Apel Pagi Ops Lilin Lodaya 2025 Digelar di Pos Pam Aloen Dayeuhkolot, Pastikan Keamanan Jelang Nataru.

Kab. Bandung — YUTELNEWS com|| Dalam rangka memberikan pelayanan serta menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jajaran Polresta Bandung melaksanakan Apel Pagi Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025 di Pos Pengamanan (Pos Pam) Aloen Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (29/12/2025) pagi.

Apel pagi tersebut dilaksanakan sekitar pukul 08.00 WIB bertempat di Pos Pam Aloen Dayeuhkolot, Jalan Raya Dayeuhkolot.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ka Pos Pam Aloen Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., didampingi Pa Pos Pam IPTU Burhan, Padal Gereja, serta Padal Jalur.
Sebanyak 47 personel gabungan turut mengikuti apel pengamanan, dengan rincian personel Pos Pam sebanyak 8 personel, pengamanan gereja 29 personel, Padal Jalur 4 personel, unsur TNI 2 personel, serta Satpol PP 4 personel.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H selaku Ka Pos Pam menyampaikan bahwa apel pagi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel dalam rangka pengamanan rangkaian kegiatan Natal dan Tahun Baru.

“Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh anggota memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025,” ujar AKP Triyono Raharja.

Ia juga menekankan agar seluruh personel tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta meningkatkan kewaspadaan dalam bertugas, baik dalam pengamanan tempat ibadah, pengaturan arus lalu lintas, maupun patroli di wilayah rawan gangguan kamtibmas.

Dengan dilaksanakannya apel pagi pengamanan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Dayeuhkolot dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

 

 

Yans.

Personel Gabungan TNI–Polri Siaga, Apel Ops Lilin Lodaya 2025 Digelar di Pos Pam Aloen Dayeuhkolot

Kab. Bandung — YUTELNEWS com|| Dalam rangka memberikan pelayanan serta menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jajaran Polsek Dayeuhkolot melaksanakan Apel Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025 di Pos Pengamanan (Pos Pam) Aloen Dayeuhkolot.

Kegiatan apel tersebut dilaksanakan pada Minggu malam, 28 Desember 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, bertempat di Pos Pam Aloen Dayeuhkolot, Jalan Raya Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Apel pengamanan dipimpin langsung oleh Kepala Pos Pam Aloen Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh 16 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait. Adapun rincian kekuatan personel meliputi 8 personel Pos Pam, 3 personel pengamanan jalur, 3 personel Satpol PP, serta 2 personel dari TNI.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Dayeuhkolot selaku Kapos Pam, AKP Triyono Raharja, menyampaikan bahwa apel malam ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor dalam pelaksanaan pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025.

“Pelaksanaan apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi arus kegiatan masyarakat pada malam hari menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar AKP Triyono Raharja.

Selain itu, Kapos Pam juga menekankan kepada seluruh personel agar tetap mengedepankan pendekatan humanis, meningkatkan kewaspadaan, serta melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan terkendali di wilayah hukum Polsek Dayeuhkolot.

Dengan dilaksanakannya apel pengamanan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Operasi Lilin Lodaya 2025 dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta masyarakat dapat merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan penuh rasa nyaman.

 

Yans.

Pemdes Tarajusari ,Perkuat Akses Warga dan Dongkrak Aktivitas Ekonomi, Jalan Lingkungan Kampung Tarajusari Jadi Mulus.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Pemerintah Desa (Pemdes) Tarajusari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun infrastruktur dasar desa. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut direalisasikan melalui kegiatan pengecoran jalan lingkungan di Kampung Rw 11 Desa Tarajusari , yang dilaksanakan pada Kamis (25/12/2025).

Pengecoran jalan ini menjadi bagian dari program pemerataan pembangunan desa sekaligus upaya meningkatkan kualitas akses dan mobilitas masyarakat. Jalan yang sebelumnya belum beraspal kini berubah menjadi jalur yang lebih layak, bersih, mulus dan nyaman untuk dilalui warga dalam menjalankan aktivitas

Pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan dan kesejahteraan masyarakat serta para pekerja di lapangan.

Kepala Desa Tarajusari Uli Mulia , menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang telah lama diharapkan. Menurutnya, kondisi jalan yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Pengecoran jalan di wilayah kampung Rw 11 desa tarajusari ini merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan menjadi prioritas pemerintah desa. Jalan yang layak akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil usaha, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar kades uli.

Kades Uli pun menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan tidak hanya berdampak pada kemudahan transportasi, tetapi juga memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk kelancaran usaha kecil, akses pendidikan, serta pelayanan sosial lainnya.

Lebih lanjut, Kades Uli juga menegaskan bahwa setiap program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Tarajusari selalu mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.

“Kami berkomitmen melaksanakan pembangunan desa secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, masyarakat dilibatkan. Kami juga berharap warga ikut menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun ini, karena pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah warga Kampung Tarajusari mengaku bersyukur dengan terealisasinya pengecoran jalan lingkungan tersebut. Mereka menilai kondisi jalan yang kini menjadi mulus sangat membantu aktivitas harian, terutama saat musim hujan yang sebelumnya sering menimbulkan genangan air dan licin.

