Endang Rusmana, S.I.P., Sampaikan Harapan dan Tantangan Petani Cikalongwetan Pasca Panen Raya Jagung 

YUTELNEWS.com | Cikalongwetan, Bandung Barat,- Kepala Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalong wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Endang Rusmana, S.I.P., yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Apdesi Kecamatan Cikalongwetan, menyampaikan optimisme dan harapan pasca acara Panen Raya Jagung dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025 di wilayah hukum Polres Cimahi. Kamis, (31/07/2025).

Namun, di balik keberhasilan tersebut, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi para petani. Ketua Apdesi Cikalongwetan menekankan perlunya dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan sektor pertanian, khususnya di Kecamatan Cikalongwetan. Salah satu kebutuhan mendesak adalah bantuan mesin pengolahan tanah untuk memperluas lahan tanam jagung, yang saat ini mencapai hampir 20 hektare secara akumulatif.

Tantangan lain yang lebih signifikan adalah rendahnya harga singkong. Meskipun panen singkong di wilayah ini mencapai 30 ton per minggu dari lahan seluas 120 hektare, ditambah potensi 25 hektare lahan perhutani yang direncanakan untuk ditanami padi gogo (kerjasama dengan TNI), harga jual yang rendah membuat petani mengeluh. Ketua Apdesi berharap pemerintah dapat memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan ini.

“Kami berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih kepada para petani. Bantuan mesin pertanian sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu, solusi untuk mengatasi rendahnya harga singkong juga sangat penting karena ini menyangkut kesejahteraan para petani kami,” ujar Endang Rusmana.

Keberhasilan panen raya jagung ini menjadi bukti komitmen petani Cikalongwetan dalam mendukung swasembada pangan. Namun, dukungan dan perhatian pemerintah sangat krusial untuk mengatasi tantangan yang ada dan memastikan keberlanjutan sektor pertanian di wilayah ini.

Dien Yoyo. 

SMAN 3 Batam Rayakan HUT ke-23 dengan Meriah: “Kita Bangga, Kita Berkarya”

YUTELNEWS.com | Suasana semarak dan penuh kebanggaan menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 SMAN 3 Batam yang digelar di Lapangan depan Aula Wan Seri Beni, Kamis (31/7/2025). Acara ini mengusung semangat kolaborasi antara siswa, guru, orang tua, dan alumni dalam membangun semangat berkarya dan berprestasi.

Kegiatan dimulai dengan tari persembahan khas Melayu oleh tim SMANTIDANCER yang menyambut para tamu undangan. Dua pembawa acara, Nadine dan Athaya, dengan penuh semangat memandu jalannya acara. Doa pembuka dibacakan oleh Bapak Zulkifli, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh dirigen muda, Lubna Khai.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Bapak Adwalyan Sadar, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak.

SMAN 3 Batam Rayakan HUT ke-23 dengan Meriah: “Kita Bangga, Kita Berkarya”

“Perayaan ini bukan hanya bentuk syukur atas bertambahnya usia sekolah, tetapi juga momen refleksi terhadap pencapaian dan tantangan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Batam, Ibu Silvia Andriyani, menyampaikan rasa bangganya terhadap siswa dan seluruh elemen sekolah yang terus berproses menuju pendidikan berkualitas.

“Kami bangga, karena dari tahun ke tahun semangat berkarya anak-anak semakin tinggi. Di usia ke-23 ini, kami ingin menanamkan nilai kebersamaan, kerja keras, dan cinta terhadap sekolah. Kita bangga, kita berkarya,” ungkapnya penuh semangat.

Puncak perayaan ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh kepala sekolah, disaksikan oleh para tamu dan siswa dari berbagai kelas yang juga membawa kue ulang tahun mereka ke tengah lapangan. Iringan musik dari band sekolah turut memeriahkan momen tersebut. MC acara juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Turut hadir dalam perayaan tersebut, Ketua Komite Sekolah, Dr. H. Gustian Riau, BSc, S.E., M.Si., yang memberikan apresiasi terhadap sinergi antara sekolah dan para orang tua murid.

“Saya bersyukur atas kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan wali murid. Ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi bisa menghasilkan pendidikan yang bermutu,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Andi Agung, S.E., M.M., juga memberikan sambutan dalam kesempatan tersebut. Ia menyoroti perkembangan positif SMAN 3 Batam dari masa ke masa.

“SMAN 3 Batam adalah sekolah yang telah melahirkan banyak prestasi, bahkan hingga ke tingkat nasional. Ini adalah bukti bahwa sekolah ini dikelola dengan baik dan layak menjadi kebanggaan masyarakat,” katanya.

SMAN 3 Batam Rayakan HUT ke-23 dengan Meriah: “Kita Bangga, Kita Berkarya”

Setelah sambutan, panggung hiburan diisi oleh berbagai penampilan seni dari siswa-siswi SMAN 3 Batam. Di antaranya penampilan musik tradisional solo, vokal solo dari Zefanya dan Steven Ray, puisi oleh Aisyah, tari kreasi SMANTIDANCER, serta penampilan dua band kebanggaan sekolah: Arthicaes Everything dan Serpentine. Siswa Ilham juga turut tampil dengan vokal solonya. Tak ketinggalan, kelompok Ultras SMAN 3 Batam memberikan semangat lewat yel-yel penyemangat khas mereka.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan guru, kepala sekolah, tamu undangan, dan siswa, mengabadikan momen bersejarah perayaan HUT ke-23 sekolah.

