Kehadiran Bupati Bandung Kang DS, Disambut Hangat Pimpinan Pondok Pesantren Al. Burdah

Bandung – YUTELNEWS.com// Mengawali aktivitas pasca Idul Fitri 1447 H/2026, Bupati Bandung Dadang Supriatna langsung menggelar program Jumat Keliling (Jumling) di Pondok Pesantren Al-Burdah, Kutawaringin, Soreang, pada Jumat (26/03/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat sektor keagamaan sebagai fondasi pembangunan.

Didampingi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Kutawaringin dan Kepala Desa Pamentasan ikut mengiringi kedatangan rombongan Bupati Bandung tersebut.

Kehadiran Bupati disambut hangat juga oleh para santri, kyai, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dadang menegaskan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan pilar utama dalam membentuk karakter bangsa.

“Sejak sebelum kemerdekaan, pesantren sudah hadir dan berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini harus terus kita jaga dan perkuat,” tegasnya.

Dalam momentum tersebut, Bupati juga menegaskan arah kebijakan pemerintah daerah di periode keduanya, yakni fokus pada realisasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), capaian program pembangunan Kabupaten Bandung telah mencapai 74 persen, menunjukkan progres signifikan dalam pelaksanaan visi dan misi daerah.

Salah satu komitmen yang kembali ditegaskan adalah keberlanjutan insentif guru ngaji. Pemerintah Kabupaten Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp109 miliar per tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap peran guru ngaji dalam membangun generasi berakhlak.

“Peran guru ngaji, kyai, dan ulama sangat vital. Tanpa mereka, pembangunan karakter masyarakat tidak akan berjalan optimal,” ujar Dadang.

Di sektor pendidikan, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung kini berada di angka 75,58 poin, dengan rata-rata lama sekolah mencapai 9,4 tahun. Pemerintah daerah pun terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui berbagai program strategis.

Di antaranya, program PKBM yang menargetkan hingga 50 ribu warga per tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan kesetaraan, serta program beasiswa BESTI yang menyasar minimal 250 mahasiswa setiap tahun, khususnya dari keluarga kurang mampu.

Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah desa, termasuk RT dan RW, untuk aktif menyosialisasikan program pendidikan tersebut agar menjangkau masyarakat secara luas.

Selain agenda utama, kegiatan Jumling juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, tradisi yang konsisten dilakukan dalam setiap kunjungan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Dengan mengawali pascale­baran melalui kegiatan berbasis keagamaan, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan kualitas sumber daya manusia.

Jumling ini sekaligus menjadi simbol kesinambungan komitmen pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Bandung yang religius, berdaya saing, dan berkelanjutan.***

 

Yans.

Camat Rancabali Memet Slamet Gelar Rakor dan Halal Bihalal, Tekankan Penanganan Sampah hingga Parkir Liar

Bandung–YUTELNEWS.com// Pemerintah Kecamatan Rancabali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Halal Bihalal di Aula Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada Jum’at (27/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di wilayah Rancabali.

Hadir dalam acara ini unsur Forkopimcam, para kepala desa, Ketua BPD, LPMD, Bumdes, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), MUI, pengelola wisata, kader PKK, serta jajaran OPD tingkat kecamatan.

Camat Rancabali, Mamet Slamet, menyampaikan bahwa rakor ini membahas berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Bandung yang harus dioptimalkan di tingkat kecamatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna, atas capaian 67 penghargaan yang diraih selama satu tahun masa jabatan periode kedua.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada seluruh kepala desa, tokoh masyarakat, dan pengelola wisata di Rancabali.

Namun demikian, Camat Mamet turut menyoroti sejumlah persoalan krusial yang muncul saat libur Hari Raya Idulfitri, terutama terkait penanganan sampah di pinggir jalan dan kawasan wisata.

Selain itu, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar juga menjadi perhatian serius karena berdampak pada kemacetan di sejumlah titik wisata unggulan di Rancabali.

“Saya mengajak seluruh kepala desa dan pengelola wisata untuk melaksanakan operasi bersih serentak pada Senin (30/03/2026) pagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat juga membahas persiapan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung yang diperingati setiap 20 April, serta Hari Jadi Kecamatan Rancabali.

Tak hanya itu, dukungan terhadap program strategis nasional juga menjadi fokus, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di Rancabali sendiri tercatat terdapat 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan rincian 7 unit telah beroperasi dan 2 lainnya masih dalam tahap persiapan.

