Sukabumi – Yutelnews.com Bupati ,H. Asep Japar mengajak para kepala desa untuk memperkuat sinergitas serta berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Hal itu tentu saja untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah)
“Mari mennyatukan hati,niat, dan tekad untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam melanjutkan kebaikan demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” ujarnya saat menghadiri silaturahmi halal bihalal keluarga besar DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sukabumi di Grand Sulanjana, Kecamatan Sukabumi, Selasa, 15 April 2025.
Tak hanya itu saja, H. Asep pun mengajak para Kepala desa untuk mendukung program pemerintah pusat. Terutama yang berkaitan dengan Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo. Apalagi, tujuan pembentukan koperasi tersebut sangatlah mulia.
“Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih ini, bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. Termasuk mempercepat pengentasan kemiskinan di desa dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa,” ucapnya
Selain itu, program itu pun untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah. Terutama dalam membangun ekonomi kerakyatan.
“Kami Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan mendukung penuh program ini dengan target membentuk 381 Koperasi Desa merah Putih di 381 desa,” ungkapnya.
Melalui Koperasi Desa Merah Putih ini, diharapkan, menjadi motor penggerak ekonomi desa. Termasuk mampu mengatasi berbagai permasalahan masyarakat desa.
“Koperasi Desa Merah Putih ini akan memberikan akses permodalan yang lebih sehat dan berkeadilan bagi mayarakat,” bebernya.
Ketua Apdesi Kabupaten Sukabumi Periode 2020-2025 H. Deden Deni Wahyudin mengajak para kepala desa untuk terus semangat. Terutama dalam memajukan dan meyejahterakan masyarakat.
“Kita harus terus semangat untuk masyarakat Sukabumi yang lebih baik dan maju, serta sejahtera,” pungkasnya.
Reporter : Mirna
NEWS
Nasib Ironis Nelayan Tradisional, Mereka Mesti Bayar Tiket Masuk di Dermaga Pantai Kartini Jepara
Yutelnews.com | Jepara – Nelayan tradisional telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah pesisir Jepara. Sejak dahulu, mereka menggantungkan hidup dari hasil laut dengan perahu kecil, alat tangkap sederhana, dan semangat kerja keras. Tanpa subsidi besar atau teknologi canggih, mereka menjaga kedaulatan pangan laut dan kelestarian budaya pesisir. Namun, di tengah perkembangan zaman dan kebijakan modern, muncul tantangan baru yang membebani kehidupan mereka, salahsatunya adalah retribusi tiket masuk ke dermaga tempat mereka berlabuh setiap hari. Tulisan ini mengangkat suara dan harapan para nelayan tradisional agar mendapatkan perlakuan yang adil dan sesuai dengan nilai historis serta peran strategis mereka bagi Jepara.
Langkah konstruktif dilakukan oleh Djoko Tjahyo Purnomo, pengamat kebijakan publik, bersama Supriyadi, Ketua DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Jepara, dengan menyelenggarakan diskusi terbuka yang bertujuan menampung keluhan nelayan tradisional terkait pemberlakuan tiket masuk di Pelabuhan Dermaga Pantai Kartini Jepara. Kegiatan berlangsung di Warung Makan Dapoer Oetami, tepat di depan Stadion Kamal Junaedi Jepara, Selasa pagi (15/4/2025).
Hadir dalam diskusi tersebut 4 (empat) perwakilan nelayan tradisional dari Kelurahan Bulu, Kecamatan Jepara yaitu Edi Kiswanto, Wahono (Ketua KUB Mitra Mina Makmur), Bambang, dan Jubairi. Mereka menyampaikan langsung keresahan para nelayan yang saat ini dikenai tarif masuk sebesar Rp.2.000 setiap kali memasuki area dermaga, sejak diterapkannya sistem e-ticketing oleh pihak swasta sekitar dua pekan terakhir.
“Dalam satu hari saya bisa masuk 3-4 kali ke dermaga. Bahkan ketika memperbaiki mesin atau jaring, bisa 5 sampai 10 kali. Tentu ini sangat memberatkan kami, karena biaya operasional bertambah,” keluh Edi Kiswanto, pemilik kapal tradisional Rizky Sanjaya. Ia juga menegaskan bahwa aktivitas nelayan berbeda dengan pengunjung wisata atau pemancing, sehingga mestinya tidak disamaratakan dalam hal retribusi.
Wahono, mewakili 19 anggota kelompok usahanya, menambahkan bahwa kebijakan ini menciptakan beban psikologis dan ekonomi bagi para nelayan, terutama di tengah tekanan musim paceklik dan tingginya biaya bahan bakar.
Menanggapi hal tersebut, Djoko Tjahyo Purnomo mendesak pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Jepara, khususnya bidang Hubungan Laut (Hubla), agar segera mengambil langkah afirmatif. “Nelayan bukan pengunjung rekreasi. Mereka beraktivitas mencari nafkah di laut. Pemkab Jepara semestinya mengeluarkan kebijakan atau diskresi untuk membebaskan nelayan dari tiket masuk dermaga,” ujar Djoko.
Senada, Supriyadi dari KNTI meminta Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menerbitkan Surat Edaran khusus yang menjamin pembebasan retribusi bagi nelayan yang beraktivitas di Dermaga Kartini. Ia juga mendorong adanya sistem pendataan nelayan aktif yang bisa dijadikan dasar verifikasi dan pembebasan tiket secara sistematis.
