Acep Koswara Kepala Desa Terpilih Gelar Tasyakur Bin Ni’mah , Untuk Kebangkitan Desa Cangkuang Kulon

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Desa terpilih Desa Cangkuang Kulon, Acep Koswara, menggelar acara tasyakur binni’mah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas amanah yang diberikan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, perangkat desa, serta warga setempat. pada sabtu 17/04/2026.malam.

Dalam suasana sederhana dengan penuh makna, Acep Koswara pun menyampaikan demgan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Cangkuang Kulon yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi pemimpin kepala desa cangkunag kulon ke depan. Ia juga menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Tasyakur bin’nimah ini menjadi momentum puji syukur kehadirat nya , serta untuk memperkuat niat dan berkomitmen dalam membangun desa yang lebih maju, transparan, dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara ini diisi dengan doa bersama serta tausiyah, ramah tamah dan simbol tumpengan sebagai simbol fuji syukur kehadirot nya serta untuk mempererat silaturahmi antarwarga pasca pemilihan kepala desa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi untuk menyatukan kembali seluruh elemen masyarakat, tanpa sekat perbedaan pilihan sebelumnya.

Tokoh masyarakat yang hadir pun turut memberikan dukungan dan harapan agar kepemimpinan kepala desa cangkuang kulon Acep Koswara mampu untuk membawa perubahan positif serta meningkatkan kesejahteraan warganya.

Dengan tasyakur binni’mah ini, diharapkan menjadi awal yang baik bagi perjalanan kepemimpinan desa cangkuangkulon yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan spiritualitas di tengah masyarakat.” tukasnya.

Yans.

Hadiri Ziarah Bupati Bandung, Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot Hj Wahidatun Hikmah Ikuti Doa Bersama

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dalduk Pelayanan Kependudukan (PK) Kecamatan Dayeuhkolot hj Wahidatun Hikmah menghadiri kegiatan ziarah yang dipimpin langsung oleh Bupati Bandung di makam Bupati pertama Kabupaten Bandung.di Kqmpung Kaum Rw 11 Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada kamis 16/04/2026.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan, penghargaan, dan doa bersama bagi para pendahulu yang telah berjasa besar dalam memimpin dan membangun daerah Kabupqten Bandung di masa lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna beserta jajaran pejabat, termasuk perwakilan dari UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot, memanjatkan doa keselamatan dan ketenangan bagi Almarhum Bupati pertama. Selain itu, momen ini juga dijadikan sebagai sarana untuk mengambil hikmah dan semangat pengabdian dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ziarah ke makam para pendiri bangsa dan pemimpin terdahulu mengingatkan kita untuk terus meneladani dedikasi dan kerja keras mereka dalam melayani masyarakat,” ujar Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot hj wahidatun usai kegiatan.

Hadirnya jajaran pemerintahan kecamatan dalam kegiatan ini juga menunjukkan sinergi dan kesatuan dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta mempererat tali silaturahmi antar instansi demi kemajuan daerah.

Yans.

Di Sela Ziarah ,Tengah Musibah Banjir, Bupati Kang DS: Kita Kerja Keras Selesaikan Masalah Bersama Pentahelix

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama Forkopimda, para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Bandung melaksanakan silaturahmi dan ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung.

Rombongan Bupati Bandung mengawali ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Cikutra. Dari Cikutra, rombongan kemudian menuju Makam Para Bupati Bandung di kawasan Dalem Kaum Kota Bandung, Makam Karang Anyar, TPU Porib dan Situs Makam Bupati Bandung pertama, R TMG Wira Angun Angun di Dayeuhkolot.

Selain memanjatkan do’a untuk para mantan Bupati Bandung terdahulu yang telah wafat, Bupati Dadang Supriatna beserta rombongan secara bergantian melakukan tabur bunga di pusara sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa para pemimpin terdahulu.