Camat Mamet juga mengajak masyarakat untuk menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), termasuk pembangunan gerai dan gudang yang saat ini tengah berlangsung di Desa Alamendah.

Program strategis lainnya yang turut disorot adalah Sekolah Rakyat, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.

Di sisi lain, inovasi pelayanan publik melalui program KARASA (Kecamatan Ngantor di Wilayah Desa) akan terus dilanjutkan. Program ini dinilai efektif mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini mendapat apresiasi dari Bupati Bandung dengan meraih peringkat ketiga inovasi daerah. Setiap hari kami hadir di dua RW, dan antusiasme masyarakat sangat tinggi karena jarak ke kantor kecamatan cukup jauh,” jelasnya.

Menutup kegiatan tersebut, Camat Mamet Slamet menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam menjalankan tugas masih terdapat kekurangan.

Ia juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Taqobalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

 

Yans.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj.Renie Rahayu Fauzi S.H, Hadiri Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Tekankan Kebersamaan dan Efisiensi Anggaran

Bandung – YUTELNEWS.com// Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie Rahayu Fauzi S.H., menghadiri kegiatan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung di Dome Bale Rame,pada  Rabu (25/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bandung, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran anggota DPRD kabupaten bandung, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Momentum halal bihalal yang bertepatan dengan hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran ini berlangsung sederhana, namun penuh makna. Tanpa jamuan makan dan seremoni berlebihan, kegiatan difokuskan pada silaturahmi serta saling memaafkan antar sesama ASN.

Dalam keterangannya, Renie menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi moral sebelum kembali menjalankan tugas pelayanan publik.

“Alhamdulillah hari ini kita mulai kembali bekerja. Sebelum itu, kita bersilaturahmi dan saling memaafkan. Ini penting agar tidak ada lagi ganjalan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, usai menjalani ibadah Ramadan selama satu bulan penuh, momentum halal bihalal menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati sekaligus memperkuat sinergi kerja di lingkungan birokrasi.

Menariknya, pelaksanaan tahun ini mengedepankan prinsip efisiensi anggaran. Tidak disediakannya hidangan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Ini sangat sederhana, bahkan tanpa hidangan. Ini bentuk penghormatan terhadap efisiensi. Yang utama adalah nilai silaturahmi dan ketulusan untuk saling memaafkan,” tegasnya.

Renie juga mengapresiasi langkah pimpinan daerah yang turun langsung menyapa para ASN. Menurutnya, hal tersebut menjadi perubahan positif yang mencerminkan kepemimpinan yang lebih dekat dan humanis.

“Biasanya ASN yang datang ke pimpinan, sekarang justru pimpinan yang turun langsung. Ini bentuk keteladanan dan kedekatan yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa kesederhanaan tidak mengurangi esensi halal bihalal. Justru dengan pendekatan yang lebih substansial, semangat kebersamaan, integritas, dan komitmen pelayanan publik semakin diperkuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

 

 

Yans.

Pengamanan Sholat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Berjalan Lancar dan Kondusif

PELALAWANYUTELNEWS.COM ||
Polres pelalawan melaksanakan pengamanan terpadu Sholat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / Tahun 2026 di Lapangan Mini Soccer Kecamatan pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H, Ketua DPRD Kab. Pelalawan Syafrizal L, S.E, dan Wakapolres Pelalawan KOMPOL Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M.

Kegiatan ini juga bertepatan dengan tema “Berkah Pohon Ramadhan” dan Hari Hutan Sedunia tgl 21 Maret 2026 Kapolres Pelalawan AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, menyerahkan bibit pohon dari Kapolda Riau IRJEN POL DR. Herry Heryawan , S.I.K, M.H ,M.hum kepada Khatib K.H. ABDUL ROHMAN sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan. Rangkaian kegiatan meliputi: pembukaan oleh MC, sambutan Bupati Pelalawan H. ZUKRI, S.M., M.M yang mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pelalawan dan jajaran atas pengamanan yang dilakukan, penyerahan bibit pohon, penyampaian kaifiat Sholat Idul Fitri, khutbah, dan Sholat Hari Raya Idul Fitri yang dipimpin oleh Imam Ustad WAN MUHAMMAD WARDANA, Lc. Ma, dan Bilal Ust. JERI LESMANA.