Dengan rampungnya pengecoran ini, akses jalan di Kampung Tarajusari kini menjadi lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki maupun pengendara pengguna jalan.

Selain meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, keberadaan jalan hasil pengecoran ini juga diharapkan mampu meningkatkan nilai wilayah serta mendorong percepatan pembangunan desa secara menyeluruh.

Kepala Desa Tarajusari Uli Mulia, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak akan berhenti sampai di sini. ” Ke depan, berbagai program pembangunan lainnya akan terus dilanjutkan sesuai dengan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat, demi mewujudkan Desa Tarajusari yang maju, tertata, dan sejahtera.” tukasnya.

Yans.

Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat untuk Saling Menguatkan, Peduli dan Membantu Untuk Pulih Bersama.

KAB. BANDUNG -YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan kegiatan pagelaran seni budaya “Harmoni Budaya Bedas” dengan tema “Merajut Budaya untuk Pulih Bersama dan Bangkit Kembali” di Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, pada Minggu (28/12/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung ini turut dilaksanakan trauma healing kebudayaan, pemberian bantuan, penyerahan administrasi kependudukan berupa KTP, Kartu Keluarga, dan kartu kematian kepada warga korban bencana longsor di Kampung Condong Desa Wargaluyu.

Pada rangkaian Pagelaran Seni Budaya Harmoni Budaya Bedas itu juga turut dilaksanakan senam Bedas, seni budaya wayang golek atraktif, kreasi budaya menari bersama, kaulinan barudak, angklung interaktif dan kegiatan lainnya. Selain itu dilaksanakan pula gerakan penanaman pohon di kawasan longsor Arjasari tersebut.

Pagelaran Harmoni Budaya Bedas itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Pada kesempatan itu turut hadir sejumlah kepala dinas, para camat, jajaran Forkopimcam Arjasari, kepala desa setempat dan tokoh masyarakat, seniman, budayawan, dan para pihak lainnya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana mengungkapkan kejadian bencana yang terjadi di Indonesia, bukan hanya terjadi Kabupaten Bandung saja. Melainkan terjadi pula di beberapa wilayah lainnya, seperti di Sumatra Utara, DI Aceh dan Sumatra Barat.

“Bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah itu termasuk bencana alam yang sangat besar,” ucap Cakra Amiyana dalam sambutannya.

Selain memiliki keindahan alam, Cakra Amiyana menegaskan, Kabupaten Bandung ini merupakan wilayah yang mempunyai potensi risiko bencana cukup tinggi.

“Harus kita waspadai. Yang penting bagaimana kita bisa menyeimbangkan kondisi lingkungan ini dengan kondisi perekonomian. Jangan sampai kondisi ekonomi mengganggu keberlanjutan lingkungan hidup,” ujarnya.

Demikian juga di Kecamatan Arjasari ini, lanjut Cakra Amiyana, beberapa waktu lalu ada kejadian bencana longsor dan menyebabkan tiga korban meninggal akibat tertimbun longsor.

Ia mengungkapkan dengan adanya bencana longsor itu menjadi pembelajaran bagi semua pihak, bahwa kedepan harus lebih waspada dan lebih antisipatif dalam menanggulangi kejadian bencana.

“Setelah kejadian bencana ini, kita harus melakukan trauma healing kepada warga yang terdampak bencana longsor tersebut,” ujarnya.

Cakra Amiyana mengucapkan rasa empati dan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak bencana longsor Arjasari tersebut.

“Kami mendoakan kepada keluarganya diberikan kekuatan, ketabahan dan berharap segera pulih, baik secara fisik maupun psikologis,” katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar agar lebih cepat dalam proses pemulihan.

“Kita saling menguatkan dan saling menopang dalam menghadapi cobaan,” ujarnya.

Lebih lanjut Cakra Amiyana mengatakan turut disampaikan pesan-pesan edukasi kebencanaan, selain mengajak kepada banyak pihak untuk menumbuhkan suasana yang hangat dan penuh harapan.

“Terutama warga yang terdampak bencana longsor yang membutuhkan perhatian dan penguatan secara profesional,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perangkat daerah atau kepala dinas, seniman, budayawan, relawan serta komunitas yang telah bersinergi menghadirkan kegiatan ini. Termasuk komunitas lingkungan yang peduli dalam upaya pemulihan pascabencana longsor Arjasari tersebut.

Pemkab Bandung terus berupaya untuk memberikan perhatian kepada warga yang terdampak longsor, mulai dari trauma healing, pemberian bantuan sosial, hingga memberikan layanan administrasi kependudukan.

“Sebanyak 28 kepala keluarga yang terdampak longsor Arjasari mendapatkan bantuan sewa rumah selama tiga bulan. Kita juga melakukan assessment terhadap semua hal, di antaranya kondisi rumah maupun kondisi fasilitas sosial dan fasilitas umum yang ada di kawasan tersebut,” tuturnya.

Cakra Amiyana mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk sama-sama menjaga keseimbangan lingkungan alam yang harus dirawat. Yaitu melalui gerakan penanaman pohon, dengan melibatkan Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat, lembaga pendidikan maupun komunitas lainnya,” katanya.