“Tidak hanya soal tiket, tapi juga ada keresahan lain seperti kebutuhan pangan saat musim paceklik dan kelangkaan BBM subsidi. Ini butuh perhatian lintas dinas,” kata Supriyadi.
Diskusi ini diakhiri dengan harapan agar Pemkab Jepara, melalui instansi terkait, segera menindaklanjuti keluhan nelayan dengan kebijakan yang lebih pro-rakyat dan berkeadilan. Nelayan tradisional adalah tulang punggung ekonomi maritim lokal, dan hak mereka atas akses dermaga tanpa hambatan patut diperjuangkan bersama.
Singgih Purwanto / Red.
Tulisan ini merupakan karya jurnalistik berbasis fakta lapangan yang bertujuan membangun dialog konstruktif antara masyarakat nelayan dan pemerintah daerah.
(Singgih)
Proses Tahap 2 Perkara Tindak Pidana Peredaran Uang Palsu Di Kabupaten Gowa
Yutelnews.com — Sulsel Kejaksaan Negeri Gowa telah menerima Berkas Pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap 2) dari penyidik Polres Gowa terkait perkara tindak pidana peredaran uang palsu yang terjadi di wilayah Kabupaten Gowa belum lama ini , Pada hari Selasa (15/04/2025) pukul 14.00 WITA.
Dari hasil Press Release (PR) melalui Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gowa, Achmad Arafat Arief Bulu menjelaskan bahwa adapun tersangka dengan inisial ASS yang diduga merupakan sebagai donatur atau pemodal pada perkara uang rupiah palsu di Kabupaten Gowa, sehingga tersangka tersebut disangkakan melanggar Pasal 37 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun
2011 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke- 1e, 56 KUHPidana.
Selain itu telah diterima Barang Bukti dari penyidik Polres Gowa berupa 1 (satu) rangkap transaksi finansial Bank BCA periode bulan Juni 2023 sampai dengan bulan november 2024 atas nama
tersangka inisial MS.
Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Muhammad Ihsan, S.H., M.H., menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan perkara ini ke Pengadilan untuk segera disidangkan, katanya
“Kami berkomitmen untuk menangani perkara ini secara
profesional dan transparan guna menegakkan hukum serta memberikan efek jera terhadap
pelaku tindak pidana peredaran uang palsu,” ujarnya.
Kejaksaan Negeri Gowa mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap peredaran uang palsu dan segera melaporkan jika menemukan indikasi peredaran uang yang mencurigakan. Keamanan dan ketertiban di masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan peran aktif dari semua pihak untuk mencegah kejahatan serupa terjadi di kemudian hari.
Demikian rilis pers ini disampaikan. Kejaksaan Negeri Gowa akan terus mengawal perkara ini hingga tahap persidangan untuk memastikan tegaknya supremasi hukum di wilayah
Kabupaten Gowa, tutupnya. (Abu Algifari)
GEMPAR : Aliansi masyarakat Air sugihan menuntut CSR perusahaan difokuskan untuk infrastruktur Jalan Di Kecamatan Air Sugihan
Air Sugihan,OKI .Yutelnews.com, Selasa 15 April 2025. Gerakan Masyarakat Peduli Air Sugihan (GEMPAR) adalah Aliansi gabungan dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan organisasi masyarakat di kecamatan Air Sugihan yang mempunyai ide gagasan besar dalam memperjuangkan Cita-cita bersama yaitu mendorong pemerintah kabupaten OKI maupun perusahaan perusahaan yang ada di Airsugihan untuk fokus menggunakan dana CSR dalam pembangunan infrastruktur jalan.
Air Sugihan adalah kecamatan yang berada dipesisir pantai timur kabupaten OKI sebenarnya sangatlah istimewa, didalamnya terdapat tiga perusahaan besar yaitu PT Oki pulp mills & paper, PT Bumi Andalas Permai (BAP) dan PT perkebunan Sawit Selatan Agro Makmur Leatari (SAML).Alih-alih membawa kemakmuran bagi masyarakat Air Sugihan,yang terjadi justru keberadaan perusahaan tersebut seolah tidak berkontribusi secara nyata bagi perkembangan daerah sekitar nya. Hal ini dapat terlihat dengan jelas dan nyata dimana hampir seluruh jalanan pedesaan Kec Air Sugihan berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan saat musim penghujan seperti saat ini.
Keinginan seluruh masyarakat dari sejak awal dengan adanya keberadaan beberapa perusahaan yang beroperasi di Air Sugihan adalah terwujudnya akses jalan yang memadai baik melalui pengerasan koral ataupun tanah merah.syukur jika kemudian sampai pengecoran. Sehingga akan berdampak secara langsung terhadap roda perekonomian masyarakat.
Impian ini akan segera terwujud jika seluruh elemen masyarakat Air sugihan bersatu. Baik tokoh pemerintahan, tokoh adat, tokoh agama, pemuda serta organisasi kemasyarakatan yang ada di kecamatan Air Sugihan, ujar ketua Aliansi GEMPAR Muhammad Nurkholis.
Nurkholis juga menambahkan bahwa permasalahan yang tidak kalah penting selain Infrastruktur adalah permasalahan arus listrik atau PLN yang tegangannya tidak normal, yang mengakibatkan banyak kerusakan alat elektronik masyarakat karena arus yang sangat tidak stabil, maka kedepan menuntut kepada PLN melalui Pemerintah kabupaten OKI untuk menambah daya tegangan atau mencari solusi lain semisal arus listrik tidak lagi dari gardu induk Mariana tetapi dari PT Oki pulp & paper mills. Beliau menambahkan Juga terkait pembangunan saluran air minum yang sudah lama digadang gadang oleh pihak pemerintah maupun perusahaan, yang per hari ini masih belum terlihat progres pembangunannya.selanjutnya satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah terkait serapan tenaga asli putra daerah yang dirasa masih sangat minim,oleh karena itu beliau mendesak untuk seluruh perusahaan yang beroperasi di Air Sugihan untuk lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal,mengingat masih cukup tingginya tingkat pengangguran usia produktif di Air Sugihan.