Bupati Pelalawan H. ZUKRI, S.M., M.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan usai menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat tekad dalam membangun daerah. “Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk memperbaharui semangat kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, dan meneguhkan komitmen kita dalam mewujudkan Pelalawan yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Kapolres Pelalawan AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, memimpin langsung pengamanan yang melibatkan gabungan personil Polres Pelalawan, Satpol PP Kab. Pelalawan, dan Dishub Kab. Pelalawan. “Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah Sholat Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Kegiatan ini berakhir sekira pukul 08.15 Wib dengan situasi aman dan kondusif. Kapolres Pelalawan dan rombongan juga melakukan monitoring dan pengawasan untuk memastikan keamanan masyarakat. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci, Sabtu (21/3/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi sejak pagi hari, menjadikan momen hari kemenangan ini terasa begitu istimewa.|| AS

Setelah Puluhan Tahun Vakum, Takbiran dan Pawai Obor Kembali Hidupkan Lamajang Pentas.

Bandung – YUTELNEWS.com// Ribuan warga Lamajang Pentas, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, memadati jalanan desa pada malam takbiran Idulfitri tahun ini.  Suasananya terasa berbeda lebih hidup, lebih hangat, dan penuh haru. Setelah puluhan tahun vakum, tradisi Gema Takbir yang dirangkaikan dengan pawai obor akhirnya kembali digelar.

Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Perhimpunan Remaja Masjid ( Prima) bersama masyarakat setempat.  Sejak selepas salat Isya, gema takbir mulai berkumandang, menyatu dengan langkah ratusan warga yang membawa obor menyusuri jalan desa.  Cahaya api yang berkelip bukan sekadar penerang malam, tapi juga simbol kebersamaan yang kembali menyala.

Ketua Prima Hendra menegaskan, kegiatan ini bukan hanya seremonial. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghidupkan kembali tradisi yang pernah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Pawai obor, kata dia, adalah simbol semangat, persatuan, dan cahaya keimanan yang sempat redup.

Antusiasme warga terlihat jelas. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah ikut dalam barisan.  Tidak hanya meramaikan malam takbiran, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai tradisi Islami yang sarat makna.

Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto pun memberikan apresiasi. Ia menilai inisiatif ini berhasil membangkitkan kembali semangat religius dan gotong royong warga. Harapannya sederhana tapi tegas: kegiatan seperti ini harus terus ada, bukan sekali lalu hilang.

Malam itu, Prima Lamajang Pentas tidak hanya merayakan kemenangan.  Mereka menyalakan kembali sesuatu yang lebih penting tradisi, kebersamaan, dan ingatan kolektif yang nyaris padam.

 

Yans.

Keluarga Besar PW-FRN Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H: Momentum Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

JAKARTAYUTELNEWS.COM ||
Menyambut hari kemenangan yang penuh berkah, Keluarga Besar Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Counter Polri menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang jatuh pada 21 Maret 2026.

Melalui momentum suci ini, PW-FRN mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para mitra kerja di lingkungan Polri, untuk menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum PW-FRN, Agus Flores, dalam keterangannya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik dalam tutur kata maupun tindakan selama menjalankan tugas jurnalistik.

“Idul Fitri adalah momen untuk kembali kepada fitrah. Kami berharap di hari yang suci ini, semangat kebersamaan dan sinergitas antara insan pers dan institusi Polri semakin solid, demi menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan berintegritas kepada masyarakat,” ujarnya.

PW-FRN juga berharap perayaan Idul Fitri 1447 H ini dapat membawa kedamaian, kebahagiaan, serta semangat baru bagi seluruh wartawan di bawah naungan FRN untuk terus berkarya secara profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.|| AS

Pengusaha Bedas H Dadan Sobara S.Kom, M.M. Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Pengusaha bedas dari bidang Ekonomi , H Dadan Sobara S.Kom., M.M., mengucapkan selamat “Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah” kepada seluruh umat muslim di Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya. Sebagaimana telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Agama, Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

H Dadan Sobara sosok pengusaha yang peduli terhadap masyarakat, menyampaikan harapan agar momentum kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh dapat menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat rasa persatuan serta kesatuan bangsa. “Semoga dengan kedatangan ” Hari Raya Idul Fitri “, kita semua diberikan berkah dan keberkahan, serta diberikan kekuatan untuk terus berkontribusi dalam kemajuan ekonomi dan pembangunan daerah,” ucapnya.