SMAN 3 Batam Rayakan HUT ke-23 dengan Meriah: “Kita Bangga, Kita Berkarya”

SMAN 3 Batam terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi berprestasi, berkarakter, dan berbudaya. Perayaan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kolaborasi di lingkungan sekolah. /Red

PBG Diabaikan, Hukum Mau ke Mana

YUTELNEWS.com | Medan – Sebuah bangunan bertingkat di Jalan Pelangi, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, terus berdiri menjulang meski belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ironisnya, pembangunan tetap berjalan meski pihak kelurahan telah menyurati pemilik untuk segera mengurus izin sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kamis 31/7/25.

Bangunan yang berlokasi di tepi jalan utama tersebut tampak jelas dari luar, lengkap dengan tumpukan material seperti pasir dan batu kerikil yang turut memakan badan jalan,aktivitas konstruksi terus berlangsung tanpa papan izin resmi proyek, menandakan adanya dugaan pelanggaran terhadap aturan tata ruang dan izin pembangunan.

Pihak Kelurahan teladan barat mengonfirmasi bahwa mereka telah menyampaikan surat teguran administratif, namun, sampai saat ini, pemilik bangunan tidak menunjukkan itikad untuk mematuhi aturan.

“Sudah kami surati agar mengurus izin pbg, tapi tidak diindahkan. Ini sudah melanggar aturan,” ujar lurah teladan barat.

Kondisi ini menuai sorotan dari masyarakat. Selain berpotensi membahayakan pengguna jalan karena material berserakan, masyarakat juga khawatir bangunan tersebut tidak sesuai standar keamanan konstruksi.

Rizal hasibuan seorang kordinator wilayah media yutelnews menilai ini adalah bentuk pembangkangan terhadap hukum yang dibiarkan begitu saja oleh aparat.

“Kalau rakyat kecil telat urus izin langsung disegel, tapi bangunan besar ini kok bisa jalan terus? hukum ke mana?”

Media yutelnews mendesak satpol PP kota Medan, dinas cipta karya, hingga wali kota medan agar segera mengambil tindakan nyata: mulai dari penyegelan, penghentian sementara, hingga proses hukum jika perlu. Jika tidak, masyarakat khawatir praktik serupa akan semakin merajalela.

 

( Rizal hsb )

Kunjungan Kerja Tim Ahli Menteri Pertanian RI Dan Rombongan di Terima Pemerintah Kabupaten Nias Nias Utara

YUTELNEWS.com | Nias Utara – Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Nias Utara menerima kunjungan kerja Ibu Ir. Anny Mulyani, MS Tim Ahli Menteri Pertanian RI beserta Rombongan yang digelar di Ruang Rapat Merah Putih, 31/07/2025.

Turut hadir Bupati Nias Utara dan Wakil Bupati Nias Utara, Ketua DPRD Kab. Nias Utara, Ibu Ir. Anny Mulyani, Ms Tim Ahli Menteri, Letkol Inf. Sampe Tua Butar-Butar, S.IP Dandim 0213/Nias, Brigjend TNI Arief Hendro Djamitko HS Koordinator Pelaksana Swasembada Pangan, Bapak Ir. Kusharyanto, S.Si,MP Kepala BBPPTP Medan beserta Rombongan, Sekda Kab. Nias Utara, Kadis Ketapang Kab. Nias Utara, Kepala OPD terkait, dan ASN Lingkup Pemerintahan Kab. Nias Utara.

(K.Gea)

Situasi Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nias Utara Berjalan dengan Baik

YUTELNEWS com | Nias Utara – Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kab. Nias Utara yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kab. Nias Utara didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Kab. Nias Utara yang digelar di Ruang Rapat DPRD Kab. Nias Utara. Kamis 31/07/2025.

Agenda Rapat Paripurna DPRD antara lain sebagai berikut.
1. Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Laporan Badan Anggaran atas Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kab. Nias Utara Tahun Anggaran 2025.

2. Pengambilan Keputusan Persetujuan bersama atas penetapan Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kab. Nias Utara Tahun Anggaran 2025.

“Ucap Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan ucapan terimakasih banyak kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Nias Utara atas sinergitas dan dukungan kerja dalam membangun Nias Utara.

Lanjut Bupati Nias Utara mengajak untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan Nias Utara maju dan semoga kedepan perencanaan yang telah direncanakan dapat tercapai walaupun situasi Efisiensi Anggaran.

Turut hadir pada rapat tersebut, Sekda Kab. Nias Utara, Anggota DPRD Kab. Nias Utara, Sekwan, Staf Ahli, Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, Kabag, dan ASN Lingkup Pemerintahan Kab. Nias Utara, Ketua Organisasi, Pers dan Tamu undangan lainnya.

 

(K.Gea)

Persoalan PT BDS, DPRD Kabupaten Bandung : Masalah Bisnis, Tak ada Kaitan dengan Bupati Bandung

YUTELNEWS.com | BANDUNG – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Faisal Radi Sukmana, angkat bicara soal polemik kasus gagal bayar PT Bandung Daya Santosa (BDS) kepada para vendor.

