Bangun Komunikasi, Karutan Batam Bersama Jajaran Sapa Warga Binaan Pastikan Hak-Hak Terpenuhi

YUTELNEWSINDO.com | Dalam rangka memperkuat hubungan komunikasi serta memastikan terpenuhinya hak-hak Warga Binaan , Kepala Rutan Kelas IIA Batam bersama jajaran berdialog langsungdan menyerap aspirasi warga binaan. Kegiatan ini berlangsung di lapangan Rutan Batam seusai pelaksanaan olahraga pagi, Senin, (08/12).

Dalam kegiatan tersebut, Karutan Batam beserta jajaran menyapa dan berinteraksi langsung dengan para warga binaan yang berkumpul di area lapangan. Kegiatan berlangsung dalam suasana santai namun tetap penuh makna, menunjukkan komitmen Rutan Batam dalam membangun komunikasi dua arah yang terbuka dan humanis.

Karutan Batam menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memastikan setiap warga binaan mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku,“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan merasa diperhatikan dan hak-haknya terpenuhi. Dialog langsung seperti ini menjadi jembatan untuk mendengar aspirasi dan memahami kebutuhan mereka secara lebih dekat,” ujar Karutan.

Dalam sesi dialog, warga binaan menyampaikan berbagai masukan terkait program pembinaan dan kebutuhan penunjang lainnya. Petugas yang hadir mencatat setiap aspirasi untuk kemudian ditindaklanjuti.

Selain mendengarkan aspirasi, Karutan dan jajaran juga memberikan pengarahan mengenai ketertiban, kebersihan lingkungan, serta pentingnya mengikuti seluruh kegiatan pembinaan yang telah dijadwalkan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kedisiplinan sekaligus meningkatkan kenyamanan dalam menjalani masa pembinaan di Rutan Batam.

Rutan Batam berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemenuhan hak-hak dan pelayanan bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan pemasyarakatan yang lebih baik, humanis, serta memenuhi standar hak asasi manusia./Red

Pelantikan 7.550 P3K: Bupati Dadang Supriatna, Soroti Menipisnya ASN Kabupaten Bandung.

Kab. Bandung — YUTELNEWS.com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melantik 7.550 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) formasi tahun 2025 di Lapangan Upakarti, Soreang, pada Senin (08/12/2025).

Pelantikan massal ini disebut sebagai langkah strategis dalam penguatan birokrasi sekaligus upaya pemerintah daerah menutup kekurangan tenaga aparatur.

Dalam sambutannya, Dadang menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi bagian dari perencanaan besar untuk menyiapkan regenerasi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung.

Ia memastikan seluruh pegawai baru telah menerima Surat Keputusan (SK) dan langsung bergabung dengan unit kerja masing-masing.

“Kita melantik 7.550 orang untuk P3K paruh waktu. SK sudah diberikan, dan mulai hari ini mereka langsung bekerja. Namun perjuangan belum selesai. Saya tetap mendorong agar seluruh rencana formasi 3K bisa selesai sesuai target,” ujar Dadang.

Dalam kesempatan itu, Dadang juga menyampaikan kondisi mendesak terkait ketersediaan ASN di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, pemerintah daerah telah mengirimkan data kebutuhan aparatur kepada Kementerian PAN-RB dan PKN sebagai bagian dari advokasi jangka panjang.

Ia mengingatkan, jika dalam lima tahun ke depan tidak ada rekrutmen CPNS atau tidak ada kejelasan alur menuju PNS, jumlah ASN di Kabupaten Bandung bisa turun drastis.

“Jika tidak ada rekrutmen CPNS lima tahun ke depan, PNS kita bisa tinggal sekitar 650 orang. Ini kondisi yang sangat mengkhawatirkan karena akan melemahkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Bupati Bandung Yang di Sapa Akrab Kang DS juga menekankan bahwa regenerasi ASN bukan hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas.

Jabatan strategis di pemerintahan, menurutnya, tidak dapat diisi secara instan karena memerlukan pengalaman dan proses pembentukan kompetensi yang panjang.

“Menyiapkan pejabat strategis tidak bisa cepat. Saya sendiri menempuh perjalanan hampir 30 tahun sebelum memimpin Kabupaten Bandung. Setiap jabatan ada prosesnya dan itu harus kita hormati,” jelasnya.

Kepada para pegawai yang baru dilantik, Dadang memberikan arahan agar bekerja dengan disiplin, menjaga integritas, dan menunjukkan etos kerja tinggi. Menurutnya, efektivitas pelayanan publik sangat bergantung pada kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas.

“Saya berharap seluruh pegawai bekerja disiplin dan rajin. Itu pondasi utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ucapnya.

