena ini sifatnya seperti yang di Rancaekek untuk pelebaran aliran sungai ini kembali kepada tanah hakulah. Asalnya 8 meter, mohon dikembalikan lebar sungai itu 8 meter,” ungkapnya.

KDS berharap masyarakat maupun para pengusaha dan pihak lainnya yang rela memperlancar program pentahelix ini menjadikan nilai ibadah dan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Aamiin yra.

Sementara itu, berdasarkan data yang disampaikan Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin sebanyak 128 rumah yang menempati badan Sungai Cisunggalah.

“Yang tadinya lebar aliran sungai 8 meter, tinggal 3-4 meter. Masyarakat membangun rumah di badan sungai, bukan sepadan sungai lagi. Bagaimana untuk penanganan permasalahan ini. Itu menjadi permasalahan kita bersama dalam penanganan banjir,” katanya.**

Yans.

Warga Masyarakat Palasari 03 Bahu Membahu Bakti Sosial Bersihkan Lingkungan Lumpur, Material Sampah Pasca Banjir.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan, kekompakan, masyarakat palasari 03, kegiatan bakti sosial pembersihan lingkungan dari lumpur dan sisa material yang tertinggal, menyusul terjadinya banjir yang melanda wilayah palasari Rw 03 Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, tersebut beberapa waktu lalu. pada sabtu 18/04/2026.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah air banjir mulai surut, di mana sejumlah permukiman, jalan raya, dan fasilitas umum masih tertutup lapisan lumpur tebal yang menyulitkan aktivitas warga. para warga masyarakat palasari Rw 03 setempat bekerja bahu-membahu membersihkan jalan -jalan, selokan, dan halaman rumah dari tumpukan lumpur, sampah, dan benda-benda yang terbawa arus air.

Menggunakan peralatan seadanya seperti sekop, sapu lidi, dan gerobak, mereka bekerja dengan semangat meskipun kondisi lingkungan masih cukup berat. Selain membersihkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit akibat lingkungan yang kotor, serta memulihkan kembali kondisi wilayah palasari agar dapat digunakan dan dihuni seperti sediakala.

“Kami di sini untuk membersihkan bersama masyarakat selalu menunjukkan Bahu membahu gotong royong , terutama di saat-saat sulit seperti ini. Pembersihan ini juga penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan, supaya warga bisa segera beraktivitas kembali dengan nyaman,” ujar Ketua Rw 03 Gunawan saat dalam kegiatan.

Ketua Rw 03 palasari Gunawan Dwipayana SE bersama warga setempat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran serta bantuan yang diberikan. Kehadiran Babinsa dinilai sangat membantu dan mempercepat proses pemulihan kondisi lingkungan pasca bencana. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut hingga seluruh wilayah yang terkena dampak banjir kembali bersih dan layak digunakan.

Yans.

Disela Kesibukan Pelayanan, Jajaran Uptd Dalduk PK Dayeuhkolot Berbagi Kepada Warga Terdampak Banjir

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan, jajaran Dinas Uptd Dalduk PK Kecamatan Dayeuhkolot menyempatkan diri untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir. pada jumat 17/04/2026.

Kegiatan berbagi ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian nyata kepada warga yang masih berjuang memulihkan kondisi kehidupan pasca surutnya air banjir. Meskipun masih harus melayani kebutuhan administrasi masyarakat yang juga sempat terganggu akibat bencana, para petugas dan pimpinan tetap menyisihkan waktu dan tenaga untuk mengumpulkan serta menyalurkan bantuan yang dibutuhkan.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan barang-barang kebutuhan sehari-hari yang sangat diperlukan warga dalam proses pemulihan. Penyaluran dilakukan secara langsung ke sejumlah titik permukiman dan tempat pengungsian, sehingga bantuan dapat diterima dengan tepat oleh mereka yang membutuhkan.

Kepala UPTD Dalduk PK Kecamatan Dayeuhkolot hj Wahidatun Hikmah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari pengabdian dan kebersamaan. “Kami memang masih memiliki banyak tugas untuk menyelesaikan pelayanan dan permasalahan administrasi yang tertunda, namun kami juga tidak bisa tinggal diam melihat kesulitan yang dihadapi saudara-saudara kita. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan rasa kekeluargaan yang kami miliki,” ujarnya.

