H. Uus, Siap Berikan Yang Terbaik Bagi Pengunjung Walini di Libur Natal & Tahun Baru 2026

Bandung – YUTELNEWS com|| Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi waktu terbaik untuk melepas penat bersama keluarga. Di kawasan Bandung Selatan, Pemandian Air Panas Walini Ciwidey kembali hadir sebagai destinasi wisata favorit yang menawarkan pengalaman liburan sehat, aman, dan penuh kenyamanan di tengah keindahan alam pegunungan.

Sebagai wisata air panas legendaris, Walini terus berbenah demi memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung. Kualitas air kolam dijaga tetap jernih dan steril sehingga aman digunakan oleh semua kalangan. Air panas alami Walini dikenal memiliki kandungan mineral tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

H. Uus selaku owner sekaligus pengelola Pemandian air Panas Walini dan Dusun Strawberry, menjelaskan bahwa air panas Walini mengandung sekitar 80 persen yodium yang berkhasiat membantu meredakan rematik, mengurangi pegal-pegal, serta melancarkan peredaran darah.

“Berendam di air panas Walini bukan hanya sekadar rekreasi, tetapi juga terapi alami yang menyehatkan. Ini yang membuat Walini selalu menjadi pilihan utama wisatawan,” ujarnya, Jumat (20/12/2025).

Tak hanya unggul dari sisi kesehatan, pengelola juga meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan selama libur Nataru. Petugas disiagakan di berbagai titik, sementara sejumlah wahana pendukung seperti ATV dan area bermain anak turut melengkapi pengalaman berwisata. Suasana yang aman dan ramah keluarga menjadikan Walini cocok dikunjungi bersama keluarga maupun rombongan.

Daya tarik Walini semakin lengkap dengan panorama alam Ciwidey yang sejuk dan asri. Lokasinya yang berada di tengah hamparan hijaunya perkebunan teh memberikan sensasi relaksasi yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Dengan tiket masuk hanya Rp40.000 per orang, pengunjung sudah dapat menikmati pengalaman wisata berkualitas dan menyehatkan.

Bagi wisatawan dari luar kota, berlibur ke Walini kini semakin praktis. Tak perlu repot mencari penginapan, karena di kawasan ini juga tersedia Villa Dusun Strawberi Walini dengan fasilitas lengkap dan nyaman, bahkan berstandar internasional.

Mengusung konsep akomodasi berpadu dengan agrowisata, Villa Dusun Strawberi menawarkan beragam tipe villa seperti Kalibret, Mencir, Santung, hingga Manora yang cocok untuk keluarga maupun rombongan. Setiap unit dilengkapi kamar tidur, kamar mandi, dapur atau mini kitchen, televisi, serta area parkir yang luas. Beberapa villa bahkan memiliki kolam air panas pribadi, memberikan pengalaman menginap yang lebih eksklusif.

Tak hanya menginap, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas wisata seperti petik stroberi langsung dari kebun, spot foto instagramable, serta taman bermain anak yang ramah keluarga. Untuk urusan kuliner, tersedia restoran dengan aneka hidangan khas Bandung yang siap memanjakan lidah.

Dengan konsep wisata terpadu dalam satu kawasan, Pemandian Air Panas Walini dan Villa Dusun Strawberi Walini menjadi pilihan ideal untuk menghabiskan libur Nataru. Mulai dari wisata kesehatan, rekreasi keluarga, hingga pengalaman menginap di alam terbuka yang sejuk dan menenangkan, semuanya bisa dinikmati di Ciwidey Rancabali.

Pengelola mengajak masyarakat dan wisatawan untuk menjadikan Walini sebagai tujuan utama liburan akhir tahun, guna menikmati liburan yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga menyehatkan dan berkesan.

H.Uus mengajak masyarakat dan wisatawan untuk mengisi libur Natal dan Tahun Baru dengan berkunjung ke Pemandian Air Panas Walini dan Villa Dusun Strawberi. Selain menikmati keindahan alam Ciwidey, pengunjung juga bisa merasakan manfaat kesehatan dari air panas alami serta kenyamanan fasilitas penginapan yang kami siapkan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar setiap pengunjung merasa aman, nyaman, dan membawa pulang pengalaman liburan yang berkesan,” ujar Haji Uus. ****

 

 

Yans.

Bupati Kang DS: Muhammadiyah dan Pemkab Bandung Saling Dukung Program Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengapresiasi kiprah Muhammadiyah yang selalu eksis membantu program-program Pemerintah Kabupaten Bandung, termasuk salah satunya program dari pemerintah pusat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Begitu pula sebaliknya, Pemkab Bandung pun senantiasa membantu program-program yang dilaksanakan Muhammadiyah yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat Kabupaten Bandung.

Hal itu disampaikan Bupati Bandung saat Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 Tingkat Kabupaten Bandung sekaligus Launching Dapur MBG Muhammadiyah Kabupaten Bandung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bandung Selatan, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Sabtu 20 Desember 2025.