Pelantikan P3KPW ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat struktur organisasi pemerintahan. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah lanjutan melalui penataan formasi ASN dan advokasi kebutuhan aparatur ke pemerintah pusat.

Dengan strategi tersebut, Pemkab Bandung menargetkan peningkatan mutu birokrasi serta memastikan regenerasi aparatur berjalan stabil.***

 

Yans.

INSTANSI TERKAIT LABUSEL ‘BUNGKAM’ SOAL DUGAAN KORUPSI DANA DESA TANJUNG SELAMAT, AKTIVIS AKAN GELAR AKSI!

LABUHANBATU SELATAN – Yutelnews.com Polemik dugaan mark-up fantastis dalam pengadaan buku perpustakaan desa di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, memasuki babak baru. Sepekan setelah dugaan penyelewengan dana sebesar Rp23 Juta terkuak, respons dari instansi terkait, khususnya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labusel dan Aparat Penegak Hukum (APH), masih nihil. Senin (08/12/2025).

Instansi yang seharusnya melakukan pengawasan internal, seperti Inspektorat Labusel dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Labusel, serta APH setempat (Kejaksaan dan Kepolisian), terpantau bungkam dan belum memberikan keterangan resmi maupun indikasi tindak lanjut apapun terkait dugaan manipulasi anggaran yang diduga melibatkan Pj Kepala Desa, Ika Trisnawati S.Keb.,Bd.

Ketiadaan respons dan keterangan dari pihak Pemkab Labusel dan APH menimbulkan tanda tanya besar. Dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa ini sudah jelas mencantumkan ketidaksesuaian antara alokasi Rp33 Juta dan realisasi yang hanya diestimasi Rp10 Juta, diperparah dengan klaim Sekdes yang bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait alokasi Dana Earmark.

“Sikap diam dari instansi terkait ini justru memperkuat kecurigaan publik bahwa ada upaya untuk melindungi atau menutupi dugaan penyelewengan ini. Fungsi pengawasan internal Pemkab Labusel seperti mandul,” ujar Dani NST SH pengamat kebijakan publik.

Menyikapi kebuntuan dan kebungkaman instansi terkait, Bustamin Arifin, seorang aktivis Sumatera Utara yang merupakan putra asli Kecamatan Kampung Rakyat, menyatakan akan menggelar aksi massa bersama masyarakat Desa Tanjung Selamat.

Aksi tersebut direncanakan akan dipusatkan di depan Kantor Desa Tanjung Selamat dalam waktu dekat, sebagai bentuk protes keras terhadap Pj Kades Ika Trisnawati dan desakan agar APH segera bergerak.
Tuntutan utama yang akan disuarakan dalam aksi tersebut adalah:

1.Mendesak Pj Kepala Desa Ika Trisnawati untuk Segera Dicopot dari jabatannya karena dugaan kuat telah melakukan manipulasi anggaran dan merugikan keuangan negara.

2. Menuntut APH (Kejaksaan dan Polres Labusel) untuk Segera Mengaudit Forensik, Menyegel, dan Menyita seluruh dokumen APBDes dan SPJ terkait di Kantor Desa Tanjung Selamat mulai dari tahun 2023.

3. Menuntut Transparansi penuh atas penggunaan seluruh Dana Desa Tanjung Selamat, bukan hanya alokasi pengadaan buku perpustakaan.

“Jika dalam beberapa hari ke depan tidak ada tindak lanjut dan klarifikasi resmi dari Inspektorat, Dinas PMD, maupun APH, kami bersama masyarakat Tanjung Selamat akan turun ke jalan. Kami tidak akan biarkan uang rakyat dicuri. Coput Pj Kades segera!” tegas Bustamin Arifin.

Kasus ini menjadi ujian bagi komitmen transparansi dan antikorupsi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kelambanan APH dalam merespons akan dianggap sebagai pembiaran terhadap praktik korupsi di tingkat desa.

Anshori Pohan

Pemdes Batununggal Salurkan Bantuan Pangan ke 445 KPM, Warga Sambut Antusias

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Pemerintah Desa (Pemdes) Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter kepada 445 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan berlangsung di Aula Desa Batununggal, Senin (8/12/2025), dan disambut antusias oleh warga.

Penyaluran ini merupakan bentuk komitmen Pemdes dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Kepala Desa Batununggal, Mulyadi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan harian masyarakat serta memperkuat rasa gotong royong di lingkungan desa.

Alhamdulillah hari ini kami kembali menyalurkan bantuan pangan untuk 445 KPM. Semoga beras dan minyak ini benar-benar bermanfaat dan meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Mulyadi.

Ia juga menegaskan bahwa Pemdes Batununggal berkomitmen untuk terus mengawal program-program pemerintah agar tepat sasaran dan tersalurkan dengan baik.