Warga yang menerima bantuan menyampaikan rasa ucap terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban mereka, serta memotivasi untuk segera bangkit dan kembali beraktivitas seperti sediakala. Jajaran Dalduk PK juga menyatakan akan terus berusaha memberikan yang terbaik, baik dalam pelayanan maupun dalam upaya membantu pemulihan kondisi wilayah,”tukasnya.

Yans.

KDS Fokus Penanggulangan Bencana Sesuai Harapan dan Keinginan Masyarakat Kabupaten Bandung

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna turut mendampingi kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal saat memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah di Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung.

Kang Haji Cucun, sapaan akrab Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Bupati Bandung menyerahkan bantuan itu di Kantor Desa Panyadap, Jumat (17/4/2026). Usai menyerahkan bantuan, Kang Haji Cucun dan Bupati Bandung serta para stakeholder melaksanakan rapat koordinasi menyoroti permasalahan kebencanaan sekaligus penanggulangannya di Kantor Desa Panyadap. Pemerintah dan warga setempat berharap persoalan kebencanaan, khususnya bencana banjir bisa segera diselesaikan.

Selain KDS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna, juga hadir dari perwakilan BNPB, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung, Dinas PUTR, Disperkimtan, Dinas Sosial dan jajaran OPD Kabupaten Bandung lainnya.

Bupati KDS mengatakan bahwa pihaknya lebih fokus bagaimana penanggulangan bencana ini sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kita alihkan kepada kegiatan-kegiatan dalam rangka penanggulangan bencana. Yang tentunya ada 29 kecamatan di Kabupaten Bandung, yang harus kita fokuskan untuk bisa mengantisipasi penyelesaiannya dan pada hari ini alhmdulillah Wakil Ketua DPR RI mengundang para stakeholder. Dan alhamdulillah komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), insya Allah saya hari Selasa (21/4/2026) akan ketemu dengan Pak Menteri untuk menyampaikan kebutuhan-kebutuhan, termasuk logistik,” tuturnya.

KDS pun menyebutkan bahwa BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) juga turut mensupport terhadap penanggulangan pasca kebencanaan yang terjadi di Kabupaten Bandung.

Terkait dengan kebencanaan itu, KDS akan membuat program pentahelix di sejumlah kecamatan, yaitu Kecamatan Bojongsoang, Dayeuhkolot, Baleendah, Banjaran, Rancaekek, Solokanjeruk, Majalaya dan Ibun.

“Seluruhnya ada sembilan kecamatan yang akan dibuatkan pentahelix dan insya Allah besok (Sabtu, 18/4/2026) mulai action. BBWS Citarum untuk penanggulangan di sungai Desa Panyadap dan Desa Bojong,” katanya.

Lebih lanjut KDS mengatakan dalam penyambutan Hari Ulang Tahun ke-385 Kabupaten Bandung yang puncaknya pada 20 April 2026, sebelumnya menggelar berbagai kegiatan. Namun kali ini, memperingati Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung dilaksanakan dengan konsep kesederhanaan.

“Untuk pelaksanaan upacara ditempatkan di lapangan Upakarti Soreang, yang diikuti oleh para camat dan juga kepala desa yang biasa dilaksanakan tiap-tiap kecamatan, nanti disatukan di Lapangan Upakarti,” tuturnya.

Pada malam hari puncak Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, kata KDS, yang sebelumnya akan mengelar hiburan Wayang Golek, kemudian diganti dengan kegiatan istighosah se-Kabupaten Bandung secara hybrid tentunya.

“Pelaksanaan istighisah ditempatkan di Gedung Mohamad Toha Soreang. Kegiatan disederhanakan, dalam peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung,” kata KDS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan, mulai hari Jumat ini di Desa Bojong Kecamatan Majalaya sudah mulai ada pengerjaan pergeseran lebar aliran Sungai Cisunggalah 2 meter. Kegiatan ini dalam rangka penanggulangan banjir yang disebabkan oleh aliran Sungai Cisunggalah.

“Sedangkan di Desa Panyadap masih menunggu kesadaran dari masyarakat untuk membongkar bagian bangunannya yang akan terkena pelebaran aliran Sungai Cisunggalah. Jadi masih menunggu kesadaran masyarakat untuk membongkar bangunan guna pelebaran aliran Sungai Cisunggalah,” ungkapnya.**

Yans.

Bedas Expo 2026 Digelar di Tengah Bencana, KDS Fokus Penanganan Banjir dan Peningkatan Ekonomi

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS), resmi membuka Bandung Bedas Expo 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026) di Area Komplek Pemkab Bandung, Soreang.