Ia mengatakan pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk saling menguatkan, saling peduli dan saling membantu.

“Semoga melalui kegiatan ini tumbuh semangat baru untuk bangkit, pulih dan membangun Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera),” pungkasnya.**

Yans.

Agus Yasmin Puji Langkah Bupati Bandung Kang DS: Dapur MBG, Koperasi Merah Putih, hingga Penanganan Bencana, Buktikan Talenta Pimpin Ditengah Keterbatasan Anggaran

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com !! Politisi senior asal Kabupaten Bandung, Agus Yasmin atau yang akrab disapa Kang AY menyatakan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Bandung mengalami dinamika luar biasa di penghujung tahun 2025.

Meski demikian, Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb serta jajaran aparatur Pemkab Bandung dinilai terus bekerja keras untuk melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh.

“Namun, adanya efisiensi pemerintah pusat atau transfer keuangan daerah (TKD) sebesar hampir Rp 1 triliun, tentu berdampak signifikan bagi Kabupaten Bandung, sehingga penyusunan APBD dilakukan dengan lebih cermat dan tepat, hanya untuk kegiatan prioritas dan urusan wajib,” tutur Kang AY kepada awak media, Minggu (28/12/2025).

Dalam kondisi seperti ini, menurutnya, wajar jika Bupati dan Wakil Bupati mengurangi kegiatan-kegiatan dalam langkah keseharian.
Namun Kang DS selaku Bupati dan Kang Ali sebagai Wakil Bupati, nampaknya tidak terpengaruh oleh pengurangan anggaran tersebut.

Mereka tetap Bedas berkegiatan, turun ke masyarakat dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Langkah-langkah Kang Ds yang #lebihbedas, lanjut Kang AY, tetap terlihat, seperti dalam upaya menguatkan pemerataan Dapur MBG, Koperasi Merah Putih, dan penuntasan Sekolah Rakyat sebagai program unggulan Presiden RI di Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pengamatannya, dengan penuh kesungguhan Kang DS memetakan pemerataan dapur MBG agar perbaikan gizi generasi emas dapat mencapai sasaran. Bahkan, secara nyata, upaya kehadiran Dapur MBG diperkuat dengan berdirinya Koperasi Merah Putih untuk menjadi penopang sirkulasi ekonomi riil di masyarakat.

“Di penghujung tahun ini, Kang DS juga mengoptimalkan pekarangan rumah dengan mengajak masyarakat menanam pohon sayuran, sebuah gerakan yang dapat meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menjaga inflasi,” jelas mantan Ketua DPRD Kabupaten Bandung ini.

Langkah tersebut yang sebelumnya juga ditopang dengan berbagai gerakan seperti operasi pasar murah, pembagian senbako bagi masyarakat rentan, berhasil dilakukan oleh Kang DS, sehingga inflasi di Kabupaten Bandung terkendali bahkan cenderung turun.

“Talenta kepemimpinan yang mampu menangkap peluang di tengah tantangan tidaklah mudah jika niat tidak ikhlas dalam melayani masyarakat,” ungkap Kang AY lagi.

Ia menilai meskipun sebagian orang tidak puas, hal ini bukan karena kinerja Kang DS dan Kang Ali Syakieb tidak baik, melainkan karena super aktifnya kepemimpinan pasangan sejati Kang DS dan Ali Syakieb dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk penanganan kemanusiaan terutama bencana.

Ia menyebut, dalam setiap bencana yang terjadi, Kang DS selalu hadir lebih awal dan berbuat semaksimal mungkin agar lingkungan segera pulih dan kehidupan masyarakat segera membaik. Bahkan, seringkali Kang DS menginap di daerah bencana.

Dalam bidang lingkungan hidup, Bupati Bandung tegak lurus dengan Gubernur Jawa Barat untuk melakukan evaluasi atas tambang yang tidak berizin dan perumahan yang melanggar LSDI atau Perda Tata Ruang.

“Saya melihat setiap langkah ini dipersembahkan untuk menguatkan visi dan misi dalam implementasi yang nyata. Semoga kita semua dapat semakin baik dalam peran serta kenegaraan, Kabupaten Bandung menjadi Lebih Bedas di segala aspek, dan para pemimpin kita diberi kekuatan yang konsisten dan ikhlas melayani masyarakat,” tutur Agus Yasmin. (**)

 

Yans.

Kang DS, Akan Tebar Langsung 5,2 Juta Bibit Pohon Melalui Pesawat, Karena Lokasi Terjal, Ajak Warga Cintai LingkunganAtasi Hutan Gundul

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Upaya pemerintah Kabupaten Bandung dalam menangani Hutan yang gundul bukan hanya kehilangan pepohonannya, tetapi juga kehilangan suara kehidupan.

Dari kegelisahan itulah Bupati Bandung Dadang Supriatna melangkah melakukan ikhtiar pemulihan dengan menyiapkan 5,2 juta bibit biji-bijian untuk menghidupkan kembali hutan-hutan yang meranggas di Kabupaten Bandung.