“Alhamdulillah, hari ini saya apresiasi dan merasa bangga dengan Muhammadiyah yang selama ini program-programnya fokus ke bidang pendidikan dan kesehatan. Selaras dengan tema kegiatan hari ini yaitu memajukan kesejahteraan bangsa, baik secara lahir maupun batin, di Muhammadiyah lah wadah untuk memajukan kesejahteraan itu,” ungkap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Untuk mewujudkan kesejahteraan tersebut, oleh Muhammadiyah diwujudkan melalui program-program yang sudah berjalan setiap tahunnya.

Pada kesempatan itu Kang DS juga mengucapkan selamat hari lahir Muhammadiyah ke-113 yang menurutnya sudah menjadi komisaris dari berdirinya NKRI. Sebab para ulama Muhammadiyah dan NU lah yang turut mengawal lahirnya NKRI.

“Semoga Muhammadiyah terus menjadi pelopor mensejahterakan bangsa yang diimplementasikan melalui program-program yang nyata,” ucap Kang DS.

Ia pun berpesan kepada generasi muda di Muhammadiyah untuk meraih mimpi dan cita-cita yang tetap diperkuat dengan landasan agama atau spiritual.

Bupati Kang DS mendorong agar kader Muhammadiyah pun menjadi supplier dari Program MBG, seperti supplier telur ayam.

“Maka dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Dapur MBG Muhammadiyah Desa Sayati Kecamatan Margahayu, saya resmikan,” ujar Kang DS.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Bandung Heli Tohar Hilmy mengakui, baik Forkopimcam maupun Forkopimda Kabupaten Bandung, khususnya Bupati Bandung Dadang Supriatna, senantiasa men-support program-program Muhammadiyah dan selalu hadir di acara-acara Muhammadiyah.

“Insya Allah, kita di Kabupaten Bandung dengan berbagai macam kebijakan dari Bapak Bupati Bandung, kita tidak pernah merasa bahwa kita adalah orang asing,” ungkap Heli.

Tidak seperti ada kejadian acara Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Sampang, Madura, sempat digagalkan atau dialihkan dari Pendopo Kabupaten karena adanya pembatalan sepihak dari Pemkab Madura.

“Insya Allah di Kabupaten Bandung, bupati kita Pak Dadang Supriatna dan seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten Bandung selalu mendukung program-program Muhammadiyah. Kami haturkan terima kasih atas semuanya,” ucap Heli.(*)

 

Yans.

Ketua KNPI Rifki Fauzi SE Gelar Dialog Pemuda dan Legislator,Sebut Bonus Demografi 2030 Peluang Lahirkan Pemuda Mumpuni

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menggelar “Dialog Pemuda dan Legislator” bertempat di gedung Mohamad Toha, Komplek Pemkab Bandung, Soreang, pada Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Dari Pemuda ke Legislator: Jalan Pemuda Kabupaten Bandung di Dunia Politik Menuju Bonus Demografi 2030”, dengan mengambil objek bahasan tentang berbagai isu politik, pembangunan, dan peran generasi muda menuju bonus demografi 2030.

Selain untuk menghimpun aspirasi pemuda terkait berbagai kebijakan di daerah, dialog juga membahas bagaimana strategi masuk legislatif dan kontribusi peran aktif pemuda dalam pembangunan.

Ketua KNPI kabupaten Bandung, Rifki Fauzi.,S.E, mengatakan kegiatan dialog adalah salah satu wadah bagi pemuda Kabupaten Bandung berekspresi untuk menyampaikan aspirasi politik, strategi masuk legislatif, dan kontribusi dan peran aktif menuju Indonesia Emas 2045 melalui bonus demografi.

“Karena bonus demografi 2030 menempatkan pemuda usia 16-30 tahun sebagai lokomotif perubahan. Melalui kebijakan yang relevan seperti revisi UU Kepemudaan untuk inklusi partisipatif dimana pemuda didorong berperan aktif di berbagai sektor untuk melakukan terobosan, inovasi, ekonomi kreatif, dan kontribusi dalam pembangunan desa,” ujarnya Ketua Rifki.

Ia menegaskan agar peluang ini tidak terbuang sia-sia, maka pemuda dituntut sebagai agent of change (pelopor perubahan), sehingga bukan sekadar penumpang pembangunan karena Indonesia diperkirakan puncak bonus demografi pada 2030-2040. Saat itu usia penduduk produktif (15-64 tahun) berada diangka 64-71% dari total populasi, sehingga terbuka peluang ekonomi jika dikelola dengan baik.

“Untuk di Kabupaten Bandung sendiri, mayoritas pemuda usia produktif sekitar 56%, sehingga menuntut peran krusial mereka dalam bidang politik dan ekonomi,” jelasnya.

Rifki menyebut faktor pembangunan pemuda adalah kunci sukses bonus demografi lewat peningkatan skill dana entrepreneur (wirausaha), penciptaan lapangan kerja, dan partisipasi politik.

“Peluang bonus demografi ini akan menciptakan pemuda mumpuni yang ahli dan cakap di bidangnya diharapkan bisa berkontribusi optimal dalam pembangunan daerah,” tuturnya.

Melalui ajang dialog ini, Ketua KNPI Kabupaten Bandung ini berharap mudah-mudahan dapat lebih mendorong partisipasi aktif pemuda dalam politik lokal untuk memaksimalkan bonus demografi 2030.