Dalam sambutannya, KDS menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini berlangsung dalam situasi berbeda, di tengah musibah yang tengah melanda Kabupaten Bandung. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian amblesnya jembatan di Radu yang terjadi pada malam sebelumnya.

KDS mengungkapkan bahwa dirinya langsung mengambil langkah cepat untuk segera berkoordinasi dengan jajaran terkait, termasuk pihak TNI, untuk percepatan penanganan dan penyediaan jembatan darurat. Ia juga menyampaikan rencananya untuk meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Panyadap dan Majalaya, bersama sejumlah pihak terkait, termasuk BNPB dan Wakil Ketua DPR RI guna mencari solusi penanganan banjir.

Selain itu, KDS turut menyampaikan duka cita atas korban jiwa dalam musibah banjir tersebut, seraya mendoakan agar almarhumah yang hanyut mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta mengapresiasi pihak-pihak yang telah berupaya menolong.

“Dalam kondisi berduka ini, agenda tetap harus berjalan. Namun setelah pembukaan ini, saya akan langsung menuju lokasi banjir. Saya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini,” ujarnya.

Bandung Bedas Expo 2026 sendiri digelar selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 April 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang dikemas dalam beberapa zona utama. Di antaranya Pameran dan Bazzar yang menampilkan produk UMKM.

Selain itu, terdapat Service Point (Layanan Publik Terpadu) yang menyediakan berbagai layanan administrasi seperti SAMSAT keliling, SIM keliling, layanan kependudukan, hingga konsultasi, talkshow pelayanan publik, live music, gelar budaya, dan pagelaran wayang golek.

Di bidang olah raga dan komunitas, hadir Sportainment seperti lomba lari anak, balance bike, archery open champion, serta kegiatan komunitas dan gathering. Sementara itu, pada zona Edukasi Kesehatan Sosial, masyarakat dapat mengakses layanan edukasi (education fair), job fair, cek kesehatan gratis, donor darah, serta perpustakaan keliling.

KDS menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan berbagai produk unggulan Kabupaten Bandung, khususnya dari sektor UMKM. Ia mengungkapkan harapannya agar ke depan Kabupaten Bandung dapat memiliki Bedas Convention Center yang berlokasi di kawasan strategis dekat Stasiun Whoosh (KCIC) dengan luas sekitar 5 hektare.

“Bedas Expo ini bukan sekadar pameran, tapi wahana untuk mengembangkan produk UMKM Kabupaten Bandung agar semakin naik kelas dan berdaya saing,” ujar KDS.

Selain itu, KDS juga mendorong optimalisasi aset pemerintah daerah di sekitar Soreang agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas perdagangan, sehingga para pelaku usaha lokal memiliki ruang yang representatif untuk berkembang.

“Kalau kita kelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi baru seperti Tanah Abang, sehingga pelaku UMKM kita punya tempat yang layak untuk berkembang,” tambahnya.

Di tengah tantangan fiskal akibat pemotongan dana transfer ke daerah (TKD), KDS mengungkapkan bahwa perekonomian Kabupaten Bandung justru menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 5,04 persen pada tahun 2024 menjadi 6,32 persen pada tahun 2025.

“Peningkatan ini tidak mudah dicapai. Hal ini didorong oleh penguatan ekonomi sirkular di Kabupaten Bandung, sejalan dengan program Presiden serta berbagai program pembangunan lainnya,” pungkasnya.

Yans.

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmiadi S.IP , Salurkan Bantuan Pangan 625 KK Terdampak Banjir.

Bandung –YUTELNEWS.com// Pemerintah Desa Cangkjang Wetan “Tanginas” terus menunjukkan komitmennya dalam merespons cepat dampak bencana banjir yang melanda wilayah . Salah satunya melalui penyaluran bantuan pangan kepada warga terdampak banjir di wilayah Desa Cangkuang Wetan. pada Jumat (17/04/2026)

Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi S.IP, memastikan langsung proses distribusi bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bandung yang disalurkan melalui Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dispakan).

Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian itu ada dan benar-benar bergerak. Kami memastikan bantuan tersalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan,” ujar Asep Kusmiadi disela kegitan

Sebanyak 625 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan pangan tersebut dan Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan warga yang paling terdampak, agar distribusi berjalan cepat, tepat sasaran, dan merata.

Kepala Desa Asep Kusmiadi pun menegaskan, kehadiran pemerintah di lapangan bukan sekadar menjalankan tugas, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan masyarakat benar -benar merasakan manfaat dari setiap bantuan yang diberikan.