Usai tabur bunga, Bupati yang akrab disapa KDS itu menyempatkan untuk menyimpan karangan bunga. Suasana haru dan penuh khidmat terasa di setiap tempat peristirahatan terakhir para mantan Bupati Bandung tersebut.

Bupati yang akrab disapa KDS itu mengatakan kunjungan ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan refleksi untuk mengenang jasa dan pengabdian para pemimpin terdahulu yang telah membangun fondasi Kabupaten Bandung.

“Kita do’akan para pahlawan terutama para pendiri Kabupaten Bandung, para Bupati Bandung terdahulu yang telah wafat semoga ditempatkan di sisi Allah SWT. Banyak sekali yang telah diberikan dan diwariskan para alrmahum para Bupati Bandung terdahulu untuk perkembangan Kabupaten Bandung saat ini,” tutur KDS.

Selain itu, KDS mendo’akan para mantan Bupati Bandung yang masih hidup yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser agar selalu diberikan kesehatan dan dapat bersama-sama membangun Kabupaten Bandung.

Ziarah ke makam para Bupati Bandung yang telah menjadi agenda rutin Pemkab Bandung ini adalah bentuk penghormatan atas jasa-jasa para mantan Bupati Bandung terdahulu. Oleh karena, KDS menekankan kepada para ASN mengenai pentingnya meneladani kepemimpinan dan dedikasi para mantan Bupati Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, KDS mengaku sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati (RA) Wiranatakusumah II, yaitu tokoh pendiri Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Saat ini Kabupaten Bandung sudah berusia 385 tahun. Almarhum RA Wiranatakusumah II dahulu memimpin Kabupaten Bandung dari tahun 1794 hingga 1829, kemudian dilanjutkan oleh para bupati berikutnya yang telah mendahului kita semua,” ujar KDS.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna tak lupa menyampaikan rasa duka cita yang mendalam untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang tengah dirundung bencana alam banjir terutama kepada korban dan keluarga korban banjir di Ciapus Banjaran.

“Mengingat saat ini kita sedang dikepung musibah bencana alam, kami berdo’a semoga musibah bencana alam ini cepat selesai,” tambah KDS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga memberikan instruksi khusus kepada para camat agar tidak meninggalkan wilayah masing-masing serta cepat tanggap dan turun langsung melihat kondisi masyarakat.

“Tolong kepada para Kepala OPD dan para camat untuk turun ke lapangan. Bantu masyarakat. Jangan ada yang terpaksa. Ini adalah kewajiban kita. Niatkan lillahi ta’ala,” ucap Bupati.

KDS menegaskan Pemkab Bandung serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam akan berupaya keras menyelesaikan permasalahan banjir ini melalui kolaborasi pentahelix baik dengan pemerintah pusat maupun provinsi serta memastikan aktifitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (**)

Yans

Haririh Hadiri Halal Bihalal RW 12, Karang Taruna Resmi Dilantik dan Siap Bergerak untuk Warga.

Yutelnews.com | Kota Bekasi – Kegiatan Halal Bihalal warga RW 12 Kelurahan Jatiwaringin berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara yang dirangkaikan dengan pelantikan Karang Taruna Unit RW 12 tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat peran pemuda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan, 12 April 2026.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Abdullah Muhayar, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai wujud semangat nasionalisme dan persatuan.

Suasana khidmat terlihat saat seluruh warga yang hadir mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Jatiwaringin, Haririh, S.IP, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan pelantikan Karang Taruna.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam membangun kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Haririh juga menekankan pentingnya peran pemuda melalui Karang Taruna sebagai mitra pemerintah kelurahan dalam membantu berbagai program kemasyarakatan, termasuk kegiatan sosial, kebersihan lingkungan, dan pemberdayaan warga.
Ketua Karang Taruna RW 12. Mengimbau kepada para Ketua RT agar segera melaporkan apabila terdapat warga yang tinggal di rumah tidak layak huni kepada Ketua RW untuk kemudian ditindaklanjuti oleh BKM Kelurahan Jatiwaringin yang dipimpin oleh Ariswandi Sarmin.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga kesehatan lingkungan, khususnya di musim penghujan, dengan melakukan kerja bakti rutin guna mencegah penyebaran demam berdarah, Tutupnya.