Politisi Partai Demokrat itu menyebut, sebagai Ketua Komisi B yang membidangi urusan Perekonomian dan BUMD, pihaknya secara serius mengikuti perkembangan kasus yang melibatkan PT BDS.

Pihaknya ikut menyoroti kasus ini, khususnya terkait hubungan transaksi keuangan perusahaan PT BDS dengan mitra usahanya, PT Cahaya Frozen serta para vendor.

“Perlu ditegaskan bahwa hingga saat ini, berdasarkan data yang kami peroleh, PT BDS memiliki piutang sebesar ±Rp125 miliar dari PT Cahaya Frozen, sementara di sisi lain, PT BDS memiliki kewajiban kepada para supplier sebesar ±Rp117 miliar,” jelas Faisal Radi kepada awak media, Kamis (31/07/2025).

Dengan demikian, lanjut dia, posisi PT BDS secara finansial juga merupakan pihak yang dirugikan akibat keterlambatan pembayaran PT Cahaya Frozen, bukan semata-mata sebagai pelaku wanprestasi.

Selain itu yang lebih penting, tegas Faisal Radi, seluruh relasi hukum dalam perkara ini terjadi dalam konteks business to business (B to B) dan sama sekali tidak ada keterlibatan langsung Bupati Bandung dalam pengambilan keputusan operasional, transaksi keuangan, maupun kontraktual.

“Dalam hal ini Bupati Bandung hanya menjalankan peran sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) yang bersifat strategis, bukan teknis operasional sebagaimana diatur dalam PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung itu menyebut tuduhan-tuduhan yang mengaitkan nama Bupati Bandung dengan perkara ini, apalagi dengan kepentingan politik pilkada, tidak mendasar.

“Saya menilai tuduhan-tuduhan yang mengaitkan nama Bupati sebagai langkah tidak berdasar dan justru dapat menimbulkan kegaduhan di ruang publik,” tegas Faisal Radi.

DPRD Kabupaten Bandung, kata dia, mendukung agar seluruh proses hukum, baik dalam aspek perdata maupun pidana, jika memang ada, diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku sesuai prinsip due process of law.

“Selesaikan menurut hukum yang berlaku, tidak boleh ada penggiringan opini, apalagi yang menyeret nama pejabat publik tanpa bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Faisal.

Ia memastikan Komisi B tetap berkomitmen untuk mengawasi dan mendampingi penyelesaian persoalan ini secara objektif, profesional, dan menjunjung tinggi asas keadilan serta akuntabilitas publik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi. Menurutnya, DPRD sangat concern dalam melakukan fungsi pengawasan, termasuk terhadap masalah yang sedang dihadapi salah satu BUMD, PT BDS.

“Kami DPRD melalui komisi B telah melakukan langkah-langkah, dan sebagaimana yang disampaikan Ketua Komisi B bahwa masalah BDS merupakan masalah bisnis to bisnis yang sedang berproses dalam penyelesaiannya. Bukan hanya urusan BDS dengan para vendor, tetapi juga urusan BDS dengan PT Cahaya Frozen,” tutur Renie.

Politisi PKB itu berharap semua pihak dapat menyikapi persoalan ini dengan bijak dan objektif. “Masyarakat harus hati-hati, jangan termakan mentah-mentah oleh penggiringan opini yang tidak benar. Kami berharap masalah BDS ini segera dapat diselesaikan demi masyarakat Kabupaten Bandung, ” tambahnya.

 

Yans

Bapenda Tutup Lebih Awal demi Event Wisata, Warga Bingung Urus Pajak

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Layanan pajak di Mall Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi mendadak tutup lebih awal, Kamis (31/7/2025). Hal ini lantaran sejumlah aparatur dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dikerahkan untuk mengikuti kegiatan Tour de Banyuwangi Ijen (TDBi) 2025. Akibatnya, pelayanan Pajak Daerah Lainnya (PDL) hanya beroperasi hingga pukul 11.00 WIB, membuat sejumlah warga kecewa karena tak bisa mengurus kewajiban perpajakan secara normal.

Tim investigasi media ini mendapatkan konfirmasi langsung dari petugas Perizinan Mall Pelayanan Publik Banyuwangi.
“Sebagian pelayanan pajak di Bapenda (pelayanan pajak daerah lainnya / PDL) tutup pukul 11.00, mengikuti kegiatan tim hore-hore Bapenda dalam rangka TDBi 2025 di rute hutan Erek-erek. Sedangkan pelayanan PBB tetap buka seperti biasa. Mohon maklum,” demikian informasi yang disampaikan petugas tersebut.

Situasi ini langsung menyulut reaksi publik, termasuk dari kalangan penggiat masyarakat sipil.
“Mobilisasi ASN… kudu onok sing ngurus pajak iku (harus ada yang urus pajak itu),” komentar pedas disampaikan Junjung Subowo dan Risky Kurniawan, aktivis senior Banyuwangi, menyentil kondisi layanan publik yang kosong karena prioritas diarahkan pada kegiatan non-pelayanan.

Menanggapi hal ini, Kepala Bapenda Banyuwangi, Syamsudin, memberikan klarifikasi bahwa layanan seharusnya tetap berjalan seperti biasa.
“Layanan tetap jalan, Pak. Tadi pagi saya instruksikan layanan tetap jalan. Hanya sebagian personil kantor yang ditugaskan naik ke Ijen,” ujar Syamsudin saat dikonfirmasi media ini.