Kami ingin memastikan setiap bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak. Mudah-mudahan program seperti ini terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi warga,” tambahnya.

Penyaluran berjalan tertib dan lancar dengan melibatkan perangkat desa serta unsur RT/RW. Warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Desa Mekarjaya Realisasikan Bantuan Keuangan Tahun 2025 Untuk Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Pemerintah Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) merealisasikan Bantuan Keuangan kepada Desa untuk Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2025. Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur berupa pengaspalan (hotmix) jalan lingkungan di Kampung Cikarangtengah, RT 03 RW 16. Senin, (8/12/2025).

Kegiatan pembangunan ini mencakup pekerjaan hotmix sepanjang 310 meter dengan lebar 2,2 meter, yang dibiayai melalui anggaran sebesar Rp 98.000.000.

Sekretaris Desa Mekarjaya, Robi Akhroman, mewakili Kepala Desa Mekarjaya Obar Sobarna, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta kenyamanan warga dalam beraktivitas.

Robi Akhroman, S.IP., Sekertaris Desa Mekarjaya.

“Alhamdulillah, Bantuan Keuangan Tahun Anggaran 2025 bisa segera direalisasikan untuk pembangunan jalan lingkungan. Infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung mobilitas warga serta meningkatkan aksesibilitas wilayah,” ujar Robi Akhroman.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa akan terus mengoptimalkan anggaran yang ada agar pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan secara merata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami berharap pembangunan ini memberikan dampak positif bagi warga Kampung Cikarangtengah dan lingkungan sekitarnya. Pemerintah desa akan terus melakukan pembenahan dan memastikan setiap program berjalan tepat sasaran,” tambahnya.

Pemerintah Desa Mekarjaya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama‐sama menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Cunarya

Di duga Korban Pencurian Dan Pembacokan Di Gunung Botak Alami Luka Serius Hingga Tak Sadarkan Diri

YUTELNEWS.com – Sulawesi Tenggara
Namlea ..Seorang warga asal Kendari, Sulawesi Tenggara, bernama Kaharudin (30) menjadi korban pencurian dan penganiayaan disertai pembacokan dengan senjata tajam di kawasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) Gunung Botak, Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 04.00 WIT.

Peristiwa tindak pidana pencurian yang disertai penganiayaan dan pembacokan tersebut berlangsung di kompleks tanah merah di sekitar lokasi tambang ilegal yang dimaksud. Korban dilarikan ke RSUD Lala dalam kondisi tidak sadarkan diri untuk menjalani perawatan medis.

Kronologi kejadian, menurut pengakuan seorang saksi bernama Umar, bermula sekitar pukul 03.00 WIT ketika korban bersama rekannya sedang duduk di tenda sambil menjaga bak rendaman di kompleks tambang emas ilegal Gunung Botak. Saat itu mesin alkom yang digunakan korban mengalami gangguan, sehingga korban berusaha mencari kunci untuk memperbaiki mesin tersebut.

“Saat korban sedang mencari kunci untuk memperbaiki mesin, tiba-tiba enam orang tidak dikenal datang dan langsung menempelkan golok ke leher saya,” ungkap Umar , saat ditemui di RSUD Lala, Minggu (7/12). Saksi mengatakan para pelaku mengancam agar tidak bergerak.

Umar menambahkan bahwa pelaku kemudian memerintahkan mereka membuka pakaian. “Salah satu tersangka bahkan sempat mengeluarkan kata-kata, ‘potong sudah’ — mendengar itu korban yang ketakutan langsung melarikan diri,” ujar saksi. Namun empat orang pelaku kemudian mengejar korban dan menganiaya korban dengan parang.

Merasa nyawanya terancam, saksi memilih melarikan diri ke area tanah merah dan bertemu dengan rekan sesama penambang asal Ternate. Kepada rekannya saksi mengaku adanya perampokan yang mengambil karbon. Menurut Umar, ia sempat dikejar salah satu pelaku, tetapi pelaku akhirnya menghentikan pengejaran setelah melihat saksi tidak sendirian.

Saat saksi kembali ke tenda untuk memeriksa barang-barang, ternyata para pelaku telah mengambil sejumlah barang milik mereka, termasuk karbon, telepon seluler, dan pakaian. Saksi kemudian meminta bantuan penambang lain yang berada di lokasi untuk mengevakuasi korban.

Hasil pantauan saat dievakuasi menuju RSUD Lala kondisi korban dalam keadaan tidak sadarkan diri. Korban mengalami luka serius pada beberapa bagian tubuh, di antaranya punggung, betis, paha, serta luka pada bagian lain.