Angga, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pengurus Karang Taruna yang baru dilantik. Ia menyatakan bahwa Karang Taruna siap bergerak dan bersinergi dengan para Ketua RT serta unsur masyarakat lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris MUI Kecamatan Pondok Gede, H. Rahman Atim, kader Posyandu Anyelir Satu dan Dua, tokoh masyarakat Syahril, tokoh pemuda Beni, serta para pengurus lingkungan Ketua RT 01 hingga RT 08 RW 12, Pamor RW 12 Jatiwaringin Febri.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap kepengurusan Karang Taruna yang baru.

Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Pondok Gede, Ajeng Valupi Wulansari, juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Karang Taruna Unit RW 12.

Ia berharap para pengurus tetap semangat dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, serta mampu bersinergi dengan para Ketua RT dan kader posyandu guna meningkatkan taraf hidup sehat di lingkungan.

Menurutnya, peran pemuda sangat strategis dalam mendorong kegiatan sosial, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh H. Asep Setiawan, dilanjutkan dengan saling bersalaman dalam suasana penuh kekeluargaan menyambut suasana Idul Fitri.

Warga tampak saling bermaafan dan mempererat hubungan silaturahmi. Kegiatan ditutup dengan santapan sore bersama yang berlangsung di Cafe Ne-Moe.

Melalui kegiatan Halal Bihalal dan pelantikan Karang Taruna ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah kelurahan, pengurus RW, RT, serta para pemuda dalam menciptakan lingkungan RW 12 Jatiwaringin yang sehat, peduli, aman, dan harmonis.

Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi awal bagi berbagai kegiatan positif yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

(Wowo)

Kehadiran Bupati Bandung Kang DS, Disambut Hangat Pimpinan Pondok Pesantren Al. Burdah

Bandung – YUTELNEWS.com// Mengawali aktivitas pasca Idul Fitri 1447 H/2026, Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung menggelar program Jumat Keliling (Jumling) di Pondok Pesantren Al-Burdah, Kutawaringin, Soreang, pada Jumat (26/03/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat sektor keagamaan sebagai fondasi pembangunan.

Didampingi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kutawaringin dan Kepala Desa Pamentasan ikut mengiringi kedatangan rombongan Bupati Bandung tersebut.

Kehadiran Bupati disambut hangat juga oleh para santri, kyai, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dadang menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan pilar utama dalam membentuk karakter bangsa.

“Sejak sebelum kemerdekaan, pesantren sudah hadir dan berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini harus terus kita jaga dan perkuat,” tegasnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati juga menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah di periode keduanya, yakni fokus pada realisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), capaian program pembangunan Kabupaten Bandung telah mencapai 74 persen, menunjukkan progres signifikan dalam pelaksanaan visi dan misi daerah.

Salah satu komitmen yang kembali ditegaskan adalah keberlanjutan insentif guru ngaji. Pemerintah Kabupaten Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp109 miliar per tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap peran guru ngaji dalam membangun generasi berakhlak.

“Peran guru ngaji, kyai, dan ulama sangat vital. Tanpa mereka, pembangunan karakter masyarakat tidak akan berjalan optimal,” ujar Dadang.

Di sektor pendidikan, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung kini berada di angka 75,58 poin, dengan rata-rata lama sekolah mencapai 9,4 tahun. Pemerintah daerah pun terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui berbagai program strategis.

Di antaranya, program PKBM yang menargetkan hingga 50 ribu warga per tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan kesetaraan, serta program beasiswa BESTI yang menyasar minimal 250 mahasiswa setiap tahun, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah desa, termasuk RT dan RW, untuk aktif menyosialisasikan program pendidikan tersebut agar menjangkau masyarakat secara luas.

