Dari Janji di Peresmian Jalan ke Kursi Bupati, Warga Sedanau Tagih Kelanjutan Pantai Maros

YUTELNEWS.COM
Sedanau, Natuna || Anggota DPR RI Dapil Kepulauan Riau saat itu, Cen Sui Lan, perwakilan dari Fraksi Partai Golkar, meresmikan jalan wisata menuju Pantai Pasir Maros pada Rabu (17/1/2024). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan disaksikan masyarakat serta jajaran terkait, termasuk Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kepri, Stanley Cidero Tuatipanaya.

Cen Sui Lan menggunting pita peresmian jalan menuju Pantai Pasir Maros.

Peresmian ini merupakan bagian dari program revitalisasi jalan menuju kawasan wisata Pantai Pasir Maros yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. Kini, kondisi jalan telah diperbaiki dan diperkeras sehingga memberikan kenyamanan serta kelancaran akses bagi masyarakat dan wisatawan.

Pembangunan jalan tersebut merupakan hasil aspirasi Cen Sui Lan sebagai perwakilan dari Fraksi Partai Golkar di Komisi V DPR RI, yang membidangi infrastruktur dan pembangunan. Program ini kemudian direalisasikan melalui pendanaan APBN Tahun 2023 di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dalam sambutannya saat peresmian, Cen Sui Lan menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berhenti pada perbaikan jalan. Ia menyampaikan komitmen untuk melanjutkan pengembangan kawasan wisata tersebut.

“Ke depan, destinasi wisata Pantai Pasir Maros akan kita lanjutkan, terutama penataan area pantai. Jika diperlukan, akan kita adakan penerangan dan penambahan infrastruktur agar kawasan ini semakin indah dan menarik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa apabila kembali terpilih sebagai anggota DPR RI, dirinya akan terus memperjuangkan pembangunan lanjutan di kawasan tersebut demi meningkatkan daya tarik wisata serta kesejahteraan masyarakat.

Namun dalam perkembangan politik selanjutnya, Cen Sui Lan tidak kembali terpilih sebagai anggota DPR RI. Ia kemudian mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2025 yang digelar pada 27 November 2025, dan berhasil meraih kepercayaan masyarakat hingga terpilih sebagai Bupati Natuna.

Pada Rabu (25/3/2026) pukul 15.50 WIB, awak Yutelnews.com melakukan peninjauan langsung ke Pantai Pasir Maros serta menemui sejumlah warga yang turut hadir dalam peresmian jalan pada tahun 2024 lalu.

Pesona Pantai Pasir Marus, Sedanau

Sejumlah warga membenarkan bahwa dalam sambutannya saat itu, Cen Sui Lan memang menyampaikan rencana lanjutan pembangunan, termasuk pemasangan penerangan di area pantai serta penambahan infrastruktur pendukung lainnya.

“Benar, waktu itu beliau menyampaikan akan memperjuangkan pembangunan Pantai Pasir Maros, termasuk penerangan di area pantai,” ungkap salah satu warga.

Warga lainnya juga menambahkan bahwa meskipun saat ini Cen tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, harapan tetap ada. Terlebih kini ia telah dipercaya masyarakat untuk memimpin sebagai Bupati Natuna.

“Kami berharap, walaupun tidak lagi di DPR RI, beliau tetap memperjuangkan pembangunan objek wisata ini. Apalagi sekarang sudah menjadi Bupati Natuna,” ujar warga.

Masyarakat Sedanau berharap, melalui kepemimpinan saat ini, pembangunan kawasan Pantai Pasir Maros dapat terus dilanjutkan sehingga mampu menjadi destinasi unggulan yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

(Redaksi: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews com)

Yana Rosmiana, Defisit TKD Sebesar Rp975 Miliar, Untuk Menutup Kekurangan UPT Menjadi Motor Penggerak

Bandung – YUTELNEWS.com//  Pemerintah Kabupaten Bandung tengah melakukan langkah strategis untuk mengoptimalkan aset Daerah guna menutupi kekurangan pendapatan. Hal ini ditegaskan kepala BKAD, Yana Rosmiana, S.H.,,M.H, saat menerima kunjungan mendadak (sidak) Bupati Bandung ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk memantau realisasi pendapatan dan belanja daerah, Rabu 25 Maret 2026.


​Dalam kesempatanya tersebut, dirinya menjelaskan bahwa optimalisasi aset kini menjadi prioritas utama Bupati Bandung. Saat ini, terdapat sekitar 2.500 bidang aset milik pemerintah daerah yang rencananya akan dimaksimalkan pemanfaatannya.