Terkait kejadian ini, warga berharap pos pemantauan Koramil yang berada di areal tambang emas ilegal Gunung Botak kembali diaktifkan untuk mengantisipasi kejadian serupa. Pasca penertiban, pengosongan, dan penataan pada area dimaksud, masih ditemukan penambang yang berkeliaran di kawasan tersebut sehingga rawan terjadi tindakan kriminal.
Kabiro buru (M.Masuku)

Dalam Kondisi Hujan dan Lumpur, Bupati Bandung Kang DS, Terjun Langsung Cari Tiga Korban Longsor Arjasari

KAB.BANDUNG –YUTELNEWS com|| Hingga hari kedua pencarian tiga korban longsor di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Minggu (7/11/2025), upaya tim gabungan belum membuahkan hasil. Keterbatasan alat membuat proses pencarian berjalan lambat, sehingga Basarnas membutuhkan bantuan alat berat jenis backhoe untuk mempercepat evakuasi.

Mendapat laporan tersebut, Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna tanpa berpikir panjang langsung menerjunkan dua unit alat berat, berukuran besar dan kecil, yang seluruh biaya operasionalnya ditanggung secara pribadi. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya yang turut memimpin jalannya pengerukan sekaligus mengarahkan operator alat berat di lokasi.

Namun, pada petang hari, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena hujan deras yang mengguyur kawasan longsoran, demi keselamatan seluruh petugas.

“Saya terjunkan alat berat karena tidak mungkin pencarian dilakukan secara manual di area yang sangat luas, dengan kondisi lumpur pekat dan batuan besar. Saya ingin jenazah para korban segera ditemukan agar keluarga merasa tenang. Biarlah saya yang menanggung biaya operasional alat berat tersebut,” ujar Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS.

Ia menegaskan, apabila kondisi cuaca memungkinkan, dirinya akan terus terlibat langsung di lapangan dan membantu mengarahkan pengoperasian alat berat.

“Saya berharap dengan bantuan alat berat ini, proses pencarian bisa selesai tidak lebih dari tujuh hari,” tambahnya.

Di lokasi, Kang DS tampak tanpa ragu mengitari area longsor dan bahkan turut berada di kabin alat berat saat proses pengerukan berlangsung. Diketahui, sejak muda ia memiliki pengalaman dalam pengelolaan dan pengoperasian alat berat.

Aksi Kang DS yang terjun langsung menjadi instruktur bagi operator di lapangan menuai apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, relawan, hingga tim Basarnas yang bertugas.

Pada kesempatan tersebut, Kang DS juga mendesak pemerintah pusat agar memperketat aturan hukum dan memberikan sanksi tegas terhadap perusakan hutan dan penebangan liar yang menyebabkan meningkatnya risiko banjir, longsor, dan pergerakan tanah.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya mengajak masyarakat untuk menghentikan perusakan hutan karena dampaknya sangat besar terhadap keselamatan lingkungan.

“Longsor di Arjasari harus menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Jagalah hutan, maka hutan akan menjaga kita,” tegas Asep Romy.

 

Yans.

Pandawa 16 Indonesia Terima Penghargaan Bergengsi di KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang 

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Momen bersejarah tercipta pada Minggu (7/12/2025) saat Pandawa 16 Indonesia menghadiri kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang di Ajala Agusta. Dalam acara tersebut, organisasi yang telah berkiprah selama 18 tahun ini menerima penghargaan khusus dari pihak kampus sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi mereka dalam kegiatan sosial.

Humas Pandawa 16 Indonesia menyampaikan rasa haru dan bangganya atas penghargaan tersebut. “Kami diundang langsung oleh kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang. Selama 18 tahun Pandawa berdiri, baru kali ini kami mendapatkan apresiasi setinggi ini. Insya Allah ke depan Pandawa akan terus mendukung kegiatan sosial, baik dari Sekjen maupun Ketum Pandawa,” ujarnya.

Penghargaan tersebut diberikan berkat kontribusi aktif Pandawa, terutama melalui pembinaan Dewan Teddy Setiadi. “Kami sangat bangga. Terima kasih kepada teman-teman Universitas Muhammadiyah Tangerang, media, dan seluruh mahasiswa yang telah memberikan penghargaan ini,” lanjutnya.

Ketua Umum Pandawa 16 Indonesia, Agus Salim, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi energi baru bagi organisasi. “Alhamdulillah, penghargaan ini luar biasa. Semoga Pandawa 16 semakin maju dan berkembang,” ucapnya dengan penuh optimisme.

Sementara itu, Sekjen DPP Pandawa 16 Indonesia, Pieter P. S. Bn, CPLA, menilai apresiasi yang diberikan kampus sudah sangat layak. “Pandawa 16 sudah 18 tahun berdiri. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa apa yang selama ini diperjuangkan benar-benar dirasakan masyarakat. Ke depan, kami berharap Pandawa dapat terus bersinergi dengan Muspika maupun Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Ia pun menutup dengan harapan agar Pandawa 16 semakin solid, kompak, dan sukses dalam menjalankan misi sosial di tengah masyarakat.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Pangdam III/Slw Pimpin Sertijab Pejabat Kodam

Bandung — YUTELNEWS com|| Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., memimpin acara Tradisi dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) pejabat jajaran Kodam III/Slw, bertempat di Ruang Kodam III/Siliwangi, pada Sabtu (06/12/2025).