Selain agenda utama, kegiatan Jumling juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, tradisi yang konsisten dilakukan dalam setiap kunjungan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Dengan mengawali pascale­baran melalui kegiatan berbasis keagamaan, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan kualitas sumber daya manusia.

Jumling ini sekaligus menjadi simbol kesinambungan komitmen pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Bandung yang religius, berdaya saing, dan berkelanjutan.***

 

Yans.

Camat Rancabali Memet Slamet Gelar Rakor dan Halal Bihalal, Tekankan Penanganan Sampah hingga Parkir Liar

Bandung–YUTELNEWS.com// Pemerintah Kecamatan Rancabali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Halal Bihalal di Aula Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada Jum’at (27/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di wilayah Rancabali.

Hadir dalam acara ini unsur Forkopimcam, para kepala desa, Ketua BPD, LPMD, Bumdes, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), MUI, pengelola wisata, kader PKK, serta jajaran OPD tingkat kecamatan.

Camat Rancabali, Mamet Slamet, menyampaikan bahwa rakor ini membahas berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Bandung yang harus dioptimalkan di tingkat kecamatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna, atas capaian 67 penghargaan yang diraih selama satu tahun masa jabatan periode kedua.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada seluruh kepala desa, tokoh masyarakat, dan pengelola wisata di Rancabali.

Namun demikian, Camat Mamet turut menyoroti sejumlah persoalan krusial yang muncul saat libur Hari Raya Idulfitri, terutama terkait penanganan sampah di pinggir jalan dan kawasan wisata.

Selain itu, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar juga menjadi perhatian serius karena berdampak pada kemacetan di sejumlah titik wisata unggulan di Rancabali.

“Saya mengajak seluruh kepala desa dan pengelola wisata untuk melaksanakan operasi bersih serentak pada Senin (30/03/2026) pagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat juga membahas persiapan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung yang diperingati setiap 20 April, serta Hari Jadi Kecamatan Rancabali.

Tak hanya itu, dukungan terhadap program strategis nasional juga menjadi fokus, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di Rancabali sendiri tercatat terdapat 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan rincian 7 unit telah beroperasi dan 2 lainnya masih dalam tahap persiapan.

Camat Mamet juga mengajak masyarakat untuk menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), termasuk pembangunan gerai dan gudang yang saat ini tengah berlangsung di Desa Alamendah.

Program strategis lainnya yang turut disorot adalah Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.

Di sisi lain, inovasi pelayanan publik melalui program KARASA (Kecamatan Ngantor di Wilayah Desa) akan terus dilanjutkan. Program ini dinilai efektif mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini mendapat apresiasi dari Bupati Bandung dengan meraih peringkat ketiga inovasi daerah. Setiap hari kami hadir di dua RW, dan antusiasme masyarakat sangat tinggi karena jarak ke kantor kecamatan cukup jauh,” jelasnya.

Menutup kegiatan tersebut, Camat Mamet Slamet menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam menjalankan tugas masih terdapat kekurangan.

Ia juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Taqobalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

 

Yans.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj.Renie Rahayu Fauzi S.H, Hadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Tekankan Kebersamaan dan Efisiensi Anggaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie Rahayu Fauzi S.H., menghadiri kegiatan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung di Dome Bale Rame,pada  Rabu (25/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bandung, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran anggota DPRD kabupaten bandung, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Momentum halal bihalal yang bertepatan dengan hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran ini berlangsung sederhana, namun penuh makna. Tanpa jamuan makan dan seremoni berlebihan, kegiatan difokuskan pada silaturahmi serta saling memaafkan antar sesama ASN.

Dalam keterangannya, Renie menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi moral sebelum kembali menjalankan tugas pelayanan publik.