Kami ingin memastikan setiap warga yang terdampak dapat terbantu dan merasakan langsung kehadiran pemerintah. Ini bukan hanya tugas, tapi tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada warga Desa Cangkuang Wetan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas bantuan dan kepeduliannya kepada masyarakat Cangkuang Wetan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pasca banjir,” ucapnya. (**)

Yans.

Nelayan Serasan, Kabupaten Natuna Keluhkan Kuota BBM Subsidi Minim,

NatunaYutelnews.com ||
Camat Akui Sudah Lama Terjadi
Serasan, Kabupaten Natuna – Sejumlah nelayan kecil di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, mengeluhkan keterbatasan kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang dinilai belum mencukupi kebutuhan melaut sehari-hari.

Keluhan tersebut disampaikan para nelayan kepada awak media, Kamis (16/4/2026). Mereka menyebut, selain kuota yang terbatas, operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di wilayah Serasan juga belum berjalan optimal.

Kadang buka hanya dua minggu sekali, itu pun minyak cepat habis. Kami jadi kesulitan untuk melaut,” ungkap salah satu nelayan yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas dan pendapatan nelayan kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM subsidi untuk melaut.

Para nelayan berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi terkait, khususnya dalam hal penambahan kuota BBM subsidi serta optimalisasi operasional SPBUN agar dapat melayani kebutuhan secara berkelanjutan.

Mereka juga membandingkan kondisi tersebut dengan wilayah lain di Natuna, seperti Bunguran Barat, yang dinilai memiliki distribusi BBM subsidi untuk nelayan yang lebih lancar.

Harapan kami, di Serasan juga bisa seperti di Bunguran Barat. BBM subsidi tersedia dan mudah diakses nelayan,” tambah nelayan lainnya.

Sementara itu, Camat Serasan, Iwan, saat dikonfirmasi media melalui sambungan telepon pada hari yang sama, membenarkan adanya keterbatasan kuota BBM subsidi tersebut. Ia menyebut kondisi ini bukan hal baru dan sudah berlangsung cukup lama.

“Memang benar ada kekurangan kuota, dan ini sudah lama terjadi. Kami dari pihak kecamatan juga sudah dua kali mengadakan rapat bersama nelayan untuk membahas persoalan ini,” ujarnya.

Menurut Iwan, kuota BBM subsidi yang diterima saat ini masih jauh dari kebutuhan. Ia menjelaskan bahwa untuk dua kecamatan di wilayah Serasan, kuota yang tersedia hanya sekitar 50 ton per bulan, sementara usulan yang diajukan mencapai 100 ton per kecamatan.

Kami sudah beberapa kali mengupayakan berbagai cara, termasuk berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pemerintah daerah, khususnya bagian ekonomi. Namun hingga saat ini, penambahan kuota belum sesuai harapan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kecamatan pada dasarnya hanya dapat merekomendasikan kebutuhan nelayan, sementara kewenangan penetapan kuota berada pada pihak terkait.

Di sisi lain, Kepala Bagian Ekonomi Kabupaten Natuna, Agino Riko, saat dikonfirmasi terpisah, membenarkan apa yang disampaikan Camat Serasan. Ia menjelaskan bahwa mekanisme pengajuan kuota BBM subsidi dilakukan melalui tahapan administrasi yang melibatkan beberapa pihak.

Untuk pemenuhan kuota, biasanya dilakukan pendataan ulang oleh kecamatan, kemudian diajukan ke SPBU. Selanjutnya, SPBU menyurati pemerintah daerah melalui bagian ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa camat berperan dalam menyampaikan kebutuhan riil di lapangan, sementara penetapan kuota tetap berada pada kewenangan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Biasanya, jika ada usulan, penambahan kuota bisa saja diberikan, terutama di akhir bulan, tergantung kebijakan dari pihak yang berwenang,” pungkasnya.

Hingga kini, para nelayan berharap adanya solusi konkret agar distribusi BBM subsidi di Serasan, Kabupaten Natuna, dapat berjalan lebih optimal dan berkeadilan, sehingga aktivitas melaut tidak lagi terganggu oleh keterbatasan pasokan.(Bani)

Penemuan Kerangka Manusia di Perbatasan Baleendah–Dayeuhkolot, Diduga Terkait Laporan Orang Hilang

Bandung – YUTELNEWS.com// Penemuan kerangka manusia menggegerkan warga di wilayah perbatasan Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (16/04/2026).

