Anggota Dewan Teddi Setiadi Hadiri Milad ke-14 BPRP, Ajak Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Teddi Setiadi, menghadiri acara Milad ke-14 Barisan Benteng Raya Padjajaran (BPRP) yang digelar di Banten, Minggu (30/11/2025). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial organisasi.

Acara yang berlangsung di area panggung terbuka itu disambut antusias para anggota BPRP. Spanduk besar bertema “Atas Berkat Rahmat Allah SWT” menghiasi panggung utama tempat Teddi Setiadi menyampaikan sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Teddi Setiadi menyampaikan apresiasi atas kontribusi BPRP dalam menjaga keamanan lingkungan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta kedekatannya dengan masyarakat.

Milad ke-14 ini harus menjadi momentum memperkuat persatuan. Saya mengapresiasi BPRP yang terus hadir dalam kegiatan sosial dan ikut menjaga kondusivitas. Semoga ke depan semakin solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Teddi di hadapan para anggota dan tamu undangan.

Selain sambutan, rangkaian kegiatan juga meliputi doa bersama, pemotongan tumpeng, serta pemberian santunan kepada anak yatim yang hadir. Kehadiran Teddi Setiadi semakin menambah semangat peserta dan menjadi bentuk dukungan kepada organisasi yang sudah berdiri lebih dari satu dekade tersebut.

Pihak panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran serta perhatian yang diberikan oleh Anggota Dewan Teddi Setiadi dalam peringatan Milad kali ini.

 

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Bupati Bandung Kang DS, Dorong Siapkan Bonus Atlet, Optimistis Raih 100 Emas di Forprov 2026

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung sepenuhnya kesiapan atlet cabang olahraga berkuda menuju Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) Jawa Barat 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Bandung di Rumah Dinas Bupati,pada Sabtu (29/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan atlet, pelatih, serta berbagai kebutuhan teknis yang diperlukan dalam menghadapi ajang Forprov mendatang. Bupati, yang akrab disapa Kang DS ini juga menekankan bahwa Pemkab Bandung siap all out mendorong capaian prestasi dan optimistis dapat meraih target 100 medali emas pada Forprov 2026.

“Pemerintah Kabupaten Bandung siap mendukung Pordasi. Pada pelaksanaannya nanti kami akan hadir secara langsung untuk memberikan semangat kepada para atlet,” ujar Kang DS.

Sebagai wujud perhatian pada prestasi olahraga daerah, pemerintah juga telah menyiapkan skema pemberian bonus untuk atlet peraih medali, baik emas maupun perak. Insentif tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi atlet untuk terus menjaga motivasi dan konsistensi latihan.

Kang DS turut mendorong atlet serta pelatih untuk meningkatkan kualitas persiapan, termasuk melalui latihan intensif dan pemenuhan kebutuhan teknis lainnya. Pemerintah daerah juga akan melakukan kunjungan ke sentra latihan guna memastikan kesiapan fisik, kesehatan, dan kebutuhan pendukung para atlet.

Selain itu, Kang DS mengungkapkan bahwa Kabupaten Bandung sebelumnya menjadi salah satu daerah penyumbang medali terbanyak bagi Jawa Barat pada penyelenggaraan PON. Ia berharap capaian tersebut dapat kembali terulang pada Forprov 2026.

Kang DS juga meminta perangkat daerah terkait, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menindaklanjuti kebutuhan yang diperlukan Pordasi. Pemerintah akan terus mencari solusi terbaik dan meningkatkan sinergi dalam upaya memajukan olahraga berkuda serta prestasi daerah secara keseluruhan.

 

Yans.

Bupati Bandung Minta Penebangan Liar di Pengalengan Diproses Hukum, Ini Penghianatan Terhadap Alam.

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menegaskan bahwa penebangan pohon teh secara ilegal di wilayah Kecamatan Pengalengan telah memicu terjadinya banjir bandang.

Ia meminta aparat kepolisian memproses pelaku secara hukum dan memastikan kejadian serupa tidak terulang. katanya di Lahan PT Perkebunan PTPN I Regional 2 Malabar Bojong Waru, Pangalengan pada Sabtu 29/11/2025.

Bupati HM Dadang Supriatna menyampaikan bahwa kawasan Pengalengan memiliki potensi wisata dan kekayaan alam yang sangat luar biasa sehingga tidak boleh dirusak. Ia menegaskan seluruh pihak harus menjaga lingkungan demi keselamatan warga.