Ajang dialog ini diikuti oleh jajaran pengurus KNPI kabupaten Bandung, perwakilan delapan partai politik yang ada di parlemen (Golkar, Gerindra, P-DIP, PKB, NasDem, PKS, Demokrat, PAN), anggota DPRD, perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang bernaung dalam wadah KNPI Kabupaten Bandung, dan tamu undangan lainnya. ***

 

Yans.

Kadisdik Kabupaten Bandung Asep Kusumah, Buka Anugerah Literasi Leksam BEDAS 2025

Bandung – YUTELNEWS com|| Anugerah Literasi Leksam Bedas Tingkat SMP/MTs Kabupaten Bandung tahun 2025 digelar di Gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Sabtu (20/12/2025).

Anugerah Literasi ini diselenggarakan oleh Leksam Bedas untuk memberikan berbagai penghargaan dan anugerah kepada insan literat Kabupaten Bandung.

Leksam Bedas ini adalah Literasi, Edukasi, Keluarga, Sekolah, Anak dan Masyarakat yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera, sesuai dengan visi Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Bandung Asep Kusumah kegiatan ya pada hari ini ada Anugerah literasi alexamedaz tahun 2025 tentu ini salah satu konsistensi dari kolaborasi multi pihak bagaimana budaya literasi kemampuan literasi ini menjadi salah satu pilar untuk menuju Indonesia emas 2045″ucapnya

Leksam sendiri sudah memasuki tahun keempat nanti ini salah satu potensi yang kita miliki ya Mitra strategis untuk untuk penguatan budaya literasi dan ini mencakup tidak hanya siswa tapi juga keluarga sekolah dan masyarakat yang mudah-mudahan kabupaten Bandung kalau kita lihat bagaimana dari hasil tantangan selama 10 bulan ada 10 tantangan yang diikuti oleh anak-anak kita begitu bisa lihat hari ini kualitas Raihan prestasi yang sangat membanggakan”terang kadis

Lanjut Asep,bahkan tadi kita ada satu yang saya sampaikan duta literasi budaya itu sudah di tingkat nasional ya ada neng Haura dari Cangkuang

Harapan saya ,tentu tadi disampaikan bahwa dunia pendidikan ini investasi yang sangat strategis dan Pak Bupati terus memberikan penegasan terkait dengan inklusivitas kita untuk bisa terus membuka ruang kerja sama kolaborasi berbagi peran dan tanggung jawab dengan semua stakeholder yang terkait jadi tidak hanya pihak pemerintah Daerah atau dinas pendidikan

Dan disitu ada peran orang tua juga serta ada peran media, ada peran para praktisi pemerhati yang tentu menjadi kekuatan kita untuk bisa terus membangun kabupaten Bandung yang lebih Bedas Lagi”pungkasnya ***

 

 

Yans.

Bupati Kang DS, Melalui Dinas PUTR Aksi Wujud Nyata Projek Peninggian Jalan di Sukabirus Menjadi Solusi Efrktif Untuk Masyarakat.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Persiapan Proyek pengecoran Peninggian jalan yang berada di Kp.Sukabirus Rw 07 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, merupakan sebuah tindakan nyata yang dilakukan Pemerintahan Kabupaten Bandung melalui Dinas PUTR dalam merespon cepat setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat.pada jumat 19/12/2025.

Sepanjang 60 meter perbaikan jalan yang saat ini sedang di garap merupakan wilayah yang sering tergenang air. Genangan air ini sering terjadi baik disaat terjadi banjir maupun jika adanya hujan yang mana kondisi ini,menjadi permasalahan bagi masyarakat sekitar dan para pengguna jalan lainnya, karena jalan ini merupakan penghubung antar desa juga merupakan jalan alternatif bagi masyarakat.

Bupati Bandung Kang DS, melalui Dinas PUTR berinisiatif melaksanakan peningkatan dengan peninggian jalan sekitar 30 cm dari permukaan jalan.

Upaya ini dilakukan karena jalan tersebut selalu tergenang air dan menjadi permasalahan yang sering dikeluhkan warga juga merupakan daerah yang padat penduduk serta ramainya aktipitas anak sekolah karena tepat didepan jalan tersebut menjadi pintu masuk untuk 3 sekolah Dasar Negri.

Untuk itu dengan adanya Peninggian jalan ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam penanganan banjir diwilayah tersebut.

Seperti yang disampaikan Ibu Titin (55thn) seorang pedagang warung warga RW 07 kp.Sukabirus juga mengatakan sangat merespon baik dengan adanya Peninggian badan jalan yang tepat di depan warungnya.

Dirinya merasa senang kalau jalan ini tinggikan, yang mana akan memudahkan aktifitasnya jika terjadi banjir.

“Alhamdulilah dengan adanya kegiatan pembangunan jalan ini tentunya saya merasa senang, karena sudah lama jalan ini selalu tergenang air dan menjadi hambatan bagi saya jika sungai Cigeude meluap dan terjadi banjir. Kalau saya mengungsi untuk evakuasi kerumah soudara sangat kesulitan karena airnya sangat dalam,” ucap Titin saat di temui awak media.