“Alhamdulillah hari ini kita mulai kembali bekerja. Sebelum itu, kita bersilaturahmi dan saling memaafkan. Ini penting agar tidak ada lagi ganjalan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, usai menjalani ibadah Ramadan selama satu bulan penuh, momentum halal bihalal menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati sekaligus memperkuat sinergi kerja di lingkungan birokrasi.

Menariknya, pelaksanaan tahun ini mengedepankan prinsip efisiensi anggaran. Tidak disediakannya hidangan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Ini sangat sederhana, bahkan tanpa hidangan. Ini bentuk penghormatan terhadap efisiensi. Yang utama adalah nilai silaturahmi dan ketulusan untuk saling memaafkan,” tegasnya.

Renie juga mengapresiasi langkah pimpinan daerah yang turun langsung menyapa para ASN. Menurutnya, hal tersebut menjadi perubahan positif yang mencerminkan kepemimpinan yang lebih dekat dan humanis.

“Biasanya ASN yang datang ke pimpinan, sekarang justru pimpinan yang turun langsung. Ini bentuk keteladanan dan kedekatan yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa kesederhanaan tidak mengurangi esensi halal bihalal. Justru dengan pendekatan yang lebih substansial, semangat kebersamaan, integritas, dan komitmen pelayanan publik semakin diperkuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

 

 

Yans.

Pengamanan Sholat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Berjalan Lancar dan Kondusif

PELALAWANYUTELNEWS.COM ||
Polres pelalawan melaksanakan pengamanan terpadu Sholat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / Tahun 2026 di Lapangan Mini Soccer Kecamatan pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H, Ketua DPRD Kab. Pelalawan Syafrizal L, S.E, dan Wakapolres Pelalawan KOMPOL Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M.

Kegiatan ini juga bertepatan dengan tema “Berkah Pohon Ramadhan” dan Hari Hutan Sedunia tgl 21 Maret 2026 Kapolres Pelalawan AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, menyerahkan bibit pohon dari Kapolda Riau IRJEN POL DR. Herry Heryawan , S.I.K, M.H ,M.hum kepada Khatib K.H. ABDUL ROHMAN sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan. Rangkaian kegiatan meliputi: pembukaan oleh MC, sambutan Bupati Pelalawan H. ZUKRI, S.M., M.M yang mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pelalawan dan jajaran atas pengamanan yang dilakukan, penyerahan bibit pohon, penyampaian kaifiat Sholat Idul Fitri, khutbah, dan Sholat Hari Raya Idul Fitri yang dipimpin oleh Imam Ustad WAN MUHAMMAD WARDANA, Lc. Ma, dan Bilal Ust. JERI LESMANA.

Bupati Pelalawan H. ZUKRI, S.M., M.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan usai menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat tekad dalam membangun daerah. “Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk memperbaharui semangat kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, dan meneguhkan komitmen kita dalam mewujudkan Pelalawan yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Kapolres Pelalawan AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, memimpin langsung pengamanan yang melibatkan gabungan personil Polres Pelalawan, Satpol PP Kab. Pelalawan, dan Dishub Kab. Pelalawan. “Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah Sholat Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Kegiatan ini berakhir sekira pukul 08.15 Wib dengan situasi aman dan kondusif. Kapolres Pelalawan dan rombongan juga melakukan monitoring dan pengawasan untuk memastikan keamanan masyarakat. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci, Sabtu (21/3/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi sejak pagi hari, menjadikan momen hari kemenangan ini terasa begitu istimewa.|| AS

Setelah Puluhan Tahun Vakum, Takbiran dan Pawai Obor Kembali Hidupkan Lamajang Pentas.

Bandung – YUTELNEWS.com// Ribuan warga Lamajang Pentas, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, memadati jalanan desa pada malam takbiran Idulfitri tahun ini.  Suasananya terasa berbeda lebih hidup, lebih hangat, dan penuh haru. Setelah puluhan tahun vakum, tradisi Gema Takbir yang dirangkaikan dengan pawai obor akhirnya kembali digelar.

Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Perhimpunan Remaja Masjid ( Prima) bersama masyarakat setempat.  Sejak selepas salat Isya, gema takbir mulai berkumandang, menyatu dengan langkah ratusan warga yang membawa obor menyusuri jalan desa.  Cahaya api yang berkelip bukan sekadar penerang malam, tapi juga simbol kebersamaan yang kembali menyala.

Ketua Prima Hendra menegaskan, kegiatan ini bukan hanya seremonial. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghidupkan kembali tradisi yang pernah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Pawai obor, kata dia, adalah simbol semangat, persatuan, dan cahaya keimanan yang sempat redup.

Antusiasme warga terlihat jelas. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah ikut dalam barisan.  Tidak hanya meramaikan malam takbiran, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai tradisi Islami yang sarat makna.

Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto pun memberikan apresiasi. Ia menilai inisiatif ini berhasil membangkitkan kembali semangat religius dan gotong royong warga. Harapannya sederhana tapi tegas: kegiatan seperti ini harus terus ada, bukan sekali lalu hilang.

Malam itu, Prima Lamajang Pentas tidak hanya merayakan kemenangan.  Mereka menyalakan kembali sesuatu yang lebih penting tradisi, kebersamaan, dan ingatan kolektif yang nyaris padam.

 

Yans.

Keluarga Besar PW-FRN Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H: Momentum Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

JAKARTAYUTELNEWS.COM ||
Menyambut hari kemenangan yang penuh berkah, Keluarga Besar Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Counter Polri menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang jatuh pada 21 Maret 2026.

Melalui momentum suci ini, PW-FRN mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para mitra kerja di lingkungan Polri, untuk menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum PW-FRN, Agus Flores, dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik dalam tutur kata maupun tindakan selama menjalankan tugas jurnalistik.

“Idul Fitri adalah momen untuk kembali kepada fitrah. Kami berharap di hari yang suci ini, semangat kebersamaan dan sinergitas antara insan pers dan institusi Polri semakin solid, demi menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan berintegritas kepada masyarakat,” ujarnya.

PW-FRN juga berharap perayaan Idul Fitri 1447 H ini dapat membawa kedamaian, kebahagiaan, serta semangat baru bagi seluruh wartawan di bawah naungan FRN untuk terus berkarya secara profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.|| AS

Pengusaha Bedas H Dadan Sobara S.Kom, M.M. Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Pengusaha bedas dari bidang Ekonomi , H Dadan Sobara S.Kom., M.M., mengucapkan selamat “Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah” kepada seluruh umat muslim di Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya. Sebagaimana telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Agama, Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

H Dadan Sobara sosok pengusaha yang peduli terhadap masyarakat, menyampaikan harapan agar momentum kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh dapat menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat rasa persatuan serta kesatuan bangsa. “Semoga dengan kedatangan ” Hari Raya Idul Fitri “, kita semua diberikan berkah dan keberkahan, serta diberikan kekuatan untuk terus berkontribusi dalam kemajuan ekonomi dan pembangunan daerah,” ucapnya.

Sebagai seorang pengusaha yang juga memiliki perhatian terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ia mengapresiasi kerja keras kepada bupati bandung kang DS dan seluruh pelaku usaha yang telah bersungguh -sungguh dalam menghadapi tantangan bisnis sepanjang tahun.
” Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui program kolaborasi dan pendampingan teknologi, guna meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif.

“Kita harus bersama-sama membangun ekosistem bisnis yang sehat dan inklusif, di mana setiap pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Semoga di tahun ini, kita dapat meraih prestasi yang lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.

 

 

Yans.

Mentri Agama Menetapkan 1 Syawal 1447 H, Berdasarkan Sidang Isbat Jatuh pada Hari Sabtu 21 Maret 2026

Jakarta – YUTELNEWS.com//  Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam Sidang Isbat yang digelar bersama para ulama, pakar astronomi, dan perwakilan organisasi Islam.