Bagi Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS, hutan adalah penyangga kehidupan, tempat air bermula, tanah bertahan, dan manusia bergantung. Ketika hutan rusak, ancaman banjir dan longsor menjadi nyata. Karena itu, upaya penghijauan ini bukan sekadar program, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan alam dan keselamatan masyarakat.

Yang membuat langkah ini bernilai lebih, jutaan bibit tersebut lahir dari partisipasi para pelajar tingkat SD hingga SMP. Dari ruang-ruang kelas, tumbuh kesadaran bahwa menjaga alam adalah tugas bersama. Di tangan anak-anak itu, benih kecil disemai dengan harapan besar, bahwa masa depan harus diwariskan dalam keadaan lebih hijau, Ujarnya pada Jumat 26 Desember 2025.

Karena medan hutan yang terjal dan sulit dijangkau, penyebaran bibit akan dilakukan melalui jalur udara menggunakan pesawat. Cara ini dipilih agar kawasan yang selama ini sunyi dari sentuhan manusia tetap memiliki kesempatan untuk kembali bernapas. Dari langit, benih-benih harapan akan jatuh ke bumi, menunggu waktu untuk tumbuh, Jelasnya.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam kesadaran,” Tagas Kang DS.

Hutan yang kita jaga hari ini adalah penyangga kehidupan esok hari. Kalau alam kita rawat dengan sungguh-sungguh, maka alam pun akan menjaga kita dan anak cucu kita di masa depan, tuturnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pelestarian hutan bukan sekadar wacana, melainkan perjalanan panjang yang dimulai dari kepedulian, dijaga dengan konsistensi, dan diwariskan sebagai amanah kehidupan. Dari udara, harapan ditebar, untuk hutan yang kembali hijau, dan masa depan yang lebih lestari, pungkas Kang DS.***

 

 

Yans.

Kapolresta Bandung, Kami Berjalan Tegak Lurus Dalam Menangani Kasus Alih Fungsi Lahan di Pangalengan, Tidak Tebang Pilih

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Terkait perusakan lahan PTPN di Pangalengan langkah cepat jajaran kepolisian Polresta Bandung menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan lahan perkebunan teh milik PTPN di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Keenam tersangka itu ialah AM (42), UI (28), AS (43), US (38), AD (44), dan AB (55).

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyatakan, satu di antaranya merupakan aktor utama yang berperan sebagai donatur yang membiayai kegiatan alih fungsi lahan tersebut.

Aldi menyebut, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan rangkaian alat bukti bukti dan keterangan para saksi.

Sampai hari ini kami telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Satu orang merupakan aktor utama sekaligus donatur berinisial AB,” ujar Aldi pada wartawan Pada Jumat 26 Desember 2025.

Dikatakan Aldi, tersangka AB memberikan dana kepada para pekerja untuk melakukan penebangan dan pemotongan tanaman teh di area konsesi PTPN.

Dana tersebut kemudian disalurkan kepada para pekerja melalui seorang mandor berinisial AD yang juga ditetapkan sebagai tersangka. “AD ini bertugas membagi uang kepada para pekerja. Empat tersangka lainnya adalah pekerja lapangan yang melakukan pemotongan kebun teh,” Tutur Kapolresta.

Disamping itu, Polisi turut menyita sejumlah alat bukti berupa beberapa gergaji yang digunakan dalam aksi perusakan tersebut.

Namun, kasus yang kini ditangani Polresta Bandung merupakan tindak pidana yang terjadi pada 2024. Selain itu, terdapat beberapa laporan polisi lain yang pernah ditangani baik oleh Polresta Bandung maupun Polda Jawa Barat.

Aldi menjelaskan, hasil penyidikan menemukan bahwa lahan teh yang dirusak telah beralih fungsi menjadi area tanaman sayuran seperti kentang dan wortel.

“Kalau kita lihat di lapangan, kebun teh ini sudah berubah menjadi kebun sayur. Ini sudah berlangsung cukup lama,” ujarnya. Pernyataan para saksi turut menguatkan bahwa area yang kini menjadi kebun sayur sebelumnya merupakan kebun teh yang sah milik PTPN., Jelasnya.

Ditegaskan Kapolresta, kami dalam menyikapi kasus yang terjadi berjalan Tegak lurus tanpa pilih pilih kalau memang terbukti kita amankan dan kita lakukan Penahanan, Tegas Aldi. (***)

 

Yans.

Usut Tuntas Pihak PTPN dan Petani Berdasi Pangalengan, Jangan Biarkan Lingkungan Pangalengan Hancur

Bandung — YUTELNEWS com|| Lemahnya tindakan yang dilakukan pihak Kepolisian terhadap para Petani Berdasi, yang bertindak sebagai Donatur dan pemodal di Kawasan PTPN Pangalengan ini memicu pihak Mabes Polri sebaiknya turun langsung dalam menyikapi kasus yang terjadi.

” Meski sempat viral di berbagai media sosial dan media cetak, elektronik dan online ” Para Bos bos masih bebas berkeliaran tanpa ada tindakan yang nyata baik dari Kepolisian Polresta Bandung maupun Polda Jabar.

“Warga meminta kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bisa turun langsung ke Pangalengan Kabupaten Bandung “.