Pejabat yang melaksanakan Sertijab adalah Kasdam III/Slw Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, S.E., digantikan oleh Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., yang semula menjabat sebagai Staf Khusus Kasad. Selanjutnya Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, S.E., menduduki jabatan baru sebagai Pa Sahli Tk II Kasad Bid. SDA dan LH.

Kapoksahli Pangdam III/Slw Brigjen TNI Albertus Magnus Suharyadi, S.I.P., M.Si., digantikan oleh Brigjen TNI Robertson Ismail, S.I.P., M.Si., M.M., yang semula menjabat Paban Sahli Kasad Bid Siber. Selanjutnya Brigjen TNI Albertus Magnus Suharyadi, S.I.P., M.Si., menduduki jabatan baru sebagai Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.

Danrem 064/MY Mayjen TNI Edi Saputra, S.I.P., M.Han., digantikan Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M.(Han)., yang semula menjabat Paban IV/Binsiapsat Sopsad. Selanjutnya Mayjen TNI Edi Saputra, S.I.P., M.Han., menduduki jabatan baru sebagai Tenaga Ahli Bid Geografis Lemhanas.

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih S.E , menyampaikan apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut dengan baik.
“Acara lepas sambut ini bukan sekadar sebuah tradisi seremonial, tetapi sebuah momentum yang penuh makna. Kita melepas pemimpin yang telah menorehkan pengabdian terbaiknya, sekaligus menyambut pemimpin baru yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat baru untuk membawa Kodam III/Siliwangi semakin maju,” ucap Pangdam.

Serah terima Pejabat Kodam III/Slw tersebut juga diikuti dengan serah terima pejabat dalam organisasi di lingkungan Kodam III/Slw maupun pengurus Persit KCK PD III/Siliwangi dengan dipimpin oleh Ketua Persit KCK Daerah III/Slw Ny. Riri Kosasih.***

Sumber; Pendam III/Siliwangi.

Yans.

Pelepasan Tim Relawan Bantuan Bencana Alam Kabupaten Pelalawan 11 orang Personil Polres Pelalawan

Pelalawan – yutelnews.com ||Pelepasan Tim Relawan Bantuan Bencana Alam dari Pemerintah Daerah Pelalawan, TNI, Polri, dan Masyarakat ke Lokasi Bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Taman Bola Mini Soccer Pkl. Kerinci. Acara ini dipimpin oleh Bupati Pelalawan H. ZUKRI MISRAN, SM., MM, didampingi Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedera, S.I.K, Minggu 07/12/2025.

Hadir dalam acara ini antara lain Sekda Pelalawan Sdr. H. T. ZULFAN, SE, Ka Laksa BPBP Kab. Pelalawan Sdr. ZULFAN, SP.i., M. Si, Kepala Pemadam Kebakaran Kab. Pelalawan Sdr. INDRAWAN PUTRA, SE, Kadis Sosial Kab. Pelalawan Sdr. Drg. ERWIN ROMMEL NAINGGOLAN, S. Sos, Kabag Ops Polres Pelalawan AKP YULHAIRI, SH., MH, Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP TATIT RIZKYAN HANAFI, S.T.K., S.I.K, Kasubbagbinops Bag Ops Polres Pelalawan AKP SURYA GUNAWAN SARAGIH, SH, Kasikum Polres Pelalawan AKP LISTON SIHOMBING, SH., MH, Kasiwas Polres Pelalawan WEL ETRIA, S.S., M.H, Kasat Reskrim Polres Pelalawan I GEDE YOGA EKA PRANATA, K, S.I.K, M.H, Kasat Intel Polres Pelalawan IPTU IRMANSYAH, SH, dan Kasat Pol PP Kab. Pelalawan Sdr. TENGKU JUNAIDI, M. Ap.

Bupati Pelalawan H. ZUKRI MISRAN, SM., MM, dalam penyampaiannya menyampaikan bahwa keberangkatan tim relawan ini adalah untuk menolong korban bencana dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. “Kepada seluruh relawan yang berangkat hari ini, saya berpesan kepada relawan untuk niatkan dalam hati bahwa keberangkatan ini untuk menolong korban bencana guna mendapatkan Ridho dari Allah SWT,” ujarnya.