Kapolsek Baleendah, Hendri, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.30 WIB terkait temuan tersebut.

Kerangka manusia ditemukan di area tumpukan sampah yang berada di bawah jembatan perbatasan Kecamatan Baleendah–Dayeuhkolot.

“Awalnya terlihat dari atas seperti bentuk tubuh manusia. Setelah dicek, ternyata benar merupakan kerangka manusia yang sebagian tertutup tumpukan sampah,” ujar Hendri.

Proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi kerangka tertimbun sampah. Namun, berkat bantuan tim Basarnas, kerangka tersebut berhasil diangkat dan diamankan.

Dari hasil pengamatan awal, kondisi jasad sudah berupa tulang belulang. Meski demikian, masih terdapat beberapa bagian pakaian yang melekat, di antaranya kaos yang diduga dikenakan korban saat kejadian.

Kerangka tersebut selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Welas Asih untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Polisi menduga temuan ini berkaitan dengan laporan orang hilang yang masuk ke Polsek Baleendah pada 10 April 2026. Laporan tersebut menyebutkan seorang laki-laki kelahiran tahun 1999 yang hingga kini belum ditemukan.

“Sudah tujuh hari sejak laporan orang hilang itu dibuat. Namun, kami belum bisa memastikan apakah kerangka ini adalah orang yang sama. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan identifikasi,” tambah Hendri.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna membantu proses identifikasi. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Yans.

Hadiri Ziarah Bupati Bandung, Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot Hj Wahidatun Hikmah Ikuti Doa Bersama

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dalduk Pelayanan Kependudukan (PK) Kecamatan Dayeuhkolot hj Wahidatun Hikmah menghadiri kegiatan ziarah yang dipimpin langsung oleh Bupati Bandung di makam Bupati pertama Kabupaten Bandung.di Kqmpung Kaum Rw 11 Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada kamis 16/04/2026.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan, penghargaan, dan doa bersama bagi para pendahulu yang telah berjasa besar dalam memimpin dan membangun daerah Kabupqten Bandung di masa lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna beserta jajaran pejabat, termasuk perwakilan dari UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot, memanjatkan doa keselamatan dan ketenangan bagi Almarhum Bupati pertama. Selain itu, momen ini juga dijadikan sebagai sarana untuk mengambil hikmah dan semangat pengabdian dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ziarah ke makam para pendiri bangsa dan pemimpin terdahulu mengingatkan kita untuk terus meneladani dedikasi dan kerja keras mereka dalam melayani masyarakat,” ujar Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot hj wahidatun usai kegiatan.

Hadirnya jajaran pemerintahan kecamatan dalam kegiatan ini juga menunjukkan sinergi dan kesatuan dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta mempererat tali silaturahmi antar instansi demi kemajuan daerah.

Yans.

Di Sela Ziarah ,Tengah Musibah Banjir, Bupati Kang DS: Kita Kerja Keras Selesaikan Masalah Bersama Pentahelix

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama Forkopimda, para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Bandung melaksanakan silaturahmi dan ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung.

Rombongan Bupati Bandung mengawali ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Cikutra. Dari Cikutra, rombongan kemudian menuju Makam Para Bupati Bandung di kawasan Dalem Kaum Kota Bandung, Makam Karang Anyar, TPU Porib dan Situs Makam Bupati Bandung pertama, R TMG Wira Angun Angun di Dayeuhkolot.

Selain memanjatkan do’a untuk para mantan Bupati Bandung terdahulu yang telah wafat, Bupati Dadang Supriatna beserta rombongan secara bergantian melakukan tabur bunga di pusara sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa para pemimpin terdahulu.

Usai tabur bunga, Bupati yang akrab disapa KDS itu menyempatkan untuk menyimpan karangan bunga. Suasana haru dan penuh khidmat terasa di setiap tempat peristirahatan terakhir para mantan Bupati Bandung tersebut.

Bupati yang akrab disapa KDS itu mengatakan kunjungan ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan refleksi untuk mengenang jasa dan pengabdian para pemimpin terdahulu yang telah membangun fondasi Kabupaten Bandung.

“Kita do’akan para pahlawan terutama para pendiri Kabupaten Bandung, para Bupati Bandung terdahulu yang telah wafat semoga ditempatkan di sisi Allah SWT. Banyak sekali yang telah diberikan dan diwariskan para alrmahum para Bupati Bandung terdahulu untuk perkembangan Kabupaten Bandung saat ini,” tutur KDS.