Penetapan tersebut didasarkan pada hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pemantauan langsung) yang dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia. Hasilnya, tidak ada satu pun laporan yang menyatakan hilal terlihat, Hal tersebut disampaikannya melalui Pidato Resmi Mentri Agama Indonesia, Pada Kamis Malam 19 Maret 2026.

Sidang Isbat dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan Komisi VIII DPR RI, Majelis Ulama Indonesia, pimpinan ormas Islam, serta lembaga terkait seperti BMKG, BRIN, dan Institut Teknologi Bandung.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan, sidang isbat merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kepastian waktu ibadah umat Islam sekaligus menjaga persatuan. “Sidang ini menjadi ruang musyawarah antara pemerintah, ulama, dan para ahli dalam menentukan awal bulan Hijriah yang menyangkut kepentingan umat secara luas,” ujarnya.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal di Indonesia berada pada ketinggian antara 0 derajat 54 menit hingga 3 derajat 7 menit, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit hingga 6 derajat 6 menit. Angka tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS, yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Kondisi itu diperkuat hasil rukyat di lapangan yang menyatakan hilal tidak terlihat di seluruh titik pemantauan, dari Aceh hingga Papua.

“Karena hilal tidak terlihat dan tidak memenuhi kriteria, maka disepakati 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” tegas Menteri Agama.

Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia akan melaksanakan Hari Raya Idul Fitri secara serentak pada tanggal tersebut.***

 

 

Yans.

Getarkan Kepedulian Umat, Yayasan Sunan Gunung Jati Santuni 90 Anak Yatim dan 350 Dhuafa

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Yayasan Sunan Gunung Jati dengan menggelar kegiatan santunan bagi 90 anak yatim dan 350 kaum dhuafa yang berasal dari majelis ta’lim se-desa dan wilayah sekitarnya. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata semangat berbagi serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ratusan penerima santunan hadir mengikuti kegiatan dengan penuh harap. Minggu ( 15/3/2026 )

Suasana haru dan kebahagiaan pun terasa ketika santunan diserahkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Senyum bahagia terlihat di wajah para penerima yang merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Kegiatan santunan tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Sunan Gunung Jati bersama para pengurus majelis ta’lim serta didukung oleh para donatur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat yang kurang mampu, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Pengurus Yayasan Sunan Gunung Jati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial yayasan yang secara konsisten dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan santunan ini adalah wujud kepedulian kami kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi para penerima,” ujar perwakilan pengurus yayasan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa merupakan salah satu bentuk amal kebaikan yang memiliki nilai besar dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, Yayasan Sunan Gunung Jati terus berupaya menghadirkan kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara yayasan, pengurus majelis ta’lim, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan santunan kepada 90 anak yatim dan 350 dhuafa, Yayasan Sunan Gunung Jati berharap dapat memberikan semangat dan harapan baru bagi para penerima. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati serta saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dengan semangat berbagi dan kebersamaan, Yayasan Sunan Gunung Jati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengulurkan tangan membantu mereka yang membutuhkan, sehingga kebahagiaan dan harapan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tebar Bahagia di Bulan Ramadan, Yayasan Sosial Tangan Peduli Santuni 30 Anak Yatim Piatu di Cibadak Jelang Lebaran

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan Yayasan Sosial Tangan Peduli. Menjelang Hari Raya Idulfitri, yayasan tersebut menggelar kegiatan santunan bagi puluhan anak yatim piatu di Aula Ramayana, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Jum’at ( 13/3/2026 )

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Sosial Tangan Peduli, M. Imam Insani Kamal, ini memberikan santunan kepada 30 anak yatim piatu berupa bantuan per anak yang diperuntukkan untuk membeli pakaian baru Lebaran.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim agar mereka juga bisa merasakan kegembiraan menyambut Hari Raya Idulfitri seperti anak-anak lainnya.