Kasus alih fungsi lahan perkebunan teh menjadi area pertanian di wilayah Pangalengan terus menuai sorotan publik.

Pasalnya meski aparat penegak hukum telah menetapkan enam tersangka, tapi perkara tersebut dinilai belum sepenuhnya menyentuh aktor utama, termasuk pihak yang diduga membiayai dan mengoordinasikan perusakan kebun teh dalam skala luas.

Seiring terjadinya alih fungsi lahan tersebut, dampak sosial dan lingkungan mulai dirasakan langsung oleh para pekerja kebun dan masyarakat sekitar.

Salah seorang pemetik teh, Elis (45 thn) warga kp. Tirtasari Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan mengaku sangat sedih atas rusaknya kebun teh yang selama ini menjadi sumber penghidupan ribuan warga.

“Saya merasa sedih dengan adanya pengalihan lahan perkebunan teh dijadikan lahan pertanian. Dampaknya sangat luas bagi karyawan dan masyarakat,” katanya pada Kamis (25/12/2025)

Elis menjelaskan, setelah terjadinya perusakan kebun teh, wilayah Kampung Lakbong sempat dilanda banjir.

“Setelah kebun dirusak, pernah terjadi banjir di Kampung Lakbong. Dulu tidak pernah seperti itu,” ucapnya.

Ia berharap agar lahan yang telah rusak dapat dipulihkan kembali. “Harapan saya kebun ini dikembalikan lagi menjadi kebun teh,” imbuhnya.

Menurut Elis, luas lahan kebun teh yang dialihfungsikan mencapai lebih dari 150 hektare. Ia juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak internal.

“Ada oknum pengurus perkebunan yang bermain dengan para perusak tanah kebun tersebut,” tukasnya.

Pernyataan senada disampaikan oleh Nanang, karyawan kebun teh di Afdelling Cinyiruan, Sektor Tirtasari, yang telah bekerja lebih dari 35 tahun.

Ia mengaku sangat terpukul melihat kebun teh yang selama ini menjadi tumpuan hidup keluarganya kini rusak.

“Saya sedih sekali. Dari kebun teh ini saya bisa makan dan menyekolahkan anak,” jelas Nanang.

Ia menuturkan bahwa bekerja di perkebunan teh telah menjadi bagian dari sejarah keluarganya lintas generasi.

“Dari buyut, kakek, nenek, semuanya bekerja di kebun teh ini,” katanya.

Lebih jauh, Nanang mengungkap fakta penting terkait pelaku perusakan.

“Yang merusak lahan teh itu bukan karyawan kebun, tetapi masyarakat sekitar yang diperintah oleh oknum pengusaha,” ucapnya.

Menurutnya, para pekerja kebun justru menjadi pihak yang paling dirugikan akibat alih fungsi lahan tersebut.

Sejalan dengan itu, Dayat, karyawan kebun lainnya, berharap agar penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata.

“Saya berharap oknum perkebunan dan pengusaha yang memodali alih fungsi lahan teh ini diproses sesuai hukum yang berlaku sampai ke akar-akarnya,” imbuhnya.

Selain itu, dari kalangan generasi muda, Eva, seorang Gen Z yang orang tuanya bekerja di perkebunan teh, juga mengungkapkan kesedihannya.

“Saya bisa sekolah sampai tamat karena hasil kerja orang tua di kebun teh ini. Jadi sangat sedih melihat kebun teh dirusak,” tuturnya.

Kendati demikian, hingga kini masyarakat menilai proses hukum masih belum sepenuhnya transparan.. Dengan tuntutan publik yang semakin menguat, para pekerja kebun dan warga sekitar berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas.

Dugaan keterlibatan oknum pengusaha, termasuk pihak-pihak yang diduga membiayai dan membekingi perusakan kebun teh tersebut.

Selain itu, mereka juga mendesak agar dilakukan pemulihan fungsi lahan untuk mencegah kerusakan ling

 

 

Yans.

Rombongan Bupati Bandung Kang DS dan Ketua DPRD Hj Reni,Tiba di Geraja Katolik Santo Martinus Sulaiman

Kab.Bandung -YUTELNEWS com||  Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung melakukan monitoring kesiapan pengamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah menjelang perayaan Natal 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gereja di wilayah lapangan udara Sulaiman Margahayu pada Rabu (24/12/2025).

Monitoring dilakukan bersama Kapolresta Bandung,serta Ketua DPRD Kabupaten Bandung para OPD sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan tentunya ini menjelang natal yang rutin dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Bandung yang mana dari hari Senin sudah gelar pasukan dan mereka mengajak melaksanakan Nataru, tentunya malam ini malam natal yang mungkin setiap tempat tempat ibadah gereja sedang berlangsung ibadah”, ucapnya

Lanjut Bupati Bandung yang akrab disapa kang DS, pemerintah daerah dan forkopimda ada pak Kapolresta,ada Danlanud, Ketua DPRD,para OPD hadir dalam rangka memberikan situasi aman dan kondusif tentu dalam kesempatan ini kami atas nama pemerintah kabupaten Bandung mengucapkan selamat natal 2025 semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan berkah,dan tentunya selalu ada dalam Lindungan Tuhan yang maha kuasa” tuturnya.