Pemerintah Daerah Pelalawan juga memberikan bantuan berupa Sembako, Air Mineral, Obat-obatan, Dana, dan hal lainnya, serta mengirimkan 2 unit alat berat yang ditujukan ke Prov. Simbar. “Donasi bantuan masih berjalan dan akan terus berjalan dengan harapan bisa membantu saudara-saudara yang kesulitan, kesusahan baik yang berada di Prov. Aceh, Sumut, dan Sumbar,” tambah Bupati.

Tim Relawan Bantuan Bencana Alam yang berangkat menuju lokasi bencana di Prov. Sumatra Barat terdiri dari Polres Pelalawan 11 dipimpin oleh AKP Wel Etria, SH, M.H, IPTU Muslim SH dan IPTU Renius Sinaga dan 8 orang lagi terdiri dari Bintara dan 8 Personil, Damkar Kab. Pelalawan 5 orang, BPBD Kab. Pelalawan 6 orang, Tagana Kab. Pelalawan 5 orang, dan Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kab. Pelalawan 30 orang.

Acara Pelepasan Tim Relawan Bantuan Bencana Alam berakhir sekira pukul 10.30 Wib, selama acara berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman kondusif.

Dengan keberangkatan tim relawan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kegiatan ini merupakan salah satu contoh kepedulian masyarakat Pelalawan terhadap korban bencana alam, dan semoga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk membantu sesama yang membutuhkan.|| AS

UNIVERSITAS MPU TANTULAR GELAR KKN DI DESA CISANDE Penyuluhan Hukum Perkuat Kesadaran Warga Hadapi “Penyakit Masyarakat”

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Universitas MPU Tantular Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang digelar pada 6–7 Desember 2025, para mahasiswa Fakultas Hukum turun langsung memberikan penyuluhan hukum kepada warga Desa Cisande, Kecamatan Cantayan, Kabupaten Sukabumi.bertemapat di Aula Agusta, minggu (7/12/2025).

Kegiatan ini menjadi sorotan karena menyentuh persoalan-persoalan yang selama ini kerap terjadi di tengah masyarakat seperti peredaran narkoba, bullying, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga persoalan pertanahan.

“Mahasiswa Harus Siap Menjawab Masalah Nyata di Masyarakat”

Dosen Universitas MPU Tantular, Dr. Suyud Margono, menegaskan bahwa KKN ini bukan sekadar kegiatan seremonial, namun benar-benar bentuk nyata Tridharma Perguruan Tinggi.

“Kuliah Kerja Nyata ini merupakan pengabdian langsung kepada masyarakat. Mahasiswa memberikan penyuluhan hukum untuk persoalan yang nyata, baik soal narkoba, bullying, KDRT sampai masalah pertanahan. Mereka harus siap menjelaskan sekaligus merespons persoalan-persoalan hukum yang terjadi,” ujar Dr. Suyud kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa penyuluhan ini difokuskan hanya untuk warga Desa Cisande sebagai dukungan terhadap kebutuhan pemahaman hukum masyarakat setempat.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Dedi Haryadi, yang hadir langsung membuka kegiatan KKN, memberikan apresiasi besar. “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya Universitas MPU Tantular. Penyadaran hukum seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama terkait regulasi yang menyangkut penyakit-penyakit masyarakat,” tegas Dedi.

Ia juga menyoroti pentingnya mendorong perangkat desa agar semakin melek hukum. “Kami berharap dengan adanya KKN ini masyarakat semakin sadar hukum. Pemerintah Desa Cisande juga harus lebih didorong untuk memahami regulasi, karena masih banyak aturan yang kadang belum dipahami sehingga pelaksanaan kegiatan di desa tidak sesuai regulasi,” tambahnya.

Kegiatan penyuluhan berjalan interaktif. Warga aktif bertanya, khususnya terkait kasus-kasus yang kerap muncul seperti sengketa tanah dan maraknya pergaulan remaja yang mengarah pada bullying.

Program KKN Universitas MPU Tantular ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran hukum warga Cisande, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam membantu menyelesaikan masalah sosial di masyarakat.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Brimob Tidak Meninggalkan Siapa Pun: Penemuan Jenazah Samsimar Jadi Bukti Kesetiaan pada Kemanusiaan

YUTELNEWS.com | Pekanbaru- Suasana haru menyelimuti Kampung Tanjung, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, ketika personel BKO Aman Nusa II Satuan Brimob Polda Riau berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah salah satu korban banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut. Sabtu (06/12/2025).

Korban yang ditemukan atas nama Samsimar, perempuan berusia 65 tahun, telah dinyatakan hilang sejak bencana terjadi beberapa hari lalu. Upaya pencarian dilakukan tanpa henti oleh tim yang menyusuri puing-puing bangunan, gundukan lumpur, hingga jalur aliran sungai yang rusak akibat terjangan banjir. Tekad kuat dan ketulusan para personel menjadi dorongan utama dalam misi yang tidak hanya menuntut ketahanan fisik, tetapi juga keteguhan hati.