Tokoh Masyarakat H.Tri Rahmanto dalam kesempatan yang sama menyampaikan, Saya berharap, dengan di bangunya jalan ini kedepanya akan mempermudah akses jalan bagi masyarakat dan juga orang pengguna jalan akan memperlancar transportasi bagi penduduk lainya.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten
Bandung khususnya untuk bapak Bupati Bandung Dr HM.Dadang Dupriatna yang telah memperhatikan sarana transportasi bagi warga, terutama dalam penanganan banjir di wilayah Sukabirus ini,” ungkapnya.

Mudah-mudahan upaya penangan banjir yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung saat ini bisa terlaksana dengan baik dan membawa dampak yang nyata bagi masyarakat.”pungkasnya.

 

Yans.

Kang DS Fokus Arahkan Pada Pelayanan dan Ekonomi Lokal, Strategi Pembangunan di 2026

KAB. BANDUNG –YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya mengoptimalkan potensi daerah untuk memperkuat perekonomian lokal dan mempertahankan kinerja pemerintahan yang baik. Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan pentingnya menjaga integritas dan keberlanjutan pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang ada.

Dalam rapat koordinasi bulanan yang diadakan pada Jumat (19/12/2025) Bupati Dadang mengapresiasi pencapaian Kabupaten Bandung yang berhasil mempertahankan predikat zero corruption menurut Survei Pengendalian Internal (SPI) KPK.

“Kami harus terus menjaga ini. Jangan sampai ada celah untuk korupsi, karena jika satu orang terjerat, itu bisa membuka pintu bagi yang lainnya. Kabupaten Bandung harus tetap menjadi contoh dalam hal integritas dan transparansi,” ujar Kang DS, sapaan akrab bupati.

Prestasi lainnya yang membanggakan adalah peringkat MCP KPK Kabupaten Bandung yang kini berada di posisi ke-4 secara nasional dengan angka 94% dan menduduki ranking ke-1 di Jawa Barat.

“Ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya berharap semua OPD tetap menjaga kinerja tinggi ini, agar kita terus berada di jalur yang benar,” tambah Kang DS.

Namun, di tengah prestasi yang telah diraih, Kang DS mengingatkan pentingnya fokus pada pelayanan publik yang berkualitas dan pengelolaan keuangan daerah yang optimal. Meski pendapatan daerah mengalami tantangan di akhir tahun 2025, Kang DS optimistis bahwa upaya maksimal dari semua pihak akan memastikan Kabupaten Bandung tetap mencapai predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk 10 tahun berturut-turut.

“Jangan sampai ada gagal bayar atau kas defisit. Saya akan memantau terus hingga detik-detik terakhir akhir tahun ini,” tegas Kang DS.

Rapat koordinasi tersebut diadakan di Rumah Dinas Bupati, Soreang dengan dihadiri oleh seluruh kepala OPD dan camat se-Kabupaten Bandung. Dalam rapat ini, Kang DS juga mengingatkan bahwa meskipun ada tantangan, kerja keras semua pihak akan memastikan pencapaian visi-misi pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

“Mari kita semua terus bekerja dengan penuh dedikasi, fokus pada pelayanan publik yang terbaik, dan tetap menjaga integritas dalam setiap langkah kita,” ajak Kang DS.

Sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi daerah, Kang DS juga mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan sebagai peluang usaha baru bagi masyarakat pada awal tahun 2026.

“Kita akan membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi peternak ayam petelur serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan halaman rumah mereka untuk berkebun dan menanam sayuran. Ini adalah langkah kecil yang bisa berdampak besar bagi ketahanan pangan dan perekonomian lokal kita,” ujar Kang DS.

Sementara itu, Cakra Amiyana, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, dalam rapat koordinasi tersebut menekankan pentingnya memastikan kas daerah aman, terutama terkait dengan Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum sepenuhnya diterima dari pusat dan provinsi. Cakra juga mengingatkan agar target pajak daerah seperti pajak restoran, pajak perhotelan, dan pajak lainnya dapat segera dipenuhi untuk menghindari defisit anggaran.

 

Yans.

Kades Alam Endah, Apresiasi Kegiatan Jumbara 2025, Siswa Telahendapatkan Pendidikan Kepemimpinan Sedah Dini

Bandung -YUTELNEWS com|| Setelah mengikuti kegiatan sejak Selasa-Jum’at 16-19 Desember 2025 Jumpa Bakti Bergembira ( Jumbara) 2025, para anggota Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung secara resmi kegiatan ditutup oleh Ketua PMI Kab. Bandung H. Asep Deni, Pada Jumat 19 Desember 2025.

Menurut Ketua PMI Kabupaten Bandung H. Asep Deni menuturkan kegiatan Jumbara 2025 yang digelar diawali oleh pelaksanaan sejak pagi hari, diawali dengan senam sehat pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB (18/13), kemudian dilanjutkan dengan berbagai rangkaian aktivitas edukatif dan kemanusiaan. Para peserta mengikuti praktik memfasilitasi tujuh materi kepalangmerahan, lokakarya jero baling, penyuluhan donor darah, serta pemeriksaan kesehatan dan pengecekan golongan darah, Jelasnya.

Jero baling, seharusnya Zero Bullying
Yod Stasion Wira, Youth Stasion Wira, Yod Conference, Youth Conference
Selain itu terdapat pula pemberian bantuan dan donasi yang berasal dari program kewirausahaan sosial anak-anak PMR.