Selain itu, KDS mendo’akan para mantan Bupati Bandung yang masih hidup yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser agar selalu diberikan kesehatan dan dapat bersama-sama membangun Kabupaten Bandung.

Ziarah ke makam para Bupati Bandung yang telah menjadi agenda rutin Pemkab Bandung ini adalah bentuk penghormatan atas jasa-jasa para mantan Bupati Bandung terdahulu. Oleh karena, KDS menekankan kepada para ASN mengenai pentingnya meneladani kepemimpinan dan dedikasi para mantan Bupati Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, KDS mengaku sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati (RA) Wiranatakusumah II, yaitu tokoh pendiri Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Saat ini Kabupaten Bandung sudah berusia 385 tahun. Almarhum RA Wiranatakusumah II dahulu memimpin Kabupaten Bandung dari tahun 1794 hingga 1829, kemudian dilanjutkan oleh para bupati berikutnya yang telah mendahului kita semua,” ujar KDS.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna tak lupa menyampaikan rasa duka cita yang mendalam untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang tengah dirundung bencana alam banjir terutama kepada korban dan keluarga korban banjir di Ciapus Banjaran.

“Mengingat saat ini kita sedang dikepung musibah bencana alam, kami berdo’a semoga musibah bencana alam ini cepat selesai,” tambah KDS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga memberikan instruksi khusus kepada para camat agar tidak meninggalkan wilayah masing-masing serta cepat tanggap dan turun langsung melihat kondisi masyarakat.

“Tolong kepada para Kepala OPD dan para camat untuk turun ke lapangan. Bantu masyarakat. Jangan ada yang terpaksa. Ini adalah kewajiban kita. Niatkan lillahi ta’ala,” ucap Bupati.

KDS menegaskan Pemkab Bandung serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam akan berupaya keras menyelesaikan permasalahan banjir ini melalui kolaborasi pentahelix baik dengan pemerintah pusat maupun provinsi serta memastikan aktifitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (**)

Yans

PHK Superitendent di PT RAPI, Tripartit Ketiga Masih Berproses di Disnaker Pelalawan

PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Kasus pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh perusahaan besar PT RAPI yang beroperasi di lingkungan April Group Pangkalan Kerinci, kini terus bergulir pada tahap Tripartit ketiga di kantor dinas ketenagakerjaan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau pada, Senin (13/4/2026).

Pekerja yang menjabat sebagai Superitendent hampir 6 tahun masa kerja di perusahaan itu mengungkapkan saat ini sedang meminta haknya dan kehilangan pekerjaan. Namun atas perselisihan hubungan industrial yang dialaminya berharap pemerintah andil dan bisa menegakkan hukum yang berlaku atas alasan perusahaan dalam melakukan pemutusan hubungan kerja berdasarkan pasal 43 ayat 2 PP 35 tahun 2021 tentang efisiensi mencegah kerugian.

Iyus Timotius, saat dimintai keterangannya menyampaikan bahwa di ruangan mediasi mediator Disnaker Pelalawan, Idrus terlihat tegas menegakkan hukum dan undang-undang ketenagakerjaan, bahkan sempat meminta kepada perusahaan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi hal yang dialami perusahaan terkait alasan PHK terhadap Iyus Timotius pada Pasal 43 ayat 2 untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap seorang jabatan superitendent itu,” jelasnya.

Bahkan Disnaker Kabupaten Pelalawan memberikan kesempatan kepada perwakilan perusahaan yang dihadiri oleh Firdaus sebagai IR PT. RAPI, untuk menjelaskan peristiwa yang berkaitan dengan apa yang dialami perusahaan mulai dari sisi performance pekerja, hasil produksi, maupun operasional dan hasil audit internal atau eksternal,” tambahnya.

“Namun perusahaan menyampaikan terkait efesiensi mencegah kerugian, tidak dibutuhkan hasil Audit internal ataupun eksternal tentang kondisi PT. RAPI hingga melakukan pemutusan hubungan kerja,” bebernya.

Dalam Tripartit ketiga dihadiri oleh Kabid PHI Disnaker Kabupaten Pelalawan, Zulkifli, SE., President FSP2KI, H. Hamdani, Ketua DPW Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Riau, Arbaa Silalahi, dan Iyus Timotius Sebagai Superitendent yang sedang memperjuangkan haknya dan  kehilangan pekerjaan.