Adapun tuntutan Aliansi Gempar baik kepada Pemda OKI maupun perusahaan yang ada di Air Sugihan diantaranya ;
1.Meminta Transparasi penggunaan dana CSR dari ketiga perusahaan PT.OKI PULP & PAPER MILLS,PT.BAP,PT SAML di Airsugihan.
2.Meminta pengalokasian dana CSR difokuskan pada sektor Infrastruktur atau perbaikan jalan
3.Menuntut kepada PT OKI PULP & PAPER MILLS memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal Airsugihan pada pabrik OKI palm 2 yang segera beroperasi
4.Meminta kejelasan pembangunan sarana pembangunan air minum (SPAM)
5.Meminta PLN melalui Pemda OKI untuk segera mencari solusi tegangan listrik yang merugikan masyarakat
Sementara itu kabar yang beredar bahwa Aliansi Gempar akan melakukan aksi UNRAS untuk menyampaikan tuntutan tersebut masih dalam tahap konsolidasi organisasi .(Esb)
Pemerintah Kecamatan Saguling Gelar Hala Bi Halal, Bambang Wijanarko; Wujud Nyata Semangat Kolaborasi Antar Element Pemerintah
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,– Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kecamatan Saguling menggelar acara Halal Bihalal bersama Forkopimcam dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, H. Asep Ismail M.Si, pada Senin, (14/4/2025).
Acara tersebut di gelar di Kantor Kecamatan Saguling dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang di antaranya Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat H. Asep Ismail M.Si., tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Bambang Wijanarko Ischan, S.STP., M.Si., selaku camat Kecamatan saguling dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pemangku kepentingan, akan tetapi sebagai wujud nyata dari semangat sinergi dan kolaborasi antar elemen pemerintah dan masyarakat Kecamatan Saguling.
“Kami ingin momentum pasca Idulfitri ini menjadi titik awal yang baik untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, dan membangun kekompakan dalam mewujudkan pelayanan publik,Membangun Infrastruktur Pembangunan Jalan yang optimal di wilayah Kecamatan Saguling,”kata Camat Bambang.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati H. Asep Ismail, Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif yang menurutnya mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan aparatur pemerintahan.
“Kegiatan seperti ini penting dalam membangun rasa memiliki, memperkuat ikatan sosial, dan mempercepat penyelesaian berbagai tantangan pembangunan di tingkat desa dan kecamatan. Saya berharap dari Saguling, akan lahir inovasi-inovasi pelayanan publik yang responsif dan partisipatif,” ujar Asep Ismail.
Dengan demikian, Halal Bihalal ini menjadi bukti bahwa semangat Idul Fitri benar-benar diresapi dan diimplementasikan dalam langkah nyata membangun kebersamaan, mewujudkan pelayanan prima, serta memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah Kecamatan Saguling.
Dien.
Tim DPW FRN Counter Polri Pekanbaru Silaturahmi Dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Propinsi Riau
Pekanbaru – yutelnews.com
Tim DPW – FRN ( Dewan Perwakilan Wilayah – Fast Respon Nusantara ) Counter Polri Pekanbaru silahturahmi dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Kadisnakertrans ) Propinsi Riau, H. Boby Rachmat, S.STP, M.Si di Kantor Disnakertrans Jalan Pepaya no. 57- 59, Sukajadi , Kota Pekanbaru ,Riau .
Tujuan Tim DPW – FRN Silaturahmi adalah untuk memperkenalkan Tim DPW- FRN Counter Polri Pekanbaru , saling bersinergi serta berkolaburasi .
Kunjungan ini diterima
a langsung oleh Kadisnakertrans H. Boby Rachmat .S.STP. M. SI ,Selasa 15/04/2025.
Boby Rachmat Mengatakan “saya sangat berterimakasih atas kunjungan silahturahmi oleh Tim DPW RFN Counter Polri dan hendaknya kunjungan ini dapat saling bersinergi,berkolaborasi dan terutama dalam menyampaikan informasi atau berita -berita yang bermanfaat , berita yang berimbang kepada masyarakat serta menjalin komunikasi yang baik untuk kedepannya ,bisa saling konfirmasi kepada saya atau juga dengan kepala bidang, sekretaris , bisa kebagian pengaduan ujarnya”.
Demikianlah atas silahturahmi Tim DPW – FRN Counter Polri dengan Kadisnakertrans Boby Rachnat ,diakhuri dengan photo bersama dan salam – salaman.|| AS
Sidang Kasus Pembacokan Jurnalis Suratno, Ajismanto Diduga Otak Pembunuhan Berencana
Sidang kasus pembacokan Suratno, seorang jurnalis, diadakan lagi di Pengadilan Negeri Rengat pada 14 April 2025. Dua terdakwa, Angga dan Rizky, diperiksa berdasarkan kesaksian.
Ajismanto diduga sebagai otak pembacokan dan memerintahkan Angga dan Rizky untuk membunuh Suratno.
Insiden terjadi pada 10 Maret 2024, di sekitar Barak PT Runggu Prima Jaya, Desa Anak Talang.