Sebagai seorang pengusaha yang juga memiliki perhatian terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ia mengapresiasi kerja keras kepada bupati bandung kang DS dan seluruh pelaku usaha yang telah bersungguh -sungguh dalam menghadapi tantangan bisnis sepanjang tahun.
” Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM melalui program kolaborasi dan pendampingan teknologi, guna meningkatkan daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif.

“Kita harus bersama-sama membangun ekosistem bisnis yang sehat dan inklusif, di mana setiap pelaku usaha memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Semoga di tahun ini, kita dapat meraih prestasi yang lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tambahnya.

 

 

Yans.

Mentri Agama Menetapkan 1 Syawal 1447 H, Berdasarkan Sidang Isbat Jatuh pada Hari Sabtu 21 Maret 2026

Jakarta – YUTELNEWS.com//  Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam Sidang Isbat yang digelar bersama para ulama, pakar astronomi, dan perwakilan organisasi Islam.

Penetapan tersebut didasarkan pada hasil hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pemantauan langsung) yang dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia. Hasilnya, tidak ada satu pun laporan yang menyatakan hilal terlihat, Hal tersebut disampaikannya melalui Pidato Resmi Mentri Agama Indonesia, Pada Kamis Malam 19 Maret 2026.

Sidang Isbat dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya perwakilan Komisi VIII DPR RI, Majelis Ulama Indonesia, pimpinan ormas Islam, serta lembaga terkait seperti BMKG, BRIN, dan Institut Teknologi Bandung.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan, sidang isbat merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kepastian waktu ibadah umat Islam sekaligus menjaga persatuan. “Sidang ini menjadi ruang musyawarah antara pemerintah, ulama, dan para ahli dalam menentukan awal bulan Hijriah yang menyangkut kepentingan umat secara luas,” ujarnya.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal di Indonesia berada pada ketinggian antara 0 derajat 54 menit hingga 3 derajat 7 menit, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit hingga 6 derajat 6 menit. Angka tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS, yakni tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Kondisi itu diperkuat hasil rukyat di lapangan yang menyatakan hilal tidak terlihat di seluruh titik pemantauan, dari Aceh hingga Papua.

“Karena hilal tidak terlihat dan tidak memenuhi kriteria, maka disepakati 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” tegas Menteri Agama.

Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia akan melaksanakan Hari Raya Idul Fitri secara serentak pada tanggal tersebut.***

 

 

Yans.

Getarkan Kepedulian Umat, Yayasan Sunan Gunung Jati Santuni 90 Anak Yatim dan 350 Dhuafa

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Yayasan Sunan Gunung Jati dengan menggelar kegiatan santunan bagi 90 anak yatim dan 350 kaum dhuafa yang berasal dari majelis ta’lim se-desa dan wilayah sekitarnya. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata semangat berbagi serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ratusan penerima santunan hadir mengikuti kegiatan dengan penuh harap. Minggu ( 15/3/2026 )

Suasana haru dan kebahagiaan pun terasa ketika santunan diserahkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Senyum bahagia terlihat di wajah para penerima yang merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Kegiatan santunan tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Sunan Gunung Jati bersama para pengurus majelis ta’lim serta didukung oleh para donatur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat yang kurang mampu, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Pengurus Yayasan Sunan Gunung Jati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial yayasan yang secara konsisten dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan santunan ini adalah wujud kepedulian kami kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi para penerima,” ujar perwakilan pengurus yayasan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa merupakan salah satu bentuk amal kebaikan yang memiliki nilai besar dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, Yayasan Sunan Gunung Jati terus berupaya menghadirkan kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara yayasan, pengurus majelis ta’lim, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan santunan kepada 90 anak yatim dan 350 dhuafa, Yayasan Sunan Gunung Jati berharap dapat memberikan semangat dan harapan baru bagi para penerima. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati serta saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dengan semangat berbagi dan kebersamaan, Yayasan Sunan Gunung Jati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengulurkan tangan membantu mereka yang membutuhkan, sehingga kebahagiaan dan harapan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tebar Bahagia di Bulan Ramadan, Yayasan Sosial Tangan Peduli Santuni 30 Anak Yatim Piatu di Cibadak Jelang Lebaran

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan Yayasan Sosial Tangan Peduli. Menjelang Hari Raya Idulfitri, yayasan tersebut menggelar kegiatan santunan bagi puluhan anak yatim piatu di Aula Ramayana, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Jum’at ( 13/3/2026 )

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Sosial Tangan Peduli, M. Imam Insani Kamal, ini memberikan santunan kepada 30 anak yatim piatu berupa bantuan per anak yang diperuntukkan untuk membeli pakaian baru Lebaran.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim agar mereka juga bisa merasakan kegembiraan menyambut Hari Raya Idulfitri seperti anak-anak lainnya.