​”Selain melalui proses sertifikasi, pemanfaatan aset ini akan kita optimalisasi dalam tahap-tahap rencana kerja kedepan,” ujar Yana Rosmiana.


Yana juga menyebutkan​Salah satu rencana kerja yang sedang digodok adalah pengadaan mobil listrik untuk operasional di area perkantoran. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah berencana membangun stasiun pengisian daya (charging station) di lingkungan kantor Pemkab Bandung, katanya.

​Terkait kendala di lapangan, kepala BKAD Yana Rosmiana mengakui masih ada ketidaksesuaian administrasi aset yang tercatat di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

​”Ada beberapa aset yang tercatat di SKPD, nanti kalau tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya (tupoksi), akan kita tarik. Kita sesuaikan dengan tata ruang dan kebutuhan agar pemanfaatannya maksimal,” tambahnya.

​Menutup Defisit TKD Sebesar Rp975 Miliar langkah agresif dalam mengelola aset ini dipicu oleh adanya pengurangan nilai Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) atau pendapatan daerah yang mencapai kurang lebih Rp975 miliar.

​Guna menambal kekurangan dana tersebut, pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemanfaatan Aset tengah diproses. UPT ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam menghasilkan dana tambahan melalui pengelolaan aset-aset yang selama ini belum tergarap optimal, ujar Yana.***

 

 

Yans.

Halal Bihalal Pemkab Bandung : Ribuan ASN Padati Dome Balerame, Bupati Tekankan Esensi Tanpa Seremoni

Bandung – YUTELNEWS.com//  Ribuan aparatur sipil negara (ASN) memadati Dome Balerame, kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, pada Rabu (25/03/2026), dalam gelaran halal bihalal pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

Kehadiran para pejabat dan ASN dari berbagai perangkat daerah itu memperlihatkan soliditas internal birokrasi, sekaligus menjadi momentum refleksi pelayanan publik.

Acara tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung, menegaskan kuatnya sinergi lintas lembaga di tingkat daerah dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sejak pagi, suasana Dome Balerame tampak tertib dan khidmat. Para ASN mengenakan pakaian serba putih dengan bawahan hitam, menciptakan pemandangan seragam yang mencerminkan kesederhanaan sekaligus kekompakan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan resmi Sekretariat Daerah bernomor 400.14.1.3/9402/0579A/UMUM tertanggal 17 Maret 2026 yang ditujukan kepada para kepala dinas, kepala badan, hingga pejabat struktural di lingkungan Setda.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa halal bihalal tahun ini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan.

Ia mengajak seluruh ASN untuk memaknai Idulfitri sebagai titik balik peningkatan integritas dan kualitas pelayanan publik.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bandung, kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin. Ibadah kita belum sempurna jika belum diakhiri dengan habluminannas, saling memaafkan,” ujar Dadang.

Ia juga mengungkapkan capaian penghimpunan zakat fitrah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di lingkungan Pemkab Bandung yang mencapai sekitar Rp90 miliar.

Menurutnya, angka tersebut mencerminkan meningkatnya kepedulian sosial sekaligus kesadaran spiritual para ASN.

Lebih jauh, Dadang menekankan bahwa sebagai pejabat publik, ASN dituntut untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas.

“Momentum Idulfitri ini harus menjadi penguat keimanan dan ketakwaan, yang diwujudkan dalam kinerja nyata. Kita adalah pelayan masyarakat, bukan sekadar aparatur administratif,” tegasnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan musafahah atau saling bersalaman antara pimpinan daerah, Forkopimda, dan para ASN.

Suasana hangat dan penuh keakraban pun terasa, menegaskan pesan utama yang ingin dibangun: menghapus sekat, mempererat silaturahmi, dan memperkuat komitmen pelayanan.

Dengan kemasan yang lebih sederhana namun sarat makna, halal bihalal tahun ini menjadi penegasan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berbicara soal sistem, tetapi juga tentang nilai—integritas, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada publik.***

 

 

Yans.

Harga Kelapa di Subi Tidak Stabil, Masyarakat Minta Pemerintah Natuna Turun Tangan

YUTELNEWS.COM
Natuna, 24 Maret 2026 Masyarakat Desa Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, mengeluhkan ketidakstabilan harga kelapa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Harga kelapa di wilayah tersebut terus mengalami fluktuasi yang signifikan, mulai dari Rp5.000 per butir, turun menjadi Rp4.500, Rp4.000, Rp3.500, hingga mencapai Rp2.500.