“Sudah terjadi penebangan pohon teh yang menyebabkan banjir bandang. Pak Camat, Pak Dewan, dan masyarakat juga sudah mengeluhkan hal ini. Kami bergerak cepat agar kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Bupati Bandung juga meminta Kapolresta Bandung,Dandim, untuk mengambil langkah hukum terhadap para pelaku. Menurutnya, pemerintah daerah bersama Gubernur Jawa Barat, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 malabar, dan jajaran Forkopimda akan melakukan penanaman kembali di lahan yang rusak.

“Pak Gubernur sudah memberikan instruksi bahwa lahan-lahan yang rusak akan dilakukan penanaman ulang. Kami juga mendorong PT PTPN agar menanami kembali areal-areal lama yang sudah gundul karena inti usaha di wilayah ini memang perkebunan teh,” jelasnya.

Bupati H Dadang Supriatna, mengimbau warga Pengalengan agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga kondusivitas. Ia menekankan bahwa kerusakan lingkungan pada akhirnya akan merugikan masyarakat di sekitar lokasi.

“Kalau lingkungan rusak, banjir dan ancaman terhadap warga pasti terjadi. Karena itu, saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan ini,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025.

“Kami sudah mengidentifikasi para pelaku penebangan dan akan terus mengejar aktor utamanya. Kami mengajak masyarakat bersama pemerintah daerah untuk menjaga lingkungan agar tidak terjadi banjir maupun longsor,” tegasnya.

Menurut data yang diterima pemerintah daerah, luas lahan yang mengalami kerusakan akibat penebangan ilegal mencapai sekitar 150 hektare.***

 

Yans.

Siaga Penuh: Pemuda Kawal Tuntutan Keadilan Untuk Intan

YUTELNEWS.com – Kasus kekerasan rumah tangga yang melibatkan Majikan dan Asisten Rumah Tangga (ART) di Sukajadi, Kota Batam, kini masuk ke tahap penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), di Pengadilan Negeri Kota Batam. Untuk mengawal kasus ini, Koordinator Pemuda Flores Timur, Nus Ata Soge menyeruhkan keadilan untuk Korban, Intan.

Kasus viral, yang menyeret majikan dan Artnya, kini menjadi perhatian semua pihak di Kota Batam. Kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang menodai nilai kemanusian kini, memasuki agenda penuntutan dari jaksa penuntut umum.

Dalam perkara ini, dari fakta persidangan, Majikan yang bernama Roslina, secara kejam menyiksa, Intan selaku Art di rumahnya di Sukajadi Kota Batam, selama hampir enam bulan berturut-turut. Selain penyiksaan fisik, Intan juga dipaksa untuk minum air kloset dan makan kotoran Anjing.

Menyikapi hal ini, Ketua Koordinator Pemuda Flores Timur, Nus Ata Soge, mengatakan terus mengawal kasus ini, sampai ada kekuatan hukum tetap. ” Saya menyerukan kepada seluruh elemen pemuda untuk nemasuki masa siaga penuh menjelang pembacaan tuntutan pada 1 Desember mendatang. Fase ini adalah momen paling krusial dalam upaya kita menegakkan keadilan bagi intan & merlin” ujar Nus Soge.

Nus juga menegaskan, telah melihat bukti kebiadaban Roslina di Persidangan. Kini, kita menanti Ketegasan Jaksa Penuntut Umum. Maka, Nus Soge meminta, JPU agar tidak ragu untuk menjatuhkan tuntutan hukuman terberat untuk terdakwa Roslina.

Di sisi lain, saya mengharapkan agar JPU dan Majelis Hakim mempertimbangkan status merlin sebagai korban sekunder yang dipaksa menjadi pelaku dibawah tekanan ekstrem. Keadilan sejati harus memisahkan, Roslina sebagai dalang kejahatan.

Nus juga mengajak kehadiran para pemuda Folres Timur dan Nusa Tenggara Timur yang berada di Batam, untuk memberikan dukunga Moral kita di Pengadilan. /Red

309 Kepala Sekolah Resmi Dilantik, Bupati Dadang Supriatna: Jam 06.30 Sudah Harus Ada di Sekolah, Tekankan Disiplin Keteladanan!

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna, melantik 309 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Bandung. Pelantikan digelar di Gedung Moch. Toha, Komplek Pemda Soreang, pada Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Dadang yang akrab disapa Kang DS mengatakan pelantikan ini dilakukan lebih cepat karena banyak sekolah yang mengalami kekosongan kepala sekolah. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu proses belajar mengajar.

“Kami mempercepat pelantikan karena banyak sekolah yang mengalami kekosongan kepala sekolah. Jangan sampai kegiatan pembelajaran terganggu,” kata Kang DS.