” Untuk mempererat kebersamaan, panitia juga menggelar olahraga persahabatan, serta memfasilitasi perekaman KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi para peserta PMR. Rangkaian kegiatan setiap hari ditutup dengan panggung budaya yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB, “.

Masih Kata Asep Deni, meski sempat diguyur hujan secara bergantian, seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bagian dari proses pembinaan dan penguatan karakter dalam gerakan kepalangmerahan dan kemanusiaan, khususnya di Kabupaten Bandung, tuturnya.

Panitia berharap seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik hingga hari terakhir. Penutupan kegiatan dijadwalkan pada Jumat pagi pukul 08.00 WIB, yang akan diisi dengan pengumuman serta pembagian piala dan hadiah penghargaan kepada para peserta, Ujarnya Ketua PMI Kabupaten Bandung Asep Deni,.

Diakhir kegiatan Jumara 2025 ini sambungnya, nanti kita akan sampaikan tropy dan Piagam kepada perwakilan PMR yang sudah memperlihatkan prestasi dan keuletannya serta disiplin dalam mengikuti berbagai kegiatan yang suguhkan Panitia.

Sementara Kepala Desa Alamendah Awan menyampaikan bahwa JUMBARA PMR ke-X ini merupakan sarana strategis untuk mengevaluasi dan meningkatkan kapasitas serta kualitas pembinaan PMR di seluruh Kabupaten Bandung.serta mendidik kepada anak mulai dari SMP,SMK,dan SMA yang ada di PMR agar lebih solid lagi dan menjadi jiwa kepemimpinan serta jiwa membantu di bidang sosial yaitu kesehatan.Mandiri serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.

” Jumbara 2025 Semangat kemanusiaan membara di tengah sejuknya Awana Resort Ciwidey, Kecamatan Rancabali, saat Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Bandung menggelar Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Tahun 2025. Acara akbar ini dihadiri oleh 906 peserta PMR dari berbagai jenjang, mulai dari Mula (SD) hingga Wira (SMA), sebagai ajang penanaman karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini, “.

Saya selaku Kepala Desa Alamendah sangat berterima kasih dalam Kegiatan ini juga melakukan penanaman pohon yaitu dari mulai pohon dari mulai buah buahan, tanaman pohon keras yang dilingkungan desa Alamendah dan lingkungan sekitar alam ini dan ada Bhakti Sosial santunan lansia dan panti jompo.

Ini merupakan bukti kepedulian,dan donasinya pun dari anak anak peserta yang ikut Jumbara yang betul betul disalurkan kepada anak anak SD Barutunggul 3 dan kegiatan sosial yang lainya”terang kades

Dan tadi saya lihat dari sponsor Nestle terimakasih telah memberikan sumbangsih dan diharapkan kepada perusahaan perusahaan yang lain untuk bergabung juga dalam kegiatan PMI dan supaya lebih merasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Kades,berharap PMR dapat menjadi garda terdepan dalam membangun generasi yang berakhlak, empati, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat.kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat layanan kemanusiaan, terutama dalam penanganan kebencanaan dan situasi darurat”pungkasnya ***

Yans.

Sertijab Piket Fungsi Polda Riau

PEKANBARU, YUTELNEWS.COM —Kegiatan serah terima piket fungsi di Polda Riau diadakan untuk memastikan disiplin dan kesiapan personel kepolisian.

AKBP Jhon Feridaus memimpin serah terima piket fungsi di Mapolda Riau pada, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tugas kepolisian, termasuk pelayanan masyarakat dan pengamanan markas.

Dalam arahannya, Jhon Feridaus menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” tekannya.

Setiap petugas diingatkan untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dan mengedepankan pelayanan humanis.

Kegiatan selesai dengan pengecekan kesiapan personel serta dokumentasi untuk laporan kepada pimpinan.

Sertijab ini penting untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap kepolisian, serta memastikan kesiapan semua personel di Polda Riau.

(AS)

Brimob Polda Riau Tegaskan Komitmen, Program Makan Bergizi Gratis Polri Diawasi Ketat

PEKANBARU, YUTELNEWS.COM —Personel Provos Satuan Brimob Polda Riau melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Polri sebagai bentuk komitmen dalam memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran pada, Kamis (18/12/2025).

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari proses penyiapan, kebersihan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.

Hal ini bertujuan agar kualitas makanan yang disalurkan tetap terjaga dan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.

Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., dalam penyampaiannya menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan langkah penting untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan program Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus diawasi dengan baik agar benar-benar memberikan manfaat, tepat sasaran, dan sesuai dengan standar kesehatan serta gizi,” tegas Kombes Pol Ketut.

Lebih lanjut, Dansat Brimob menyampaikan bahwa kehadiran personel Provos di lapangan juga menjadi bentuk penguatan disiplin serta tanggung jawab personel dalam menjalankan program-program kemanusiaan Polri,” ucap Dansat.