Suratno menderita cacat permanen akibat aksi brutal tersebut.
Dalam persidangan, Suratno menyatakan bahwa dia diserang dengan parang dan diperintahkan agar tidak ada saksi yang hidup.
Saksi mata, Giyar, menguatkan pernyataan Suratno, bahwa Ajismanto memerintahkan agar membunuh tanpa menyisakan saksi.
BJ Sapri, Ketua Kelompok Tani Bakti Mandiri, membantu Suratno ke rumah sakit dan melaporkan kejadian ke polisi.
Ajismanto saat ini ditahan di Rutan Rengat dan sudah menjalani persidangan.
Sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.
(AS)
Tingkatkan Kompetensi Pengendalian Massa, Polres Jepara Gelar Pelatihan
YUTELNEWS.com | Jepara,- Ratusan anggota Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, mengikuti Latihan Pengendalian Massa (Dalmas). Latihan ini diikuti oleh 248 personel gabungan baik dari Satuan dan Bagian tingkat Polres maupun Polsek jajaran yang digelar di halaman Mapolres setempat, pada Senin, (14/4/2025).
Tak tanggung-tanggung, dalam pelatihan tersebut melibatkan tenaga instruktur AKP Agus Nurhadi yang sehari-hari menjabat sebagai Kasat Samapta Polres Jepara yang merupakan eks Brimob dan memang memiliki kompetensi di bidang pengendalian massa.
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso saat membuka pelatihan tersebut mengatakan, dinamika Kamtibmas yang terus berkembang harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi yang handal. Kepolisian dalam hal ini Polres Jepara terus mengembangkan diri dengan mengasah keterampilan anggotanya sesuai dengan Tupoksi dari masing-masing satuan.
“Kegiatan latihan Dalmas sebenarnya sudah sering kita lakukan dan sudah menjadi rutinitas. Kali ini, latihan yang digelar dalam ikatan Kompi yang melibatkan personel cukup banyak,” ujarnya.
Pihaknya menegaskan, pelatihan Dalmas ini sengaja digelar sebagai bentuk kesiapan dan persiapan menghadapi tantangan serta menghadapi beberapa agenda kedepan.
“Saya minta dalam pelatihan ini, semua personel bersungguh-sungguh, serius dan semangat serta militan sehingga sewaktu-waktu di butuhkan anggota dapat memahami tugasnya masing-masing,” imbuhnya.
Pihaknya menekankan bahwa proses pengendalian massa sudah diatur dan disusun sedemikian rupa melalui peraturan kepolisian terkait dengan penggunaan perkuatan, pengendalian massa berikut pengawasannya.
Beberapa materi yang diberikan antara lain formasi Dalmas awal dan kompi Dalmas tangan terkait, bongkar pasang pelengkapan Dalmas, lintas ganti dengan Dalmas lanjut, pergerakan desak maju dan dorong maju, sikap berlindung, penyelamatan korban Unras, formasi bersaf maju ditutup dengan konsolidasi dan pemberian arahan terkait kekurangan dalam pergerakan dalam tahapan Dalmas.
Bukan itu saja, dalam pelatihan Dalmas kali ini juga diberikan pelatihan khusus bagi tim negosiator yang dimotori oleh Satbinmas dan Polwan yang bertugas sebagai jembatan komunikasi antara massa dengan sasaran aksi.
“Agar lebih greget, kita buat simulasi seperti situasi sesungguhnya sehingga saat menghadapi kondisi seperti itu anggota tidak kaget dan sudah paham apa yang harus dilakukan,” tambahnya.
Masih kata AKBP Erick, pada dasarnya setiap anggota Polri sudah menerima materi tentang Dalmas sejak dari masa pendidikan sehingga pelatihan tersebut berfungsi merefresh kembali dan meng-update dengan pengetahuan dan metode Dalmas terbaru.
“Menurut rencana pelatihan ini akan kita laksanakan seminggu dua kali tiap hari Selasa dan Kamis sampai benar-benar menguasai baik tehnik maupun taktik,” pungkasnya.
(Singgih)
Bersama Para Menteri, Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Resmikan Gold Coast International Ferry Terminal di Bengkong
YITELNEWS.com | Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra mengapresiasi Peresmian Gold Coast International Ferry Terminal di Bengkong, pada Senin siang (14/4/2025), di wilayah Golden Prawn.
Keduanya turut melakukan penandatanganan prasasti peresmian bersama dengan jajaran Menteri.
“Kami mengapresiasi pembangunan Gold Coast oleh PT. Aneka Sarana Sentosa. Mewakili tuan rumah Saya berterima kasih atas dukungan Bapak Menteri dan Bapak Kapolri. Sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota Batam membuat Batam lebih maju dan berkembang lebih pesat lagi.” Kata Amsakar.

Gold Coast Bengkong diresmikan oleh *Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Wakil Ketua KPK RI Johanis Tanak,* Menteri Imigrasi diwakili Plt. Dirjen Imigrasi Saffar M. Godam, Menteri Perhubungan diwakili KSOP Khusus Batam Capt. Bharto Ari Raharjo , Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad serta Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut memberikan apresiasi.
“Terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada perusahaan yang telah membangun Gold Coast. Ini adalah semangat investasi yang harus kita dukung untuk mewujudkan Indonesia maju.” Kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo.
Ia juga menitipkan agar seluruh stakeholder dapat turut menjaga wilayah dermaga Batam sebagai border titik terakhir Indonesia menuju ke negara lainnya.