Ia menjelaskan, Pemkab Bandung sebelumnya mengusulkan hampir 500 calon kepala sekolah kepada Kementerian PAN-RB, BKN, dan Kemendagri. Namun baru 309 orang yang telah memperoleh persetujuan dan dapat dilantik. Sisanya masih menunggu penyelesaian administrasi di tingkat kementerian.

Dalam arahannya, Kang DS menegaskan pentingnya keteladanan dan kedisiplinan bagi para kepala sekolah. Ia meminta kepala sekolah dan guru hadir di sekolah mulai pukul 06.30 WIB.

“Saya ingin kepala sekolah memberi contoh. Jam setengah tujuh sudah ada di sekolah. Guru juga begitu. Biasakan ada salam dan interaksi, supaya terbangun kekompakan,” ujarnya.

Menurut Kang DS, kedisiplinan tersebut penting agar siswa memiliki figur yang bisa ditiru dalam aktivitas belajar maupun perilaku sehari-hari.

Ia juga meminta kepala sekolah aktif menyukseskan berbagai program pendidikan, termasuk program BKN. Kepala sekolah diminta terus berkomunikasi dengan pengawas sekolah, SPBG, dan pihak terkait lainnya.

“Jangan sampai ada siswa yang tertinggal program. Informasi harus sampai,” tegasnya.

Kang DS menambahkan, sekolah harus mampu menjalankan seluruh program dari pemerintah pusat maupun daerah. Adapun calon kepala sekolah yang belum dilantik masih menunggu rekomendasi teknis dari BKN dan akan menyusul pada gelombang berikutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk mengisi kekosongan jabatan yang cukup banyak.

“Alhamdulillah, Pak Bupati telah melantik 309 kepala sekolah. Ini kebijakan strategis karena memang banyak posisi yang kosong dan harus segera terisi,” ujar Asep.

Ia menjelaskan bahwa proses administrasi sudah dilakukan bersama Kemendikdasmen, MENPAN, hingga BKN. Namun beberapa jabatan masih menunggu persetujuan teknis sehingga belum dapat dilantik.

Asep mengatakan, kepala sekolah yang baru dilantik kini memikul dua tugas pokok: sebagai pemimpin pembelajaran dan sebagai manajer satuan pendidikan. Kedua peran itu harus dijalankan secara optimal.

“Perencanaan pendidikan harus matang. Kepala sekolah juga harus memahami aturan dana BOS, revitalisasi, dan lainnya. Kalau aturan dijalankan dengan baik, program akan berjalan lancar,” tuturnya.

Asep mengungkapkan, pelantikan ini juga bertujuan mengurangi sekolah yang sebelumnya dikelola satu kepala sekolah untuk dua lembaga. Meski begitu, masih ada beberapa posisi yang akan segera diisi setelah proses administrasi selesai.

Bupati Dadang menyimpulkan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kepemimpinan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung.***

 

Yans.

PW FRN Riau Mengapresiasi Polda Riau dan Polres Pelalawan atas Pengungkapan Praktik Ilegal Logging

YUTELNEWS.com | Pekanbaru – Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Wilayah Riau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Riau dan Kapolres Pelalawan atas keberhasilan mengungkap kasus praktik ilegal logging di Kabupaten Pelalawan, Kamis (27/11/2025).

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas aktivitas ilegal yang merusak lingkungan, khususnya pembalakan liar di kawasan konservasi Suaka Margasatwa Kerumutan dan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

PW FRN Riau juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pelalawan, AKBP Jhon Louis Letedera, S.I.K., atas upayanya menjaga kelestarian lingkungan serta kawasan hutan konservasi di wilayah tersebut.

“Keberhasilan Kapolda Riau ini bukan hanya kemenangan aparat penegak hukum, tetapi juga kemenangan bagi masyarakat dan generasi mendatang. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan hutan kita demi masa depan anak cucu,” ujar perwakilan PW FRN Riau.

Tindakan tegas yang dilakukan Polda Riau bersama jajaran Reskrim Polres Pelalawan dinilai sebagai langkah nyata yang selama ini ditunggu publik dalam penanganan kasus pembalakan liar.

Masyarakat Riau berharap penegakan hukum oleh Polda Riau terus konsisten dalam memberantas aktivitas yang merusak lingkungan, terutama kejahatan ilegal logging di Bumi Lancang Kuning.

Keberhasilan Polres Pelalawan mengamankan enam pelaku praktik ilegal logging menjadi bukti konkret keseriusan aparat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di wilayah Riau.

PW FRN Riau juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga hutan dan lingkungan. “Jika bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tutupnya.

AS

Siapkan 4 Skema Pendanaan, Bupati Bandung Percepat Libatkan Semua Pihak dari Dinas Hingga Pengusaha Penanganan Banjir Sapan Tegalluar

BANDUNG – Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menunjukkan keseriusannya untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang kerap menggenangi beberapa wilayah di Kabupaten Bandung.