Saat ini, harga kelapa di tingkat lokal bahkan terbagi menjadi beberapa kategori, yakni kelapa kualitas A dihargai sekitar Rp3.000, sedangkan kualitas B hanya sekitar Rp2.000 per butir. Kondisi ini membuat para petani merasa dirugikan dan tidak memiliki kepastian dalam menentukan nilai jual hasil panen mereka.

Selain harga yang tidak stabil, petani juga menghadapi tantangan lain seperti hasil panen yang tidak menentu. Kadang kelapa berbuah sedikit, dan tidak jarang banyak buah yang rusak akibat dimakan hama seperti tupai dan tikus.

Masyarakat menilai kondisi ini semakin diperparah oleh peran pembeli dari luar daerah, seperti dari Tanjung Pinang dan Kalimantan Barat, yang dianggap memainkan harga. Hal ini menyebabkan kebingungan di tingkat pengepul lokal mengenai harga beli yang wajar.

Oleh karena itu, masyarakat Desa Subi berharap Pemerintah Kabupaten Natuna dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga kelapa. Salah satu solusi yang diharapkan adalah adanya peran pemerintah sebagai penampung hasil panen kelapa, sehingga harga dapat lebih terkontrol dan memberikan kepastian bagi petani.

Dengan adanya perhatian dan tindakan dari pemerintah, masyarakat berharap kesejahteraan petani kelapa di Subi dapat meningkat dan ketidakpastian harga tidak lagi menjadi masalah yang berlarut-larut. 

(BANI)

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono Turun Langsung Urai di Jalan Wisata Pacira

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepadatan arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, pada Senin (23/03/2026) sore

Dalam pantauan di lokasi, Kapolresta terlihat berjalan kaki di tengah padatnya arus lalu lintas, didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang mengarah ke destinasi wisata. Kehadiran Kapolresta untuk memastikan penguraian kemacetan berjalan optimal.

Kepadatan arus ini dipicu meningkatnya mobilitas wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berkunjung ke kawasan Pacira, yang memang menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Bandung.

Akibat membludaknya wisatawan yang menuju Pacira, Satlantas Polresta Bandung pun memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way secara situasional hingga beberapa kali untuk mengurai kepadatan.

Petugas di lapangan tampak melakukan pengaturan arus secara manual, termasuk memberikan prioritas kendaraan dari arah tertentu guna mempercepat pergerakan lalu lintas. Sementara itu, personel lainnya berjaga di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menegaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas situasional dan penempatan personel di titik-titik krusial.

“Kami turun langsung untuk memastikan arus tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan total. Pengaturan dilakukan secara situasional melihat volume kendaraan di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada para pengendara untuk tetap mematuhi arahan petugas serta menjaga ketertiban selama perjalanan menuju kawasan wisata.

 

Yans.

Ratusan Warga Padati Open House H. Tri Rahmanto di Dayeuhkolot, Silaturahmi Lintas Kalangan Menguat di Momentum Lebaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Tradisi silaturahmi pasca-Idulfitri kembali memperlihatkan kekuatannya dalam menyatukan masyarakat. Hal itu tampak jelas dalam gelaran open house yang diselenggarakan tokoh masyarakat sekaligus pembina Prima, H. Tri Rahmanto, di kediamannya di kawasan Lamajang Pentas, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (22/03/2026).

Sejak pagi hingga siang hari, arus kedatangan tamu tidak pernah surut. Ratusan hingga mendekati ribuan warga dari berbagai latar belakang memadati lokasi.

Mulai dari tokoh masyarakat, pelaku usaha, insan pers, hingga warga sekitar hadir dalam suasana penuh kehangatan dan keakraban.

Open house ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang sosial yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang cair dan egaliter.

Tanpa sekat, semua tamu disambut hangat, mencerminkan nilai keterbukaan dan kebersamaan yang terus dijaga.

“Open house ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk rasa syukur kami sekaligus ruang untuk mempererat hubungan dengan masyarakat tanpa batas. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus dirawat,” ujar H. Tri Rahmanto.

Kehadiran insan pers dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi antara tokoh masyarakat dan media. Interaksi yang terjalin menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan konstruktif.

Tak hanya menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga berkembang menjadi ruang dialog informal. Sejumlah tamu terlihat memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi ringan hingga membahas isu-isu sosial di lingkungan sekitar.

Suasana Lebaran semakin terasa dengan sajian khas yang disuguhkan kepada para tamu. Namun lebih dari itu, nilai utama yang mencuat adalah semangat kebersamaan, inklusivitas, serta kepedulian sosial yang kian menguat.

Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan seperti ini memiliki makna strategis dalam menjaga kohesi sosial. Terlebih di wilayah Dayeuhkolot yang dikenal dengan keberagaman masyarakatnya.

Open house yang digelar H. Tri Rahmanto menjadi bukti nyata bahwa peran tokoh masyarakat tidak hanya hadir dalam ruang formal, tetapi juga aktif membangun kedekatan emosional dengan warga.

Momentum ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan terus tumbuh menjadi budaya sosial yang memperkuat persatuan dan harmoni masyarakat di Kabupaten Bandung.

(Yans)

Setelah Puluhan Tahun Vakum, Takbiran dan Pawai Obor Kembali Hidupkan Lamajang Pentas.

Bandung – YUTELNEWS.com// Ribuan warga Lamajang Pentas, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, memadati jalanan desa pada malam takbiran Idulfitri tahun ini.  Suasananya terasa berbeda lebih hidup, lebih hangat, dan penuh haru. Setelah puluhan tahun vakum, tradisi Gema Takbir yang dirangkaikan dengan pawai obor akhirnya kembali digelar.

Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Perhimpunan Remaja Masjid ( Prima) bersama masyarakat setempat.  Sejak selepas salat Isya, gema takbir mulai berkumandang, menyatu dengan langkah ratusan warga yang membawa obor menyusuri jalan desa.  Cahaya api yang berkelip bukan sekadar penerang malam, tapi juga simbol kebersamaan yang kembali menyala.

Ketua Prima Hendra menegaskan, kegiatan ini bukan hanya seremonial. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghidupkan kembali tradisi yang pernah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Pawai obor, kata dia, adalah simbol semangat, persatuan, dan cahaya keimanan yang sempat redup.

Antusiasme warga terlihat jelas. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah ikut dalam barisan.  Tidak hanya meramaikan malam takbiran, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai tradisi Islami yang sarat makna.

Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto pun memberikan apresiasi. Ia menilai inisiatif ini berhasil membangkitkan kembali semangat religius dan gotong royong warga. Harapannya sederhana tapi tegas: kegiatan seperti ini harus terus ada, bukan sekali lalu hilang.

Malam itu, Prima Lamajang Pentas tidak hanya merayakan kemenangan.  Mereka menyalakan kembali sesuatu yang lebih penting tradisi, kebersamaan, dan ingatan kolektif yang nyaris padam.

 

Yans.

Aksi Nyata Kepala Desa Bersama Pengurus Rw 12 Serta Para Ketua Rt, Perumahan Sanggar Mas Lestari, kompak tingkatkan Kamtibmas Siskamling.

Bandung – YUTELNEWS.com// Ronda malam yang di laksanakan di perumahan sanggar mas lestari Rt 03 Rw 12 Desa Tarajusari adalah kegiatan menjaga keamanan jelang hari Idul fitri 1447 hijriah yang di lakukan pengurus Rw bersama para ketua Rt setempat secara bergiliran bersama warga nya.

Ronda malam ini sebagai bentuk kegiatan gotong royong yg di lakukan masyarakat sanggar mas lestari untuk melakukan keamanan, ketertiban dan kondisivitas lingkungan dari berbagai ancaman, baik ancaman kejahatan seperti pencurian,perkelahian, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat( kamtibmas) lainnya.

Hal itu di ungkapkan oleh Kades Tarajusari , Kecamatan banjaran, Kabupaten Bandung, Uli mulia, usai keliling di perumahan sanggar mas lestari sekaligus pos penjagaan ronda Rt 03 ,Rw 12. pada kamis 19/03/2026.dini hari.

di katakan nya , kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat tali silahturohim sesama warganya.
untuk kegiatan ronda malam ini bertujuan menciptakan suasana pemukiman yang aman,nyaman dan tenteram. selain itu yang paling utama adalah untuk memperkuat tali silahturohmi sesama warga. dengan ronda malam , warga yang tidak kenal menjadi kenal, yang sudah kenal menjadi semakin akrab dan saling satu dengan yang lainnya,” ungkap kades Uli Mulia , yang di aminin sekretaris Rw dan para ketua Rt.

kades Uli Mulia juga menjelaskan, dalam ronda malam menjelang Idul Fitri tersebut, seluruh petugas ronda terlihat komplit, pengurus Rw beserta para ketua Rt di sanggar mas lestari, tiap Rt mengirim pengurus ronda , jadi tiap malam jadi terisi.