Ketua Yayasan Sosial Tangan Peduli, M. Imam Insani Kamal, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen yayasan untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim piatu.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa berbagi kebahagiaan dengan 30 anak yatim piatu. Harapannya mereka bisa merasakan kegembiraan menjelang Lebaran dengan pakaian baru seperti anak-anak lainnya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan program kedua yang digelar oleh Yayasan Sosial Tangan Peduli selama bulan Ramadan tahun ini. Sebelumnya, yayasan juga telah melaksanakan kegiatan buka puasa bersama anak-anak di Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata.

Kegiatan santunan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Sejumlah unsur masyarakat dan organisasi turut hadir memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Di antaranya Babinsa Kelurahan Cibadak, perwakilan Tim Mandiri Cicurug, BMT JM, Soemanta Direja Cigombong, Ruang Peduli, Tulus Trans ASB, Jabar Pergerak, serta mahasiswa dari STISIP Syamsul Ulum.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Sosial Tangan Peduli berharap dapat terus menebar manfaat serta mengajak lebih banyak pihak untuk bersama-sama membantu anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga kegiatan ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua dan dapat terus berlanjut di masa yang akan datang,” tutup Imam.
Keceriaan tampak jelas dari wajah anak-anak yang menerima santunan.

Senyum mereka merekah saat menerima bantuan tersebut. Bagi mereka, santunan itu bukan hanya tentang pakaian baru Lebaran, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih banyak orang yang peduli dan menyayangi mereka.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Menag Serahkan Keppres Penetapan Anggota BAZNAS kepada Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni

Jakarta-YUTELNEWS.com//  Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyerahkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang penetapan anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni. Penyerahan tersebut menandai pengangkatan Fatoni sebagai anggota BAZNAS masa bakti 2026–2031.

Nasaruddin mengatakan, pemerintah berharap jajaran pimpinan dan anggota BAZNAS yang baru mampu memperkuat pengelolaan zakat nasional secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Menurut dia, potensi zakat di Indonesia sangat besar dan perlu dikelola secara optimal agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“BAZNAS memiliki peran strategis dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Karena itu diperlukan figur yang memiliki integritas dan kapasitas dalam tata kelola keuangan,” kata Nasaruddin di Ruang Pelantikan Lantai 2 Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Menanggapi penetapan tersebut, Fatoni menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan memperkuat tata kelola lembaga serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran zakat.

“Ini merupakan amanah besar. Kami akan terus mendorong transparansi, akuntabilitas, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar pengelolaan zakat semakin berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Susunan Pimpinan BAZNAS periode 2026–2031 terdiri dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. Dari unsur masyarakat yaitu Dikdik Sodik Mudjahid, Zainut Tauhid Sa’adi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, dan Neyla Saida Anwar. Sementara dari unsur pemerintah yaitu Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin.

Fatoni yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) tahun 1998 dan menjadi Mahasiswa Teladan IIP tahun 1999, saat ini sedang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan publik dan tata kelola pemerintahan daerah, termasuk sebagai kepala daerah.

Fatoni dikenal sebagai pejabat dengan rekam jejak cukup lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur di sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.

Dalam masa kepemimpinannya, Fatoni mendapatkan berbagai penghargaan dan apresiasi, termasuk dinobatkan sebagai Pj. Gubernur Terbaik berdasarkan penilaian Kemendagri bersama Tempo Media Group pada 30 Agustus 2024. Ia meraih dua kategori sekaligus, yakni total kinerja terbaik dan kinerja terbaik bidang ekonomi daerah. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari BAZNAS sebagai gubernur yang berhasil mendukung program BAZNAS di Papua.

Selain itu, yang terbaru, Fatoni juga meraih penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026, serta CNN Indonesia Awards 2024 kategori Most Inspiring Leader.

Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga meraih penghargaan Best Social Engagement dan Leading Public Infrastructure Management pada 9 Agustus 2024. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Pin Emas dari Kapolri tahun 2023 dan 2024.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Pesantren Kilat Remaja Sedanau Resmi Digelar, 75 Pelajar Ikuti Pembinaan Ramadhan

NATUNAYUTELNEWS.com || Kegiatan Pesantren Kilat Remaja se-Kelurahan Sedanau resmi digelar di Masjid Adz-Zikra Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Jumat (27/2/2026), bertepatan dengan 9 Ramadhan 1447 Hijriyah. Kegiatan bertema “Membentuk Generasi Unggul dan Berakhlak di Masa Depan” ini diikuti 75 peserta dari lima sekolah tingkat SLTP dan SLTA di Kelurahan Sedanau, masing-masing sekolah mengirimkan 15 siswa.

Sekolah yang berpartisipasi antara lain:

SMPN 1 Bunguran Barat

MTsN 1 Natuna

SMA N 1 Bunguran Barat

SMKN 1 Bunguran Barat

MAN 2 Natuna

Pembukaan Kegiatan

Acara pembukaan dipimpin Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Barat, Dela Pulda, S.HI. Dalam sambutannya, beliau mengajak para remaja menjadikan Ramadhan sebagai momentum tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), memperbaiki kualitas ibadah, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Pesantren kilat ini adalah ruang pembinaan akhlak dan karakter Islami. Dari masjid inilah diharapkan lahir generasi yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akidah, dan indah dalam akhlak,” ujarnya.

Rangkaian Materi

Pesantren kilat berlangsung selama 3 hari 2 malam (27 Februari – 1 Maret 2026 / 9–11 Ramadhan 1447 H). Selain buka puasa dan sahur bersama, kegiatan diisi dengan pembinaan keagamaan dan wawasan kebangsaan oleh para ustaz dan narasumber.

1. Akmaludin, M.Pd menyampaikan materi Pentingnya Shalat dan Al-Qur’an dengan tema “Remaja Hebat Dimulai dari Sujud dan Tilawah.”

2. Budi Nurhamid, S.Pd.I membawakan materi Fikih Puasa.

3. Hariswati Rachmadani Putri, M.Han. menyampaikan materi Moderasi Beragama.

4. Aris Munandar, S.Pd.I membawakan materi Merajut Cinta Remaja Milenial dengan Masjid.

5. Harjono, S.Pd.I menyampaikan materi Berbakti kepada Kedua Orang Tua dan Zikir Pagi.

6. Syu’if, S.Pd.I memberikan materi praktik Fardhu Kifayah.

7. Said Syukrilah, S.Pd.I membawakan materi Membentuk Generasi Unggul dan Berakhlak di Masa Depan.

8. Letda Laut (P) Nor Rudianto (Danposal Sedanau) menyampaikan materi Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Remaja Masa Kini dengan slogan “Remaja Hebat, Indonesia Kuat.”

Pendampingan Peserta

Setiap peserta didampingi oleh guru dari sekolah masing-masing sebagai bentuk amanah dalam membina generasi. Para guru tidak hanya memastikan kegiatan berjalan tertib, tetapi juga membersamai para siswa dalam setiap rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan, membimbing bacaan Al-Qur’an, meluruskan adab dalam shalat, serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah sehingga suasana tetap aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Para guru pendamping menilai pesantren kilat ini menjadi momentum tarbiyah ruhiyah yang sangat berharga dalam membentuk karakter Islami remaja.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh menjadi cahaya dalam kehidupan mereka. Semoga anak-anak semakin mencintai shalat, dekat dengan Al-Qur’an, berbakti kepada orang tua, serta istiqamah dalam kebaikan,” ungkap salah seorang guru pendamping.

Awak media juga menyapa salah satu peserta pesantren kilat dari SMA N 1 Bunguran Barat, Ikbal. Ia mengaku sangat bersyukur dan antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

“Kami sangat senang mengikuti pesantren kilat ini, karena banyak ilmu keagamaan yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas dan kami mengerti. Materi tentang shalat, Al-Qur’an, adab, serta peningkatan ketakwaan sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap Ramadhan.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin ke depan. Kami ingin terus mendapatkan pembinaan dan materi yang dapat meningkatkan ketakwaan kami kepada Allah SWT, terutama dalam memperbaiki kualitas ibadah shalat dan amalan lainnya,” tambahnya.

Dukungan dan Harapan

Kegiatan ini dipimpin Ketua Panitia Pelaksana, Tas Riadi, bersama jajaran panitia dan didukung berbagai pihak, termasuk pemerintah Kecamatan Bunguran Barat, KUA Kecamatan Bunguran Barat, Kelurahan Sedanau, unsur TNI-Polri, serta tokoh ulama dan masyarakat.