Namun, fakta di lapangan menyebutkan sebaliknya. Warga menyaksikan pelayanan PDL benar-benar tidak aktif pasca pukul 11.00 WIB. Bahkan di tempat lain seperti Samsat Benculuk, pelayanan disebut sudah tutup lebih awal dengan alasan akhir bulan.

Situasi ini menimbulkan kritik tajam dari berbagai kalangan. Hakim Said, S.H., Ketua Rumah Advokasi Kebangsaan Banyuwangi, menyatakan bahwa keputusan menutup layanan demi kegiatan pariwisata adalah pelanggaran terhadap prinsip dasar pelayanan publik.

“Ini pelanggaran prinsip pelayanan publik sebagaimana diatur dalam UU No. 25 Tahun 2009. Pelayanan publik tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan promosi wisata atau seremoni. Apalagi kalau berdampak langsung ke hak-hak warga,” tegasnya.

Ia menambahkan, mobilisasi ASN tanpa dasar urgensi pelayanan publik bisa masuk kategori pelanggaran administratif dan etika birokrasi. “Bukan sekadar soal tutup lebih awal. Ini mencerminkan manajemen ASN kita masih mengabaikan pelayanan dasar rakyat. Pemkab harus evaluasi. Tidak semua event harus dikorbankan dengan meninggalkan meja pelayanan,” ujar Hakim.

Atas kejadian ini, Rumah Advokasi Kebangsaan mendesak Ombudsman RI dan DPRD Banyuwangi agar melakukan evaluasi dan audit terhadap sistem manajemen ASN, khususnya di perangkat strategis seperti Bapenda. “Urusan pajak itu serius. Kalau gara-gara ‘tim hore’, pelayanan berhenti, rakyat yang rugi. Ini harus segera ditertibkan,” pungkasnya.

 

(Red)

Masyarakat Telat Didenda, Samsat Tutup Lebih Awal Tanpa Sanksi

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Kritik keras kembali menghantam pelayanan publik di Banyuwangi. Kali ini, giliran Samsat Benculuk yang menjadi sorotan setelah diketahui menghentikan layanan lebih awal dari jam operasional. Pada Rabu pagi (31/7/2025), seorang warga melaporkan bahwa kantor tersebut sudah tidak lagi melayani masyarakat pada pukul 10.42 WIB, dengan alasan yang cukup mengejutkan: karena akhir bulan.

Informasi ini dibagikan oleh Nugroho, salah satu warga yang mengaku kecewa karena urusan administrasi kendaraan tidak bisa diselesaikan.

“Samsat Benculuk jam 10.42 sudah tutup pelayanan, alasan akhir bulan…,” tulisnya dalam pesan singkat yang tersebar di grup masyarakat dan pemerhati pelayanan publik.

Ungkapan kecewa juga ia tambahkan dengan sindiran tajam, “Beeh penakmen…” (enak bener…), menggambarkan betapa nyamannya pelayanan publik yang bisa tutup seenaknya.

Padahal, berdasarkan ketentuan pelayanan publik, kantor Samsat seharusnya tetap memberikan pelayanan hingga jam operasional berakhir, kecuali ada kondisi darurat atau pemberitahuan resmi sebelumnya.

Namun, Kasubnitlantas 2 Samsat Benculuk, Ipda Enita Dwi Rahayu, memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa penutupan lebih awal dilakukan karena petugas harus melaksanakan pelimpahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara melalui Bank BRI.

“Karena akhir bulan kami harus melaksanakan laporan pelimpahan PNBP ke kas negara melalui bank BRI. Itu menyesuaikan jam pelimpahan. Jika terlambat dari pukul 13.00, maka akan masuk ke bulan berikutnya, dan itu akan menjadi teguran bagi satuan kerja dari tingkat atas,” jelasnya melalui pesan tertulis, Rabu siang.

Ipda Enita juga berharap agar informasi tersebut disebarluaskan kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Tolong di-forward Pak, agar masyarakat yang belum paham menjadi mengerti kenapa.”

Meski begitu, Ketua Rumah Advokasi Kebangsaan Banyuwangi, Hakim Said, S.H., tetap menyayangkan proses pelayanan yang tidak disosialisasikan terlebih dahulu ke publik. Ia menilai, apapun alasannya, penghentian layanan sebelum waktunya tetap menyalahi semangat dan prinsip pelayanan publik yang tertuang dalam UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Alasan ‘akhir bulan’ tidak bisa dijadikan dasar hukum untuk menutup pelayanan sebelum waktunya. Ini bentuk kelalaian dan pengabaian terhadap kewajiban negara. Undang-undang dengan tegas menyatakan bahwa pelayanan kepada publik harus dijalankan selama jam kerja sebagaimana ditentukan,” tegasnya.

Hakim juga mengingatkan bahwa pelayanan yang tidak konsisten dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kewajiban finansial seperti pajak dan registrasi kendaraan.

“Jika ditemukan unsur kesengajaan atau pengabaian prosedur, harus ada sanksi administratif. Jangan sampai negara kalah disiplin dibanding masyarakat yang taat membayar,” tambahnya.

Warga berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang dan pihak berwenang melakukan evaluasi serta perbaikan manajemen pelayanan publik.