“Saya juga mengajak seluruh stakeholders bersama Polri mengawasi potensi penyelundupan manusia dan kegiatan illegal lainnya di wilayah perairan kita, khususnya Batam sebagai daerah strategis di Indonesia.” Pesan Kapolri.
Senada dengan hal tersebut, dalam sambutan puncak, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengajak seluruh stakeholders mengapresiasi hadirnya dermaga baru yang mendukung konektivitas sekaligus bersama menjaga keamanan dan stabilitas Indonesia.
Khususnya pengawasan terhadap potensi kejahatan illegal di wilayah perairan dan perbatasan Indonesia.
“Kunci transformasi ekonomi adalah konektivitas. Ini merupakan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Terimakasih untuk hadirnya dermaga ini untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di wilayah ini.” Kata Menteri AHY.
Gold Coast dikelola oleh PT. Aneka Sarana Sentosa dengan harapan menjadi ikon baru gerbang transportasi, meningkatkan konektivitas wilayah dan pariwisata Batam dan ujungnya adalah berkontribusi pada peningkatan perekonomian Batam dan Kepri.
Dengan dioperasikannya International Ferry Terminal Bengkong, menambah jumlah pelabuhan Ferry di Batam yang semula berjumlah 5 menjadi 6 pelabuhan.
Internasional Ferry Terminal Bengkong saat ini melayani rute Batam – Stulang Laut dengan Ferry Dolphin setiap hari.
“Tepuk tangan untuk Gold Coast semoga mendatangkan banyak wisman, investasi dan memberikan dampak signifikan untuk lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.” Pungkas Menteri./Red
Batam, 14 April 2025
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam
Ariastuty Sirait
Website: bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
X: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam
Pemerintah Kecamatan Ngamprah Gelar Acara Apel Gabungan dan Halal Bihalal
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Pemerintah Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar acara apel gabungan dan halal bi halal untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersamaan dan gotong royong. Acara tersebut di gelar di Kantor Kecamatan Ngamprah. Senin, (14/04/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Danramil, Anggota DPRD KBB fraksi PAN, Kepala Desa se-Kecamatan Ngamprah, Ketua TP-PKK ,Ketua BPD, Ketua MUI, Karang Taruna, KNPI, Driver Ambulance Kecamatan ngamprah dan tamu undangan lainnya.
Agnes Virganty S.S.TP., M.SI. Selaku Camat Ngamprah dalam sambutannya menjelaskan bahwa apel gabungan dan pengajian rutin bulanan tetap dilaksanakan. Namun, kali ini momentumnya bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 1446 H, sehingga sekaligus menjadi ajang silaturahmi.
Dalam kesempatan tersebut Agnes Virganty juga menyampaikan pesan Bupati KBB yang disampaikan saat acara Sholat Idul Fitri, beliau menekankan bahwa perayaan Idul Fitri bukan hanya sekadar seremoni, akan tetapi, menjadi momentum untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi.
Menurutnya, acara halal bi halal ini diharapkan dapat memperkuat tali persaudaraan diantara 11 desa yang ada di Kecamatan Ngamprah.
Selain itu, Agnes Virganty juga menegaskan bahwa program tahun ini adalah pokus kepada pengelolaan sampah.
“Saat ini, fokus kita di Bandung Barat adalah pengelolaan sampah untuk menjaga lingkungan. Hari ini, kita juga akan membahas sinergitas berbagai program,”jelasnya.
Agnes Virganty juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan visi-misi Bandung Barat sesuai dengan visi dan misi bupati kbb yaitu Amanah (Agamis, Maju, Nyaman, Adaptif, Aspiratif, Harmonis).
“Kerja sama antara Kepala Desa, Babinsa, dan Babinkamtibmas sangat krusial untuk membangun Bandung Barat yang lebih maju. Apel gabungan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mewujudkan hal tersebut.” Pungkasnya.
Dien Yoyo.
Gebrakan Kalapas Warungkiara Kelas II A, Manfaatkan Lahan Ditanami Melon, Proses Pertanian Libatkan Warga Binaan.
Sukabumi – Yutelnews.com Kurnia Panji Pamekas Baru saja tiga bulan menjabat sebagai Kalapas Warungkiara Kelas II A, dirinya membuat gebrakan baru dengan memanfaatkan lahan sekitar lapas dengan menanam buah melon yang melibatkan warga binaan dalam proses pertanian hingga panen.
Menurut Panji, hal itu juga adalah implementasi ketahanan pangan program dari Presiden Prabowo “Penamaan melon ini, adalah menjalan dari program Presiden Prabowo ketahanan pangan”terangnya, senin (14/04/2025)
Warga lapas yang ikut bekerja dalam proses pertanian akan mendapatkan bagian dari hasil panennya ” Haknya mereka akan mendapatkan bagian dari hasil panen, untuk hitungan nanti gimana hasil panennnya”kata Panji
Selain itu, penamaan melon ini dapat mengembangkan kemampuan warga lapas dalam sektor pertanian “jadi nantinya jika warga binaan sudah kembali ke masyarakat memiliki kemampuan bertani dan bisa manfaatkan lahan yang dimilikinya”harap Panji
Penen Melon yang ditanami Warga Binaan Warungkiara Kelas II A akan panen beberapa minggu lagi, menunggu arahan dari Mentri dan dengan menyesuaikan kualitas buah sesuai kebutuhan pasar.
Reporter : Mirna
Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Inovasi
Yutelnews.com || Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto Sugianto, M.Si memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira di lingkungan Polda Jatim yang berlangsung di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Senin (14/4/2025). Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari surat telegram Kapolri Nomor: ST/489/III/KEP./2025 tertanggal 12 Maret 2025.