Setelah sukses mengatasi banjir di kawasan Cidawolong Kecamatan Majalaya, Solokanjeruk, Rancaekek, dan membentuk panitia pentahelix penanganan banjir Dayeuhkolot, kali ini Bupati Dadang Supriatna fokus untuk menangani banjir yang kerap menerjang kawasan Sapan Tegalluar Kecamatan Bojongsoang.

Keseriusan dan komitmen Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut dibuktikan dengan menggelar kegiatan Sosialisasi Penanganan Banjir wilayah Sapan Tegalluar dengan cara Pentahelix di Kantor Desa Tegalluar, pada Kamis (27/11/2025).

Dalam sosialisasi tersebut hadir pula Kepala Dinas PUTR, Perkimtam, DLH, Camat Bojongsoang, DPMTSP, Kepala Desa Tegalluar, perwakilan perusahaan dan tamu undangan lainya.

“Hari ini kita kumpulkan para pengusaha dan berbagai stakeholder di kawasan Tegalluar. Kita ingin bersama-sama menyelesaikan banjir yang kerap menerjang kawasan Sapan Tegalluar,” ujar Kang DS usai kegiatan sosialisasi pentahelix.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sengaja mengundang seluruh pengusaha di kawasan Kota Baru Tegalluar karena menurutnya, penyelesaian banjir Sapan Tegalluar tidak akan selesai tanpa kolaborasi dengan para pengusaha.

Ia menyebut para pengusaha wajib terlibat dalam penyelesaian banjir Tegalluar. Sebab, satu-satunya cara untuk mengatasi banjir Tegalluar adalah dengan cara pembuatan embung, folder atau danau-danau penampung air hujan dan banjir.

“Pada prinsipnya para pemilik lahan sudah setuju dan siap, tinggal ditindaklanjuti secara teknis, entah itu bikin penyataan atau hibah dan segala macamnya sehingga nanti aman,” jelas Kang DS.

Bupati mengaku sangat bersyukur karena sudah ada beberapa perusahaan yang siap menghibahkan lahannya untuk pelebaran selokan maupun pembuatan folder untuk menampung air banjir.

“Dan alhamdulilah ada beberapa perusahaan yang sudah siap,” kata Bupati.

Dalam upaya mengurangi resiko banjir, Pemkab Bandung memulai program pelebaran solokan terutama di titik-titik kritis. Rencana pelebaran saluran ditargetkan mencapai 2 hingga 3 meter, menyesuaikan debit air dan kebutuhan teknis.

Kang DS juga mengungkapkan bahwa normalisasi beberapa aliran sungai dan saluran irigasi sedang dipersiapkan, termasuk Sungai Cipangkolan Lama dan sejumlah solokan yang kondisinya telah dangkal.

“Banyak selokan yang sudah hampir rata dengan sawah. Semua itu akan kita perbaiki bertahap,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bedas menjelaskan bahwa kawasan Kota Baru Tegalluar yang mencakup kurang lebih 3.500 hektare memiliki aturan tegas terkait kewajiban pengusaha dalam penyediaan ruang terbuka khususnya untuk folder, danau penampungan, serta area keselamatan banjir.

“Dalam Peraturan Daerah, khususnya Pasal 63 Ayat 3, sudah jelas bahwa setiap pemohon izin wajib menghibahkan 10 persen dari lahan yang diusulkan untuk kebutuhan penanganan banjir. Ini aturan yang harus dipatuhi,” tegas Bupati.

“Jadi jangan sampai izin sudah keluar, tapi lupa kepada kewajiban. Jangan sampai nanti pemerintah yang memaksa, tapi saya berharap ada kesadaran dari seluruh pengusaha di kawasan Tegalluar. Tanpa diminta pun dapat memberikan kewajiban,” tegasnya.

Untuk mempercepat realisasi program penanganan banjir, Pemkab Bandung menyiapkan skema pendanaan dari empat sumber, yaitu dari APBD Kabupaten Bandung, BBWS, APBD Provinsi dan dari sumber pentahelix. Artinya dari partisipasi masyarakat dan para pelaku usaha di kawasan Tegalluar.

Bupati Bandung kembali mengajak agar seluruh pengusaha di kawasan Tegalluar menunjukkan komitmen dan kesadaran tanpa harus menunggu tindakan tegas.

“Ini bukan soal memaksa. Ini kewajiban yang sudah diatur dalam Perda. Jangan sampai izin usaha berjalan, tapi kewajibannya dilupakan. Pemerintah akan memastikan semuanya taat aturan demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.(*)

 

Yans.