“Kalau rakyat telat bayar, kena denda. Tapi kalau petugas tutup layanan lebih awal, gak ada sanksi? Ini timpang dan tidak adil,” pungkas Nugroho.

 

(Red)

Dituding Beri Arahan dalam Kasus PT BDS, Kepala Inspektorat : Ketemu Saja Tidak Pernah

YUTELNEWS.com | BANDUNG – Kepala Inspektorat Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu, memberikan klarifikasi terkait pernyataan pengusaha dalam sebuah podcast tentang permasalahan gagal bayar PT BDS (Bandung Daya Sentosa) terhadap vendor.

Marlan membantah keras tudingan seorang pengusaha pada podcast tersebut yang mencatut namanya, di mana Marlan dituding memberikan arahan dan menawarkan proyek kepada vendor untuk mengganti kerugian.

“Perlu saya sampaikan bahwa yang menyebut dan mencatut nama saya mengusulkan pemberian proyek kepada vendor itu tidak benar dan tidak berdasar,” ujar Marlan kepada awak media, Kamis (31/7/2025).

“Saya ketemu saja tidak pernah dengan vendor-vendor tersebut. Jadi bagaimana bisa mengarahkan. Ketemu saja belum pernah,” tegasnya.

Menurutnya, secara pribadi dirinya tidak mengenal para pengusaha yang hadir dalam podcast tersebut. Ia mengaku baru mengetahui sosok para pengusaha yang menjadi vendor PT BDS setelah melihat tayangan podcast tersebut.

“Yang di podcast itu saya baru lihat kemarin saja itu, yang tiga orang itu. Belum pernah ketemu sekalipun. Jadi intinya itu saja, disebutkan nama saya itu, padahal enggak pernah ketemu mereka,” jelasnya.

Sebagai Kepala Inspektorat, kata dia, justru pihaknya mengeluarkan surat perintah audit terhadap PT BDS sesuai arahan pimpinan. Namun sepanjang proses audit berlangsung, pihaknya tidak pernah bertemu dengan pihak yang muncul dalam podcast.

Audit terhadap PT BDS, lanjut dia, bertujuan untuk memverifikasi klaim piutang dan utang perusahaan. Proses audit pun dilakukan secara menyeluruh, termasuk dengan mengundang para vendor yang memiliki hubungan kerjasama dengan PT BDS.

“Kami mengaudit PT BDS untuk memastikan PT BDS itu betul punya utang dan betul punya piutang. Dalam rangkaian pemeriksan tersebut kami panggil 19 vendor, namun yang hadir cuma 18 vendor sesuai dengan surat undangan dari Inspektorat,” ungkapnya.

Dari 18 vendor yang hadir, tidak satu pun dari mereka pernah bertatap muka langsung dengan Marlan. Ia menduga tiga orang yang hadir dalam podcast tersebut kemungkinan adalah bagian dari vendor yang hadir dalam proses audit.

“Proses audit yang dilakukan Inspektorat itu adalah bagian dari tugas pengawasan dan verifikasi yang bersifat administratif, bukan bentuk intervensi terhadap kebijakan internal BDS,” tegasnya.

 

Yans

Dukung Program Strategis Organisasi, Apkasi Perkuat Peran dan dan Fungsi Korwil

YUTELNEWS.com | Jakarta – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka penguatan peran dan fungsi Koordinator Wilayah (Korwil) Apkasi, di Kantor Sekretariat Apkasi, Jakarta, Rabu 30 Juli 2025.

Turut hadir dalam rakor Penasehat Khusus Apkasi Prof Ryaas Rasyid, yang ikut memberikan penguatan peran Korwil dengan menekankan bahwa Apkasi memiliki kedudukan sebagai mitra strategis pemerintah pusat.

“Jadi saat beraudiensi dengan pemerintah pusat, Pengurus Apkasi bukan dalam kapasitas atasan dan bawahan. Namun mitra diskusi yang sejajar kedudukannya, dan ini tidak bisa dilakukan kalau dia memposisikan diri sebagai bupati,” tandas Prof Ryaas.

Spirit atas peran strategis Apkasi inilah, yang menurut Ketua Harian Apkasi Dadang Supriatna perlu ditularkan ke semua anggota Apkasi.

“Setelah ini Korwil silahkan meneruskan hasil rakor ini ke wilayahnya masing-masing,” ujar Bupati Bandung Kang DS ini.

Sementara Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi dalam sambutannya menjelaskan, penguatan peran dan fungsi Korwil Apkasi in penting dalam rangka mendukung program strategis organisasi.

Karena itu Ketum mengapresiasi kehadiran para Korwil untuk bersama-sama membahas berbagai isu strategis nasional yang perlu disikapi oleh organisasi.

“Peran Korwil ini sangat penting karena ia sebagai kepanjangan tangan dalam meneruskan informasi dan melaksanakan program Apkasi di wilayahnya masing-masing,” kata Bursah Zarnubi yang juga Bupati Lahat ini.

Ia pun mengajak, para Korwil merapatkan barisan dan memberikan kontribusi aktif agar program organisasi bisa berjalan dengan baik.

“Mari jadikan Apkasi ini sebagai rumah bersama untuk memperjuangkan aspirasi daerah ke pusat,” serunya.