Dalam amanatnya, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi selama menjabat. Ia juga berpesan kepada pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri, meneruskan program-program yang ada, serta menghadirkan inovasi demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Mutasi adalah hal biasa dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari penyegaran dan pengembangan organisasi,” tegas Kapolda. Ia menambahkan bahwa dirinya yakin para pejabat yang baru dilantik dapat mengemban amanah dengan profesional, loyal, dan penuh integritas.
Sejumlah posisi strategis di Polda Jatim mengalami perubahan, di antaranya:
Dirpamobvit: Kombes Yudi Sumartono (purna tugas) digantikan Kombes Wawan Kristyanto.
Kabidhumas: Kombes Pol Dirmanto digantikan Kombes Pol Jules Abraham Abast; Kombes Dirmanto kini menjabat Karolog Polda Jatim.
Dirreskrimsus: Kombes Pol Budhi Hermanto digantikan Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata.
Dirlantas: Kombes Pol Komarudin dimutasi ke Polda Metro Jaya, digantikan Kombes Pol Iwan Saktiadi.
Selain itu, rotasi juga terjadi di tingkat Kapolres:
Kapolres Tuban: AKBP Oskar Syamsudin digantikan AKBP William Cornelis Tanasale.
Kapolres Tanjung Perak: Kini dijabat AKBP Wahyu Hidayat.
Kapolres Pacitan: AKBP Agung Nugroho digantikan AKBP Ayub Diponegoro Azhar.
Kapolres Magetan: AKBP Satria Permana digantikan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Kapolres Ngawi: AKBP Dwi Sumrahadi digantikan AKBP Charles Pandapotan Tampubolon.
Kapolres Probolinggo Kota: AKBP Oki Ahadian digantikan AKBP Rico Yumasri.
Kapolres Nganjuk: AKBP Siswantoro digantikan AKBP Henri Noveri Santoso.
Kapolres Sumenep: Kini dijabat AKBP Rivanda.
Kapolres Trenggalek: AKBP Indra Ranu digantikan AKBP Ridwan Maliki.
Kapolres Jember: AKBP Bayu Pratama digantikan AKBP Bobby Adimas Candra Putra.
Kapolres Lamongan: Kini dijabat AKBP Agus Dwi Suryanto.
Kapolres Madiun Kota: Digantikan oleh AKBP Wiwin Junianto Supriyadi.
Upacara sertijab ini mencerminkan dinamika organisasi Polri dalam menjaga semangat pembaruan serta meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.(Boedipras)
Bukti Komitmen!! Bupati Dadang Supriatna Resmikan Koramil Baleendah dan Siap Tambah Lagi di Tiga Kecamatan.
Bandung – Yutelnews.com|| Bupati Bandung HM Dadang Supriatna kembali menunjukkan komitmennya untuk terus menambah Kantor Komando Rayon MIliter (Koramil) di setiap kecamatan. Komitmen ini ia tunjukan sejak awal dirinya menjabat Bupati Bandung pada periode pertama 2020 – 2024.
Setelah meresmikan Koramil 2416/Pacet pada tahun 2024, tahun ini bersama Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP, disaksikan Forkopimda Kabupaten Bandung, Bupati Dadang Supriatna meresmikan Markas Koramil 0624-17/Baleendah, di Kampung Kulalet RT 05/14 Kel/Kecamatn Baleendah, Senin (14/04/2025).
Dengan demikian hingga saat ini dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, sudah berdiri 17 Koramil. Sebelumnya groundbreaking Markas Koramil Baleendah sebagai Koramil ke-17 dilakukan pada September 2024.
“Sebelumnya juga, Koramil Ciparay itu membawahi dua kecamatan yaitu Ciparay dan Baleendah. Hari ini dipisah, alhamdulillah atas aspirasi masyarakat Koramil Baleendah sudah berdiri. Ke depan masih akan dibangun tiga Koramil lagi,” ungkap bupati dalam sambutannya.
Bupati Kang DS menyebut ketiga Koramil yang akan menyusul itu antara lain di Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, di Kecamatan Cileunyi dan Margaasih.
“Ini semua untuk menciptakan kondisi yang aman, nyaman dan kondusif di tengah masyarakat. Apalagi di Kecamatn Baleendah ini adalah wilayah yang paling padat penduduknya mencapai 278 ribu jiwa,” jelasnya.
Sementara Pangdam III/Slw Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman mengatakan, tantangan yang semakin kompleks maka perlu dibangun Koramil. Pangdam sangat mengapresiasi berdirinya Koramil Baleendah karena adanya gerak cepat (gercep) dari Bupati Bandung.
“Koramil Baleendah ini tidak akan terbangun kalau tidak ada gercep dari Pak Bupati Bandung dalam merespon aspirasi masyarakat,” ungkap Pangdam.
Mayjen TNI Dadang Arif menjelaskan, pendirian Koramil diatur dalam Peraturan Kasad (Kepala Staf Angkatan Darat) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Penataan Satuan.
Koramil yang merupakan satuan teritorial TNI AD di tingkat kecamatan, bertanggung jawab untuk pembinaan teritorial dan mempersiapkan pertahanan wilayah di darat. Tugas pokok Koramil adalah mendukung tugas pokok Komando Distrik Militer (Kodim).
“Prinsip militer itu menyiapkan hal-hal terburuk. Kalau hal terburuk itu tidak terjadi ya tidak apa-apa. Kalau tidak siap, kita lengah dan sewaktu-waktu terjadi hal yang buruk, kita pasti kelabakan dan menyesal,” jelas Mayjen Dadang.