Lebih lanjut kades juga menjelaskan dengan kekompakan nya sangat terlihat, maka saya yakin keamanan lingkungan perumahan sanggar mas semakin meningkat, karenanya saya mohon yang jaga malam untuk ronda agar saling mengingatkan bahwa keamanan lingkungan harus di wujudkan di perumahan sanggar mas lestari Rt 03, Rw 12 ,” beber kades uli.

Sementara itu, Ketua Rt 03 Dani Ramdani pun menjelaskan, poin penting terkait tujuan ronda malam adalah meningkat kan keamanan, mencegah tindak kriminalitas, mulai dari pencurian motor, perampokan dan gangguan ketertiban lain nya, hususnya pada malam hari.

Ia juga sampaikan pula bahwa dengan ronda malam ini sebagai salah satu wujud solidaritas, yakni mempererat tali silahturohim,persaudaraan dan kepedulian sosial antarwarga,” tambah nya.

Bahkan lanjut nya, sinergi lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam siskamling untuk menjaga lingkungan tempat tinggal.
‘ Maka ronda malam ,warga bisa mendekteksi dini dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah masing2.

Pada intinya untuk kegiatan ronda malam adalah aktivitas keamanan yang di lakukan warga secara bergantian untuk menjaga dan memantau keamanan lingkungan sekitar., terutama pada malam hari.

Jadi di perumahan sanggar mas lestari Rt 03 Rw 12 ini, tidak hanya melibatkan pengurus Rw dan para ketua Rt saja. tetapi juga dari semua warga turut mensupot, ikut di libatkan jaga malam oleh pengurus rw dan ketua Rt. ” Saya selaku ketua Rt dan pengurus Rw , ucapkan terimakasih kepada kepala desa bapak Uli Mulia yang sudah memberikan kami arahan tur amanah jaga malam dengan sebaik baik nya kepada kami,” pungkasnya.

 

 

Yans.

Polsek Majalaya Bersama Brimob Polda Jabar Sikat Premanisme Siang Bolong, Lanjut Patroli Intensif Jelang Malam Takbir

Bandung – YUTELNEWS.com// Aparat gabungan dari Polsek Majalaya, Polresta Bandung, bersama personel Brimob Polda Jawa Barat menggelar operasi penertiban premanisme dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Operasi yang berlangsung di kawasan pusat aktivitas warga Majalaya ini menyasar titik-titik rawan, mulai dari area pertokoan, terminal bayangan, hingga lokasi keramaian yang kerap menjadi tempat praktik pungutan liar dan intimidasi terhadap masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah individu yang dicurigai, sekaligus memberikan pembinaan di tempat bagi mereka yang terindikasi melakukan aktivitas yang mengarah pada premanisme.

Kapolsek Majalaya, Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat di momen hari besar keagamaan.

“Operasi ini kami lakukan sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat. Tidak ada ruang bagi pelaku premanisme maupun pihak yang mencoba mengganggu kamtibmas di wilayah hukum kami,” tegasnya.

Tak berhenti pada siang hari, aparat gabungan juga meningkatkan intensitas pengamanan menjelang malam takbir.

Polsek Majalaya bersama jajaran dan personel Brimob Polda Jabar melakukan patroli dan penyisiran ke sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, seperti jalur utama, pusat keramaian, hingga kawasan permukiman.

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat saat malam takbir, termasuk konvoi liar, penggunaan petasan berbahaya, serta aksi kriminalitas jalanan.

Kehadiran personel Brimob bersenjata lengkap dalam patroli tersebut menjadi simbol kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, sekaligus memberikan efek deterrent bagi pelaku kejahatan.

Warga setempat menyambut positif langkah aparat kepolisian tersebut. Mereka menilai, kehadiran petugas hingga malam hari memberikan rasa aman dan nyaman dalam menyambut malam takbir bersama keluarga.

Polsek Majalaya memastikan operasi dan patroli serupa akan terus digelar secara berkala dengan pola yang dinamis, guna memastikan wilayah tetap kondusif serta bebas dari praktik premanisme dan gangguan kamtibmas lainnya.

 

Yans.

Pengusaha Bedas H Dadan Sobara S.Kom, M.M. Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Pengusaha bedas dari bidang Ekonomi , H Dadan Sobara S.Kom., M.M., mengucapkan selamat “Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah” kepada seluruh umat muslim di Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya. Sebagaimana telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Agama, Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

H Dadan Sobara sosok pengusaha yang peduli terhadap masyarakat, menyampaikan harapan agar momentum kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh dapat menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat rasa persatuan serta kesatuan bangsa. “Semoga dengan kedatangan ” Hari Raya Idul Fitri “, kita semua diberikan berkah dan keberkahan, serta diberikan kekuatan untuk terus berkontribusi dalam kemajuan ekonomi dan pembangunan daerah,” ucapnya.