Sementara Direktur Eksekutif Sarman Simanjorang menyampaikan program Apkasi dalam waktu dekat yang perlu penguatan peran Korwil, yakni ajang tahunan Apkasi Otonomi Expo yang akan digelar pada 28-30 Agustus 2025 di ICE BSD.

 

Yans

PRIMA Lamajang Pentas Dukung Program Ketahanan Pangan Bantu Polsek Dayeuhkolot Tanam Jagung

YUTELNEWS.com | Bandung,- Dalam upaya mendukung program Pemerintah Pusat di sektor ketahanan pangan nasional, Perhimpunan Remaja Mesjid (PRIMA) Lamajang Peuntas, Desa Citereup, Kecamatan Dayeuhkolot, membantu persiapan Penanaman jagung yang akan dilaksanakan oleh Kapolsek Dayeuhkolot Polresta Bandung bersama jajaran yang akan di laksanakan pada hari jum’at pada tanggal 01 Agustus 2025.

Persiapan yang dilaksanakan oleh puluhan anggota PRIMA ini, meliputi pembersihan rumput sekaligus pencangkulan tanah pada lahan yang luasnya kurang lebih 1 (satu) hektaran. Lahan yang dimanfaatkan ini merupakan lahan milik salah satu Badan usaha yang saat ini tidak digunakan yang bertempat di wilayah Desa Citeureup.

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, S.I.K.,M.H., bersama jajaran, juga hadir tokoh masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto yang merupakan Koordinator PRIMA Lamajang Peuntas.

Dalam kesempatannya, Tri Rahmanto pun menyampaikan bahwa untuk mendukung program ketahanan pangan yang akan dilaksanakan oleh Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung, ” PRIMA sangat mendukung dan siap membantu pada kegiatan ini. Kita bersama seluruh anggota PRIMA akan bantu siapkan tanah tersebut yang akan dimanfaatkan sebagai area penanaman jagung nanti.

Tentunya dengan penanaman ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, dan mendukung program Swasembada Pangan. Upaya yang dilaksanakan Polsek Dayeuhkolot dan diharapkan dapat meningkatkan produksi komoditas jagung sebagai salah satu bahan pokok di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot,” ungkap Tri Kepada media saat dilokasi, Rabu (30/07/2025).

Lebih lanjut, Tri Rahmanto juga mengatakan yang saat ini melaksanakan aksi sosial di masyarakat terutama terhadap kepedulian lingkungan ini, dirinya berharap bahwa program Pemerintah yang bekerja sama dengan Kapolri dan lainnya yang akan dilaksanakan oleh Kapolsek Dayeuhkolot, ini bukan sekedar seremonial dan tentunya bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, agar kegiatan ini kedepannya akan menjadi bukti nyata dalam mendorong ketahanan pangan di setiap Kecamatan,”pungkasnya.

Jurnalis: Yans.

Desa Banuagea, Nias Utara Sukses Bentuk Tim Penyusun RKP Desa 2026

YUTELNEWS.com | Banuagea, Nias Utara,- Pemerintah Desa Banuagea, Kecamatan Banuagea, Kabupaten Nias Utara, telah berhasil melaksanakan kegiatan perencanaan pembangunan desa untuk tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di balai pertemuan desa ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, pemuda, agama, LKD RT/RW, aparat desa, Ketua BPD Desa Banuagea, Pendamping Desa Lokal (PLD) Gideon E.K Gea, Pendamping Desa (PD) Yuliaman Zega, S.Pd, dan lainnya. Rabu, (30/07/2025).

Kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020 tentang pedoman umum pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. PJ Kepala Desa Abadi Gea memimpin proses perencanaan tahunan dan pembentukan tim penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) 2026.

Beliau menghimbau seluruh masyarakat untuk aktif menyampaikan usulan pembangunan yang akan diintegrasikan ke dalam RKP Desa, yang nantinya akan diajukan ke tingkat kecamatan dan kabupaten. PJ Kades Abadi Gea menekankan bahwa usulan dalam RKP Desa belum tentu langsung direalisasikan, tergantung pada ketersediaan anggaran dan prioritas pemerintah.

Pendamping Desa (PD) Yuliaman Zega, S.Pd, memberikan arahan mengenai pemilihan anggota tim penyusun RKP Desa, mengacu pada Pasal 36 bagian d. Beliau menjelaskan pentingnya keterwakilan perempuan minimal 30% dalam tim yang beranggotakan 7-11 orang.

Seorang warga yang berpengalaman dalam penyusunan RKP Desa sebelumnya menyarankan agar tim yang terbentuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) dan adanya mekanisme pemberitahuan resmi terkait penggantian tim di tahun berikutnya.

PJ Kades Abadi Gea dan Kaur Pemerintahan Desa menjelaskan bahwa tim yang terbentuk saat ini akan otomatis bubar dan pemilihan tim baru akan dilakukan pada tahun berikutnya, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hasil rapat menetapkan Sarozatulo Gea sebagai Ketua Tim dan Selvister Hati Murni Zega sebagai Sekretaris, dengan anggota lainnya yang telah disepakati bersama.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan RKP Desa 2026 yang komprehensif dan mengakomodasi aspirasi seluruh masyarakat Desa Banuagea.

Emanuel Y. Gea

Disnaker Kabupaten Bandung, Siapkan Pelatihan Ketenagakerjaan dan Wirausaha,Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi

YUTELNEWS.com | Bandung, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali melaksanakan Job Fair Spirit Bedas 2025 di UPTD Balai Latihan Kerja Manggahang Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung, Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah, pada Rabu, (30/07/2025).