Pihaknya berharap dengan berdirinya Koramil Baleendah bisa menciptakan dan meningkatkan ketahanan di daerah.(*)
Yans.
[14/4 14.30] +62 811-3208-840: Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Inovasi
Yutelnews.com||Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto Sugianto, M.Si memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira di lingkungan Polda Jatim yang berlangsung di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Senin (14/4/2025). Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari surat telegram Kapolri Nomor: ST/489/III/KEP./2025 tertanggal 12 Maret 2025.
Dalam amanatnya, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi selama menjabat. Ia juga berpesan kepada pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri, meneruskan program-program yang ada, serta menghadirkan inovasi demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Mutasi adalah hal biasa dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari penyegaran dan pengembangan organisasi,” tegas Kapolda. Ia menambahkan bahwa dirinya yakin para pejabat yang baru dilantik dapat mengemban amanah dengan profesional, loyal, dan penuh integritas.
Sejumlah posisi strategis di Polda Jatim mengalami perubahan, di antaranya:
Dirpamobvit: Kombes Yudi Sumartono (purna tugas) digantikan Kombes Wawan Kristyanto.
Kabidhumas: Kombes Pol Dirmanto digantikan Kombes Pol Jules Abraham Abast; Kombes Dirmanto kini menjabat Karolog Polda Jatim.
Dirreskrimsus: Kombes Pol Budhi Hermanto digantikan Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata.
Dirlantas: Kombes Pol Komarudin dimutasi ke Polda Metro Jaya, digantikan Kombes Pol Iwan Saktiadi.
Selain itu, rotasi juga terjadi di tingkat Kapolres:
Kapolres Tuban: AKBP Oskar Syamsudin digantikan AKBP William Cornelis Tanasale.
Kapolres Tanjung Perak: Kini dijabat AKBP Wahyu Hidayat.
Kapolres Pacitan: AKBP Agung Nugroho digantikan AKBP Ayub Diponegoro Azhar.
Kapolres Magetan: AKBP Satria Permana digantikan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Kapolres Ngawi: AKBP Dwi Sumrahadi digantikan AKBP Charles Pandapotan Tampubolon.
Kapolres Probolinggo Kota: AKBP Oki Ahadian digantikan AKBP Rico Yumasri.
Kapolres Nganjuk: AKBP Siswantoro digantikan AKBP Henri Noveri Santoso.
Kapolres Sumenep: Kini dijabat AKBP Rivanda.
Kapolres Trenggalek: AKBP Indra Ranu digantikan AKBP Ridwan Maliki.
Kapolres Jember: AKBP Bayu Pratama digantikan AKBP Bobby Adimas Candra Putra.
Kapolres Lamongan: Kini dijabat AKBP Agus Dwi Suryanto.
Kapolres Madiun Kota: Digantikan oleh AKBP Wiwin Junianto Supriyadi.
Upacara sertijab ini mencerminkan dinamika organisasi Polri dalam menjaga semangat pembaruan serta meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.(Boedipras)
Sah.! Rimba Hermanto Terpilih Kembali Nahkodai Koperasi Unit Desa Bangun Desa 2025
YUTELNEWS.com | Bertempat di Kantor Aula KUD bangun desa diadakan Rapat Anggota Tahunan koperasi unit desa dalam rangka pemilihan ketua .Sabtu,(12/4/2025).
Hadir dalam acara rapat , Anggota DPRD Kampar Agus Risna Saputra,Kapolsek Tapung hilir,AKP Toni , SH, MH.,kadis disperdagkop dan UMK Kampar Dts.Dendi zulhairi,M.si, camat Tapung hilir diwakili kasi Kesos Ilyas,kepala desa kota bangun sayugi, Babinkamtibmas desa kota bangun Ferry serta para pengurus dan anggota koperasi unit desa.
Dalam pidato nya, Agus Risna Saputra menyampaikan kan ucapan terimakasih dan sangat mendukung program – program koperasi di desa ini.” Saya sebagai putra asli daerah ini,sangat mendukung dan mengaspirasi terlaksana nya Acra rapat ini,dan saya juga ingin mengajak semua elemen masyarakat,untuk saling bahu membahu untuk membesarkan desa kita ini.” Imbuhnya
Dengan ada nya koperasi unit desa bangun desa ini,semoga kita bisa meningkatkan dan membantu ekonomi masyarakat tempat.”ujar politisi muda ini.
Dalam rapat tersebut,telah terpilih kembali ketua koperasi unit desa bangun desa, Rimba Hermanto.
Dari hasil rapat, dan poting suara terbanyak 200 suara, melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT )Tahun buku 2024 yang di ikuti 6 calon yang ada, Sudarmawan 29 suara,Heriadi 46 suara, Rimba Hermanto 200 suara, Wahyudin 120 suara,neprizal pili 24 suara, Wahyudi 10 suara.
Saat dikonfirmasi awak media Enni Novita, SH, pejabat fungsional pengawas koperasi ahli bidang bina kelembagaan dan penyuluhan koperasi menjelaskan.”ucapan terimakasih kepada semua pihak yang hadir dalam acara rapat Anggota Tahunan ini.kita menilai dengan terpilih nya kembali, bapak rimba Hermanto ini membuktikan bahwa koperasi yang beliau pimpin selama ini dan pengelolaannya sesuai dg aturan perkoperasian dan Anggaran Dasar Koperasi.