Hasil pemantauan menunjukkan persiapan di gereja-gereja yang dikunjungi telah berjalan dengan baik dan matang. Tercatat, terdapat dua gereja yang menjadi lokasi peninjauan langsung oleh rombongan.

“Alhamdulillah, dari hasil monitoring hari ini semuanya berjalan lancar. Ada dua gereja yang kami tinjau dan persiapannya cukup matang. Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan khidmat dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Bandung menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal 2025 berlangsung” Ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauziah menuturkan semoga perayaaan Natal yang tengah dilakukan umat Ktistriani diberikan kelancaran.

” Selamat Hari Natal 2025, bagi yang merayakannya, Damai senantiasa melindungi kita semua, dan semoga Kabupaten Bandung Damai terkendali tidak terjadi hal hal yang kita harapkan, ” Tandasnya.

Kami juga akan selalu mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Bandung, termasuk Umat Kristiani agar senantiasa selalu wasapada dengan Kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Bila terjadi bencana dimanapun, segera mencari tempat yang lebih amat agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, Pungkasnya.***

 

 

Yans.

Anggota MPR RI,Dr.H.Dadang M.Naser, Sosialisasikan 4 Pilar, Tekankan Persatuan, Kenegarawanan, dan Pengelolaan SDA

Kab. Bandung Barat – YUTELNEWS com|| Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika digelar bersama Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol di Saung Makan TNT, Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, (24/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan serta menanamkan kembali nilai-nilai persatuan di tengah tantangan sosial, politik, dan kebencanaan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Dalam pemaparannya, Dr. H. Dadang M. Naser menegaskan bahwa perbedaan merupakan kekuatan bangsa apabila dikelola dengan semangat persatuan dan kenegarawanan. Ia menyoroti pentingnya etika politik yang mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun partai.

“Berbeda-beda itu untuk bersatu, bukan untuk saling gontok-gontokan. Dalam politik kebangsaan hari ini, yang dibutuhkan adalah sikap negarawan. Meski seseorang berasal dari partai politik, 80 persen harus negarawan, baru 20 persen membawa misi partainya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ruh dari Empat Pilar MPR RI adalah membangun cinta tanah air dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Dadang juga menyinggung pengalaman Korea Selatan yang mampu bangkit dari negara miskin menjadi negara maju karena konsistensi dalam membangun karakter bangsa.

“Empat pilar ini sejatinya motivasi untuk mencintai tanah air. Korea bisa maju karena konsisten membangun bangsanya. Indonesia sebenarnya sudah punya nilai luhur seperti sabilulungan, tetapi sering kali tergerus oleh konflik dan saling serang, terutama di era gawai dan media sosial,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Menurutnya, kekayaan alam seperti hutan harus dikuasai negara dan dikelola untuk kemakmuran rakyat, bukan diserahkan secara serampangan yang justru memicu kerusakan lingkungan dan bencana.

“Hutan harus dijaga bersama. Banyak bencana terjadi karena kebijakan yang keliru, termasuk alih fungsi lahan di daerah pegunungan. Ini harus menjadi perhatian serius, khususnya di wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat,” tegasnya.

Ia juga menyinggung arah sistem ekonomi nasional yang menurutnya perlu kembali pada amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi berbasis koperasi dan kemandirian rakyat.

“Sistem ekonomi kita terlalu jauh bergeser. Koperasi harus diperkuat, tapi bukan sekadar formalitas. Anggota koperasi harus punya karya dan usaha nyata, sehingga koperasi benar-benar menjadi sokoguru ekonomi rakyat,” jelasnya.

Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, Dadang menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama tanpa mencampuradukkan keyakinan.

“Hormati ibadah masing-masing. Jangan saling mengganggu. Toleransi itu bukan ikut-ikutan ibadah, tapi saling menghormati dan menjaga kerukunan,” ujarnya.

Ia menutup dengan ajakan agar nilai-nilai Empat Pilar MPR RI benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari desa hingga tingkat nasional, demi memperkuat persatuan bangsa dan mengurangi konflik sosial maupun dampak bencana.

 

Yans.

Den Gegana Brimob Polda Jabar Laksanakan Sterilisasi Gereja St. Fransiskus Xaverius Jelang Perayaan Natal 2025

Kab Bandung — YUTELNEWS com||Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat pelaksanaan ibadah Natal 2025, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sterilisasi di Gereja St. Fransiskus Xaverius, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan sterilisasi dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB hingga 16.45 WIB bertempat di Gereja St. Fransiskus Xaverius yang berlokasi di Jalan Raya Bojongsoang No. 17, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Sterilisasi dipimpin langsung oleh AKP Heri Purwanto selaku Wakasubden Den Gegana Brimob Polda Jabar bersama 10 personel Den Gegana, serta didampingi oleh Kapolsek Dayeuhkolot yang juga selaku Kepala Pos Pengamanan Aloen Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Padal Gereja AKP Agus Yunus, anggota pengamanan gereja beserta penebalan sebanyak 10 personel, serta Saudara Wasis selaku pengurus Gereja St. Fransiskus Xaverius.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya sterilisasi ini adalah untuk memastikan lokasi gereja dalam keadaan aman serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Misa Natal Tahun 2025.