Kegiatan Pesantren Kilat Remaja Sedanau ini juga turut disponsori oleh Bang Wan Safri (BWS) sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda dan penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan remaja. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Berkat sinergi dan dukungan berbagai pihak tersebut, kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh keberkahan. Pesantren kilat ini diharapkan menjadi wasilah lahirnya generasi muda Sedanau yang unggul, beriman, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam ibadah, sebagai bekal membangun masa depan yang diridhai Allah SWT.

{Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Danposal Sedanau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Adz-Zikra, Perkuat Sinergi dan Stabilitas Wilayah

NATUNAYUTELNEWS.com || Komandan Pos TNI AL (Danposal) Sedanau, Letda Laut (P) Nor Rudianto, menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Adz-Zikra Sedanau,Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kamis (26/2/2026), bertepatan dengan 8 Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat sinergi lintas sektoral serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut merupakan program rutin Pemerintah Kecamatan Bunguran Barat yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan dengan mengunjungi masjid-masjid yang ada di wilayah Kecamatan Bunguran Barat. Safari Ramadhan dipimpin langsung oleh Camat Bunguran Barat, Bahtiar, S.Pd.SD, sebagai bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Kehadiran Danposal Sedanau dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan TNI Angkatan Laut terhadap program pemerintah kecamatan sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat. Momentum Safari Ramadhan juga mencerminkan sinergitas antara unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Danramil 03 Sedanau, Bhabinkamtibmas dari Polsek Bunguran Barat, Kepala KUA Kecamatan Bunguran Barat, unsur instansi terkait, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Adz-Zikra.

Dalam sambutannya, Bahtiar, S.Pd.SD menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan solidaritas sosial, serta memperkuat koordinasi lintas sektoral guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Partisipasi Danposal Sedanau, Letda Laut (P) Nor Rudianto, dalam kegiatan tersebut turut memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempererat silaturahmi antara aparat dan masyarakat. Kehadiran unsur TNI AL bersama Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Barat di tengah kegiatan keagamaan dinilai mampu menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bunguran Barat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Ahmad, dengan tema “Bijak Bermedia Sosial di Era Digital”. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk menggunakan media sosial secara arif, santun, dan bertanggung jawab, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, ujaran kebencian, maupun provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

Melalui Safari Ramadhan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin solid antara pemerintah kecamatan, unsur TNI-Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan Ramadhan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di Bunguran Barat.

{Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Marhaban Ya Ramadhan, Dardani Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 Hijriah {2026}

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Anggota Komisi I menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Natuna.

Dardani menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang dimuliakan Allah SWT, penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Ia mengajak umat Muslim se-Kabupaten Natuna untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta memperbanyak amal kebajikan.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa juga perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian dan empati sosial.

“Semoga ibadah puasa yang dijalankan membawa keberkahan, ketenangan, dan kebaikan bagi kehidupan pribadi, keluarga, serta masyarakat,” ujar Dardani.

Ia berharap Ramadhan 1447 Hijriah dapat menjadi sarana memperbaiki diri sekaligus memperkokoh persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat Kabupaten Natuna.

Redaksi: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews.com

Kepala Desa Pawenang Hilman Nulhakim Ucapkan Marhaban ya Ramadhan, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan

YUTELNEWS.com | Sukabumi Pawenang ,Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Pawenang. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ajakan kepada seluruh warga untuk menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, dan semangat memperbaiki diri. Selasa ( 17/2/2026 ),

Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, menuturkan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Bulan ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa dan seluruh amalan di bulan suci ini,” ujar Hilman Nulhakim.

Ia menambahkan, Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati, menjaga lisan, serta memperbaiki hubungan antar sesama. Menurutnya, suasana Ramadhan harus dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan Desa Pawenang.

Kepala Desa Pawenang juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci. Ia berharap kegiatan ibadah seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Selain itu, Pemerintah Desa Pawenang berkomitmen mendukung setiap kegiatan positif yang digelar masyarakat selama Ramadhan. Dukungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun desa yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

“Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Pawenang. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial,” tutup Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang semakin kuat, masyarakat Desa Pawenang diharapkan dapat menjalani Ramadhan dengan penuh khidmat dan menjadikannya sebagai ladang amal untuk meraih keberkahan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.