Dengan adanya pengawasan yang berkelanjutan Satuan Brimob Polda Riau berharap Program Makan Bergizi Gratis Polri dapat berjalan secara optimal, transparan, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

(AS)

Panitia Pentahelix Gandeng Prima dan Masyarakat Gerak Cepat Pasang Pintu Air di Sukabirus Dayeuhkolot

KAB BANDUNG – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berkolaborasi dengan tokoh masyarakat (Tomas) dan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) melaksanakan pemasangan pintu air di Kampung Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, pada kamis (18/12/2025).

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi dampak banjir, terutama saat musim hujan tiba.

Ketua Panitia Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menjelaskan bahwa pemasangan pintu air ini merupakan langkah strategis untuk meminimalkan risiko genangan air yang selama ini menjadi momok bagi warga Sukabirus dan sekitarnya.

“Dengan adanya pintu air ini, kami berharap aliran air dapat dikendalikan dengan lebih baik, sehingga genangan air dapat dihindari atau setidaknya diminimalkan,” ujar Tri Rahmanto saat ditemui di lokasi pemasangan.

Tri Rahmanto juga menekankan pentingnya kolaborasi Pentahelix dalam upaya penanggulangan banjir di Dayeuhkolot.
Hal ini sebagai upaya konkret dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah Dayeuhkolot.

“Kolaborasi Pentahelix ini memungkinkan kita mempersingkat proses perencanaan dan pelaksanaan. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat sipil, hingga media, memungkinkan kita untuk bergerak lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Pintu air yang dipasang memiliki kapasitas aliran air yang lebih besar dibandingkan dengan sistem drainase sebelumnya. Hal ini memungkinkan pintu air untuk mengarahkan limpasan air hujan secara optimal ke saluran pembuangan yang telah disiapkan.

“Kami telah melakukan kajian teknis untuk memastikan bahwa pintu air ini sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah Sukabirus,” tambah Tri Rahmanto.

Partisipasi aktif dari masyarakat sekitar, termasuk tokoh masyarakat dan anggota PRIMA, menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Mereka tidak hanya membantu dalam proses pemasangan pintu air, tetapi juga memberikan masukan dan dukungan penuh terhadap upaya penanggulangan banjir di wilayah mereka.

“Masyarakat sekitar sangat menyambut positif kegiatan ini, karena wilayah tersebut sering mengalami genangan parah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan adanya pintu air ini, kami berharap kehidupan kami akan menjadi lebih baik,” ungkap Tri yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot ini.

Selain pemasangan pintu air di Sukabirus, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot juga melakukan normalisasi drainase di sepanjang Jalan Mengger, Kelurahan Pasawahan.

Upaya normalisasi drainase ini bertujuan untuk memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat oleh sampah atau sedimentasi tanah. Tak hanya itu, panitia juga melakukan pembersihan saluran pembuangan di kawasan Sukabirus untuk memperlancar aliran air.

“Kami menyadari bahwa penanggulangan banjir membutuhkan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami tidak hanya fokus pada pemasangan pintu air dan normalisasi drainase, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkas Tri Rahmanto.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berharap dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan banjir yang selama ini menghantui warga Dayeuhkolot. Kolaborasi yang solid antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.(**)

Yans.

Pemdes Wangunjaya dan Warga Gotong Royong Bangun Rutilahu Dampak Musibah Hujan Lebat di Desa Wangunjaya

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Pemerintah Desa Wangunjaya bersama masyarakat melaksanakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga terdampak musibah hujan lebat yang mengakibatkan bagian belakang rumah roboh. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan gotong royong masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan. Kamis, (18/12/2025).

Adapun penerima manfaat pembangunan Rutilahu tersebut adalah Ibu Wati, seorang janda lansia, yang beralamat di Kampung Tenggek RT 02 RW 08, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Status tanah tempat tinggal penerima manfaat merupakan milik Pemerintah Desa Wangunjaya.

Pembangunan Rutilahu ini dilaksanakan dengan biaya swadaya masyarakat, sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan warga Desa Wangunjaya dalam merespons musibah yang menimpa salah satu warganya.

Melalui partisipasi aktif masyarakat, diharapkan rumah yang dibangun dapat kembali menjadi tempat tinggal yang aman, layak, dan nyaman bagi penerima manfaat.

Kepala Desa Wangunjaya, Samsudin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Wangunjaya yang telah bergotong royong dan berpartisipasi dalam pembangunan Rutilahu ini. Semoga kepedulian dan kebersamaan ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua, serta dapat meringankan beban Ibu Wati yang terdampak musibah,” ujar Samsudin.

Pemerintah Desa Wangunjaya berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu warga yang terdampak bencana, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Dien Yoyo.

Normalisasi Drainase di Jalan Menger Sangat Terganggu, Semberawut Banyak Kabel Fiber Optik, Ketua Pentahelik Dayeuhkolot Kritik Keras Pemasangan Yang Asal-asalan

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemasangan kabel fiber optik tidak tertata pada tiang-tiang utilitas yang berdiri rapat di sisi jalan. Bahkan, ada beberapa tiang yang terpasang disaluran drainase dibeberapa titik sepanjang jalan Menger, Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung.pada rabu 17/12/2025.

Dalam pelaksanaan normalisasi drainase yang dilakukan team Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot bersama Perhimpunan Remaja Medjid (PRIMA) Citeureup pada hari Rabu 17 Desember, sejumlah kabel ditemukan Pemasangan semberawut dalam kondisi tergeletak di bawah dan melintang di area saluran drainase yang mengakibatkan penyumbatan dan mengakibatkan menumpuk sampah dan tanah.