Sebagai seorang pengusaha yang juga memiliki perhatian terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ia mengapresiasi kerja keras kepada bupati bandung kang DS dan seluruh pelaku usaha yang telah bersungguh -sungguh dalam menghadapi tantangan bisnis sepanjang tahun.
” Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui program kolaborasi dan pendampingan teknologi, guna meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif.

“Kita harus bersama-sama membangun ekosistem bisnis yang sehat dan inklusif, di mana setiap pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Semoga di tahun ini, kita dapat meraih prestasi yang lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.

 

 

Yans.

Kepala UPD DALDUK PK Kecamatan Dayeuhkolot Wahidatun Nikmah Bersama Jajaran, Mengucapkan Selamat ” Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah “

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala UPD Dalduk PK Pengendalian Penduduk dan pembangunan keluarga Kecamatan Dayeuhkolot, Wahidatun Nikmah bersama jajaran mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, khususnya yang terlibat dalam program-program keluarga berencana dan pengendalian penduduk di Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupqten Bandung.

Kepala UPD Dalduk Wahidatun Nikmah menyampaikan harapan agar momentum kemenangan ini dapat menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan meningkatkan kebersamaan antarumat beragama. “Semoga dengan datangnya “Hari Raya Idul Fitri” , kita semua diberikan kekuatan untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh petugas dan mitra kerja yang telah bersama-sama menjalankan tugas di bidang keluarga berencana, mulai dari penyuluhan, pelayanan, hingga pengendalian penduduk sesuai dengan norma, standar, prosedur, dan kriteria yang berlaku. “Tanpa dukungan semua pihak, program-program yang kita laksanakan tidak akan berjalan dengan optimal,” tambahnya.

Untuk itu yang akan datang lagi, Kepala Upd dalduk Wahidatun Nikmah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas cakupan program kesehatan reproduksi remaja, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna mencapai target pengendalian penduduk yang telah ditetapkan.

 

Yans.

Bulan Ramadhan Tindak Menjadi Halangan Bagi Penjual Miras di Wilayah Desa Gandasari.

Bandung – YUTELNEWS.com// Sebagaimana digaungkan Wakil Ketua DPR RI H. H Cucun Ahmad Syamsurijal juga Bupati Bandung H. Dadang Supriatna dalam setiap event event yang digelar bersama masyarakat kabupaten Bandung.

” Kabupaten Bandung harus Zero Judol ( Judi Online) dan peredaran Miras, Pereangi Judol dan Peredaran Miras “,

Sangat menggelitik bila peredaran Miras yang dipandang tidak jauh dari Komplek Pemda Kabupaten Bandung, berjalan dengan lancar dan Aman meski di Bulan Ramadhan.

Hal ini memicu kemarahan warga sekitar ” Pasalnya Aparat setempat terkesan diam dan tutup mata dengan peredaran Miras tersebut.

Akhirnya ketegangan di Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, kian memuncak, pada Kamis (19/3/2026)

Setelah peringatan resmi soal maraknya peredaran minuman keras (miras) tak kunjung direspons aparat penegak hukum (APH), warga kini bersiap turun langsung. Bahkan, aksi orasi di lokasi pedagang miras disebut akan digelar malam ini.

Sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi gangguan ketertiban menjelang Idul Fitri 1447 H/2026 M akibat peredaran miras, melalui Surat pemberitahuan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Desa Gandasari tertanggal 19 Maret 2026.

Dalam surat tersebut, masyarakat, terutama pengurus DKM, majelis taklim, hingga remaja masjid, diajak ikut menjaga keamanan lingkungan di titik-titik rawan.

Bahkan surat tersebut secara resmi ditembuskan kepada sejumlah pihak berwenang, yakni Camat Katapang, Kapolsek Katapang, Danramil Arjasari, Kepala Desa Gandasari, MUI Kecamatan Katapang, DMI Kecamatan Katapang, serta para Ketua RW se-Desa Gandasari.

Namun, di balik ajakan tersebut, tersirat kondisi yang jauh dari kondusif. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pemerintah desa telah melaporkan persoalan ini kepada aparat. Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya tindakan yang diambil dan nyata.

Ketiadaan respons itu kini berbuah reaksi keras dari masyarakat. Sejumlah warga menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka bahkan mengancam akan mendatangi langsung lokasi yang diduga menjadi titik penjualan miras untuk melakukan aksi orasi pada malam hari.