Evakuasi jenazah Samsimar berlangsung dengan penuh kehati-hatian dan penghormatan. Tangis keluarga pecah saat jenazah akhirnya berhasil dibawa ke tempat yang aman.

Kehadiran para personel Brimob bukan hanya sebagai penyelamat, tetapi sebagai saudara sebangsa yang turut merasakan luka yang sama.

Di tengah suasana duka tersebut, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus apresiasi terhadap perjuangan seluruh anggota di lapangan.

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhumah Ibu Samsimar. Tidak ada yang mudah dalam operasi kemanusiaan ini, namun kami berkomitmen untuk terus berada di garis terdepan demi masyarakat. Setiap korban adalah bagian dari keluarga besar kita semua. Kami pastikan pencarian dan bantuan tidak akan berhenti sampai seluruh warga ditemukan dan dievakuasi,” tegas Dansat Brimob.

Beliau juga menekankan bahwa tugas kemanusiaan adalah panggilan hati yang melekat pada jiwa setiap prajurit Brimob. Semangat pengorbanan ini diharapkan menjadi kekuatan bagi masyarakat yang sedang dilanda duka dan kehilangan.

Semoga almarhumah Samsimar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Di tengah cobaan besar ini, bangsa Indonesia kembali menunjukkan bahwa kepedulian dan persatuan adalah fondasi yang tidak akan runtuh oleh bencana apa pun.

Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban dapat ditemukan. Negeri ini berduka, namun tetap saling menggenggam untuk bangkit bersama.

AS

Polsek Pangean Tangani Laka Tunggal L300 Bermuatan Durian di Jalan Lintas Teluk Kuantan–Rengat

YUTELNEWS.com | Kuantan Singingi- Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Lintas Teluk Kuantan–Rengat, Desa Sako, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi. Kecelakaan melibatkan satu unit mobil Mitsubishi L300 Pick Up yang membawa muatan durian. Sekitar pukul 10.30 WIB, Minggu (7/12/2025).

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pangean IPTU Aman Sembiring S.H., menjelaskan bahwa kendaraan datang dari arah Sumatera Barat menuju Sei Lala. Saat melintasi tikungan di kawasan Desa Sako, mobil diduga kehilangan kendali karena permukaan jalan licin yang diduga akibat tumpahan minyak.

“Berdasarkan keterangan pengemudi, kendaraan tergelincir saat melintas di tikungan karena adanya tumpahan minyak di permukaan jalan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” tegas Kapolsek Pangean.

Pengemudi bernama Inisial DK (32), warga Kabupaten Solok Selatan, selamat tanpa mengalami luka. Tidak ada korban lain dalam peristiwa tersebut. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan sekitar Rp500 ribu.

Kecelakaan terjadi saat kondisi cuaca cerah dengan arus lalu lintas sepi. Jalan beraspal dan memiliki marka lengkap, namun tikungan di lokasi kejadian memiliki kontur yang rawan, dengan lebar jalan sekitar 6 meter dan berada di lingkungan perkebunan masyarakat.

Saksi di lokasi, inisial R (33), warga Desa Pulau Rengas, menyampaikan bahwa ia melihat kendaraan sudah dalam posisi terbalik setelah terdengar suara benturan keras dari arah jalan.

Pihak Polsek Pangean yang menerima laporan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mencatat identitas pengemudi dan saksi-saksi, serta meneruskan laporan kepada Unit Laka dan pimpinan Polres Kuantan Singingi.

Kapolsek Pangean juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melintasi jalur tikungan, terutama apabila kondisi jalan tampak licin atau terdapat tumpahan minyak yang dapat membahayakan keselamatan.

“Keselamatan berkendara sangat bergantung pada kewaspadaan masing-masing pengendara. Kami terus mengingatkan agar pengendara selalu berhati-hati, terutama di jalur rawan kecelakaan,” tambahnya.

Sumber:  Humas Polres Kuantan Singingi.

AS

 

Mahasiswa UMT Soroti Maraknya Kasus Pelecehan Anak & Jeratan Rentenir, Gelar Edukasi Hukum di Desa Cisande

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak serta banyaknya warga yang terjebak praktik rentenir mendorong Kelompok 1 Mahasiswa Universitas Mpu Tantular (UMT) untuk melakukan edukasi hukum di Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini juga mendapat perhatian serta dukungan dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, yang menilai langkah mahasiswa sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masalah sosial yang tengah terjadi.

Kegiatan penyuluhan tersebut dipimpin oleh Randy Octora dan Sang Putu Mahardika bersama rekan-rekan mahasiswa UMT. Randy menyampaikan bahwa dua isu besar tersebut sudah masuk kategori darurat sosial.