Atasi Banjir, Bupati Bandung Ancam Cabut Izin Usaha Bagi yang Tidak Penuhi Kewajiban Perda RTRW.

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan kepada para pelaku usaha dan industri yang membangun usahanya di Kawasan Kota Baru Tegalluar untuk memenuhi kewajibannya berupa hibah lahan minimal 10% dari total luas lahan yang digunakannya.

Sebab menurut bupati kewajiban tersebut tercantum dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) Kabupaten Bandung khususnya Pasal 63 ayat 3.

Hibah lahan 10% tersebut untuk kepentingan penyediaan lahan penampungan air baik berupa polder, embung-embung maupun danau, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Hal itu ditandaskannya saat Rapat Koordinasi Sinergitas Pentahelix Penanganan Banjir di Wilayah Sapan Tegalluar, di Aula Kantor Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Kamis 27 November 2025.

Kalau berdasarkan regulasi Perda RTRW, kata bupati, pihaknya punya alasan mendasar untuk menagih kewajiban para pelaku usaha di Kawasan Kota Baru Tegalluar.

“Kalau tidak bisa memenuhi kewajiban perda, saya berhak mencabut surat izin operasional usaha yang sudah dikeluarkan, setelah diberikan surat peringatan satu sampai tiga,” tandas Bupati Kang DS.

Sementara pentahelix penanganan banjir di wilayah Sapan Tegalluar secara teknis sudah dimulai dengan normalisasi saluran air dengan pengerukan dan pelebaran solokan atau drainase.

“Nanti kita normalisasi juga saluran Sungai Cipamokolan Lama dan solokan yang sudah dangkal,” kata Kang DS.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menambahkan, Kawasan Kota Baru Tegalluar merupakan daratan terendah di Bandung Raya.

“Jadi, selama kawasan Tegalluar ini tidak dibuatkan danau-danau penampung air, maka banjir di kawasan ini tetap tidak bisa terkendali,” jelas Zeis.

Ia menyebut dari total luas Kawasan Kota Baru Tegalluar seluas 3.500 hektare, maka dibutuhkan lahan danau seluas 130 Ha.(*)

 

Yans.

Musrenbangdes Sekarwangi Digelar, Usulan Warga Menggema untuk RKPDes 2026–2027

Yutelnews.com//

SUKABUMI – Suasana Aula Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, penuh energi saat kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) resmi dibuka. Forum strategis untuk penyusunan RKPDes 2026 dan DU 2027 ini dihadiri perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, perwakilan kecamatan, hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan arah prioritas pembangunan desa pada dua tahun mendatang, mulai dari infrastruktur, penguatan layanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Peserta yang hadir aktif menyampaikan usulan, terutama terkait perbaikan jalan lingkungan, peningkatan fasilitas umum, serta program sosial yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan warga.

Kepala Desa Sekarwangi, Abeng Baenuri, menegaskan bahwa Musrenbangdes bukan acara seremonial semata, tetapi momentum penting untuk memastikan pembangunan desa berjalan tepat sasaran.

“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Semua usulan akan kami tampung dan pilah berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran. Tujuan kami satu: pembangunan harus terasa langsung manfaatnya oleh warga,” tegas Abeng Baenuri di hadapan peserta.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyusunan RKPDes. “Kami ingin Sekarwangi terus maju. Dengan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, insyaAllah pembangunan ke depan akan lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Forum Musrenbangdes ditutup dengan kesepakatan bersama untuk merumuskan RKPDes yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Harapannya, Desa Sekarwangi mampu menghadirkan program-program progresif yang berdampak nyata pada kesejahteraan warganya.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Lanud Raden Sadjad Natuna Perkuat Sinergi DPR RI dan Pemkab Natuna

Yutelnews.com//

Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., diwakili
Kadisops Kolonel Pnb Dion Aridito, S.T., M.M., menyambut kedatangan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin, S.I.P., M.Si., Rabu (26/11/2025).

Penyambutan berlangsung di Bandara Raden Sadjad Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, dalam rangka kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke wilayah perbatasan.

Rapat digelar di Ballroom Gajah Mina Adiwana Sejuba Resort Natuna, membahas permasalahan batas wilayah negara, aspek pertahanan dan keamanan, serta revitalisasi fungsi Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi atas kunjungan DPR RI serta berharap aspirasi daerah perbatasan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan yang berpihak pada masyarakat Natuna.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI mengatakan bahwa Natuna memiliki nilai strategis nasional karena berada di garis depan perbatasan laut serta menjadi salah satu pusat energi nasional.

Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menghimpun data faktual terkait pertanahan, tata kelola wilayah perbatasan, serta penguatan fungsi PLBN sebagai simpul aktivitas ekonomi warga.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan jamuan makan malam di Gedung Daerah Kabupaten Natuna bersama unsur Forkopimda, TNI-Polri, dan jajaran pejabat pemerintah daerah.

(Reporter :bani)

Tim Tabur Kejati Sulsel Tangkap Buronan Kejari Jayapura Terkait Kasus Pemalsuan Surat

Yutelnews.com//

Sulsel  —Tim Gabungan Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) berhasil mengamankan seorang buronan (DPO) yang masuk dalam daftar pencarian orang Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura, Papua. Buronan tersebut ditangkap di wilayah Kota Makassar setelah melarikan diri dari proses eksekusi

Detail Penangkapan

•. Hari/Tanggal: Rabu, 26 November 2025

•. Lokasi Penangkapan: Sebuah Ruko di Jalan Cakalang Raya Nomor 3A, Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

•. Tim Gabungan: Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejati Sulsel, Tim Intelijen Kejari Jayapura, dan didukung oleh Tim Intelijen Cabang Kejaksaan Negeri Pelabuhan Makassar.

Identitas dan Status Buronan

Buronan yang diamankan tersebut beridentitas:

* Nama: TONY GOSAL alias WELLY

* Usia: 47 Tahun (Lahir di Palopo, 09 Januari 1978)

* Pekerjaan: Wiraswasta

* Kasus: Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen/Surat Perusahaan

Penangkapan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Operasi Intelijen Kejati Sulsel Nomor: SP.OPS–1439/P.4/Dti.2/11/2025 tanggal 21 November 2025, menyusul permintaan bantuan resmi dari Kejaksaan Negeri Jayapura.

Latar Belakang Perkara

Tony Gosal alias Welly dinyatakan sebagai buronan Kejaksaan Negeri Jayapura karena tidak mengindahkan panggilan jaksa eksekutor untuk menjalani hukuman

“Yang bersangkutan adalah terpidana berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 793K/Pid/2024 tanggal 4 Juli 2024. Perkara yang menjeratnya adalah Tindak Pidana Pemalsuan Dokumen/Surat dengan hukuman 1 tahun penjara. Setelah putusan berkekuatan hukum tetap, terpidana memilih kabur dan terdeteksi berada di Makassar,” jelas Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi.

Proses Selanjutnya

Proses pengamanan buronan ini berjalan aman dan lancar. Setelah diamankan, terpidana dibawa menuju Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan administrasi

Selanjutnya terpidana akan diserahterimakan dari Tim Tabur Kejati Sulsel kepada Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jayapura untuk segera dilakukan eksekusi dan menjalani masa pidana di Lapas Klas 1A Gunung Sari Makassar.

Kejati Sulsel menegaskan bahwa operasi penangkapan buronan ini merupakan komitmen Kejaksaan dalam menjamin setiap eksekusi pengadilan dapat dieksekusi secara menyeluruh dan untuk menekan angka buronan yang berkeliaran di masyarakat.

Selama 1 bulan, Tim Tabur Kejati Sulsel dibawah Arahan Kajati Dr Didik Farkhan Alisyahdi dan Asintel, Ferizal telah berhasil mengamankan 4 orang DPO di berbagai wilayah Kejati Sulsel dan di luar Sulsel.
(abh algifari)

Kasus Hilangnya Ribuan Minyak Goreng Batang dan Respons Publik

BATANG, JAWA TENGAH, YUTELNEWS.COM —Kasus hilangnya ribuan minyak goreng di Batang, Jawa Tengah, senilai sekitar Rp400 juta, menjadi sorotan publik. Sudah 17 hari sejak laporan dilaporkan namun belum ada penangkapan pelaku meski bukti sudah ada pada, Rabu (26/11/2025).

Kejadian Agung Tirtayasa membeli minyak dari PT Abim yang diangkut oleh sopir Slamet Muhammad Hidayat. Sopir meminta tambahan biaya dan setelah komunikasi terputus truk ditemukan di Indramayu tanpa muatan.

Tim Polres Batang memiliki bukti seperti rekaman video dan pengakuan sopir serta menemukan barang bukti minyak di rumah pelaku bernama Andi.

Hingga 26 Oktober 2025 belum ada pelaku yang ditahan termasuk sopir dan pelaku utama Andi yang melarikan diri.

Publik mempertanyakan mengapa sopir yang berinformasi vital dilepas identitas pelaku diketahui tetapi tidak ditindak dan mengapa pelapor tidak mendapatkan salinan laporan.

Korban Agung Tirtayasa, sebagai pelapor merasa kecewa karena tidak ada kemajuan serta tidak mendapatkan salinan laporan resmi.