Dari hasil kegiatan sterilisasi yang dilakukan secara menyeluruh, tidak ditemukan barang, benda, maupun material mencurigakan yang diduga berbahaya atau mengarah pada ancaman bahan peledak.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani, agar pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat.

 

 

Yans.

Bupati Bandung Kang DS, Usul Swasembada Telur untuk Perkuat Kemandirian Pangan Kabupaten Bandung

JAKARTA —YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Kang DS memaparkan strategi swasembada telur Kabupaten Bandung dalam audiensi bersama Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Farida Farichah di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta, pada Selasa (23/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Kang DS menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah melalui pengembangan sektor peternakan ayam petelur berbasis pemberdayaan masyarakat.

Ia menyampaikan, Pemkab Bandung akan memulai program ketahanan pangan pada Januari mendatang dengan target pengembangan minimal satu titik peternakan di setiap desa. Dalam jangka panjang, program ini ditargetkan mampu menghadirkan 4.328 titik kandang, baik kandang individu maupun kandang per RW.

“Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan konsumsi telur masyarakat Kabupaten Bandung yang mencapai sekitar 1.000 ton per bulan atau setara 16 juta butir telur,” ujar Kang DS.

Lebih jauh, Kang DS menjelaskan bahwa peluang pengembangan sektor ini sangat besar, terutama seiring dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang perputaran ekonominya di Kabupaten Bandung diperkirakan dapat mencapai Rp5,4 triliun.

“Kami melihat peluang ini sebagai momentum untuk mendorong kemandirian pangan agar tidak lagi bergantung pada pasokan luar daerah, sekaligus memberdayakan pemuda melalui Karang Taruna,” tambahnya.

Dalam skema teknis pelaksanaannya, program ini melibatkan Bank BJB, Karang Taruna, dan Kementerian Koperasi sebagai offtaker, dengan mengadopsi model keberhasilan sentra peternakan di Kabupaten Blora.

Kang DS juga menegaskan bahwa Kabupaten Bandung telah siap dari sisi ketersediaan lahan dan sumber daya manusia di 280 desa dan kelurahan. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan Kementerian Koperasi dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan.

Menanggapi ide tersebut, Wamen Koperasi RI, Farida Farichah menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut, khususnya dalam hal penguatan infrastruktur dan akses permodalan bagi para peternak yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama pelaku usaha pemula.

 

Yans.

Forkopimcam Solokanjeruk Dampingi Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurizal di Desa Padamukti

Bandung – YUTELNEWS com|| Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Solokanjeruk dan pemdes Padamukti mendampingi kegiatan reses Wakil Ketua DPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurizal, yang dilaksanakan di Desa Padamukti, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus meninjau berbagai program yang telah berjalan di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan reses diawali dengan pelaksanaan pasar murah yang disambut antusias oleh warga Desa Padamukti dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi warga.

Camat Solokanjeruk, Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

“Kegiatan reses ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung kepada Wakil Ketua DPR RI. Kami dari Forkopimcam Solokanjeruk mendukung penuh kegiatan ini agar program-program pemerintah dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Prabowo.

Usai pelaksanaan pasar murah, Wakil Ketua DPR RI bersama Forkopimcam Solokanjeruk melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Padamukti.

Dalam kesempatan tersebut, H. Cucun Ahmad Syamsurizal melihat secara langsung proses pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus berdialog dengan para pengelola terkait kendala dan potensi pengembangan ke depan.

Menurut H. Cucun Ahmad Syamsurizal, TPS3R merupakan salah satu solusi strategis dalam penanganan persoalan lingkungan di tingkat desa.

“Pengelolaan sampah berbasis masyarakat seperti TPS3R ini harus terus didorong. Selain menjaga kebersihan lingkungan, program ini juga memiliki potensi ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga jika dikelola secara berkelanjutan,” ungkapnya.

“Peninjauan TPS3R ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga lingkungan. Kami berharap pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kebersihan dan kesejahteraan warga,” katanya.

Rangkaian kegiatan reses kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah warga penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang telah selesai direhabilitasi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi penerima.

Dalam kesempatan tersebut, H. Cucun Ahmad Syamsurizal menegaskan pentingnya program Rutilahu bagi masyarakat kurang mampu.

“Program Rutilahu ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan hunian yang layak bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.

Di sela-sela kegiatan, Wakil Ketua DPR RI juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, saran, dan masukan yang disampaikan warga.

“Aspirasi masyarakat yang kami terima hari ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat pusat agar program-program pembangunan semakin tepat sasaran,” tambah H. Cucun.

Forkopimcam Solokanjeruk berharap melalui kegiatan reses wakil ketua DPR RI ini, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Solokanjeruk.

 

Yans.

Sah! Pemkab Bandung Rekomendasikan Kenaikan UMK 2026, UMSK Segera Dikaji

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dewan Pengupahan Kabupaten Bandung telah menyelesaikan rapat pleno terkait rekomendasi kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bandung Tahun 2026. Rapat pleno tersebut dilaksanakan pada Senin malam (22/12/2025) dan menghasilkan tiga usulan nilai kenaikan UMK serta pandangan terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK).