Dengan ditemukan beberapa kabel optik tergeletak di bawah saluran air, yang mana ini, jelas – jelas mengganggu fungsi drainase. Sudah bertahun-tahun untuk wilayah ini, jika terjadi hujan dipastikan banjir dan airnya masuk kebadan jalan raya dikarenakan saluran airnya tidak berjalan.

Buruknya penataan utilitas tersebut, mencerminkan lemahnya penataan utilitas publik dan dikhawatirkan berdampak pada keselamatan warga para pengguna jalan serta meningkatkan potensi genangan dan banjir yang lebih besar.

Berdasarkan regulasi, penataan jaringan telekomunikasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, yang menegaskan bahwa pembangunan jaringan wajib menjamin keselamatan, ketertiban umum, serta tidak mengganggu fasilitas publik.

Selain itu, Permen PUPR Nomor 20/PRT/M/2010 mengatur bahwa utilitas jalan tidak boleh menghambat fungsi jalan maupun saluran drainase.

Kejadian tersebut mendapat kritikan keras dari Ketua Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, H. Tri Rahmanto yang juga seorang tokoh masyarakat. Menurutnya kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan koordinasi antar pihak terkait.

Penataan kabel optik dan tiang utilitas harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi. Jangan hanya dirapikan sementara, tetapi pastikan tidak mengganggu saluran drainase. Jika dibiarkan, persoalan ini akan terus berulang dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai kawasan industri, Jalan Mengger seharusnya menjadi penataan infrastruktur yang tertib, aman, dan ramah lingkungan, ujar Tri.

Warga masyarakat berharap Pemerintah Daerah bersama perusahaan pemilik utilitas telekomunikasi segera melakukan penataan terpadu, termasuk relokasi tiang dan kabel yang menghambat saluran drainase.” tukasnya.

Yans

Bedas Pisan! Pentahelix Dayeuhkolot Bersama PRIMA , Terus Lakukan Normalisasi Drainase Jalan Mengger,Tangani Banjir, Di Hari Yang Ke-2.

Bandung – YUTELNEWS com|| Pentahelix Dayeuhkolot Terus berupaya dalam penanganan banjir diwilayah Dayeuhkolot, Pentahelix percepatan penanganan banjir, bersama puluhan anggota perhimpunan remaja masjid (PRIMA) Dayeuhkolot, terus melakukan normalisasi drainase di sepanjang jalan Menger wilayah industri di hari yang ke-2 nya, berada di wilayah Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. pada rabu (17/12/2025).

Dalam saluran Drainase yang berada di lingkungan industri jalan memger ini, Karena sudah bertaun-taun tertutup tanah dan pasir, bahkan saat ini nyaris rata dengan badan jalan dan juga banyak kabel telkom semberawut tertimbun tanah, yang mengakibatkan saluran air tersumbat dan ketika hujan datang mengakibatkan banjir menutupi area jalan.

Semangat Bedas puluhan anggota Prima secara kebersamaan bergotong royong untuk membersihkan mengangkat tanah dan pasir, bahkan kabel telkom yang menutupi Drainase sepanjang jalan Menger yang mencapai ratusan meter dan kedalaman 50 cm.

Dalam pembersihan saluran drainase ini, para relawan Prima berhasil menemukan kabel telkom yang tertanam tanah di saluran dranase yang sembarawut dan mengumpulkan ratusan karung pasir dan tanah bercampur sampah, yang mana nantinya akan di angkat Dum truk untuk dibuang.

Ketua Pentahelik Dayeuhkolot, H.Tri Rahmanto pun mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari program yang telah kita rencanakan sebelumnya, program normalisasi jalan menger ini di hari yang ke-2, Kegiatan ini bagian dari langkah-langkah kita dalam upaya terus penanganan banjir di wilayah kecamatan Dayeuhkolot.

“Hari yang ke-2 ini, pengerukan dranase jalan menger ini kita bersama elemen masyarakat dari organisasi Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) yang ada diwilayah Desa Citeureup , berkelanjutan melakukan pembersihan saluran drainase yang ada di wilayah jalan menger Palasari,” ungkap Tri.

Wilayah ini sudah lama dikeluhkan masyarakat dan juga masyarakat para pengguna jalan, karena setiap hujan datang pasti terjadi banjir menutupi badan jalan dan kemacetan kendaraan diakibatkan saluran drainasenya tidak berfungsi .

Kita pentahelix Dayeuhkolot terus melakukan normalisasi ini, semoga saluranya bisa berjalan normal dan nantinya jika ada hujan, airnya bisa tersalurkan melalui pembuangan menuju ke sungai,” tambah Tri.

Dalam kesempatannya, Tri Rahmanto yang juga merupakan tokoh masyarakat, berharap agar pasca pembersihan drainase di jalan Menger yang merupakan wilayah industri, agar kedepannya para pemilik perusahaan bisa berkoordinasi bila ada hal menyangkut masalah lingkungan yang dikhawatirkan bisa mengakibatkan terjadinya banjir.