Kasus ini menimbulkan kekecewaan dan dugaan hambatan dalam penyidikan serta menjadi ujian bagi integritas Polres Batang dalam menangani kasus.

Publik mendesak perhatian dari Kapolda Jateng / Kapolri agar penyidikan dapat dilakukan secara transparan dan adil.

(M.Effendi)

Masalah Dugaan Pengeroyokan telah Selesai Lewat Jalur Perdamain, Tim LBH CCI Kota Batam Apresiasi Polsek Lubuk Baja

YUTELNEWS.com | Tim Lembaga Bantuan Hukum Cendrawasih Celebes Indonesia (LBH-CCI) bersama pihak keluarga Pertama apresiasi Polsek Lubuk Baja atas Terjadinya Perdamaian kedua belah pihak. Tidak sampai 24 Jam, Penyelesaian ini tentu sangat luar biasa dan tepat bagi masing-masing pihak. Rabu (26/11/25).

Yusman Ketua LBH CCI dan Wawan selaku Sekretaris sekaligus mewakili keluarga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polsek Lubuk Baja.

“Kami sangat apresiasi kepada Penyidik Polsek Lubuk Baja yang telah memfasilitasi perdamaian kedua belah pihak, tentu ini sangat luar biasa, Musyawarah dan Mufakat serta kekeluargaan lebih diutamakan daripada Hukum Pidana yang terjadi. Kami mewakili Keluarga dari M. Gulo mengucapkan terimakasih kepada Polsek Lubuk Baja,” Ucap Wawan.

Yusman menambahkan bahwa Musyawarah merupakan suatu proses diskusi dan perundingan bersama antara dua pihak atau lebih untuk mencapai keputusan yang disepakati bersama (mufakat). Proses ini mengedepankan semangat kebersamaan, keterbukaan, dan saling menghargai pendapat, serta menjadi perwujudan dari nilai demokrasi Pancasila, khususnya sila keempat.

Ket. Foto (Wawan Sekretaris), Kanan (Yusman, Ketua LBH CCI Batam)

Kronologis

Bahwa Sehubungan dengan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan dan atau pengeroyokan yang terjadi pada hari rabu (26 november 2025 sekira pukul 16.30 wib di depan masjid Darul Hikmah rt 001 / rw 005 Kelurahan Kampung Pelita Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam yang dilakukan oleh anak pihak pertama (I) kepada pihak kedua (II) dan juga dilakukan oleh pihak kedua kepada anak pihak pertama, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

Adapun kesempatan kesepakatan kedua bola pihak sebagai berikut.

  • Pihak pertama dan pria kedua sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan
  • Pihak pertama dan pihak kedua bersedia untuk saling memaafkan.
  • Pihak pertama dan pihak kedua bersedia untuk tidak saling mengganggu
  • Pihak pertama M. Gulo dan pihak kedua (M. Yusuf) bersedia untuk tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari kepada warga di lingkungan tempat tinggalnya.

Apabila kedua belah pihak melanggar kesepakatan tersebut di atas maka kedua belah pihak bersedia dituntut sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia.

Kesepakatan ini dilakukan dengan atas kesadaran diri masing-masing Pihak tanpa ada pengaruh atau intervensi manapun. Perdamaian itu disaksikan oleh Pihak Kedua Slamet Haryanto dan Sadarman Gulo. /Red

Erna Eryana Sobari, Alumni Bela Negara Batch I 2024, Sampaikan Ucapan Inspiratif di Hari Guru Nasional 2025

YUTELNEWS.com | Bandung- Peringatan Hari Guru Nasional 2025 menjadi momentum refleksi bagi para pendidik di seluruh Indonesia. Salah satu sosok guru yang memberikan pesan inspiratif adalah Erna Eryana Sobari, Alumni Bela Negara Batch I 2024 sekaligus guru di SMPN 4 Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dalam pernyataannya, Erna menegaskan bahwa peran guru saat ini tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga membentuk karakter dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

“Di Hari Guru Nasional 2025 ini, saya mengajak seluruh pendidik untuk terus menyalakan semangat pengabdian. Guru adalah cahaya yang menerangi perjalanan para penerus bangsa. Setiap langkah kecil yang kita lakukan di ruang kelas adalah kontribusi besar bagi kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Sebagai Alumni Bela Negara Batch I 2024, Erna menyampaikan bahwa nilai-nilai disiplin, cinta tanah air, dan integritas menjadi modal penting bagi para guru dalam menjalankan tugasnya.

“Mari kita terus mengajar dengan hati, membimbing dengan ketulusan, serta menghadirkan perubahan dengan keteladanan. Semoga dunia pendidikan Indonesia semakin maju dan humanis,” tambahnya.