Di tempat yang sama President FSP2KI, H. Hamdani menegaskan bahwa PHK Iyus Timotius adalah salah satu anggota Federasi Serikat Pekerja (FSP2KI).

“Hari Ini agenda mediasi ketiga, tadi dihadiri oleh perusahaan. Yang pertama mereka tidak hadir, yang kedua tidak ada titik temu kesepakatan, hari ini mediasi ketiga juga belum ada titik temu. Perusahaan tetap kekeh pada putusannya menawarkan 1 kali ketentuan jika alasannya efesiensi untuk mencegah kerugian,” jelasnya.

“Lalu menurut kami, itu sesuai dengan peraturan pemerintah, PP 35 Tahun 2021 bahwa alasan efesiensi itu tidak masuk dalam kategori yang dianjurkan pada PP 35 tersebut. Jadi pada intinya kami Serikat Pekerja mengikuti aturan pemerintah, ” tutur Hamdani.

“Kita masih berharap ada diskusi sebelum ada kesimpulan mediator dan kesepakatan di tingkat mediasi Disnaker. Menunggu informasi dari Disnaker sebab tadi perusahaan meminta waktu sekali lagi untuk mediasi pada hari Rabu depan tanggal 15 April 2026,” tambahnya.

Selain itu, Hamdani mengungkapkan bahwa dalam mediasi pihak perusahaan tersebut menyampaikan alasan dasar PHK berawal adanya warning later kesatu, kedua dan ketiga, dan dimediasi kedua yang lalu itu kita bantah. Bahwa itu tidak bisa dijadikan alasan untuk efesiensi mencegah kerugian. Kemudian terkait performa pekerja dan juga pihak perusahaan menyampaikan saat ini produksi yang tidak produktif, banyak produksi mereka saat ini tercancel. Itu yang dijadikan alasan sehingga mereka melakukan PHK,” pungkasnya.

“Tuntutan pekerja agar disnaker netral. Posisi pekerja  secara sosial ekonomi itu dibawah dari pada pengusaha, maka netral itu pemerintah harus membela orang yang lemah, bukan membiarkan saja, dan itu di Aminin oleh pihak disnaker. Mereka siap dan selama ini juga mereka membantu memastikan hak-hak pekerja,” lanjutnya.

Menanggapi alasan perusahaan di ruang mediasi, Ketua DPW KPBU Provinsi Riau, Arbaa Silalahi, menegaskan terkait tidak perlu diaudit performance produktivitas terkait efesiensi mencegah kerugian mengatakan “Ini kan pasal yang mengada-ngada dan sebagai case senjata pamungkas perusahaan untuk memPHK. Maka karena tidak ada titik terangnya kemungkinan kita lanjut:

1. PHI apa bila keluar anjuran

2. Aksi unjuk rasa di kantor perusahaan atau di lingkungan perusahaan.

Hingga MAYDAY akan kita jelaskan ke perusahaan bahwa PHK model seperti ini sangat mengada-ngada dan harus dilawan. Melalui aksi 1 mayday akan kami suarakan,” ucapnya.

Konfirmasi kepada pihak perusahaan melalui Budi sebagai Humas perusahaan menanggapi sebagai berikut:

“Perusahaan menghormati perhatian publik terhadap pemberitaan yang beredar terkait proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di salah satu entitas usaha kami. Namun demikian, kami menegaskan bahwa informasi yang berkembang di ruang publik perlu dipahami secara utuh dan berdasarkan fakta yang akurat,” jawabnya. Rabu (15/4/2026).

“Dapat kami tegaskan bahwa setiap keputusan PHK yang dilakukan oleh Perusahaan, termasuk dalam kasus ini, telah melalui mekanisme internal yang berlaku secara prosedural serta mengacu pada peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan di Indonesia. Keputusan tersebut juga mempertimbangkan hasil evaluasi internal yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian terhadap standar kinerja dan kepatuhan terhadap ketentuan perusahaan, setelah melalui proses pembinaan sesuai mekanisme yang berlaku,” terangnya.

“Perusahaan memastikan bahwa seluruh hak karyawan yang terdampak telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Kami juga tetap mengedepankan prinsip hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan, serta terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan oleh pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Disra Alldrick sebagai Corporate Communications Manager.

Pihak Disnaker Kabupaten Pelalawan melalui Kabid PHI Zulkifli, SE, saat di konfirmasi belum memberikan tanggapannya.