Ketua Yayasan Sosial Tangan Peduli, M. Imam Insani Kamal, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen yayasan untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim piatu.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa berbagi kebahagiaan dengan 30 anak yatim piatu. Harapannya mereka bisa merasakan kegembiraan menjelang Lebaran dengan pakaian baru seperti anak-anak lainnya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan program kedua yang digelar oleh Yayasan Sosial Tangan Peduli selama bulan Ramadan tahun ini. Sebelumnya, yayasan juga telah melaksanakan kegiatan buka puasa bersama anak-anak di Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata.

Kegiatan santunan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Sejumlah unsur masyarakat dan organisasi turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Di antaranya Babinsa Kelurahan Cibadak, perwakilan Tim Mandiri Cicurug, BMT JM, Soemanta Direja Cigombong, Ruang Peduli, Tulus Trans ASB, Jabar Pergerak, serta mahasiswa dari STISIP Syamsul Ulum.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Sosial Tangan Peduli berharap dapat terus menebar manfaat serta mengajak lebih banyak pihak untuk bersama-sama membantu anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga kegiatan ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua dan dapat terus berlanjut di masa yang akan datang,” tutup Imam.
Keceriaan tampak jelas dari wajah anak-anak yang menerima santunan.

Senyum mereka merekah saat menerima bantuan tersebut. Bagi mereka, santunan itu bukan hanya tentang pakaian baru Lebaran, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak orang yang peduli dan menyayangi mereka.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Menag Serahkan Keppres Penetapan Anggota BAZNAS kepada Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni

Jakarta-YUTELNEWS.com//  Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyerahkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang penetapan anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni. Penyerahan tersebut menandai pengangkatan Fatoni sebagai anggota BAZNAS masa bakti 2026–2031.

Nasaruddin mengatakan, pemerintah berharap jajaran pimpinan dan anggota BAZNAS yang baru mampu memperkuat pengelolaan zakat nasional secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Menurut dia, potensi zakat di Indonesia sangat besar dan perlu dikelola secara optimal agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“BAZNAS memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Karena itu diperlukan figur yang memiliki integritas dan kapasitas dalam tata kelola keuangan,” kata Nasaruddin di Ruang Pelantikan Lantai 2 Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Menanggapi penetapan tersebut, Fatoni menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan memperkuat tata kelola lembaga serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran zakat.

“Ini merupakan amanah besar. Kami akan terus mendorong transparansi, akuntabilitas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar pengelolaan zakat semakin berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Susunan Pimpinan BAZNAS periode 2026–2031 terdiri dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. Dari unsur masyarakat yaitu Dikdik Sodik Mudjahid, Zainut Tauhid Sa’adi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, dan Neyla Saida Anwar. Sementara dari unsur pemerintah yaitu Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin.

Fatoni yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) tahun 1998 dan menjadi Mahasiswa Teladan IIP tahun 1999, saat ini sedang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan publik dan tata kelola pemerintahan daerah, termasuk sebagai kepala daerah.

Fatoni dikenal sebagai pejabat dengan rekam jejak cukup lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur di sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.

Dalam masa kepemimpinannya, Fatoni mendapatkan berbagai penghargaan dan apresiasi, termasuk dinobatkan sebagai Pj. Gubernur Terbaik berdasarkan penilaian Kemendagri bersama Tempo Media Group pada 30 Agustus 2024. Ia meraih dua kategori sekaligus, yakni total kinerja terbaik dan kinerja terbaik bidang ekonomi daerah. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari BAZNAS sebagai gubernur yang berhasil mendukung program BAZNAS di Papua.

Selain itu, yang terbaru, Fatoni juga meraih penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026, serta CNN Indonesia Awards 2024 kategori Most Inspiring Leader.

Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga meraih penghargaan Best Social Engagement dan Leading Public Infrastructure Management pada 9 Agustus 2024. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Pin Emas dari Kapolri tahun 2023 dan 2024.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.