Hasil rapat pleno Dewan Pengupahan Kabupaten Bandung tersebut dituangkan dalam Berita Acara Rapat Pleno tanggal 22 Desember 2025 dan disampaikan kepada Bupati Bandung sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rekomendasi UMK Kabupaten Bandung yang selanjutnya akan ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat.

Berdasarkan hasil tersebut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS) menerbitkan Rekomendasi Penetapan Upah Minimum Kabupaten Bandung Nomor: 561/3739A–Disnaker/2025 dengan nilai kenaikan UMK sebesar 5,72% atau Rp214.917. Dengan demikian, Upah Minimum Kabupaten Bandung Tahun 2026 direkomendasikan menjadi sebesar Rp3.972.202.

Kang DS berharap penetapannya tetap mengacu pada ketentuan PP Nomor 49 Tahun 2025 yang mengatur batas minimum dan maksimum kenaikan upah.

Sementara itu, hingga saat ini, Kabupaten Bandung belum memiliki serikat pekerja sektor sektoral serta belum pernah dilakukan kajian mendalam terkait sektor-sektor unggulan yang berpotensi diberlakukan UMSK.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, Dadang Komara menjelaskan bahwa kondisi tersebut menyebabkan Kabupaten Bandung belum termasuk ke dalam daftar Keputusan Gubernur Jawa Barat mengenai UMSK, berbeda dengan 17 kabupaten/kota lain di Jawa Barat.

“Serikat pekerja sektor sektoral ini nantinya akan bermusyawarah bersama APINDO dan Dewan Pengupahan dalam penetapan UMSK. Selain itu, sejauh ini belum pernah dilakukan kajian terkait sektor mana saja yang masuk kategori sektoral,” jelas Dadang Komara saat Rapat Koordinasi Pengupahan di Rumah Dinas Bupati Bandung, Minggu (21/12/2025).

Ia menambahkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 yang mulai berlaku pada 18 Desember 2025, Upah Minimum Sektoral mulai diberlakukan bersamaan dengan UMP/UMK, yakni efektif per 1 Januari 2026. Namun, dalam regulasi tersebut, UMSK bersifat tidak wajib, berbeda dengan UMK yang bersifat wajib.***

 

 

Yans.

Terima Kasih Pemkab Karawang, Ipik Pachrurrozi (Anggota Satpol PP) Diangkat Menjadi P3KPW, Harapan Terus Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah

Karawang,Jabar – YUTELNEWS com || Suasana penuh syukur meliputi Ipik Pachrurrozi, seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang, setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang secara resmi mengangkatnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW). pada senin 22/12/2025.

Kejadian ini bukan hanya menjadi momen pribadi yang berharga bagi Ipik, melainkan juga bukti apresiasi Pemkab Karawang terhadap dedikasi dan prestasi aparatur yang telah mengemban tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Sebagai anggota Satpol PP yang telah beberapa waktu berkecimpung dalam dunia kepemasyarakatan, Ipik Pachrurrozi telah terlibat dalam berbagai kegiatan penting yang bertujuan menjaga ketertiban umum dan melindungi kepentingan masyarakat. Mulai dari penegakan peraturan daerah terkait kebersihan lingkungan, pengendalian pedagang liar, hingga penanganan situasi yang membutuhkan kecepatan tanggapan, ia selalu menunjukkan komitmen yang tinggi. Banyak warga yang mengenalnya sebagai sosok yang ramah namun tegas, yang selalu berusaha menemukan solusi yang adil dalam setiap kasus yang dihadapinya.

Pengumuman pengangkatan ini datang sebagai kebahagiaan setelah proses seleksi yang ketat, di mana calon P3KPW dinilai berdasarkan kinerja, pengetahuan, dan kemampuan untuk mengemban tugas baru. Menurut sumber terkait di Pemkab Karawang, pengangkatan P3KPW merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberdayakan aparatur muda dan berprestasi, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkembang lebih jauh dalam karir pemerintahan.

Dengan status P3KPW,
Dalam kesempatan yang diperoleh, Ipik Pachrurrozi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemkab Karawang, khususnya kepada pimpinan yang telah memberikan kepercayaan. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Selama ini, saya hanya berusaha melakukan tugas saya sebaik mungkin sebagai anggota Satpol PP, dan tidak menyangka akan mendapatkan pengakuan seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, “Mulai sekarang, saya akan bekerja lebih giat lagi, memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Kabupaten Karawang dan kesejahteraan warganya.”

Diharapkan dengan pengangkatannya sebagai P3KPW, Ipik Pachrurrozi dapat menjadi contoh bagi rekan-rekannya di Satpol PP dan aparatur pemerintah lainnya. Selain itu, upaya Pemkab Karawang dalam mempromosikan aparatur berprestasi diharapkan dapat menumbuhkan budaya kerja yang lebih profesional, tanggung jawab, dan berorientasi pada hasil di lingkungan pemerintahan daerah.

Semoga langkah ini dapat menjadi tonggak dalam perjalanan karir Ipik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Karawang secara keseluruhan,” tukasnya.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.