“Kalau aparat tidak bergerak, masyarakat yang akan bergerak. Ini demi menjaga lingkungan kami,” ujar salah satu warga dengan nada tegas.

Jika tidak segera diantisipasi aksi massa yang dipicu kekecewaan terhadap lambannya penanganan bisa berujung pada gesekan, bahkan tindakan di luar kendali

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun aparat terkait lainnya untuk langkah penanganan.

Padahal, dengan adanya tembusan resmi kepada berbagai pihak tersebut, seharusnya potensi gangguan ini sudah dapat diantisipasi sejak dini.

Kini publik menunggu, apakah aparat akan segera turun tangan, atau justru membiarkan situasi berkembang tanpa kendali? Hingga Hukum Adat warga sekitar yang bertindak. ***

 

Yans.

Gertaman Jadi Inovasi Cerdas: Bupati Bandung Kang DS dan Wakil BGN Soni Sonjaya, Panen Sayuran dari Lahan Tak Produktif

Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya secara resmi melaksanakan panen perdana program Gerakan Tanami Halaman (Gertaman) di areal Rumah Dinas Bupati, komplek Pemkab Bandung, pada Kamis (19/03/2026).

Keduanya memanen berbagai komoditi sayuran, seperti pakcoy, seledri, bayam, kangkung, dan ubi jalar, sebagai wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan daerah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengapresiasi langkah terobosan Bupati Dadang yang meluncurkan program Gertaman di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Program ini menurutnya, merupakan langkah cerdas untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah atau kantor yang tidak produktif dengan ditanami berbagai komoditi bernilai ekonomi dengan waktu panen yang singkat.

Sony menilai program ini sangat bermanfaat untuk memperkuat gerakan ketahanan pangan dan membantu suplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Bandung.

“Inovasi ini layak dicontoh dan dikembangkan oleh daerah lain, karena hasil panen Gertaman dapat disalurkan ke SPPG sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar. Inovasi Pak Bupati luar biasa,” ujar Sony Sonjaya di sela-sela panen perdana.

Selain dapat mensuplai kebutuhan MBG untuk dapur SPPG sekitar, lanjut Sony, masyarakat juga mendapatkan penghasilan tambahan dari penjualan sayuran tersebut.

Oleh karena itu, kata Sony, jika dijalankan secara serius dan konsisten, program Gertaman ini dapat rutin memasok kebutuhan MBG sekaligus berperan menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan, Gertaman secara resmi baru diluncurkan pada 23 Desember 2025 lalu di Kantor Kecamatan Soreang. Program ini bertujuan mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto dan MBG di Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah setelah dilaunching 23 Desember lalu, hari ini kita bisa melaksanakan panen perdana bersama Bapak Wakil Kepala BGN. Hasil panennya luar biasa,” jelas Bupati Dadang Supriatna.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut gerakan Gertaman ini adalah ikhtiar dan upaya nyata Pemkab Bandung untuk membangun kemandirian pangan keluarga di Kabupaten Bandung.

“Sejak awal diluncurkan, gagasannya adalah memanfaatkan lahan pekarangan tidak produktif untuk ditanami tanaman bernilai ekonomi dan waktu panennya singkat. Minimal untuk memenuhi kebutuhan pribadi, kalau surplus nanti bisa dijual di KDMP untuk support MBG,” tutur Bupati yang akrab disapa Kang DS.

Ia kembali mengajak masyarakat untuk menangkap peluang program MBG yang memiliki perputaran uang hingga Rp 5,4 triliun per tahun di daerah tersebut.

“Saya optimistis nanti hasil panen masyarakat juga akan memenuhi kebutuhan MBG karena kebutuhan MBG sangat besar,” ujarnya.

Berbagai komoditi tanaman, seperti cabai merah, cabai rawit, wortel, kol, pakcoy, bayam, dan terong, ditanam dalam program ini. Pemilihan komoditi didasarkan pada kebutuhan pasar dan potensi adaptasi tanaman di pekarangan.

Bupati Dadang mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk berpartisipasi aktif dalam Gertaman guna mencapai kemandirian pangan dan stabilitas ekonomi keluarga.

“Mari kita bersama-sama memanfaatkan halaman rumah kita untuk ditanami tanaman dan sayuran yang produktif. Dengan begitu, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi daerah,” ajak Bupati.(**)

 

Yans.

H Cucun Ahmad Syamsurijal, Tinjau Langsung Posko Mudik, Apresiasi Penanganan Arus Mudik di Nagreg, Imbau Pemudik Jaga Keselamatan

Bandung – YUTELNEWS.com// Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kinerja jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dalam menangani arus mudik Lebaran, khususnya di titik rawan kemacetan seperti Cileunyi dan Nagreg.