Selalu melaksanakan RAT secara teratur sesuai Uu Koperasi no 25 tahun 1992 tentang perkoperasian pasal 30.”Jelasnya
Dan terimakasih juga saya ucapan kepada anggota DPRD Kampar bapak Agus Risna Saputra,yang mana saya menilai beliau sangat energik dan sangat lowprofile ,juga rendah hati, dan bagaimana memberikan motivasi untuk kemajuan desa yang kita cintai ini “Tutupnya. | AS
Terduga Pelaku Pemukulan dan Penganiayaan di Vulkanisir Ban Didesa Dundangan Tahun 2023
PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Sudah satu tahun lebih kasus pelaku pencurian yang di amuk massa hingga menghilangkan nyawa orang lain yang terjadi di sisi jalan lintas timur desa dundangan kecamatan Pangkalan kuras kabupaten Pelalawan provinsi Riau pada 08 Januari 2023.
Namun hingga saat ini belum ada kepastian hukum nya dan belum ada terduga pelaku yang di tetapkan sebagai tersangka, menjadi tanda tanya publik ada apa dengan penegakan hukum di negeri Seiya sekata.
Dikutip dari pemberitaan beberapa media di mana kronologi.
Seorang warga kelurahan Sorek satu kecamatan pangkalan kuras kabupaten Pelalawan berinisial “M” (43) tewas saat di amuk massa dan satu rekan nya kritis di duga karena kedapatan mencuri di salah satu Vulkanisir ban yang berada di jalan lintas timur desa dundangan pada 8 Januari 2023 yang lalu Dalam kejadian tersebut korban “M” terpaksa harus dilarikan kerumah sakit oleh pihak kepolisian yang turun ke lokasi karena sudah tidak sadarkan diri.
Informasi kronologi kejadian yang di peroleh media suaramassa.co.id dari Kapolsek pangkalan kuras Kompol Alwis Salwi melalui Kanit Reskrim AKP Jonson Sitompul mengatakan bahwa korban di amuk massa ketika ketahuan mencuri pada malam itu bersama satu rekannya di sebuah Vulkanisir ban di desa dundangan.
Pada malam itu sikorban bersama rekan nya di dapati sedang mencuri di salah satu Vulkanisir ban oleh si pemilik lalu si pemilik berteriak maling mengundang spontan massa berdatangan dan melakukan pemukulan penganiayaan hingga mengikat tangan si korban atas kejadian itu korban tidak sadarkan diri sementara satu rekannya kritis.
Pihak kepolisian langsung turun ke TKP dan langsung membawa korban kerumah sakit namun sampai disana korban sudah tidak terselamatkan lagi,” jelas Kanit.
Namun sangat di sayangkan hingga saat ini belum lagi ada pelaku pemukulan dan penganiayaan si korban meninggal dunia di tetapkan sebagai tersangka.
Dimana di dalam undang-undang di jelaskan secara rinci seseorang yang menghilangkan nyawa orang lain baik di sengaja maupun tidak di sengaja dapat di pidanakan.
Menghakimi pencuri hingga meninggal dunia dapat dijerat dengan beberapa pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia antara lain:
Pasal 338 KUHP
Pasal ini mengatur tentang pembunuhan dengan sengaja yang dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. Jika seseorang menghakimi pencuri hingga meninggal dunia dengan sengaja maka dapat dijerat dengan pasal ini.
Pasal 351 KUHP
Pasal ini mengatur tentang penganiayaan berat yang menyebabkan kematian. Jika seseorang menghakimi pencuri hingga meninggal dunia tanpa sengaja tetapi dengan tindakan yang dapat menyebabkan kematian maka dapat dijerat dengan pasal ini.
Pasal 340 KUHP
Pasal ini mengatur tentang pembunuhan berencana, yang dapat diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama 20 tahun. Jika seseorang menghakimi pencuri hingga meninggal dunia dengan perencanaan yang matang maka dapat dijerat dengan pasal ini.
Pasal 359 KUHP
Pasal ini mengatur tentang kelalaian yang menyebabkan kematian. Jika seseorang menghakimi pencuri hingga meninggal dunia karena kelalaian maka dapat dijerat dengan pasal ini.
Pertimbangan Hukum dalam menjerat pelaku pengadilan akan mempertimbangkan beberapa faktor seperti:
1. *Sengaja atau tidak*: Apakah pelaku memiliki niat untuk membunuh atau menyebabkan kematian.
2. *Tingkat kesengajaan*: Seberapa besar kesengajaan pelaku dalam melakukan tindakan.
3. *Motif*: Apa motif pelaku melakukan tindakan.
Menghakimi pencuri hingga meninggal dunia dapat dijerat dengan beberapa pasal dalam KUHP Indonesia, tergantung pada tingkat kesengajaan dan tindakan yang dilakukan. Penting untuk memahami hukum dan peraturan yang berlaku untuk menghindari konsekuensi yang tidak diinginkan.
Kita berharap kepada Kapolda Riau Irjen Pol Hery Herjawan dan khususnya Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri dapat membuka dan mengungkapkan kasus ini .
Seperti kasus yang baru baru ini terduga pelaku Pencurian HP di desa Gondai semua Pelaku pemukulan dan penganiayaan dapat ringkus polres Pelalawan.
Begitu juga la hendak nya semua pelaku pemukulan dan penganiayaan si korban di desa dundangan tahun lalu dapat di pidanakan.
(AS)
- Sebelumnya
- 1
- …
- 183
- 184
- 185
- 186
- 187
- …
- 567
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





