“Kasus pelecehan terhadap anak semakin mengkhawatirkan. Selain itu, banyak warga terjerat rentenir karena minimnya pemahaman hukum. Karena itu kami merasa wajib hadir memberikan edukasi,” ujarnya.

Program ini merupakan implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) UMT, di bawah arahan Kaprodi Hukum UMT, Dr. Appe Hutahuruk, SH, MH, serta dukungan penuh Dekan Fakultas Hukum UMT, Dr. Suyud, dan jajaran sivitas akademika.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menyampaikan materi mengenai:

Pencegahan pelecehan seksual pada anak

Perlindungan hukum bagi korban

Bahaya jeratan rentenir

Konsekuensi hukum pinjaman ilegal

Akses masyarakat terhadap bantuan hukum

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, mengapresiasi langkah mahasiswa yang turun langsung ke masyarakat.

Teddy menilai edukasi hukum seperti ini sangat dibutuhkan, terutama di wilayah pedesaan yang masih minim informasi hukum. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.

Kegiatan penyuluhan disambut antusias oleh warga Desa Cisande. Diskusi berlangsung interaktif, disertai testimoni warga yang selama ini mengalami kesulitan mengakses informasi hukum.

Sang Putu Mahardika berharap program ini memberi manfaat berkelanjutan.

“Kami ingin meninggalkan jejak positif dan menjadi bukti pengabdian mahasiswa UMT kepada masyarakat. Semoga sinergi antara Desa Cisande dan UMT dapat terus terjalin,” ujarnya.

Program ini tidak hanya memperkuat komitmen akademisi terhadap persoalan sosial, tetapi juga menjadi bukti bahwa edukasi hukum yang tepat mampu menjadi benteng awal bagi masyarakat dalam melindungi diri, keluarga, dan masa depan mereka.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Mahasiswa UMT Soroti Maraknya Kasus Pelecehan Anak & Jeratan Rentenir, Gelar Edukasi Hukum di Desa Cisande

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Keprihatinan atas tingginya angka pelecehan seksual terhadap anak serta maraknya warga yang terseret jeratan rentenir mendorong Kelompok 1 Mahasiswa Universitas Mpu Tantular (UMT) untuk turun langsung ke tengah masyarakat Desa Cisande. Kegiatan edukasi hukum ini menjadi sorotan publik setelah diwakili oleh Randy Octora dan Sang Putu Mahardika dkk. yang memaparkan hasil penelitian mereka kepada media.

Menurut Randy, fenomena dua persoalan besar ini tak bisa lagi dipandang sebelah mata.

“Kami melihat kasus pelecehan sosial terhadap anak semakin mengkhawatirkan. Masyarakat harus memahami cara pencegahan, perlindungan, dan langkah hukum yang benar. Selain itu, banyak warga terjerat rentenir karena kurangnya literasi hukum terkait pinjaman ilegal. Karena itu, kami merasa wajib memberikan edukasi,” tegasnya.

Tidak hanya sekadar kegiatan pengabdian, program ini juga digelar sebagai implementasi kurikulum berdampak (Outcome Based Education/OBe) yang ditekankan oleh pihak kampus. Seluruh rangkaian acara berlangsung atas arahan Kaprodi Hukum UMT, Dr. Appe Hutahuruk, SH, MH, yang turut memberikan dukungan penuh bersama jajaran sivitas akademika serta Dekan Fakultas Hukum UMT, Dr. Suyud.

Mahasiswa memberikan penyuluhan mengenai:

• Pencegahan pelecehan seksual pada anak

• Perlindungan hukum bagi korban

• Bahaya jeratan rentenir

• Konsekuensi hukum pinjaman ilegal

• Cara masyarakat mengakses bantuan hukum

Kegiatan lapangan ini disambut hangat oleh warga Desa Cisande. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat berlangsung interaktif, penuh diskusi mendalam, serta diwarnai testimoni warga yang selama ini kesulitan mendapatkan akses informasi hukum.

Kelompok 1 berharap langkah kecil ini menjadi kontribusi nyata UMT untuk masyarakat luas.

“Kami ingin kegiatan KKN ini meninggalkan jejak positif, menjadi bentuk pengabdian dan keberpihakan UMT terhadap masyarakat. Semoga hubungan baik antara Desa Cisande dan mahasiswa Universitas Mpu Tantular dapat terjalin sepanjang masa,” ujar Sang Putu menyampaikan harapan akhir.

Program ini tidak hanya menegaskan komitmen dunia akademik terhadap persoalan sosial, tetapi juga membuktikan bahwa edukasi hukum yang tepat dapat menjadi benteng pertama bagi masyarakat dalam melindungi diri, keluarga, dan masa depan mereka.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.