Komunikasi berkelanjutan antara pemilik perusahaan dengan kami sebagai team percepatan penanganan banjir, itu sangat kami harapkan, karena tujuan untuk wilayah Dayeuhkolot terbebas dari banjir itu merupakan harapan kita bersama dan harus bersama-sama dalam penanganannya,” tukasnya.

 

Yans.

Warga Pulau Panjang Natuna Kembali Suarakan Kebutuhan Mendesak Pelabuhan

Yutelnews.com
Natuna – Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Natuna, hingga kini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur transportasi laut. Belum tersedianya pelabuhan yang layak membuat aktivitas masyarakat bergantung pada pompong kecil, yang berisiko tinggi terutama saat cuaca tidak bersahabat. Kondisi ini mendorong warga kembali menyuarakan tuntutan kepada pemerintah agar segera merealisasikan pembangunan pelabuhan.

Tokoh masyarakat Serasan, Ilham, menegaskan bahwa pelabuhan bukan sekadar fasilitas penunjang, melainkan kebutuhan mendesak yang menyangkut keselamatan jiwa. Selama ini, warga Pulau Panjang harus menggunakan pompong dengan ongkos sekitar Rp30.000 per orang untuk mencapai kapal penumpang maupun melakukan perjalanan antarwilayah.

Pada Rabu, 17 Desember 2025, kondisi laut terpantau relatif tenang dengan angin yang bersahabat, sehingga proses naik kapal dapat dilakukan dengan lebih aman. Namun, situasi tersebut tidak mencerminkan kondisi sehari-hari. Saat angin kencang dan gelombang tinggi, masyarakat kerap kesulitan bahkan hanya untuk mendekatkan pompong ke kapal. Risiko terpeleset, terjatuh ke laut, hingga kecelakaan serius selalu mengintai.

Dalam kondisi tertentu, orang sehat saja sudah kesulitan naik kapal. Apalagi jika ada warga yang sakit dan membutuhkan pertolongan segera, ini sangat memprihatinkan,” ujar salah seorang warga Pulau Panjang.

Kesulitan tersebut semakin terasa ketika kapal penumpang seperti KM Sabuk Nusantara 48, yang dijadwalkan sandar sekitar pukul 01.30 WIB, harus melayani naik-turun penumpang tanpa dukungan pelabuhan yang memadai. Minimnya fasilitas keselamatan membuat proses tersebut menjadi sangat berisiko, terutama pada malam hari.

Masyarakat Pulau Panjang berharap pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat tidak lagi menunda pembangunan pelabuhan. Keberadaan pelabuhan dinilai krusial untuk menjamin keselamatan transportasi laut, mempercepat akses layanan kesehatan, serta membuka peluang peningkatan ekonomi dan konektivitas wilayah kepulauan terluar.

Warga menegaskan bahwa aspirasi ini bukan sekadar keluhan, melainkan seruan kemanusiaan agar negara hadir secara nyata di wilayah perbatasan dan kepulauan. (Reporter:Bani)

Bupati Bandung Kang DS Hadiri Khitanan Massal Di Arjasari, Diwakili Kadinsos Langsung,Kegiatan Terlaksana Kolaborasi GBPP2.

Kab.Bandung – Wujud kepedulian terhadap kesehatan sekaligus masa depan generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan khitanan massal yang digelar oleh Grup Banjaran Putra Putri (GBPP 2) di Kampung Babakan Tarogong, Desa Baros, Kecamatan Arjasari,Kabupaten Bandung, pada Rabu (17/12/2025).

Kegiatan sosial yang sarat nilai kemanusiaan ini dihadiri oleh Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna yang diwakili langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, hj Ningning Hendasyah, Kehadiran Pemerintah Daerah dalam kegiatan tersebut menjadi simbol nyata sinergi antara Pemerintah dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan sosial.

Dalam sambutannya,hj Ningning Hendasyah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, khitanan massal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami hadir mewakili Bapak Bupati Bandung. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Ketua Pelaksana dan seluruh panitia. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial, dalam memberikan pelayanan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa khitanan massal memiliki makna yang lebih luas, tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan anak, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan nilai keagamaan generasi penerus.

“Semoga anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta kelak menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Khitanan Massal GBPP 2, Gugum Ganjar Kartanegara, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan perhatian yang terus mengalir terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya kepada Kang DS, yang senantiasa hadir dan memberi dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat,” ujar Gugum.

Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sebagai fondasi dalam membangun kesejahteraan bersama.

“Semoga Kabupaten Bandung ke depan semakin maju, semakin sejahtera, dan tentu saja semakin BEDAS lagi. Well!” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Masih pada kesempatan yang sama Toti, S.H., M.H., selaku Pelindung GBPP 2. Ia mengungkapkan rasa syukur atas soliditas dan kekompakan seluruh keluarga besar GBPP 2, serta dukungan nyata dari Bupati Bandung dan berbagai pihak lainnya.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan GBPP dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung serta para pihak yang peduli, kegiatan khitanan massal ini dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar meskipun dalam berbagai keterbatasan,” ungkapnya.

Ia berharap GBPP 2 ke depan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan GBPP ke depannya semakin maju dan mampu ikut berperan aktif dalam memajukan Kabupaten Bandung,” tutupnya ( *** )

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.