Job Fair tersebut untuk memfasilitasi 300 lowongan kerja (loker) di 10 perusahaan terbaik yang sudah bermitra dengan Disnaker Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas 2025 ini dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara, Camat Baleendah Eef Syarif Hidayatullah, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya Witarsa, Ketua KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi, perwakilan Disnakertrans Jawa Barat, PT Redy Indonesia, dan perwakilan 9 perusahaan serta 1 LPK terbaik di Kabupaten Bandung.

Ratusan pencari kerja pun terlihat hadir berburu lowongan kerja yang difasilitasi Disnaker Kabupaten Bandung bekerja sama dengan 10 perusahaan untuk 300 lowongan kerja.

Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara mengatakan bahwa pihaknya bersama para pengusaha di Kabupaten Bandung ingin membangun langkah-langkah konkrit dalam menciptakan lowongan kerja bagi para pencari kerja.

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat itu, Dadang sudah menyampaikannya kepada Anggota DPRD Kabupaten Bandung, bahwa setiap tahun ada musrembang. Sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan berusaha untuk memfasilitasi maupun membiayai pelaksanaan pelatihan-pelatihan keterampilan ketenagakerjaan.

“Baik yang nantinya akan diserap di dunia usaha maupun wirausaha. Problemnya adalah waktu kita melakukan penyusunan dokumen pelatihan, itu katanya beda dengan waktu mengeluarkan formasi baik kebutuhan kerja yang ada di masing-masing perusahaan. Program ini yang harus kita pecahkan,” kata Dadang dalam sambutannya.

Menurut informasi, lanjut Dadang, jadwal penyampaian formasi dari masing-masing perusahaan itu apakah bisa dilakukan bulan Oktober, apakah Nopember.

“Hal itu perlu kita ketahui oleh kami. Untuk dipersiapkan kegiatan pendidikan dan pelatihannya untuk melakukan berbagai langkah kedepan. Apabila memungkinkan prasarana sarana pelatihan keterampilan di perusahaan belum memadai untuk diperbaiki dan dibenahi bersama-sama,” tuturnya.

Pada prinsipnya pihaknya ingin membantu perusahaan dalam menyiapkan tenaga kerja dan pihak perusahaan menyiapkan formasi pegawainya, lanjutnya.

Kepala Disnaker berharap hal itu bisa disampaikan dalam pertemuan Forum HRD maupun Apindo. Sebab pada musrembang, formasi dipersiapkan pada bulan Januari 2026 mendatang untuk persiapan tahun 2027.

“Untuk tahun 2025 ini, apabila formasinya tidak terisi semua oleh kegiatan Job Fair. Bisa Sampaikan saja kebutuhannya supaya bisa dilengkapi nanti,” katanya.

Dadang pun berusaha untuk menyesuaikan jenis pelatihan yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan.

“Itu langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memastikan seluruh para pencari kerja bisa disalurkan. Tentu, sebelumnya mereka dibekali kompetensi maupun keahlian dan keterampilannya,” ungkapnya.

Ia pun mengajak kepada para pekerja untuk meningkatkan kemampuan, kualitas sumber daya manusia dan kompetensi dari masing-masing para pencari kerja.

“Kami akan mencoba untuk menyiapkan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker melalui berbagai keterampilan dan wirausaha,” katanya.

Dadang berharap kegiatan Job Fair ini terus ditingkatkan. Mudah-mudahan kedepan bisa dilakukan juga secara virtual, sehingga bisa dilaksanakan tiap waktu atau tiap bulan.

“Mengingat kebutuhan formasi di perusahaan bisa secara mendadak karena pekerja memasuki masa pensiun, meninggal dunia maupun kecelakaan kerja yang tidak bisa diteruskan jadi pekerja. Informasi ini terus dikomunikasikan dengan para pencari kerja.” Pungkasnya.

Yans

Disnaker Kabupaten Bandung,Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi dan Siapkan Pelatihan Ketenagakerjaan dan Wirausaha

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali melaksanakan Job Fair Spirit Bedas 2025 di UPTD Balai Latihan Kerja Manggahang Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bandung, Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah, pada Rabu, (30/07/2025).

Job Fair tersebut untuk memfasilitasi 300 lowongan kerja (loker) di 10 perusahaan terbaik yang sudah bermitra dengan Disnaker Kabupaten Bandung.

Pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas 2025 ini dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara, Camat Baleendah Eef Syarif Hidayatullah, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya Witarsa, Ketua KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi, perwakilan Disnakertrans Jawa Barat, PT Redy Indonesia, dan perwakilan 9 perusahaan serta 1 LPK terbaik di Kabupaten Bandung.

Ratusan pencari kerja pun terlihat hadir berburu lowongan kerja yang difasilitasi Disnaker Kabupaten Bandung bekerja sama dengan 10 perusahaan untuk 300 lowongan kerja.

Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Dadang Komara mengatakan bahwa pihaknya bersama para pengusaha di Kabupaten Bandung ingin membangun langkah-langkah konkrit dalam menciptakan lowongan kerja bagi para pencari kerja.