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di SMPN 4 Cileunyi sendiri berlangsung dengan penuh khidmat, diwarnai apresiasi bagi guru serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Dengan pesan inspiratif tersebut, Erna berharap para guru di seluruh Indonesia tetap menjadi pelita yang tidak pernah padam dalam mengantarkan generasi masa depan menuju Indonesia yang lebih berdaya dan berkarakter.

Wowo

Seminar Policy Brief PKN Tingkat II 2025: Pemerintah dan Polri Tekankan Kepemimpinan Visioner serta Ketahanan Pangan Nasional

Bandung – YUTELNEWS com|| Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) Lemdiklat Polri menggelar Seminar Policy Brief Program Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Gelombang I Tahun 2025 di Gedebage, Bandung, pada Rabu (26/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini menghadirkan berbagai pejabat nasional dan menjadi ajang penyampaian rekomendasi strategis dari peserta PKN terkait isu ketahanan pangan dan kepemimpinan visioner.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa dan sambutan dari Kepala Pusdikmin Polda Jabar, Kombes Pol Ruly Agus Pramono, S.I.K. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan nasional.

“Ketahanan pangan adalah proses strategis yang tidak bisa dijalankan sendiri. Diperlukan kolaborasi pemerintah daerah, aparatur, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat agar program berjalan efektif dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Ruli menjelaskan bahwa kurikulum PKN telah dirancang menyeluruh, mulai dari manajemen strategis, kepemimpinan visioner, hingga kewirausahaan. Pembelajaran diawali dengan studi lapangan untuk memberikan pemahaman nyata terhadap tantangan pembangunan di lapangan.

“Para peserta nantinya akan kembali ke instansi masing-masing untuk menerapkan ilmu ini sekaligus memastikan bahwa program nasional berjalan optimal,” tambahnya.

Dalam sesi keynote speech, Staf Ahli Menteri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Anwar Harun Damanik, S.STP., M.M., menyoroti urgensi kepemimpinan visioner dalam menjaga stabilitas negara di tengah dinamika global.

“Tema kita hari ini adalah strategi kepemimpinan visioner untuk mendukung masa depan yang stabil dan aman. Ini adalah tantangan sekaligus tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Anwar memaparkan bahwa pemerintah tengah mempercepat program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa sektor pangan, energi, dan air menjadi tiga pilar yang membutuhkan komitmen kuat dari pemimpin masa kini.

“Kementerian Pertanian telah menyelesaikan berbagai tahapan penting, termasuk penguatan lumbung pangan. Pemerintah juga bekerja sama dengan Polri untuk memastikan program berjalan transparan dan bebas penyimpangan,” tegasnya.

Ketua Panitia sekaligus Direktur RSUD Majalaya, drg. Anang Prasetiyono, Sp.BM (K) menyampaikan bahwa seminar ini merupakan puncak dari rangkaian pelatihan selama empat bulan. Peserta telah melakukan visitasi lapangan ke Indramayu dan Cirebon sebagai bagian dari penyusunan policy brief.

“Melalui policy brief ini, kami memberikan masukan bagi pemerintah terkait ketahanan pangan dan swasembada. Meski lokusnya kecil, bisa dijadikan model untuk skala yang lebih besar,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa ia bertugas memastikan kelancaran kegiatan yang digelar secara hybrid dan dihadiri berbagai kementerian serta lembaga, antara lain Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Bareskrim Polri, dan KMD Agri.

“Kami harus memastikan proses seminar berjalan tanpa hambatan agar rekomendasi peserta dapat tersampaikan dengan baik,” katanya.

Seminar mengundang sejumlah pejabat nasional, termasuk: Sekjen Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Ali Jamil Hasrahap, M.P., Ph.D (via Zoom), taf Ahli Menteri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Anwar Harun Damanik, S.STP., M.M, Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han, Penyidik Utama Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Zain C. Nugroho, S.H., S.I.K., M.Si (via Zoom)

Para peserta mempresentasikan policy brief masing-masing, dilanjutkan sesi panel dan diskusi interaktif bersama narasumber nasional. Serangkaian dialog menyoroti tantangan dan peluang ketahanan pangan nasional, termasuk pentingnya data akurat serta sinergi multipihak

Melalui seminar ini, Pusdikmin Polda Jabar berharap tercipta pemimpin-pemimpin baru yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.

“Kami ingin peserta PKN Tingkat II menjadi pemimpin visioner yang siap menghadapi tantangan strategis dan mendukung terwujudnya Indonesia Maju dan Indonesia Emas,” tutup Kombes Ruly.****

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.