Ia menyebut, perbaikan tata kelola lalu lintas di kawasan Nagreg menunjukkan hasil positif berkat sinergi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Menurutnya, upaya tersebut menjadi pembelajaran dari tahun ke tahun dalam mengurai kepadatan kendaraan.

“Biasanya di Nagreg ini dari tahun ke tahun menjadi titik kemacetan. Alhamdulillah sekarang mengalami perbaikan tata kelola manajemen lalu lintas. Ini hasil sinergi kepolisian dan Dishub,” kata Cucun saat memantau arus mudik di Posko Induk Dishub Kabupaten Bandung, pada Rabu (18/03/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun hingga H-3 Lebaran, tercatat lebih dari 71 ribu kendaraan melintas di jalur tersebut pada pukul 11.00 hingga 14.00 WIB. Ia memprediksi jumlah tersebut akan terus meningkat dan berpotensi menyentuh angka sekitar 115 ribu kendaraan, seperti yang terjadi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan DPR RI, Cucun mengimbau para pemudik untuk selalu menjaga kondisi fisik dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama agar para pemudik dapat berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idulfitri dalam kondisi selamat.

“Para pemudik harus menjaga stamina dan tertib berlalu lintas supaya bisa sampai tujuan dengan selamat, karena keluarga sudah menunggu,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kehadiran posko pelayanan mudik yang menyediakan berbagai fasilitas bagi masyarakat, mulai dari bantuan saat cuaca hujan hingga pembagian takjil saat waktu berbuka puasa.

Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Menanggapi masih tingginya jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, Cucun mengakui bahwa perjalanan dengan kendaraan roda dua memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian masyarakat.

Namun demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama mengingat tingginya risiko kecelakaan.

“Kalaupun tetap menggunakan kendaraan roda dua, harus betul-betul menjaga keselamatan dan disiplin berlalu lintas,” tegasnya.

 

Yans.

Legislator Fraksi PKB Dadang Hemayana S.IP, Sampaikan Ucapan Idul fitri, Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Silahturahmi

Bandung – YUTELNEWS.com// Dalam suasana penuh kebahagiaan menyambut hari raya idulfitri 1447 hijriah.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Dadang Hemayana S.I.P, menyampaikan ucapan selamat ” Hari Raya Idulfitri ” kepada seluruh masyarakat, yang merayakan hari kemenangan tersebut, Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat tali persaudaraan dan menjalin silahturahmi yang erat.

momentum Hari Raya Idul fitri menjadi waktu yg sangat dinantikan oleh umat muslim, setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan ramadhan, momen ini juga kesempatan untuk mempererat tali silahturohmi, saling memaafkan serta memperkuat rasa persaudaraan.
melalui pesan yang di sampaikan doa dan harapan terbaik, bagi seluruh masyarakat, “Selamat Hari Raya Idul fitri “, serta menyampaikan doa dan harapan terbaik mohon maaf lahir dan batin,” ucap Dadang Hemayana S.I.P. Ia menyampaikan bahwa Idul fitri adalah momen yang sangat berharga untuk merenungkan diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta menguatkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi dasar kehidupan bermasyarakat.

” Taqobballalahu minna wa minkum “, Mohon maaf lahir dan bathin, semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali suci dan selalu di berikan keberkahan, kesehatan serta kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang tercinta” ujarnya.

ia menuturkan bahwa semangat kebersamaan yang terasa dalam perayaan hari raya Idul fitri harus terus di jaga dan diperkuat dalam kehidupan sehari hari, menurutnya, nilai nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam membangun harmonis dan sejahtera.

Sebagai wakil rakyat dari fraksi PKB di DPRD, Dadang Hemayana, juga berharap Idul fitri dapat menjadi penguat persatuan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi semangat baru bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan berkembang,

ia pun mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan persaudaraan, sertabmenjadikan hari raya idul fitri sebagai momentum memperkuat silahturohmi dan mempererat hubungan antar sesama.

semoga kebahagiaan , kedamaian,dan keberkahan selalu menyertai kita semua di hariraya idulfitri ini. mari kita jadikan momen ini jadikan penguat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat.

Dadang Hemayana juga berharap, semangat kebaikan dan kebersamaan yang terbangun pada Idul fitri dapat terus dilestarikan dan menjadi dasar untuk membangun daerah yang lebih baik, sejahtera, dan harmonis.” tutupnya.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.