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat itu, Dadang sudah menyampaikannya kepada Anggota DPRD Kabupaten Bandung, bahwa setiap tahun ada musrembang. Sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan berusaha untuk memfasilitasi maupun membiayai pelaksanaan pelatihan-pelatihan keterampilan Ketenagakerjaan.

“Baik yang nantinya akan diserap di dunia usaha maupun wirausaha. Problemnya adalah waktu kita melakukan penyusunan dokumen pelatihan, itu katanya beda dengan waktu mengeluarkan formasi baik kebutuhan kerja yang ada di masing-masing perusahaan. Program ini yang harus kita pecahkan,” kata Dadang dalam sambutannya.

Menurut informasi, lanjut Dadang, jadwal penyampaian formasi dari masing-masing perusahaan itu apakah bisa dilakukan bulan Oktober, apakah Nopember.

“Hal itu perlu kita ketahui oleh kami. Untuk dipersiapkan kegiatan pendidikan dan pelatihannya untuk melakukan berbagai langkah kedepan. Apabila memungkinkan prasarana sarana pelatihan keterampilan di perusahaan belum memadai untuk diperbaiki dan dibenahi bersama-sama,” tuturnya.

Pada prinsipnya pihaknya ingin membantu perusahaan dalam menyiapkan tenaga kerja dan pihak perusahaan menyiapkan formasi pegawainya, lanjutnya.

Kepala Disnaker berharap hal itu bisa disampaikan dalam pertemuan Forum HRD maupun Apindo. Sebab pada musrembang, formasi dipersiapkan pada bulan Januari 2026 mendatang untuk persiapan tahun 2027.

“Untuk tahun 2025 ini, apabila formasinya tidak terisi semua oleh kegiatan Job Fair. Bisa Sampaikan saja kebutuhannya supaya bisa dilengkapi nanti,” katanya.

Dadang pun berusaha untuk menyesuaikan jenis pelatihan yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan.

“Itu langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memastikan seluruh para pencari kerja bisa disalurkan. Tentu, sebelumnya mereka dibekali kompetensi maupun keahlian dan keterampilannya,” ungkapnya.

Ia pun mengajak kepada para pekerja untuk meningkatkan kemampuan, kualitas sumber daya manusia dan kompetensi dari masing-masing para pencari kerja.

“Kami akan mencoba untuk menyiapkan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker melalui berbagai keterampilan dan wirausaha,” katanya.

Dadang berharap kegiatan Job Fair ini terus ditingkatkan. Mudah-mudahan kedepan bisa dilakukan juga secara virtual, sehingga bisa dilaksanakan tiap waktu atau tiap bulan.

“Mengingat kebutuhan formasi di perusahaan bisa secara mendadak karena pekerja memasuki masa pensiun, meninggal dunia maupun kecelakaan kerja yang tidak bisa diteruskan jadi pekerja. Informasi ini terus dikomunikasikan dengan para pencari kerja,” ucapnya.

Yans.

Misteri Hilangnya Jhoelman Gea: SDN Dahniar Pastikan Siswa Kelas 4B Tak Pindah Sekolah, Orang Tua Minta Klarifikasi Akun Facebook

YUTELNEWS.com | Kehebohan melanda SDN Dahniar di Jalan Banda Sari No. 05 menyusul laporan kehilangan Jhoelman Gea, siswa kelas 4B. Orang tua Jhoelman melaporkan hilangnya anak mereka dari rumah tanpa pamit, meninggalkan keluarga dalam kepanikan. Pihak sekolah, melalui Ibu Ponti, petugas administrasi yang menangani data siswa masuk dan keluar, telah memastikan bahwa Jhoelman tidak terdaftar sebagai siswa yang pindah sekolah. Hal ini semakin memperumit misteri hilangnya siswa tersebut. Rabu, (30/07/2025).

“Kami telah memeriksa seluruh data siswa, baik yang aktif maupun yang telah pindah,” ujar Ibu Ponti dalam keterangan resminya. “Nama Jhoelman Gea tidak tercantum dalam daftar siswa yang pindah. Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan berharap Jhoelman segera ditemukan.”Tambahnya.

Wali kelas Jhoelman, yang enggan disebutkan namanya, turut mengungkapkan keprihatinannya. “Sebagai wali kelas, saya merasa sangat terpukul dengan kejadian ini. Jhoelman adalah anak yang baik dan rajin. Kami berharap agar keluarga segera menemukannya dan jika Jhoelman sudah ditemukan, kami siap membantu proses kembalinya ia ke sekolah atau membantu proses pindahannya ke sekolah lain,” tambahnya.

Namun, misteri hilangnya Jhoelman semakin pelik dengan munculnya informasi yang beredar di media sosial. S. Gea, orang tua Jhoelman, mengungkapkan kekesalannya terhadap akun Facebook CASA CASA yang diduga menyebarkan informasi tidak akurat mengenai sekolah tempat Jhoelman bersekolah. S. Gea mendesak akun tersebut untuk memberikan klarifikasi dan bukti yang mendukung klaimnya.

“Saya meminta CASA CASA untuk bertanggung jawab atas informasi yang disebarluaskan. Buktikan di mana anak saya bersekolah agar laporan polisi yang telah saya buat dapat diklarifikasi ke publik,” tegas S. Gea.

Kejadian ini pun telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian berharap agar masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Jhoelman Gea dapat segera menghubungi pihak berwajib.

D. Yoyo

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.