Mediasi Tripartit ketiga Di Kantor Disnaker Kabupaten Pelalawan masih menunggu keterangan resmi. Pekerja berharap pemerintah dapat memberikan kepastian penyelesaian mediasi ini agar tidak berlarut-larut.||

(TIM)

Kang DS Pimpin Ziarah ke Makam Para Mantan Bupati Bandung, Doakan Jasa Pendahulu di Hari Jadi ke-385

Kab.Bandung — YUTELNEWS.com// Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS) memimpin langsung rangkaian ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung, pada Kamis (16/04/2026).

Ziarah dilakukan di lima lokasi, yakni Tempat Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Situs Makam Dalem Kaum, Situs Makam Karang Anyar, TPU Porib, dan Situs Makam Dayeuhkolot.

KDS hadir bersama rombongan yang terdiri dari Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati, Ketua DWP Kabupaten Bandung, Ketua MUI, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati (RA) Wiranatakusumah II, yaitu tokoh pendiri Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Tidak terasa, saat ini Kabupaten Bandung sudah berusia 385 tahun. Almarhum RA Wiranatakusumah II dahulu memimpin Kabupaten Bandung dari tahun 1794 hingga 1829, kemudian dilanjutkan oleh para bupati berikutnya yang telah mendahului kita semua,” ujar KDS.

Ia berharap seluruh amal ibadah dan pengabdian para pemimpin terdahulu diterima di sisi Allah SWT, serta keteladanan mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi saat ini.

KDS juga menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat dua mantan Bupati Bandung yang masih hidup, yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser. Ia mendoakan keduanya senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta bisa terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bandung.

“Semoga semakin shalih dan panjang umur untuk terus mendukung Kabupaten Bandung,” tambahnya.

Di TMP Cikutra, KDS menegaskan bahwa para pemimpin terdahulu merupakan pahlawan daerah yang telah memberikan kontribusi besar, bahkan pengorbanan, demi kemajuan Kabupaten Bandung.

“Para pemimpin Bandung ini adalah pahlawan. Banyak hal yang telah mereka lakukan dan korbankan. Maka sudah sepatutnya kita mendoakan mereka, sekaligus meneladani nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan,” ungkapnya.

KDS juga menyampaikan rencananya untuk melanjutkan ziarah ke wilayah Dayeuhkolot dan Baleendah, sekaligus melakukan takziah kepada para korban terdampak banjir yang terjadi di kawasan tersebut, termasuk di Banjaran.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi melalui pendekatan pentahelix dalam menangani persoalan banjir di Kabupaten Bandung.

“Saya mengajak para camat untuk kembali mengusulkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami bersama Forkopimda berkomitmen memberikan yang terbaik dalam mencari solusi penanganan banjir. Mari kita berdoa agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, serta mengajak pemerintah pusat dan provinsi untuk bersama-sama menangani persoalan ini,” pungkasnya.

Yans.

Tuntutan dan Turunkan Walinagari dalam Aksi Unjuk Rasa Pemuda Nagari di Sungai Kamuyang Kabupaten Limapuluh Kota

KABUPATEN 50 KOTA, YUTELNEWS.COM —Halaman Kantor Wali Nagari Sungai Kamuyang menjadi pusat keramaian saat pemuda lokal menggelar unjuk rasa dengan pengamanan 150 anggota kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Linmas pada, Rabu (15/04/2026).

Meskipun hanya dihadiri sekitar 50 orang aksi tersebut tetap berlangsung semangat.

Koordinator lapangan, Alleho Mahesa dan Darius, menyampaikan orasi terkait dugaan penyimpangan di nagari, termasuk masalah pembentukan Komite Adat Nagari (KAN), penyalahgunaan Peraturan Nagari tentang hak pengelolaan lahan, dan pengeluaran dana yang tidak wajar,” ungkap Alleho Mahesa.

Pada saat beberapa demonstran mencoba memasuki kantor nagari, aparat keamanan dengan cepat mencegahnya dan menjaga ketertiban.

Menanggapi tuntutan mereka akan transparansi, Inspektorat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota menyatakan bahwa audit terhadap laporan masyarakat telah selesai.

Meski hasil audit tidak dapat diungkap secara penuh beberapa laporan terbukti benar. Rekomendasi untuk menindaklanjuti hasil audit tersebut telah disampaikan kepada instansi terkait.

Aksi unjuk rasa yang damai ini diawasi oleh sejumlah pejabat daerah dan kini pengawasan atas rekomendasi Inspektorat menjadi perhatian warga untuk memastikan keadilan di nagari mereka.

(MD)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.